Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Peran Becak Babel sebagai Komunitas Peduli Lingkungan dalam Pengembangan Nilai-nilai Civic Virtue Generasi Muda Muhamad Hijrana,1. Reza Adriantika Suntarab,2 a Universitas Bangka Belitung. BalunIjuk. Kabupaten Bangka. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung b Universitas Bangka Belitung. BalunIjuk. Kabupaten Bangka. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 1 muhamad-hijran@ubb. 2 rezaadriantika@ubb. * muhamad hijran INFO ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima: 19 Agustus 2024 Direvisi: 17 Oktober 2024 Disetujui: 15 Desember 2024 Tersedia Daring: 1 Januari 2025 Kata Kunci: Becak Babel Civic Virtue Generasi Muda Keywords: Becak Babel Civic Virtue Younger Generation ABSTRAK Dalam mengembangkan nilai-nilai civic virtue pada generasi muda semakin krusial. Krisis lingkungan global seperti polusi, perubahan iklim, dan degdradasi sumber daya alam menuntut tindakan proaktif dari berbagai pihak. Namun, kurangnya kesadaran dan tanggung jawab lingkungan di kalangan generasi muda menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini membahas bagaimana peran komunitas Becak Babel dalam mengembangkan kesadaran lingkungan dan civic virtue di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengungkap bagaimana peran Komunitas Becak Babel melibatkan generasi muda dalam kegiatan peduli lingkungannya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunitas Becak Babel merupakan agen perubahan yang proaktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagi inisiatif dan program edukatif seperti penanaman pohon, kampanye kebersihan dan edukasi lingkungan, komunitas ini berhasil menanamkan nilai-nilai kebajikan seperti tanggung jawab sosial, partisipasi aktif sehingga memiliki potensi besar dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih peduli terhadap ABSTRACT In facing global environmental challenges, the importance of developing civic virtues in the younger generation is increasingly crucial. Global environmental crises such as pollution, climate change and natural resource degradation require proactive action from various parties. However, the lack of environmental awareness and responsibility among the younger generation is a challenge in itself. This research discusses the role of the Becak Babel community in developing environmental awareness and civic virtue among the younger generation. This research uses a qualitative approach with a case study method to reveal how the role of the Babel Becak Community involves the younger generation in environmental care activities. The results of this research show that the Becak Babel community is a proactive agent of change in preserving the environment through sharing initiatives and educational programs such as tree planting, cleanliness campaigns and environmental This community has succeeded in instilling virtuous values such as social responsibility, active participation so that it has great potential in forming the character of the younger generation who care more about their A2025. Muhamad Hijran. Reza Adriantika Suntara This is an open access article under CC BY-SA license Muhamad Hijran et. al (Peran Becak Babel sebagai KomunitasA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Pendahuluan Dalam era Globalisasi dan urbanisasi yang semakin pesat, tantangan lingkungan menjadi salah satu isu utama yang mempengaruhi kualitas hidup manusia. Polusi udara dan air tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kesejahteraan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Salah satu pendekatan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menghadapi tantangan ini adalah pengembangan nilai-nilai civic virtue di kalangan generasi muda. Integrasi civic virtue dalam pendidikan karakter melalui program sekolah dapat memberikan konstribusi signifikan terhadap pengembangan karakter siswa (Ika Latifah. Dadang Sundawa, 2. Pendidikan salah satu elemen penting yang sangat berpengaruh dalam menumbuhkan kesadaran warga negara mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan. Salah satunya terkait pendidikan lingkungan merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah (Hakim, 2. Melalui pendidikan lingkungan, masyarakat didorong untuk memahami kompleksitas isu-isu lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, serta dilatih untuk menerapkan praktik-praktik yang mendukung keberlanjutan (Kusdiah, et al. , 2. Seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 pasal 70 Ayat 1 bahwa masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam perlingdungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Mengenai lingkungan hidup, khususnya sampah, menurut laporan dari Ecological Observation and wetland Conservation (Ecoto. pada 29 Desember 2022. Bangka Belitung menjadikan provinsi keempat tertinggi dalam hal kontaminasi mikroplastik di sungaisungainya. Oleh karena itu, peran masyarakat sangat penting dalam pengelolaan lingkungan Berbagai penelitian dan kebijakan di berbagai negara telah mengakui betapa pentingnya pendidikan lingkungan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah (Sari Novita & Mulasari Surahma Asti, 2. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, berbagai inisiatif pendidikan telah diluncurkan untuk menangani masalah pengelolaan sampah. Prorgam pendidikan lingkungan yang dilaksanakan di sekolah, komunitas, dan organisasi non-pemerintah telah terbukti efektif dalam mengubah perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah (Wahyudin, 2. Walaupun berbagai upaya telah dilakukan untuk menerapkan pendidikan lingkungan, tantangan dalam implementasinya masih tetap ada (Risma Dwi Arisona, 2. Terbatasnya akses terhadap informasi yang lengkap dan kurangnya edukasi berkelanjutan menyebabkan masyarakat sering kali tidak memhami dampak serius dari pengelolaan sampah, baik terhadap kesehatan maupun Seperti yang dikemukakan oleh (Syam, 2. bahwa salah satu tantangan terbesar adalah minimnya pemahaman yang mendalam di masyarakat mengenai dampak jangka panjang dari pengelolaan sampah yang tidak efektif. Penelitian (Syahri, 2. mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat dalam program pelatihan dapat ditingkatkan dengan memperkuat peran organinasi relawan lingkungan. Dengan memperkuat organisasi relawan lingkungan, masyarakat umumnya dan khususnya generasi muda tidak hanya terlibat secara aktif dalam berbagai program pelatihan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berperan langsung dalam upaya pelestarian lingkungan. Peran penddikan kewarganegaraan sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan dalam pendidikan kewarganegaraan berfokus pada pembentukan karakter, yaitu karakter peduli lingkungan yang mencegah kerusakan alam di sekitarnya serta berusaha mengembangkan langkah-langkah untuk memperbaiki kerusakan lingkungan yang telah terjadi (Gunawati, 2. Peneliti (Gusmadi, 2. mengemukakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan sikap dan tindakan yang secara konsisten berusaha mencegah kerusakan pada lingkungan sekitar serta berupaya untuk memperbaiki kerusakan yang sudah Muhamad Hijran et. al (Peran Becak Babel sebagai KomunitasA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Kesadaran akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh perilaku yang merusak lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini agar kesadaran dalam menjaga lingkungan sekitar tertanam sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalisir (Nugroho et al. , 2. Selaras dengan tujuan dalam menapaki lingkungan hidup, sebuah komunitas di Bangka Belitung yang bernama Bangka Environment Creative Of AuKawaAy atau lebih dikenal dengan BECAK BABEL mencoba untuk bersinergi dengan pighak-pihak terkait untuk berusaha mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik khususnya permasalahan sampah. Melalui berbagai inisiatif seperti kampaye lingkungan, penanaman pohon, dan program edukasi dengan berupaya menanamkan nilai-nilai civic virtue yang diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat yang harmonis dan saling menghargai akan pentingnya nilai-nilai Jadi setiap individu, memiliki peran penting dalam membentuk lingkungan yang adil, tanpa partisipasi aktif dari seluruh anggota masyarakat, rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial tidak akan berkembang dengan baik. Lingkungan kewarganegaraan tidak terbentuk dengan sendirinya, akan tetapi mereka harus dibangun secara bersama-sama (Gusmadi, 2. Seperti yang dikemukakan oleh (Nasucha et al. , 2. jika masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, maka kondisi lingkungan di sekitarnya juga akan baik. Namun, peran komunitas ini dalam pengembangan civic virtue dikalangan generasi muda belum sepenuhnya terealisasi. Terdapat kebutuhan untuk mengeksplorasi bagamana komunitas seperti Becak Babel berkontribusi terhadap pengembangan nilai-nilai tersebut, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas programprogram yang mereka jalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menilai bagaimana Becak Babel sebagai komunitas peduli lingkungan berperan dalam membentuk civic virtue generasi muda, serta untuk memahami dampak dari kegiatan-kegiatan mereka terhadap kesadaran dan tanggung jawab di kalangan pemuda. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dimana pendekatan ini dilaksanakan secara interakitf dengan peneliti terlibat langsung dilapangan. Seperti yang dikemukakan oleh (Waruwu, 2. penelitian kualitatif memberikan kedalaman lebih karena datanya dikumpulkan dari sumber, dengan partisipan yang memiliki pengalaman langsung dalam konteks sosial yang menjadi objek penelitian. Metode pada penelitian ini menggunakan studi kasus, yang mana berfokus pada eksplorasi mendalam terhadap objek tertentu untuk mengungkapkan realitas yang ada dalam fenomena yang dikaji (Assyakurrohim et al. , 2. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis terhadap hasil wawancara serta observasi terkait Peran Becak Babel sebagai komunitas peduli lingkungan dalam membentuk civic virtue generasi muda. Kesimpulan penelitian diperoleh melalui reduksi data, kemudian disadikan dalam bentuk deskripsi informasi dan temuan penelitian (Erlande, 2. Hasil dan Pembahasan Peran Becak Babel dalam Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Komunitas Becak (Bangka Environment Creative of AuKawaA. Babel merupakan komunitas lingkungan yang berfokus pada pelestarian dan pengelolaan lingkungan di Pulang Bangka. Selain itu, komunitas ini telah menjadi aktor penting dalam upaya menciptakan kesadaran lingkungan dikalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatankegiatan seperti membersihkan lingkungan, kampanye pengurangan plastik, dan penanaman Muhamad Hijran et. al (Peran Becak Babel sebagai KomunitasA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Komunitas ini menunjukan bahwa peduli lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Para anggota komunitas yang terdiri dari berbagai usia, termasuk pemuda berpartisipasi dalam aksi-aksi ini dan menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain intu, komunitas ini secara rutin mengadakan kegiatan edukasi lingkungan seperti sosialisasi di kalangan masyarakat, sekolah-sekolah dan kampus. Dalam kegiatan ini, mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam melalui tindakan nyata seperti membersihkan area tertentu dari sampah selain itu juga memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini menunjukan bahwa komunitas Becak Babel merupakan agen perubahan dalam membangun kesaran lingkungan di kalangan generasi muda. Komunitas ini juga aktif mengadakan pelatihan dan penyuluhan terkait isu lingkungan. Pelatihan ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengelolaan sampah, penanaman pohon, konservasi sumber daya alam, hingga penggunaan energi terbarukan. Dalam pelatihan ini ditunjukan untuk berbagai kelompok, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga masyarakat Melalui kegitan tersebut, mereka tidak hanya diajarkan cara menjaga kebersihan lingkungan, tetapi huga diperkenalkan pada konsep keberlanjutan dan dampak dari sampah, terutama sampah plastik. Pendekatan ini lebih efektik karena para pemuda dapay melihat secara nyata dampak sampah terhadap lingkungan dan merasa bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan sekitarnya. Interaksi langsung dengan kondisi lingkungan yang perlu dilindungi membuat generasi muda lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian alam. Peran komunitas dalam advokasi lingkungan sangat siginifikan dalam mendorong perubahan kebijakan dan regulasi lokal terkait pelestarian lingkungan. Komunitas ini sering kali terlibat dalam diskusi dengan pemerintah daerah terkait masalah lingkungan yang dihadapi oleh mayarakat di bangka. Efek positif bagi masyarakat dari aktivitas Komunitas Becak Babel ini sangatlah beragam, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pertama, kesadaran lingkungan masyarakat meningkat karena mereka secara aktif terpapar dengan contoh-contoh nyata dari komunitas ini mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan menjaga lingkungan. Kegiatan sosialisasi dan kampanye yang rutin diadakan oleh Becak Babel juga membuat masyarakat lebih memahami dampak dari pengelolaan sampah yang buruk serta manfaat penghijauan. Keterlibatan dalam program berbasis komunitan, seperti organisasi kepemudaan mendorong generasi muda untuk mengembangkan sikap empati dan solidaritas. Partisipasi dalam aktivitas sosial memungkinkan individu untuk memperkuat hubungan interpersonal dan memperluas pemahaman mereka tentang keberagaman. Hal ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memupuk rasa saling percaya di antara anggota komunitas. Kegiatan seperti kampanye lingkungan, gotong royong, atau proyek pemberdayaan masyarakat juga memberikan platform untuk melatih civic virtue melalui tindakan langsung. Dengan demikian, keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan komunitas dapat menciptakan siklus positif dalam pengembangan civic virtue. Mereka tidak hanya mengembangkan karakter individu yang unggul tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan masyarakat sipil. Secara sosial keterlibatan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon membangkitkan rasa tanggung jawab kolektif dan mempererat ikatan warga negara. Mereka yang sebelumnya kurang peduli dengan isu lingkungan menjadi lebih tergerak untuk terlibat dalam aksi-aksi positif, sehingga budaya cinta lingkungan mulai tumbuh di kalangan masyarakat luas. Selain itu, lingkungan yang lebih bersih dan hijau secara langsung meningkatkan kualitas hidup, menjadikan kota lebih nyaman untuk ditinggali dan sehat bagi para warganya. Efek positif ini juga meluas pada sektor pariwisata, di mana lingkungan yang terawat baik menarik wisatawan dan mendukung perekonomian lokal. Dengan demikian. Muhamad Hijran et. al (Peran Becak Babel sebagai KomunitasA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. upaya Becak Babel tidak hanya menciptakan dampak lingkungan yang baik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Keterlibatan Generasi Muda dalam Kegiatan Komunitas dalam Pengembangan Civic Virtue Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kegiatan Becak Babel sangat siginifikan. Banyak pemuda yang aktif terlibat dalam kegiatan lapangan seperti kampanye lingkungan, aksi bersih-bersih pantai dan kegiatan sosial lainnya. Keterlibatan ini didorong oleh rasa ingin berkontribusi terhadap perubahan positif di lingkungan mereka, sekaligus mendapat kesempatan untuk belajar dan bekerja sama dengan anggota komunitas Generasi muda memainkan peran yang sangat penting dalam pembangunan masyarakat dan masa depan suatu bangsa sebagai agen perubahan yang inovatif dan aktif. Mereka memiliki ide-ide segar dan perspektif baru yang mampu menginspirasi gerakan sosial, dari isu lingkungan hingga keadilan sosial. Kegiatan komunitas dapat meningkatkan kemampuan generasi muda untuk memahami peran mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Partisipasi ini membantu mereka menginternalisasi nilai-nilai kewarganegaraan, seperti keadilan sosial dan tanggung jawab kolektif Para pemuda yang terlibat merasa bahwa kegiatan-kegiatan ini memberikan mereka pengalaman langsung tentang bagaiman kontribusi kecil dan memberikan dampak besar bagi Lebih dari itu, keterlibatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara para peserta yang menjadi landasan bagi pengembangan nilai-nilai civic virtue, seperti gotong royong, tanggung jawab sosial, dan penghargaan terhadap sesama. Civil virtue memiliki berbagai manfaat yang signifikan bagi individu dan masyarakat. Bagi individu, civic virtue menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sosial dan kewarganegaraan, yang mendorong mereka untuk berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dan kesejahteraan lingkungan sekitar. Ini mencakup perilaku yang menjunjung tinggi keadilan, menghormati hak-hak orang lain, serta menunjukkan kepedulian terhadap isuisu sosial. Civic virtue mendorong individu untuk terlibat aktif dalam komunitas, berkontribusi pada kegiatan sosial, dan membantu menciptakan lingkungan yang saling Ketika warga saling peduli dan bekerja sama, kohesi sosial meningkat, yang membantu membangun hubungan yang lebih baik antarindividu. Di tingkat masyarakat, civic virtue berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan demokratis. Masyarakat yang dipenuhi individu dengan civic virtue kuat akan lebih solid dan mampu mengatasi perbedaan dengan cara yang damai, serta lebih tanggap terhadap masalah-masalah kolektif. Civic virtue juga mendorong partisipasi aktif warga dalam proses demokrasi, seperti pemilihan umum dan pengambilan keputusan publik, yang membuat pemerintahan menjadi lebih representatif dan bertanggung jawab. Dengan demikian, civic virtue mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis, stabil, dan berkeadilan, di mana setiap individu merasa terhubung dan bertanggung jawab satu sama lain. Dampak jangka panjang dari civic virtue sangat berpengaruh pada ketahanan sosial dan stabilitas suatu masyarakat. Pertama, civic virtue yang tertanam kuat pada individu-individu membuat mereka lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan politik. Seiring waktu, ini menciptakan budaya warga yang aktif terlibat dalam kegiatan sosial, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan berkontribusi positif terhadap komunitasnya. Masyarakat yang memiliki civic virtue tinggi cenderung lebih toleran, damai, dan saling menghargai perbedaan, yang mengurangi potensi konflik sosial dan meningkatkan kohesi Selain itu, generasi muda juga berfungsi sebagai jembatan antar generasi, menyampaikan nilai-nilai dan pengalaman dari generasi sebelumnya sambil memperkenalkan ide-ide inovatif yang relevan dengan konteks masa kini. Dengan kesadaran yang tinggi terhadap isu lingkungan dan tanggung jawab sosial, generasi muda tidak hanya membentuk Muhamad Hijran et. al (Peran Becak Babel sebagai KomunitasA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 1-7 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. identitas dan budaya masa depan, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan dunia yang lebih baik dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Becal Babel berperann penting dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan dan mengembangkan civic virtue di kalangan generasi muda. Meskipun terdapat tantangan, potensi untuk melibatkan lebih banyak pemuda dan mengembangkan nilai- nilai kewarganegaraan yang positif sangat besar. Dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan berbagai pihak dapat memperkuat peran komunitas ini di dalam menciptakan generasi muda yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab sosial. Keterlibatan generasi muda dalam aktivitas komunitas ini tidak hanya membangun rasa kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga menguatkan ikatan sosial dan rasa tanggung jawab terhadap komunitas. Dengan demikian, becak Babel tidak hanya berkontribusi pada isu lingkungan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan peduli, siap menghadapi tantangan masa depan. Ucapan Terima Kasih Terima kasih Kepada Universitas Bangka Belitung atas Pendanaan Penelitian melalui skema Peneliti Muda Pada Tahun 2024 dengan No Kontrak Penelitian LPPM No: 600/UN50/L/PP/2024. Daftar Pustaka