Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 Ae 030 PEMERIKSAAN KEMAMPUAN PRELINGUISTIC PADA KLIEN AUTISM SPECTRUM DISORDER DI KLINIK YAMET CDC CABANG PADANG Rahmi Khalida1. Aida Minropa2. Firdaus3. Bardan Wijaya4. Dwi Cinta Maizaki5. Anggita Octafrina Br Barus 1,3,4,5,6 Program Studi Terapi Wicara. STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang 2Program Studi Keperawatan. STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang E-mail korespondensi: amikhaliddias@gmail. Article History: Received: 20 Desember 2023 Revised: 27 Desember 2023 Accepted: 28 Desember 2023 Kata Kunci: Prelinguistic. Autism Spectrum Disorder. Perkembangan Bahasa Abstrak: Latar Belakang: Pada dasarnya anak-anak autis sering menunjukkan perkembangan yang lebih lambat dibandingkan dengan anak normal. Pemeriksan Prelinguistic Scale memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kemampuankemampuan prasyarat pembelajaran bahasa. Hal ini akan menjadi modalitas seorang anak untuk mengembangkan bahasanya hingga lancar dalam berkomunikasi dengan lawan Adapun aspek penilaian yang akan dilakukan yaitu yang berkaitan tentang responding joint attention, initiation joint attention, gesture nonverbal, nonverbal intention communication, verbal imitation, motor imitation, symbolic Autism Spectrum Disorder neurodevelopmental yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial, bersama dengan perilaku terbatas dan repetitive. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran pada kegiatan ini adalah siswa Autism Spectrum Disorder yang mengikuti terapi di Klinik Yamet CDC cabang Padang sebanyak 20 orang. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2023. Hasil: Hasil kegiatan pemeriksaan ini dapat dijadikan data sebagai perencanaan program terapi bagi siswa Autism Spectrum Disorder. Diharapkan dengan adanya program tersebut akan melatih modalitas anak dan meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi. Abstract: Background: In essence, children with autism often exhibit slower development compared to neurotypical children. The Prelinguistic Scale examination aims to identify language learning prerequisites. This serves as a modality for a child to develop their language skills, enabling them to communicate fluently with others. The assessment includes aspects related to responding to joint attention, initiating joint attention, nonverbal gestures, nonverbal intentional communication, verbal imitation, motor imitation, and symbolic play. Autism Spectrum Disorder is a neurodevelopmental condition characterized by difficulties in communication and social interaction, accompanied by restricted and repetitive behaviors. ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 Method: This activity is carried out in three stages: Keywords: Prelinguistic. Autism Spectrum Disorder. Language Development preparation, implementation, and evaluation. The target participants for this activity are 20 students with Autism Spectrum Disorder who are undergoing therapy at the Yamet CDC branch in Padang. The community service activity took place on October 14, 2023. Result: The results of this examination can be utilized as data for planning therapeutic programs for students with Autism Spectrum Disorder. It is hoped that the implementation of such programs will train the modalities of the children and enhance their communication skills. Pendahuluan Kesehatan anak merupakan elemen kritis dalam pembentukan fondasi kesehatan sepanjang kehidupan. Pada tahap pertumbuhan dan perkembangannya, anak-anak rentan terhadap berbagai risiko kesehatan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan. Pemeriksaan kesehatan pada anak tidak hanya sekadar rutinitas medis, tetapi juga merupakan strategi proaktif untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan, mendorong pertumbuhan yang optimal, serta memberikan dukungan holistik untuk kesejahteraan fisik dan mental. (Mansur, 2. Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah kondisi neurodevelopmental yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial, bersama dengan perilaku terbatas dan repetitif (Manual, 2. Meskipun pemahaman yang jelas tentang penyebab ASD masih sulit didapat, beberapa faktor genetik dan neurobiologis telah diidentifikasi (Tsimpli, 2. Terdapat variasi yang cukup besar dalam skor kuantitas intelegensi (IQ) di antara populasi ASD. Sebagian besar individu dengan ASD menunjukkan gangguan kecerdasan, sedangkan sebagian lagi berada pada spektrum fungsional tinggi cenderung memiliki tingkat IQ rata-rata atau di atas rata-rata. (Johnson, 2. Terkait dengan tujuan komunikatif, anak-anak dengan perkembangan nornal menggunakan beberapa tujuan yang berbeda selama tahun pertama kehidupan. Pada usia sekitar sembilan bulan, mereka berkomunikasi untuk mengatur perilaku orang lain . isalnya, protes, permintaa. dan mengambil langkah verbal dalam rutinitas sosial (J Kaori Ohashi, 2. Sekitar usia 10 hingga 12 bulan, anak-anak dengan perkembangan normal mulai berkomunikasi untuk mengarahkan perhatian lawan bicaranya . isalnya, dengan menunjuk atau mengatakan "lihat") dan membahas objek dan peristiwa bersama sambil mengkoordinasikan fokus perhatian mereka dengan lawan bicaranya (Hendriks, 2. Kemampuan seorang anak untuk mengarahkan perhatian dan membahas objek dan peristiwa bersama adalah tonggak pragmatik sosial penting yang menandai munculnya perhatian bersama. Joint attention melibatkan anak aktif memantau perhatian mereka sendiri, perhatian mitra sosial, dan objek/peristiwa perhatian bersama untuk tujuan berbagi (Hodges H, 2. Anak-anak Autism Spectrum Disorder terutama yang mengalami keterlambatan bahasa dan kognitif, memiliki periode yang lebih panjang sebelum mereka ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 berkomunikasi untuk mengarahkan perhatian dan membahas objek dan peristiwa bersama (Hendriks, 2. Oleh karena itu, ada jangka waktu yang lebih lama ketika anak-anak ASD menunjukkan tujuan utama untuk mengatur perilaku dan melakukan langkah-langkah dalam rutinitas atau permainan (Flusberg, 2. Keterlambatan kemampuan berbahasa umum dan seringkali merupakan kekhawatiran perkembangan pertama yang dicatat oleh orangtua (Tsimpli, 2. Berbeda dengan anak-anak dengan perkembangan tipikal, yang mengeluarkan katakata pertama mereka mendekati ulang tahun pertama mereka (J Kaori Ohashi, 2. , anak-anak autis sering menunjukkan perkembangan yang lebih lambat. Pemeriksan Prelinguistic Scale memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kemampuan-kemampuan prasyarat pembelajaran bahasa. Hal ini akan menjadi modalitas seorang anak untuk mengembangkan bahasanya hingga lancar dalam berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Teknis dari pemeriksaan ini yaitu dengan adanya keterlibatan langsung dengan anak, kemudian mengatur aktivitasnya atau memberikan tugas-tugas spesifik, mengobservasi kemampuan anak, dan memberikan rating pada masing-masing indikator ukur sesuai dengan skala. Adapun skala penilaian dalanpemeriksaan ini yaitu : skala 1 artinya tidak pernah/tidak mampu, skala 2 artinya mampu namun kadang-kadang, skala 3 artinya selalu mampu. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan kegiatan pemeriksaan kemampuan Prelinguistic Scale pada anak Autism Spectrum Disorder yaitu untuk mengukur kemampuan prasyarat pembelajaran bahasa yang terdiri dari responding joint attention, initiation joint attention, gestur nonverbal, nonverbal intention communication, verbal imitation, motor imitation, symbolic play. Metode Pelaksanaan Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri tadi beberapa tahapan yaitu dimulai dari: . Tahap persiapan, . Tahap pelaksanaan, . Tahap Pada tahap persiapan meliputi: Koordinasi dengan Pimpinan Klinik Yamet CDC cabang Padang, untuk penentuan jadwal, penentuan lokasi pemeriksaan, persiapan anggota Tim pelaksana dengan melibatkan mahasiswa, persiapan alat dan bahan dan setting untuk tempat dan prosedur pelaksanaan. Tahap Pelaksanaan terdiri dari: Tim pengabdian sebanyak 2 dosen 1 tendik membagi tugas. Kegiatan pengabdian dibantu oleh mahasiswa sebanyak 4 mahasiswa. Selanjutnya tahap Evaluasi berupa tahap evaluasi kegiatan mulai dari persiapan hingga akhir kegiatan, pada tahap ini Tim pelaksana kegiatan pengabdian melaporkan semua hasil pemeriksaan kepada pihak Klinik Yamet CDC cabang Padang. Laporan yang berikan akan direkomendasi oleh pihak lembaga dan dilaporkan kepada wali murid pada saat evaluasi hasil terapi. Selain itu evaluasi kegiatan pelaksanaan diberikan kepada pihak kampus dalam bentuk laporan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai tindak lanjut pada pelaksanaan pengabdian selanjutnya. ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 Persiapan Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kegiatan Gambar 1. Rancangan Tahap Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Klinik Yamet CDC cabang Padang Hasil Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen Prodi D-i Terapi Wicara STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2023 dan tempat pelaksanaan di Klinik Yamet CDC cabang Padang. Jumlah peserta sebanyak 20 orang remaja yang terdiri dari 4 orang perempuan . %) dan 16 orang laki-laki . %) dengan rentang usia 5-11 tahun. Kegiatan ini diawali dengan perkenalan dan kemudian melakukan pemeriksan menggunakan format pemeriksaan Prelinguistic Scale dengan mengkondisikan anak sesuai dengan item tugas-tugasnya. Adapun aspek penilaian yang akan dilakukan yaitu yang berkaitan tentang responding joint attention, initiation joint attention, gesture nonverbal, nonverbal intention communication, verbal imitation, motor imitation, symbolic play. Persentase Peserta Pemeriksaan Prelinguistic Scale jumlah lakilaki Gambar 2. Karakteristik Peserta Berdasarkan Jenis Kelamin ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 Deskripsi Durasi Klien Menjalankan Terapi di Klinik Yamet CDC cabang Padang jumlah masa terapi . jumlah anak Gambar 3. Deskripsi Durasi Klien Mengikuti Terapi di Klinik Yamet CDC cabang Padang Dari data yang penulis dapatkan dari pihak Klinik Yamet CDC cabang Padang terdapat data peserta kegiata yang mengikuti terapi di lembaga tersebut yaitu dengan rincian terdapat 5 orang anak yang mengikuti terapi selasa 2 tahun, 7 orang anak mengikuti terapi selama 3 tahun, 2 orang anak mengikuti terapi selama 4 tahun, 3 orang anak mengikuti terapi selama 5 tahun, 1 orang anak mengikuti terapi 6 tahun, dan 2 orang anak mengikuti terappi selama 7 tahun. Tabel 1. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Responding Joint Attention Aspek Pengukuran Mean Persentase (N = . (%) Responding Joint Attention . Item Tuga. Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Tabel 2. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Initiation Joint Attention Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Joint Attention . Item ) Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Tabel 3. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Gesture Nonverbal Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Gestur Nonverbal . Item ) Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 Tabel 4. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Nonverbal Intention Communication Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Nonverbal Intention Communication . Ite. Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Tabel 5. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Verbal Immitation Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Verbal Imitation . Ite. Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Tabel 6. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Motor immitation Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Motor Imitation . Ite. Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Tabel 7. Data Hasil Pengukuran Prelinguistic Scale Aspek Symbolic Play Mean Persentase Aspek Pengukuran (N = . (%) Symbolic Play . Ite. Tidak pernah/tidak mampu. Mampu namun kadang-kadang Selalu mampu Diskusi Dari data di atas dapat dilihat dari pemeriksaan kemampuan Prelinguistic Scale pada siswa Autism Spectrum Disorder di Klinik Yamet CDC Padang dari tujuh aspek pengukuran yaitu responding joint attention, initiation joint attention, gesture nonverbal, nonverbal intention communication, verbal imitation, motor imitation, symbolic play dengan skala penilaian tidak pernah/tidak mampu, mampu namun kadang-kadang, dan selalu mampu. Hasil dari pemeriksaan Dari aspek responding joint attention respon klien lebih tinggi dengan persentase 62,5% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, untuk respon selalu mampu 27,5% dan respon tidak pernah/tidak mampu 10%. Dari aspek initiation joint attention respon klien lebih tinggi dengan persentase 78,3% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, untuk respon selalu mampu masih 0% dan respon tidak ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 pernah/tidak mampu 21,7%. Untuk aspek gesture nonverbal respon klien lebih tinggi dengan persentase 60,8% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, untuk respon selalu mampu masih 14,2% dan respon tidak pernah/tidak mampu 25%. Dari aspek nonverbal intention communication, respon klien lebih tinggi dengan persentase 55% pada skala 1 dengan interpretasi nilai tidak pernah/tidak mampu, respon mampu namun kadang-kadang dengan jumlah 45%, serta respon selalu mampu masih 0%. Dari aspek verbal imitation, respon klien lebih tinggi dengan persentase 57,5% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, kemudian untuk respon tidak pernah/tidak mampu dengan persentase 28,3%, serta respon selalu mampu 14,2%. Dari aspek motor imitation, respon klien lebih tinggi dengan persentase 57,5% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, kemudian untuk respon tidak pernah/tidak mampu dengan persentase 26,3%, serta respon selalu mampu 16,3%. Terakhir, aspek symbolic play, respon klien lebih tinggi dengan persentase 55% pada skala 2 dengan interpretasi nilai mampu namun kadang-kadang, kemudian untuk respon tidak pernah/tidak mampu dengan persentase 45%, serta respon selalu mampu 0%. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2023 di Klinik Yamet CDC cabang Padang ini dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Selama proses kegiatan ini peserta cukup kooperatif dan mampu beradaptasi dengan tim pengabdi dan juga difasilitasi oleh tim dari klinik sehingga peserta mampu mengikuti kegiatan sampai selesai. Berdasarkan data diatas maka disimpulkan evaluasi kegiatan untuk pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Adapun keterbatasan saat melaksanakan kegiatan ini yaitu pengabdi butuh waktu untuk mengkondisikan anak dan beradaptasi dengan orang baru dikenalnya untuk mendapatkan data pemeriksaan Prelinguistic Scale. Dari pihak lembaga sangat senang dengan kegiatan ini dan memberikan saran agar bisa dilakukan secara berkala untuk kedepannya. Serta dapat mengevaluasi dan menyiapkan program yang sesuai dengan kebutuhan anak, serta memungkinkan untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi yang sudah ada pada saat ini. Kesimpulan dan Saran Kegiatan pengabdian masyarakat dengan bentuk pemeriksaan kesehatan perkembangan kemampuan prelinguistic anak Autism Spectrum Disorder di Klinik Yamet CDC Padang ini menunjukkan terdapat deskripsi modalitas anak untuk menuju pada tahap perkembangan bahasa yang lebih kompleks tentu harus memenuhi prasyarat perkembanagn bahasa tersebut. Siswa di lembaga ini sebagian besar sudah memberikan respon pada skala 2 yaitu mampu namun kadang-kadang. Dari kegiatan ini disarankan dari data yang didapatkan ini lembaga terapi bisa merancang dan memberikan program untuk meningkatkan modalitas yang sudah dimiliki oleh anak ISSN: 2797-3239 (ONLINE) doi: https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Desember, 2023, pp. 023 - 030 Ucapan Terima Kasih