Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. Bulan 2025 E-ISSN: 3090-773X IMPLEMENTASI GUIDED NOTE TAKING (CATATAN TERBIMBING) PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muchlinarwati1. Enzus Tinianus2. Stai Nusantara Banda Aceh1. Universitas Syiah Kuala2, muchlinarwati@stainusantara. id, enzustinianus@usk. ( 085318465818. Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dosen terhadap strategi dan teknik pembelajaran. Dosen tidak menyampaikan pembelajaran sesuai dengan langkah- langkah strategi yang digunakan dalam proses belajar. Dosen terlalu cepat menyampaikan materi. Kurangnya keaktifan mahasiswa dalam belajar. Mahasiswa kurang fokus memperhatikan materi yang disampaikan dosen. Kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar. Untuk mengatasi di kendala-kendala tersebut dibutuhkan suatu strategi pembelajaran yang aktif, baik, tepat dan benar. Salah satu strategi pembelajaran yang aktif adalah Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dimana seorang dosen mempersiapkan handout atau lembaran dan menginstruksikan mahasiswa untuk membuat catatan sewaktu dosen mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, serta kendalakendala dalam penggunaan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. pada mata pelajaran Bahasa Inggris, yaitu perencanaan Strategi Catatan Terbimbing (Guided Note Takin. , langkah- langkah strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. , pelaksanaan pembelajaran dalam pelaksanaan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. pada mata pelajaran Bahasa Inggris, penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. yaitu dosen kesulitan dalam membuat bahan ajar, dosen mengalami kesulitan memotivasi mahasiswa untuk tertarik belajar Pendidikan Agama Islam, alokasi waktu yang tidak cukup dan lain sebagainya. Oleh karena itu dosen dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang disesuaikan dengan langkah-langkah strategi yang di gunakan saat pembelajaran serta menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran, dosen juga harus mengetahui karakteristik mahasiswa dan kondisi pembelajaran. Kata kunci: Guided note taking . atatan terbimbin. , maasiswa. PAI. https://jurnal. id/index. php/pai/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Bulan 2025 Pendahuluan Pendidikan merupakan salah satu kunci kemajuan, semakin baik kualitas pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu bangsa, maka akan semakin baiknya kualitas bangsa tersebut. Indonesia pendidikan sangat diperhatikan, karena pendidikan memiliki peranan yang sangat penting terhadap terwujudnya peradaban bangsa yang bermartabat. Pada umumnya proses pendidikan dan pengajaran disekolah masih berjalan klasikal artinya seorang guru atau dosen didalam kelas menghadapi sejumlah besar antara 30-35 orang dalam waktu yang sama menyampaikan bahan pelajaran yang sama pula. Bahkan metodenya pun satu metode yang sama untuk seluruh siswa Pembelajaran Pendidikan agama Islam merupakan salah satu mata kuliah wajib yang diambil oleh seluruh mahasiswa UIN Ar-Raniry pada semester I. Pembelajaran Pendidikan agama Islam akan sulit dipahami apabila mereka tidak serius dalam memperhatikan materi ajar yang diajarkan oleh dosen, karena mahasiswa sering beranggapan bahwa pembelajaran Pendidikan agama Islam tidak seperti pembelajaran eksak yang lain yang menumbuhkan minat siswa dalam proses belajar mengajar. Inilah yang menjadi salah satu tantangan bagi dosen Pendidikan agama Islam dalam memberikan pelajaran yang bisa menumbuhkan minat mahasiswa. Untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam proses belajar mengajar dapat dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Strategi pembelajaran Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. merupakan salah satu dari sekian banyak strategi yang bisa dilakukan dalam kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM), karena strategi pembelajaran Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ini berusaha untuk mengaktifkan semua mahasiswa dalam pembelajaran Pendidikan agama Islam, dan menjadikan materi yang diajarkan bisa dipahami secara bagus oleh seluruh Strategi Guided Note Taking . atatan terbimbin. merupakan salah satu dari strategi dalam pembelajaran aktif. Alasan memilih strategi ini karena strategi ini cocok diterapkan pada kelas besar maupun kelas kecil. Strategi ini cocok diterapkan pada materi yang berupa fakta- fakta, uraianuraian, penjelasan, maupun langkah-langkah. Strategi Guided Note Taking . atatan terbimbin. merupakan strategi dengan menggunakan handout note taking. Handout note taking adalah handout yang berisi poin-poin penting yang berupa titik-titik kosong. Dalam proses pembelajaran mata kuliah Pendidikan agama Islam masih mengalami kendalakendala diantaranya adalah mahasiswa kurang memperhatikan dosen dalam menjelaskankan materi ajar, banyak mahasiswa tidak dapat mengemukakan pendapat atau pertanyaan, dan mahasiswa sering takut atau malu berbicara pada saat belajar di kelas. Hal tersebut disebabkan karena metode yang digunakan oleh dosen masih berpusat pada dosen . eacher centere. akibatnya pembelajaran menjadi kurang menyenangkan, dan membosankan, karena metode yang digunakan pendidik adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode pemberian tugas. Seharusnya metode yang digunakan lebih bervariasi lagi seperti metode demonstrasi, metode bercerita, dan metode sosio drama. Namun karena metode dan strategi yang belum tepat,dan sempurna, mahasiswa menjadi malas mengikuti pembelajaran mata kuliah seperti keluar masuk dalam proses pembelajaran, bermalas-malasan sehingga mahasiswa tidak serius lagi dalam menerima pelajaran. Mahasiswa tidak ada berkeinginan untuk bertanya karena waktu yang tidak efisien sehingga mahasiswa tidak fokus lagi dalam proses pembelajaran Pendidikan agama Islam. Dengan hal ini mahasiswa sulit untuk memahami materi yang disampaikan oleh dosen. https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Desember 2025 Hasil observasi pada mahasiswa Prodi Pendidikan agama Islam tahun akademik 2019-2020 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, banyak didapati kendala-kendala dalam memahami materi-materi Pendidikan agama Islam yang di sampaikan oleh dosen. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis ingin melakukan penelitian tentang Implementasi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Pembelajaran Pendidikan agama Islam pada mahasiswa Semester I tahun akademik 2024-2025 di Prodi Pendidikan agama Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Metode Penelitian Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Di mana metode penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian akan dilaksanakan. Adapun jenis ini adalah Penelitian Tindakaan Kelas (PTK) yang dilakukan secara daring/online. Dalam hal ini, peneliti harus terlibat langsung dalam pengumpulan data dan informasi yang berkaitan dengan masalah yang Bentuk pengumpulan data yaitu proses pembelajaran Bahasa Inggris secara daring/online. Dengan demikian penelitian tindakan kelas akan dilakukan adalah untuk memperbaiki kinerja dosen dan mahasiswa sehinga kualitas pembelajaran lebih baik dan Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan impilmentasi strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dalam pembelajaran Pendidikan agama Islam secara daring/online sebagai berikut: Dosen harus mempersiapkan sebuah handout/materi ajar yang meringkas tentang point-point penting dari materi pelajaran Pendidikan agama Islam yang akan disampaikan. Sebagai ganti dari memberikan teks lengkap, dosen membuat bahan pelajaran singkat yang didalamnya ada bagian-bagian tertentu yang dikosongkan dan selanjutnya diisi oleh Beberapa cara dalam melakukannya antara lain. Sediakan istilah atau definisinya, biarkan istilah atau definisinya kosong. Kosongkan satu atau beberapa point dalam handout. Bagikan lembar kerja kepada mahasiswa, jelaskan bahwa dosen memang sengaja mengosongkan beberapa kalimat untuk membantu mereka mendengarkan secara aktif terhadap apa yang dosen ajarkan. Selama ceramah berlangsung mahasiswa diminta untuk mengatasi bagian-bagian yang kosong pada handout tersebut. Setelah penyampaian materi dengan metode ceramah selasai, dosen meminta mahasiswa membacakan handoutnya. Tempat dan Sample Penelitian Peneliti melakukan penelitian di Prodi Pendidikan agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh. Sementara sample dari penelitian ini adalah mahasiswa/i tahun akademik 2024-2025 semester I pada unit 1 dan unit 2 sejumlah 50 mahasiswa/mahasiswi. Instrumen Penelitian. Instrimen adalah alat pengumpul data yang dirancang dan dibuat sedemikian rupa sehingga menghasilkan empiris sebagaimana adanya. ( Margono S: 2010:. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah : https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Desember 2025 Observasi. Dalam kegiatan observasi ini, peneliti mengamati setiap kegiatan yang dilakukan selama proses pembelajaran Pendidikan agama Islam berlangsung. Adapun kegitan tersebut adalah: Lembar observasi aktivitas dosen. Lembar observasi adalah lembar kerja yang berfungsi untuk mengobservasi dan mengukur tingkat keberhasilan atau ketercapain tujuan pembelajaran pada kegiatan belajar mengajar secara daring/online. Pada tahap ini lembar observasi dosen ini terdiri dari beberapa tahap langkah kegiatan yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Lembar observasi aktivitas mahasiswa. Pada lembar observasi aktivitas mahasiswa juga terdiri dari beberapa tahap langkah kegiatan pembelajaran yang sama dengan aktivitas kegiatan dosen, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Di mana lembar observasi ini berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan atau ketercapain tujuan pembelajaran mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan agama Islam. Soal Tes Tes adalah seperangkat rangsangan . yang diberikan kepada seseorang dengan maksud untuk mendapat jawaban yang dapat diartikan dasar bagi penetapan skor angka. Tes dalam penelitian ini berubah bentuk soal mengisi titik-titik yang dikosongkan pada soal Pendidikan Agama Islam. Angket Angket/kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk di jawab. ( sugiono: 2004: . Angket dalam penelitian tentang respon mahasiswa terhadap kemampuan memahami materi Pendidikan agama Islam setelah penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dalam pembelajaran secara daring/online. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang di perlukan dalam penelitian, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut: Observasi Observasi Aktivitas Dosen. Observasi dalam penelitian ini dilakukan selama proses pembelajaran daring/online berlangsung untuk mengamati aktivitas dosen. Pengisian lembar observasi dengan memberikan tanda check-list dalam kolom yang telah disediakan sesuai dengan lembar observasi terhadap aktivitas yang dilakukan dosen selama pembelajaran daring/online berlangsung. Setelah itu di nilai dan di analisis. Observasi Aktivitas Mahasiswa. Observasi dalam penelitian ini dilakukan selama proses pembelajaran daring/online berlangsung untuk mengamati aktivitas mahasiswa. Pengisian lembar observasi dengan memberikan tanda check-list dalam kolom yang telah disediakan sesuai dengan lembar observasi terhadap aktivitas yang dilakukan mahasiswa selama pembelajaran daring/online berlangsung. Setelah itu di nilai dan di Tes Dalam penelitian ini, tes yang diberikan untuk mengukur peningkatan kemampuan memahami materi Pendidikan agama Islam dengan cara mengisi titik-titik yang dikosongkan dalam bentuk hondout dengan jawaban yang tepat dan benar. Tes yang diberikan kepada mahasiswa setelah berlangsungnya proses pembelajaran daring/online dengan penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Selanjutnya dosen menyimpulkan dan menilai sesuai dengan hasil jawabannya. https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Desember 2025 Angket Dalam penelitian ini angket bertujuan untu mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap kegiatan pembejaran daring/online dengan menerapkan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Angkat ini diberikan pada akhir pertemuan yang diisi oleh mahasiswa dengan membuat tanda checklist. Untuk alternatif jawaban dalam angket ini ditetapkan skor yang diberikan untukmasing-masing pilihan dengan menggunakan modifikasi skala Guttman. Dengan demikian, dalam penelitian responden/mahasiswa dalam menjawab pertanyaa ada 2 katagori yaitu: AyYa atau TidakAy. Dari jawaban ini memiliki bobot skor 1 apabila jawaban benar dan apabila jawaban salah maka skor yang diperoleh Teknik Analisis Data Setelah semua kegiatan selesai dilaksanakan, maka langkah selanjutnya dalam penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap semua data yang diperoleh selama dalam penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis dan berguna untuk mengetahui kemampuan dosen dan perkembangan mahasiswa setelah penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dalam pembelajaran daring/online pada mata kuliah Bahasa Inggris. Analisis Hasil Observasi Analisa Data Observasi Aktivits Dosen Data observasi aktivitas dosen diperoleh dari pengamatan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dosen dalam mengelola saat pembelajaran daring/online berlangsung dengan penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Data ini di analisis dengan rumus rata-rata : X= OcX Keterangan: X = Rata-rata . ilai yang ingin dicari atau jumlah evaluasi aktivitas dose. OcX = Jumlah data . umlah keseluruhan niai katagori yang didapat dose. N = Banyak data . eseluruhan jumlah dose. Hasil pengamatan aktivitas dosen di analisis dengan menggunakan indikator penilaian sebagai Nilai Angka 3,6 Ae 4,0 2,6 Ae 3,5 1,6 Ae 2,5 0 Ae 1,5 Katagori Penilaian Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang Analisa Data Observasi Aktivits Mahasiswa https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No 2 Desember 2025 Data observasi aktivitas mahasiswa diperoleh dari pengamatan untuk mengetahui apakah penerapan Strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dalam pembelajaran secara daring atau online sesuai dengan apa yang telah direncanakan oleh dosen dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pembelajaran Bahasa Inggris. Data ini di analisis dengan rumus rata-rata : X= OcX Keterangan: X = Rata-rata . ilai yang ingin dicari atau jumlah evaluasi aktivitas mahasisw. OcX = Jumlah data . umlah keseluruhan niai katagori yang didapat mahasisw. N = Banyak data . eseluruhan jumlah mahasisw. Hasil pengamatan aktivitas dosen di analisis dengan menggunakan indikator penilaian sebagai Nilai Angka 3,6 Ae 4,0 2,6 Ae 3,5 1,6 Ae 2,5 0 Ae 1,5 Katagori Penilaian Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang Analisis Hasil Tes Analisis ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatkan hasil pemahaman terhadap pelajaran Bahasa Ingris dalam pembelajaran secara daring/online dengan penerapan Strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Presentase setiap hasil belajar mahasiswa dianalisis dengan menggunakan rumus : P = f x 100% Keterangan : P = Angka presentase yang dicari . ngka presentase yang ingin dicari untuk mengetahui jumlah nilai presentase yang didapat oleh mahasiswa. F = Frekuensi hasil belajar mahasiswa . umlah nilai keseluruhan kriteria yang telah diperoleh dari hasil belajar mahasisw. N = Jumlah mahasiswa keseluruhan . umlah mahasiswa yang akan diamati kemudian dikali dengan nilai kriteria yang telah ditemukan Kriteria Penilaian Hasil Tes Kemampuan Memahami Materi Pendidikan agama Islam , di analisis dengan menggunakan indikator penilaian sebagai berikut: Nilai Angka 80 Ae 100 66 Ae 76 50 Ae 65 0 Ae 36 Katagori Penilaian Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang Analisis Angket https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 1 Desember 2025 Angket digunakan untuk memperolah informasi yang berkaitan dengan respon mahasiswa terhadap penerapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. yang diberikan di akhir setelah proses pembelajaran daring/online berlangsung. Katagori respon yang diberikan meliputi. mahasiswa mengenai penarapan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. dalam pembelajaran, cara belajar dan cara dosen dalam menyampaikan pembelajaran. Presentase respon mahasiswa dititung menggunakan rumus sebagai berikut: P = f x 100% Keterangan : P = Angka presentase yang dicari . ngka presentase yang ingin dicari untuk mengetahui jumlah nilai presentase yang didapat oleh mahasiswa. F = Frekuensi hasil belajar mahasiswa . umlah nilai keseluruhan kriteria yang telah diperoleh dari hasil belajar mahasisw. N = Jumlah mahasiswa keseluruhan . umlah mahasiswa yang akan diamati kemudian dikali dengan nilai kriteria yang telah ditemukan Kriteria Penilaian Hasil Tes Kemampuan Memahami Materi Pendidikan Agama Islam, di analisis dengan menggunakan indikator penilaian sebagai berikut: Nilai Angka 80 Ae 100 66 Ae 76 50 Ae 65 0 Ae 36 Katagori Penilaian Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang Hasil/ Pembahasan Pengertian Strategi Pembelajaran dan Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Pengertian Strategi Pembelajaran Secara umum, strategi mempunyai pengertian suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan belajar mengajar, strategi bisa diartikan sebagai pola- pola umum kegiatan guru anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. (Djamarah: 2006: . Strategi belajar sebagai pola dan urutan umum perbuatan guru-murid dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar. Perbuatan atau kegiatan guru-murid di dalam proses belajar mengajar itu terdiri atas bermacam-macam bentuk. Keseluruhan bentuk itulah yang dimaksud dengan pola dan urutan umum perbuatan murid. Seorang guru yang merencanakan pengajarannya, lebih dahulu memikirkan strateginya. Setelah menentukan suatu alternatif barulah ia menyusun rencana pengajaran atau disain instruksional. (Gulo: 2002: . Sedangkan menurut Nana Sudjana menyatakan bahwa strategi mengajar merupakan tindakan guru dalam melaksanakan rencana mengajar, artinya usaha guru dalam menggunakan beberapa variabel pengajaran seperti tujuan, bahan, metode, dan alat serta evaluasi, agar dapat mempengaruhi siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan. ( Sabri: 2005:h . Dengan demikian, strategi mengajar pada dasarnya adalah tindakan nyata dari guru atau merupakan praktek guru melaksanakan pengajaran melalui cara tertentu yang dinilai lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, strategi mengajar adalah politik atau taktik yang digunakan guru dalam proses https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No 1 Desember 2025 pembelajaran dikelas. Untuk melaksanakan suatu strategi tertentu diperlukan seperangkat metode Suatu program pengajaran yang diselenggarakan oleh guru dalam satu kali tatap muka, bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti, ceramah, diskusi kelompok, maupun tanya jawab. Strategi belajar mengajar merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara ia membawakan pengajarannya dikelas secara bertanggungjawab. Ada empat strategi dasar dalam belajar mengajar yang meliputi hal-hal berikut: Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan. Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yangdianggap paling tepat dan efektif oleh guru dalam menuaikan kegiatan mengajarnya. Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar ( Zaini. Munthe. , & Aryani. A, : 2002: . Sedangkan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Para ahli berpendapat bahwa pendidikan tidak sama dengan Ada yang berpendapat bahwa pendidikan lebih luas dari pada pengarajaran ada juga yang mengatakan pendidikan adalah uasaha pengembangan aspek rohani manusia, sedangkan pengajaran aspek jasmani dan akal saja. Jadi pengajaran adalah cara mengajar atau mengajarkan . ransfer (Muhibbin: 2004: . Proses pembelajaran membantu manusia muda mengembangkan potensi yang ada pada dirinya, agar intelek setiap pembelajaran berkembang seoptimal mungkin. Pembelajaran merupakan sesuatu yang harus ditempuh seseorang untuk mengerti sesuatu hal yang sebelumnya tidak diketahui. Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (CatatanTerbimbin. Pengertian Pembelajaran Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Secara etimologis. Guided Note Taking berasal dari kata berbahasa Inggris yangsecara umum bermakna pengambilan catatan terbimbing. Strategi pembelajaran Guided Note Taking adalah strategi yang menekankan pada peningkatan kemampuan dalam menangkap point-point penting dari teks lisan yang didengar, dengan cara memberikan panduan yang berbentuk kisi-kisi yang berupa pertanyaanpertanyaan atau yang belum sempurna. ( Akhadiah. Arsjad. , & Ridwan : 1988: . Proses pembelajaran dengan strategi ini akan mengarahkan konsentrasi peserta didik dalam mengambil point-point penting dari bahan ajar yang mereka dengarkan. Agus Supriono menyatakan bahwa pembelajaran aktif dengan strategi Guided Note Taking merupakan strategi belajar berupa catatan terbimbing yang dikembangkan agar strategi ceramah yang dibawakan guru mendapat perhatian peserta didik. ( Suprijono. A,: 2009:. Hisyam Zaini dkk menyatakan bahwa strategi Guided Note Taking merupakan strategi di mana guru menyiapkan bagan atau skema atau yang lain yang dapat membantu peserta didik dalam membuat catatan-catatan ketika guru menyampaikan materi Sementara itu Melvin L. Silberman menyatakan bahwa Guided Note Taking merupakan strategi di mana guru menyediakan formulir atau lembar yang telah dipersiapkan untuk membuat catatan sewaktu guru mengajar. ( Silberman. M,: 2009: . Strategi catatan terbimbing merupakan strategi yang menekankan pada kemampuan peserta didik dalam menangkap poin-poin penting dengan cara memberikan panduan berupa kisi-kisi yang belum sempurna agar strategi ceramah yang dibawakan guru lebih mendapatkan perhatian peserta Panduan berupa kisi-kisi ini disebut dengan handout note taking, yaitu handout yang isinya berupa kisi-kisi atau poin-poin penting berupa titik-titik yang harus diisi peserta didik selama proses Silberman menyatakan bahwa catatan terbimbing merupakan strategi di mana guru https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Islmica : Journal Of Islamic Education Muclinar menyediakan formulir atau lembar . yang telah dipersiapkan untuk membuat catatan sewaktu guru mengajar Dapat disimpulkan bahwa menulis sangat penting selama proses pembelajaran. Dengan menulis peserta didik akan menampung sejumlah informasi dan memerlukan pemikiran. Handout guided note taking merupakan handout yang yang berupa ringkasan atau poin-poin penting yang berupa titik-titik kosong yang harus diisi oleh peserta didik selama pembelajaran. Dengan handout guided note taking proses menulis menjadi lebih efektif sehingga pembelajaran akan menjadi lebih Peserta didik pun mengetahui materi apa yang diberikan selama pertemuan tersebut berlangsung sehingga harapannya peserta didik menjadi aktif selama pembelajaran dan keaktifan peserta didikmeningkat. Tujuan pembelajaran strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. adalah sebagai berikut: Menfokuskan perhatian peserta didikpada point-point penting. Menciptakan kerja sama antar anggota dalam kelompok, ketika strategi ini dilakukan secara kelompok. Menciptakan interaksi persepsi antar anggota kelompok dalam menangkap point-point dalam teks lisan yang mereka simak atau dengarkan. ( Rusman. , & Pd. M : 2011: Adapun ciri-ciri pembelajaran dengan strategi pembelajaran strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ,secara umum sebagai berikut: Adanya teks lisan yang harus disimakoleh peserta didik. Adanya kisi-kisi yang berupa pernyataan-pertanyaan atau pernyataan- pernyataan yang belum sempurna yang diberikan kepada peserta didik sebagai fokus konsentrasi mereka dalam menyimak teks. Adanya produk yang berupa resume dariteks yang disimak. ( Sudjana. N: 2006: . Langkah-langkah strategi strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Menurut Silberman dalam penerapannya mempunyai langkah-langkah atau prosedur, sebagai Persiapkan sebuah handout yang menyimpulkan poin-poin penting dari sebuah materi yang disampaikan melalui ceramah. Kosongkan sebagian dari poin-poin yang anda anggap penting sehingga akan terdapat ruang-ruang kosong dalam panduan tersebut. Salah satu cara untuk mengosongkan poin-poin penting yang dapat dilakukan yaitu dengan cara mengosongkan kata- kata kunci dalam paragraf pendek. Contoh: meletakkan Auxliary Verbs sesuai form kalimat. Bagikan handout yang anda buat kepada peserta didik. Jelaskan bahwa anda sengaja menghilangkan beberapa poin penting dalam handout dengan tujuan agar peserta didik tetap berkonsentrasi mendengarkan pelajaran yang akan anda sampaikan. Setelah selesai menyampaikan materi, guru dapat meminta peserta didik untuk membacakan hasil catatannya. Berikan klarifikasi. Sesuai dengan karakteristik peserta didik Sekolah terutama peserta didik kelas tinggi yang menurut Kurnia bahwa pada usia ini peserta didik mengalami perkembangan bahasa terutama kemampuan berbicara dan penguasaan kosa kata yang mengalami peningkatan secara pesat. Strategi ini memfokuskan pada kemampuan menyimak peserta didik. Keunggulan dan Kelemahan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. Berikut keunggulan-keunggulan strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. , yaitu: Strategi ini cocok untuk kelas besar maupun kecil. https://jurnal. com/index. php/careeducation/index Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Desember 2025 Strategi ini dapat digunakan selama berlangsung, atau sesuai kegiatanpembelajaran. Strategi ini cukup berguna untuk materi pengantar. Strategi ini sangat cocok untuk materi- materi yang mengandung fakta, sila-sila, rukunrukun, atau prinsip-prinsip, dan definisi-definisi. Strategi ini mudah digunakan ketikapeserta didik harus mempelajari materi yang bersifat menguji pengetahuan kognitif. Strategi ini cocok untuk memulaipembelajaran sehingga peserta didik akan terfokus perhatiannya pada istilah dan konsep yang akan dikembangkan dan yang berhubungan dengan matapelajaran untuk kemudian dikembangkanmenjadi konsep atau bagian pemikiranyang lebih luas. Strategi ini dapat digunakan beberapa kali untuk merangkum bab-bab yang berbeda. Strategi ini cocok untuk menggantikan ringkasan yang bersifat naratif atau tulisan naratif yang panjang. Strategi ini dapat digunakan untuk menilai kecenderungan seseorang pada suatu informasi Strategi ini memungkinkan peserta didik untuk belajar lebih aktif, karena memberikan kesempatan mengembangkan diri, fokus padahandout dan materi ceramah sertadiharapkan mampu memecahkan masalah sendiri dengan menemukan . dan bekerja sendiri. Di samping memiliki kelebihan, strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu: Jika guided note taking digunakan sebagai strategi pembelajaran pada setiap materi pelajaran, maka guru akan sulit mengontrol kegiatan dankeberhasilan peserta didik. Kadang-kadang dalam mengimplementasikannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang ditentukan. Kadang-kadang sulit dalam pelaksanaan karena guru harus mempersiapkan handout atau perencanaan terlebih dahulu, dengan memilah bagian atau materi mana yang harus dikosongkan dan pertimbangan kesesuaian materi dengan kesiapan peserta didik untuk belajar dengan strategi tersebut. Guru-guru yang sudah terlanjur menggunakan strategi lama sulit beradaptasi pada strategi Menuntut para guru untuk lebih menguasai materi lebih luas lagi dari standar yang telah Biaya untuk penggandaan handout bagi sebagian guru masih dirasakan mahal dan kurang ( Pratiwi. Kartono. , & others: 2009: . Konsep Strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. pada mata kuliah Pendidikan agama Islam. Implimentasi strategi yang tepat dapat lebih mengaktifkan mahasiswa pada penelitian ini, peneliti memilih pembelajaran aktif Strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ini diyakini lebih mengaktifkan mahasiswa dalam berinteraksi dalam menyelesaikan permasalahan, sehingga tidak https://jurnal. com/index. php/careeducation/index | 10 Implementasi Guided Note Taking Muclinar Islmica : Journal Of Islamic Education Vol. No. 2 Desember 2025 terjadi perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar. Teknik pembelajaran strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ini lebih mengaktifkan mahasiswa untuk saling mengembangkan ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat,sehingga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan minat belajar Pendidikan agama Islam. Implementasi strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. pada mata kuliah Pendidikan agama Islam akan tercipta suatu kegiatan atau suasana yang kooperatif dan komunikatif, dimana mahasiswa dalam proses pembelajaran mahasiswa dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dosen beruba handout. Kesimpulan Strategi yang tepat dapat lebih mengaktifkan mahasiswa pada penelitian ini, peneliti memilih pembelajaran aktif Strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ini diyakini lebih mengaktifkan mahasiswa dalam berinteraksi dalam menyelesaikan permasalahan, sehingga tidak terjadi perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar. Teknik pembelajaran strategi Guided Note Taking (Catatan Terbimbin. ini lebih mengaktifkan mahasiswa untuk saling mengembangkan ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat,sehingga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan minat belajar Pendidikan agama Islam. Daftar Pustaka