VOLUME 2. NOMOR 2. DESEMBER 2021 DEWAN REDAKSI PIMPINAN REDAKSI FADILLA CAHYANINGTYAS. SE. MSA. Ak. EDITOR ADITYA HERMAWAN. SE. Ak. MSA REVIEWER DEWI DIAH FAKHRIYYAH. SE. MSA - Universitas Islam Malang Dr. DWIYANI SUDARYANTI. SE. Si - Universitas Islam Malang FERRY DIYANTI. SE. MSA. Ak. CA - Universitas Mulawarman DHINA MUSTIKA SARI. SE. MSA. Ak. CA - Universitas Mulawarman MOHAMMAD FAISOL. SE. SA. Ak. CA - Universitas Wiraja SELVA TEMALAGI. SE. MSA - Universitas Pattimura I GUSTI AYU AGUNG OMIKA DEWI. SE. MSA - Universitas Pendidikan Nasional MURTIANIGSIH. SE. MM - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang SYAIFUL BAHRI. SE. MSA. Akt. ACPA - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Dr. AGUS RAHMAN ALAMSYAH. Pd. MM - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang VOLUME 2. NOMOR 2. DESEMBER 2021 DAFTAR ISI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK Erny Setyowati. Sri Dwiningsih. Ike Ratnasari AA. INTERAKSI ETIKA DAN MOTIVASI TERHADAP FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI KUALITAS AUDIT APARAT INSPEKTORAT YANG Theophilia Fina. Leiwakabessy dan Revy. Silooy a. AA. MAKNA AKUNTANSI DALAM TRADISI PONAN Sudrajat Martadinata. Fadli Faturrahman a. a PENGARUH PROFITABILITAS. KEPEMILIKAN MANAJERIAL. DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG Ditya Wardana a. a PENGARUH RETURN ON ASSET. RETURN ON EQUITY. DAN CASH RATIO TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Wa Ode Irma Sari a. a PENGARUH GOOD CORPORATE GOVENANCE DAN UKURAN ENTITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA ENTITAS SUB SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Mulyaningtyas. Foni Dian Candra a. a PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA SEKTOR AGRIKULTUR DAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA Patricia Cindy Libisono. Rizky Eriandani a RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. P-ISSN:a. E-ISSN: 2775 - 2267 Email: ristansi@asia. https://jurnal. id/index. php/rista MAKNA AKUNTANSI DALAM TRADISI PONAN Sudrajat Martadinata. Fadli Faturrahman Universitas Teknologi Sumbawa Alamat surel : sudrajat. martadinata@uts. DOI: doi. org//x Informasi Artikel Tanggal Masuk Tanggal Revisi Tanggal diterima Keywods: Tradition. The Ponan. Accounting Education. Local Wisdom Kata Kunci: Tradisi. Ponan. Pendidikan Akuntansi. Kearifan Lokal Abstract: November 13th, 2021 December 17th, 2021 December 30th, 2021 The purpose of this research is to discover the accounting mean of the Ponan tradition. The study was carried out in Poto Village. Moyo Hilir District. Sumbawa Regency. Purposive Sampling was used to identify the informants under the study. Ethnographic method was used as a data analysis tool. The Ponan tradition is divided into three meanings: gratitude, kinship, and fertility. The implication can be used as a guideline when developing an accounting education curriculum based on local Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna tradisi ponan bagi pengembangan pendidikan akuntansi. Penelitian dilakukan di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Etnografi digunakan sebagai alat analisis data. Ditemukan tiga makna dari tradisi ponan yaitu : makna kesyukuran, kekeluargaan, dan Implikasinya dapat dijadikan rujukan di dalam melakukan penyusunan kurikulum pendidikan akuntansi berbaasis kearifan lokal. PENDAHULUAN Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna akuntansi dilakukan di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Mayoritas masyarakat di sini bermata pencaharian sebagai petani. Terdapat sebuah tradisi masyarakat setelah musim RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. tanam dilakukan. Oleh masyarakat disebut dengan tradisi ponan (Purna, 2. Dalam prosesi tradisi ponan masyarakat menyiapkan berbagai kebutuhan panganan yang akan disajikan dan dikonsumsi. Lalu di mana kaitannya antara tradisi ponan dengan akuntansi? Sebagai ilmu pengetahuan, akuntansi dewasa ini berkembang ke arah multidisipliner keilmuan. Kehadiran ilmu sosiologi dan psikologi memberikan peran penting di dalamnya (Supatmi, 2. Tumbuh kembang akuntansi jika beririsan dengan budaya suatu suku bangsa tertentu. Akan melahirkan gagasan tentang nilai-nilai hidup yang fundamental. Akuntansi juga lahir dan berkembang berasal dari nilai-nilai (Triyuwono, 2. Dari segi konsep, ide, bahkan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu Negara (Suwardjono, 2011:. Ilmu akuntansi akan berkembang sesuai dengan lingkungan tempat tinggalnya Seperti di dalam konteks ini, akuntansi akan dapat bertumbuh kembang berdasarkan atas pengaruh budaya ponan yang ada di masyarakat. Gagasan atau ide akuntansi yang baru akan kita temui melalui proses pendidikan. Pendidikan sebagai salah satu proses transformasi dan dialektika ilmu Berbagai penelitian yang bertajuk pendidikan akuntansi di Indonesia telah dilakukan. Misalnya berkaitan dengan media belajar akuntansi menggunakan komik (Listiyani & Widayati, 2. Salah satu hasil menarik dari penelitian Listiyani dan Widayati ini menjelaskan bahwa media komik mendorong rasa ingin tahu peserta didik untuk mempelajari akuntansi. Penelitian lain dengan menggunakan multimedia di dalam proses belajar akuntansi memberikan hasil bahwa multimedia pembelajaran AB-MHPP efektif untuk meningkatkan hasil belajar Akuntansi Biaya Metode Harga Pokok Pesanan (Sumarsih & Mukminan. Rata-rata penelitian akuntansi diarahkan kepada bagaimana praktik akuntansi dapat berjalan dengan baik. Sama halnya dengan penelitian berikut. Hasil telitinya memberikan kesimpulan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar pada ilmu akuntansi dengan penerapan model cooperative learning (Wulandari & Sukirno, 2. Kurikulum akuntansi yang ada di Indonesia berdasar kepada International Educatioan Standard (IES). Di dalam IES dikelompokkan ke dalam 11 area kompetensi akuntansi. Secara keseluruhan area kompetensi dititikberatkan kepada pengusaan akuntansi yang berbasis kepada standard Internationalk RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. Financial Reporting Standard (IFRS) yang dikonvergensikan. Padahal konvergensi ini sangat sulit untuk dilakukan, karena perbedaan yang terdapat antar berbagai Negara (Giri, 2. Pendidikan akuntansi berbasis IFRS hanya berkutat di tataran praktik akuntansi. Khususnya praktik akuntansi di pasar saham. Sangat jelas terlihat sisi kognitif peserta didik tentang ilmu akuntansi dijadikan tujuan dari setiap penelitian yang ada. Mengapa demikian? Karena memang pendidikan akuntansi yang ada sekarang dibangun atas dasar pemikiran bangsa Rujukan materi, praktik, dan teknologi akuntansi juga bersumber dari bangsa barat (ANAS, 2. Wajar saja karakternya pun menjadi karakter barat yang kapitalistik (Mulawarman, 2. Sehingga calon-calon akuntan Indonesia memang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan barat. Pendidikan akuntansi yang berjalan saat ini seperti mencetak manusia-manusia mesin. Jelas sekali bahwa akuntan Indonesia diproduksi hanya untuk kepentingan pasar (Mulawarman. Pendidikan hadir untuk memerdekakan manusia secara lahir dan batin Pendidikan adalah proses humanisasi bukan dehumanisasi. Hakikat pendidikan tidak lain selain memanusiakan manusia. Sementara pendidikan akuntasi yang berjalan tidak memperdulikannya. Dengan pendidikan, manusia itu diharapkan mampu menegenali diri dan kemampuannya. Bahkan melampaui dari apa yang diketahui tentang dirinya sendiri (Ekasari, 2. Kualitas pendidikan dan pengajaran akuntansi akan menentukan kualitas lulusan yang dihasilkan. Sebagai bangsa timur, sesungguhnya kita kaya dengan nilai-nilai Namun yang terjadi sangat minim sekali materi akuntansi yang erat hubungannya dengan kondisi real maasyarakat Indonesia. Materi ajar yang paling tepat ialah materi ajar yang berkarakter penuh nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya (Budiwibowo, 2. Pendidikan akuntansi juga dapat dikembangkan dengan basis nilai-nilai kearifan lokal (Darti Djuharni et al. , 2. Dalam upaya mengimbangi berbagai penetrasi barat melalui akuntansinya. Peneliti akuntansi Indonesia semakin hari kian gencar melakukan riset dengan topik kearifan lokal. Diharapkan topik Ae topik riset berbasis kearifan lokal dapat lebih sesuai dengan ciri pribadi nasioanal kita sebagai bangsa Indonesia. Seperti RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. munculnya riset bantengan dan topeng Malang. Menegaskan sebagai sebuah bentuk perlawanan terhadap akuntansi yang sudah mapan saat ini. Menjadi penggerak bagi akuntansi Indonesia yang merdeka (Kusdewanti, 2. Berbeda lagi dengan riset tompangan di Madura yang dilihat dari perspektif akuntansi. Dimaknai sebagai pengakuan utang piutang dan bentuk perlakuan atas aset yang dimiliki oleh masyarakat (Sari, 2. Riset berbasis kearifan lokal pun dapat dijadikan rujukan dalam penerapan system informasi akuntansi (Suardikha, 2. Riset lain yang bertajuk kearifan lokal seperti akuntansi potali. Menemukan dua cara praktik akuntansi penjualan yaitu: tawar menawar dan memberikan bonus kue. Kedua cara tersebut digerakkan oleh semangat budaya Islam Gorontalo berupa kesabaran, kegigihan, dan persaudaraan. Semangat tersebut hidup karena para penjual ingin mendapatkan rejeki yang merupakan berkah dari Tuhan (Mohamad Anwar Thalib . Supandi Rahman . Mei K. Abdullah . Yulia Puspitasari Gobel. Nomor 1, 2. Melihat dari berbagai diskusi di atas, peluang riset akuntansi berbasis kearifan lokal sangat terbuka lebar. Dengan tujuan nilai-nilai dan makna yang terdapat di dalam budaya lokal kita, dapat lebih sesuai untuk diterapkan di Negara kita sendiri. Oleh karena itu riset yang saya lakukan saat ini menjadi penting untuk dilakukan. Masih berada dalam topik kearifan lokal, namun berbeda dengan riset-riset di atas. Berbeda dari sisi filosofi, lingkup situs, dan paradigma berfikir yang digunakan. Secara spesifik bertujuan untuk memaknai tradisi ponan . ebuah ritual masyarakat agrar. bagi pengembangan ilmu akuntansi itu sendiri. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk ke dalam ranah kualitataif dengan pendekatan etnografi. Dengan etnografi akan dapat tergali berbagai nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam tradisi ponan. Menurut Spradley . bahwa budaya merupakan sistem pengetahuan yang diperoleh dari proses belajar. Dengan proses belajar maka kita dapat menginterpretasikan dunia di sekitar, dan untuk menyusun strategi perilaku dalam kehidupan kita. Etnografer diharapkan untuk belajar budaya bukan sekedar memahaminya (Kamayanti, 2. Justifikasi tersebut menjadi alasan mengapa di dalam penelitian ini menggunakan etnografi. Data dikumpulkan melalui proses RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. wawancara dan studi literatur. Informan yang diwawancarai ialah tokoh masyarakat Desa Poto yang faham dengan tradisi ponan. Terdiri dari 3 orang yakni Pak Syukri Rahmat. Pak Aries Zulkarnain, dan Pak Syafruddin Hamid. Observasi tidak dapat dilakukan secara langsung karena penelitian dilakukan tidak bertepatan dengan waktu pelaksanaan tradisi ponan tersebut. Karena tradisi ponan biasanya diselenggarakan pada bulan februari atau Maret setiap tahunnya. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling, dengan berantai yang dihasilkan dari rekomendasi informan sebelumnya. HASIL PENELITIAN Wawancara dilakukan kepada 3 orang informan yaitu Bapak Aries Zulkarnain. Bapak Syukri Rahmat, dan Bapak Syafruddin. Ketiga informan ini merupakan perwakilan masyarakat yang memahami tentang situs teliti, yakni ponan. Sebagai diskusi awal saya sebagai peneliti ingin mendapatkan pemahaman dasar mengenai apa yang disebut dengan ponan. Akhirnya saya menemui informan pertama Bapak Syukri Rahmat. Setelah proses wawancara dengan Bapak Syukri Rahmat, beliau merekomendasikan kepada saya nama-nama informan lainnya. Ternyata ponan adalah ajang silaturrahmi bagi 3 dusun. Dusun Poto. Dusun Bekat, dan Dusun Malili. Dusun Poto dan Dusun Bekat masuk ke wilayah Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir sedangkan Dusun Malili masuk ke wilayah Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir. Tempat pelaksanaan tradisi ponan berada di tengah area persawahan milik Meskipun tradisi ponan ini diselenggarakan oleh 3 dusun tadi, namun Desa Poto lebih dominan disebut oleh masyarakat luas sebagai tempat penyelenggaraan tradisi ponan. Karena memang sampai dengan era 1990an Desa Poto rutin menjadi tuan rumah penyelenggara tradisi ponan tersbut. Beberapa tahun belakangan ini penyelenggaraan tradisi ponan sudah mulai diatur secara Tidak lagi menjadi tugas Desa Poto sebagai tuan rumah. Melainkan menjadi tugas pemerintah dusun. Sehingga tiap-tiap dusun akan mendapat kewajiban serta tanggung jawab atas penyelenggaraan tradisi ponan. Informan memberikan penjelasan kepada saya mengenai apa sesungguhnya yang dimaksud tradisi ponan. Di bawah ini saya sampaikan kutipan wawancaranya. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. AuPonan itu tempat orang silaturrahim yang diisi dengan doa dan dzikir bersamaAy kata Pak Syukri pagi itu di kediamannya. Pak Nain mengatakan : AuPonan itu tempat untuk saling bermaafan. Selama masa tanam, ada yang berebut air, ada yang kerbaunya makan tanaman padi milik orang lain Au Semakin hari animo masyarakat semakin besar. Datang menghadiri prosesi ponan ketika musim tanam telah selesai dilakukan. Biasanya hanya undangan secara verbal, informasi dari mulut ke mulut, terlebih saat ini dengan pesan berantai dari ponsel masing-masing. Menjadi media publikasi dan informasi tentang ponan yang digunakan oleh masyarakat secara luas. Sehingga jika disaksikan secara langsung pada hari pelaksanaan ponan, tidak terhitung jumlah tamu yang datang. AuSaya melihat ada spirit lain. Spirit yang saya maksudkan adalah spirit Itu saya dengar langsung di orang-orang tua kita di kampung. Ini ajang kita bersedekah, makanya kenapa disebut menjadi sedekah ponan, gitu lho. Saya tidak mendengar ada orang yang mengeluh ya, sekalipun diakui ini berat. Aida berat boat ponan ini katanya. Mereka ndak tidur itu, 2 hari 2 malam begadangAy Pak Syukri menjelaskan. AuHilang lelah mereka denagn datangnya tamu. Bahkan menjadi kameri kamore, senang. Aida mudahan ramai tamu tu nawar peAkatanya na. ada doa yang dipanjatkanAmudah-mudahan peno rezeki tu nawar. Itulah spirit Islam sebenarnya sadekah ponanAy dengan semangat sekali Pak Syukri memberikan uraian. Senada dengan yang disampaikan Pak Nain :AyAkhir-akhir ini saya ada mendengar bahwa itu beban. Tetapi walaupun merasa terbeban mereka juga berlomba-lomba, menambah-nambah undangannya. tetap membuat itu sebagai bentuk sedekah atau kesyukuran pada tiap Ay Tamu yang tidak terhitung jumlahnya membawa konsekuensi bagi masyarakat ponan untuk menyediakan alokasi sumber daya yang cukup. Baik itu tenaga, waktu, bahan baku dan biaya. Khusus soal biaya, ternyata masyarakat telah mempersiapkan jauh-jauh hari. AuAtidak ada orang yang mengutang, sudah disiapkan anggarannya. Termasuk beras yang kami pakai sudah disiapkan betul mereka. Masyarakat Sumbawa telah menyiapkan jatahnya setahun ya, untuk makan, untuk operasional. Ay kata Pak Syukri. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. AuAmakin banyak tamu makin banyak rejeki, ini pertanda luar biasa kata mereka. Mereka makin semangat, semangat betul mereka bekerja Seperti ada kekuatan baru bagi petani-petani di desa itu. Pagi-pagi mereka bangun pergi jenguk padinya, pergi liat pematangnya, dan mereka itu tabu mencuri air, atau air dari sawah temannya ke sawahnya dia. Sepulang dari ponan semua kulit jajan itu dibuang ke sawah, katanya untuk menghilangkan penyakitAy ini penjelasan dari Pak Nain. Seorang informan lagi bernama Pak Syafruddin berpendapat : AuBahwa ada kebanggaan dan rasa kegembiraan ketika kita bisa bersedekah. Rasa kegembiraan bertemu dengan teman-teman pada hari ponan juga, maka nyambunglah silaturrahim kita. Sehingga kita menyiapkan semua, tapi tidak pernah mengeluh. Rasa bersyukur datang teman kita di hari ituAy. Pak Syaf menambahkan : Au Kalau sampah jajanan dibuang ke sawah itu berkaitan dengan obat, yang bisa menyuburkan tanaman padi. Sebagai medo bura, ta kam ku olo medo ne pade, sama mole moAAy Sumber daya yang berkaitan dengan tenaga dan bahan baku, ternyata juga didapatkan dari tamu undangan yang berasal dari desa lain di luar Desa Poto. Misalnya dari kerabat yang telah melakukan perkawinan dengan keluarga Desa Poto. Secara sadar mereka telah menganggap diri sebagai bagian dari tradisi ponan. Sehingga mereka datang untuk membantu agar kegiatan ponan dapat terselenggara sesuai harapan. AuBerkaitan dengan keluarga lain yang berada di luar Poto. Terbantukan dengan diaspora orang-orang Poto yang kawin mawin di luar. Mereka ke Poto itu mereka memiliki kontribusi secara langsung kepada masyarakat Poto memberikan itu. Jadi gak perlu habis orang Poto Beras pun belum tentu berasnya orang Poto di situ yang disiapkanAy Pak Nain menambahkan. PEMBAHASAN Dengan menggunakan alat analisa etnografi, hasil wawancara di atas saya kelompokkan ke dalam 4 tahapan. Empat tahapan tersebut meliputi analisa domain, analisa taksonomi, analisa komponen dan analisa tema budaya. Berikut secara rinci saya jelaskan di dalam tabel di bawah ini : Tabel 1 RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. Analisa Etnografi dalam Tradisi Ponan Analisa Domain Analisa Taksonomi Kesyukuran dzikir dan doa dilaksanakan di sebuah bukit yang berada di tengah areal persawahan. membagikan jajanan yang telah dipersiapkan kepada tamu undangan yang hadir. Baik di areal persawahan maupun di perkampungan. ada harapan setelah doa dan sedekah, agar Allah SWT memberikan keberkahan atas hasil ikhtiar tanam yang dilakukan Silaturrahmi bertemunya masyarakat dari 3 Dusun Poto. Bekat, dan Malili. Kekeluargaan Analisa Komponen tamu undangan dari luar 3 dusun, termasuk keluarga yang telah kawin mawin dengan warga di luar dusun sahabat, teman, handai taulan ikut meramaikan ponan dengan mengajak teman-teman yang lain. Kesuburan Bermaafan terkadang terjadi perselisihan selama masa tanam, biasanya masalah berebut air irigasi, masalah ternak yang lepas dari kandang lalu memakan tanaman padi milik warga yang lain. Melalui ponan bisa bermaafan dan mencairkan suasana kebatinan masing-masing. Obat untuk bungkus jajanan berupa daun pisang, dan daun kelapa, dianjurkan unutuk dibuang ke dalam sawah. Sesuai dengan tujuan yang diajukan untuk mengetahui makna yang terkandung di dalamm tradisi ponan. Akhirnya saya berhasil merangkum 3 makna sebagai temuan RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. dari penelitian ini. Sebagaimana saya sampaikan dalam tabel di atas. Makna pertama tentang kesyukuran. Makna kesyukuran di sini sebagai bentuk terimakasih makhluk kepada Sang Khalik. Bersyukur atas nikmat yang telah dan selalu dicurahkan setiap Khususnya bagi masyarakat tani di Desa Poto, dengan ridha Allah SWT proses menanam padi telah selesai. Ditandai dengan penyelenggaraan tradisi ponan yang terlaksana dengan baik. Ketika tradisi ponan dapat dilaksanakan, maka jalinan Terimkasih kepada Sang khalik itu diwujudkan dengan berdoa bersama dan bersedekah bersama. Tentunya ada harapan yang igin dicapai daari proses yang dilakukan oleh masyarakat. Tidak lain adalah harapan datangnya keberkahan dari Allah SWT. Temuan ini serupa dengan pernyataan yang disampaikan oleh peneliti lain tentang kearifan lokal di Jawa. Pengakuan orang Jawa terhadap Tuhan Sang Pencupta dapat dilihat pada ungkapan-ungkapan yang mengacu pada ketergantungan manusia terhadap Tuhan (ANAS, 2. Dalam konteks tradisi ponan ini ungkapan-ungkapan itu disampaikan melalui zikir dan Makna kedua tentang kekeluargaan. Dusun Poto. Bekat dan Malili berasal dari satu keturunan leluhur yang sama. Proses kawin mawin dan beranak pinak, mengakibatkan berpindah mencari area yang lebih luas. Sehingga terpecahlah keturunan ini menjadi 3 dusun sekarang ini. Berkumpulnya mereka dalam tradisi ponan, selain berdoa mereka juga berkumpul bersilaturrahmi. Saling mengingatkan bahwa mereka adalah satu keturunan yang sama. Sehingga semangat kekeluargaan tetap terjaga dan terpelihara (Mohamad Anwar Thalib . Supandi Rahman . Mei K. Abdullah . Yulia Puspitasari Gobel, 2. Makna ketiga tentang kesuburan. Sebagai masyarakat agraris kesuburan tanah dan lahan menjadi faktor utama. Dengan tanah lahan yang subur akan menghasilkan panen yang berkualitas. KESIMPULAN RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. Dari hasil dan bahasan di atas, bahwa terdapat makna yang berhasil digali dari tradisi ponan. Makna tersebut antara lain, kesyukuran, kekeluargaan, dan Kesyukuran dapat dketahui dari pelaksanaan tradisi ponan setiap Sebagai bentuk terimakasih kepada Allah SWT dengan bersedekah kepada sesama anggota masyarakat. Bersedekah pula kepada para tamu undangan yang datang. Dari kegiatan bersedekah yang dilakukan, ada harapan masyarakat kepada Allah SWT. Harapan itu disampaikan melalui dzikir dan doa di dalam prosesi tradisi ponan. Semoga dengan bnyaknya tamu undangan yang datang, sebanyak itu pula hasil panen yang akan datang. Harapan lainnya yang lebih utama melalui dzikir dan doa tersebut ialah agar diberikan keberkahan melalui prosesi tadisi ponan yang Seluruh keluarga, saudara, sahabat dari berbagai desa datang tumpah ruah. Tradisi ponan juga dijadikan sebagai ajang silaturrahim dan saling bermaafan. Tidak jarang selama masa tanam terdapat perbedaan pendapat satu sama lain. Maka melalui tradisi ponan semua selisih paham yang pernah terjadi sebelumnya dapat dihilangkan dengan saling berjabatan tangan. Sebagai tanda bahwa masyarakat ponan merupakan satu rumpun keluarga besar. Setelah prosesi tradisi ponan selesai, semua bungkusan jajanan yang bahan bakunya daun pisang dan daun kelapa, dibuang ke dalam area persawahan. Dengan tujuan agar dapat menjadi penyubur bagi tanaman padi. Implikasi dari penelitian ini bahwa nilai-nilai tradisi ponan ini dapat terinternalisasi di dalam proses belajar mengajar ilmu akuntansi. Agar ilmu akuntansi dapat dikembangkan berdasarkan kearifan lokal masyarakat Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. KETERBATASAN Keterbatasan dalam penelitian ini, pertama referensi tertulis yang berkaitan dengan situs teliti sangat minim sekali. Kedua, saya sebagai peneliti tidak dapat melakukan observasi secara langsung pada saat prosesi tradisi ponan diselenggarakan. Sebab jadwal penelitian tidak bertepatan dengan jadwal prosesi tradisi ponan. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. REFERENSI