Status Kesehatan Pasar Ditinjau Dari Aspek Lokasi Dan Bangunan Pada Pasar Ciputat Dan Pasar Modern BSD Kota Tangerang Selatan Health Status Of Market Aspects Of The Location And The Building On The Market Ciputat And Market Modern BSD South Tangerang City Rusman Efendi*. Jihan Nada Alya Syifa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta *korespondensi : rusman. efendi@gmail. Abstract The market can be a major pathway in the spread of some diseases like diarrhea that goes into the body through contaminated food or drink pathogenic bacteria, the SARS (Severe Acute Respiratory Syndrom. and even Bird Flu (Avian Influenz. One way to break the spread of the disease that can occur in a market environment that is need for the implementation of a good market environment sanitation in accordance with the guidelines of the healthy market Kepmenkes Number 519/Menkes/SK/VI/2008. The purpose of this research is to know the health status of the market review of aspects of the location and the building of the Modern Market and Ciputat Market BSD. This research was conducted in may This research is the kind of research kuantitif with a descriptive observational approach by using a cross sectional study design, which is based on checklist No. Kemenkes the year 2008 about the market Healthy. Health status of Ciputat Market aspect of the site is categorized both by a score of 80% or 400, but in the aspect of market building Ciputat categorized unfavourable 845 or 43. 4% while the BSD Market Health Status review of the aspects of the site categorized both by a score of 500 or 100% but in aspects of the property market are categorized either by BSD score 1692 or 86. Health status of both the market and the market of ciputat market both BSD reviewed aspects of the location's been good, for health status review of aspects of the market building BSD has also good but the market building aspects of ciputat. advice for market managers to devise a healthy market building, and who have both enhanced good facilities and infrastructure so as to create a healthy market. Keywords : health markets, market building, market locations. Pendahuluan Pertambahan penduduk yang pesat di Indonesia kebutuhan hidup yang meningkat pula. Oleh karenanya kehadiran pasar sangat penting Pasar menyediakan berbagai macam barang yang di tawarkan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia seperti sandang, pangan dan papan. Sebagai salah satu tempat beraktifitas umum pasar tentunya harus memperhatikan aspek higiene dan sanitasi tempat-tempat umum . Pada umumnya, pasar tradisional di Indonesia mempunyai kondisi yang buruk dan bahkan dari segi sanitasinya memiliki masalah seperti ketersediaan air yang tidak mencukupi, sistem pengelolaan sampah yang tidak baik sehingga sering ditemukan sampah yang berserakan di lingkungan pasar, toilet umum yang tersedia tidak terawat dan tidak terjaga kebersihannya, dan sebagainya . Kondisi seperti itu dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat maupun lingkungannya . Pasar tradisional di Indonesia kerap tidak nyaman dikunjungi karena identik dengan tempat kotor, berbau tidak sedap, becek, pengap. Selain itu juga menjadi tempat perkembangbiakan binatang penular penyakit, seperti kecoa, lalat dan tikus. Informasi dari berbagai otoritas kesehatan mencatat ada lebih dari 250 jenis penyakit ditularkan melalui makanan yang tidak Pasar yang tidak sehat tentu berdampak pada dijajakannya makanan yang tidak aman. Data tahun 2005 menunjukkan, 60% masyarakat Indonesia Jurkessia. Vol. IX. No. November 2018 Rusman Efendi, dkk memperoleh bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari lainnya dari pasar tradisional . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di pasar Towoe Sulawesi Utara menunjukan bahwa sanitasi pasar Towoe kurang baik dikarenakan toilet di pasar Towoe belum terpisah untuk toilet laki-laki dan toilet perempuan. Tempat pembuangan sampah sementara masih kurang karena terdapat sampah yang masih berserakan di Saluran pembuangan air limbah tidak mengalir lancar di sekitar lokasi IPAL . nstalasi pembuangan air limba. karena struktur bangunan disekitar IPAL lebih Hasil penelitian pada bangunan pasar ditemukan masih ada penjual yang berjualan disekitar lorong pasar dan masih terdapat sampah yang berserahkan . Penelitian yang dilakukan pada sepuluh pasar di Kabupaten Kebumen yang berpedoman pada Kepmenkes No. 519 tahun 2008, dapat disimpulkan bahwa 80% pasar tradisional yang diteliti termasuk dalam kategori tidak sehat dan 20% termasuk kategori kurang sehat . Hasil observasi pendahuluan yang di lakukan oleh peneliti pada pasar Ciputat di dapat bahwa banyaknya sampah yang berserakan di jalan-jalan, bau tak sedap yang sangat menggangu, kondisi drainase yang tidak lancar sehingga masih di temukan genangan air pada kios penjual ikan, penataan kios-kios yang masih bercampur antara kios bahan makanan basah dan kering, masih banyaknya vektor yang terlihat di pasar yaitu seperti lalat serta tidak tersedianya tempat cuci tangan untuk penjual maupun pembeli di setiap kios. Hasil observasi pendahuluan pada pasar modern BSD ditemukan bahwa pasar modern BSD sebagai pasar acuan terlihat sudah tertata dengan rapi, tidak terlihat vektor di lingkungan pasar, tempat pemotongan ternak terpisah dengan tempat berjualan, berserakan di sepanjang los dikarenakan petugas kebersihan mengangkut sampah setelah kegiatan di dalam pasar berakhir yaitu pada sore hari. Berdasarkan latar belakang tersebut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 519/MENKES/SK/VI/2008 tentang pedoman penyelenggaraan pasar sehat . di pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesehatan pasar pada aspek lokasi dan bangunan di pasar ciputat dan pasar modern BSD di Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian Penelitian penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional deskriptif untuk mendapat gambaran status kesehatan pasar pada berpedoman pada checklist Kemenkes No. 519 Tahun 2008 tentang pasar sehat. Penelitian dilakukan di Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD yang terletak di kota Tangerang Selatan. Provinsi Banten, pada bulan Maret-Mei 2018. Analisis dilakukan menggunakan Pedoman Kepmenkes RI Nomor 519/MENKES/SK/VI/2008 tentang Pasar Sehat dengan cara mencocokan kriteria yang tercantum pada standar dengan kenyataan sebenarnya di lapangan yang didapatkan melalui observasi, pengukuran langsung dan wawancara tidak terstruktur. Hasil Penelitian Penilaian Status Kesehatan Pasar Dilakukan Sesuai Dengan Pedoman Pasar Sehat Kepmenkes Nomor 519/MENKES/SK/VI/2008 Pada Lokasi Dan Bangunan di Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD, nilai maksimum untuk status kesehatan pasar sebesar 9. 830 dimana setiap variabel memiliki nilai maksium yang berbeda-beda yang dikategorikan menjadi 3 kategori yaitu: Baik . %-100%) dari nilai maksimum variabel, cukup . %-74%) dari nilai maksimum variabel dan kurang (<60%) dari nilai maksimum variabel. Lokasi Penilaian lokasi pasar dilakukan dengan cara observasi dan wawancara tidak Yang menjadi aspek penilaian status kesehatan pasar pada aspek lokasi adalah . Sesuai Rencana Umum Tata Ruang, . Tidak terletak pada daerah rawan bencana, . Tidak terletak pada daerah rawan kecelakaan, . Tidak terletak pada daerah bekas pembuangan akhir, . Mempunyai batas wilayah yang jelas. Dari hasil penelitian didapatkan hasil sebagai Jurkessia. Vol. IX. No. November 2018 Rusman Efendi, dkk Tabel 1. Status Kesehatan Pasar Pada Aspek Lokasi Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD Tangerang Selatan observasi, pengukuran langsung dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian disajikan pada tabel 2. Pasar Tabel 2. Status Kesehatan Pasar Pada Aspek Bangunan Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD Tangerang Selatan Pasar Skor Skor % Kategori yang Maksimum* Didapat Ciputat 43,3 Kurang Modern Baik BSD Skor Skor % Kategori Maksimum* Didapat Ciputat Baik Modern Baik BSD Keterangan Berdasarkan Kepmenkes Nomor 519/MENKES/SK/VI/2008 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat Keterangan : * Berdasarkan Kepmenkes 519/MENKES/SK/VI/2008 Tentang Penyelenggaraan Pasar Sehat Pada tabel 1 diketahui bahwa Pasar Ciputat tidak mendapatkan skor maksimum, hal ini dikarenakan aspek penilaian batas wilayah yang tidak jelas. Pasar Modern BSD mendapatkan skor maksimum dengan memenuhi seluruh aspek penilaian lokasi pasar dengan baik. RI Nomor Pedoman Berdasarkan tabel 2 hasil penelitian didapatkan bahwa pasar Ciputat dalam kategori kurang baik, sedangka n pasar modern BSD dalam kategori baik. Lebih rinci berdasarkan komponen penilaian dapat dilihat pada tabel 3. Bangunan Pasar Penilaian bangunan pasar Ciputat dan pasar modern BSD dilakukan dengan cara Tabel 3. Status Kesehatan Pasar Pada Aspek Bangunan Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD Tangerang Selatan Hasil Penilaian* Pasar Pasar Ciputat Pasar Modern Pasar Modern Ciputat BSD BSD Umum (Bangunan dan rancangan Memenuhi syarat Memenuhi syarat bangunan sesuai dengan peraturan yang berlak. Penataan ruang dagang Tidak memenuhi Memenuhi syarat Ruang kantor pengelola Tidak memenuhi Memenuhi syarat Tempat penjualan bahan pangan Tidak memenuhi Tidak memenuhi Tempat penjualan bahan pangan Tidak memenuhi Tidak memenuhi Tempat Tidak memenuhi Tidak memenuhi kering/siap saji Area parkir Tidak memenuhi Memenuhi syarat Atap Tidak memenuhi Memenuhi syarat Dinding Tidak memenuhi Memenuhi syarat Lantai Tidak memenuhi Memenuhi syarat Ventilasi Tidak memenuhi Memenuhi syarat Pencahayaan Tidak memenuhi Memenuhi syarat Pintu Tidak memenuhi Tidak memenuhi Jurkessia. Vol. IX. No. November 2018 Rusman Efendi, dkk Berdasarkan tabel 3 hasil skor penilaian bangunan pasar pada 13 komponen penilaian didapatkan bahwa status kesehatan bangunan pasar Ciputat memenuhi syarat pada 1 komponen penilaian yaitu pada aspek umum Umum (Bangunan dan rancangan bangunan sesuai dengan peraturan yang berlak. Pasar modern BSD memenuhi syarat pada 9 komponen penilaian yaitu pada aspek umum, penataan ruang dagang, ruang kantor pengelola, area parkir, atap, dinding, ventilasi dan pencahayaan. penyakit yang dapat kesehatan manusia . Bangunan Pasar Berdasarkan hasil penilaian dilakukan melalui observasi, pengukuran langsung dan wawancara tidak terstruktur pada variabel bangunan pasar dan didapatkan skor hasil pada pasar ciputat yaitu 845 dengan kategori kurang dan pada pasar modern BSD sektor yang diperoleh adalah 1692 dengan kategori baik. Pada Pasar Ciputat yang masih menjadi masalah yaitu penataan ruang dagang yang masih bercampur antara penjual bahan pangan basah, pangan kering dan makanan siap saji, tidak ditemukan identitas area dagang, masih adanya genangan air di area los/kios pangan basah, keadaan dinding dan lantai pasar yang tidak terawat terlihat kotor dan retak, tidak adanya area parkir khusus untuk pengunjung pasar sehingga kendaraan diparkir sembarangan, tidak ada petunjuk arah keluar dan masuk pasar yang jelas, belum tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun pada los/kios pangan basah dan kering, pencahayaan tidak sesuai persyaratan yaitu minimal 100 lux pada tiap-tiap tempat yang menjadi persyaratan yaitu pada pasar Ciputat didapatkan ruang kantor pengelola hanya 88 lux, toilet 57 lux dan area berjualan pasar 80 lux. Penelitian Mubarak pada pasar Tlogopragoto, pasar Ambal, dan pasar Ayah menunjukan bahwa tempat penjualan bahan pangan basah, bahan pangan kering, dan makanan matang/ siap saji masih ditemukannya lalat. Adapun untuk Pasar Ambal dan Pasar Ayah, tidak ditemukan identitas zona dagangan. ketiga pasar tersebut juga tidak ada pemisah yang jelas antara area parkir dengan batas wilayah pasar . Tidak ada jalur dan tanda masuk dan keluar kendaraan yang jelas di area parkir. Di pasar-pasar tersebut juga ditemukan keadaan berupa dinding yang tidak bersih dan ada lantai yang rusak Hal ini serupa dengan penelitian yang dilakukan dengan Nurcahaya . yang dilakukan di Pasar Tanjung, diketahui bahwa kondisi bangunan kamar mandi dan toilet yang banyak terdapat lubang dan tidak terdapat tempat cuci tangan menimbulkan media penularan penyakit. Selain itu di lantai Pembahasan . Lokasi Berdasarkan hasil penelitian pada lokasi dimana Pasar Ciputat dan Modern BSD memenuhi syarat pada komponen penilaian lokasi sesuai rencana umum tata ruang, tidak terletak pada daerah rawan banjir, lokasi pasar bukan daerah yang rawan kecelakaan dan tidak terletak pada derah bekas tempat pembuangan akhir. Hal ini sesuai Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 15 Tahun 2011-2031 tentang rencana tata ruang wilayah Kota Tangerang Selatan dimana lokasi kedua pasar tersebut memang diperuntukan untuk pasar, serta lokasi tersebut bukan merupakan daerah yang rawan banjir, rawan kecelakaan dan bukan daerah bekas tempat pembuangan akhir . Hal ini serupa dalam penelitian Fauzi . yang menemukan lokasi pasar karangwaru bebas dari ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor dan aliran lahar serta tidak terletak pada derah pembuangan akhir sampah sehingga sangat startegis dan aman dalam proses jual beli antara pendagang dan pembeli. Pada komponen penilaian lokasi memiliki batas wilayah yang jelas pasar modern BSD memenuhi syarat, sedangkan pasar ciputat belum memenuhi syarat lokasi pasar yang tidak karena memiliki batas wilayah yang jelas Pasar yang tidak memiliki batas wilayah yang jelas dapat menyebabkan pedagang menjual barang daganganya dipinggir jalan sehingga mempersempit jalan dan sering membuat jalanan macet. Debu yang ada di pinggir jalan dapat mengotori bahan makanan yang dijual sehingga menjadi tempat perkembang biakan kuman Jurkessia. Vol. IX. No. November 2018 Rusman Efendi, dkk atas banyak terdapat genangan air yang menyebabkan jalan-jalan antar gang menjadi becek, saluran pembuangan air limbah yang kotor sehingga aliran air limbah menjadi tidak lancer menjadikan adanya binatang atau serangga penularan penyakit Pedagang menggunakan gayung untuk mengambil air di bak air. Di dalam kamar mandi/toilet juga tidak tersedia sabun. Hal ini sangat beresiko menimbulkan kontaminasi tinja dari tangan manusia yang tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar. Penelitian yang dilakukan Fauzi diketahui kondisi pasar karangwaru yang telah dilengkapi dengan sarana air mengalir untuk pedagang bahan pangan basah, memudahkan pedagang dalam melakukan aktifitas pencucian bahan dan peralatan, sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi penjual dan pengunjung dalam membeli produk . Pencahayaan merupakan satu elemen penting untuk melihat, maka dari itu jumlah intensitas cahaya yang diterima mata harus cukup, tidak kurang dan tidak juga berlebih. Kelebihan atau kekurangan cahaya dapat mempengaruhi psikologis dan fisiologis Pencahayaan memadai merupakan faktor yang dapat meningkatkan resiko 2,3% lebih besar untuk pertumbuhan angka kuman. Hal ini tentu saja mempengaruhi kondisi kesehatan bangunan pasar, dimana seharusnya tempat umum seperti pasar harus mendapatkan pencahayaan dengan intensitas yang cukup berdasarkan fungsinya agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan mikroorganisme pathogen . Kedua pasar masih memiliki masalah yang sama yaitu pada tempat sampah belum terpisah basah dan kering, pedagang masih menggunakan talenan yang terbuat dari menimbulkan kontaminasi silang pada bahan makanan, lalat masih dijumpai pada los/kios makanan siap saji serta pintu kios/ los khusus penjual daging, ikan dan sejenisnya dimana yang mengharuskan menggunakan pintu yang dapat membuka dan menutup sendiri atau tirai plastik untuk menghindari binatang atau serangga penular Hal ini serupa dengan penelitian dalam penelitian kesehatan pasar yang dilakukan dipasar kapas krampung tahun 2012, ditemukan beberapa hal yang serupa dalam observasi dalam peelitiannya meja berjualan masih ada talenan yang terbuat dari kayu, tidak ada tempat cuci peralatan yang memadai serta dinding yang lembab dan kotor, penting untuk menyediakaan pintu atau tirai pada area tertentu seperti penjualan makanan basah atau siap saji, sebab lalat adalah vector yang berkembang biak pada sesuatu yang berbau tidak sedap dan jika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan wabah penyakit diare pada orang yang memakan makanan yang dijual di area makanan siap saji . Hal ini serupa dengan penelitian yang dilakukan di Pasar-Pasar Tradisional Di Kabupaten Kebumen Pasar Tlogopragoto. Pasar Ambal, dan Pasar Ayah ditemukan hal serupa yaitu alas pemotong daging . terbuat dari kayu, tempat sampah yang tidak terpisah basah dan kering serta tidak ditemukan pintu yang dapat membuka dan menutup sendiri atau tirai plastik pada los khusus penjualan daging, ikan, dan sejenisnya . Pada kios/los penjualan daging, ikan dan bahan makanan yang berbau tajam harus menggunakan pintu yang dapat membuka dan menutup sendiri atau tirai plastik untuk menghalangi binatang penular penyakit seperti lalat atau serangga lain masuk dan menghinggapi bahan makan . Menurut Siahaan Rame . penjual bahan makanan yang menimbulkan bau amis dapat mengundang lalat. Lalat yang hinggap pada barang dagangan dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan mengurangi kualitas bahan makanan tersebut. Lalat yang menghinggapi daging dan ikan basah merupakan vektor penyakit yang mana semua bagian tubuh lalat dapat berperan sebagai penular penyakit yaitu badan, bulu pada kaki, tinja serta muntahnya. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD Tahun 2018 mengenai penilaian status kesehatan pada aspek lokasi dan bangunan pasar sebagai berikut . Status kesehatan Pasar Ciputat dari aspek lokasi mendapatkan nilai 400 atau Pasar Modern BSD Jurkessia. Vol. IX. No. November 2018 Rusman Efendi, dkk mendapatkan nilai 500 atau 100%. Kedua pasar tersebut mendapatkan kategori baik. Status kesehatan Pasar Ciputat dari aspek bangunan mendapatkan nilai 845 atau 43% dari nilai maksimal 1950, dengan kategori kurang. pasar Modern BSD mendapat nilai 1692 atau 86. dari nilai maksimal 1950, dengan kategori baik. tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang Selatan Fauzy. Akhmad. Baseline Pasar Sejahtera Pasar Karawangwaru Yogyakarta. Yogyakarta: FMIPA UII. Siahaan. Rame. Tinjauan Sanitasi Pasar Simpang Limun Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota Kotamadya Medan Tahun 2000. Skripsi. Medan : Universitas Sumatera Utara. Nurcahaya. Kurnia. Identifikasi Sanitasi Pasar di Kabupaten Jember (Studi Pasar Tanjung Jembe. Skripsi. Jember : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Nurmaini. Identifikasi. Vektor Dan Binatang Pengganggu Serta Pengendalian Anopheles Secara Sederhana. Sumatera Utara : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat. Kemenkes RI 2014. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Kementerian kesehatan Republik Indonesia. Daftar Pustaka