Volume . Issue . Maret / 2025 JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS https://journal. id/index. php/jpeb Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Arlin Nadjamudin1*. Irawati Abdul2. Sudirman3 Universitas Negeri Gorontalo Email : arlinnadjamudin@gmail. ABSTRACT The research aimed to determine the influence of retribution on Regional Original Revenue in Bolaang Mongondow Selatan Regency. This study used a quantitative approach with the ex-post facto method. The data used were primary data obtained from distributing questionnaires to the people paying the retribution and amployees of the BPKPD (Financial Management and Regional Revenue Agenc. of Bolaang Mongondow Selatan Regency. The samples were 38 respondents. Data analysis used simple linear regression. The results showed that there was an influence of retribution on Regional Original Revenue. The influence of retribution on the Regional Original Revenue was 26,6%, while the remaining 73,4% was influenced by variables not Keywords : Retribution. Regional Original Revenue ABSTRAK Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian Ex-post facto. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner padaMasyarakat Yang Membayar Retribusi, dan Pegawai Kantor BPKPD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 38 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah. Besaran pengaruh Retribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah26,6% sedangkan sisanya sebesar 73,4% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti. Kata Kunci : Retribusi. Pendapatan Asli Daerah Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 PENDAHULUAN Dalam pelaksanaan otonomi di suatu daerah, maka daerah tersebut diberikan kewenangan untuk mengelola keuangannya sendiri, termasuk dalam menggali potensi pendapatan daerahnya. Hal ini yang pada akhirnya diwujudkan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan perwujudan dari panggilan sumber daya atau potensi yang dimiliki oleh suatu daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli Adapun sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah terdiri dari pajak daerah retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah (Mardiasmo, 2. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah seluruh pendapatan yang diterima pemerintah daerah atas kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat, serta pemanfaatan seluruh sumber daya yang ada di pemerintah daerah. PAD juga diartikan seluruh penerimaan dari sumber ekonomi asli daerah masingmasing dan diperuntukkan untuk biaya kebutuhan daerah dalam melaksanakan roda pemerintahan daerah itu sendiri (Indarti, 2. Pada prinsipnya semakin besar kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah akan menunjukkan semakin kecil ketergantungan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Dengan kontribusi yang semakin meningkat, diharapkan pemerintah daerah semakin mampu membiayai keuangannya. Gambaran kemandirian keuangan daerah ini dapat diketahui melalui besarnya kemampuan sumber daya keuangan dalam membiayai pelayanan kepada masyarakat daerah tertentu (Sulistyorini, 2. Menurut Saragih . adalah Aupungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan atau diberikan oleh Penda untuk kepentingan orang pribadi atau AyPemerintah pusat kembali mengeluarkan regulasi tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, melalui Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009. Dengan UU ini dicabut UU Nomor 18 Tahun 1997, sebagaimana sudah diubah dengan UU Nomor 34 Tahun 2000. Berlakunya UU pajak dan retribusi daerah yang baru di satu sisi memberikan keuntungan daerah dengan adanya sumber-sumber pendapatan baru, namun disisi lain ada beberapa sumber pendapatan asli daerah yang harus dihapus karena tidak boleh lagi dipungut oleh daerah, terutama berasal dari retribusi daerah. Kemampuan retribusi daerah dan pajak daerah yang dimiliki setiap daerah, merupakan salah satu indicator kesiapan pemerintah daerah dalam berotomi daerah. Oleh karena itu perolehan retribusi daerah dan pajak daerah diarahkan untuk Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 menyelenggarakan otonomi daerah, yang secara konseptual diharapkan memilki kemampuan nyata dan bertanggung jawab. Tuntunan kemampuan nyata ini diharapkan bersumber dari kemampuan menyiasati penerimaan retribusi daerah dan pajak daerah melalui upaya-upaya atau kebijakankebijakan yang dapat dilakukan sehingga terjadi peningkatan dari waktu Pajak dan retribusi yang dikenakan pemerintah daerah harus sejalan dengan distribusi yang adil atas beban keseluruhan dari pengeluaran pemerintah dalam masyarakat (Sato & Shinji, 2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi Retribusi Daerah maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan semakin meningkat, sebaliknya semakin rendah retribusi daerah maka Pendapatan Asli Daerah akan semakin menurun. Berdasarkan latar belakang di atas untuk mempermudah pemahaman dalam pemabahasan permasalahan yang akan di teliti, yaitu AuApakah Terdapat Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bolaang Mongondow SelatanAy. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah AuUntuk Mengetahui Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerahdi Kabupaten Bolaang Mongondow SelatanAy. Ada beberapa indikator pendapatan asli daerah menurut Budi S. Purnomo . Indikator Pendapatan Asli Daerah adalah: Hasil pajak daerah Hasil retribusi daerah Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Pendapatan asli daerah yang sah Sedangkan Menurut Senda Yunita Leatemia 2017:100-101 indikator retribusi daerah meliputi tiga yaitu: Retribusi jasa umum Retribusi jasa usaha Retribusi perizinan tertentu Hipotesis Penelitian: Adapun yang menjadi hipotesis pada penelitian ini adalah : retribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten bolaang mongondow selatan. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dengan menggunakan metode expost facto. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah retribusi (X), pendapatan asli daerah (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yaitu sebanyak 150 orang. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 38 orang mahasiswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu Adapun kriteria pengujian adalah jika rhitung > rtabel berarti Valid, sebaliknya rhitung r-tabel. Sedangkan hasil uji reliabilitas instrumen untuk masing-masing variabel hasilnya disajikan pada tabel berikut: Tabel 4. 3: Hasil Pengujian Reliabilitas Variabel Pendidikan Kewirausahaan (X) No. Variabel Kriteria Retribusi(X) Pendapatan Asli Daerah (Y) 0,867 0,941 Reliabel Reliabel Sumber: Data primer yang diolah, 2023 Berdasarkan tabel 4. 3, diperoleh bahwa hasil uji reliabilitas dilakukan terhadap item pertanyaan yang dinyatakan valid. Suatu variabel dikatakan reliabel atau handal jika jawaban terhadap pertanyaan selalu Jadi hasil koefisien reliabilitas instrument Retribusi (X) adalah sebesar ralpha = 0,867dan Pendapatan Asli Daerah (Y) adalah sebesar ralpha = 0,941, ternyata memiliki nilai AuAlpha CronbachAy lebih besar dari 0,6, yang berarti ketiga instrumen dinyatakan reliabel atau memenuhi persyaratan. Hasil Uji Normalitas Data Pengujian normalitas ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel terikat dan variabel bebas keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Dalam penelitian ini uji normalitas diuji melalui metode Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 Non Probability Plot dan Kolmogorov Smimmov test agar hasilnya lebih dapat Gambar 4. 1: Grafik Hasil Pengujian Normal Probability Plot Berdasarkan gambar 4. 1 tersebut dapat dilihat bahwa data . menyebar disekitar garis diagonal. Berdasarkan ketentuan yang ada bahwa data normal ketika titik-titik tersebut mengikuti garis diagonal, sehingga dengan terpenuhinya kriteria tersebut maka dikatakan bahwa model regresi memiliki data yang berdistribusi normal. Tabel 4. 6 Tabel Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandar Residual Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Positive Differences Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Normal Parametersa,b Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 Berdasarkan tabel 4. 6, hasil pengujian diatas diperoleh nilai Kolmogorov-Smirnov Z sebesar 0,115dengan nilai asymp. Sig. -taile. atau probabilitas sebesar 0,200 yang berada diatas 0,05 seperti yang telah Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal. Hasil Analisis Regresi Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. setelah dilakukan uji asumsi normalitas data dan ternyata terpenuhi, tahap selanjutnya dilakukan pemodelan data dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis dengan bantuan program SPSS ditampilkan pada tabel sebagai Tabel 4. 7 : Hasil Uji Analisis Regresi Coefficientsa Model (Consta Unstandardized Coefficients Standardi T Coefficien Std. Error Beta Retribus . Sig Dependent Variable: PAD Berdasarkan tabel 4. 7, hasil analisis diatas, model regresi linear sederhana adalah sebagai berikut. = 37,356 0,829X Berdasarkan model persamaan regresi tersebut, maka dapat diinterpretasikan hal-hal sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 37,356 menunjukan jika tidak terdapat pengaruh dari Retribusi maka rata-rata nilai dari variabel Pendapatan Asli Daerah adalah sebesar 37,356 satuan. Nilai Koefisien Regresi Variabel X (Retribus. sebesar 0,829 menunjukan setiap perubahan variabel Retribusi sebesar 1 satuan akan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah sebesar 0,829 satuan. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 Uji T (Parsia. Setelah pengujian analisis regresi dilakukan selanjutnya akan dilaksanakan pengujian pengaruh secara parsial dari variabel bebas (Retribus. terhadap variabel terikat yakni Pendapatan Asli Daerah. Hasil pengujian dengan menggunakan SPSS 22 adalah sebagai berikut : Tabel 4. 8 : Hasil Uji Parsial (Uji T) Coefficientsa Model (Consta Unstandardized Coefficients Standardi t Coefficien Std. Error Beta Retribus . Sig Dependent Variable: PAD Berdasarkan tabel 4. 8 diatas dapat dilihat nilai t-tabel yang diperoleh untuk mendapatkan kesimpulan apakah menerima atau menolak Ho, terlebih dahulu harus menentukan t-tabel yang akan digunakan. Nilai ttabel ini tergantung pada besarnya df . egree of freedo. serta tingkat signifikan yang digunakan sebesar 5% dan nilai df sebesar n Ae k Ae 1 = 38 Ae 1 Ae 1 = 36 diperoleh nilai t-tabel sebesar 2,048789 . ihat lampira. Hasil analisis dengan menggunakan bantuan program SPSS 22 diperoleh hasil yaitu nilai t-hitung 3,616> t-tabel 2,048789 dan nilai signifikansi 0,001< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu variabel Retribusi (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (Y) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Pengujian Determinasi Nilai koefisien determinasi merupakan suatu nilai yang besarnya berkisar antara 0%-100%. Untuk mengetahui besarnya koefisien determinasi (R. dapat dilihat pada tabel berikut: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 Tabel 4. 9 : Koefisien Determinasi Model Summaryb Mode R Square Adjusted R Std. Error Square Estimate Predictors: (Constan. Retribusi Dependent Variable: PAD Berdasarkan tabel 4. 9, hasil analisis koefisien determinasi pada tabel diatas menunjukkan besarnya koefisien determinasi yang disesuaikan atau angka R Square adalah sebesar 0,266. Atau sebesar 26,6%. Nilai ini menunjukan bahwa sebesar 26,6% variabilitas Pendapatan Asli Daerah (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Retribusi (X), sedangkan sisanya sebesar 73,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Pendapatan Asli Daerah merupakan pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan lain asli daerah yang sah. Yang bertujuan untuk memberikan kekuasaan kepada daerah dan menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan asas Sedangkan menurut Carunia, . Ada banyak cara untuk mendekatkan pendapatan asli daerah atau sama dengan pendapatan potensial, tetapi secara umum ada dua cara untuk meningkatkan dan memaksimalkan PAD. Yaitu, peningkatan dan perluasan. Bentuk peningkatan itu bertindak sebagai pembalasan. Artinya, hitung potensi seakurat mungkin agar target penghasilan anda bisa mendekati potensi Cara pemekaran dilakukan dengan cara mengekstraksi sumber kena pajak atau mengakuisisi wajib pajak baru. Pendapatan asli daerah ini tentunya memiliki maksud tersendiri untuk bagaimana bisa meningkatkan partumbuhan ekonomi masyarakat guna menunjang pendapatan atau hasil daerah itu sendiri. Dengan meningkatnya partumbuhan ekonomi masyarakat ini akan menjadi salah satu faktor penunjang untuk bagaimana suatu daerah dapat berkembang dengan cepat. Hal ini dapat ditandai dengan masyarakat yang sudah dapat menutupi segala Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 kekurangan dalam keluarga dan telah memiliki pekerjaan atau penghasilan yang tetap. Menurut Riduansyah . menjelaskan Retribusi Daerah, komponen lain yang juga termasuk komponen PAD, merupakan penerimaan yang diterima oleh pemerintah daerah setelah memberikan pelayanan tertentu kepada penduduk mendiami wilayah yurisdiksinya. Menurut Bahihaqi . mengatakan Retribusi Daerah ialah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa ataupun pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan juga diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi maupun suatu badan. Sedangkan dalamPasal 1 angka 64 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dijelaskan yang dimaksud dengan retribusi daerah yang selanjutnya disebut retribusi adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau Badan. Penjelasan tentang adanya pengaruh Retribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah di atas sejalan dengan hasil penelitian yang di dapatkan oleh peneliti, hasil analisis koefisien determinasi pada tabel 4. menunjukkan besarnya koefisien determinasi yang disesuaikan atau angka R Square adalah sebesar 0,266 atau sebesar 26,6%. Nilai ini menunjukan bahwa sebesar 26,6% variabilitas Pendapatan Asli Daerah dapat dijelaskan oleh variabel Retribusi sedangkan sisanya sebesar 73,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian pada sub bab sebelumnya ditemukan bahwa Retribusi berpengaruh positif signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Hal penelitian ini di dukung oleh penelitian Pratiwi . dengan judul AuPengaruh Retribusi Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kota PalopoAy berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh angka R Square sebesar 0,405 atau 40,5%. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbang pengaruh variabel independen yaitu retribusi daerah terhadap variabel dependen yaitu Pendapatan Asli Daerah sebesar 40,5% sedangkan sisanya yaitu sebesar 59,5% oleh variabel lain yang tidak diteliti. Retribusi jasa umum, ialah retribusi atas jasa yang disediakan maupun diberikan oleh pemerintah daerah dengan tujuan kepentingan dan juga kemanfaatan umum dan juga dapat dinikmati oleh pribadi atau suatu badan. Nilai hasil retribusi jasa umum berupa 7%. Retribusi jasa usaha adalah suatu Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 pungutan atau pembayaran yang dilakukan oleh masyarakat pada daerah atas pelayanan yang diterima secara langsung atau atas perizinan yang di peroleh dari pemeritah. Nilai dari retribusi jasa usaha adalah 9% dan retribusi perizinan tertentu adalah pelayanan perizinan tertentu oleh pemerintah daerah kepada orang pribadi atau badan yang dimaksudkan untuk pengaturan dan pengawasan alam, barang, prasarana, sarana, atau fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan. Nilai yang di dapat dari retribusi perizinan tertentu ini yaitu 10,6%. (Sholeh dkk 2. Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundangundangan. Pendapatan asli daerah merupakan pendapatan yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan asli daerah yang sah, yang bertujuan untuk memberikan keluasan kepada daerah untuk menggali sumber-sumber keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai bagian dari perwujudan asas desentralisasi. Oleh sebab itu, besarnya tingkat pendapatan daerah sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya sumber pendapatan tersebut (Sudarmana & Sudiartha 2020:. Pendapatan Asli Daerah sebelum di teliti di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan itu 706,00 sedangkan Pendapatan Asli Daerah setelah di teliti yaitu 548. 302,00 (BPKPD Bolse. Hasil penelitian ini di dukung oleh penelitian Eka Putriani . dengan judul AuPengaruh Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten BulukumbaAy Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS. Dari hasil pengujian hipotesis diatas maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dimunculkan dalam penelitian ini terbukti dimana secara Simultan: variable retribusi daerah berpengaruh tidak signifikan terhadap Pendpatan Asli Daerah. Penelitian lain yang mendukung penelitian saya adalah penelitian yang dilakukan oleh Annisya Rahmadani . dengan judul AuPengaruh Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Batu BaraAu Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, retribusi daerah Pemerintah Kabupaten Batu Bara memiliki nilai t . sebesar 41,751 > t . sebesar 2,0345 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya nilai retribusi daerah lebih rendah dari tingkat signifikan sebesar 0,05 maka retribusi daerah berpengaruh pada pendapatan asli daerah. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 2 No. 1 Maret 2025 28 - 39 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Retribusi (X) berpengaruh positif signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (Y) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Hasil ini dapat menjelaskan bahwa dengan diterapkannya Retribusi oleh Pemerintah maka dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Y) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. DAFTAR PUSTAKA