KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN LOKAL (Amomum compactum Soland. ex Maton.) DI KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR Harleni1, Bima2 1 Universitas Ibnu Chaldun – Jakarta Jl. Pemuda I Kav.97 RT.5/RW.2 Rawamangun, Jakarta Timur, Jakarta, 13220 2 Universitas Ibnu Chaldun – Jakarta Jl. Pemuda I Kav.97 RT.5/RW.2 Rawamangun, Jakarta Timur, Jakarta, 13220 Korespondensi : alamat surat elektronik penulis Diterima / Disetujui ABSTRAK Tanaman kapulaga merupakan tumbuhan endemik dan termasuk rempah termahal ketiga di dunia, setelah saffron dan Vanili. Morfologi tanaman Kapulaga ini merupakan bagian tumbuhan yang digunakan sebagai perasa, pengawet dan sebagai obat tradisional. Fokus penelitian yang diteliti dalam proposal skripsi ini yaitu tentang bagaimana karakteristik morfologi tanaman kapulaga lokal di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui kondisi lahan kapulaga di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Untuk mengetahui perkembangan kapulaga sebagai sumber pendapatan masyarakat di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Untuk mengetahui ketersediaan faktor produksi lahan, teknologi budidaya, ketersediaan bibit atau jenis kapulaga di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Untuk mengetahui perkembangan kapulaga sebagai sumber pendapatan masyarakat di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Pengamatan dilakukan pada karakter morfologi tanaman dilakukan dengan jumlah tanaman yang diamati minimal 10 tanaman ditambah 1% dari populasi, meliputi : Karakter tanaman: habitus tanaman, lingkar batang, bentuk tajuk, keadaan tajuk, bentuk batang, percabangan, tekstur kulit batang, dan warna kulit batang. Karakter daun: bentuk daun, tepi daun, sifat torehan daun, ujung daun, belahan daun, warna daun bagian atas, warna daun bagian bawah, permukaan daun bagian atas/bawah, tipe daun, ukuran daun tua, dan tangkai daun. Karakter bunga : warna bunga, kedudukan bunga/tempat tumbuh bunga, jumlah bunga, dan warna kelopak bunga. Karakter buah: tipe buah, bentuk buah, tekstur kulit buah, panjang buah, lingkar buah, berat buah/biji, warna kulit buah, tebal kulit buah, jumlah buah per tandan, dan panjang tangkai buah. Karakter biji: Bentuk biji, jumlah biji, aroma biji, panjang biji, lebar biji,dan warna bij. Kata kunci: karakteristik, morfologi, kapulaga lokal 1 ABSTRACT Morphological Characteristics of Local Cardamom Plants (Amomum campactum Soland. ex Maton.) in Pamijahan District, Bogor Regency Cardamom plants are endemic plants and are the third most expensive spice in the world, after saffron and vanilla. Plant morphology Cardamom is a part of the plant that is used as a flavoring, preservative and as a traditional medicine. The research focus examined in this thesis proposal is about. What are the morphological characteristics of local cardamom plants in Pamijahan District, Bogor Regency? What are the uses of the local cardamom plant in Pamijahan District, Bogor Regency? The purpose of this study was to determine the condition of cardamom land in Pamijahan District, Bogor Regency. To find out the development of cardamom as a source of income for people in Pamijahan District, Bogor Regency. To determine the availability of land production factors, cultivation technology, availability of seeds or types of cardamom in Pamijahan District, Bogor Regency. To find out the development of cardamom as a source of income for people in Pamijahan District, Bogor Regency. Observations were made on the morphological characters of the plants by the number of plants observed at least 10 plants plus 1% of the population, including: Plant characters: plant habitus, stem circumference, crown shape, crown state, stem shape, branching, bark texture, and skin color stem. Leaf characters: leaf shape, leaf edge, leaf incision, leaf tip, leaf split, upper leaf color, lower leaf color, upper/lower leaf surface, leaf type, size of old leaf, and petiole. Flower characters: flower color, flower position/place to grow flowers, number of flowers, and color of flower petals. Fruit characters: fruit type, fruit shape, fruit skin texture, fruit length, fruit circumference, fruit/seed weight, fruit skin color, fruit skin thickness, number of fruit per bunch, and fruit stalk length. Seed character: Seed shape, number of seeds, seed aroma, seed length, seed width, and seed color Keywords: Morphological, characteristics of local cardamom PENDAHULUAN Indonesia merupakan tanaman rempahrempah dan tanaman obat-obatan (Nasution, 1992). negara kepulauan yang sangat luas, mempunyai Salah satu rempah yang kurang lebih 35.000 pulau yang besar dan mempunyai nilai jual yang tinggi adalah kecil dengan keanekaragaman jenis flora kapulaga dan fauna yang sangat tinggi. Di Indonesia merupakan tumbuhan endemik Indonesia diperkirakan terdapat 100 sampai dengan serta termasuk dalam kategori rempah 150 famili tumbuh-tumbuhan, dan dari termahal ketiga di dunia, setelah saffron jumlah tersebut sebagian besar mempunyai dan vanili. Merupakan jenis komoditas potensi kapulaga untuk dimanfaatkan sebagai (Amomum rempah yang cardamomum), mempunyai permintaan ekspor yang terus meningkat tanaman industri, tanaman buah-buahan, 2 sejak krisis ekonomi 2011-2013. Indonesia pertanaman kapulaga bersaing dengan singapura untuk kapulaga provinsi, terluas di Jawa Barat yang ekspor di kawasan negara ASEAN. kapulaga mencapai lebih dari 27 ribu meter persegi juga disebut sebagai ratu rempah (Queen of dengan produksi 62.923 ton (Ferdianto, spices) karena memiliki banyak keunggulan, 2019). Kapulaga baik dari segi kebutuhan serta manfaat yang terbesar dalam kapulaga di 20 pengobatan sangat tinggi di seluruh dunia. Umumnya tradisional sering dipakai kapulaga digunakan sebagai tambahan sebagai bumbu penyedap, obat asma, penyedap rasa, obat tradisional serta mulut berbau dan obat gosok. Biji industri manufaktur lainya. kapulaga merupakan bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan sebagai Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan obat sudah seumur dengan peradaban obat dikarenakan pada biji kapulaga mengandung minyak atsiri. manusia. Tumbuhan adalah gudang yang memiliki sejuta manfaat termasuk untuk obat berbagai penyakit. Pada era BAHAN DAN METODE perkembangan seperti ini setiap negara serta Penelitian ini akan dilaksanakan mengembangkan obat tradisional masing- di ladang petani yang berada di masing di setiap negaranya. Masyarakat Kecamatan harus memiliki kesadaran yang tumbuh Bogor. Penelitian ini akan dilaksakan seiring mulai bulan Februari-Maret tahun 2023. perlu menggali dan dengan pengetahuan tentang mengenal berkembangnya lingkungan alam Alat mereka. Mereka harus mampu mengolah sebagai keranjang yang kuat dan bersih. Bahan obat utama yang digunakan dalam penelitian tradisional yang ampuh. Selain untuk penggaris, tanah dan akar, pisau bersih dan tajam, membuat makanan dari tumbuhan tersebut menjadikannya digunakan Kabupaten meteran, garpu atau skop pencungkil tumbuhan yang ada di hutan mulai dari cara hingga yang Pamijahan bahan ini masakan, diantaranya populasi tanaman kapulaga juga dibutuhkan untuk industri kapulaga di kelompok tani yang berupa makanan, minuman, hingga farmasi. Tak buah dan biji kapulaga yang diperoleh hanya pasar dalam negeri, permintaan dari Kecamatan Pamijahan Kabupaten rempah ini di pasar internasional juga Bogor. semakin meningkat. Di Indonesia 3 Dalam melakukan metode observasi ini Teknik pengambilan sampel peneliti perlu melakukan observasi di (teknik sampling) dalam penelitian ini lokasi untuk adalah accidetal sampling yaitu teknik mendapatkan informasi dan mencatat penentuan sampel berdasarkan secara hal-hal kebetulan, tempat yang peneliti menjadi fokus peneliti memilih teknik permasalahan peneliti. Adapun metode tersebut untuk menghindari responden survei yang ingin didapatkan dengan yang tidak berada ditempat saat peneliti mengunakan metode yaitu:Bagaimana melakukan penelitian. Sehingga peneliti karakterisasi bisa mengambil sampel pada siapa saja morfologi tanaman kapulaga lokal di kecamatan pamijahan kabupaten bogor? Apa yang kegunaan dalam populasi. Jadi sampel dalam penelitian dalam metode wawancara ini penelitian menggunakan beragam wawancara yang bandinkan dengan bebas bilah wawancara ini sebanyak 10 orang kelompok tani.gejala – gejala yang ada. semitek struktur. Karena dalam teknik ini lebih perencanaan tampa memperhatikan strata yang ada kabupaten bogor?Adapun pelaksanaanya tampa sebelumnya dan di jadikan sampel tanaman kapulaga lokal di kecamatan pamijahan ditemui Pengambilan data dilakukan sesuai dengan di parameter sebagai berikut:Jumlah daun yang kapulaga, di pilih buah yang berkualitas. terstruktur. Adapun wawancara yang Pengamatan dilaksanakan pada. Kadar akan dilakukan oleh peneliti dalam teknik ini yaitu bagaimana cara petani kapulaga klorofil total daun, sampel diambil pada dalam memproduksi kapulaga dalam 33 hari setelah semai. Tinggi tanaman, persaingan yang semakin banyak ini. diukur dari pangkal batang hingga ujung Apa yang menjadi alasan utama untuk batang. Jumlah buah yang terbentuk per memproduksi kapulaga, padahal masih tanaman, yakni dengan cara menhitung banyak lagi tanaman herbal lainnya seluruh buah yang dihasilkan pada saat yang dibuat untuk obat tradisional. tanaman berumur 41 hari setelah semai. Bagaimana cara pengekspor kapulaga Bobot buah per tanaman, yakni dengan dalam menhadapi persaingan di era cara modern. seluruhnya setelah dipanen. menimbang massa HASIL DAN PEMBAHASAN 4 buah Karakteristik morfologi tanaman kapulaga lokal perkebunan, misalnya kopi atau sengon. Kapulaga menghendaki tekstur tanah Kapulaga merupakan tanaman yang gembur, oleh sebab itu Tanaman tahunan berupa perdu dengan tinggi kapulaga merupakan salah satu jenis 2,50 m, berbatang semu, buahnya tanaman berbentuk bulat, membentuk anakan berwarna hijau. Mempunyai budidaya yang tidak membutuhkan sinar matahari secara daun tunggal yang tersebar, berbentuk lanset, ujung runcing dengan tepi rata.Pangkal penuh. Tanaman ini naungan, akan lebih membutuhkan baik jika dibudidayakan dengan sistem tumpang daun berbentuk runcing dengan panjang sela/tumpang 30-9 cm dan lebar 10,2 cm, pertulangan perkebunan, misalnya kopi atau sengon. menyirip dan berwarna hijau Batang Kapulaga menghendaki tekstur tanah kapulaga disebut batang semu, karena yang gembur. sari dengan tanaman terbungkus oleh pelepah daun yang berwarna hijau, bentuk batang bulat, tumbuh tegak, tingginya sekitar 1-20 m. Batang tumbuh dari rizome yang berada di bawah permukaan tanah, satu rumpun bisa mencapai 1-80 batang semu, batang tua akan mati dan diganti oleh batang muda yang tumbuh. Rata-rata pertambahan tinggi tanaman berdasarkan perbedaan jenis kapulaga. Kapulaga lokal Gambar 1. Kapulaga lokal 2.50cm. Batang daun Tanaman kapulaga merupakan salah satu jenis tanaman budidaya yang tidak Dari membutuhkan sinar matahari secara penuh. Tanaman ini naungan, akan lebih dilakukan membutuhkan baik sari dengan penelitian peneliti pada yang tanaman kapulaga memiliki batang yang semua jika dan terpisah dengan diameter berkisar dibudidayakan dengan sistem tumpang sela/tumpang hasil 2,5 tanaman cm. tumbuh 5 tanaman terus kapulaga hingga dapat mencapai ketinggian 2 meter, tumbuhnya Secara umum, daun biasanya tegak dan memiliki warna hijau dimiliki oleh gelap. Batang yang dimiliki tanaman k memiliki warna apulaga merupakan berpelepah daun yang membalut setiap tersebar, batangnya. Batang tanaman kapulaga ujungnya runcing dengan bagian tepi tumbuh dari akar yang berbeda dibawah yang rata, pangkal daunnya berbentuk permukaan tanah, satu rumpung bisa runcing dengan lebar lebar daunnya mencapai 20-30 batang semua, batang bisa mencapai sekitar 10 – 2 cm. termasuk batang basah tanaman yang hijau kapulaga tua, dan daun tunggal yang memiliki bentuk lanset, yang sudah tua akan mati dan akan diganti oleh batang mudah lain yang Buah juga tumbuh. ketika tanaman mulai berumur sekitar 2 tahun. Panjang daun Buahnya tumbuh dari batang semua yang berada di bagian bawah yang merayap Daun dari tanaman kapulaga ini dengan panjangmencapai 1 meter. Buah berwarna hijau tua yang merupakan pada tanaman kapulaga memiliki warna daun tunggal dan. memiliki bentuk kuning kelabu dan berbentukseperti lanset. Daun ini berbentuk runcing pada telur, selain itu juga memiliki bulu yang bagian pangkalnya, dengan panjang diameternya berukuran sekitar 1 cm. daun mencapai 30-9 cm. Buah tanaman kapulaga memiliki 3 ruang yang mana setiap ruangnya Tinggi Tanaman Kapulaga dipisahkan oleh adanya selaput tipis Kapulaga merupakan tanaman setebal terna berbatang lunak dan tidak berkayu. Tanaman perennial kertas dan tiap ruangnya mengandung 7–10 biji kecil, memiliki ini warna coklat atau hitam dan memiliki memiliki tinggi hingga mencapai 2 aroma harum yang khas. meter. Tanamanan beraroma khas ini Pengamatan kapulaga pada batang daun memiliki perkembang biakan vegetatif alami menggunakan rhizoma yang tumbuh menjalar di permukaan tanah. Lebar daun 6 Kegunaan Atau Manfaat Tanaman Kapulaga Lokal Di Kecamatan Pamijahan Air rebusan seluruh bagian Pos Tinggi Batang Panjang Daun Pajang batang ke Daun 1. 1 m 60 cm 30,6 cm 60,4 cm 10,2 cm 2. 2 m 10 cm 30,7 cm 71,4 cm 10,2cm 3. 1 m 40 cm 30,6 cm 60,7 cm 10,1 cm 4. 1 m 70 cm 30,7 cm 70,5 cm 10 cm 5. 1 m 80 cm 30,6 cm 80,2 cm 10 cm 6. 1 m 70 cm 30,7 cm 1m 10,1 cm 7. 2 m 50 cm 30,9 cm 1 m 20 cm 10,2 cm 8. 1 m 30 cm 30,9 cm 1 m 10 cm 10 cm tanaman kapulaga digunakan untuk obat kuat bagi orang yang merasa lemas akibat kecapean. Juga berguna bagi orang yang berpenyakit encok atau rematik. Kadang-kadang juga digunakan sebagai afridisiakan (untuk meningkatkan libido). Rimpang sering digunakan untuk menghilangkan bau mulut, untuk menurutkan obat batuk, panas antipiretik)ncong dan (sebagai Khasiat meletak. kapulaga di antara lain rebusan batang digunakan sebagai obat penurun panas gatal, radang lambung, demam, (demam). bau mulut, sesak nafas, dan influenza. Buahnya dipergunakan Pemanfaatan kapulaga sebagai bahan untuk aromatik, karminatif (mengurangi gas bahan penyedap dan penyegar makanan dan Lebar Daun minuman. Buah dalam perut atau mengurangi perut kapulaga kembung), mengobati batuk, mulut bau, berkhasiat sebagai obat batuk,amandel, dan haid tidak teratur, mulas, tenggorokan SIMPULAN Tanaman kapulaga termasuk dalam gatal tenggorokankan. dikembangkan dalam sistem pengolahan lahan dengan mengkombinasikan tanaman kapulaga tanaman obat yang dapat dimanfaatkan dan bagian batang,buah kapulaga lokal yang 7 petani bertujuan dalam peningkatan hasil dan konservasi lahan. Alam Meningkatkan Semarang. produksi dengan Universitas Diponegoro, mengunakan kapulaga dinilai sangat Tjitrosoepomo, G. 2010. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta tepat untuk memaksimalkan hasilyang didapatkan dan mempunyai dampak positif. Gardner FPR, Pearce B, and Mitchell RL. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya.Jakarta: UI Press. UCAPAN TERIMAKASIH Peneliti BRIN Bapak Adi setaiadi M.Si dan petani kapulaga di Pamijahan Bogor Jawa Barat. Setyawan AD, Wiryanto, Suranto,Bermawie N and Sudarmono. 2014.Short communication: comparisons of DAFTAR PUSTAKA isozyme diversity in local Java Fajriansyah Rozaq. 2014. Pemeliharaan cardamom (Amomum compactum) Kapulaga, Tanaman Rempah Kaya and true cardamom (Elettaria Manfaan Penyelamat Perekonomian, cardamomum). Nusantara (Universitas Negeri Semarang Bioscience, 6(1): 94-101. Indonesia) Sinaga, E., (2008), Amomum cardomomum Willd. Pusat penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat, Universitas Nasional, Jakarta. Sumardi., (2017), Isolasi dan Identifikasi Minyak Atsiri (Amomum Undergraduate dari Biji Kapulaga cardomomum), thesis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan 8