GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan eissn: 25806416 pISSN: 23016671 ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERPADU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Winda Nuraeni1. Endang M. Kurnianti2. Uswatun Hasanah3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Negeri Jakarta Email: nuraeniwinda78@gmail. ekurnianti@gmail. uswatunhasanah@unj. Abstract Masalah yang terjadi akibat lemahnya motivasi belajar yang dapat berdampak negatif terhadap hasil belajar peserta didik seperti malas belajar dan sulit Permasalahan ini dipicu karena kurangnya media pembelajaran serta kondisi pembelajaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan studi kepustakaan tentang analisis penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran terpadu terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dalam 5 tahun terakhir. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 10 artikel yang relevan dengan topik judul. Menurut informasi yang diperoleh dari hasil verifikasi artikel-artikel yang telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berupa video animasi dianggap sesuai untuk digunakan, direspons baik, dan hasil belajar peserta didik meningkat. Pemanfaatan animasi video ini terbukti mampu meningkatkan semangat dan prestasi belajar peserta didik. Dari banyaknya tanggapan siswa dan guru serta uji validitas yang mengungkapkan bahwa media belajar ini layak digunakan. Kata-kata kunci: Video animasi. Pembelajaran terpadu. Motivasi belajar. Pendahuluan Penyelenggaraan pembelajaran di Sekolah Dasar dicanangkan oleh Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 yang menyampaikan bahwa pembelajaran kelas I - i di Sekolah Dasar melalui pembelajaran tematik eissn: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni yang dahulu dikenal adalah pembelajaran terpadu (Integrated Learnin. Menurut pendapat W. Dewi . integrated learning adalah pengembangan keterampilan siswa saat mengembangkan pengetahuan melalui interaksi dengan lingkungan dan pengalaman, serta kurikulum yang turut berperan. Integrated learning adalah bentuk pembelajaran di mana siswa mengeksplorasi dan menemukan konsep. Pembelajaran terpadu diperkenalkan sebagai mata pelajaran yang menggabungkan konsep dari berbagai mata pelajaran dan pengalaman belajar anak yang berbeda untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna (Asbar, 2. Maka dari itu, dalam integrated learning ini harus ditentukan suatu tema terlebih dahulu sehingga dapat dikaitkan dengan topik dan bidang studi lainnya sesuai dengan tema yang ditentukan. Dengan menggunakan tema yang dikaitkan dengan bidang studi lain, diharapkan siswa mampu menguji kemampuannya guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap tema tersebut (Tirtoni et al. , 2. Oleh karena itu, siswa diharapkan memiliki tingkat pemahaman yang tinggi agar dapat belajar dengan sukses. Di samping itu, faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang ialah motivasi. Dengan mempunyai motivasi, siswa dapat lebih tekun, gigih, berdedikasi, dan fokus belajar secara penuh. Menurut pendapat Imtihani et al. , motivasi adalah dorongan yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, dengan kata lain siswa memerlukan dorongan untuk menambah wawasan. Tingkat motivasi belajar yang tinggi tercermin dari tindakan mereka selama mengikuti proses pembelajaran. Dari banyaknya artikel yang menggunakan motivasi belajar, terdapat temuan artikel mengenai masalah motivasi belajar. Dalam penelitian sebelumnya yang ditulis oleh Cendana & Siswanto . mengatakan bahwa motivasi siswa kelas 1 dalam pelajaran bahasa Inggris cukup rendah. Siswa cepat bosan dan malas untuk mengikuti pembelajaran ketika metode pembelajaran kurang menarik dan tidak interaktif . atu ara. Beberapa siswa tidak fokus belajar dan lebih memilih melakukan aktivitas lain seperti memutar kursi, menggambar, melukis dan aktivitas lainnya. Dari masalah yang ditemukan, maka pentingnya peran atau usaha guru untuk menumbuhkan dan memelihara motivasi siswa sehingga dapat mendukung situasi kelas dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Motivasi belajar yang tumbuh harus digalakkan dalam pendidikan sekolah. Dalam buku Soemanto . , penting sekali untuk kita mengetahui keberhasilan pembelajaran itu sendiri, karena apabila mengetahui hasil yang diperoleh . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni siswa akan berusaha untuk lebih giat belajarnya. Oleh karena itu, peningkatan dalam proses pembelajaran dapat berjalan optimal, sebab siswa tersebut akan termotivasi untuk memperbaiki apa yang telah dipelajarinya. Kualitas pembelajaran siswa harus terus ditingkatkan melalui penggunaan alat yang mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang Tujuan dari adanya media, supaya meningkatkan hasil dan motivasi belajar peserta didik serta mendukung guru dalam menyampaikan materi dengan mengembangkan media untuk mencapai keberhasilan belajar yang optimal (Wulandari, 2. Meskipun siswa memiliki motivasi belajar, namun sering kali muncul permasalahan. Masalah umum dari siswa adalah melemahnya motivasi belajar yang dapat berdampak negatif, misalnya malas belajar dan sulit konsentrasi. Permasalahan ini dipicu karena kurangnya media dan sarana pembelajaran serta kondisi pembelajaran yang kurang optimal (Maharani et al. , 2. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterampilan mengajar guru dengan menggunakan media teknologi yang meliputi media berbasis video seperti tayangan video animasi harus dilaksanakan karena mudah digunakan dan tidak memerlukan penggunaan sarana dan prasarana yang sulit untuk merangsang siswa sehingga motivasi belajar siswa juga meningkat. Dalam profesi seorang guru, selalu mengembangkan perangkat kurikulum dalam pelaksanaan tugasnya. Untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang menarik, diperlukan media belajar yang dapat didukung oleh guru dalam proses pembelajaran. Menurut Maulani et al. , . , peneliti dari salah satu artikel yang sudah di analisis menyebutkan bahwa keberadaan media sangat penting untuk meningkatkan dan membangkitkan rasa ingin tahu dan minat peserta didik dalam belajar. Oleh karena itu, muatan pembelajaran akan terjaga kemutakhirannya, sehingga siswa dapat terbantu memahami konsep. Dalam hal ini, video berfungsi sebagai kelengkapan perangkat dalam pembelajaran. Supaya dapat mendukung pembelajaran yang optimal, maka diperlukan sarana komunikasi yang cocok untuk pembelajaran yaitu berupa video animasi pembelajaran. Penggunaan media video animasi dapat membantu guru dan merangsang minat serta motivasi belajar siswa, karena siswa sekolah dasar secara alami lebih suka bermain (Annisa & Ramadan. Menurut pendapat Faisal Raya Hasibuan & Muslim Nusantara Al Washliyah . video animasi pembelajaran adalah video kartun penuh dengan topik yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran karena daya tariknya sehingga cocok untuk siswa sekolah dasar. Dengan maraknya aplikasi yang . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni sudah memiliki banyak opsi animasi, sehingga hal ini memudahkan guru untuk mengakses dan tidak perlu membuat animasi manual dalam pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Sependapat dengan temuan artikel menurut Maulani et al. , . memperoleh data yang mengungkapkan bahwa penggunaan video pembelajaran secara signifikan dapat meningkatkan motivasi peserta didik. Hal ini tercermin dari antusiasme peserta didik untuk mengikuti pembelajaran, kesenangan peserta didik dalam belajar melalui penyajian video pendidikan, kemampuan siswa untuk lebih mudah memahami mata pelajaran, dan kemampuan siswa untuk mengikuti dan menonton video pendidikan merupakan awal mulanya. Dalam hal ini, video animasi lebih diutamakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Integrated learning akan lebih bermakna dengan keberadaan media. Sebagai seorang pendidik, guru harus menciptakan suasana yang menarik di setiap pembelajaran sehingga siswa dapat fokus dalam belajar (Tahyun et al. Guru memahami bahwa tanpa adanya bantuan dari media, siswa mengalami kesulitan dalam memahami mata pelajaran, apalagi mata pelajaran yang sangat kompleks dan cukup kompleks. Integrated learning membantu siswa dalam memecahkan masalah dan berpikir kritis, memungkinkan mereka mengembangkan keterampilan mereka dalam situasi nyata atau praktis. Dalam integrated learning, setiap mata pelajaran memiliki keterkaitan konseptual antar mata pelajaran, sehingga mata pelajaran tersebut memiliki makna yang lebih (Tirtoni et al. , n. d, 2. Metode Penelitian ini memanfaatkan metode studi kepustakaan atau library Informasi yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber-sumber tertulis yang didapatkan dari kajian literatur berupa artikel ilmiah yang relevan sesuai dengan pembahasan yaitu Analisis Penggunaan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Terpadu Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Maksud dan tujuan dari studi ini adalah untuk memperluas perspektif para peneliti terhadap topik penelitian, membantu mereka merumuskan pertanyaan penelitian, serta mengembangkan teori dan metode penelitian yang relevan. Teknik analisis data yang dipakai adalah metode analisis data interactive model dari Miles dan Huberman dalam buku (Sugiyono, 2. Menurut pandangan Miles dan Huberman, proses analisis data kualitatif dapat dilakukan secara interaktif melalui tahapan pengumpulan data, . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi keabsahan data. Peneliti mencari artikel penelitian menggunakan kata kunci Aupenggunaan video animasi sebagai media pembelajaran terpadu terhadap motivasi belajar siswa Sekolah DasarAy dengan batas publikasi selama 5 tahun terakhir melalui laman https://scholar. Dengan menelaah penelitian orang lain, dapat memberikan gambaran yang jelas terhadap topik penelitian ini. Hasil dan Pembahasan Hasil Berdasarkan hasil pencarian beberapa artikel terkait pembahasan analisis penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran terpadu terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar yang berjumlah 10 artikel yang di susun dalam tabel berikut: Nama Penulis Artikel Tahun Terbit Wahyullah Alannasir Pengaruh Penerapan Media Animasi Terhadap Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Inpres Sudiang DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol, 1. No, 1. Hal. Dini Aria Farindhni Pengembangan Media Video Animasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Karakter Demokratis Siswa Kelas V Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Karakter Vol. No. Hal. No. Judul Artikel Nama Jurnal Volume Jumlah Nomor Halaman . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni Nama Penulis Artikel Tahun Terbit Margareta Widiyasanti. Yulia Ayriza Pengembangan Media Video Animasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Karakter Tanggung Jawab Siswa Kelas V Jurnal Pendidikan Karakter Vol. No. Hal. Aufa IdAoha Veranda Putri. Dedi Kuswandi. Susilaningsih Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Materi Siklus Air Untuk Memfasilitasi Siswa Sekolah Dasar JKTP Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3 No . Hal. Gita Permata Puspita Hapsari. Zulherman Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Jurnal Basicedu Vol. No. Hal. Ayatullah Muhammadin AL Fath. Sugito Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Melalui Media Video ELEMENTARY Vol. SCHOOL No. (Jurnal Pendidikan Pembelajaran Ke-SD-a. No. Judul Artikel Nama Jurnal Volume Jumlah Nomor Halaman . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan Hal. ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni Nama Penulis Artikel Tahun Terbit Lizra Afrilial. Neviyarni. Darnis Arief. Risda Amini Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Jurnal Cakrawala Pendas Vol. No. Hal. Sri Maharani. Mochamad Guntur. Siti Sahronih Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Video Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas Tinggi Di SDN Sukaimut PERISKOP (Jurnal Sains dan Ilmu Pendidika. Vol. No. Hal. Eka Amanda Febriani. Dyah Astriani. Ahmad Qosyim Penerapan Media Video Animasi Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Materi Tekanan Zat Cair PENSA EJURNAL : PENDIDIKAN SAINS Vol. No. Hal. Mawar Akhir Riwanto. Wahyu Nuning Budiarti. Annisa Fitri Maula Ramdhani. Pengembangan Video Animasi Organ Pernapasan Manusia Bermuatan Motivasi Belajar di Masa Pandemi Sebagai Alternatif Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol. No. Hal. No. Judul Artikel Nama Jurnal Volume Jumlah Nomor Halaman . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni No. Nama Penulis Artikel Lulu Zaidah Rizkiyah Tahun Terbit Judul Artikel Nama Jurnal Volume Jumlah Nomor Halaman Media Pembelajaran Daring Pembahasan Menurut pendapat Imtihani et al. , motivasi adalah dorongan yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, dengan kata lain siswa memerlukan dorongan untuk menambah wawasan. Tingkat semangat dalam belajar terlihat dari tindakan mereka ketika mengikuti proses Dalam hasil penelitian Alannasir . , sebelum murid kelas empat SD Inpres Sudiang memanfaatkan animasi sebagai media pembelajaran, tingkat semangat belajar mereka terbilang kurang, sedangkan setelah adanya pembaruan oleh guru dalam proses pembelajaran menggunakan media animasi motivasi siswa tergolong tinggu. Penggunaan media animasi ini memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik terutama pada pelajaran IPA. Tingginya nilai peserta didik pada post-test disebabkan oleh media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu menggunakan media animasi. Karena belajar itu menyenangkan dan melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan belajar. Dalam hasil penelitian Aria Farindhni . , menyebutkan video animasi dirancang guna meningkatkan motivasi dalam belajar dan karakter demokratis peserta didik sehingga dianggap bermanfaat oleh ahli materi dan profesional media dengan nilai tinggi. Animasi video terbukti sukses dalam meningkatkan semangat belajar dan karakter demokratis pada siswa kelas V. Hal ini didukung hasil uji coba dengan nilai sig<0. 05, yang berarti Ho Keandalan dan keberhasilan penggunaan media video animasi diuji untuk meningkatkan semangat belajar dan nilai-nilai demokrasi pada siswa kelas V. Oleh karena itu, guru didorong untuk menggunakan media tersebut sebagai opsi lain guna meningkatkan semangat dan sifat demokratis . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni para murid, disarankan bagi guru untuk menggunakan media animasi video dan menyesuaikan ciri-ciri khas siswa. Menurut kajian Widiyasanti & Ayriza . , video animasi dengan materi AuPahlawan Pergerakan NasionalAy yang telah dirancang sebelumnya guna meningkatkan motivasi belajar dan karakter tanggung jawab peserta didik terbukti cocok digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Video animasi ini berhasil dalam meningkatkan semangat belajar siswa kelas V SD Gugus 02 Kecamatan Srandakan. Melihat hasil uji yang menyatakan bahwa ada peningkatan motivasi belajar murid yang memakai video animasi lebih tinggi dibandingkan murid yang tidak memakai. Oleh karena itu, pembelajaran melalui media video animasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran melalui media visual. Video animasi yang diciptakan dapat dijadikan opsi metode pembelajaran lain untuk meningkatkan motivasi dan tanggung jawab siswa di kelas V. Penggunaan media video animasi mengesankan dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan tanggung jawab peserta didik. Oleh karena itu, guru dihimbau agar mampu mengoptimalkan penggunaan media video animasi dalam pembelajaran peserta didik kelas V SD khususnya pada pelajaran IPS. Hasil penelitian Putri et al. , . , pengembangan media pembelajaran kartun dari media video bermanfaat dan dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Keabsahan media dapat diidentifikasi melalui hasil penelitian validasi pakar. Hasil validasi yang telah dilakukan dan diolah dari ahli media mencapai nilai 99%, validasi ahli materi 97,5%, dan angket respon siswa 91,38%. Hasilnya menunjukkan media tersebut dikatakan valid dan memiliki manfaat untuk pembelajaran. Pengajaran inovatif menggunakan video kartun animasi adalah salah satu sumber alternatif modern yang dapat digunakan. Oleh karena itu, siswa lebih tertarik menggunakan media video edukasi yang inovatif daripada hanya mengandalkan buku teks. Penggunaan media ini juga terbukti efektif dalam pembelajaran sains, terutama dalam materi siklus air. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni Dalam penelitian Hapsari & Zulherman . , hasil validasi persentase rata-rata ahli materi yaitu 86% yang berarti materi video animasi berbasis aplikasi Canva termasuk Ausangat validAy. Video animasi ini membantu siswa memahami jenis gaya listrik dan magnet. Untuk membuat pemahaman anakanak tentang hal ini lebih jelas dan konkret, kelebihan listrik dan gravitasi disajikan dengan animasi yang bergerak untuk membantu pemahaman Berdasarkan hasil penilaian umum terhadap media ini memiliki klasifikasi "sangat valid" dengan nilai rata-rata 85,57%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media video animasi yang dibuat dengan Canva adalah aman untuk digunakan. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 0,56%, yang termasuk dalam kategori sedang. Oleh karena itu, video animasi yang dibuat dengan aplikasi Canva dapat memotivasi demi kesuksesan peserta didik. Menurut penelitian Muhammadin Fath . , pemanfaatan video dalam media pembelajaran dapat meningkatkan semangat belajar, memungkinkan siswa lebih bersemangat terhadap materi yang sedang dipelajari, serta memungkinkan siswa lebih terfokus pada proses Tumbuhnya motivasi dalam belajar karena adanya pengaruh baik itu internal maupun eksternal. Pengaruh dari faktor internal lebih berperan karena kemampuan siswa berbeda-beda. Dengan demikian, faktor eksternal berupa motivasi eksternal dapat menjadi suatu alternatif dalam upaya peningkatan motivasi belajar peserta didik. Motivasi muncul secara alami ketika seseorang mulai menyukai apa yang dipelajarinya, sebaliknya hal itu menyebabkan penurunan motivasi ketika dia tidak menyukainya. Maka dari itu, hasil menunjukkan melalui media video dapat menjadi terobosan untuk mengembangkan atau meningkatkan semangat belajar dari murid dalam proses belajar-mengajar. Hasil penelitian Afrilia et al. , . , menunjukkan bahwa uji-t menunjukkan dengan nilai sebesar 0,45, terdapat signifikansi pada taraf ttabel yang sebesar 0,25. Hal ini menunjukkan bahwa hasil t-test > t-tebel, sehingga Ho dapat ditolak. Kesimpulannya, penggunaan media belajar berbasis video animasi dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik (Ha diterim. Oleh karena itu, pemanfaatan animasi video dapat . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni meningkatkan semangat belajar siswa. Sependapat dengan itu, menurut Maharani et al. , . penggunaan media berbasis video memiliki keterkaitan yang signifikan terhadap dorongan belajar peserta didik di SDN Sukaimut IV-VI. Hal ini terbukti melalui hasil uji korelasi rank Spearman yang menunjukkan pengaruh positif dari penggunaan teknologi video terhadap dorongan peserta didik untuk belajar. Oleh karena itu, penggunaan media berbasis video dapat menjadi alternatif untuk mempengaruhi motivasi belajar siswa agar siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran. Kelebihan media berbasis video adalah sangat cocok digunakan di sekolah dasar, karena penyajian audiovisual lebih menarik bagi siswa. Dalam penelitian Febriani et al. , . , pada pembelajaran tekanan zat cair, pengajar bisa memanfaatkan sarana untuk meningkatkan semangat dan prestasi belajar murid. Dalam hal ini, motivasi peserta didik dapat meningkat dari 74,22 persen jadi 85,72 persen. Peningkatan ini terlihat dari hasil menjawab soal pre-test menjadi 38,25 menjadi hasil soal post-test menjadi 87 dan hasil N-gain menjadi 0,81 dengan kriteria tinggi. 96,5% jawaban peserta didik adalah positif. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya video animasi ini diharapkan mampu menarik peserta didik, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan terstruktur, dan materi akan lebih mudah mereka pahami, sehingga dari adanya media ini siswa akan jauh termotivasi dan memiliki minat dan hasil belajar yang baik dan Media ini dapat membantu siswa memahami isi pembelajaran karena memberikan gambaran dan informasi yang jelas. Menurut penelitian Riwanto et al. , . , produk penelitian ini berupa platfrom pembelajaran digital yang berisi video animasi tentang sistem pernapasan manusia, yang dapat diterapkan dengan efektif pada kelas lima Sekolah Dasar. Dalam era pandemi Covid-19, lingkungan belajar yang terus berkembang dan meningkatnya minat siswa memberikan dorongan untuk mengembangkan platform pembelajaran digital ini. Penerapan media belajar yang dikembangkan dievaluasi oleh ahli media dengan menggunakan kriteria yang sesuai, kriteria ahli bahasa yang faktual dan mudah digunakan. Sementara itu, hasil uji lapangan dari siswa maupun guru memberikan tanggapan bahwa media belajar ini layak digunakan. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan ANALISIS PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI Winda Nuraeni Sementara itu, penggunaan media berbasis video dalam kaitannya dengan pembelajaran daring juga memberikan hasil yang efektif. Hal ini antara lain karena ketidakpuasan siswa dan semangat mereka untuk belajar. Kesimpulan Pemanfaatan animasi video ini terbukti berdampak positif pada semangat dan prestasi belajar siswa. Dari banyaknya tanggapan siswa dan guru serta uji validitas yang mengungkapkan bahwa media belajar ini layak Sementara itu, penggunaan media berbasis video dalam kaitannya dengan pembelajaran daring juga memberikan hasil yang efektif. Penggunaan media video animasi ini dapat membantu guru dan merangsang minat serta motivasi belajar siswa, karena siswa sekolah dasar secara alami lebih suka bermain. Pemanfaatan media audiovisual dapat meningkatkan semangat belajar, menginspirasi siswa terhadap materi yang dipelajari, dan membantu siswa lebih terfokus dalam proses pembelajaran. Selain itu, media ini dapat dipakai kapan saja karena data atau media dapat disimpan dan diamankan. Maka secara keseluruhan, pemanfaatan animasi video dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa. Ucapan Terimakasih Terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian artikel ini. Terutama kepada Ibu Endang M. Kurnianti dan Ibu Uswatun Hasanah selaku dosen FIP UNJ yang telah memberikan bimbingan serta pengarahan kepada penulis sehingga dapat terciptanya karya ilmiah yang baik. Daftar Pustaka