JPFT - volume 11, nomor 2, pp. Agustus 2023 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Open Access http://jurnal. id/index. php/jpft TINJAUAN KUALITATIF MASALAH PEMBELAJARAN FISIKA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Qualitative Review of Physics Learning Problems During the COVID-19 Pandemic Adisty Anggraeni Putri B. Gobel. Haeruddin Program Studi Pendidikan Fisika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako. Palu. Indonesia adisty1999@gmail. Kata Kunci Masalah Pembelajaran Fisika Pandemi COVID-19 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif Subjek penelitian ini sebanyak 27 orang yang terdiri dari kepala sekolah/wakil kepala sekolah, guru fisika dan siswa di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai masalah pembelajaran fisika di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli yaitu: . jaringan internet tidak stabil dan tidak ada kuota internet. penguasaan IT rendah. tidak semua siswa memiliki handphone. Solusi yang dilakukan untuk meminimalisir masalah yang dihadapi dengan melakukan pembelajaran luring secara bertahap atau siswa dikumpulkan disuatu titik lalu guru datang melakukan pembelajaran, menggunakan aplikasi yang tidak memerlukan kuota banyak, melakukan homevisit/berkunjung ke rumah siswa, membuat video penjelasan agar siswa mudah memahami materi, menghubungi siswa yang mengalami keterlambatan mengumpulkan tugas dan memudahkan siswa jika siswa merasa kesulitan mengenai tugas yang diberikan. Dengan adanya penelitian ini, guru diekspetasikan agar dapat lebih mudah menemukan solusi jika mendapat permasalahan yang sama. Keywords Problem Physics Learning Pandemic of COVID19 Abstract This research aims to determine the problems of learning physics during the pandemic of COVID-19 at SMA Negeri Tolitoli. The design of the research is descriptive qualitative research with 27 subjects consisting of principals/vice principals, physics teachers and students at SMA Negeri Tolitoli. The techniques of data analysis in this reseacrh included three activities, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results show that there were various problems in learning physics at SMA Negeri Tolitoli, namely: . unstable internet connection and insufficient internet quota. low IT mastery. lack of mobile phones, as not everyone has it. The solution to minimize the problems faced is by doing offline learnig in stages or gathering students at an assembly point and then inviting the teacher to come to teach, using applications that donAot require a lot of internets, doing home visits/visiting studentAos homes, making explanation videos so students can easily understand the material, contacting students who collected the assignments late and making it easier for students if students find it difficult about the assignments given. With this research, teachers are expected to find solutions easily when they encounter the same problem. A2023 The Author p-ISSN 2338-3240 e-ISSN 2580-5924 Received 12/04/2023. Revised 15/05/2023. Accepted 23/06/2023. Available Online 31/08/2023 *Corresponding Author: fisika@yahoo. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online PENDAHULUAN Vol. No. 2, pp. Agustus 2023 Teknik pengumpulan data pada penelitian ini . instrumen yang digunakan pada penelitian ini . disebarkan melalui aplikasi WhatsApps . Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tidar beserta solusi yang dapat diterapkan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode angket dari Google dengan responden berjumlah 85 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 84 mahasiswa yang pembelajaran daring. Hal ini merepresentasikan bahwa hampir seluruh mahasiswa mengalami Oleh pembenahan di beberapa aspek agar kendala dapat diminimalisasi . Proses perkuliahan daring di Prodi Biologi UIN Sunan Ampel Surabaya berjalan cukup Beberapa kendala diantaranya banyak menghabiskan kuota serta jaringan internet Proses perkuliahan masih perlu untuk terus dioptimalkan dan perlu untuk dilakukan evaluasi demi perbaikan perkuliahan daring pada periode berikutnya. Pengambilan data dilakukan secara daring dengan membagikan Google form kepada mahasiswa angkatan 2017,2018 dan 201 9. Banyak guru mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi saat pembelajaran daring, kesulitan dalam menyampaikan materi secara maksimal, dan keadaan lingkungan yang pembelajaran daring. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase persepsi guru fisika terhadap pembelajaran daring di SMAN Se-Aceh Tengah yaitu respon positif sebesar 68,06% dan 31,94% negatif. Kesimpulan, berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa guru fisika setuju terhadap pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Aceh Tengah . Berdasarkan penelitian sebelumnya teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian angket/survey. Kelemahan memungkinkan responden mengisi seadanya dan cenderung untuk memilih yang lebih baik. Selain permasalan yang ada dipernyataan tidak seluruhnya dapat menggambarkan apa yang terjadi dilapangan. Oleh karena itu, peneliti mendalam mengenai masalah pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19 dengan metode observasi dan wawancara langsung. Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Virus ini mulai mewabah sejak 31 Desember 2019 di kota Wuhan. Tiongkok . Saat ini menyebar hampir keseluruh dunia dengan cepat. Sebelumnya WHO menghindari kata AupandemicAy Karena kepanikan yang tidak diperlukan. Namun. WHO memutuskan coronavirus adalah pandemic . Akibat COVID-19 kebijakan demi menghentikan penyebaran COVID-19. Upaya yang diterapkan pemerintah Indonesia yaitu dengan menerapkan himbauan Physical Distancing atau memberi jarak dengan orang lain sejauh satu meter dan menghindari kerumunan serta berbagai acara pertemuan melibatkan orang banyak . Pandemi coronavirus memberikan dampak serius bagi berbagai macam aspek, salah satunya pendidikan . Pada kondisi pandemi semua guru atau tenaga pendidik diharuskan mengganti pembelajaran menggunakan daring . alam jaringa. atau melalui media online. Sistem pembelajaran yang dilakukan secara daring . alam jaringa. dari rumah masingmasing penerapannya . Berbagai permasalahan ditemukan dalam pembelajaran dimasa pandemi COVID-19. Tenaga pendidik lebih nyaman dan dirasa lebih menggunakan sistem luring atau tatap muka secara langsung . Siswa asik dengan kegiatan di rumah sehingga lupa untuk mengikuti pembelajaran daring . Siswa tidak memiliki kuota internet untuk mengakses tertinggal . Perubahan pembelajaran yang semula dilakukan secara tatap muka menjadi pembelajaran online mengalami beberapa kendala memulai jaringan internet yang kurang stabil, kuota internet yang kurang memadai sehingga kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran yang diberikan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian survey deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data penelitian ini diperoleh dari siswa kelas Vi dan IX. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Berdasarkan uraian diatas maka peneliti ingin Masalah Pembelajaran Fiska selama masa Pandemi COVID-19 di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli. Vol. No. 2, pp. Agustus 2023 Jaringan hanya terdapat disalah satu dusun yaitu dusun Dadakan, sehingga siswa yang berada selain di dusun Dadakan tidak memiliki Olehnya SMA Negeri 1 Ogodeide membagikan modul dan soal secara berkala, modul yang diberikan tanpa penjelasan sehingga siswa mengeluh karena kurangnya Sebaliknya di SMA Negeri 1 Tolitoli melakukan pembelajaran dengan cukup efektif. Pemberian menggunakan aplikasi Microsoft teams, aplikasi ini seperti aplikasi Zoom dimana guru dan siswa tatap muka online. Kelebihan dari aplikasi ini yaitu siswa bisa menggumpulkan tugas diaplikasi ini karena ada fitur kantong tugas dan video pembelajaran dapat dibagikan sehingga ketika siswa tidak memiliki jaringan yang cukup baik untuk melakukan pembelajaran dapat memutar kembali videonya. Selain itu kelebihan lainnya guru dapat mengetahui siapa saja yang membuka kembali materi yang telah diajarkan sehingga guru dapat mengetahui siswa yang aktif dan tidak. Hasil wawancara peneliti dengan 9 Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Tolitoli meliputi kepala sekolah/wakil kepala sekolah, pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19. Bentuk data dalam penelitian ini yaitu hasil wawancara yang ditulis menjadi transkip wawancara. Pembelajaran setelah adanya pandemi COVID-19 ini memiliki beberapa masalah dibandingkan dengan pembelajaran sebelum adanya pandemi COVID-19. Semasa pandemi akses internet menjadi salah satu komponen penting untuk melaksanakan pembelajaran saat Diakibatkan belum meratanya akses internet di Sulawesi Tengah pembelajaran menjadi sangat sulit untuk dilaksanakan. Salah satu faktor utama yang mengakibatkan munculnya masalah selama pembelajaran masa pandemi COVID-19 adalah jaringan internet yang tidak stabil dan tidak ada kuota internet, karena tanpa jaringan dan kuota internet pembelajaran saat ini tidak dapat berlangsung. Dampak dari masalah ini siswa menjadi kurang terkontrol, pemahaman siswa menurun, respon siswa lambat, minat belajar siswa menurun dan pembelajaran kurang optimal. Solusi dari Beberapa Whatsapp Messenger penggunaan kuota internet. Dikala jaringan tidak stabil dan tidak ada kuota internet sekolah mengadakan pembelajaran luring METODOLOGI PENELITIAN Jenis penelitian ini merupakan penelitian Penelitian masalah pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri Kabupaten Toltioli. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 27 orang yang terdiri dari kepala sekolah/wakil kepala sekolah, guru fisika dan siswa SMA Negeri Kabupaten Tolitoli. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Observasi yang digunakan adalah observasi dengan Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti mengamati secara langsung kegiatan yang terkait dengan masalah pembelajaran selama masa pandemi COVID-19. Baik yang dilakukan secara daring maupun luring. identifikasi untuk menyusun pertanyaan yang Melalui langsung dan mendalam mengenai segala Teknik analisis data pada penelitian ini didasarkan pada analisis data kualitatif menurut Miles and Huberman yaitu mereduksi HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Hasil observasi yang telah dilakukan di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli selama masa pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pembelajaran aplikasi Whatsapp. Mesengger dan Classroom. 1 sekolah meggunakan aplikasi Microsoft Teams dan 1 sekolah lainnya melakukan pembelajaran Situasi menggunakan aplikasi Whatsapp. Mesengger dan Clasroom dirasa kurang efektif karena hanya menggunakan media yang terbatas. Pembelajaran yang dilaksanakan cenderung monoton karena guru memberikan tugas dan materi dengan minim penjelasan. Penjelasan yang diberikan ketika siswa bertanya digroup Didalam group pembelajaran siswa lebih aktif ketika absen dimulai, selebihnya respon yang diberikan siswa cenderung pasif. Dibagian Kabupaten Tolitoli khususnya di desa Ogodeide sangat terkendala dengan jaringan, hal ini disebabkan karena jaringan di desa Ogodeide tidak merata. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Pembelajaran luring yang dilakukan yaitu mengumpulkan siswa disuatu tempat dan guru yang akan mendatangi tempat tersebut untuk melakukan pembelajaran. Selain itu, selama pembelajaran masa pandemi COVID-19 guru diharapakan tetap berada di sekolah untuk bersiaga jika ada siswa yang datang ketika bermasalah dengan jaringan. Dimasa pembelajaran masa pandemi COVID19 ini diperlukan penguasaan IT baik siswa Kenyataan menujukkan masih banyak ditemukan siswa dan guru yang belum menguasai IT, seperti menggunakan laptop atau mengajar melalui Dampak dari masalah ini yaitu pemahaman siswa menurun, minat belajar siswa menurun dan sulit menyampaikan materi. Solusi dari permasalahan ini yaitu guru diharapkan dapat membuat video penjelasan serta mampu mendesain media sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring agar penyampaian materi yang diberikan dapat dipahami dengan mudah. Vol. No. 2, pp. Agustus 2023 ditengah pandemi COVID-19 khusus mata tersendiri yang dirasakan guru mata pelajaran maupun siswa. Masalah yang timbul saat pembelajaran daring yaitu jaringan yang tidak stabil dan tidak ada kuota intenet. Tanpa Kendala jaringan dan kuota internet ini dialami semua sekolah mulai dari kepala sekolah/wakil kepala sekolah, guru maupun siswa di Kabupaten Tolitoli. Kendala jaringan terkadang menyita waktu belajar siswa, dengan masalah jaringan. Apalagi jika posisi siswa jauh dari perkotaan yang membuat sinyal ditingkat pedesaan sulit dideteksi, ini menjadi permasalahan yang banyak terjadi pada siswa sehingga kurang optimal pelaksanaannya. Hal ini juga ditemui dalam penelitian yang dilakukan oleh Jamaluddin et al . dari sekian banyak kendala yang dialami oleh responden, terdapat dua jenis kendala yang paling banyak dialami selama siswa belajar online, yakni jaringan internet yang sulit sebanyak 98 orang atau 54,4%. Disisi lain, kurangnya peguasaan IT terhadap guru, siswa maupun orangtua siswa merupakan salah satu masalah yang dihadapi dalam pembelajaran saat ini karena pembelajaran Akibat penguasaan terhadap IT membuat siswa mengalami kejenuhan dalam belajar, karena Pengamatan di lapangan menunujukkan saat ini masih banyak guru yang masih kaku baik informasi maupun pemanfaatan dalam proses Hal serupa juga ditemukan dalam penelitian Dewi . mengatakan bahwa kendala yang dirasakan guru yaitu tidak semua mahir menggunakan teknologi internet atau media sosial sebagai sarana pembelajaran, beberapa guru senior belum sepenuhnya mampu menggunakan perangkat atau fasilitas untuk penunjang kegiatan pembelajaran online dan perlu pendampingan dan pelatihan terlebih Temuan yang dikemukakan oleh Lestiyanawati . terdapat beberapa permasalahan yang muncul selama e-learning, dimana ketidakmampuan guru dalam mengakses teknologi, fasilitas sekolah dalam mendukung e-learning, kesulitan dalam menjelaskan materi. Menjamin terlaksananya kegiatan daring maka siswa juga perlu memilki fasilitas yang Berdasarkan Masalah yang lainnya dialami siswa adalah keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki siswa. Fasilitas dalam pembelajaran selama masa pandemi COVID-19 berupa handphone, dimana pembelajaran tidak bisa berjalan disituasi seperti ini tanpa adanya fasilitas tersebut. Dampak dari masalah ini mengakibatkan respon siswa lambat, minat belajar siswa menurun dan terjadi penumpukan Solusi dari permasalahan ini yaitu sekolah melakukan pembelajaran luring dengan bertahap/shift, mengunjungi rumah siswa untuk mencari tahu masalah yang sedang dihadapi oleh siswa, menghubungi siswa yang mengalami keterlambatan pengumpulan tugas serta memudahkan siswa untuk mengumpulkan tugas jika siswa merasa kesulitan. Pembahasan Pada penelitian ini peneliti ingin mengetahui masalah pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19. Penelitian yang telah pembelajaran yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka atau konvensional berganti menjadi pembelajaran gabungan yaitu daring dan luring. Hal ini disebabkan karena adanya pandemi COVID-19, berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran harus menyesuaikan agar pembelajaran saat ini dapat berjalan dengan baik. Berdasarakan hasil wawancara yang telah dilakukan dari beberapa narasumber yaitu kepala sekolah/wakil kepala sekolah, guru dan Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online ditemukan bahwa tidak semua siswa memiliki pembelajaran daring. Hal ini menjadi salah satu penyebab pembelajaran daring menjadi tidak Keterbatasan sarana dan prasarana memahami materi. Keterbatasan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran daring seperti handphone dan kuota internet membuat siswa sulit melakukan pembelajaran daring Rahmida et al . Keterbatasan sarana dan prasarana disebabkan oleh keadaan ekonomi orang tua sehingga mereka tidak sanggup untuk memenuhi alat penunjang dalam pembelajaran daring. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat berbagai masalah pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kabupaten Tolitoli. Masalah pembelajaran fisika yang terdapat di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli yaitu : . Jaringan internet tidak stabil dan tidak ada kuota internet. Penguasaan IT rendah. Tidak semua siswa memiliki handphone. Setelah melakukan penelitian di SMA Negeri Kabupaten Tolitoli pembelajaran fisika, maka penulis memberikan saran yang mungkin dapat dijadikan sebagai pembelajaran fisika selama masa pandemi COVID-19. Bagi guru fisika diharapkan untuk dapat merancang pembelajaran yang dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar dimasa pandemi COVID-19 agar siswa merasa tidak bosan dan guru juga diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih rinci terhadap materi yang akan dijelaskan. DAFTAR PUSTAKA