iC53 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. Munasabah Dalam Al-Quran Muhammad Roihan Al Haddad Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum Email: mroihan@stairu. Abstract The Quran, the primary and primary source of teachings for Muslims, is not structured according to subtopics. Its contents cover various aspects of life, both worldly and hereafter, organized by chapters . uz'), chapters . , and verses. Within a single topic, it may be explained in a single chapter with verses that are not sequential, or even in different chapters with related verses. Linguistically, the word "munasabah" means harmony and closeness. It can also be interpreted as suitable, appropriate, appropriate, or close. It is said that A is munasabah with B, meaning that A is close to or similar to B. The difference regarding the permissibility of using munasabah in interpreting the Qur'an actually stems from the difference in whether the arrangement of the verses or chapters of the Qur'an is based on taufiqi . or ijtihadi . However, most scholars, both classical and contemporary, such as As-Suyuti. Manna Khalil Khattan, and Fazlur Rahman, agree on the use of munasabah in interpreting the Qur'an. Munasabah as a science or knowledge is closely related to education, both directly and indirectly. Therefore, studying munasabah is also part of the educational process. Keywords: Muhasabah. Qur'an Abstrak Al-QurAoan sebagai sumber ajaran utama dan pertama ummat Islam tidaklah disusun berdasarkan sub-sub pokok bahasan. Isinya meliputi berbagai aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi, yang tersusun berdasarkan juzAo, surat dan ayat. Dalam satu pokok bahasan, bisa jadi dijelaskan pada satu surat dengan ayat yang tidak berurutan, atau bahkan dengan surat yang berbeda tetapi memiliki ayat yang saling berkaitan. Menurut bahasa Munasabah berarti A EIEEAdan A EICAmasing-masing berarti keserasian dan kedekatan. Selain itu dapat diartikan juga cocok, patut, sesuai, atau Dikatakan A munasabah dengan B, berarti A mendekati atau menyerupai B. Perbedaan mengenai boleh tidaknya menggunakan munasabah dalam menafsirkan alQurAoan sejatinya berangkat dari perbedaan apakah susunan ayat atau surat al-QurAoan itu taufiqi atau ijtihadi, akan tetapi sebagian besar ulama, baik klasik maupun kontemporer seperti As-Suyuti. Manna Khalil Khattan, dan Fazlur Rahman sepakat tentang penggunaan munasabah dalam menafsirkan al-QurAoan. Munasabah sebagai suatu ilmu atau pengetahuan sangat terkait dengan pendidikan baik secara langsung dan tidak Oleh sebab itu mempelajari munasabah juga merupakan bagian dari proses Kata Kunci: Muhasabah. Al-QurAoan 54iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran Pendahuluan Berbeda dengan karya-karya ilmiah, al-QurAoan sebagai sumber ajaran utama dan pertama ummat Islam tidaklah disusun berdasarkan sub-sub pokok bahasan. Isinya meliputi berbagai aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi, yang tersusun berdasarkan juzAo, surat dan ayat. Dalam satu pokok bahasan, bisa jadi dijelaskan pada satu surat dengan ayat yang tidak berurutan, atau bahkan dengan surat yang berbeda tetapi memiliki ayat yang saling berkaitan. Keterkaitan antar ayat dan surat ini yang kemudian disebut oleh as-Suyuti dan az-Zarkasyi sebagai munasabah. Pengambilan ayat al-QurAoan sebagai dalil tanpa memperhatikan korelasi antar ayat menurut sebagian besar ulama, dapat menimbulkan interpretasi yang kurang tepat. Pemaknaan al-QurAoan secara parsial semacam ini juga dapat mengurangi makna atau bahkan menyudutkan al-QurAoan itu sendiri. Oleh sebab itu ilmu munasabah sangat dibutuhkan untuk memahami al-QurAoan dalam rangka menemukan content yang Mengingat pentingnya munasabah dalam membicarakan al-QurAoan, maka penulis berusaha membahasnya dalam sebuah karya ilmiah. Bahasan dimulai dengan pengertian munasabah, macam-macam munasabah, urgensi memahami munasabah dalam menafsirkan al-Quran, dan nilai-nilai pendidikan dan manajerial dalam alQurAoan. Pengertian Munasabah Menurut bahasa Munasabah berarti A EIEEAdan A EICAmasing-masing berarti keserasian dan kedekatan. 4 Selain itu dapat diartikan juga cocok, patut, sesuai, atau Dikatakan A munasabah dengan B, berarti A mendekati atau menyerupai Ahmad Izzan. Ulumul QurAoan Edisi Revisi . Telaah Tekstualitas dan Kontekstualitas AlQurAoan, (Bandung : Humaniora, 2. , hlm. Sebagian besar ulama mendukung dan hanya sebagian kecil kurang setuju dengan penggunaan munasabat dalam menafsirkan al-QurAoan. Salah satu ulama kontemporer yang tidak setuju dengan pengunaan munasabat dalam memahami al-QurAoan adalah Syeikh Mahmud Saltut, mantan Rektor Universitas al-Azhar Kairo. Mesir. Lihat Ahmad Izzah. Ulumul QurAoanA hlm. MannaAo Khalil al-Qattan. Mabahis Fi Ulumil QurAoan. Terjemah Mudzakir AS dalam Studi Ilmu-Ilmu al-QurAoan, (Jakarta : Mitra Kerjaya Indonesia, 2. , hlm. Abu Anwar. Ulumul QurAoan. Sebuah Pengantar, (Pekanbaru : Amzah, 2. , hlm. iC55 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. 5 Sedangkan pengertian munasabah menurut istilah telah dikemukakan oleh beberapa ulama, diantaranya sebagai berikut : Manna al-Qaththan Segi-segi hubungan antara satu kata dan satu kata lainya dalam satu ayat, antara satu ayat dengan satu ayat lainya, atau antara satu surat dan surat lainya. Az-Zarkasysi AuMunasabah adalah suatu hal yang dapat dipahami. Tatkala dihadapkan kepada akal, pasti akal itu dapat menerimanyaAy. Jalauddin al-Suyuthiy Ilmu munasabah adalah ilmu yang mulia, sedikit sekali para ahli tafsir yang menaruh perhatian pada ilmu tersebut. Hal ini disebabkan karena sangat halusnya ilmu tersebut. Orang yang sering mengungkapkanya adalah imam Fakhruddin. Ia mengatakan tafsirnya : banyak sekali bagian-bagian halus dari alQurAoan yang tersimpan dalam susunan ayat dan hubungan-hubunganya. Ibn AlAoArabi Munasabah adalah keterikatan ayat-ayat al-QurAoan sehingga seolah-olah merupakan satu ungkapan, yang mempunyai kesatuan makna dan ketaraturan Munasabah merupakan ilmu yang sangat agung. Berdasarkan defenisi munasabah yang dikemukakan oleh para ulama di atas, dapatlah disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan munasabah adalah hubungan antara kata, ayat, ataupun surat dalam al-QurAoan yang menunjukan kesatuan makna dan dapat dipahami oleh akal keterkaitanya. Untuk meneliti terdapat korelasi atau tidaknya antara kata, surat dan ayat dalam al-QurAoan maka sangat diperlukan ketelitian dan pemikiran yang mendalam. As-Suyuti Muhammad Chirzin. Al-QurAoan dan Ulumul QurAoan, (Yogyakarta : Dana Bhakti Prima Yasa, 2. , hlm. Manna Khalil al-Qattan. Mabahis Fi Ulumil QurAoanA hlm. Rosihon Anwar,Ulumul QurAoan, (Bandung : Pustaka Setia, 2. , hlm. Yang dimaksud dengan yang halus dalam perkataan di atas adalah adanya rahasia kedalaman makna al-QurAoan dari segi sastra dan keindahan bahasanya. Lihat Usman. Ulumul QurAoan, (Yogyakarta : Sukses Offset, 2. , hlm. Rosihon Anwar. Ulumul QurAoan, hlm. 56iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran sebagaimana dikutip Rosihon Anwar menjelaskan langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk menemukan munasabah ini, yaitu. Menentukan tujuan pembahasan suatu surat yang menjadi objek pembicaraan Memperhatikan uraian ayat-ayat yang sesuai dengan tujuan yang dibahas dalam Menentukan tingkat uraian-uraian itu, apakah ada hubunganya atau tidak, dan Dalam mengambil kesimpulanya hendaknya memperhatikan ungkapan-ungkapan bahasanya dengan benar dan tidak berlebihan. Macam-Macam Munasabah Munasabah atau persesuaian ataupun korelasi bagian al-QurAoan yang satu dengan yang lainya dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu munasabah dari segi sifat dan munasabah dari segi materinya. Macam-macam Munasabah Ditinjau dari Sifatnya Munasabah dari segi sifat-sifatnya dapat dipilah menjadi dua, yaitu : Zhahir alirtibath . orelasi yang nyat. dan Khofiyyu al-irtibath . orelasi yang tidak jela. Korelasi yang nyata (Dzaahir al-Irtibat. atau persesuaian yang tampak jelas, yaitu yang persambungan atau persesuaian antara bagian al-QurAoan yang satu dengan yang lain tampak jelas dan kuat, karena kalimat yang satu dengan yang lain erat sekali, sehingga yang satu tidak bisa menjadi kalimat yang sempurna jika dipisahkan dengan kalimat yang lain. Maka deretan beberapa ayat yang menerangkan sesuatu materi itu kadang-kadang ayat yang satu berupa penguat, penafsir, penyambung, penjelasan, pengecualian atau pembatasan dari ayat yang lain, sehingga semua ayatayat tersebut tampak sebagai satu kesatuan yang sama. 12 Contohnya, seperti persambungan antara ayat 1surat Al-Isra : Ibid Usman. Ulumul Quran, (Yogyakarta : SUKSES Offset, 2. , hlm. Abdul Djalal H. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. iC57 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. AAEAEAuAIa EaCOEOAECAAOEa CeAAEaA EaAcAACsAAEa EaCOEOAECAAOEa CoEIEaC AAECUAA CEsAEaCOEAAEEaA ACeAACaECAA ECeEaAuCa AACAAEAECo ENEOEO ECaCsEIEaEa EECOEaAOC a aEA CEACAeEaA A aoEaANCACEaE EAEaAC CEAACEEaCaEAuEaA CEaEa aoEAACsCAA CeEaAuCa Artinya: Maha suci (Alla. , yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhamma. pada malam hari dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda . Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat. (QS. Al-Isra . : . 13 Ayat tersebut menerangkan israAo Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya ayat 2 surah al-Isra tersebut yang berbunyi : AACUEIa CeEaAiAECO AEaAC aECUEacANAA Ca CAACEEaEECAACaECEaA esaEa CeACOEA EACAAoEAAEa AACAANEIAEa EeACuAEAC aoECaEa Artinya: Dan Kami berikan kepada Musa. Kitab (Taura. dan Kami jadikanya kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil . engan firma. : "Janganlah kamu mengambil . selain Aku, (QS. Al-Isra . : . 14 Ayat tersebut menjelaskan diturunkanya Kitab Taurat kepada Nabi Musa Adapun persesuaian antara kedua ayat tersebut ialah tampak jelas mengenai diutusnya kedua orang Nabi/Rasul tersebut. Korelasi yang tidak jelas (Khafiyyu al-Irtibat. yaitu korelasi antara bagian atau ayat al-QurAoan yang tidak tampak secara jelas, seakan-akan masing-masing ayat atau surat itu berdiri sendiri-sendiri baik karena ayat yang satu di Aoathafkan kepada yang lain, atau karena yang satu seakan-akan tampak bertentangan dengan yang lain. Korelasi seperti ini antara lain dapat disimak pada ayat 189 surat al-Baqarah dengan ayat 190 dalam surat yang berikut ini :16 Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, (Sygma Examedia Arkanleema, 2. Ibid Abdul Jalal. Ulumul QurAoan, 156 Usman. Ulumul QurAoan, hlm. 58iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran AA A EIaEa EECACAoAEaA EAsCUEaAuCaC ACcEaA EAAEAu A EaACAEaIa ENAAE CoCaeAEAACECACE Artinya: Mereka bertanya kepadamu (Muhamma. tentang bulan sabit. Katakanlah: Auitu adalah . waktu bagi manusia dan . hajiAy (QS. Al-Baqarah . : . 17 Pada dasarnya ayat ini menerangkan tentang bulan sabit yang merupakan tanggal-tanggal sebagai tanda-tanda waktu dan untuk jadwal bagi pelaksanaan ibadah haji. Sedangkan ayat 190 yang mengiringinya dalam surat yang sama CoeaCOAANeAOEa CaAEIAECE CA Ca CAEaA A AAEAECOAANEEAA Ca EAaEaeAEAEaANCAAECE AeaAuCa Ca EOAACUEaCo CeEaE aEAEaANCAAua Artinya: Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, . janganlah kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh. Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-Baqarah . : . 18 Ayat tersebut menjelaskan perintah menyerang kepada orang-orang yang menyerang umat Islam. Sepintas lalu, antara kedua ayat diatas Nampak seakan-akan tidak memiliki korelasi. Padahal sebenarnya terdapat kaitan yang erat antara Ayat 189 surat al-Baqarah di atas berbicara mengenai soal waktu untuk melaksanakan ibadah haji, sedangkan ayat 190 berikutnya dalam surat yang sama Aupada dasarnya saat haji itu umat Islam dilarang menumpahkan darah . , tetapi jika mereka diserang terlebih dahulu oleh musuh, maka serangan-serangan musuh tersebut harus dibalas walaupun pada musim haji. Macam-macam Munasabah dari Segi Materinya Munasabah dari segi materinya dapat dibagi menjadi dua, yaitu : munasabah antar ayat dan munasabah antar surat. Munasabah antar ayat, yaitu munasabah atau persambungan antar ayat yang satu dengan yang lain. Munasabah ini bisa berbentuk persambungan, sebagai berikut : Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. Ibid Usman. Ulumul QurAoan, hlm. Ibid, hlm. iC59 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. Diathafkannya ayat yang satu dengan kepada ayat yang lain, seperti munasabah antara 103 surah Ali-Imran : aEAuCCsAEAA Ca AAoECUEaAOAA Ca EOAAEaCA aEAOEIEaNEEa Artinya: Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali . Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. (QS. Ali-Imran . : . 21 Dengan ayat 102 surat Ali-Imran : aEAOEaAECCiAC AaEAIAea CAEaA CeAEEAAE Ca CEaAEaEA Ca Ca aEACa aEAoAACaE AeaAuCa aCoCOAACCACE Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenarbenar takwa kepada-Nya. dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan muslim. (QS. Ali-Imran . : . 22 Faedah dari munasabah dengan athaf ini ialah untuk menjadikan dua ayat tersebut sebagai dua hal yang sama . n-Nadziirain. Ayat 102 surah aliImran menyuruh kita bertaqwa dan ayat 103 surah Ali Imran menyuruh berpegang teguh kepada Allah, dua hal yang sama. Tidak diathafkanya ayat yang satu kepada yang lain, seperti munasabah antara ayat 11 surat Ali Imran. aoEaANCACEAACEaA aEACCUAA A EAaEaAEaAEau AEaAC AeaAuCa AAEAAEECaEaE EOaE EOAEAACOCA Artinya: . eadaan merek. seperti keadaan pengikut Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka mendustakan ayat-ayat kami. (QS. Ali- Imran . : . 24 Dengan ayat 10 surat Ali Imran : Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. Dr. Abdul Jalal. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. 60iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran A AAuCECUAC Ca AAEaC AaEAECOCAAEa AOa EAaEAEACaEACAA EAaEAEAoAE CoAEsAeA a aECsAEAA CoeaAuCa CAEaA ENEOEOEO EsCcACAoa ECOAEAua EAaEA AAEscaEa Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak . Allah dari mereka. dan mereka itu adalah bahan Bakar api neraka,(QS. Ali-Imran . : . 25 Dalam munasabah ini, tampak hubungan yang kuat antara ayat yang kedua . yat 11 surat Ali-Imra. dengan ayat yang sebelumnya . yat 10 AliImra. , sehingga ayat 11 surat Ali Imran itu dianggap sebagai bagian kelanjutan dari ayat 10 surat Ali-Imran. Digabungkanya dua hal yang sama, seperti persambungan antara ayat 5 surat AlAnfal : aEAEUCsCa AeaAoEaACEAEAOEa AAEaC AAoACEEUCsAE CAEa EOaEAA EaA AAEaANECa AAEaAC AACiaCc aCsEa aOAA Artinya: Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dari rumahmu dengan kebenaran, meskipun sesuhguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,(QS. Al-Anfal . : . 27 Dengan ayat 4 surat al-Anfal EeAaCEEUCsCA EAECEsCca EAACsEaeAACa EAaEaAEaCc ACOAoEaE EAsCaCcACO EAaEACA A a aEAoEaACEAEAOEa EAaEA AAEscaEA Artinya: Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. mereka akan memperoleh beberapa derajat . di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki . yang mulia. (QS. Al-Anfal . : . 28 Abdul Djalal. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. iC61 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. Kedua ayat itu sama-sama menerangkan tentang kebenaran bahwa Nabi diperintah hijrah dan ayat empat surah al-Anfal tersebut menerangkan kebenaran status mereka sebagai kaum mukminin. Dikumpulkan dua hal yang kontradiksi (Al-Mutashaddat. seperti dikumpulkan ayat 95 surah Al-AAoraf : EEAACCaCuCa EEAACCaCuEoa aeAAEaE CCAAC ECOAAu aEauCA aEAE AEeCAUAA aoACAAEa EaCuEsACOC a auaC aoEACCOAA CAaEAa aECaeCACE CA EAaEa AoaNEEAA AsEACAAeEACUaE Artinya: Kemudian Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan sehingga . eturunan dan harta merek. bertambah banyak, lalu mereka berkata: "Sesungguhnya nenek moyang Kamipun telah merasai penderitaan dan kesenangan",(QS. Al-AAoraf . : . 30 Dengan ayat 94 surat Al-AAoraf : aE CCaCuEoACE EAaEACAAEAA EaEAACCaCuEoa EaEaCoEaEAA EaA aEa aeEACUa AOAEaA aeOACAe AEaC aCEECsAAu CeEaE aoEAACoECcAA aCa Artinya: Dan kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, . alu penduduknya mendustakan Nabi it. , melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka . unduk denga. merendahkan diri. (QS. Al-AAoraf . : . 31 Ayat 94 surah al-AAoraf tersebut menerangkan ditimpakanya kesempitan dan penderitaan kepada penduduk, tetapi ayat 95 surat Al-AAoraf menjelaskan kesusahan dan kesempitan itu diganti dengan kesenangan. Abdul Djalal. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. Ibid Abdul Djalal. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. 62iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran Dipindahkanya satu pembicaraan ayat 55 surah Shaad : aCAAC CCaACAA AeOECCEuAEaA CAEa A AACUCAA Artinya: Beginilah . eadaan merek. Dan Sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar . tempat embali yang buruk (QS. Shad : . Dialihkan pembicaraan kepada benar-benar akan emba orang-orang yang durhaka yang embali ketempat yang buruk sekali, dan pembicaraan ayat 54 surah shad yang membicarakan rezeki dari para ahli sorga. ACOAAECAe AEaAC CEa aC aoEAuECEUCsAA AACUCAA CAEaA Artinya: Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezki dari Kami yang tiada habis-habisnya (QS. Shad . : . Munasabah antar surah, yaitu munasabah atau persambungan antar surah yang satu dengan yang lain. Munasabah ini ada beberapa bentuk, sebagai berikut : Munasabah antara kandungan surah secara global dengan surah berikutnya, yaitu materi yang satu sangat terkait dengan materi surah yang lain. Misalnya materi kandungan surah al-Baqarah terkait erat dengan surat al-Fatihah, yakni sama-sama menerangkan lima hal pokok, akidah, ibadah, muamalah, dan janji serta ancaman. Persesuaian antara permulaan surah dengan penutupan surah sebelumnya. Contohnya, seperti awalan surah Al-AnAoam yang berbunyi : AAEoECcAIa EaCaCAAOC a a CeEaAuCa CA ECOEAOAAEa Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. Abdul Djalal. Ulumul QurAoan Edisi Lengkap, hlm. Departemen Agama RI. Al-QurAoan dan Terjemahnya, hlm. Usman. Ulumul QurAoan, hlm. iC63 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi (QS. Al-AnAoam . : . Awalan surat Al-AnAoam tersebut sesuai dengan akhiran surah Al-Maidah yang ACsCEEaCOAAu AeAC EOAuAAEA ACeaE aEa A CAEsACaEaE aCa ENEoECcAIa EaCaCAAOC a EAEAEAC CA Artinya: Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah . : . Persesuaian antara pembukaan dan akhiran sesuatu surat. Sebab, semua ayat dari satu surah dari awal sampai akhir itu selalu bersambungan dan bersesuaian. Misalnya surat Al-baqarah dimulai dengan ayat yang membicarakan tentang masalah al-QurAoan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman dan mereka juga beriman kepada kitab-kitab suci terdahulu. Pada bagian akhir surat ini disebutkan tentang keimanan Rasulullah s. dan orang-orang yang beriman kepada kitab-kitab suci yang diturunkan kepada Nabi terdahulu. Munasabah antar nama surah Biasanya terjadi, antara nama suatu surah dengan surah sesudahnya atau dengan nama surah sebelumnya terdapat hubungan makna. Sebagai contoh adalah surah 23 . l-mukminun : orang-orang berima. , surah 24 . l-Nur : Cahay. , dan surah 25 . l-Furqan : pembed. Korelasinya adalah pada hakikatnya orang-orang yang beriman . l-Mukminu. hidup di bawah naungan cahaya . yang menerangi lahir batinya, dank karenanya ia dapat membedakan antara yang hak dan yang batil, yang baik dan yang buruk, dan lain-lain. Usman. Ulumul QurAoan, hlm. Ibid, hlm. 64iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran Urgensi Memahami Munasabah dalam Menafsirkan Al-QurAoan Ahli Tafsir biasanya memulai penafsiranya dengan mengemukakan lebih dulu Asbabun-nuzul ayat. Sebagian dari mereka sesungguhnya bertanya-tanya yang manakah yang lebih baik, memulai penafsiran dengan mendahulukan penguraian tentang Asbabun-nuzul ayat-ayat. Pertanyaan itu mengandung pernyataan yang tegas mengenai kaitan ayat-ayat AlQurAoan dan hubunganya dalam rangkaian yang serasi. Ilmu munasabah yang merupakan salah satu wahana, dari sekian banyak ilmuilmu al-QurAoan, untuk menafsirkan menakwilkan ayat al-QurAoan bukanlah taufiqi . etunjuk yang ditetapkan sejak masa Rasulullah s. ), melainkan hasil ijtihad mufassir . ang bersifat rasiona. , merupakan hasil perenungan atau penghayatan terhadap kemukjizatan al-QurAoan, dan rahasia retorika dari segi keteranganya secara mandiri yang terkandung di dalamnya. Menurut MannaAoal Qaththan, setiap ayat mempunyai aspek hubungan dengan ayat sebelum atau sesudahnya, dalam arti hubungan yang menyatukan keutuhan makna. Misalnya perbandingan atau perimbangan antara sifat orang-orang mukmin dengan sifat yang dimiliki orang-orang musyrik dan atau orang-orang kafir, antara janji dan ancaman bagi mereka, penyebutan ayat-ayat rahmat sesudah ayat-ayat azab, ayat-ayat yang berisi anjuran setelah ayat-ayat larangan, ayat-ayat tauhid dan penjelasan tentang kemahasucian Allah setelah ayat-ayat yang menjelaskan tentang alam, demikian Menyadari kenyataan wahyu dalam al-QurAoan yang tidak bisa dipisah satu dengan yang lainya, baik antara ayat dengan ayat maupun antara surah dengan surah maka keberadaan ilmu munasabah menjadi penting dalam memahami Al-QurAoan secara Perlu diketahui bahwa, secara garis besar ada tiga arti penting munasabah sebagai salah satu metode dalam memahami dan menafsirkan al-QurAoan. Pertama, dari sisi balaghah, korelasi . antara ayat dengan ayat menjadikan keutuhan yang Muhmmad Chirzin. Al-QurAoan dan Ulumul QurAoan, hlm. Usman. Ulumul QurAoan, 171 Ibid iC65 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. indah dalam tata bahasa al-QurAoan, bila dipenggal maka keserasian, kehalusan, dan keindahan kalimat yang terurai dalam setiap ayat akan menjadi hilang. Kedua, ilmu munasabah dapat memudahkan orang dalam memahami makna ayat atau surah. Sebab penafsiran al-QurAoan dengan ragamnya, baik bil al-matsur maupun bi al-raAoyi jelas membutuhkan pemahaman mengenai ilmu tersebut antara ayat yang satu dengan yang lainya. Ketiga, sebagai ilmu kritis ilmu munasabah akan sangat membantu seorang . dalam menafsirkan ayat-ayat al-QurAoan. Setelah hubungan antara ayat-ayat tersebut dipahami secara tepat, dan dengan demikian akan mempermudah dalam pengistimbatan hukum-hukum atau pun makna-makna terselubung yang terkandung Dari sekian manfaat munasabah terhadap penafsiran al-QurAoan, secara singkat bisa dikatakan bahwa tanpa munasabah maka sulit mendapatkan pemahaman yang sesuai dengan maksud yang ditujukan al-QurAoan. Nilai-Nilai Pendidikan dalam Munasabah Al-QurAoan Setiap ilmu pengetahuan tentu memiliki keterkaitan dengan pendidikan. Baik keterkaitan itu secara teoritis maupun praktis, yang secara langsung nampak maupun yang perlu telaah lebih mendalam untuk melihat hubungan tersebut. Proses mempelajari itu sendiri sejatinya juga merupakan bagian dari pendidikan. Munasabah Al-QurAoan terlepas dari penyebutanya sebagai ilmu ataupun pengetahuan, merupakan keserupaan atau kedekatan ayat diantara ayat, surat, dan kalimat yang mengakibatkan adanya hubungan. 43Pengetahuan tentang munasabah ini sangat diperlukan untuk menyingkap makna al-QurAoan sehingga menghindarkan terjadinya pemahaman secara parsial. Fazlur Rahman mengatakan, apabila seseorang ingin memperoleh apresiasi yang utuh mengenali Al-QurAoan, maka ia harus dipahami secara terkait. Selajutnya menurut beliau apabila al-qurAoan tidak dipahami secara terkait. Usman. Ulumul QurAoan, hlm. Abu Anwar. Ulumul QurAoan, hlm. 66iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran al-QurAoan akan kehilangan relevansinya untuk masa sekarang dan masa yang akan Sehingga al-QurAoan tidak memenuhi kebutuhan manusia. Sampai disini diketahui bahwa munasabah pada dasarnya menekankan pentingnya suatu keterkaitan antar kata, ayat ataupun surat dalam al-QurAoan. Jika dihubungkan dengan pendidikan maka terdapat pula urgensi keterkaitan antara kurikulum, materi, metode, dan aspek belajar mengajar. Sistem pembelajaran yang mencoba mengintegrasikan hal tersebut adalah pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik merupakan pola pembelajaran yang mengintegrasikan menggunakan tema. 45Pembelajaran tematik dengan demikian adalah AuPembelajaran terpadu atau terintegrasiAy yang melibatkan beberapa pelajaran, bahkan lintas mata pelajaran yang diikat diikat dengan tema-tema tertentu. Pembelajaran ini melibatkan beberapa kompetensi dasar, hasil belajar, dan indicator dari semua mata pelajaran. Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek proses atau waktu, aspek kurikulum, aspek mengajar. Diterapkanya pendekatan tematik dalam pembelajaran, membuka ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengalami sebuah pengalaman belajar yang lebih bermakna, berkesan dan menyenangkan. Untuk melihat letak kesamaan pembelajaran tematik dengan munasabah AlQurAoan dapat dilihat pada Tabel Berikut : Tabel Letak Kesamaan Pembelajaran Tematik dan Munasabah al-QurAoan Munasabah Al-QurAoan Pembelajaran Tematik Pembelajaran dikemas dalam Keterkaitan antara kata, ayat, sebuah format keterkaitan antara ataupun surat dalam al-QurAoan peserta didik dalam menentukan digunakan untuk menemukan makna masalah dengan memecahkan yang sebenarnya. Dengan kata lain. Ibid Departemen Agama. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tematik, (Jakarta : DEPAG, 2. , hlm. iC67 Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2025 ISSN. E-ISSN. masalahnya secara nyata dalam dapat digunakan untuk memecahkan kehidupan sehari-hari masalah penafsiran ketika suatu ayat atau surat al-QurAoan tidak memiliki Asban an-Nuzul. Memiliki tema sebagai alat Pokok bahasan yang sama bisa jadi pemersatu beberapa mata dijelaskan dalam ayat yang tidak pelajaran atau bahan kajian. berurutan pada surat yang sama, atau Dalam terminologi kurikulum bahkan pada surat yang berbeda. Hal lintas bidang studi, tema yang demikian memungkinkan untuk sedemikian sering disebut sebagai melihat pokok bahasan yang sama pusat acuan dalam proses pada ayat atau surat yang lain. Salah pembaruan atau pengintegrasian satu tafsir yang mencoba membahas sejumlah mata pelajaran. dalam satu tema pokok bahasan adalah tafsir MaudhuAoi. Pemisahan atau pembedaan antara Sebagian ulama mengatakan bahwa satu mata pelajaran dengan mata susunan ayat, surat al-QurAoan adalah pelajaran yang lainsulit dilakukan. taufiqi,sehingga itu adalah hal yang Akan tetapi bukan berarti tidak ada keterkaitan antara satu kata, ayat atau surat yang lain (Yufassiru BaAoduhum BaAodh. Bersifat Fleksibel Terjadi perbedaan para ulama mengenai munasabah Adapun Pertama, pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik terhadap realitas sesuai dengan tingkat perkembangan intelektualitasnya. Kedua, pembelajaran tematik memungkinkan peserta didik mampu mengeksplorasi pengetahuan melalui serangkaian proses kegiatan pembelajaran. Ketiga, pembelajaran tematik mampu 68iCMuhammad Roihan Al Haddad. Munasabah Dalam Al-Quran meningkatkan keeratan hubungan antar-peserta didik. Keempat, pembelajaran tematik membantu guru dalam meningkatkan profesionalitasnya. Pembelajaran tematik membutuhkan kecermatan dan keseriusan guru, baik dalam menemukan tema yang konseptual, merancang rencana pembelajaran, menyiapkan metode pembelajaran yang tepat, merumuskan tujuan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran secara konsisten dengan tema pembelajaran sampai menyusun instrument penilaian . yang relevan dengan kegiatan pembelajaran. Kesimpulan Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa munasabah al-QurAoan sangat diperlukan dalam rangka memahami al-QurAoan sehingga menghindarkan dari pemahaman al-QurAoan yang parsial. Urgensi dari munasabah ini akan sangat diperlukan ketika suatu ayat atau surat dalam al-QurAoan tidak memiliki Asbab an-Nuzul. Perbedaan menafsirkan al-QurAoan sejatinya berangkat dari perbedaan apakah susunan ayat atau surat al-QurAoan itu taufiqi atau ijtihadi, akan tetapi sebagian besar ulama, baik klasik maupun kontemporer seperti As-Suyuti. Manna Khalil Khattan, dan Fazlur Rahman sepakat tentang penggunaan munasabah dalam menafsirkan al-QurAoan. Munasabah sebagai suatu ilmu atau pengetahuan sangat terkait dengan pendidikan baik secara langsung dan tidak langsung. Oleh sebab itu mempelajari munasabah juga merupakan bagian dari proses pendidikan. Daftar Pustaka