Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Volume . Nomor . Bulan 20xx, 45-50 journal homepage: https://mahardhika. id/jurnal/index. php/jpdm Perbandingan Pengaruh Model Pembelajaran PBL Dan Discovery Learning Terhadap Hasil Psikomotor Passing Bawah Bola Voli Inang Widigdo Universitas PGRI Semarang E-mail: inangwidig05@gmail. __________________________________________________________________________________ ARTICLE INFO _______________________ Article history: Received 29-7-2021 Revised 30-7-2021 Accepted 31-7-2021 Keywords: Volleyball Bottom Passing. PBL & Discovery Learning. Psychomotor Results Kata Kunci : Passing Bawah Bola Voli PBL & Discovery Learning Hasil Psikomotor ABSTRACT The purpose of this study was to determine whether there was effectiveness in the problem based learning model on the psychomotor outcomes of volleyball underpassing in class XI students of SMK Negeri 2 Semarang and discovery learning models on psychomotor outcomes of volleyball underpassing in class XI students of SMK Negeri 2 Semarang. The research method used in this research is Quasi Experimental Design . with the design used in this study is the Noneequivalent Control Group Design. Data collection techniques using tests. The population in this study were students of class XI SMK N 2 Semarang, with samples of class XI BDP 1 and XI UPW 1 students. The results showed that the hypothesis test was obtained t count . which means that the problem based learning and discovery learning models are effective in psychomotor results of passing under volleyball in class XI students of SMK N 2 Semarang. The results of the effectiveness of passing down volleyball with a problem based learning model of 83. While the results of the effectiveness of passing down volleyball with the discovery learning model of 89. Based on the results above, it can be concluded that the discovery learning learning model is more effective than problem based learning exercises for the effectiveness of passing down volleyball in class XI students of SMK N 2 Semarang, because from the data the value of the discovery learning model is greater than problem based learning. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada keefektifan pada model pembelajaran problem based learning terhadap hasil psikomotorik passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Semarang dan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil psikomotorik passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksprimental Design . ksperimen sem. dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalen Control Group Design. Teknik pengambilan data menggunakan tes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK N 2 Semarang, dengan sampel siswa kelas XI BDP 1 dan XI UPW 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji hipotesis diperoleh t hitung . ,669 < 29,. yang berarti bahwa model pembelajaran problem based learning dan discovery learning efektif dalam hasil psikomotorik passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK N 2 Semarang. Hasil keefektifan passing bawah bola voli dengan model pembelajaran problem based learning sebesar 83,06. Sedangkan hasil keefektifan passing bawah bola voli dengan model pembelajaran discovery learning sebesar 89,00. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning lebih efektif daripada latihan problem based learning untuk keefektifan passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK N 2 Semarang, karena dari data tersebut nilai dari model pembelajaran disecovery learning lebih besar dari problem based learning. PENDAHULUAN Dunia pendidikan mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman, begitu pula dengan pendidikan di Indonesia yang terus mengalami perkemnbangan. Perkembangan yang terjadi pada dunia pendidikan di Indonesia saat ini adalah adanya perubahan kurikulum KTSP menjadi Perubahan pada kurikulum tersebut berdampak pada perubahan proses pembelajaran Berdasarkan Pemendikbud Nomor 103 tahun 2014 proses pembelajaran pada kurikulum 2013 lebih berpusat pada siswa dengan menggunakan proses pembelajaran langsung dan tak langsung. Kurikulum 2013 menekankan pada proses pembelajaran yang berbasis pada siswa, sehingga model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran yang menuntut siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Pendidikan merupakan kebutuhan manusia sepanjang hidup dan selalu berubah mengikuti perkembangan jaman, teknoligi dan budaya masyarakat. Perkembangan dan perubahan pendidkan yang semakin maju menuntut lembaga pendidikan formal atau sekolah dapat membina dan mempersiapkan sumber daya manusia lebih baik lagi dengan cara meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan Seorang guru dituntut untuk mengembangkan kemampuan dirinya dengan pengetahuan, keterampilan dan keahlian agar tidak tertinggal oleh perkembangan pendidikan yang semakin maju. METODE Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Eksprimental Design . ksperimen Sem. Menurut Sugiono dalam (Farid 2018: . design ini memiliki kelompok control, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variable-variable luar yang mempengaruhi pelaksanaan Metode ini digunakan untuk pengaruh model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar passing bawah di SMK N 2 Semarang. Sedangkan penelitian ini menggunakan desain Nonequivalen Control Group Design. Desain ini hampir sama pretest-posttest group desain, hanya dengan desain ini kelompok eksperimen dan kelompok control tidak dipilih secara random. Judul Artikel A Penulis 1. Penulis 2 K1 : pretest K2 : pretest Gambar 1. Desain penelitian Nonequivalen Control Group Design Keterangan : K1 : kelas dengan penerapan model pembelajaran problem based learning. elas eksperime. K2 : kelas dengan penerapan model pembelajaran discovery learning . elas eksperime. X1 : penerapan model pembelajaran problem basd learning. X2 : penerapan model pembelajaran discovery learning. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Psikomotor Passing Bawah Siswa Kelaas XI SMK Negeri 2 Semarang. Model pembelajaran problem based learning merupakan model pembelajaran dimana peserta didik mengerjakan permasalahan yang otentik dengan maksud untuk menyusun pengetahuaan mereka sendiri, mengembangkan inkuiri dan keterampilan berpikir tingkat lebih tinggi, mengembangkan kemandirian, dan percaya diri. Berdasarkan hasil penelitian pemberian model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap psikomotor pada pembelajaran passing bawah bola voli meningkat, dikarenakan peserta didik dapat belajar melakukan gerak dasar dengan cara mengumpulkan informasi dan memecahkan masalah. Dalam penelitian ini model pembelajaran problem based learning diterapkan pada siswa kelas XI BDP 1 sebanyak 36 orang. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Suzianto dan Damanik mengenai Aupenerapan model problem based learning dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli siswa kelas Vi-2 SMP Negeri 27 Medan tp. 2018/2019. Menyimpulkan bahwa Guru Pendidikan Jasmani SMP Negeri 27 Medan dapat menerapkan metode Problem Based Learning dan modifikasi bola melalui materi yang disesuaikan karena hal ini dapat menciptakan pembelajaran aktif dan mengembangkan cara berfikir kritis siswa melalui pemecahan masalah. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Psikomotor Passing Bawah Siswa Kelaas XI SMK Negeri 2 Semarang Model pembelajaran discovery learning merupakan model pembelajaran yang menemukan konsep melalui serangkaian data atau informasi yang diperoleh melalui pengamatan dan percobaan. Peningkatan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil psikomotor passing bawah bola voli karena peserta didik belajar melakukan teknik dasar dengan cara mengamati video yang ditampilkan melalui microsoft teams. Dalam penelitian ini model pembelajaran discovery learning diterapkan pada siswa kelas XI UPW 1 sebanyak 36 orang. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Fitriyah. Ali Murtadlo, dan Rini Warti . mengenai Aupengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar matematika siswa MAN model kota JambiAy. Menyimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model discovery learning lebih baik dari hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan model discovery learning . odel konvensiona. Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Psikomotor Passing Bawah Siswa Kelaas XI SMK Negeri 2 Semarang Model pembelajaran yang diterapkan dalam hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli siswa kelas XI SMK Negeri 2 Semarang adalah problem based learning untuk kelas XI BDP 1 dan discovery learning untuk kelas XI UPW 1. Untuk mengetahui perbedaan pengaruh hasil belajar dengan model pembelajaran problem based learning dan discovery learning pada teknik passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Semarang dan untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih efektif antara model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Semarang, maka dilakukan analisis data dengan independent sample t-test. Hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli dengan model pembelajaran discovery learning lebih efektif karena dengan diberikan perlakuan model discovery learning siswa dapat melakukan mengamati cara melakukan passing bawah, dikarenakan jenis model pembelajaran yang diberikan berupa mengamati video passing bawah sehingga proses pembelajaran sangat jelas dan siswa paham akan materi yang telah disampaikan. Sedangkan dalam perlakuan model pembelajaran problem based learning masih kurang paham dikarenakan siswa disuruh menyusun pengetahuan mereka sendiri sekaligus memecahkan masalah. Penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Reza Eko Ivanto 2015 di Universitas Negeri Surabaya yang berjudul AuPenerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Kurikulum 2013 terhadap Hasil Belajar Passing Bawah pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tambakboyo TubanAy dan Penelitian yang dilakukan oleh Suzianto dan Suryadi Damanik 2019 di Universitas Negeri Medan yang berjudul AuPenerapan Model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar Passing Bawah Bola Voli siswa kelas Vi-2 SMP Negeri Medan Tahun Pelajaran 2018/2019Ay. Judul Artikel A Penulis 1. Penulis 2 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan oleh penulis, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli kelas XI SMK Negeri 2 Semarang. Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli kelas XI SMK Negeri 2 Semarang. Model discovery learning lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar psikomotor passing bawah bola voli kelas XI SMK N 2 Semarang. DAFTAR PUSTAKA