Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat KA. Noviansyah1 1Politeknik Akamigas Palembang Corresponden Author: iantato25@gmail. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Peraturan Kerja. SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat. Abstrak Dunia pendidikan pengetahuan dan pemahaman mengenai Penerapan Peraturan K3 yang diberikan oleh instansi pendidikan khususnya Sekolah Menegah Atas pada dasarnya hanya sebatas pengetahuan Penerapan Peraturan K3 sekolah serta pemahamannya terhadap siswa masih sangat kurang. Padahal cakupan Penerapan Peraturan k3 ini sangatlah luas. Dalam instansi pendidikan, simulasi atau sosialisasi terkait K3 sangatlah penting. Sosialisasi terkait K3 ini tersebut dilakukan agar dapat mencegah terjadinya bahaya dan risiko terjadinya kecelakaan pada program belajar mengajar di sekolah. Sudah menjadi kewajiban instansi pendidikan untuk dapat menumbuhkan budaya bersih, indah dan tertib sehingga tercipta lingkungan yang aman dan terkendali. Manfaat K3 disekolah sendiri antara lain dapat meningkatkan konsentrasi belajar di kelas, terciptanya suasana tenang dan nyaman, meningkatkan kepedulian tanggung jawab, dan menumbuhkan kecintaan terhadap kebersihan, keindahan dan ketertiban sekolah. Untuk mendukung penerapan K3 yang baik, perlu adanya perencanaan guna untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam proses kegiatan belajar mengajar. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai pengetahuan tambahan detail bagi siswa sekolah sebagai informasi bagia siswa sekolah untuk mengetahui dan memahami mengenai peraturan dalam penerapan k3 di sekolah. Hasil Sosialisasi menunjukkan bahwa banyak sekali siswa sekolah yang belum mengetahui dampak bahaya apabila tidak mengetahui dan memahami mengenai peraturan dalam penerapan k3 sekolah. Keywords: Occupational Safety and Health. Work Regulations. Senior High School of 1 Kikim Barat Lahat. Abstrak. The world of education, knowledge and understanding of The application of K3 Regulations provided by educational institutions, especially Upper Middle Schools, is basically only limited to general knowledge. The implementation of school K3 regulations and their understanding of students are still very Even though the scope of the application of k3 regulations is very In educational institutions, simulation or socialization related to K3 is very important. Socialization related to K3 is carried out in order to prevent the occurrence of dangers and the risk of accidents in teaching and learning programs in schools. It is the obligation of educational institutions to be able to foster a clean, beautiful and orderly culture so as to create a safe and controlled environment. The benefits of K3 in the school itself can increase learning concentration in class, create a calm and comfortable atmosphere, increase awareness of responsibility, and foster a love for cleanliness, beauty 16 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat and school order. To support the implementation of good K3, it is necessary to have planning to get optimal results in the process of teaching and learning This socialization is carried out as detailed additional knowledge for school students as information for school students to know and understand about the regulations in implementing k3 in schools. The results of socialization show that many school students do not know the harmful effects if they do not know and understand the regulations in implementing school k3. PENDAHULUAN Bahaya dan Resiko yang di timbulkan akibat kecelakaan serta ancaman kesehatan dapat terjadi kepada siapa saja, termasuk didalam dunia pendidikan terutama para siswasiswi sekolah menengah atas. Kecelakaan dan penyakit yang ditimbulkan akibat aktivitas yang dilakukan di sekolah sangat bisa dihindari sedini mungkin bila seluruh elemen sekolah memahami resiko dan bahaya yang bisa saja terjadi di sekolah dengan menerapkan peraturan mengenai k3. Karena resiko kecelakaan dan penyakit bisa terjadi saat siswa sedang berada di sekolah. Oleh karena itu pihak sekolah tentunya memperhatikan dengan seksama dan bertangunggjawab untuk memberikan informasi menerapkan peraturan mengenai K3 kepada siswa sekolah. Penerapan peraturan K3 di sekolah dapat memberikan rasa aman bagi siswa tesebut. Potensi resiko yang mungkin dapat mengakibatkan kecelakaan kerja bisa dikurangi dengan adanya jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Keselematan dan kesehatan kerja merupakan program pemerintah yang dipergunakan bersama dengan pelaku usaha untuk menghindari dan menurunkan resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja . Dalam hal ini Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 yang merupakan payung hukum peraturan tentang pelaksanaan K3 untuk dapat dilakukan sosialisasi serta dapat mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah yang telah tertuang pada UndangUndang tersebut. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk dapat memberikan suatu solusi dan edukasi keilmuan dalam memecahkan mengenai penerapan peraturan K3 yang ada di sekolah. Secara khusus kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa/i sekolah tentang potensi bahaya di sekolah dan kemungkinan faktor resiko kecekalaan dan penyakit akibat aktifitas disekolah, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam upaya pencegahan dan penanganan terhadap bahaya atau penyakit akibat beraktifitas di Mitra dalam kegiatan ini adalah SMA Negeri 1 kikim barat yang berlokasi di 1 N. A Djaali. Usman. Agustino. , & Simaibang. Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K. Melalui Sosialisasi Potensi, 2020, hal. 2 Promosi Kesehatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Sekolah di SMA Santo Yosef Duri Ignatius Yulianto Wibowo. Akademi Kesehatan John. 17 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat daerah desa saungnaga kecematan kikim barat kabupaten lahat. SMA Negeri 1 kikim barat merupakan salah satu sekolah pemerintah yang membutuhkan perhatian dalam penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di sekolah. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi mengenai potensi bahaya di sekolah melalui pemahaman tentang penerapan peraturan k3, termasuk faktor resiko dan penanganan terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja di sekolah, pemahaman mengenai tanda bahaya dan rambu rambu K3, serta dilakukan edukasi dalam penerapan K3 di sekolah. Dengan kegiatan ini diharapkan akan terjadi penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja di sekolah. Berdasarkan analisis situasi SMA Negeri 1 kikim barat dapat di identifikasi dan di rumuskan masalahnya sebagai berikut bagaimana diskusi Tanya jawab dan Menjelaskan mengenai Peraturan dalam penerapan k3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. Menjelaskan symbol symbol atau rambu rambu K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. Menjelaskan Bagaimana Menangani Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Fist Ai. METODE PENGABDIAN Kerangka Pemecahan Masalah Berdasarkan identifikasi dan perumusan masalah dapat di susun program kerangka pemecahan masalah yang di lakukan yaitu Menjelaskan tentang Informasi Penerapan Peraturan k3 pada siswa di sekolah SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat. Menjelaskan symbol symbol atau rambu rambu K3 serta bagaimana Menangani Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Fist Ai. padaa siswa di sekolah SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat. Menjelaskan tentang edukasi kepada siswa sekolah tentang faktor risiko dan bahaya serta penyakit yang bisa timbul sebagai dampak dari aktivitas di Realisasi Pemecahan Masalah: Kegiatan sosialisasi mengenai Sosialisasi Penerapan Peraturan k3 Khalayak Sasaran Mengingat pentingnya pemahaman dan wawasan akan informasi mengenai penerapan peraturan k3 ini kepada pelajar siswa SMA Negri 1 Kikim Barat lahat tentang Sosialisasi Penerapan Peraturan k3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat serta mengedukasi pada pelajar siswa sekolah tentang faktor risiko dan bahaya serta penyakit yang bisa timbul sebagai dampak dari aktivitas di sekolah. Maka perlu di adakan Sosialisasi kepada pelajar siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat mengenai hal tersebut. SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat Termasuk dalam 18 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat kecamatan kikim barat yang terletak (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. Pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat yang dilaksanakan mulai tanggal 1 Juni 2022 s. Desember 2022. Lokasi sekolahnya diantara perbatasan desa singapura dan desa saungnaga dan bersebelahan dengan kantor camat kikim barat dan puskesmas kikim barat. Sosialisasi ini mengenai informasi Penerapan Peraturan k3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. Pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat ini dilakukan dalam rangka mewujudkan salah satu misi program Studi Teknik Eksplorasi Produksi Migas yaitu memberikan kontribusi dan kegiatan produktif bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat khususnya pelajar siswa yang berwawasan dan peduli lingkungan. Penyuluhan ini dihadiri oleh 20 orang sebagai perwakilan peserta dari pelajar siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat. METODE PENGABDIAN Metode kegiatan yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap sebagai prosedur kegiatan sosialisasi agar para peserta didik khususnya para pelajar siswa dapat menambah wawasan pengetahuan tentang Informasi Penerapan Peraturan k3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerj. antara lain: Presentasi: Menjelaskan mengenai Peraturan dalam penerapan k3 beserta kegunaan fungsi symbol symbol atau rambu rambu K3 dan Menjelaskan Bagaimana Menangani Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Fist Ai. Diskusi: Memberikan kesempatan kepada para pelajar siswa untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan penerapan peraturan k3, kegunaan dan fungsi symbol k3, serta cara penangan P3K HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi yang di adakan ini, para pelajar siwa sekolah SMA Negeri 1 kikim barat yang di pilih yang beranggotakan 25 pelajar siswa dikumpulkan dalam salah satu ruang kelas dan diberikan materi sosialisasi mengenai Penerapan Peraturan K3 disertai symbol/rambu k3 dan cara penanganan P3K. manfaat dalam sosialiasasi ini bagi para pelajar siswa yaitu supaya pelajar Siswa dapat memahami penerapan K3 dan budaya K3 serta bagaimana cara penanganan P3K dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat melalui sosialisasi ini menyajikan konsep-konsep dasar dari keselamatan dan kesehatan kerja seperti definisi Undangundang dan peraturan terkait K3, keselamatan dan kesehatan kerja. P3K, budaya K3. Nur Asniati Djaali, dkk. Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K. Melalui Sosialisasi Bahaya di Sekolah. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin Vol. 2 No. 1 2020, hal. 19 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat bahaya dan potensi bahaya, serta beberapa upaya pengendalian potensi bahaya dan pencegahan penyakit di lingkungan sekolah. Pemaparan tentang mengenai Penerapan Peraturan K3 disertai symbol/rambu k3 dan cara penanganan P3K bertujuan untuk memberikan pengetahuan pemahaman dan wawasan kepada peserta pelajar siswa tentang K3 dan dampak reiko bahaya yang di hadapi. Pemberian penyuluhan dketahui dapat meningkatkan pengetahuan (Pratiwi. Meningkatnya pengetahuan karena penyuluhan dapat mengubah sikap siswa terhadap potensi bahaya di lingkungan sekolah. 4 (Novianus & Musniati, 2. Selanjutnya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya jawab mengenai mengenai Penerapan Peraturan K3 disertai symbol/rambu k3 dan cara penanganan P3K serta potensi bahaya yang ada di lingkungan sekolah. Tujuan dari diskusi ini adalah untuk mengaplikasikan pemahaman dan menambah wawasan mengenai mengenai Penerapan Peraturan K3 disertai symbol/rambu k3 dan cara penanganan P3K serta konsep bahaya dan potensi bahaya yang ada di lingkungan Peraturan Pemerintah No 50 tahun 2012, pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat Dilihat dari defenisi ini yang dimaksud dengan Sekolah dapat juga dianggap sebagai suatu tempat dalam menjalankan aktifitas kerja yaitu kegiatan proses belajar mengajar yang mana terdapat Potensi bahaya dalam melakukan suatu kegiatan di lingkungan sekolah. Artinya kondisi ini di sekolah bias sangat memungkinkan terjadinya kecelakaan kerja. Sehingga perlu diadakan bagi sekolah untuk menerapkan peraturan K3 supaya sekolah bisa meminimalisir dampak potensi terjadinya kecelakaan kerja. Dengan demikian manfaat mengenai Penerapan Peraturan K3 disertai symbol/rambu k3 dan cara penanganan P3K. K3 di sekolah sehingga bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman bagi siswa, pengajar, dan staf di sekolah tersebut. Hasil diskusi dan Tanya jawab ini dapat disimpulkan terdapat banyak potensi bahaya yang terdapat di lingkungan sekolah antara lain licinnya lantai sekolah yang bisa mengakibatkan terjadinya potensi bahaya yang akan terjadi yaitu terjatuh harus adanya rambu rambu atau symbol symbol k3 di area sekolah, ruang UKS lebih di tingkatkan lagi termasuk peralatan kotak P3K, potensi bahaya lain yaitu pemakaian bahan kimia di 4 K. A Noviansyah dan Azizi. Penerapan Peraturan. Pemahaman, dan Perilaku Hukum Tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K. di Politeknik Akamigas Palembang. Jurnal Cakrawala Ilmiah Volume 2 No. 5 Tahun 2023, hal. 5Azka Robi Antari. Modul Panduan Praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja, (Palembang: Politeknik Akamiga. , hal. 6 Sri Rejeki. Sanitasi Hygiene dan K3, (Bandung: Rekayasa Sains, 2. , hal. 20 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat laboratorium kimia dan biologi, kurang hygienisnya jajanan yang ada di kantin, dan banyaknya kabel listrik yang harus di benahi. Dalam diskusi Tanya jawab yang berlangsung, para pelajar siswa sangat antusias untuk menyampaikan pendapat mereka mengenai masalah potensi bahaya yang dirasakan mereka selama melakukan proses kegiatan belajar dan aktivitas lainnya di Diskusi dilanjutkan dengan usulan-usulan pengendalian potensi bahaya agara tidak menjadi bahaya yang dapat berakibat kecelakaan dan penyakit. Pengendalian bahaya merupakan upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan Pengendalian risiko (Risk Contro. adalah cara untuk mengatasi potensi bahaya yang terdapat dalam dalam lingkungan kerja. Potensi bahaya tersebut dapat dikendalikan dengan menentukan suatu skala prioritas terlebih dahulu yang kemudian dapat membantu dalam prioritas terlebih dahulu yang kemudian dapat membantu dalam pemilihan pengendalian resiko. Diskusi Tanya jawab ini dilakukan untuk mencari solusi agar nara sumber dan peserta pelajar siswa termasuk guru guru yang hadir bisa mencari cara terbaik untuk pengendalian bahaya sesuai kondisi dan lingkungan sekolah Tabel. 1 merupakan rumusan materi yang diberikan kepada pelajar siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat. 7 Ismet Somad. Keselamatan & Kesehatan Kerja, (Jakarta: Dian Rakyat, 2. , hal. 21 | K. Noviansyah Sosialisasi Penerapan Peraturan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerj. pada Siswa SMA Negeri 1 Kikim Barat Lahat Sosialisasi dan penyuluhan dilaksanakan dalam 1 . Dalam melakukan edukasi, kegiatan ini menggunakan Slide Power Point dan diskusi Tanya jawab. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Negeri 1 Kikim barat terlaksana dengan lancar dan berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Selama kegiatan, peserta dengan antusias mengikuti paparan yang ditampilkan tentang K3 sekolah, potensi bahaya yang ada di sekolah, dan upaya pengendaliannya. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Kikim Barat adalah Bertambahnya pengetahuan dan wawasan pelajarsiswa tentang penerapan peraturan K3 sekolah. Bertambahnya kepedulian siswa terhadap potensipotensi bahaya dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekolah. Memahami upaya pengendalian potensi bahaya yang ada di lingkungan sekolah. Selanjutnya sebagai tindak lanjut yag akan dilakukan pihak sekolah sebagai hasil dari kegiatan PKM ini adalah berupa Mengadakan dan memasang rambu serta simbol terkait K3 di sekolah, melakukan dan mengidentifikasi potensi-potensi bahaya yang ada di sekolah, dan menyusun upaya pengendalian bahaya di lingkungan sekolah dan akan dievaluasi secara REFERENSI