PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN EDUKASI TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA BIDAN DENGAN PRE-HIPERKOLESTEROLEMIA DI PUSKESMAS TANGGULANGIN SIDOARJO Iryani Yuni Yastutik 1 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang Email : pratajudin18@gmail. Fifi Ratna Aminati 2 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang Email : pratajudin18@gmail. ABSTRAK Hiperkolesterolemia yaitu kondisi dimana kadar kolesterol dalam darah meningkat di atas batas normal sehingga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung coroner, pankreatitis, diabetes mellitus, gangguan tiroid, penyakit hepar dan penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga merah dan edukasi terhadap kadar kolesterol terhadap Bidan dengan pre-hiperkolesterolemia. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan pre-post group design. Subyek adalah Bidan dengan pre-hiperkolesterolemia dengan kadar kolesterol 200- 240 mg/dl, dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu kelompok control dan 3 kelompok lainnya diberikan perlakuan yang berbeda. Dosis yang diberikan 150 gr/hr. selama 14 hari. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan dengan alat easy touch. Darah diambil sehari sebelum intervensi dan pada hari ke15 setelah intervensi. Jumlah sampel sebanyak 20 orang. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Analisa statistic menggunakan One Way Anova dan Duncan. Rata-rata kadar kolesterol sebelum sebesar 228,80 mg/dl, sesudah 193 dan penurunan sebesar 35,8 mg/dl pada kelompok jus buah naga dan edukasi. kadar kolesterol sebelum sebesar 212 mg/dl, sesudah 199,4 dan penurunan sebesar 12,6 mg/dl pada kelompok jus buah naga merah. kadar kolesterol sebelum sebesar 213 mg/dl, sesudah 206,6 dan penurunan sebesar 6,4 mg/dl pada kelompok edukasi. kadar kolesterol sebelum sebesar 219,80 mg/dl, sesudah 214,6 penurunan sebesar 5,2 mg/dl pada kelompok control. Pada uji one way anova didapatkan nilai p-value 0,000 . <0,. sehingga Ho ditolak yang berarti ada perbedaan yang bermakna rata-rata kadar kolesterol antara tiap perlakuan. Ada pengaruh pemberian jus buah naga merah dan edukasi terhadap kadar kolesterol pada Bidan dengan pre-hiperkolesterolemia di Puskesmas Tanggulangin Sidoarjo. Kata kunci: Jus Buah Naga Merah. Kadar Kolesterol THE EFFECT OF RED DRAGON FRUIT (Hylocereus Polyrhizu. JUICE AND EDUCATION ON CHOLESTEROL LEVELS IN MIDWIFE WITH PREHYPERCHOLESTEROLEMIA IN TANGGULANGIN PUBLIC HEALTH CENTER SIDOARJO ABSTRACT Hypercholesterolemia is a condition where cholesterol levels in the blood increase above normal limits so that it can increase the risk of coronary heart disease, pancreatitis, diabetes mellitus, thyroid disorders, liver disease and kidney disease. This study aims to determine ISSN 2502-1524 Page | 220 Journal of Nursing and Health (JNH) Volume 7 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman :220-231 the effect of giving red dragon fruit juice and education on cholesterol levels to prehypercholesterolemic State Midwife. This type of research is a quasi-experimental with a pre-post group design. The subjects were pre-hypercholesterolemic midwife with cholesterol levels of 200-240 mg/dl, divided into 4 treatment groups, namely the control group and the other 3 groups being given different treatments. The dose given is 150 g/day for 14 days. Measurement of cholesterol levels is done with an easy touch tool. Blood was taken the day before the intervention and on the 15th day after the intervention. The number of samples is 20 people. Normality test using Shapiro-Wilk. Statistical analysis using One Way Anova and Duncan. The average cholesterol level before was 228. 80 mg/dl, after 193 and decreased by 8 mg/dl in the dragon fruit juice and education groups. cholesterol levels before 212 mg/dl, after 199. 4 and a decrease of 12. 6 mg/dl in the red dragon fruit juice group. cholesterol levels before 213 mg/dl, after 206. 6 and a decrease of 6. 4 mg/dl in the education group. cholesterol levels before 219. 80 mg/dl, after 214. 6 a decrease of 5. 2 mg/dl in the control group. In the one-way ANOVA test, a p-value of 0. <0. was obtained so that Ho was rejected, which means that there was a significant difference in the average cholesterol level between each treatment. There is an effect of giving red dragon fruit juice and education on cholesterol levels in midwife at the Tanggulangin Public Health Center. Sidoarjo. Keywords: Red Dragon Fruit Juice. Cholesterol Levels PENDAHULUAN Saat ini masalah kesehatan telah bergeser dari penyakit infeksi kepenyakit Penyebabnya diduga akibat perubahan gaya hidup, pola makan, faktor lingkungan, kurangnya aktivitas fisik dan faktor stres. Gaya hidup kurang aktivitas, terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak dan kolesterol serta kurangnya asupan serat dapat memicu penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif yang cukup banyak memengaruhi angka kesakitan dan kematian adalah penyakit kardiovaskular (Mutiarasari, 2. Pada negara maju maupun di negara berkembang perkembangan zaman yang modern, merubah kebiasaan pola hidup manusia. Salah satunya kebiasaan pola makan, seperti makanan siap saji yang cenderung mengandung tinggi lemak dan kolesterol. Mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak dan kolesterol memicu tingginya kadar kolesterol dalam darah dan menjadi penyebab sekitar sepertiga dari semua penyakit kardiovaskuler dalam darah (Zahra dkk. , 2. Hasil Riskesdas tahun 2018 proporsi penduduk Indonesia dengan ISSN 2502-1524 kadar kolesterol total kategori borderline . Ae239mg/dL) dan tinggi (Ou240 mg/dL) perempuan, yaitu sebesar 24% dan 9,9% jika dibandingkan dengan lakiAelaki sebesar 18,3% dan 5,4%7 (Putri dkk. Kolesterol merupakan suatu zat lemak yang beredar didalam tubuh yang diproduksi oleh hati dan sangat penting untuk tubuh. Kolesterol dalam darah yang berlebihan akan mengakibatkan masalah pertama pada pembuluh darah dan otak (Ulantari dkk. , 2. Ada dua kolesterol yang diproduksi oleh tubuh, yaitu HDL (High Density Lipoprotei. yang dikenal dengan kolesterol baik dan LDL (Low Density Lipoprotei. yaitu kolesterol Kelebihan kolesterol dalam darah (Oktaviani. J 2. Hiperkolesterolemia gangguan metabolisme kolesterol yang disebabkan oleh kadar kolesterol dalam Ketidaknormalan metabolisme kolesterol tersebut ditandai salah satunya dengan peningkatan kolesterol low density Page | 221 Iryani Yuni Yastutik Dan Fifi Ratna Aminati Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizu. Dan Edukasi Terhadap Kadar Kolesterol Pada Bidan Dengan Pre-Hiperkolesterolemia Di Puskesmas Tanggulangin Sidoarjo lipoprotein atau LDL (Ou160 mg/d. ylocereus polyrhizu. dengan Perubahan kolesterol LDL pun berperan dosis 5,72 g/kgBB setiap hari selama 14 dalam patogenesis penyakit jantung hari dapat menurunkan kadar kolesterol koroner (PJK) dan menjadi faktor kunci total wanita diabetes melitus tipe 2. penanganan penyakit jantung koroner Dan hasil penelitian Sarafatayat, (PJK). Salah satu alternatif yang aman dkk pada tahun 2018. Pemberian puding menurunkan kadar kolesterol LDL yaitu buah naga merah sebanyak 150g/hari dengan modifikasi pola diet. Diet yang selama 14 hari pada kelompok intervensi dianjurkan adalah membatasi konsumsi memberikan pengaruh dalam penurunan makanan yang mengandung kolesterol kadar kolesterol total kelompok intervensi dengan mengkonsumsi makanan yang secara signifikan dengan p=0,009. bersifat hipokolesterolemia (Mayasari & Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Rahayuni, 2. pengaruh pemberian puding buah naga Kadar dipengaruhi oleh berbagai faktor di antaranya adalah konsumsi pangan dan Menurunkan kadar kolesterol tidak Davidson harus dengan menggunakan obat obatan, mengungkapkan bahwa kadar kolesterol berkonsultasi/konseling kepada ahli gizi karbohidrat, dan protein. Menurut Mahan atau dengan menggunakan metode dan Escott-Stump . asupan serat, berolahraga (Herwati and Sartika, 2. asupan kolesterol dari pangan dan aktivitas Konseling gizi adalah serangkaian fisik juga dapat memengaruhi kadar kegiatan sebagai proses komunikasi dua kolesterol darah (Nurmeilis dkk. , 2. Buah naga memiliki rasa yang meningkatkan pengertian, sikap, serta manis dan segar serta warna yang perilaku sehingga membantu klien atau menarik, selain buah naga juga pasien mengenali dan mengatasi masalah mengandung komponen biokatif seperti gizi melalui pengaturan makanan dan asam fenolat, vitamin C, flavonoid, minuman (Al Rahmad, 2. antosianin dan alkaloid. Kandungan serat Tujuan pemberian konseling gizi dalam buah naga dapat mengikat garam adalah untuk meningkatkan pola pikir dari empedu . roduk akhir kolestero. di dalam segi pengetahuan pasien mengenai saluran pencernaan kemudian dikeluarkan bersamaan dengan feces sehingga dapat mematuhi/menaati aturan diet kolesterol menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga dapat menurunkan kolesterol (Zahra dkk. , 2. (Sarafatayat dkk. darah (Yuliantini dkk. , 2. Beberapa hasil penelitian yang METODE sudah dilakukan pada buah naga untuk Penelitian ini menggunakan desain Pre menurunkan kadar kolesterol seperti Exsperimental Design dengan bentuk penelitian dari Argan Caesar Budiatmaja, rancangan One Group Pretest-Postest. dkk tahun 2014 menyatakan bahwa Dengan observasi dilakukan sebelum pemberian jus buah naga merah pada exsperimen (O. disebut pre-test, dan kelompok perlakuan dengan dosis observasi sesudah exsperimen (O. disebut 2,86gr/kgBB setiap hari selama 14 hari post-test (Hidayat, 2. Perlakuan yang berpengaruh secara bermakna terhadap diberikan yaitu memberikan Jus Bayam penurunan kadar kolesterol total pria hijau sebanyak 150 gr/hr selama 14 hari. Populasi dalam penelitian ini adalah Hasil penelitian Ike Ulantari, dkk semua Bidan di wilayah kerja puskesmas tahun 2019 yaitu Pemberian jus buah naga ISSN 2502-1524 Page | 222 Journal of Nursing and Health (JNH) Volume 7 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman :220-231 tanggulangin kabupaten sidoarjo yaitu 20 Teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara total sampling sampling dimana keseluruhan populasi dijadikan Dalam penelitian ini alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi. Untuk analisa data penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis varians satu arah (One Way Anov. yaitu untuk menguji perbedaan varians kelompok perlakuan dan data hasil pengamatan. Jika hasil analisis varians satu arah ( One Way Anov. berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan untuk membandingkan lebih detil perbedaan kadar kolesterol antara satu kelompok dengan kelompok lain sehingga dapat diketahui varians kelompok perlakuan HASIL Karakteristik Responden Ber5dasarkan Usia Tabel 1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia No. Umur Tabel 1 Menunjukan karakteristik responden berdasarkan usia sebagian besar berusia 40-45 tahun sebanyak 12 orang . %) dan yang berusia 46-50 tahun sebanyak 7 orang . %), sedangkan berusia 51-55 tahun sebanyak 1 orang . %). Karakteristik Rata-Rata Kadar Kolesterol pada Responden Sebelum Intervensi Tabel 2 Karakteristik Rata-Rata Kadar Kolesterol pada Responden Sebelum Intervensi No. Perlakuan Kadar Kolesterol ISSN 2502-1524 Buah naga Edukasi Buah Naga Edukasi Sirup Sebelum Intervensi 241,20 A `8,820 mg/dl 220,20 A 15,834 mg/dl 217,40 A 6,189 mg/dl 6,595 mg/dl. Kadar kolesterol responden sebelum intervensi pada kelompok perlakuan 1 yang akan diberikan jus buah naga dan edukasi didapatkan hasil rata-rata 241,20 A `8,820 mg/dl, kelompok perlakuan 2 yaitu kelompok yang hanya akan diberikan jus buah naga didapatkan hasil rata-rata sebesar 220,20 A 15,834 mg/dl, kelompok perlakuan 3 yang akan diberikan edukasi melalui konseling dengan media leaflet didapatkan hasil rata-rata sebesar 217,40 A 6,189 mg/dl dan pada kelompok control negative atau kelompok yang akan diberikan sirup cocopandan tropicanaslim didapatkan hasil rata-rata sebesar 223 A 6,595mg/dl. Karakteristik Rata-Rata Kadar Kolesterol pada Responden Sebelum Intervensi Setelah intervensi selam 14 hari, dilakukan analisis kadar kolesterol pada kelompok perlakuan 1 yaitu diberikan jus buah naga dan edukasi, perlakuan 2 yaitu diberikan jus buah naga, perlakuan 3 yaitu diberikan edukasi, dan kontrol negatif yaitu diberikan sirup cocopandan tropicana slim, didapatkan kadar kolesterol wanita prehiperkolesterolemia yang dijelaskan pada Tabel 3 Karakteristik Rata-Rata Kadar Kolesterol pada Responden Setelah Intervensi No. Perlakuan Kadar Page | 223 Iryani Yuni Yastutik Dan Fifi Ratna Aminati Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizu. Dan Edukasi Terhadap Kadar Kolesterol Pada Bidan Dengan Pre-Hiperkolesterolemia Di Puskesmas Tanggulangin Sidoarjo Kolesterol Kadar Kolesterol Sebelum Kelompok Intervensi Perlakuan Buah naga 189 Perlaku Jus Jus Eduka Plac Buah Bua Edukasi 11,554 Naga (Sirup mg/dl Nag Buah Naga 205,40 A Eduk 9,209 212 A 213 A 219, 0,04 mg/dl Pre 4,69 5,431 80 A 7 Edukasi 211,60 A 4,817 4,02 0,00 199,4 A 206,6 Post 6,950 1,949 mg/dl 3,974 Sirup 223,20 A ,6 A 3,674 tropicanaslim 3,701 mg/dl. Rata-Rata Kadar Kolesterol Sebelum dan Sesudah Intervensi Kadar kolesterol pada responden sesudah perlakuan pada kelompok pemberian jus buah naga dan edukasi melalui konseling dengan edia leaflet didapatkan hasil terendah sebesar 169 mg/dl, hasil tertinggi sebesar 198 mg/dl dan hasil rata-rata sebesar 189 A 11,554 mg/dl, pada kelompok jus buah naga didapatkan hasil terendah sebesar 197 mg/dl, hasil tertinggi sebesar 218 mg/dl dan hasil rata-ratasebesar 205,40 A 9,209 mg/dl, pada kelompok edukasi didapatkan hasil terendah sebesar 206 mg/dl, hasil tertinggi sebesar 223 mg/dl dan hasil ratarata sebesar 211,60 A 6,950 mg/dl dan pada kelompok control negative yaitusirup cocopandan tropicana slim hasil terendah sebesar 220, hasil tertinggi sebesar 229 dan hasil rata-rata sebesar 223,20 A 3,701 mg/dl. Perbedaan Kadar Kolesterol Responden Sebelum dan Sesudah diberikan Intervensi Sesudah pemberian perlakuan, dilakukan uji analisis varians satu arah . ne way pada kadar kolesterol dan Didapatkan perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberianperlakuan yaitu sebagai berikut tabel 3 ISSN 2502-1524 Pada kelompok pemberian Jus Buah Naga Merah dan Edukasi didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 35,8 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,017 . <0,. artinya ada pengaruh pemberian jus buah naga merah dan edukasi terhadap kadar kolesterol sebelum dan sesudah Sedangkan pada pemberian Jus Buah Naga Merah didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 12,6 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,023 . <0,. artinya ada pengaruh pemberian jus buah naga merah terhadap kadar kolesterol sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Selanjutnya pada kelompok pemberian Edukasi yang dilakukan melalui konseling penurunan kadar kolesterol sebesar 6,4 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,003 . <0,. artinya ada pengaruh pemberian edukasi terhadap kadar kolesterol sebelum dan sesudah diberikan Namun pada kelompok Kontrol Negatif didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 5,2 mg/dl didapatkan data yang tidak signifikan p: 0,587 . >0,. Artinya tidak ada pengaruh sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji statistik didapatkan data berdistribusi normal pada pre- test dan post-test, menggunakan uji One Way ANOVA didapatkan hasil pre-test menunjukkan Page | 224 Journal of Nursing and Health (JNH) Volume 7 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman :220-231 bermakna p=0,047 . <0,. sedangkan post-test bermakna p= 0,00 . <0,. Karena hasil uji statistik nilai pre dan post test bermakna, maka kesimpulan menggunakan hasil uji statistik pre dan post test yang telah diuji dengan One Way ANOVA dilanjutkan dengan melakukan uji lanjut Duncan Untuk perbedaan kadar kolesterol total antara satu kelompok dengan kelompok lain. Uji Duncan Kadar Kolesterol Sebelum Intervensi Setelah dilakukan uji lanjut Duncan maka diekatahui perbedaan nilai rata-rata kadar kolesterol responden sebelum dilakukan intervensi antara perlakuan 1, perlakuan 2, perlakuan 3 dan control Kelompok perlakuan 2 dan kelompok control negatif berada pada subset yang sama yaitu subset pertama dengan kadar kolesterol 217,40 mg/dl, 220,20 mg/dl dan 224 mg/dl, akan tetapi control negatif juga berada pada subset kedua dengan kadar kolesterol 224,00 ssedangkan untuk perlakuan 1 juga berada pada subset kedua dengan kadar kolesterol sebesar 241,20 mg/dl. Uji Duncan Kadar Kolesterol Sesudah Intervensi Kelompok Perlakuan Jus Buah Naga Edukasi Edukasi Jus Buah Naga Sirup Sig. Subset for ISSN 2502-1524 0,05 205,40 211,60 Sedangkan perbedaan nilai rata-rata kadar kolesterol responden sesudah dilakukan intervensi antara perlakuan 1, perlakuan 2, perlakuan 3 dan control Kelompok perlakuan 1 berada pada subset pertama yang menunjukan perlakuan yang paling baik dengan kadar kolesterol sebesar 189 mg/dl, pada perlakuan 3 dan 2 berada pada subset yang sama yaitu subset kedua dengan kadar kolesterol 205,40 dan 211,60 mg/dl Kelompok Perlakuan Edukasi Jus Buah Naga Placebo (Siru. Jus Buah Naga dan Edukasi Sig. Subset for alpha = 0,05 217,40 220,20 224. 224,00 241. menunjukan bahwa perlakuan 3 dan perlakuan 2 sama-sama baik akan tetapi tidak lebih baik dibandingkan perlakuan 1, namun dibandingkan dengan kontrol negative perlakuan 3 dan 2 lebih baik dari pada kontrol negative. Sedangkan untuk kontrol negative berada pada subset ketiga dengan kadar kolesterol sebesar 223,20 mg/dl menunjukkan bahwa pada kontrol negative tidak lebih baik dari pada perlakuan 1, perlakuan 2, dan perlakuan 3. Nilai signifikansi P>0,05. Nilai ini diperkuat lagi dengan hasil uji pos hoc dimana uji post hoc duncan menunjukkan bahwa jus buah naga dan edukasi adalah perlakuan terbaik yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. PEMBAHASAN Karakteristik responden adalah dari usia 42-52 tahun yang termasuk kelompok usia dewasa dan pra lansia. Semakin bertambanya umur seseorang, resiko memiliki kolesterol tinggi pun akan semakin meningkat. Kolesterol yang ada di pembuluh darah semakin lama semakin menebal, semakin Page | 225 Iryani Yuni Yastutik Dan Fifi Ratna Aminati Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizu. Dan Edukasi Terhadap Kadar Kolesterol Pada Bidan Dengan Pre-Hiperkolesterolemia Di Puskesmas Tanggulangin Sidoarjo bertambah usia maka penebalan yang jus buah naga merah dan edukasi terhadap terjadi pun akan semakin meningkat, pada kadar kolesterol sebelum dan sesudah pria umumnya kadar kolesterol terus diberikan intervensi. Penelitian ini sejalan meningkat setelah berumur lebih dari 45 dengan penelitian Maigoda, 2016 dan Sementara pada wanita akan naik Prakoso, 2017 tentang Buah naga merah saat menopause atau di atas 55 tahun. (Hylocereus Polyrhizu. merupakan salah Pada usia yang semakin lanjut plak satu buah yang dijadikan sumber antioksidan yang sudah banyak dijumpai di pembuluh darah akan semakin menebal pasar ataupun diperdagangkan di pinggir (Rombot & Mkes, 2. (Ujiani, 2. Buah naga memiliki kandungan zat Sebagian besar pekejaan yang yang baik untuk tubuh, khususnya zat dimiliki oleh subjek adalah memiliki yang berperan untuk menurunkan kadar aktivitas yang kurang gerak seperti banyak kolesterol total darah, seperti senyawa duduk, suka memesan makanan siap saji, antioksidan . enol, flavonoid, vitamin C sering mengkonsumsi makanan yang dan betasiani. , karatenoid, tanin vitamin mengandung tinggi lemak dan jarang . MUFA melakukan olahraga. onounsaturated fatty aci. , dan PUFA Intervensi ini terdiri dari 4 . olyunsaturated fatty aci. yang berfungsi kelompok, masing-masing kelompok diantaranya yaitu kelompok 1 . emberian menghambat peroksidasi. jus buah naga merah, dan edukasi melalui Begitu juga dengan Edukasi yang dilakukan melalui konseling dengan media perlakuan 2 . emberian jus buah naga leaflet menurut penelitian Al Rahmad, mera. , perlakuan 3 . dukasi edukasi Pelaksanaan melalui konseling dengan media leafle. , perlakuan 4 . ontrol negativ. dengan dilakukan selama dua kali dalam seminggu dengan waktu antara 20-30 menit untuk Pada setiap kelompok setiap kali pertemuan mempunyai masing-masing perlakuan terdiri dari 5 pengaruh positif dalam menurunkan kadar orang sampel. Tujuan dari pembagian kolesterol dalam darah pada pasien kelompok perlakuan ini yaitu untuk puskesmas di wilayah Kota Banda Aceh. membandingkan dimana apabila terdapat Sehingga merubah pemahaman dan perbedaan yang bermakna, maka dapat pengetahuan serta pola konsumsi mereka disimpulkan bahwa kelompok yang ke arah yang lebih baik. diberikan jus buah naga merah dan edukasi Sedangkan kelompok pemberian Jus yang berupa konseling dengan media Buah Naga Merah didapatkan penurunan leaflet memiliki pengaruh terhadap kadar kolesterol sebesar 12,6 mg/dl penurunan kadar kolesterol. didapatkan data yang signifikan p: 0,023 Berdasarkan hasil uji statistik pada . <0,. artinya ada pengaruh pemberian setiap sampel penelitian yang telah jus buah naga merah terhadap kadar dilakukan didapatkan hasil rata-rata nilai kolesterol sebelum dan sesudah diberikan kadar kolesterol pada wanita preintervensi. Sejalan dengan penelitian hiperkolesterolemia sebelum dan sesudah Syarifah Zahra, 2019 yang menjelaskan dilakukan intervensi di Dinas Komunikasi tentang buah naga mengandung senyawa dan Informasi Provinsi Bengkulu adalah kimia vitamin C, vitamin E, vitamin A. Pada kelompok pemberian Jus Buah Naga flavonoid dan senyawa polifenol yang Merah dan Edukasi didapatkan penurunan dapat berfungsi sebagai antioksidan dalam kadar kolesterol sebesar 35,8 mg/dl menangkap radikal bebas. Kandungan didapatkan data yang signifikan p: 0,017 serat dalam buah naga dapat mengikat . <0,. artinya ada pengaruh pemberian garam empedu . roduk akhir kolestero. ISSN 2502-1524 Page | 226 Journal of Nursing and Health (JNH) Volume 7 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman :220-231 di dalam saluran pencernaan kemudian dikeluarkan bersamaan dengan feces sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selanjutnya pemberian Edukasi yang dilakukan melalui konseling dengan media leaflet didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 6,4 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,003 . <0,. artinya ada pengaruh pemberian edukasi terhadap kadar kolesterol sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Citaningtyas, 2013 yang mengatakan bahwa Konseling gizi adalah kombinasi keahlian ahli gizi dan ketrampialan psikologis yang disampaikan oleh seorang konselor gizi yang terlatih yang memahami bagaimana bekerja dalam pengaturan medis saat ini. Konseling Gizi yang efektif adalah komunikasi dua arah antara klien dan konselor gizi tentang segala sesuatu yang memungkinkan terjadinya perubahan perilaku makan Dan pada kelompok Kontrol Negatif didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 5,2 mg/dl didapatkan data yang tidak signifikan p: 0,587 . <0,. Artinya tidak ada pengaruh sebelum dan sesudah Dari uji Anova terlihat nilai signifikan . -valu. 0,000 yang berarti 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata antara perlakuan 1, perlakuan 2, perlakuan 3, dan control negative yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol pada responden. Maka dari itu, selanjutnya dilakukan uji Duncan untuk mengetahui secara detil group data mana yang berbeda secara signifikan. Diperoleh data yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara masing-masing kelompok dengan nilai . <0,. , maka dapat disimpulkan bahwa pemberian jus buah naga dan edukasi berada pada subset pertama dengan kadar kolesterol sebesar 189 mg/dl, pada pemberian edukasi dan pemberian jus buah naga merah berada pada subset kedua dengan kadar ISSN 2502-1524 kolesterol 205,40 mg/dl dan 211,60 mg/dl, sedangkan untuk control negatif berada pada subset ketiga dengan kadar kolesterol sebesar 223,20 mg/dl. Ditandai dengan nilai signifikansi P<0,05. Nilai ini diperkuat lagi dengan hasil uji pos hoc dimana uji pos hoc duncan menunjukkan bahwa jus buah naga dan edukasi adalah perlakuan terbaik yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Hasil recall 3 x 24 jam selama penelitian diketahui bahwa rata-rata asupan lemak responden yaitu 59. 75 gram lebih rendah dibandingkan dengan AKG lemak harian yaitu 60 gram. dan rata-rata asupan serat responden yaitu 23. 03 gram masih lebih rendah dibandingkan dengan AKG serat harian yaitu 30 gram. Asupan lemak merupakan salah satu dari penyebab naiknya kolesterol dalam darah. Peningkatan kadar kolesterol total dan LDL (Low Density Lipoprotei. darah dapat disebabkan oleh peningkatan konsumsi lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi dalam makanan (Pratama & Safitri. Sedangkan peranan penting terhadap penurunan kadar kolesterol darah, hal ini terjadi karena diikatnya kolesterol oleh serat yang terjadi di perut dan usus. Serat ini membentuk mengikat asam empedu dan mengikat melalui tinja. Dengan menarik kolesterol keluar dari pencernaan, kadar kolesterol yang masuk ke dalam darah menurun (Yuliantini dkk. , 2. Berdasarkan research tentang buah naga merah yang dilakukan oleh (Putra. Sutisna, mengatakan bahwa buah naga memiliki kandungan khususnya zat yang berperan untuk rnenurunkan kadar kolesterol total darah, seperti senyawa antioksidan . enol, flavonoid, vitamin C dan betasiani. , vitamin B3 . , serat. MUFA . onounsaturated fatty aci. , dan PUFA . olyunsaturated fatty aci. Vitamin C terbukti melindungi kolesterol HDL dari Page | 227 Iryani Yuni Yastutik Dan Fifi Ratna Aminati Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizu. Dan Edukasi Terhadap Kadar Kolesterol Pada Bidan Dengan Pre-Hiperkolesterolemia Di Puskesmas Tanggulangin Sidoarjo oksidasi lipid, sehingga memungkinkan (Hidroxymethylglutaryl Coenzyme A terlibat dalam proses reverse cholesterol Reductas. yang mengontrol jalur Reverse cholesterol transport yaitu pengangkutan kolesterol yang tidak menghambat pembentukan mevalonat tereserifikasi melalui LCAT (Lechitin sehingga pembentukan kolesterol akan Cholesterol Acyl Transferas. Kolesterol ester dalam kolesterol HDL kemudian Hasil penelitian ini sejalan dengan dikembalikan ke hati untuk diproses lebih penelitian Beberapa hasil penelitian yang lanjut dan dieksresi melalui empedu sudah dilakukan pada buah naga untuk (Sarafatayat dkk. , 2. menurunkan kadar kolesterol seperti Antioksidan adalah molekul yang penelitian dari Argan Caesar Budiatmaja, dapat memperlambat atau mencegah dkk tahun 2014 menyatakan bahwa terjadinya proses oksidasi lemak. Reaksi pemberian jus buah naga merah pada oksidasi dapat menghasilkan radikal bebas kelompok perlakuan dengan dosis dan memicu reaksi berantai yang dapat 2,86gr/kgBB setiap hari berpengaruh merusak atau mematikan sebagian sel-sel selama 14 hari berpengaruh secara tubuh (Zahra dkk. , 2. Niasin bermakna terhadap penurunan kadar merupakan bagian dari vitamin Bkompleks kolesterol total priahiperkolesterolemia. yang dapat menurunkan produksi Very Dan hasil penelitian Sarafatayat, dkk Low Density Lipoprotein (VLDL) di hati, pada tahun 2018. Pemberian puding buah sehingga produksi kolesterol total. Low naga merah sebanyak 150g/hari selama 14 Density Lipoprotein (LDL) trigliserida menurun. memberikan pengaruh dalam penurunan Senyawa kadar kolesterol total kelompok intervensi menghambat Fatty Acid Synthase (FAS), secara signifikan dengan p=0,009. yaitu suatu enzim yang sangat penting Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada dalam metabolisme lemak. Hambatan pengaruh pemberian puding buah naga pada FAS secara langsung dapat menurunkan pembentukan asam lemak, sehingga dapat mengurangi pembentukan trigliserida (Putra. Sutisna. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Mekanisme polifenol menurunkan Berdasarkan usia sebagian besar absorbsi kolesterol dengan cara berikatan 40-45 tahun sebanyak 12 orang pada cholesterol carriers saat melewati . %) dan yang berusia 46-50 tahun membran brush border. Selain itu, sebanyak 7 orang . %), sedangkan mekanisme polifenol dalam menurunkan berusia 51-55 tahun sebanyak 1 orang kadar kolesterol lainnya adalah dengan . %) penurunan sekresi Apo B (Apolipoprotein Rata-rata kadar kolesterol sebelum B) yang menyebabkan penurunan dilakukan intervensi yaitu intervensi pada lipoprotein (Witosari dan Widyastuti kelompok perlakuan 1 yaitu diberikan jus . buah naga dan edukasi didapatkan hasil Dalam rata-rata 241,20 A `8,820 mg/dl, kelompok mengandung tokotrienol yang tinggi, yaitu perlakuan 2 yaitu kelompok yang hanya sebagai inhibitor HMG-KoA reduktase diberikan jus buah naga didapatkan hasil (Hidroxymethylglutaryl Coenxyme A 220,20 A 15,834 mg/dl, kelompok eduksi Reductas. Proses biosintesis kolesterol didapatkan hasil rata-rata sebesar 217,40 A dapat dihambat oleh tokotrienol, yaitu zat 6,189 mg/dl dan pada kelompok control gizi esensial anggota vitamin E yang dapat negatif sirup didapatkan hasil rata-rata menghambat enzim HMG-KoA reduktase ISSN 2502-1524 Page | 228 Journal of Nursing and Health (JNH) Volume 7 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman :220-231 sebesar 223 A 6,595 mg/dl. Rata-rata kadar kolesterol sesudah dilakukan intervensi yaitu perlakuan pada kelompok pemberian jus buah naga dan edukasi didapatkan hasil rata-rata sebesar 189 A 11,554 mg/dl, pada kelompok jus buah naga didapatkan hasil rata-rata sebesar 205,40 A 9,209 mg/dl, pada kelompok edukasi didapatkan hasil ratarata sebesar 211,60 A 6,950 mg/dl dan padakelompok control negative yaitu sirup cocopandan tropicana slim hasil rata-rata sebesar 223,20 A 3,701 mg/dl. Ada perbedaan yang signifikan Pada kelompok pemberian Jus Buah NagaMerah dan Edukasi didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 35,8 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,017 . <0,. , sedangkan Pada kelompok pemberian Jus Buah Naga Merah didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 12,6 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,023 . <0,. , dan Pada kelompok pemberian Edukasi didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 6,4 mg/dl didapatkan data yang signifikan p: 0,003 . <0,. Akan tetapi Pada kelompok Kontrol Negatif didapatkan penurunan kadar kolesterol sebesar 5,2 mg/dl didapatkan data yang tidak signifikan p: 0,587 . <0,. Artinya tidak ada pengaruh sebelum dan sesudah intervensi. Saran Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa kesehatan khususnya mahasiswa jurusan gizi dalam hal terapi non farmakologi yang dapat menurunkan kadar koletsterol bagi penderita pre-hiperkolesterolemia dan responden dapat terus mengkonsumsi jus buah naga sebagai alternatif pengobatan non farmakologis untuk mengontrol atau menurunkan kadar kolesterol DAFTAR PUSTAKA