Jurnal Manajemen Kesehatna STIKES Yayasan RS. Dr. Soetomo. Vol. 2 No. 2 Oktober 2016 :153-162 HUBUNGAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPATUHAN DALAM PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS DI SEKSI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOETOMO Kanti Rakhmaningrum *Bambang Nudji* *Prodi Administrasi Rumah Sakit STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo, rakhmaningrum1@gmail. bbnudji@gmail. ABSTRAK Pengembalian berkas rekam medis adalah sistem yang cukup penting di seksi rekam medis, karena pengembalian berkas rekam medis dimulai dari berkas tersebut berada diruang rawat sampai kembali ke seksi rekam medis sesuai dengan kebijakan batas waktu pengembalian yaitu 2x24 jam. Berdasarkan data evaluasi pada bulan Februari 2016 dapat dilihat adanya keterlambatan yaitu dari 3451 berkas rekam medis pasien Keluar Rumah Sakit (KRS) terdapat 859 atau sekitar 24,9% berkas rekam medis belum masuk pada seksi rekam Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2016 Ae Juli 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup yang ditujukan pada dokter, perawat/bidan dan petugas rekam medis di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Soetomo. Sampel dalam penelitian ini yaitu 81 orang responden yang terdiri dari dokter, perawat/bidan dan petugas rekam medis. Analisis data menggunakan teknik korelasi spearman dan crosstab dengan hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tanggung jawab dengan kepatuhan . =0,. , tidak ada hubungan beban kerja dengan kepatuhan . =0,. , tidak ada hubungan penghargaan prestasi dengan kepatuhan . =0,. , namun ada hubungan motivasi dari pimpinan terhadap kepatuhan . =0,. karena dari 4 faktor motivasi yang memiliki hubungan dengan kepatuhan hanyalah 1 faktor dan 3 faktor lainnya tidak memiliki hubungan maka pada penelitian ini motivasi tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan . =0,. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan motivasi . eliputi: tanggung jawab, beban kerja, motivasi dari pimpinan dan penghargaan prestas. terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Saran yang diberikan adalah lebih meningkatkan lagi tanggung jawab terhadap setiap pekerjaan, pemahaman pengetahuan tentang tupoksi yang akan berhubungan dengan beban kerja dan pemberian penghargaan berupa reward secara berkala kepada ruangan yang telah patuh dalam hal pengembalian berkas rekam medis dari ruang rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Kata kunci : Menganalisa Hubungan Motivasi. Kepatuhan Pengembalian Berkas. Rekam Medis ABSTRACT Returns of medical record file is a system that is quite important in the medical records section, due to the return started from the medical record file of the file in the ward to return to the section of medical records in accordance with the policy of return deadline is 2x24 Based on the evaluation data on February 2016 can be seen that the delay of the patient's medical record file 3451 out hospital, there are 859 or about 24. 9% medical record file has not been entered in the section on medical records. The study was conducted in May 2016 - July 2016. This type of research is quantitative descriptive with the cross-sectional Hubungan Motivasi Terhadap Kepatuhan. (Kanti Rakhmaningru. Instruments in this study a closed questionnaire aimed at doctors, nurses / midwives and medical records in Inpatient room at RSUD Dr. Soetomo. The sample in this research is 81 respondents consisting of doctors, nurses / midwives and medical records. Analysis of the data used the techniques of spearman correlation and crosstab with the results of the analysis show that there is no relationship of responsibility with adherence . = 0. , there was no relationship workload with adherence . = 0. , there was no relationship achievement awards to adherence . = 0. 213 ), but there was relationship between motivation of the leadership of adherence . = 0. because of four factors of motivation that has a relationship to compliance is just one factor and 3 other factors do not have a relationship, this research motivation has no relationship to adherence . = 0. The conclusion of this study was to analyze the relationship between motivation . nclude: responsibility, workload, motivation of leadership and achievement award. to compliance of medical record file returns in a medical record section at RSUD Dr. Soetomo. The suggestion are given to increase responsibility for each job, understanding the knowledge of the duties that would be related to the workload and the award in the form of reward periodically to the room that had been obedient in handling medical record file of the wards to the section of medical records at RSUD Dr. Soetomo. Keywords : Analyzing the Relationships of Motivation. Compliance File Returns. Medical records LATAR BELAKANG Menurut Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit pada pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa rumah sakit adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo pemerintah yang menjadi rujukan nasional yang mempunyai visi menjadi rumah sakit yang bermutu internasional dalam pelayanan, pendidikan, dan peneliti-an serta memiliki misi menyeleng-garakan pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian yang profesional, akuntabel yang ber-orientasi pada kastemer untuk menuju pelayanan kesehatan berstandar Sebagai kompleks, rumah sakit memerlukan suatu sistem informasi yang baik dalam menjalankan aktivitasnya. Dalam hal ini. RSUD Dr. Soetomo mempunyai beberapa pelayanan yang salah satunya ada pada bagian rekam medis. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) No. 269 Tahun 2008 Tentang Rekam Medis, menyebutkan bahwa rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan pasien,pemeriksaan, pengobatan tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis pada RSUD Dr. Soetomo merupakan salah satu pelayanan yang terdiri dari pelayanan rekam medis, penelitian, penyediaan data morbiditas dan mortalitas, pengodean diagnosa dan prosedur tindakan medis yang diberikan setiap hari senin-jumat jam 07. Dalam memberikan pelayanan medis kepada pasien wajib di buatkan suatu dokumen yang berisi setiap tindakan pelayanan medis kepada pasien tersebut secara kronologis, yang disebut dengan dokumen rekam medis. Berdasarkan survei awal didapatkan hasil berupa data seperti pada tabel berikut ini: Jurnal Manajemen Kesehatna STIKES Yayasan RS. Dr. Soetomo. Vol. 2 No. 2 Oktober 2016 :153-162 Tabel 1 Data Evaluasi Pengembalian Berkas Rekam Medis dari Instalasi Rawat Inap ke Bidang Pemasaran dan Rekam Medis Bulan Februari 2016 PASIEN KRS INSTALASI Irna Medik Irna Anak Irna Jiwa Irna Obgyn Irna Bedah IGD Instalasi Rawat Intensif Dan Reanimasi Gigi Dan Mulut Jumlah Sumber : BERKAS REKAM MEDIS MASUK JML % 1167 92,5 470 96,1 28 96,6 398 72,9 457 49,3 52 32,3 17 60,7 3 30,0 2592 75,1 BLM MASUK JML Laporan surat edaran dari data evaluasi di Bidang Pemasaran dan Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Bulan Februari 2016 Berdasarkan data pada tabel 1 dapat dilihat keterlambat-an pengembalian dokumen rekam medis yaitu dari 3451 berkas rekam medis pasien Keluar Rumah Sakit (KRS) terdapat 2592 atau sekitar 75,1% berkas sudah masuk pada seksi rekam medis, sedangkan ada 859 atau sekitar 24,9% berkas rekam medis belum masuk pada seksi rekam Pengembalian berkas rekam medis adalah sistem yang cukup penting di seksi rekam medis, karena pengembalian rekam medis dimulai dari berkas tersebut berada diruang rawat sampai kembali ke seksi rekam medis sesuai dengan kebijakan batas waktu pengembalian yaitu 2x24 jam. Dengan alasan tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengambil judul Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kepatuhan dalam Pengem-balian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. kepatuhan pengembalian berkas rekam medis dari instalasi rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian dengan memper-oleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang Rancangan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau peng-amatan pada saat bersamaan, atau melakukan pemeriksaan status pema-paran pada satu waktu dan satu kali untuk mencari hubungan antara Pada pengambilan data dengan instrumen kuesioner yang langsung dibagikan kepada praktisi kesehatan . okter, perawat/bidan dan petugas rekam medi. , dari hasil kuesioner tersebut akan dihitung dan dikategorikan dalam skor penilaian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2016 sampai dengan Juli 2016 di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah pegawai rawat inap yang terdiri dari Dokter. Perawat/Bidan dan Petugas Rekam Medis . raktisi kesehata. BAHAN DAN METODE Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan ran-cangan cross Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubung-an motivasi terhadap Hubungan Motivasi Terhadap Kepatuhan. (Kanti Rakhmaningru. yang tersebar pada 37 ruang rawat inap RSUD Dr. Soetomo. Berdasarkan perhitungan sim-pel random sampling tersebut, maka dari 37 populasi yang ada dapat diambil sampel sejumlah 27 sampel ruang rawat inap dengan jumlah responden yaitu 81 pegawai yang terdiri dari Dokter. Perawat/Bidan dan Petugas Rekam Medis yang akan diteliti hubungan motivasi kerja terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis dari instalasi rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Instrumen dalam penelitian ini berupa Kuesioner dituju-kan pada dokter/bidan, perawat dan petugas rekam medis di instalasi rawat inap RSUD Dr. Soetomo. Dalam penelitian ini meng-gunakan jenis kuesioner tertutup, yaitu responden beberapapertanyaan yang dikelompokkan ber-dasarkan variabel independen dan variabel dependen. Sebelum melakukan penelitian, dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas terlebih Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis crosstabulasi data dan teknik korelasi. HASIL PENELITIAN Dari hasil penelitian AuHubung-an Motivasi terhadap Kepatuhan Pegawai dalam Kepatuhan Pengem-balian Berkas Rekam Medis d Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo SurabayaAy yang dilakukan selama bulan Mei-Juli 2016 dengan membagikan kuesioner sebagai instrumen penelitian kepada responden yaitu Dokter/Bidan. Perawat dan Petugas Rekam Medis . raktisi kesehata. di ruangan rawat inap RSUD Dr. Soetomo didapatkan hasil bahwa dari 81 prakitisi kesehatan yang diteliti mempunyai karakteristik sebagai berikut: Dari segi jenis kelamin, sebanyak 24 orang . ,6%) berjenis kela-min Pria, sedangkan sisanya 57 orang . ,4%) berjenis kelamin Wanita. Dari segi usia, lebih banyak praktisi kesehatan berusia 20-30 tahun yaitu sekitar 37 orang . ,7%), 22 orang . ,2%) praktisi kesehatan memiliki kate-gori usia 31-40 Tahun, 14 orang . ,3%) praktisi kesehatan memi-liki kategori usia 41-50 Tahun dan sisanya 8 orang . ,9%) praktisi kesehatan memiliki kategori usia >50 Tahun. Dari segi pendidikan terakhir, terdapat 2 orang . ,5%) praktisi kesehatan lulusan SMA/SMK, 43 orang . ,1%) praktisi kesehatan lulusan Diploma (D1 dan D. serta 36 orang . ,4%) praktisi kesehatan dengan pendidikan terakhir yaitu Sarjana (S. Dari segi pekerjaan/profesi, terda-pat 25 orang . ,9%) praktisi kesehatan berprofesi sebagai dok-ter, 28 orang . ,6%) praktisi ke-sehatan berprofesi sebagai pera-wat, 26 orang . ,1%) praktisi kesehatan berprofesi sebagai petu-gas rekam medis dan 2 orang . ,5%) praktisi kesehatan ber-profesi sebagai bidan. Dilihat karakteristik status pernikahan, terdapat 64 orang . %) praktisi kesehatan berstatus menikah dan 17 orang . %) praktisi kesehatan berstatus belum menikah. Dilihat dari karakteristik lama bekerja, terdapat 7 orang . ,6%) bekerja dibawah 1 tahun, 46 orang . ,8%) bekerja selama 1 Ae 10 tahun, 18 orang . ,2%) bekerja selama 11 Ae 20 tahun, 8 orang . ,9%) bekerja selama 21 Ae 30 tahun dan 2 orang . ,5%) bekerja diatas 30 tahun. Hubungan Tanggung Jawab terhadap Kepatuhan Pengembalian BRM di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tabel 2 Hubungan Tanggung Jawab terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Tanggung Jawab Tinggi Sedang Patuh Kepatuhan Tidak Patuh Rendah Total Hubungan Beban Kerja terhadap Kepatuhan Pengembalian BRM di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tabel 3. Nilai Signifikansi dan Kekuatan Hubungan Tanggung Jawab terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Tanggung Jawab Variabel Correlation Coefficient Sig. -taile. Tabel 4. Hubungan Beban Kerja Terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Kepatuhan 0,032 Beban Kerja 0,388 Tinggi Sedang Kekuatan hubungan tanggung jawab dan kepatuhan adalah 0,032, maka terdapat hubungan korelasi diabaikan positif yang tidak signifikan antara tanggung jawab dan Dari hasil signifikansi yaitu 0,388 lebih besar dari 0,05 maka variabel tanggung jawab tidak memiliki hubungan terhadap kepa-tuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa tanggung jawab tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo dikarenakan tidak semua responden yang menjadi sampel penelitian pengembalian, yang bertanggung jawab dalam pengem-balian adalah petugas rekam medis saja sedangkan responden yang ber-profesi sebagai dokter/bidan dan perawat tidak bertanggung jawab dengan kepatuhan pengembalian berkas rekam medis namun ada hubungannya dengan pengisian kelengkapan berkas rekam medis di ruang rawat inap. Berdasarkan keterangan diatas, sebaiknya praktisi kesehatan seperti dokter dan perawat/bidan tanggung jawab yang tinggi terhadap kelengkapan pengisi-an berkas rekam medis yang nanti-nya akan berhubungan dengan kepa-tuhan petugas rekam medis dalam hal pengembalian berkas rekam medis dari ruangan rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Rendah Total Signifikansi Kepatuhan Patuh Tidak Patuh 0,206 > 0,05 Tabel 5. Nilai Signifikansi dan Kekuatan Hubungan Beban Kerja terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Beaban Kerja Variabel Correlation Coefficient Sig. -taile. Kepatuhan - 0,093 0,206 Kekuatan hubungan beban kerja dan kepatuhan adalah -0,093, maka terdapat hubungan korelasi diabaikan negatif yang tidak signifi-kan antara beban kerja dan kepatuh-an. Dari hasil signifikansi yaitu 0,206 lebih besar dari 0,05 maka variabel beban kerja tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa beban kerja tidak memiliki hubungan terhadap kepa-tuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo dikarenakan tidak se-mua responden yang menjadi sampel penelitian ini memiliki beban kerja yang sama, setiap profesi . okter, perawat/bidan dan petugas rekam medi. memiliki beban kerja yang tidak sama yang akan berhubungan dalam Hubungan Motivasi Terhadap Kepatuhan. (Kanti Rakhmaningru. kepatuhan pengembalian berkas rekam medis namun ada hubungannya dengan pengisian kelengkapan berkas rekam medis di ruang rawat inap. Menurut SumaAomur . beban kerja menentukan berapa lama seseorang dapat bekerja sesuai dengan kapasitas kerjanya. Sese-orang yang bekerja dengan beban kerja yang terlalu berat yang tidak sebanding dengan kapasitas kerjanya maka dapat menyebabkan terjadinya kelelahan. Energi yang dibutuhkan akan semakin banyak apabila otot semakin lama berkontraksi melawan beban yang Energi pemulihan saat menyebabkan timbulnya kelelahan. Hubungan Motivasi dari Pimpinan terhadap Kepatuhan Pengembali-an BRM di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tabel 6 Hubungan Motivasi dari Pimpinan Terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD/ Dr. Soetomo Tahun 2016 Motivasi dari Pimpinan Tinggi Sedang Rendah Total Signifikansi Kepatuhan Patuh Tidak Patuh 10 16,9 12 14,8 0,029 < 0,05 Tabel 7 Nilai Signifikansi dan Kekuatan Hubungan Motivasi dari Pimpinan terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Motivasi Pimpinan Variabel Correlation Coefficient Sig. -taile. Kepatuhan 0,212 0,029 Kekuatan pimpinan dan kepatuhan adalah 0,212, maka terdapat hubungan korelasi rendah positif yang signifi-kan antara motivasi dari pimpinan dan kepatuhan. Dari hasil signifikan-si yaitu 0,029 lebih kecil dari 0,05 maka variabel motivasi dari pimpinan kepatuhan pengembalian berkas re-kam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo dikarena-kan semua responden yang menjadi sampel penelitian ini akan diperlakukan sama dan mendapat motivasi dari pimpinan yang sama dalam satu ruangan sehingga motivasi dari pimpinan akan mempengaruhi pegawai dalam kepatuhan pengem-balian berkas berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Hubungan Penghargaan Prestasi terhadap Kepatuhan Pengembali-an BRM di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tabel 8. Hubungan Penghargaan Prestasi terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Penghargaan Prestasi Tinggi Sedang Rendah Total Signifikansi Kepatuhan Patuh Tidak Patuh 1 10,0 10 14,7 1 33,3 12 14,8 0,213 > 0,05 Tabel 9. Nilai Signifikansi dan Kekuatan Hubungan Penghargaan Prestasi terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Penghargaan Prestasi Variabel Correlation Coefficient Sig. -taile. Kepatuhan 0,090 0,213 Kekuatan hubungan penghar-gaan prestasi dan kepatuhan adalah 0,090, maka terdapat hubungan korelasi diabaikan positif yang tidak signifikan antara penghargaan prestasi dan kepatuhan. Dari hasil signifikansi yaitu 0,213 lebih besar dari 0,05 maka variabel penghargaan prestasi tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa penghargaan prestasi tidak memiliki pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo dikarena-kan tidak semua responden yang menjadi sampel penelitian ini akan mendapat penghargaan prestasi da-lam hal kepatuhan dalam pengem-balian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Berdasarkan keterangan diatas, untuk menjaga kepatuhan petugas rekam medis dalam hal pengem-balian berkas rekam medis ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo yang berhubungan dengan penghar-gaan prestasi yaitu diberikan peng-hargaan secara bergilir setiap tahunnya kepada ruangan yang patuh mengembalikan berkas tidak lebih dari 2x24 jam. Hal ini dilakukan untuk memotivasi para praktisi kesehatan supaya bekerja sesuai dengan peraturan atau kebijakan rumah sakit yang berlaku. Tabel 11. Nilai SignifikansiMdan Kekuatan Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Motivasi Kerja 0,250 KESIMPULAN Tidak ada hubungan tanggung jawab dengan kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. Tidak ada hubungan beban kerja dengan kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. Ada hubungan motivasi dari pimpinan dengan kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. Tidak ada hubungan penghargaan pengembalian berkas rekam medis di Tabel 10. Hubungan Motivasi Kerja Terhadap Kepatuhan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2016 Tinggi Sedang Rendah Total Signifikansi Kepatuhan 0,076 Kekuatan hubungan penghar-gaan prestasi dan kepatuhan adalah 0,076, maka terdapat hubungan korelasi sedang yang tidak signifikan antara motivasi dan kepatuhan. Dari hasil signifikansi yaitu 0,250 lebih besar dari 0,05 maka variabel penghargaan prestasi tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Pada hasil penelitian ini didapatkan bahwa motivasi tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo dikarenakan dari faktorfaktor motivasi yang terdiri dari tanggung jawab, beban kerja, motivasi dari pimpinan dan penghargaan prestai, hanya motivasi dari pimpinan saja yang mempunyai hubungan terhadap kepatuhan dan faktor yang lainnya tidak mempunyai hubungan. Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kepatuhan Pengembali-an BRM di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo Motivasi Variabel Correlation Coefficient Sig. -taile. Kepatuhan Patuh Tidak Patuh 0,250 > 0,05 Hubungan Motivasi Terhadap Kepatuhan. (Kanti Rakhmaningru. Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. Tidak ada hubungan motivasi . tanggung jawab, beban kerja, motivasi dari pimpinan dan penghargaan pengembalian berkas rekam medis di Seksi Rekam Medis RSUD Dr. Soetomo. SARAN Pegawai yang tidak berhubungan pengembalian berkas rekam medis seharusnya juga mempunyai tanggung jawab terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi patuh dan tidak patuhnya pengembalian berkas yaitu dengan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pengisi-an kelengkapan berkas rekam me-dis sehingga petugas rekam medis akan patuh dalam pengembalian berkas rekam medis dari rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Beban kerja yang belum sesuai dengan setiap pekerjaan yang dilakukan membuat responden yang berhubungan dengan kelengkapan berkas rekam medis . okter dan perawat/bida. terlambat dalam mengisi berkas sehingga de-ngan ketidakpatuhan pengem-balian berkas rekam medis dari rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Dalam hal ini, sebaiknya pegawai lebih diberi pengetahuan lagi tentang tupoksi pekerjaan nya di ruangan rawat inap. Penghargaan prestasi yang jarang diberikan kepada pegawai yang berprestasi akan berhubungan dengan kepatuhan dalam pengembalian berkas rekam medis, pegawai akan merasa dihargai atas prestasi dan kerja nya apabila mendapatkan peng-hargaan Dalam hal ini sebaiknya diberikan reward secara berkala terhadap ruangan rawat inap yang telah patuh dalam pe-ngembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Motivasi dari pimpinan khususnya diharapkan lebih menyeluruh kepada seluruh praktisi kesehatan yang ada di ruangan, agar terjalin kerjasama yang baik yang akan berhubungan dengan kepatuhan pengembalian berkas rekam Untuk penelitian selanjutnya, sebelum melihat kepatuhan petu-gas rekam medis dalam pengem-balian berkas rekam medis di Sek-si Rekam Medis, sebaiknya dipas-tikan dulu bahwa praktisi kese-hatan lain yang berpsofesi sebagai dokter, perawat/bidan sudah me-lengkapi pengisian berkas rekam DAFTAR PUSTAKA