621 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Penyuluhan Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Seks Pra Nikah Pada Remaja Di SMA YPK I Sereh Papua Lisma Natalia Br Sembiring 1. Ferdinta Daniasta Setyawan 2. Farhan Imba 3 Program Studi Keperawatan Universitas Jayapura Program Studi S1 Farmasi Universitas Jayapura E-mail: lisma. natalies@gmail. 2, 3 Article History: Received: 10 Februari 2025 Revised: 01 April 2025 Accepted: 10 April 2025 Keywords: Kesehatan reproduksi. Seks Pra nikah. Remaja Abstract: Pengetahuan remaja yang masih kurang tentang kesehatan reproduksi seks pranikah menjadi sebuah permasalahan di kalangan remaja sehingga terdapat remaja yang sudah aktif melakukan seks Kegiatan seks pranikah yang dilakukan merupakan salah satu penyebab remaja rentan akan tertular penyakit seksual dan terinfeksi HIV/AIDS. Tujuan: untuk mengetahui pentingnya menjaga kesehatan reproduksi seks pra nikah pada remaja di SMA YPK Sereh Papua. Metode : metode edukasi dipercaya mampu remaja serta mengubah perilaku remaja secara individu, kelompok, maupun masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup Hasil: pengetahun tentang pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah di SMA YPK Sereh pada kategori baik. PENDAHULUAN Masa remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanan ke dewasa dimana akan terjadi perubahan dalam diri yang akan mengalami penyesuaian terhadap perubahan fisiologis dan psikologis yang terjadi karena hormone reproduksi. Akibat dari hormone reproduksi yang tinggi sehingga mengakibatkan timbulnya dorongan seksual pada remaja yang akibatnya terjadi ketertarikan antara laki-laki dan perempuan. Dorongan seksual yang besar dan ketertarikan antar lawan jenis bila tidak dapat dikendalikan menyebabkan remaja yang merupakan kelompok usia yang rentan melakukan seksual tertentu, salah satu adalah seks pra nikah (Mutmainnah, 2. Jumlah remaja terus meningkat yang menjadi perhatian, dimana jumlah remaja sekitar 91,2 milyar . %) dari jumlah tersebut terdapat jumlah remaja di benua asia yang paling banyak sekitar 650 juta. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) remaja di Indonesia pada kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 316. 820 orang dan usia 15-19 tahun sebanyak 314. 246 orang. Jumlah remaja yang paling banyak di Papua sebanyak 26,6% (Putri et al, 2. Dan hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) terdapat remaja yang telah melakukan kegiatan seks pra nikah. Kegiatan seksual yang dilakukan perempuan sebanyak 59% dan laku-laki sebanyak 74% dimana kegiatan seksual dilakukan pertama kali pada usia 15-19 tahun. Remaja yang telah melakukan kegiatan seksual yang mengalami kehamilan tidak diinginkan sebanyak 12% (Rika et al, 2. Isu di Indonesia tentang pernikahan usia dini mencapai tingkat yang sangat menghawatirkan, sehingga dapat merusak generasi muda (Tambunan et al, 2. Remaja memiliki rasa ingintahu yang besar, suka petualangan dan tantangan serta a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 melakukan sesuatu tanpa memikirkan resiko yang akan timbul. Permasalahan yang timbul pada remaja salah satunya melakukan seks pra nikah akibat pergaulan bebas. Hal ini sering terjadi pada usia remaja tengah dan akhir dimana mulai tertarik pada lawan jenis, timbul perasaan cinta dan mulai berkhayal berkaitan dengan seksual (Akmal et al, 2. Pengetahuan remaja yang kurang berdampak pada kesehatan reproduksi sehingga banyak remaja yang sudah aktif melakukan kegiatan seksual dan setengahnya belum melakukan Kegiatan seksual yang dilakukan remaja berisiko tinggi terhadap kesehatan reproduksi seperti kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual dan terinfeksi HIV/AIDS (Yundelfa et al, 2. Kegiatan seks pra nikah, kurangnya pengetahuan, kurangnya akses pendidikan seksual, kekerasan seksual, pengaruh negative media social, dan kemajuan teknologi serta gaya hidup merupakan faktor yang saling berkaitan terjadinya potensial kesehatan reproduksi. Metode edukasi seperti penyuluhan kesehatan salah satu yang dapat digunakan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan individu melalui teknik praktik belajar yang bertujuan mengubah perilaku secara individu, kelompok atau masyarakat dalam mendapatkan hidup sehat (Bancin Dewi, 2. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Lisma, 2023 dengan judul penelitian pengalaman remaja dengan HIV/AIDS terdapat remaja terinfeksi HIV/AIDS akibat seks pra nikah. Untuk mencegah penularan HIV/AIDS pada remaja, salah satu organisasi remaja yang dapat dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memberikan penyuluhan dengan memberikan penyuluhan pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah. Salah satu organisasi remaja yang mudah ditemukan adalah sekolah. Salah satu sekolah yang terdapat di Papua SMA YPK Sereh Papua yang Masih terdapat di wilayah Kabupaten Jayapura. METODE Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan seperti analisis kondisi wilayah, dilanjukan dengan identifikasi masalah, merencanakan intervensi dan implikasi kegiatan untuk mengatasi permasalah yang melakukan penyuluhan dan dievaluasi dengan metode tanya jawab dan memberikan kuesioner untuk melihat kemampuan remaja di SMA YPK Sereh. Media promosi yang digubakan dalam kegiatan ini dengan menggunakan spanduk dan leafleat tentang penyuluhan pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah di SMA YPK Sereh Papua. Setelah selesai dilakukan penyuluhan remaja diberikan kuesioner dan dianalisa dengan distrubusi HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil kegiatan penyuluhan tentang penyuluhan pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah di SMA YPK Sereh Papua yang diselenggarakan pada bulan Desember 2024. Peserta penyuluhan sebanyak 62 remaja. sebagai berikut: Memberikan penyuluhan kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya kelselhatan relproduksi selks pranikah pada remaja Ketercapaian target dalam melakukan sosialisasi akan dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan dengan bekerjasama dengan sekolah dan Puskesmas Sentani Target pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dengan target remaja . iswa-sisw. SMA YPK Sereh. Dalam pelaksanaannya target tercapai kehadiran siswa-siswi sebanyak 95%, ada sekitar 5% siswa-siswi tidak hadir karena sedang sakit. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memberikan sosialisasi pentingnya a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 kelselhatan relproduksi selks pranikah pada remaja di SMA YPK Sereh berhasil dapat dilihat dari antusias siswa-siswi yang hadir dan hasil kuesioner yang diberikan pengetahuan setelah dilakukan sosialisasi pada kategori baik. Ketercapaian target secara umum sudah baik, namun masih ada keterbatasan waktu yang tersedia yang mengakibatkan belum maksimalnya pelaksanaan kegiatan ini. Namun dilihat dari antusias siswa-siswi dan dukungan dari guru-guru, guru BP dan kepala sekolah serta pihak dari Puskesmas Sentani yang antusias dalam kegiatan ini maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berhasil/tercapai. Hasil penelitian tampak pada tabel berikut ini: Tabel 1. Pengetahuan remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah pada remaja di SMA YPK Sereh Papua No. Pelngeltahuan Baik Cukup Kurang Total Pelrselntasel (%) Gambar 1. Penyuluhan Pentingnya kesehatan reproduksi seks pra nikah KESIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan tentang penyuluhan pentingnya kelselhatan relproduksi selks pranikah pada remaja di SMA YPK Sereh dan diperoleh hasil pengetahuan remaja pada katregori baik a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Terima kasih kepada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jayapura yang telah memfasilitasi dosen dalam melakukan pengabdian pada masyarakat. Puskesmas Sentani dan SMA YPK Sereh yaitu Kepala Sekolah. Guru-guru, guru BP dan seluruh siswa-siswi yang terlibat dalam penyuluhan ini. DAFTAR REFERENSI Audya. Saraswati. , & Apriyanto. Januar. Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media dengan Bahasa Daerah Terhadap Pengetahuan Remaja Mengenai Seks Pranikah di Desa Bhuana Giri Karangasem. In Jurnal Formil (Forum Ilmia. Kesmas Respati (Vol. No. 1, pp. Bancin. Dewi. Friska Sitorus, & Surya Anita. : "Edukasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi (Kespr. Remaja Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Kelas I Medan. " Jurnal Abdimas Mutiara 3. 1: 103-110. Mutmainah. Pengaruh Edukasi Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Media Leaflet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Seksual Pranikah di SMKS Mutiara Bangsa Purwakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI, 7. , 60-71. Putri. Handayani. , & Pratami. Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswa Dan Siswi Smpn 2 Sentani Kabupaten Jayapura Tahun 2023. , 1Ae7. https://doi. org/10. 47539/ajp. Tambunan. Rizky. , & Hakim. Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja Desa Balane Sigi: remaja, penyuluhan, pernikahan dini. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1. , 107-111. Yundelfa. , & Nurhaliza. Gambaran pengetahuan dan sikap remaja tentang seksual Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan,11. https://jurnal. stikesaisyiyah palembang. id/index . php/Kep/article/view/876 a. ISSN : 2828-5700 .