Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. Analisis Karakteristik Pekerja Wanita Pada Usaha Batu Bata di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya Firmana | Saiful Badlib | Helmi Noviarc | Syahrild |Azzahiri Fadlianure | a,b,c,d Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Teuku Umar. Meulaboh Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh Corresponding author: saiful. badli@utu. A B S T R AC T The pressed brick industry is one of the fastest growing sectors, particularly in Kuala Sub-district. Nagan Raya Regency, which has 539 brick industries. Women's participation in this industry not only supports the family economy but also contributes to the dynamics of the labor market and the welfare of their families. This study aims to describe the characteristics of the female workforce in the brick industry in Kuala District, using a descriptive qualitative method with random sampling technique involving 41 brick industries as samples. The results showed that the majority of female workers were in the age range of 39-40 years . 1%) with an average work experience of three years . 1%). The average wage received was Rp80 per unit of production, with daily productivity mostly ranging between 300-500 units. Keywords: characteristics, female labor, productivity ABSTRAK Penelitian Industri bata tekan merupakan salah satu sektor yang pertumbuhannya paling pesat, khususnya di Kecamatan Kuala. Kabupaten Nagan Raya yang memiliki 539 industri bata. Keterlibatan perempuan dalam industri ini tidak hanya menopang perekonomian keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap dinamika pasar kerja dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik tenaga kerja perempuan pada industri bata di Kabupaten Kuala, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik random sampling dengan melibatkan 41 industri bata sebagai Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tenaga kerja perempuan berada pada rentang usia 39-40 tahun . ,1%) dengan ratarata pengalaman kerja tiga tahun . ,1%). Rata-rata upah yang diterima sebesar Rp80 per unit produksi, dengan produktivitas harian sebagian besar berkisar antara 300-500 unit. Citation: Firman. Badli. Noviar. Syahril, , & Fadlianur. Analisis karakteristik pekerja wanita pada usaha batu bata di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen, 9. , 147Ae154. Kata Kunci: karakteristik, tenaga kerja perempuan, produktivitas Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. PENDAHULUAN Industri batu bata pres merupakan salah satu industri yang sangat pesat perkembangannya Darsih . 7: . Industri batu bata merupakan sektor yang memanfaatkan tanah liat sebagai bahan baku utama. Proses produksinya biasanya dilakukan di lokasi yang dekat dengan sumber bahan baku, yaitu tanah liat yang berasal dari pelapukan batuan beku dan batuan sedimen. Batu bata, yang terbuat dari tanah lempung, menjadi bahan bangunan yang sangat penting, terutama dalam pembangunan rumah dan gedung. Setiap bangunan memerlukan ribuan batu bata, menjadikannya salah satu komponen utama dalam konstruksi. Di Indonesia, pembuatan batu bata umumnya menggunakan tanah liat alluvial. Pengambilan tanah liat untuk bahan baku batu bata harus dilakukan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif terkhusunya bagi sektor pertanian (Apriyanti & Mutia, 2018: Salah satu wilayah penghasil batu bata adalah Kecamatan Kuala. Kabupaten Nagan Raya. Berdasarkan data Dinas Perindustrian Kabupaten Nagan Raya . , terdapat 539 industri batu bata di Kecamatan Kuala. Industri batu bata yang tersebar di Kecamatan Kuala. Kabupaten Nagan Raya telah mempekerjakan wanita dalam proses pembuatan batu bata. Peran dan keikutsertaan perempuan dalam dunia kerja memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan perekonomian Jika sebelumnya keluarga hanya mengandalkan pendapatan kepala keluarga, kini dengan perempuan yang turut bekerja, pendapatan keluarga dapat bertambah, membawa dampak positif bagi ekonomi rumah tangga. Perkembangan zaman yang semakin pesat juga mendorong peningkatan jumlah perempuan yang bekerja. Keinginan perempuan untuk bekerja tidak hanya memengaruhi dinamika pasar tenaga kerja, tetapi juga berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan mereka sendiri, serta keluarganya. Observasi awal dilakukan pada lima industri, yang menunjukkan bahwa mayoritas pekerja wanita yang dipekerjakan berada pada rentang usia 37 hingga 46 tahun dengan pengalaman kerja 14 tahun. Pekerjaan yang diberikan kepada pekerja wanita umumnya adalah sebagai pencetak batu Upah yang diterima rata-rata sebesar Rp80 per batu bata, dengan kemampuan produksi berkisar antara 300 hingga 500 unit per hari. Dengan demikian, penghasilan harian tenaga kerja wanita di industri batu bata berkisar antara Rp18. 000 hingga Rp40. Pelrmasalahan utama yang dihadapi olelh pelngusaha batu bata di Kelcamatan Kuala adalah keltelrbatasan fisik telnaga kelrja wanita, yang melnyelbabkan targelt produksi selring kali tidak telrcapai. Kondisi ini melmbuat para pelngusaha pelrlu melmpelrtimbangkan kelmbali jumlah telnaga kelrja wanita yang direlkrut untuk melmelnuhi kelbutuhan produksi. Belbelrapa faktor yang melnjadi pelrtimbangan pelngusaha dalam melrelkrut telnaga kelrja wanita melliputi usia, pelngalaman kelrja selbellumnya selbagai pelmbuat batu bata, kelseldiaan melnelrima upah belrdasarkan sistelm pelr unit, selrta kelmampuan untuk melncapai targelt produksi yang tellah diteltapkan. Pelnellitian ini diharapkan dapat melmbelrikan gambaran yang jellas melngelnai karaktelristik telnaga kelrja wanita di selktor usaha batu bata, khususnya di Kelcamatan Kuala. Kabupateln Nagan Raya. Hasil pelnellitian ini diharapkan mampu melmbelrikan wawasan yang belrmanfaat untuk melndukung pelngelmbangan kelbijakan yang belrtujuan melningkatkan kelseljahtelraan masyarakat, telrutama bagi wanita yang belkelrja di selktor telrselbut. https://jurnal. id/jbkan/ Vol. 9 No. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. KAJIAN PUSTAKA Tenaga Kerja Wanita Telnaga kelrja adalah bagian pelnduduk yang mampu belkelrja melmproduksi barang dan jasa. Pelrselrikatan Bangsa-Bangsa melnggolongkan pelnduduk usia 1l5- 64 tahun selbagai telnaga kelrja. Indonelsia melnggolongkan pelnduduk usia 1l0 tahun kel atas selbagai telnaga kelrja, delngan alasan telrdapat banyak pelnduduk usia 1l0-1l4 dan 65 tahun kel atas yang belkelrja (Mulyadi, 201l8: 1l. Pelmilihan umur 1l5 tahun selbagai batas umur minimal adalah belrdasarkan kelnyataan bahwa pelnduduk yang tellah belrumur 1l5 tahun di Indonelsia sudah belkelrjaatau melncari kelrja telrutama di delsa-delsa. Telnalgal kelrjal . aln powel. telrdiri dalri alngkaltaln kelrjal . albor force. daln bukaln alngkaltalnkelrjal . on lalbor force. (Salstrohaldiwiryo, 201l8: . Telnalgal kelrjal walnital aldal alh pelrelmpualn yalng malmpu mel alksalnalkaln kelgialtaln altalu pelkelrjalaln, balik dal alm hubungaln kelrjal formal malupun di lualr hubungaln kelrjal, delngaln tujualn melnghalsilkaln balralng altalu Pelkelrjalaln telrselbut dilalkukaln untuk melmelnuhi kelbutuhaln pribaldi selkal igus melmbelrikaln kontribusi telrhaldalp kelbutuhaln malsyalralkalt (Yusrini 201l7: 1l. Palrtisipalsi walnital dallalm dunial kelrjal tellalh melmbelrikaln kontribusi signifikaln telrhaldalp kelseljalhtelralaln kellualrgal, khususnyal dallalm bidalng Kelhaldiraln walnital selbalgali telnalgal kelrjal melmiliki malnfalalt yalng belsalr daln melnjaldi Delngaln belkelrjal, walnital dalpalt selcalral lalngsung melningkaltkaln pelnghalsilaln kellualrgal, yalng paldal alkhirnyal belrkontribusi paldal pelningkaltaln kuallitals gizi, kelselhaltaln, daln pelrelkonomialn kellualrgal (Solelmaln elt all. , 2022: . Produktivitas Tenaga Kerja Produktivitals telnalgal kelrjal melmiliki pelngalruh belsalr telrhaldalp pellalksalnalaln proyelk, telrutalmal dallalm alspelk jumlalh telnalgal kelrjal daln falsilitals yalng dibutuhkaln. Keltikal telnalgal kelrjal telrseldial dallalm jumlalh yalng cukup balnyalk di sualtu dalelralh, bialyal upalh kelrjal celndelrung melnjaldi lelbih muralh, selhinggal pelnggunalaln telknologi tinggi mungkin tidalk dipelrlukaln dallalm kondisi telrselbut. Selcalral umum, produktivitals telnalgal kelrjaldalpalt didelfinisikaln selbalgali volumel pelkelrjalaln yalng dihalsilkaln olelh seloralng pelkelrjal altalu selkellompok pelkelrjal dallalm jalngkal walktu telrtelntu. Hall ini melnunjukkaln balhwal elfisielnsi telnalgal kelrjal melmalinkaln pelraln pelnting dallalm melnelntukaln kelbelrhalsilaln daln elfisielnsi pellalksalnalaln proyelk. Melnurut ALgus Palhrudin elt all. l3: 1l. falktor-falktor yalng melmpelngalruhi produktivitals kelrjal yalitu selbalgali belrikut: Kuallitals daln kelmalmpualn pelkelrjal Falktor ini dipelngalruhi alntalral lalin olelh tingkalt pelndidikaln daln laltihaln, aldalnyal motivalsi kelrjal, eltos kelrjal, melntall selrtal kelmalmpualn fisik pelgalwali yalng belrsalngkutaln. Salralnal pelndukung Salralnal pelndukung dallalm dunial kelrjal dalpalt digolongkaln melnjaldi dual kaltelgori utalmal. Pelrtalmal, salralnal yalng belrkalitaln delngaln lingkungaln kelrjal, melliputi telknologi daln meltodel produksi yalng digunalkaln, falsilitals daln pelrallaltaln produksi, tingkalt kelsellalmaltaln kelrjal, pelrseltujualn kelrjal, selrtal sualsalnal lingkungaln kelrjal selcalral kelselluruhaln. Keldual, salralnal yalng belrhubungaln delngaln kelseljalhtelralaln pelgalwali, selpelrti sistelm pelngupalhaln, jalminaln sosiall, daln jalminaln kellalngsungaln kelrjal. Keldual alspelk ini belrpelraln pelnting dallalm melnciptalkaln lingkungaln kelrjal yalng produktif daln melndukung kelseljalhtelralaln telnalgal kelrjal. https://jurnal. id/jbkan/ Vol. 9 No. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. Supral lalngsung Falktor supral lalngsung telrdiri dalri tigal balgialn utalmal yalng salling melmelngalruhi. Pelrtalmal, kelbijalkaln pelmelrintalh yalng melncalkup bidalng fiskall daln moneltelr, pelrjalnjialn usalhal, pelrpaljalkaln, daln alspelk telrkalit lalinnyal yalng melmbelrikaln kelralngkal relgulalsi balgi dunial usalhal. Keldual, pelngalruh industriall yalng mellibaltkaln pelrseltujualn kelrjal alntalral pelngusalhal daln pelkelrjal untuk melnciptalkaln hubungaln kelrjal yalng halrmonis daln produktif. Keltigal, aldministralsi pelrusalhalaln yalng melncalkup kelmalmpualn melngellolal sumbelr dalyal selcalral malksimall selrtal melnciptalkaln sistelm kelrjal yalng optimall untuk melndukung elfisielnsi daln kelbelrhalsilaln opelralsionall pelrusalhalaln. METODE PENELITIAN Pelnellitialn ini melrupalkaln pelnellitialn delskriptif kuallitaltif. Rualng lingkup pelnellitialn ini telrdiri dalri kalralktelristik telnalgal kelrjal walnital paldal usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal Kalbupalteln Nalgaln Ralyal talhun 2023. Jumlalh salmpell yalng digunalkaln dallalm pelnellitialn ini selbalnyalk 41l industri baltu baltal. ALdalpun pelnelntualn salmpell pelnellitialn ini melnggunalkaln telknik ralndom salmpling, yalitu pelngalmbilaln salmpell selcalral alcalk seldelrhalnal, di malnal salmpell alkaln dialmbil seldelmikialn rupal selhinggal tialp unit pelnellitialn dalri polulalsi melmpunyali kelselmpaltaln yalng salmal untuk dipilih melnjaldi salmpell (Sugiyono, 201l5:1l. Telknik pelngumpulaln daltal paldal pelnellitialn ini yalitu studi pustalkal daln pelnellitialn lalpalngaln selpelrti walwalncalral, kuelsionelr, selrtal obselrvalsi. ALnallisis daltal dallalm pelnellitialn ini melnggunalkaln alnallisis delskriptif, yalitu meltodel alnallisis yalng belrtujualn untuk melnggalmbalrkaln altalu melndelskripsikaln daltal yalng tellalh telrkumpul selcalral sistelmaltis daln falktuall. ALnallisis delskriptif melmbalntu dallalm melmalhalmi polal altalu kalralktelristik yalng muncul dalri daltal, selpelrti distribusi umur, pelngallalmaln kelrjal, selrtal upalh yalng ditelrimal. Halsil dalri alnallisis ini alkaln disaljikaln dallalm belntuk talbell daln nalralsi untuk melmudalhkaln intelrpreltalsi. Delngaln delmikialn, alnallisis delskriptif melmbelrikaln galmbalraln melnyelluruh daln melndallalm melngelnali felnomelnal yalng ditelliti. HASIL DAN PEMBAHASAN Telnalgal kelrjal walnital di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal aldallalh individu pelrelmpualn yalng belkelrjal paldal usalhal baltu baltal delngaln tugals utalmal melmproduksi baltu baltal melntalh. Kalralktelristik telnalgal kelrjal walnital ini dialnallisis belrdalsalrkaln belbelralpal alspelk, yalitu usial, pelngallalmaln kelrjal, tingkalt upalh, daln produktivitals. Informalsi lelbih lalnjut melngelnali kalralktelristik telrselbut disaljikaln selcalral rinci paldal talbell daln pelnjellalsaln belrikut. Umur Tenaga Kerja Wanita Belrkalitaln delngaln kalralktelristik umur telnalgal kelrjal walnital paldal usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal Kalbupalteln Nalgaln Ralyal dalpalt dilihalt paldal Talbell 4. 6 selbalgali belrikut: No Umur 37-38 Talhun 39-40 Talhun https://jurnal. id/jbkan/ Talbell 1. Kalralktelristik Umur Telnalgal Kelrjal Walnital Relspondeln Pelrselntalsel (%) Vol. 9 No. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. Umur Relspondeln 41l-42 Talhun 43-44 Talhun 45-46 Talhun Totall Sumbelr: Daltal Primelr (Diolalh Talhun 2. Pelrselntalsel (%) Belrdalsalrkaln Talbell 1l, dalpalt dilihalt balhwal malyoritals usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal, melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal walnital paldal relntalng usial 39-40 talhun, delngaln jumlalh 1l8 usalhal baltu baltal . ,1l%). Selballiknyal, halnyal seldikit usalhal yalng melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal walnital paldal relntalng usial 45-46 talhun, yalkni selbalnyalk 1l usalhal baltu baltal . ,4%). Umur melmiliki pelngalruh positif daln signifikaln telrhaldalp produktivitals telnalgal kelrjal, selbalgalimalnal ditelmukaln paldal mitral kelrjal industri ralmbut di Kalbupalteln Purballinggal. Selcalral umum, tingkalt produktivitals yalng lelbih balik celndelrung belralsall dalri golongaln usial yalng lelbih tual dibalndingkaln delngaln usial yalng lelbih mudal. Nalmun, pelnting untuk melmpelrhaltikaln stalndalr usial pelkelrjal, yalitu di altals 1l7 talhun daln kuralng dalri 40 talhun. Dallalm pralktiknyal, tingkalt produktivitals optimall bialsalnyal telrcalpali paldal pelkelrjal usial produktif, yalng belrkisalr alntalral 20 hinggal 40 talhun. Hall ini melnunjukkaln balhwal usial pelkelrjal yalng idelall melnjaldi falktor pelnting dallalm melndukung pelncalpalialn produktivitals yalng malksimall (Firmalnsyalh, 201l5: . Pelngallalmaln Kelrjal Belrkalitaln delngaln kalralktelristik pelngallalmaln kelrjal telnalgal kelrjal walnital paldal usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal Kalbupalteln Nalgaln Ralyal dalpalt dilihalt paldal Talbell 2 selbalgali belrikut: Talbell 2. Kalralktelristik Umur Telnalgal Kelrjal Walnital No Pelngallalmaln Kelrjal Relspondeln Pelrselntalsel (%) 2 Talhun 3 Talhun 56,1l 4 Talhun Totall Sumbelr: Daltal Primelr (Diolalh Talhun 2. Belrdalsalrkaln Talbell 2, malyoritals usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal, melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal delngaln raltal-raltal malsal kelrjal sellalmal 3 talhun, yalitu selbalnyalk 23 usalhal baltu baltal . ,1l%). Sellalnjutnyal, 1l3 usalhal baltu baltal . l,7%) melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal delngaln raltal-raltal malsal kelrjal 2 talhun, selmelntalral 5 usalhal baltu baltal . l2,2%) melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal delngaln raltal-raltal malsal kelrjal 4 talhun. Selmalkin lalmal seloralng pelkelrjal melnjallalnkaln pelkelrjalalnnyal, keltelralmpilalnnyal alkaln melningkalt, yalng belrdalmpalk positif paldal pelrcelpaltaln walktu pelnyellelsalialn tugals daln pelningkaltaln kuallitals halsil kelrjal. Hall ini seljallaln delngaln pelnellitialn Sulalelmaln . l4: . yalng melnunjukkaln balhwal pelkelrjal belrpelngallalmaln melmiliki kelmalmpualn lelbih balik daln lelbih celpalt dallalm melnyellelsalikaln pelkelrjalalnnyal dibalndingkaln delngaln pelkelrjal yalng kuralng belrpelngallalmaln. https://jurnal. id/jbkan/ Vol. 9 No. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. Tingkalt Upalh Belrkalitaln delngaln kalralktelristik pelmbelrialn upalh kelpaldal kelrjal telnalgal kelrjal walnital paldal usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal Kalbupalteln Nalgaln Ralyal dalpalt dilihalt paldal Talbell 3 selbalgali belrikut: Talbell 3. Kalralktelristik Upalh Telnalgal Kelrjal Walnital No Upalh Relspondeln Pelrselntalsel (%) Rp 80,- Pelr Unit Rp 90,- Pelr Unit Rp 1l00,- Pelr Unit Totall Sumbelr: Daltal Primelr (Diolalh Talhun 2. Belrdalsalrkaln Talbell 3, malyoritals usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal, melmbelrikaln upalh selbelsalr Rp 80,- untuk seltialp unit produksi baltu baltal, yalng telrcaltalt paldal 32 usalhal baltu baltal . ,0%). Sellalnjutnyal, 8 usalhal baltu baltal . l9,5%) melmbelrikaln upalh selbelsalr Rp 90,- pelr unit, selmelntalral 1l usalhal baltu baltal . ,4%) melmbelrikaln upalh selbelsalr Rp 1l00,- pelr unit kelpaldal telnalgal kelrjal walnital. Ini melnunjukkaln balhwal upalh yalng belralgalm dibelrikaln olelh belralgalm usalhal baltu baltal yalng aldal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalalbupalteln Nalgaln Ralyal. Melnurut Puspalsalri alnd Halndalyalni . upalh melrupalkaln sallalh saltu falktor pelnting yalng dalpalt digunalkaln selbalgali pelndorong produktivitals selkalligus melmpelrkualt hubungaln kelrjal alntalral pelngusalhal daln telnalgal kelrjal dallalm jalngkal palnjalng. Tingkalt produktivitals telnalgal kelrjal salngalt dipelngalruhi olelh upalh yalng ditelrimal, kalrelnal upalh melnjaldi sallalh saltu tujualn utalmal yalng melmotivalsi pelkelrjal untuk melningkaltkaln kinelrjalnyal. Delngaln melmbelrikaln upalh yalng selsuali daln kompeltitif, pelngusalhal tidalk halnyal melndorong telnalgal kelrjal untuk belkelrjal lelbih elfisieln teltalpi jugal melnciptalkaln kelpualsaln kelrjal yalng belrdalmpalk paldal stalbilitals hubungaln kelrjal. Produktivitals Selcalral umum produktivitals yalng dimalksud paldal pelnellitialn ini aldallalh kelmalmpualn telnalgal kelrjal walnital paldal belrbalgali umur, pelngallalmaln daln upalh dallalmmelmbualt baltu baltu melntalh, selbellum baltu baltal telrselbut melnjaldi balhaln balku yalng sialp diproduksi pelmiliki usalhal baltu baltal. Telrkalit delngaln kalralktelristik produktivitals kelrjal telnalgal kelrjal walnital paldal usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal Kalbupalteln Nalgaln Ralyal dalpalt dilihalt paldal Talbell 4 selbalgali belrikut: Talbell 4. Kalralktelristik Produktivitals Telnalgal Kelrjal Walnital No Produktivitals Frelkuelnsi Pelrselntalsel (%) < 400 Unit Pelr Halri 400-450 Unit Pelr Halri 1l8 > 500 Unit Pelrhalri Totall Sumbelr: Daltal Primelr (Diolalh Talhun 2. https://jurnal. id/jbkan/ Vol. 9 No. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 9 Nomor 1. April 2025 ISSN : 2614-2147 (Printe. , 2657-1544 (Onlin. Belrdalsalrkaln Talbell 4. 6, malyoritals usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal walnital delngaln tingkalt produktivitals melmbualt baltu baltal melntalh kuralng dalri 400 unit pelr halri, yalng telrcaltalt paldal 1l8 usalhal baltu baltal . ,9%). Sellalnjutnyal, 1l8 usalhal baltu baltal lalinnyal . ,9%) melmiliki tingkalt produktivitals alntalral 400-500 unit pelr halri. Seldalngkaln, minoritals usalhal baltu baltal yalng melmiliki tingkalt produktivitals lelbih dalri 500 unit pelr halri telrcaltalt paldal 5 usalhal baltu baltal . l2,2%). Melnurut Talmalmelngkal elt all. l6: 1l. produktivitals telnalgal kelrjal melmiliki pelngalruh belsalr telrhaldalp pellalksalnalaln proyelk, telrutalmal dallalm alspelk jumlalh telnalgal kelrjal daln falsilitals yalng Keltikal telnalgal kelrjal telrseldial dallalm jumlalh yalng cukup balnyalk di sualtu dalelralh, bialyal upalh kelrjal celndelrung melnjaldi lelbih muralh, selhinggal pelnggunalaln telknologi tinggi mungkin tidalk dipelrlukaln dallalm kondisi telrselbut. Hall ini melnunjukkaln balhwal elfisielnsi telnalgal kelrjal melmalinkaln pelraln pelnting dallalm melnelntukaln kelbelrhalsilaln daln elfisielnsi pellalksalnalaln proyelk. KESIMPULAN DAN SARAN Belrdalsalrkaln halsil pelnellitialn, dalpalt disimpulkaln balhwal telnalgal kelrjal walnital di usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal, melmiliki kalralktelristik yalng khals belrdalsalrkaln usial, pelngallalmaln kelrjal, tingkalt upalh, daln produktivitals. Malyoritals telnalgal kelrjal walnital yalng dipelkelrjalkaln belraldal paldal relntalng usial 39-40 talhun, yalitu selbalnyalk 1l8 usalhal baltu baltal . ,1l%), seldalngkaln telnalgal kelrjal paldal relntalng usial 45-46 talhun salngalt seldikit, halnyal mellibaltkaln 1l usalhal . ,4%). Dalri selgi pelngallalmaln kelrjal, selbalgialn belsalr telnalgal kelrjal walnital melmiliki malsal kelrjal raltal-raltal 3 talhun, delngaln jumlalh 23 usalhal baltu baltal . ,1l%), diikuti olelh 1l3 usalhal . l,7%) delngaln raltal-raltal malsal kelrjal 2 talhun, daln halnyal 5 usalhal . l2,2%) yalng melmpelkelrjalkaln telnalgal kelrjal delngaln raltal-raltal malsal kelrjal 4 Hall ini melnunjukkaln balhwal telnalgal kelrjal walnital di selktor ini celndelrung belraldal paldal kellompok usial produktif delngaln pelngallalmaln kelrjal yalng rellaltif melnelngalh. Belrdalsalrkaln telmualn pelnellitialn ini, disalralnkaln algalr palral pellalku usalhal baltu baltal di Kelcalmaltaln Kuallal. Kalbupalteln Nalgaln Ralyal, melmbelrikaln pelrhaltialn lelbih paldal pelningkaltaln keltelralmpilaln daln kelseljalhtelralaln telnalgal kelrjal walnital, telrutalmal yalng melmiliki malsal kelrjal rellaltif pelndelk. Progralm pellaltihaln yalng belrfokus paldal pelningkaltaln produktivitals daln keltelralmpilaln telknis dalpalt melmbalntu melmpelrpalnjalng malsal kelrjal daln melningkaltkaln kuallitals halsil produksi. Sellalin itu, delngaln melmpelrtimbalngkaln malyoritals telnalgal kelrjal belraldal paldal relntalng usial produktif, pelnelralpaln kelbijalkaln yalng melndukung kelselimbalngaln alntalral pelkelrjalaln daln kelhidupaln pribaldi selrtal pelningkaltaln upalh yalng aldil alkaln melmbelrikaln dalmpalk positif paldal motivalsi kelrjal daln kelbelrlalnjutaln usalhal baltu baltal di dalelralh ini. DAFTAR PUSTAKA