NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3. Agustus 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 284-293 DOI: https://doi. org/10. 55606/nusantara. Available online at: https://prin. id/index. php/nusantara Menciptakan Lingkungan Sehat untuk Meningkatkan Kesehatan Warga di Desa Sambiroto RW 7 Kelurahan Sambiroto Creating a Healthy Environment to Improve the Health of Residents in Sambiroto Village RW 7 Sambiroto Subdistrict Iqbal Hidayatsyah Noor1*. Grasio Barlia2. Fariska Arlinda Putri3. Danusiri4. Mohammad Ridwan5 Universitas Muhammadiyah Semarang. Indonesia Email: iqbalhidayatsyah@unimus. id 1, grasio. barlia509@gmail. com 2, fariskaarlinda@gmail. com 3, danusiri@unimus. id 4, ridwan14@unimus. Korespondensi penulis: iqbalhidayatsyah@unimus. Article History: Received: Mei 12, 2025. Revised: Juni 18, 2025. Accepted: Juli 27, 2025. Online Available: Juli 29, 2025 Keywords: Diabetes Exercise. Disease Prevention. Health Checkup. Healthy Lifestyle. Hypertension Abstract: Successful development encompasses various aspects of community life and cannot be separated from progress in the health sector. Health is one of the key indicators in determining the quality of life of a population. Therefore, attention to healthAi especially for vulnerable groups such as the elderlyAiis of great Regular health check-ups serve as a preventive measure to help the community detect illnesses early and encourage individuals to take an active role in maintaining their own health. Several types of examinations are commonly provided free of charge during community service activities, including blood pressure checks, random blood glucose tests, uric acid level tests, and cholesterol level screenings. These health checks are especially beneficial for the elderly, as they help monitor overall health conditions and enable early management of diseases to prevent further complications. In this activity, a total of 40 elderly individuals voluntarily participated in the health screening. The methods used included health education sessions and direct examinations of blood pressure, uric acid levels, and random blood glucose levels. The counseling was delivered using simple and clear language, and it included a question-and-answer session to help participants better understand the information provided. The results of the examinations showed that some of the elderly participants had high blood pressure and elevated blood glucose levels, which led to recommendations for follow-up visits to nearby healthcare facilities. Through this health screening initiative, the overall health quality of the elderly participants improved, and their awareness of the importance of early detection increased. This activity is expected to motivate the broader community to pay more attention to their health and to undergo regular health checkups. By taking a proactive role in managing their well-being, individuals can reduce the risk of serious complications in the future and contribute to the creation of a healthier society overall. Abstrak Pembangunan yang berhasil mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat tidak terlepas dari keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan. Kesehatan merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, menjadi hal yang sangat penting. Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah preventif yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat mendeteksi dini berbagai penyakit, sekaligus mendorong mereka agar lebih aktif menjaga kesehatannya secara mandiri. Beberapa jenis pemeriksaan yang biasanya diberikan secara gratis dalam kegiatan pengabdian masyarakat antara lain pengecekan tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, tingkat asam urat, serta nilai kolesterol. Pemeriksaan ini sangat berguna, terutama bagi Menciptakan Lingkungan Sehat untuk Meningkatkan Kesehatan Warga di Desa Sambiroto RW 7 Kelurahan Sambiroto kelompok lansia, karena bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara menyeluruh agar dapat mengelola penyakit yang diderita sehingga tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius. Dalam kegiatan ini, tercatat sebanyak 40 lansia yang mengikuti pemeriksaan kesehatan secara sukarela. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pemberian penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan tekanan darah, kadar asam urat, dan gula darah sewaktu. Penyuluhan dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami, serta disertai dengan sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman para peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian lansia mengalami tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang melebihi ambang normal, sehingga mereka disarankan untuk memeriksakan diri lebih lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat. Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan ini, kualitas kesehatan masyarakat, khususnya lansia, meningkat dan kesadaran mereka terhadap pentingnya deteksi dini juga semakin tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatannya sendiri dan secara aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi di kemudian hari. Kata Kunci: Latihan untuk Diabetes. Pencegahan Penyakit. Pemeriksaan Kesehatan. Gaya Hidup Sehat. Hipertensi PENDAHULUAN Keberhasilan pembangunan yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat tidak bisa dipisahkan dari kemajuan di bidang kesehatan. Pembangunan di bidang kesehatan salah satu tujuannya adalah peningkatan kualitas sumber daya lingkungan dan Manusia agar saling mendukung. Pendekatan ini mengedepankan paradigma kesehatan yang menekankan usaha peningkatan kesehatan secara keseluruhan dan berorientasi pada peningkatan kesadaran, kemauan, serta kemampuan masyarakat dalam hidup sehat. Dengan demikian, tujuan utama yaitu mencapai derajat kesehatan masyarakat yang semakin tinggi dapat tercapai. (Todaro, 2. Kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular yang mencapai sekitar 69%, termasuk 10,9% yang disebabkan oleh stroke, 8,9% akibat tumor ganas, dan 7,7% karena penyakit jantung iskemik (Ischaemic Heart Diseas. (Organization, 2. Lima risiko utama yang berkontribusi terhadap penurunan kesehatan yang diukur pada tahun 2019 adalah tekanan darah sistolik, pola makan, kadar glukosa saat puasa, indeks massa tubuh, dan konsumsi (Widiastuti & Saputri, 2. Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang diwariskan dari generasi ke generasi dan terjadi ketika kadar gula dalam darah tidak dalam tingkat yang wajar, hal ini bisa terjadi karena produksi insulin yang tidak normal, fungsi insulin yang kurang baik, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut. (Ryadi et al. , 2. Diabetes melitus bisa memengaruhi berbagai organ dalam tubuh, sehingga menyebabkan berbagai komplikasi penyakit dan gangguan lainnya. (Anani. Persentase kematian karena diabetes melitus berada pada peringkat kedua setelah Sri Lanka. (World Health Organization, 2. Diabetes Melitus dengan komplikasi adalah penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia. (World Health Organization, 2. NUSANTARA - VOLUME 5 NOMOR 3. AGUSTUS 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 284-293 Pencegahan komplikasi pada Diabetes Melitus menurut (Indonesia, 2. Adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Olahraga fisik ini merupakan salah satu cara pengelolaan teknik nonfarmakologi yang bertujuan untuk mencegah peningkatan kadar gula dalam darah, yang dapat dilakukan sendiri di rumah dan berpotensi mengurangi penggunaan obat oral maupun insulin jika dilakukan dengan tepat dan benar. (Rahayuningrum & Yenni. Latihan jasmani akan menyebabkan penurunan kadar gula dalam darah karena terjadi peningkatan aliran darah dan pembukaan jala-jala kapiler, sehingga jumlah reseptor insulin meningkat dan reseptor tersebut menjadi lebih aktif. (Ryadi et al. , 2. Latihan jasmani dilakukan 3 hingga 5 kali dalam satu minggu, setiap sesinya berlangsung selama 30 hingga 45 menit, dan total durasi latihan dalam seminggu adalah 150 menit. (Indonesia, 2. Latihan jasmani dilakukan 3 hingga 5 kali dalam satu minggu, setiap sesinya berlangsung selama 30 hingga 45 menit, dan total durasi latihan dalam seminggu adalah 150 menit. (Ryadi et al. Penyebab tingginya kasus penyakit tidak menular (PTM) di masyarakat terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat, sehingga sebagai akademisi yaitu Mahasiswa dan Pendidik perlu mengambil langkah untuk mengendalikan PTM dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). (Estiasih et al. , 2. Pemeriksaan rutin pada kesehatan adalah salah satu cara untuk mendeteksi penyakit menular secara dini. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara optimal dapat membantu masyarakat dan mendorong mereka untuk lebih sering melakukan pemeriksaan kesehatan. (Trisnayanti et al. , 2. Pemeriksaan yang biasa diberikan secara gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. (Fitria et al. , 2. , asam urat, dan kolesterol (Hasifah & Maliga, 2. Beberapa parameter tersebut sering diberikan karena merupakan tahap awal deteksi untuk mengidentifikasi penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, diabetes, kanker, serta berbagai kondisi lainnya. (Rismawan et al. GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat teramat sangat penting untuk dilakukan (Karmawati et al. , 2. Pentingnya pemeriksaan kesehatan kelompok lansia bertujuan agar lansia dapat mengontrol penyakit yang dialaminya menjadi lebih baik agar tidak mengalami komplikasi. Menciptakan Lingkungan Sehat untuk Meningkatkan Kesehatan Warga di Desa Sambiroto RW 7 Kelurahan Sambiroto METODE Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 di Balai RW 07 Kelurahan Sambiroto. Terdapat 40 lansia yang mengikuti kegiatan tersebut. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi penyuluhan melalui ceramah, diikuti dengan sesi tanya jawab yang bertujuan untuk mengetahui respons atau evaluasi terhadap materi yang disampaikan (Arum et , 2. (Gunanto, et al. , 2. Selanjutnya data dianalisis secara diskriptif kualitatif untuk mendapatkan hasil evaluasi pemberian intervensi kegiatan (Sriyono et al. , 2. Kemampuan para lansia dalam menjawab atau menjelaskan kembali materi yang diberikan menjadi indikator keberhasilan penyuluhan tentang hipertensi. Selanjutnya, dilakukan kegiatan senam diabetes serta pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan kadar gula darah. HASIL Program pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat adalah salah satu upaya untuk peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi tentang cara hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah untuk mendeteksi adanya risiko penyakit. Tujuan utama dari pemeriksaan tersebut adalah mengetahui cara mencegah penyebaran penyakit, memberikan perawatan, serta memberikan layanan berkelanjutan seperti rehabilitasi agar kesehatan masyarakat dapat Penyakit yang sering terjadi di masyarakat adalah diabetes mellitus dan hipertensi. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang membutuhkan tindakan yang lama dan biaya yang mahal. Selain itu, angka penderita diabetes mellitus terus meningkat. Perubahan gaya hidup seperti pola makan yang tidak sehat, sedikitnya aktivitas fisik, dan obesitas atau kegemukan dianggap penyebab utama penyebab penyakit ini. Hal ini menyebabkan kadar gula darah sulit dikontrol dan berisiko tinggi terkena diabetes. Salah satu cara untuk merendahkan kadar gula darah adalah dengan mejalankan senam diabetes. Senam diabetes merupakan jenis latihan aerobic untuk penyandang diabetes yang terdiri dari kumpulan gerakan yang dipilih secara sistematis dengan diiringi irama musik. Kegiatan ini memberikan ketentuan dalam hal ritme, kelanjutan, dan durasi tertentu agar dapat mencapai tujuan tertentu. Senam diabetes lebih baik dilakukan selama 45 menit dengan frekuensi 3 hingga 5 kali dalam seminggu. (Fitriani & Fadilla, 2. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan keadaan tubuh di mana tekanan darah dalam arteri mengalami peningkatan secara kronis, yang berujung pada peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Penanganan hipertensi melibatkan NUSANTARA - VOLUME 5 NOMOR 3. AGUSTUS 2025 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 284-293 perubahan gaya hidup seperti diet sehat rendah garam, olahraga teratur, pengurangan stres, serta pengelolaan berat badan. Selain itu, obat-obatan mungkin diresepkan oleh dokter untuk mengontrol tekanan darah. Edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan faktor risiko, gejala, serta pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin demi pencegahan komplikasi serius (Lihat Gambar . Gambar 1. Edukasi Hipertensi Kegiatan dilakukan dengan sasaran lansia. Setelah pembukaan, dilakukan kegiatan perkenalan untuk pendekatan antara pelaksana dengan peserta kegiatan dan penyuluhan tentang bahaya hipertensi. Respon dari peserta kegiatan sangat baik dan peserta paham dengan materi yang diberikan dengan adanya tanya jawab. Kemudian dilakukan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan gula darah sewaktu, dilanjutkan dengan senam diabetes (Lihat Gambar . Hasil dari pemeriksaan kesehatan tersebut didapatkan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan masyarakat lebih tau terkait tekanan darah, asam urat, dan gula darah sewaktu sehingga masyarakat dapat mencegah komplikasi lebih lanjut. Gambar 2. Cek pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan gula darah Menciptakan Lingkungan Sehat untuk Meningkatkan Kesehatan Warga di Desa Sambiroto RW 7 Kelurahan Sambiroto DISKUSI