LAPORAN KASUS Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia April 2020. Volume 4. Nomor 1: 7-10 P-ISSN. 2685-0249 | E-ISSN. http://jurnal. id/index. php/jrdi/index Tampilan elongasi prosesus styloid pada pasien dengan gangguan sendi temporomandibula Fitri Angraini Nasution1. Azhari2. Fahmi Oscandar2 ABSTRACT This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. Objectives: The purpose of this case report was to Langlais et al. on the right and the left sides were report the finding of styloid process morphology in elongated . ype I). The styloid process undergoes patients with TMD. bilateral elongation with the same type of elongation between the right and the left sides. Case Report: A 22-years-old female patient came to Angulation of the styloid process from the coronal the radiology installation of Rumah Sakit Gigi dan view on the right side was 68,6A and the left side Mulut Unpad Bandung for a Cone Beam Computed 55,9A. There was a change in the shape of the right Tomography Ae 3 Dimension (CBCT-3D) examination and left styloid processes from the axial view at the with a clinical diagnosis of temporomandibular joint temporal base, middle and the tip of styloid process. disorders (TMD). CBCT-3D examination results showed a change in the shape and position of the Conclusion: TMD provides an abnormality in right and left condyle head. The length of the styloid elongation of styloid process. CBCT is an effective process from the sagittal view on the right side was diagnostic imaging modalities in evaluation of 34,0 mm and the left side 35,0 mm with the styloid process length. elongation type styloid process according to Keywords: Stylohyoid ligament, elongated styloid process, temporomandibular disorders Cite this article: Nasution FA. Azhari. Oscandar F. Tampilan elongasi prosesus styloid pada pasien dengan gangguan sendi temporomandibula. Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia 2020. https://doi. org/10. PENDAHULUAN PPDGS Radiologi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran Gigi. Universitas Padjadjaran. Bandung. Indonesia. Departemen Radiologi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran Gigi. Universitas Padjadjaran. Bandung. Indonesia. Correspondence to: Fitri Angraini Nasution uO fit. bitori@yahoo. Received on: October 2019 Revised on: December 2019 Accepted on: April 2020 Prosesus styloid adalah tulang lonjong, silindris, tipis, panjang dan tulang kartilago yang dimiliki oleh tulang temporal cranium. Posisi prosesus styloid berada anteromedial dari foramen stilomastoid, lateral dari foramen jugular dan kanalis karotid, yang memanjang ke arah medial, kaudal dan Medial dari prosesus styloid terdapat arteri karotid interna, vena jugularis interna dan saraf kranial IX. XI. XII. Apeks prosesus styloid adalah pada bagian lateral fossa tonsilar diantara arteri karotid interna dan arteri karotid eksterna. Saraf wajah berada pada anterior dan medial dari prosesus styloid. Saraf glosofaringeal berada dekat prosesus styloid setelah keluar dari foramen Kasus elongasi prosesus styloid rata-rata terjadi 2 hingga 4% dari seluruh populasi, hanya 4-10,3% yang memiliki tanda-tanda dan gejala klinis. Prevalensi kasus ini lebih sering terjadi pada laki-laki perbandingan 3:1, meningkat sesuai pertambahan usia dan paling sering pada usia 50-59 tahun. 2 Kasus bilateral paling sering tetapi tidak selalu disertai gejala bilateral dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sisi kiri dan kanan. Prosesus styloid terdiri dari dua bagian yaitu basal dan bagian yang diproyeksikan. Bagian basal pada orang dewasa tersembunyi oleh timpani sedangkan bagian yang diproyeksikan sebagai tempat perlekatan tiga otot dan dua ligamen. Otot stilofaringeus melekat di dekat dasar prosesus dari mesial dan sedikit ke posterior, otot stylohyoid dari posterior dan lateral medial dan otot styloglosus dari bagian depan dekat ujung prosesus styloid. Osifikasi prosesus styloid terjadi antara usia 5-8 tahun setelah kelahiran dan terus memanjang. Kecepatan pertumbuhan prosesus styloid akan semakin berkurang pada usia 30 tahun. Prosesus styloid dan tulang hioid dihubungkan oleh ligamen stylohyoid. 6 Ligamen stylohyoid berada pada ujung prosesus styloid yang mengarah ke inferior hingga lesser cornu tulang hioid. Kartilago embrionik dari ligamen stylohyoid berpotensi mengalami osifikasi sebagian atau seluruhnya pada orang dewasa. 7 Ligamen stilomandibula merupakan ligamen aksesoris yang melekat pada otot tulang dan berada jauh dari TMJ yang bertindak pasif dalam mengendalikan gerakan Ligamen stilomandibula dimulai dari prosesus styloid ke border posterior angulus mandibula dan bersatu dengan fasia otot pterigoid Fungsi ligamen stilomandibula mirip dengan A 2020 JRDI. Published by Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia. All rights reversed. LAPORAN KASUS Gambar 1. Prosesus styloid sisi kanan. Gambaran sagital (A), panjang prosesus styloid dan gambaran koronal (B), angulasi prosesus styloid ligamen sphenomandibula yaitu sebagai titik rotasi dan membatasi protrusif mandibula yang 8 Ligamen stilomandibula rileks bila mandibula menutup dan membuka lebar, meregang hanya pada gerakan protrusif ekstrim dan maksimal. Ligamen ini mengikat kuat rahang dan membantu pengaturan gerakan mandibula. Berdasarkan klasifikasi Langlais et al. , terdapat tiga tipe bentuk elongasi prosesus styloid. Tipe I . , elongasi terlihat lengkap tanpa ada struktur segmen. Tipe II . yaitu terdapat mineralisasi ligamen styloid yang melekat Tipe i . , mineralisasi ligamen terlihat terputus-putus Laporan kasus ini melaporkan gambaran prosesus styloid pada seorang pasien perempuan berusia 22 tahun dengan diagnosis klinis TMD yang dilakukan pemeriksaan CBCT-3D. Gambaran prosesus styloid yang dilihat terdiri dari panjang, angulasi dan bentuk. Pengukuran panjang prosesus styloid adalah dari frankfurt horizontal plane (FHP) pada titik terendah kontur meatus akustikus eksternal ke ujung prosesus styloid pada gambaran sagital radiograf CBCT-3D menggunakan on demand 3d dental software dengan skala numerik dan satuan mm. Tipe elongasi prosesus styloid yaitu elongated, pseudosegmented atau segmented ditentukan dari gambaran sagital. Angulasi prosesus styloid adalah pengukuran sudut antara FHP bagian dasar tengkorak dan sumbu panjang prosesus styloid pada gambaran koronal radiograf CBCT-3D dengan skala numerik dan satuan derajat. Bentuk prosesus styloid ditentukan dari gambaran aksial radiograf CBCT-3D pada bagian dasar temporal, bagian tengah dan ujung prosesus styloid. Tujuan laporan kasus ini adalah melaporkan temuan bentuk prosesus styloid pada pasien dengan gangguan sendi temporomandibula (TMJ). LAPORAN KASUS Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Instalasi Radiologi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unpad Bandung untuk dilakukan pemeriksaan CBCT 3D dengan diagnosis klinis TMD. Hasil pemeriksaan CBCT-3D terdapat perubahan bentuk dan posisi kepala kondilus kanan dan kiri. Panjang prosesus styloid dari gambaran sagital sisi kanan sekitar 34,0 mm (Gambar 1A) dan sisi kiri sekitar 35,0 mm (Gambar 3A). Tipe elongasi prosesus styloid menurut Langlais et al. pada sisi kanan dan kiri adalah elongated . ipe I). Pada pasien ini terjadi elongasi prosesus styloid bilateral dengan tipe elongasi yang sama antara sisi kanan dan kiri. Angulasi prosesus styloid sisi kanan dari gambaran koronal adalah sekitar 68,6A (Gambar 1B), sisi kiri 55,9A (Gambar 3B). Bentuk prosesus styloid sisi kanan dari gambaran aksial pada dasar temporal Gambar 2. Bentuk prosesus styloid sisi kanan pada bagian dasar (A), tengah (B) dan ujung (C) Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia 2020. 7-10 | DOI: 10. 32793/jrdi. LAPORAN KASUS Gambar 3. Prosesus styloid sisi kiri. Gambaran sagittal (A), panjang prosesus styloid dan gambaran koronal (B), angulasi prosesus styloid Gambar 4. Bentuk prosesus styloid sisi kiri pada bagian dasar (A), tengah (B) dan ujung (C) adalah lonjong, bagian tengah iregular dan bagian ujung bulat (Gambar . , sedangkan bentuk prosesus styloid sisi kiri pada dasar temporal adalah lonjong, bagian tengah lonjong dan bagian ujung bulat (Gambar . DISKUSI