Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Analisis Optimasi Waktu Dan Biaya Dengan Penambahan Jam Kerja (Lembu. Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Laras Titi Nawang Wulan1. Isradias Mirajhusnita2. Saufik Luthfianto3 1,2,3 Teknik Sipil,Universitas Pancasakti Tegal e-mail: ninok. dias@gmail. Abstrak Pada perencanaan awal suatu proyek kontruksi, faktor waktu, biaya dan kualitas membentuk hubungan yang saling tergantungan sera berpengaruh sangat kuat. Permasalahan penelitian ini yang didapat dari Time Schedule ada pada minggu ke 3 yang mengalami penurunan pada pekerjaan aspal dengan waktu 6 hari karena menunggu pekerjaan struktur yang memakan waktu lama dikarenakan faktor cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan biaya optimal penyelesaian proyek setelah dilakukan penambahan jam kerja . dan perbandingan waktu dan biaya optimum setelah dilakukan penambahan jam kerja . Penelitian ini dilakukan dengan metode time cost trade off dengan penambahan jam kerja . pada pekerjaan tenaga kerja. Metode ini dilakukan dengan menambah jam kerja . selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan menggunakan alat program Microsoft Project 2013. Dari hasil penelitian waktu normal pada proyek yaitu 45 hari dengan total biaya sebesar Rp. 000 waktu dan biaya optimum akibat penambahan jam kerja lembur 1 jam didapatkan dursi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. untuk penambahan jam kerja lembur 2 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 803 sedangkan untuk penambahan jam kerja lembur 3 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. Kesimpulan dari ketiga tersebut alternatif penambahan jam kerja lembur biaya termurah ialah dengan penambahan lembur 1 jam dengan durasi proyek 38 hari dan total biaya proyek Rp. Kata kunci: Biaya. Jam Lembur. Metode Time Cost Trade Off. Tenaga Kerja. Waktu PENDAHULUAN Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan perlengkapan dan perlengkapannya yang diperuntukankan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, diatas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel. (Firdaus, 2. Pada perencanaan awal suatu proyek kontruksi, faktor waktu, biaya dan kualitas membentuk hubungan yang saling tergantungan serta berpengaruh sangat kuat, oleh karena itu percepatan penyelesaian proyek pun harus dilakukan perencanaan dengan baik dan benar. (Norman, 2. Kabupaten Brebes memiliki luas wilayah sebesar 176. 346,27 Ha. Kabupaten Brebes terbagi atas 17 Kecamatan dan 297 Desa atau Kelurahan. Termasuk Desa Kaligangsa Wetan dan Randusanga Wetan yang terdapat proyek Peningkatan Jalan yang menghubungkan Kaligangsa Wetan Ae Randusanga Wetan. Proyek ini dibangun pada taggal 10 November Ae 24 November 2020 dan lokasinya di Jalan Parintis Kemerdekaan Desa Kaligangsa Wetan. Kabupaten Brebes. Jawa Tengah. Pemilik proyek ini adalah Pemerintah Kabupaten Brebes Dinas Pekerjaan Umum Dan Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Penataan Ruang. Jalan Kaligangsa Wetan Ae Randusanga Wetan memiliki Panjang 630 Meter dan Lebar 4 Meter dengan menghabiskan biaya sebesar Rp. 000,00. Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Kisworo et al. , . Pada pembangunan Jalan Tol Semarang- Solo Ruas Bawen-Solo Seksi II. Tujuan dari penelitian adalah untuk mempercepat waktu pelaksanaan proyek dengan penambahan biaya minimum, menganalisis sejauh mana waktu dapat dipersingkat dengan penambahan biaya minimum dan membandingkan alternatif percepatan yang lebih efisien untuk dilaksanakan. Pada penelitian ini pada proses crashing tahap ke-28 dengan penambahan biaya kerja lembur didapat biaya efisiensi sebesar 0,29% dengan waktu penyelesaian proyek 191 hari dan efisiensi waktu sebesar 22,0408% dan alternatif penambahan kapasitas alat menghasilkan waktu optimal 212 hari dengan efisiensi waktu sebesar 0,015% dengan efisiensi biaya sebesar 13,4694% pada proses crashing. Dari survey lapangan didapat pada data time schedule terdapat permasalahan pada minggu ke 3 yang mengalami penurunan pada pekerjaan aspal, karena pada pekerjaan tersebut menunggu pekerjaan struktur yang memakan waktu lama dikarenakan faktor cuaca. Penelitian ini membahas mengenai analisis optimasi waktu dan biaya pada Proyek Peningkatan Jalan Kaligangsa WetanRandusanga Wetan. Dengan metode time cost trade off dengan penambahan jam kerja . dengan menggunakan program Microsoft Project 2013. LANDASAN TEORI Penerapan Metode Time Cost Trade Off. Time Cost Trade Off ialah kompresi jadwal untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan dari segi waktu, biaya serta pendapatan. Tujuannya ialah untuk memanfaatkan proyek dengan durasi yang dapat diterima dan menimaliskan biaya total Pengurangan durasi proyek dilakukan dengan memilih aktivitas tertentu dengan jalur kritis. (Hendriyani et al. , 2. Ada beberapa macam cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan percepatan penyeleseian waktu proyek. Cara-cara tersebut antara lain : Penambahan jumlah jam kerja . erja lembu. Penambahan tenaga kerja Pergantian atau penambahan peralatan Pemilihan sumber daya manusia yang berkualitas Penggunaan metode konstruksi yang efektif Cara-cara tersebut dapat dilaksanakan secara terpisah maupun kombinasi, misalnya kombinasi penambahan jam kerja sekaligus penambahan jumlah tenaga kerja, biasa disebut giliran . , dimana unit pekerja untuk pagi sampai sore berbeda dengan dengan unit pekerja untuk sore sampai malam. Produktivitas Tenaga Kerja. Produktivitas yaitu selaku rasio antara output serta input, ataupun bisa dikatakan sebagai rasio antara hasil produksi dengan total sumber daya yang digunakan. Penambahan Jam Kerja (Lembu. Penambahan dari jam kerja . ini sangat kerap dicoba disebabkan bisa memberdayakan sumber daya yang telah terdapat dilapangan serta cukup dengan mengefisienkan tambahan biaya yang hendak dikeluarkan oleh kontraktor. Umumnya waktu kerja wajar pekerja merupakan 7 jam ( diawali jam 08. 00 serta berakhir jam 16. dengan satu jam istirahat ), setelah itu jam lembur dilakukan sehabis jam kerja normal (Syahputra et al. , 2. Biaya Penambahan Kerja (Crash Cos. Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP. 102/MEN/VI/2004 bahwa upah penambahan kerja bervariasi. Pada penambahan waktu kerja satu jam pertama, pekerja mendapatkan tambahan upah 1,5 kali upah perjam waktu normal dan pada penambahan jam kerja berikutnya maka pekerja akan mendapatkan 2 kali upah perjam waktu normal. Perhitungan untuk biaya tambahan pekerja dapat dirumuskan sebagai berikut ini: Normal ongkos pekerja perhari = Produktivitas harian y Harga satuan upah pekerja Normal ongkos pekerja perjam = Produktivitas perjam y Harga satuan upah pekerja. Biaya lembur pekerja = 1,5 y upah sejam normal untuk penambahan jam kerja . pertama 2 y n y upah sejam normal untuk penambahan jam kerja . Dengan : n = jumlah penambahan jam kerja . Crash cost pekerja perhari = (Jam kerja perhari y Normal cost pekerj. y Biaya lembur perja. Microsoft Project 2013 Merupakan sistem proyek perangkat lunak manajemen yang dikembangkan dan dijual oleh Microsoft, yang dirancang untuk membantu manajer proyek dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas-tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran, dan menganalisis beban kerja. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. ialah metode penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai gejala atau peristiwa yang ada. penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan masalah pada studi kasus. Proyek yang ditinjau dalam penelitian ini adalah proyek peningkatan jalan kaligangsa wetanrandusanga wetan. Terletak di Jl. Parintis Kemerdekaan Desa Kaligangsa Wetan. Kabupaten Brebes. Jawa Tengah 52212. Proyek ini bernilai Rp. 000,00. Waktu yang dijadwalkan untuk menyelesaikan poyek ini adalah selama 45. Hari kalender sejak tanggal : 10 November 2020 Ae 24 Desember 2020. Waktu jam kerja normal senin-minggu . 00 dan 13. Variabel Waktu. Data yang mempengaruhi variabel waktu data yang berkaitan : Data cumulative progress . urva-S) yaitu : Jenis Kegiatan . Presentase Kegiatan . Durasi Kegiatan . Rekapitulasi Perhitungan biaya proyek. Variabel Biaya . Semua data yang mempengaruhi variabel biaya antara lain : Daftar Rencana Anggaran Biaya (RAB) penawaran meliputi : Jumlah biaya normal . Durasi normal . Daftar harga bahan dan upah. Analisa harga satuan pekerja. Metode Pengumpulan Data. Data primer. Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Observasi. penelitian ini penulis menggunakan non participant observation yaitu observasi yang penelitinya tidak turut secara langsung dalam aktivitas ataupun proses yang lagi diamati. Wawancara. Wawancara termasuk untuk mengetahui data yang mengalami keterlambatan pada saat pekerjaan proyek peningkatan jalan. Wawancara ini dilakukan dengan pihak Kontaktor. Dokumentasi. Dokumentasi yaitu cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bukti dalam bentuk gambar, tulisan maupun foto. Data Sekunder. Pengumpulan data proyek. Rencana Anggaran Biaya (RAB) . Analisis harga satuan bahan proyek . Analisa harga satuan pekerjaan . Time Schedule . Studi Pustaka. Pada studi pustaka ini untuk mengumpulkan dan mempelajari literatur dari bahan tertulis berupa buku - buku, artikel, jurnal, dan media lainya yang43 berhubungan dengam pembahasan masalah yang diangkut dalam penelitian ini. DIAGRAM ALUR PENELITIAN Diagram Alur Penelitian Mulai Studi Lapangan dan Studi Pustaka Menentukan Latar Belakang Masalah Identifikasi dan Perumusan Pengumpulan Data Proyek : Rencana Anggaran Biaya (RAB) Daftar harga satuan upah dan bahan Analisis harga satuan pekerjaan Time Schedule Analisis Time Cost Trade Off Menyusun Network Diagram Menghitung Jumlah Sumber Daya . Menentukan Estimasi Durasi Dalam Microsoft Project 2013 Menentukan Penambahan jam kerja ( lembu. dengan metode Time Cost Trade Off Kesimpulan dan Saran Selesai HASIL DAN PEMBAHASAN 2 BaganAlir AlurPenelitian Penelitian GambarGambar Diagram Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Hasil Penelitian Network Planning dan Menentukan Lintasan Kritis Dalam penelitian ini untuk melihat waktu setiap pekerjaan proyek dapat diketahui dengan melihat time schedule rencana pada proyek setelah waktu setiap pekerjaan diketahui, selanjutnya yaitu menentukan hubungan tiap pekerjaan, setelah hubungan setiap pekerjaan ini sudah ditentukan kemudian dimodelkan kedalam Microsoft Project 2013. Waktu proyek dilihat dari time schedule atau kurva S data yang dimasukan hanya data yang terdapat tenaga kerja saja. Langkah-langkah penjadwalan dengan menggunakan Microsoft Project 2013: Memulai lembar kerja baru Klik Start > Program > Microsoft Project 2013 Masukkan tanggal mulainya pada proyek. Klik menu Project > Change Working Time Menentukan kalender kerja untuk mengetahui hari kerja, jam kerja dan hari libur. Memilih menu File > Opion > Schedule . Klik tab week start. Klik Monday . Memilih menu File >Details >Set Day(S) To These Spicific Woeking Times. Mengisi default start time : 08. 00 wib dan default end time : 17. 00 wib Menyusun data kegiatan proyek dengan mengisi jenis kegiatan pada kolom Task Name dan waktu kegiatan pada kolom Durasi. kemudian setelah kolom durasi diisi, kolom start dan finish akan terisi secara otomatis. Memasukan resourches dengan cara klik View > Resources Sheet. Memasukkan hubungan antara pekerjaan satu dengan lainnya pada kolom Predecessor. Memasukkan biaya untuk tiap kegiataan Biaya langsung dan biaya tidak langsung Biaya langsung . irect cos. yaitu biaya yang langsung berpengaruh terhadap pelaksanaan fisik proyek atau hasil akhir proyek, sedangkan biaya tidak langsung yaitu pengeluaran untuk manajemen dimana biaya ini dikeluarkan untuk dapat melancarkan proyek. Prsentase untuk biaya tidak langsung sebesar 4,0% dari nilai total proyek tersebut. Biaya Tidak Langsung = 4. 0 % x Rp 1. 000,00 = Rp 59. Biaya Tidak Langsung = Biaya Tidak Langsung Durasi Normal = Rp 58. = Rp. 44,444/ hari Biaya Langsung = biaya total rencana Ae biaya tidak langsung = Rp. 000,00 - 59. 000 = Rp 1. Penerapan metode time cost trade off Penerapan metode Time Cost Trade Off dalam penelitian ini dilakukan dengan penambahan jam kerja . selama 1-3 jam untuk mempercepat penyelesaian durasi proyek. Penambahan jam kerja . Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Mengoptimalkan dilakukan dengan mengisikan data yang telah dimasukkan ke dalam Ms. Project 2013 untuk dibandingkan rencana awal dengan penambahan jam kerja . Membagi layar Microsoft Project menjadi dua untuk dimasukkan data crash perencanaa berupa Gantt Chart View dan Task Usage. Masuk ke File > Options. Selanjutnya klik Schedule > klik tab week start Monday > klik tab fical year start in klik November > mengisi default start time : 08. 00 wib dan default end time : 16:00 Kemudian klik hours per day : 7 day > klik hours per week : 49 wekk > klik per month : 30 month Setelah itu klik durasion is entered in Days > klik work is entered in Hours. Selanjutnya klik salah satu kegiatan yang akan di tambahkan tenaga kerja, dengan pilih Detail Styles > masukkan Actual Work . Actual Overtime Work . Actual Cost . OK. Kemudian lakukan Tracking sebelum dimasukan jam kerja lembur pada baris Actual Work . , ialah cara Klik Task > Task Informasi General > Precent Complete . %) > Durasion Sesuai Rencana Crash > OK. Analisis Perhitungan. Analisis perhitungan didapat dari rumus atau perhitungan dengan cara penambahan nilai cost pekerjaan lembur pada upah per hari, kemudian setelah itu dikalikan dengan waktu crashing setiap penambahan jam kerja lembur dan akan didapatkan nilai akhir/ direct cost. Presentase nilai cost didapat dari dibawah : Tabel 1 Biaya Lembur Tenaga Kerja Overtime Cost Pekerja Biaya Normal per Jam Pekerja 428,57 Tukang 857,14 Mandor 714,29 Operator 000,00 Pembantu Operator 857,14 Lembur 1 Biaya (R. 642,85 Lembur 2 Biaya (R. 249,99 Lembur 3 Biaya (R. 119,04 19,285,71 499,99 571,42 749,50 975,60 19,285,71 499,99 571,42 499,99 571,42 499,95 476,18 666,60 19,285,71 499,99 571,42 Sopir 857,14 19,285,71 Pembantu Sopir 285,71 248,56 Mekanik 000,00 Pembantu Mekanik Kepala Tukang Tukang Las Kontruksi 857,14 000,00 666,60 285,71 248,56 499,95 476,18 Contoh perhitungan upah lembur untuk resourse name mandor ialah: Upah mandor perhari ( standart Cos. : Rp 103. 000,00 Jam Kerja Perhari : 7 jam/hari Biaya perjam Rp 103. 000,00 7 jam/ hari = Rp 14. 714,00 Biaya lembur perhari untuk lembur 3 jam perhari ialah : Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. Lembur 1 jam = (Rp 14. 714,00 x 1,. = Rp 22. Lembur 2 jam = (Rp 14. 714,00 x 1,. x Rp 14. = Rp 51. = (Rp14. 714,00 x 1,. x 2 Rp14. Lembur 3 jam = 80. Lembur perjam untuk 1 jam = Rp 22. 1 jam = Rp 22. = Rp 51. Lembur perjam untuk 2 jam 2 jam = Rp 25. 749,50 Lembur perjam untuk 3 jam = Rp 80. 3 jam = Rp 26. 975,60 Untuk kegiatan jalur kritis yang akan dipercepat durasi percepatan di hitung berdasarkan penambahan jam lembur 1 jam/hari, 2 jam/hari dan 3 jam/hari dari durasi normal yang ada. salah satu contoh perhitungannya yaitu perhitungan Lapis pondasi agregat kelas B dibawah ini : Durasi yang bisa dicrashing dengan penambahan 1 jam lembur : (Volum. (Prod. perjam x jam kerja ) (Oc Jam lembur x Penurunan Prod x Prod . Volume Durasi normal Durasi normal . Produktivitas jam normal Maksimal crashing = 189. 00 m3 = 6 hari =6x7 = 42 jam Volume Durasi normal = 189. 00 = 4,5 m3/jam . ,5x. ,9x4,. = 5,3 hari Maka maksimal crashing= 7 hari Ae 5,3 hari = 1,7 hari Durasi yang bisa dicrashing dengan penambahan 2 jam lembur: Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. (Volum. (Prod. perjam x jam kerja ) (Oc Jam lembur x Penurunan Prod x Prod . Volume = 189. 00 m3 Durasi normal = 6 hari Durasi normal . =6x7 = 42 jam Produktivitas jam normal Volume Durasi normal = 189. 00 = 4,5 m3/jam Maksimal crashing . ,5x. ,9x4,. ,7x4,. = 4,3 hari Maka maksimal crashing = 7 hari Ae 4,3 hari = 2,7 hari Durasi yang bisa dicrashing dengan penambahan 3 jam lembur: (Volum. (Prod. perjam x jam kerja ) (Oc Jam lembur x Penurunan Prod x Prod . Volume = 189. 00 m3 Durasi normal = 6 hari Durasi normal . = 6 x 7 = 42 jam Produktivitas jam normal Volume Durasi normal = 189. 00 = 4,5 m3/jam Maksimal crashing . ,5x. ,9x4,. ,7x4,. ,7x. = 3,8 hari Maka maksimal crashing = 7 hari Ae 3,8 hari = 3,2 hari PEMBAHASAN. Hasil analisis proses percepatan proyek menunjukan bahwa percepatan dengan penambahan jam kerja . selama 1 jam menghasilkan durasi total yang lebih singkat yaitu 38 hari, jika durasi dibandingkan dengan penambahan jam kerja dari 2 jam dan 3 jam yaitu 38 hari. Pada alternatif penambahan jam kerja lembur selama 1 jam memiliki produktivitas tenaga kerja yang lebih tinggi dari pada alternatif penambahan jam kerja lembur selama 2 jam dan 3 jam karena durasi waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan lebih panjang. Akan tetapi alternatif dengan penambahan jam kerja lembur selama 3 jam lembur memiliki nilai produktivitas yang besar. Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. semakin bertambah penambahan kerja lembur maka semakin berkurang produktivitas tenaga kerja untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan. Tabel 2 Perbandingan Waktu dan Biaya Lembur Kerja Durasi Optimal Biaya Normal 45 hari Rp. Lembur 1 jam 38 hari Rp. Lembur 2 jam 38 hari Rp. Lembur 3 jam 38 hari Rp. Dari hasil analisis yang dilakukan penambahan jam kerja . 1 jam, durasi proyek dapat dipercepat menjadi 38 hari atau lebih cepat selama 7 hari dari durasi normal ialah selama 45 Sedangkan analisis penambahan jam kerja lembur 2 jam dan 3 jam didapat durasi 38 hari juga. Namun setelah dilakukan percepatan dengan penambahan 1 jam lembur didapat Rp 1. dari biaya normal Rp 1. 000 sedangkan penambahan jam kerja lembur 2 jam didapat Rp 803 dan penambahan 3 jam kerja lembur didapat Rp. maka demikian sesuai tujuan ialah optimasi waktu dan biaya untuk mencegah terjadinya keterlambatan proyek dengan memperlakukan khusus pada pekerjaan yang termasuk didalam jalur kritis pada tenaga kerja dengan penambahan jam kerja lembur dengan kenaikan biaya lembur yang tidak terlalu besar dapat diterapkan pada pekerjaan ini. KESIMPULAN Berdasarkan Dari perhitungan optimasi waktu dan biaya dengan menggunakan metode time cost trade off setelah dilakukan analisis data dan pembahasan dari hasil penelitian maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan: Total durasi proyek dalam kondisi normal yaitu 45 hari. Dari hasil analisis pada penelitian ini, didapat total durasi penyelesaian pada proyek setelah dilakukan dengan alternatif penambahan jam kerja . selama satu jam didapat durasi penyelesaian proyek yaitu 38 hari, penambahan jam kerja lembur dua jam didapat durasi penyelesaian proyek yaitu 38 hari dan penambahan jam kerja lembur tiga jam didapat durasi penyelesaian proyek yaitu 38 hari. Dari tiga penambahan jam kerja . didapatkan biaya murah ialah terdapat dari penambahan lembur 1 jam dengan durasi 38 hari dan biaya proyek sebesar Rp. Total biaya proyek dalam kondisi normal yaitu sebesar Rp. Dari hasil analisis pada penelitian ini, didapat total biaya proyek setelah dilakukan dengan alternatif penambahan jam kerja . selama satu jam lembur sebesar Rp Rp. 713, penambahan jam kerja lembur selama dua jam kerja lembur sebesar Rp. 803 dan penambahan tiga jam kerja lembur sebesar Rp. Dari tiga penambahan jam kerja . didapatkan biaya murah ialah terdapat dari penambahan lembur 1 jam dengan durasi 38 hari dan biaya proyek sebesar Rp. Engineering Vol. 12 No. ISSN : 2587-3859 (Prin. ISSN : 2549-8614 (Onlin. DAFTAR PUSTAKA