Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. BIMBINGAN KONSELING ANAK DALAM ISLAM DI MASA PANDEMI COUNSELING FOR CHILDREN IN ISLAM AT PANDEMIC PERIOD Syamsul Muqorrobin1. Tamrin Fathoni2 Institut Agama Islam Sunan Giri. Ponorogo e-mail: . Syamsulrobin@gmail. tam2fiana@gmail. Abstrak Bimbingan konseling anak adalah proses pemberian bantuan psikologis yang diberikan kepada anak usia dini dalam rangka membantu anak usia dini tersebut agar dapat mencapai perkembangan yang optimal. Ajaran Islam berpandangan tentang manusia. Al-Qur'an merupakan sumber pedoman bagi manusia, pada umumnya tuntunan bagi yang bertakwa dan tuntunan bagi yang beriman Didalamnya terdapat fungsi pemisah antara yang benar dan yang salah. Bimbingan Konseling dalam Islam memberikan cara pendampingan dari permasalahan yang menjadi klien, perubahan orientasi pribadi, penguatan mental spiritual, peningkatan perilaku menuju akhlak mulia, perbaikan, dan teknik bimbingan dan konseling lainnya. Bimbingan konseling pada anak masa pandemi covid-19 telah menjadi masalah dunia dan telah mengubah seluruh sistem kehidupan manusia. Sejalan dengan perubahan tersebut, penyuluhan sebagai ilmu dan pengabdian sosial juga harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi naskah. Data yang digunakan bersumber dari jurnal ilmiah, buku ilmiah, surat kabar, internet, atau sumber tertulis dan elektronik lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimbingan Konseling Islam dapat membantu secara sistematis kepada mereka yang membutuhkan, serta selaras dengan tuntunan nilai-nilai dan sendi-sendi ajaran yang tercamtum di dalam Al-QurAoan dan Hadis. Kata Kunci: Bimbingan Konseling. Agama Islam, pandemi Covid-19. Abstract Child counseling guidance is the process of providing psychological assistance to early childhood in order to assist the early childhood in order to help the child achieve optimal development. The Islamic teaching views humans, the Koran is a source of guidance for humans in general, guidance for those who fear and guidance for those who believe, in which there is a function of dividing between right and wrong. Counseling Guidance in Islam provides a way of assistance from problems that become clients, changes in personal orientation, strengthening mental-spiritual, increasing behavior towards noble morals, improvement and other guidance and counseling Covid-19 Pandemic children's counseling guidance has become a world problem and has changed the entire human life system. In line with these changes, counseling as a science and social service must also adapt to current conditions. The research used in this writing is a study of manuscripts. The data used comes from scientific journals, scientific books, newspapers, the internet, or other written and electronic sources. The results showed that Islamic Counseling Guidance can help systematically to those in need, as well as in line with the guidance of the values and principles of the teachings embodied in the Al-Qur'an and Hadith. Keywords: Counseling Guidance. Islamic Religion, the covid-19 pandemic. PENDAHULUAN Bimbingan adalah pemberian pertolongan pada pribadi orang agar kemampuannya dapat berkembang dengan cara memahami diri sendiri, lingkungan, mampu menghindari halangan serta menentukan masa depan (Ahmadi, 2. Bimbingan yaitu pemberian dorongan bantuan pada klien atau sekumpulan manusia dalam mengatasi kesulitan hidup, sehingga klien itu dapat mencapai kehidupan yang sejahtera (Balgito, 2. Chiskolm dalam McDaniel . , percaya Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. bahwa untuk memberikan bimbingan, konselor berharap dapat membantu semua orang untuk belajar lebih banyak tentang diri mereka sendiri. Konseling seperti pemikiran (Tolbert, 2. , adalah interaksi antara 2 orang dengan pertemuan konselor dan konseli, dimana konselor berperan selaku penasihat dengan kapasitas spesial yang dimilikinya untuk menyelenggarakan bimbingan. Dalam penyelenggaraan itu diimplementasikan konseli supaya mendalami keadaan pribadi konseli, suasana klien yang dirasakan dikala itu, serta suasana klien selanjutnya dengan kecakapannya agar berguna untuk dirinya sendiri dan orang lain. Pendapat lain tentang konseling diungkapkan oleh Jones (Jones, 2. , konseling ialah terdapatnya koneksi antara seseorang konselor yang kompeten dalam bidangnya itu dengan konseli ataupun pengguna bimbingan. Dalam penyelenggaraan konseling diantara keduanya dilakukan secara pribadi, meski terdapat orang lain yang ikut serta didalamnya baik di luar konselor serta konseli tersebut, sifatnya hanya membantu konseli agar dapat memutuskan apa yang bisa diambil setelah memperoleh bimbingan dari konselor. James P. Adam berpendapat bahwa konseling merupakan suatu asosiasi timbal balik antara konselor yang membagikan masukan kepada konseli supaya lebih mendalami pribadinya dengan problem kehidupan yang dirasakan saat ini dan masa selanjutnya (Adam, 2. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling merupakan tata cara pemberian dorongan yang dicoba konselor lewat interviu tatap muka . ace to fac. oleh pakar pembimbing . kepada seorang ataupun lebih untuk membantu konseli keluar dari masalahnya, dengan adanya bimbingan dan konseling diharapkan dapat membantu konseli mengaktualisasikan diri secara optimal sehingga prestasi yang lebih baik dapat dicapai. Bimbingan konseling Islam tidak lepas dari banyaknya masalah kehidupan yang dialami oleh setiap orang saat ini, pemikiran barat dalam menuntaskan setiap perkara hidup yang kadangkala bertolak dengan syariat agama Islam. Ummat muslim sepatutnya meletakkan al-QurAoan serta Hadits selaku sumber ilmu pengetahuan dan mengaplikasikan tauhid sebagi pondasi dalam Tidak hanya itu, gagasan sekuler dari pemikiran barat menimbulkan gerakan kritis dari golongan ummat muslim sehingga melahirkan ilmu pengetahuan yang berangkat dari Al-QurAoan serta Hadits (Bastaman, 2. Meneliti agama dalam kehidupan manusia cukup menarik untuk dibahas, khususnya ajaran agama Islam. Hal ini tidak lepas dari tugas yang diembang Nabiyullah zaman dulu agar dapat diambil hikmah yaitu menunjukkan dan mengarahkan ummat manusia kepada esensi kebaikan akhlak dan perilaku, serta Nabiyullah sebagai pembimbing yang sangat ahli atas kehendak Allah SWT dalam memecahkan masalah jiwa manusia, sehingga beliau dapat keluar dari tipu muslihat Seperti ayat berikut ini: e aAO aO a aOEA e aUA ua acacE Eac aUOa a aNA AEU a aOa EaU a sA AaO E aA ca AA O e a E aA ca a AO EA AA O e aEA ac aA a AC aOa aOA a A aOa aOA a AAEa a aA a A ua acOA AA aA Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. AuDemi masa. Sungguh manusia dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan melakukan amal kebaikan, saling menasehati supaya mengikuti kebenaran dan saling menasehati supaya mengamalkan kesabaranAy. (Q. Al-Ashr :1-. Setiap manusia diperintahkan saling memberi arahan berdasarkan tingkat kemampuannya, serta memberikan pencerahan agar tetap sabar dan tawakkal dalam mengarungi perjalanan hidup. Dari ayat di atas dapat diambil hikmah bahwa dalam setiap manusia terdapat jiwa-jiwa yang berkeinginan menjadi jahat dan yang menjadi shaleh, semua itu tergantung pemilik setiap jiwa-jiwa a e a AaO Ea OA e A aOUaCaO aE Eac aUOa aEa. ca A acNO acac o aN Ca E ua acOA aUAU aE aEa s aN aA a e AEac aNO Ua ae a aOUa N aA a UaAO uaEa s aN aN O A a aU acEEA a AacE A AuOrang-orang kafir berkata:AyMengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhamma. dari Tuhannya??Ay Katakan: AuAllah pasti akan menyesatkan orang-orang yang dia inginkan dan menunjukkannya kepada mereka yang bertobat. Ay (Q. Ar-RaAod: . Ayat di atas menunjukkan bahwa setiap manusia selalu diperintahkan agar mendidik dirinya sendiri dan mendidik orang lain, mengarahkan kepada ahklak dan perilaku yang baik ataupun Dalam "tuntunan/bimbingan". Nabi Muhammad SAW mensyariatkan setiap mukmin menyebarkan dan menanamkan ajaran Islam yang dia tahu, meskipun yang ia mengerti hanya satu ayat. Dengan demikian dapat disimpulkan nasehat agama ialah bimbingan dari perspektif psikologis. Salah satu bentuk bimbingan konseling dalam Islam adalah bimbingan konseling yang diberikan kepada anak- anak. Anak- anak merupakan generasi penerus dalam sebuah peradaban Islam, maka proses pembentukan psikologis anak menjadi salah satu pondasi perkembangan anak secara mental untuk menjadi insan kamil yang mampu beradapatasi dalam setiap keadaan di Bukan hanya mampu hidup dengan selaras, mereka juga manjadi pendakwah yang mampu memberikan solusi kepada umat untuk setiap masalah yang hadir dimasanya. Hal ini menjadikan bimbingan konseling anak dalam islam menjadi sangat penting untuk diberikan secara dini dan berkala. (Maskur, 2. Masuknya Covid-19 pada Maret 2020 di Indonesia, tidak hanya mengakibatkan kelumpuhan disatu sektor, tetapi diberbagai aspek kehidupan masyarakat mengalami perubahan yang luar biasa. Saat ini, tanda-tanda penularan belum mampu dikendalikan. Dampaknya juga dirasakan bagi psikologis seseorang, seperti mengalami kecemasan, gelisah, khawatir, keraguan atau problem psikologis lainnya. Berdasarkan media Kompas. com, . ttps://w. id/label/dampak-covid. penerima jasa psikolog klinis terbanyak adalah dari individu, layanan psikolog klinis diberikan untuk individu, keluarga atau komunitas. Hal tersebut menunjukkan hasil penelitian jumlah psikolog klinis perorangan sekitar 14. 619 orang, 927 keluarga, dan 191 orang dari masyarakat. Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Sekitar 67,8 persen penerima psikolog klinis individu, yakni berjumlah 9428 orang dewasa. Sedangkan anak-anak atau remaja sebanyak 4690 orang dan lansia sebanyak 501 orang. Jumlah total kasus positif virus Corona adalah 1,39 juta kasus, 1,2 juta sembuh, dan 37. 547 orang meninggal dunia (Github, 2. Sebagai salah satu korban Covid-19 di Indonesia, anak- anak perlu mendapat bimbingan konseling dengan menggunakan perspektif Islam sebagai sudut pandang saat menghadapi masalah yang pertama terjadi di dunia dan menjadi pandemic global bagi anak- anak. Pendampingan ini akan membantu psikologis anak untuk tetap dalam bingkai Islam di saat masalah sedang terjadi. Penanaman nilai- nilai karakter dalam Islam akan menjadi motivasi bagi anak-anak terutama anakanak yang dalam keluarga internalnya terdampak secara langsung dari Covid-19. METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kepustakaan (Library Researc. , baik sebelum atau selama diadakan penelitian. Data yang digunakan bersumber dari jurnal ilmiah, buku ilmiah, surat kabar, internet, atau sumber tertulis dan elektronik lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripftif analitis, yakni data-data yang telah terkumpul dari sumber tertulis akan dianalisis, karena metode Studi Kepustakaan ialah meneliti keadaan yang sedang berlangsung dan keadan-keadaan pada masa kini(Balgito, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Maret 2020 menegaskah jika virus COVID-19 merupakan sebuah pandemi (Friana, 2. Hal itu dikarenakan semakin cepatnya penyebaran virus. WHO mendorong dunia internasional untuk meningkatkan upayanya memutus penyebaran virus tersebut. Sehingga sejak permasalahan pandemi yang mewabah dan bertambah di Indonesia, banyak sektor lain yang terdampak seperti dari segi sosial ekonomi, kemasyarakatan dan budaya Begitu juga beban psikologis terus meningkat dikomunitas baik itu di dalam komunitas keluarga, lingkungan, ataupun komunitas warga. Terlebih lagi pemerintah menetapkan himbauan work from home serta physicaldistancing. Istilah Physicaldistancing adalah sebutan untuk menjaga jarak fisik menurut protokol kesehatan untuk meminimalkan penyebaran virus agar tidak meluas (Putsanra, 2. Akibatnya para pegawai industri dan perkantoran banyak yang di-PHK, seperti pekerja toko, wirausaha, buruh pasar, para pengendara ojek online dan para pekerja lain dituntut untuk memutar otak demi kelangsungan hidup mereka. Selain mengubah status sosial masyarakat, pandemi juga memunculkan kasus psikologis baru ditengah-tengah masyarakat. Kasus-kasus baru itu ialah perasan resah, risau, perasaan khawatir serta takut dan sulit mengendalikan emosi, hal itu dikarenakan pemasukan ekonomi Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. menurun drastis, sehingga berujung menigkatnya kasus kekerasan rumah tangga, pelantaran anak, perceraian, pencurian, perdagangan anak dan segala situasi atau masalah sosial lainnya yang membutuhkan penyelesaian. Selain itu, perubahan yang sangat drastis juga terjadi dalam kehidupan manusia. Salah satu bentuk perubahan yang terjadi adalah menurunnya tingkat kepedulian manusia dalam melakukan aktivitas yang melibatkan banyak orang. Kondisi ini pada akhirnya sedikit demi sedikit menyebabkan rendahnya rasa kepedulian sosial terhadap sesama manusia. Karena pada saat ini, manusia sedang asik mengolah kehidupan secara individu sehingga terbiasa mengerjakan segala sesuatunya sendiri tanpa mengharapkan bantuan orang lain. Perubahan lain yang dialami individu dalam kehidupan sehari-hari adalah tinggal di rumah, social distancing, physical distancing, cuci tangan, menggunakan masker, dan lain sebagainya (Ivan, 2. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan aktivitas yang harus dilakukan oleh manusia itu sendiri. Individu yang semula tidak biasa melakukan suatu hal, kini dituntut untuk melakukan hal tersebut. Karena banyaknya masalah hidup yang dialami saat pandemi, seseorang kadang membutuhkan tempat curahan hati, karena tidak semua masalah dapat ditanggung oleh dirinya Terkadang juga seseorang perlu melampiaskan dan mencurahkan perasaan yang ada di dalam hatinya dari pada selalu menutupi masalahnya sendiri, hingga pada akhirnya beban moral yang dirasakan akan sedikit berkurang. Hal-hal yang patut dicoba oleh klien yang memiliki masalah adalah konsultasi ke orang tuanya sendiri, konslutasi ke pendamping hidupnya, konsultasi ke sahabat atau teman terdekat yang dapat dipercaya, ataupun ke ahli pembimbing . Hal utama sebagai seorang muslim adalah kembali ke bimbingan konseling Islam. Sebab konseling islam merupakan metode peningkatan semangat, dukungan, bantuan atau pelayanan. Dalam ajaran islam itu sendiri, konseling tidak diwajibkan atau diharuskan tetapi hanya membantu individu dalam memecahkan dan mengambil hikmah kehidupan yang dialami pada saat itu, dilaksanakan oleh seorang penyuluh . secara terus menerus dan sistematis serta mengupayakan seseorang . untuk belajar memperbaiki fitrahnya sebagai manusia atau kembali ke kodratnya dengan cara memperkuat keimanan, gagasan, dan keinginannya sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Kegunaan lain dari bimbingan konseling islam adalah agar akhlak baik yang ada pada manusia dapat tumbuh dan menjadi kuat, sehingga orang . yang dihadapkan pada permasalahan hidup setelah berhasil dibimbing dan didampingi, dapat mengenali dirinya sendiri dan memecahkan masalah hidup yang dialami sehingga hidup dimasa kini dan masa depan akan harmonis, bahagia dunia dan akhirat sesuai dengan yang diwahyukan Allah SWT dan implementasi kehidupan Rasul-Nya. Bimbingan konseling anak dalam Islam memiliki fungsi yang sangat signifikan dalam melengkapi atau mendistribusikan solusi bagi anak dalam keluarga yang ingin kasusnya cepat Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Proses pemberian konseling Islam ialah dorongan yang terencana dan sistematis pada klien agar kemampuan lebih berkembang atau sifat religiusnya secara maksimal yang sejalan dengan sendi-sendi ajaran dan nilai yang terkandung dalam Al-Quran dan al-Hadits. Fungsi utama bimbingan konseling Islam membantu menyelesaikan masalah, baik masalah pribadi seseorang, keluarga, dan masyarakat pada umumnya, sehingga perilaku-perilaku negatif dan perilaku yang tidak diinginkan dapat dihindarkan. (Ivan, 2. Pendekatan Bimbingan dan Konseling Islami untuk anak ini dimaksudkan agar potensi. dapat berkembang sesuai ajaran Islam. Sehingga nilai-nilai ajaran Islam sudah tertanam dalam setiap individu sedini mungkin. Dengan demikian,penerapan model Bimbingan dan Konseling Islami dalam pendidikan anak usia dini menjadi suatu hal yang diperlukan dalam menangani berbagai macam problem yang dapat menghambat berkembangnya potensi . setiap individu. Bimbingan dan Konseling Islami secara sederhana, yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengatasi problem yang dapat menghambat potensi anak. Tujuan paling mendasar diadakannya kegiatan bimbingan konseling Islami adalah agar secara mandiri meningkatkan motivasi kehidupan yang kemanfaatannya untuk kualitas kehidupan seluruh ummat manusia. Seperti firman Allah SWT dalam Q. ar-RaAod . ayat 11: e AacEEa aacE Ua asac a aN aCa O sI aac aO Ua asacA ca A ua acOA. AaO aN aaUAa a aNIA Artinya: AuSesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiriAy. (Q. ar-RaAod . : . Ayat-ayat di atas menguraikan jika makhluk satu-satunya yaitu manusia yang dikaruniai dengan memiliki kemauan tertentu . alam batas tertent. , mereka bebas memainkan potensinya dan dapat mengubah nasibnya, selama mereka ingin berusaha dan mampu mengubah nasibnya Maka dari itu, perlu untuk menanamkan kesadaran tersebut dalam bimbingan konseling islami agar klien mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada konselor. Prinsip mengubah takdir sesuai dengan ungkapan "ada kemauan, ada jalan keluarnya", tetapi untuk mewujudkannya tidak semudah mengungkapkan dengan kata-kata, hal itu dapat terwujud jika tiap individu berusaha mengimplementasikan dalam kehidupan nyata. Oleh sebab itu, bimbingan dan konseling Islam harus mengembangkan strategi seperti pemahaman diri, perubahan sikap, motivasi, pemecahan masalah dan penerimaan diri. Selain itu prinsip-prinsip agama juga memegang peranan penting, seperti kesabaran, pasrah, sholat 5 waktu, sholat istiqarah, tawakkal, dan berharap hanya kepada Allah SWT. Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Landasan konseling Islami yaitu tercamtum di Al-Quran dan Sunnah Nabi SAW, karena sebagai pangkal pedoman bagi kehidupan umat Islam dan mencakup semua aspek kehidupan umat Islam. Nabi SAW bersabda yang artinya: AuAku tinggalkan sesuatu bagi kalian semua, yang jika kalian selalu berpegang teguh kepadanya niscaya selama-lamanya tidak akan pernah salah langkah, sesuatu itu yakni Kitabullah dan Sunnah Rasul. Ay (H. Mali. Dapat dikatakan bahwa Al-Quran dan Hadis Rasul SAW adalah cita-cita dan landasan konseptual untuk konseling Islam. Ide, tujuan, dan konsep ini . erdasarkan Al-Quran dan Hadits Nabi SAW) merupakan landasan esensial konseling Islam, sehingga membutuhkan fondasi filosofis serta ilmiah untuk perkembangannya. Al-Quran juga dikenal sebagai landasan "naqliyah", dan asas lain yang digunakan dalam konseling Islam adalah "aqliyah", maka filsafat dan ilmiah Islam sejalan dengan anjuran Islam. Jadi, bimbingan konseling Islami berlandaskan dan konsisten kepada al-QurAoan dan Sunnah. Firman Allah SWT dalam surat At-Tin ayat 4: AEU a aOa Aa eU a a aO aC aO nUIA a AEaCa aEa CUaA Artinya: AuSesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaikbaiknyaAy (Q. At-Tin: . Menurut Tafsir al-Maraghi (Tafsir al-Maragh. , sebenarnya manusia diciptakan dalam wujud yang terbaik. Kami (Allah SWT) telah menciptakan manusia dengan bentuk kesempurnaan dan memakan makanan dengan tangan mereka sendiri, yang berbeda dengan hewan yang sebagian besar memakan makanan dengan mulutnya. Tidak hanya itu, manusia juga mengkhususkan diri dengan bakatnya, sehingga manusia dapat berpikir dan memperoleh segala macam ilmu, serta dapat mewujudkan segala inspirasi yang dimilikinya. Al-QurAoan dapat menjadi kaidah, nasehat, dan obat bagi manusia. Firman Allah dalam Q. al-IsraAo ayat 82: a a AEacEa aOsOa ua acacE a aA A Eac E aO aNUasOa aO aacE Ua aUA A aO a aOaOUaUa ac aE aNOa ECa a aO aN Na aO aeA Artinya: AuDan kami turunkan dari al-QurAoan suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-QurAoan tidaklah menambah kepada orangorang yang zalim selain kerugianAy. (Q. al-IsraAo: . Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Al-QurAoan adalah mukjizat dari Nabi Muhammad SAW. Diantaranya adalah obat untuk mengobati gangguan kejiwaan akibat frustasi dan penyakit sosial lainnya, seperti kesesatan akidah dan membuka hati yang tertutup, sehingga mampu menjadi obat hati seperti jamu yang Jika seseorang mendapat bimbingan dari Al-QurAoan, seseorang itu akan menemukan ketentraman dan kenyamanan hidup. Sebaliknya, jika seseorang tidak bersedia menerimanya maka akan merasakan penyesalan dan kesengsaraan. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ruang lingkup atau cakupan layanan konseling Islam salah satunya adalah konseling agama. Bimbingan Konseling Keagamaan/Spritual ialah proses pemberian dorongan kepada seseorangagar mempunyai keahlian untuk meningkatkan fitrahnya selaku makhluk beragama, berperilaku sesuai dengan nilai-nilai agama serta menanggulangi permasalahan kehidupan lewat paparan, keimanan, serta praktek-praktek ibadah ritual agama yang dianutnya (Lubis, 2. Dalam kegiatan Bimbingan Konseling spiritual bertujuan untuk memberikan pelajaran serta pedoman kepada orang yang membutuhkan bimbingan . dengan meningkatkan kemampuan ide-ide, kepribadian, keimanan serta kepercayaannya itu sehingga dapat mengatasi problematika hidup secara mandiri yang berpegang teguh pada AlQurAoan serta As-Sunnah (Ad-Dzaki, 2. Konseling keagamaan merupakan usaha pemberian dorongan pada klien yang kesusahan baik lahiriyah ataupun batiniyah yang menyangkut kehidupan di masa saat ini dan di masa mendatang. Dorongan itu berbentuk pertolongan di bidang mental serta spiritual, agar klien sanggup menanggulangi permasalahan hati yang ada pada dirinya sendiri lewat dorongan kekuatan iman serta taqwa kepada Allah SWT. (Arifin, 2. Maka, dapat disimpulkan bahwa bimbingan keagamaan merupakan proses pemberian dorongan kepada konseli untuk menguasai nilai-nilai keagamaan agar dapat memilih serta menciptakan jalan keluar dari kasus yang dialami yang selaras dengan Al-QurAoan dan Hadits, dengan tujuan menggapai kebahagiaan di dunia serta akhiratnya. Selain itu juga memberikan solusi dari semua permasalahan kehidupan di dunia agar dapat mewujudkan manusia secara spiritual dalam menggapai kebahagiaan dunia akhirat, membantu konseli agar tidak mengalami permasalahan yang lebih berat lagi, membantu konseli agar tetap memelihara serta meningkatkan suasana dan keadaan yang lebih baik dan diharapkan tidak menimbukan permasalahan untuk dirinya serta orang lain. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, salah satu subjek yang sangat membutuhkan bimbingan konseling Islam adalah anak- anak. Mereka terdampak secara langsung dari aspek pendidikan formal, lingkungan atau dampak kematian covid-19 dalam keluarganya. Dalam proses perkembangannya, setiap anak mempunyai karakteristik berbeda-beda yang perlu dipahami oleh setiap orangtua dan pendidik, baik yang dipengaruhi oleh genetika maupun lingkungan dimana anak tumbuh dan berkembang. Oleh karenanya sebagai pendidik dan sekaligus pembimbing anak perlu memiliki pengetahuan tentang tumbuh kembang anak beserta permasalahan yang terjadi Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. maupun hanya insidental tertentu. Dua hal ini yang merupakan dasar bimbingan konseling yang perlu mendapatkan perhatian dari pendidik. Konselor memiliki peran penting dalam pelaksanaan layanan konseling Islam untuk anak, oleh karena itu diperlukan adanya usaha dari konselor itu sendiri untuk selalu menjaga reputasi dan harga diri konseli sehingga pelaksanaan layanan dapat berhasil sesuai target yang ditentukan. konteks Islam, konselor anak harus selalu berprinsip pada al-QurAoan dan as-Sunnah yang diikuti dengan perhatian terhadap tumbuh kembang anak yang membutuhkan bantuan (Bimo, 2. Kriteria tersebut merupakan keniscayaan bagi konselor islami,agar kebutuhan anak tersahuti, dan yang paling urgen adalah akhlak. Akhlak yang dimaksud dalam tulisan ini adalah yang berwujud budi pekerti, perangai dan tingkah laku karena itulah yang mudah dilihat dandapat Dalam ajaran Islam, seorang konselor dituntut agar memiliki akhlak yang mulia . l-akhlAq al-karma. , di samping itu kriteria yang perlu dimiliki konselor beragama Islam, berniat tulus dan ikhlas, memahami wawasan yang luas tentang ajaran agama Islam, serta ilmu bimbingan dan konseling, memahami psikologi perkembangan anak, memiliki daya kreatif dan inovatif yang tinggi, mencintai dunia anak, mampu menjadi teladan bagi anak didiknya, yang dijadikan figure bagi anak usia dini dalam setiap tingkah lakunya, mampu menjaga rahasia, dan berserah diri kepada Allah (Arifin, 2. Pendekatan atau metode yang dapat diberikan dalam bimbingan konseling Islam terhadapa anak adalah pendidikan dengan keteladanan, yakni metode yang dapat mempersiapkan dan membentuk anak dalam hal moral, spiritual dan sosialnya. Pendidik/Guru merupakan figur yang paling tepat dalam memberikan keteladanan kepada anak . selain itu pendidikan dengan nasehat. Pemberian nasehat atau disebut juga mauidzah hasanah bukanlah metode yang sulit untuk Kata-kata yang bijaksana dapat mempengaruhi siapapun asalkan diketahui bagaimana dan dengan siapa berkomunikasi, dan disesuaikan dengan perkembangan anak. (Anwar, 2. Dalam mengimplementasikan suatu porogram perlu menyusun strategi dalam pembentukan karakter Islami anak. Ada dua lingkungan yang perlu diperhatikan, yaitu lingkungan yang berada di luar lembaga . dan lingkungan di dalam lembaga seperti guru, konselor, program, manajemen, kurikulum begitu juga sarana dan prasarana. Tugas utama dari seorang konselor pada kegiatan ini hanyalah mendampingi anak dalam memberikan proses pembentukan anak. Namun, dalam kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan oleh konselor untuk mengamati perkembangan kemandirian dari masing-masing anak didik dengan menggunakan daftar check list monitoring dan membantu anak didik untuk mengisi catatan harian yang telah disediakan. Selain itu, aktivitas lain yang dapat dilakukan oleh konselor pada kegiatan ialah dengan memberikan stimulus yang dapat mengembangkan kemandirian anak didik selama proses konseling berlangsung, seperti Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. menyanyikan lirik lagu bernuansa Islami, pembacaan sajak Islami, serta bercerita tentang kisahkisah anak yang memiliki muatan tentang kemandirian yang harus dicapai (Maskur, 2. Tahap akhir adalah evaluasi. Evaluasi ialah untuk memperoleh data dari hasil serangkaian kegiatan yang telah dilakukan. Data tersebut digunakan sebagai acuan dalam merumuskan tindak lanjut seperti apa yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditargetkan. Kegiatan evaluasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan skala psikologi, dalam hal ini ialah skala kemandirian anak. Dengan penggunaan skala ini dapat diketahui bagaimana perkembangan kemandirian anak setelah diberikan layanan bimbingan (Rahim, 2. KESIMPULAN Permasalahan baru di era pandemi berdampak pada psikologis setiap anak, jika tidak dapat menanggung masalah dalam hidup sendiri, maka konseling Islami adalah cara terbaik untuk Konseli dapat bernegosiasi dengan orang tua, mitra, teman dekat, atau penasihat ahli . Bimbingan Konseling Islam hanya bertujuan untuk membantu dan memberikan bantuan secara sistematis kepada mereka yang membutuhkan, sehingga dapat mengembangkan potensi keagamaan anak dengan sebaik-baiknya selaras dengan tuntunan nilainilai dan sendi-sendi ajaran yang tercamtum di dalam Al-QurAoan dan Hadis, serta dapat juga membantu menyelesaikan masalah-masalah anak dalam keluarga dan masyarakat sehingga diharapkan dapat menjauhkan dari perilaku negatif dan perilaku buruk yang dilarang oleh agama. ACKNOWLEDGEMENT Pada kesempatan ini penulis memberi apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Tim Jurnal Absorbent Mind yang telah bersedia mengakomodasi kelancaran pada penelitian ini. BIBLIOGRAFI Adz-Zaki. Psikoterapi dan Konseling Islam Penerapan Metode Sufistik. Yogyakarta: Fajar Pustaka.