Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 ISSN 1693-7724, eISSN 2685-614X https://jurnal. isi-ska. id/index. php/ornamen/ Media Ekspresi Dalam Bentuk Seni Plakat dan Peluang Kreatif Generasi Muda Rahma Oktina Alvianda a. Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Fakultas. Keguruan. Universitas PGRI Adi Buana rahmaoktinaa@gmail. ABSTRAK Kata Kunci Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi textile painting sebagai media perwujudan ide kreatif masyarakat usia muda melalui pendekatan teknik Textile painting merupakan seni terapan yang memanfaatkan media kain sebagai kanvas, menggabungkan unsur ilustrasi dan desain dekoratif figuratif untuk menghasilkan karya yang estetis sekaligus fungsional. Teknik plakat digunakan dengan sapuan cat tebal untuk menciptakan visual kuat dan pekat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya. Metode yang digunakan, adalah. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif menggunakan teknik deskriptif yang menggambarkan keadaan sebeneranya yang terjadi dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa textile painting mampu meningkatkan pemahaman teknis dan artistik masyarakat usia muda pada seni plakat, terkait harmoni warna, komposisi, serta penerapan teknik positif dan Selain itu, kegiatan ini membuka peluang usaha kreatif berbasis kriya tekstil. Karya yang dihasilkan merefleksikan perpaduan imajinasi, kepekaan estetika, dan keterampilan teknis dalam menciptakan produk yang personal dan bernilai dengan menggunakan kreasi teknik seni plakat. Textile painting. Teknik plakat. Kreativitas. Kriya Desain ABSTRACT Keywords This study aims to explore textile painting as a medium for expressing the creative ideas of young adults through the application of the plakat technique. Textile painting is an applied art that utilizes fabric as a canvas, combining elements of illustration and figurative decorative design to produce works that are both aesthetic and functional. The plakat technique is applied using thick paint strokes to create strong and dense visuals. This research employs a descriptive qualitative method through non-participatory observation, in-depth interviews, and artwork The data analysis technique used in this qualitative study is descriptive analysis, which explains the actual conditions found in the field. The results show that textile painting enhances young adultsAo technical and artistic understanding of plakat art, particularly in relation to color harmony, composition, and the application of positive and negative techniques. Furthermore, this activity opens opportunities for creative businesses based on textile crafts. The resulting works reflect a combination of imagination, aesthetic sensitivity, and technical skills Textile Plakat Creativity. Textile craft. Figurative Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 in creating personalized and valuable products using creative applications of the plakat art technique. This is an open access article under the CCAe BY-SA license Pendahuluan Kreativitas seniman dalam karya seni adalah kemampuan daya cipta mewujudkan karya seni yang sudah ada dan dikembangkan menjadi suatu kreasi yang baru (Bagas et al. , 2. Penggambaran motif pada kain kerap kali disangkutkan pada jenis seni rupa. Seni lukis dari masa ke masa terus mengalami perkembangan dan penerapan baru pada berbagai media (Pandansari et al. , 2. Fenomena fast fashion dan textile art menjadi hal yang sering disoroti. Fast Keuntungan (Anggun Ferayanti et al. , 2. Sedangkan textile art yaitu memanfaatkan tekstil, benang dan manik-manik karena material tersebut relatif mudah untuk didapatkan(Adelya et al. , 2. Istilah tekstil dewasa ini sangat luas dan mencakup berbagai jenis kain yang dibuat dengan cara ditenun, diikat, dipres dan berbagai cara lain yang dikenal dalam pembuatan kain (Budiyono. Kriya merupakan praktik kreatif yang sarat dengan pekerjaan manual dan keterampilan tangan (Lusiana Limono, 2. Kain merupakan hasil karya tangan, yang kemudian dikenal dengan istilah kriya Kriya tekstil dalam wujud kain (Lusiana Limono, 2. Tekstil yang masuk dalam rumpun seni kriya menempati posisi sebagai identitas budaya nasional dan potensi pembangunan bangsa (Irfan, 2. Seni kain merupakan artefak budaya yang tampak jelas dan menarik untuk dicermati. Beragam material, teknik, dan pewarnaan membentang dari kain untuk ritual hingga kain untuk dipakai sehari-hari (Gittinger, 1. Textile painting merupakan media alternatif yang potensial untuk menumbuhkan kreativitas masyarakat usia muda. Berbeda dengan Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 melukis di kanvas, textile painting memerlukan cat khusus yang tahan cuci dan setrika, sehingga dapat diterapkan pada berbagai produk seperti pakaian, tas, syal, hingga dekorasi interior. Hal ini menjadikan textile painting bukan hanya sebagai kegiatan seni, tetapi juga sebagai inovasi dalam dunia kriya tekstil yang memiliki nilai ekonomi. Penggunaan teknik plakat pada textile painting mengandalkan sapuan cat tebal yang mampu menutup permukaan kain hingga menghasilkan warna yang padat, kuat, dan kontras. Karakter cat yang menutupi bidang secara solid ini memungkinkan munculnya bentuk visual yang tegas serta tidak transparan, sehingga elemen warna tampil dominan. Melalui teknik tersebut, pencipta karya memiliki kebebasan lebih luas dalam menyusun komposisi, menghadirkan gradasi blok warna, dan mengeksplorasi harmoni visual sesuai dengan gagasan kreatif yang ingin disampaikan. Dalam menciptakan sebuah karya, dibutuhkan ide dan inspirasi yang dapat mendorong lahirnya sebuah konsep (Ziska Meitria, 2. untuk diterapkan dalam desain Teknik plakat tidak hanya berfungsi sebagai medium pengolahan warna, tetapi juga menjadi sarana ekspresi yang memperkuat karakter estetis sebuah Pemilihan warna yang cenderung berani dan intens mampu membangun kesan kuat sekaligus menegaskan identitas visual karya. Dengan demikian, textile painting yang memanfaatkan teknik plakat berpotensi menghasilkan tampilan ekspresif, komunikatif, dan memiliki daya tarik tinggi. Keberanian dalam mengeksplorasi warna serta ketebalan sapuan cat menjadi ciri khas yang membedakan teknik ini dengan metode pewarnaan tekstil lainnya. Bagi masyarakat usia muda, keterlibatan dalam kegiatan textile painting menjadi wadah penting dalam pengembangan keterampilan artistik dan kepekaan Aktivitas ini tidak hanya mendorong kreativitas, tetapi juga mengasah kemampuan problem-solving dalam merancang desain dan memilih teknik Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 yang tepat. Lebih jauh, praktik seni ini dapat membuka peluang wirausaha di bidang produk kreatif, seperti aksesori, fesyen, dan home dycor berbasis lukis Dengan menggabungkan nilai estetika dan fungsi pakai, textile painting hadir sebagai bentuk seni terapan yang selaras dengan kebutuhan industri kreatif masa kini. Berangkat dari hal tersebut, penelitian ini memfokuskan kajian pada penerapan teknik plakat dalam textile painting sebagai sarana bagi masyarakat usia muda untuk menyalurkan ide visualnya. Fokus penelitian juga diarahkan pada hubungan antara desain dekoratif figuratif yang dihasilkan dengan prinsip estetika kriya tekstil, yaitu unity, complexity, dan intensity. Melalui pengkajian tersebut, penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan keilmuan seni rupa terapan sekaligus memperluas pemanfaatan media tekstil sebagai alternatif berkarya. Hasil penelitian ini diharapkan memperkaya wacana desain berbasis tekstil serta mendorong inovasi bagi generasi muda dalam berkarya di bidang seni kreatif. Metode Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan menggambarkan fenomena secara faktual dan mendalam. Data utama dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara terbuka, serta pendokumentasian hasil karya peserta muda yang mengikuti kegiatan textile painting di Kota Sidoarjo pada 04 Januari 2025. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memahami proses penciptaan karya secara langsung tanpa intervensi. Selain itu, penelitian juga memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui berbagai sumber literatur seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen digital. Sumber-sumber tersebut berhubungan dengan kajian seni rupa, kriya tekstil, serta penerapan teknik plakat dalam praktik karya tekstil. Penggunaan data Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 sekunder bertujuan memperkuat temuan lapangan sekaligus memberikan landasan teoritis yang relevan. Prosedur penelitian dimulai dari tahap penentuan fokus masalah, yaitu rendahnya pengetahuan peserta terkait teknik plakat dalam textile painting. Data kemudian dikumpulkan melalui pengamatan proses berkarya, wawancara dengan seniman, pelaku usaha kreatif, dan akademisi, serta pengambilan dokumentasi visual. Selanjutnya data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil dan Pembahasan Analisis pada karya tote bag bermotif bunga matahari menampilkan pendekatan desain dekoratif figuratif dengan bentuk yang cenderung simetris. Komposisi kelopak yang teratur memberi kesan harmonis, diperkuat oleh perpaduan warna kuningAecokelat yang menciptakan karakter hangat, cerah, dan mudah dikenali sebagai ikon flora. Selain menonjolkan bentuk figuratif, pemilihan warna yang kontras namun tetap selaras menghadirkan kesan visual menghilangkan fungsi produk sebagai benda pakai. Dari segi teknik, tote bag ini memadukan dua metode pengolahan plakat, yaitu teknik positif berupa pewarnaan langsung pada bidang kelopak, serta teknik negatif yang memanfaatkan garis putih antar kelopak untuk menciptakan batas visual yang tegas. Pendekatan tersebut memperlihatkan prinsip kriya tekstil dengan unity yang tercapai melalui pengulangan bentuk kelopak, sementara complexity hadir dari kombinasi detail garis negatif dan lapisan warna solid yang saling berinteraksi. Intensitas warna kuning yang tebal Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 menambah kekuatan daya tarik visual, menjadikan karya tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetis yang kuat. Gambar 1. Tottebag motif bunga 2 (Foto: Rahma, 2. Karya tote bag bunga matahari menampilkan visual dekoratif figuratif yang terinspirasi dari bentuk bunga matahari sebagai objek utama. Motif ini dipilih karena memiliki struktur bentuk yang mudah dikenali serta mengandung karakter simbolik yang kuat, seperti keceriaan dan energi positif. Pada tote bag, bunga digambarkan dengan fokus pada bagian kepala bunga dan kelopak, sehingga elemen bentuk tampak menonjol sebagai pusat komposisi. Secara komposisi, desain bunga matahari dibuat dengan bentuk yang cenderung Susunan kelopak mengikuti pola melingkar yang teratur, menciptakan keseimbangan visual antara bagian tengah bunga dan area sekitarnya. Struktur yang simetris tersebut menghadirkan kesan stabil dan rapi, menjadikannya mudah dipahami secara visual tanpa memerlukan tingkat interpretasi yang Hal ini selaras dengan karakter desain dekoratif yang bertujuan memperindah media tekstil tanpa menghilangkan fungsi benda pakai. Pilihan warna juga menjadi aspek penting pada karya ini. Perpaduan warna kuningcokelat memberikan kesan harmonis, di mana kuning cerah pada kelopak disandingkan dengan warna cokelat yang lebih gelap pada bagian tengah Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 Kombinasi ini menghadirkan kontras yang tidak ekstrem namun tetap mampu menonjolkan objek utama. Warna kuning sebagai warna dominan memberi efek ceria dan menarik perhatian, membuat tote bag tampak lebih hidup dan ekspresif ketika digunakan. Dari segi teknik, karya ini menggabungkan dua pendekatan dalam penggunaan teknik plakat, yaitu teknik positif dan teknik negatif. Teknik positif terlihat melalui pewarnaan langsung pada bidang kelopak, sementara teknik negatif ditunjukkan melalui garis-garis putih yang dibiarkan tidak terwarnai di antara kelopak sebagai pembatas visual. Kombinasi dua teknik ini memungkinkan terciptanya detail presisi tanpa tambahan outline hitam atau warna lain, sehingga karya tetap terasa bersih dan modern. Dalam perspektif kriya tekstil, karya ini berhasil memenuhi tiga prinsip estetika utama yaitu unity, complexity, dan intensity. Unity tercapai melalui pengulangan bentuk kelopak dan keteraturan komposisi yang konsisten dari pusat hingga tepi bunga. Complexity hadir secara sederhana namun presisi melalui perpaduan teknik positifAenegatif serta penempatan detail garis putih sebagai elemen pembeda. Sementara itu, intensity diwujudkan oleh penggunaan warna cerah yang diaplikasikan secara tebal dan solid, memperkuat karakter visual karya sehingga tote bag tidak hanya berfungsi sebagai benda pakai, tetapi juga sebagai media ekspresi artistik yang memiliki nilai estetis tinggi. Selain aspek visual dan teknik, tote bag ini juga menunjukkan pemahaman terhadap karakteristik bahan tekstil sebagai media lukis. Permukaan kain yang dipilih memiliki tekstur yang cukup halus sehingga memungkinkan sapuan cat plakat melekat dengan baik tanpa banyak bleeding. Hal ini berpengaruh pada ketajaman bentuk kelopak dan kejelasan garis-garis negatif yang menjadi ciri khas karya. Ketepatan dalam memilih jenis kain menunjukkan bahwa proses kreatif tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada pertimbangan teknis Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 yang mendukung kualitas akhir karya. Respon pengguna muda terhadap tote bag ini juga menunjukkan bahwa desain dengan motif figuratif naturalis masih memiliki daya tarik kuat dalam ranah produk kreatif. Bunga matahari sebagai simbol optimisme dan energi positif menjadi pilihan yang mudah diterima oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda yang mengutamakan identitas visual cerah dan ekspresif. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai aksesori fesyen, tetapi juga berpotensi menjadi medium representasi diri bagi pemakainya dalam konteks gaya hidup sehari-hari. Dari sisi pengembangan produk kreatif, tote bag bermotif bunga matahari ini memiliki peluang untuk dikembangkan ke arah produksi skala kecil maupun skala industri kreatif berbasis handmade. Teknik plakat yang digunakan relatif mudah direplikasi sehingga memungkinkan proses produksi berulang dengan kualitas warna yang konsisten. Dengan demikian, karya ini tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga prospek ekonomi yang menjanjikan, terutama jika dikombinasikan dengan strategi pemasaran berbasis visual, seperti media sosial dan pameran produk kreatif. Karya tekstil painting adalah lukisan pada permukaan kain yang dapat diaplikasikan pada benda pakai seperti baju atau tote bag, karya ini mencerminkan kreativitas dari eksplorasi bahan dan teknik sederhana, menjadikannya inspirasi bagi generasi muda di bidang seni terapan. karya bertema bunga matahari ini menampilkan visual sederhana namun menarik dengan gradasi warna harmonis pada kelopak bunga yang menyatu apik dengan kai. Ilustrasi bunga matahari pada media tas kain. Gaya ilustrasi yang digunakan bersifat dekoratif, ditunjukkan oleh bentuk kelopak yang sederhana, simetris, dan tersusun rapi mengelilingi lingkaran pusat bunga berwarna cokelat. Penggunaan warna kuning yang tegas dan solid memperlihatkan ciri khas teknik plakat yang menghasilkan warna tidak Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 Komposisi bunga yang hanya muncul sebagian dari sudut kanan bawah tas menambah nilai estetika dan kesan dinamis pada desain. Teknik plakat pada umumnya diterapkan dengan cara mengaplikasikan cat secara tebal hingga menutupi seluruh permukaan kanvas, menciptakan kesan warna yang pekat dan kuat. Namun, sayangnya pada lukisan bunga matahari di tas ini, pengaplikasian cat masih kurang tebal sehingga hasil akhir terlihat kurang menonjol dan belum sepenuhnya mencerminkan karakter khas dari teknik Selain itu juga menggunakan teknik negatif: teknik negatif terlihat dari garis putih di antara kelopak bunga yang tidak diberi warna. Garis ini berfungsi sebagai batas antar kelopak yang dibiarkan tetap putih dan teknik positif. Dalam karya ini, teknik positif tampak jelas pada seluruh bagian kelopak bunga dan lingkaran tengah bunga matahari. Warna kuning dan cokelat diaplikasikan secara langsung pada media kain untuk membentuk objek bunga, menciptakan efek yang mencolok dan kuat secara visual. Garis tepi kelopak tampak bersih dan menjadi batas antar warna. Karya lukisan bunga matahari pada tas pengaplikasian cat belum sepenuhnya optimal. Unsur dekoratif ditunjukkan melalui bentuk bunga yang simpel dan simetris. Teknik negatif dan positif sama-sama digunakan, menunjukkan eksplorasi teknik dalam penciptaan Secara visual, karya ini memiliki potensi edukatif serta nilai estetika sebagai bagian dari seni terapan Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 Gambar 2. Tottebag motif bunga 2 (Foto: Rahma, 2. Dari semua narasumber, karya ini dianggap menarik dan orisinal karena penggunaan teknik plakat yang kuat dengan sapuan cat tebal, warna kontras, dan komposisi visual yang ekspresif. Siluet kucing di antara bunga menambah kesan unik dan imajinatif, serta menunjukkan potensi besar dalam seni tekstil. Keunikan ilustrasi terletak pada penempatan kepala kucing yang tampak mengintip di antara bunga-bunga, menciptakan kesan misterius dan imajinatif. Penggunaan outline hitam yang tebal juga menjadi ciri khas ilustrasi dekoratif, membantu mempertegas bentuk dan membedakan setiap elemen. Dari segi komposisi, ilustrasi ini cukup padat namun seimbang. Penempatan kucing di tengah membuatnya menjadi titik fokus, sementara elemen bunga menyebar merata di sekelilingnya Lukisan kucing dan bunga pada tas ini dapat dikatakan telah memenuhi karakteristik teknik plakat, karena pengaplikasian cat dilakukan dengan cukup tebal. Ketebalan cat tersebut menghasilkan efek glossy dan timbul yang khas, sehingga memberikan kesan visual yang kuat dan mempertegas bentuk objek yang dilukis. Efek ini menunjukkan bahwa teknik plakat telah diterapkan dengan cukup baik pada bagian ini. A negatif : Terlihat dari penggunaan outline hitam tebal yang mengelilingi setiap elemen bunga. Garis ini membentuk kontras visual antara elemen gambar dan latar kain. Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 sebagian latar dibiarkan warna dasar kain, menciptakan efek penggambaran karakter khas dari teknik negatif. B positif: Terlihat pada pewarnaan langsung objek utama. Warna diisi penuh ke dalam bentuk yang sudah dibatasi oleh garis tepi, menciptakan bentuk visual yang padat dan nyata. Lukisan kucing dan bunga menunjukkan pemahaman yang lebih matang terhadap teknik plakat, dengan sapuan cat yang tebal dan efek visual yang kuat. Penggunaan outline hitam menegaskan bentuk dan memperlihatkan teknik negatif. Penekanan pada kontras warna dan ekspresi visual menunjukkan penguasaan aspek teknis dan estetis dalam seni rupa. Karya ini juga mencerminkan daya imajinasi tinggi dan potensi dalam pengembangan desain tekstil. Teknik plakat dalam textile painting pada karya tote bag diterapkan dengan sapuan cat tebal sehingga menghasilkan tekstur yang kuat dan tampak mengilap atau glossy. Karakter cat yang diaplikasikan secara padat ini membuat warna tampak solid dan menonjol dari permukaan kain. Efek glossy tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga memberi kesan profesional pada produk tekstil yang biasanya dipasarkan sebagai aksesori fesyen. Pada bagian latar, teknik negatif diaplikasikan dengan membiarkan kain tetap polos tanpa pewarnaan tambahan. Latar kosong ini berfungsi sebagai ruang visual yang memberi jeda terhadap keramaian motif bunga matahari atau objek lainnya. Pendekatan ini menciptakan kontras yang efektif karena objek utama menjadi titik fokus yang lebih dominan. Teknik negatif pada latar juga membantu menjaga keseimbangan visual agar karya tidak terlihat terlalu padat. Sementara itu, teknik positif diterapkan pada objek utama dengan cara mengisi bidang secara penuh menggunakan warna tebal. Teknik ini mempertegas bentuk objek, membuatnya mudah terbaca dan tidak kehilangan detail visual. Pada karya tote bag misalnya, bunga matahari tampak lebih hidup karena pewarnaan langsung yang menyatu secara intens dengan permukaan kain. Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 Dari sudut pandang kriya tekstil, unity tercapai melalui penggunaan komposisi terpusat yang menempatkan objek utama di bagian tengah tote bag. Penempatan ini membuat perhatian langsung tertuju pada motif bunga sebagai fokus estetis. Unity juga diperkuat oleh pengulangan ritmis bentuk kelopak yang saling menyatu dalam pola yang teratur. Complexity dalam karya tidak hadir melalui detail yang rumit, tetapi melalui kepadatan motif yang dihadirkan secara presisi. Kelopak yang berulang, garis negatif yang teratur, dan penyusunan kontur bunga yang padat menciptakan tingkat kerumitan visual yang terukur. Hal ini menunjukkan bahwa pada textile painting, complexity dapat dihasilkan tanpa harus memenuhi bidang dengan elemen berlebihan. Prinsip intensity tampak jelas melalui penggunaan warna kontras yang menghadirkan efek timbul. Warna cerah yang diaplikasikan tebal pada objek utama menciptakan daya tarik yang kuat dan ekspresif. Efek timbul yang dihasilkan dari lapisan cat tebal memberikan kesan tiga dimensi yang memperkaya pengalaman visual ketika karya dipakai atau dipandang dari jarak dekat. Kedua teknik positif dan negatif menunjukkan bahwa pencipta karya dapat mengolah visual secara kreatif tanpa menghilangkan fungsi produk. Selain menjadi elemen estetika, teknik negatif pada latar yang polos juga membantu menjaga kualitas material kain karena tidak seluruh permukaannya tertutup cat. Sementara teknik positif memastikan bagian dekoratif memiliki karakter visual yang kuat dan komunikatif. Secara keseluruhan, kedua karya tote bag membuktikan bahwa teknik plakat mampu menghadirkan karakter visual yang kuat dalam textile painting. Masyarakat usia muda dapat mengombinasikan nilai estetis dengan fungsi pakai, sehingga karya tidak hanya digunakan sebagai tas, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi diri yang kreatif. Hal ini membuka peluang baru bahwa seni rupa terapan dapat menjadi bidang yang aplikatif, bernilai ekonomi, dan bermakna secara artistik bagi generasi kreatif masa kini. Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 Kesimpulan Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap karya tote bag bermotif bunga matahari, dapat disimpulkan bahwa textile painting dengan teknik plakat mampu menghasilkan karya seni terapan yang tidak hanya memiliki fungsi pakai, tetapi juga memiliki nilai estetis yang tinggi. Karya memperlihatkan karakter dekoratif figuratif yang kuat melalui bentuk simetris, komposisi terpusat, serta penggunaan warna kuningAecokelat yang harmonis dan mudah Pemilihan figur bunga matahari memberikan identitas visual yang cerah, ekspresif, dan komunikatif, sehingga mampu menghadirkan daya tarik bagi pengguna, khususnya generasi muda. Dari aspek teknis, penggabungan teknik positif berupa pewarnaan langsung dan teknik negatif melalui garis putih sebagai pembatas menunjukkan pemahaman terhadap pengolahan visual dalam textile painting. Teknik plakat yang diaplikasikan tebal memberikan efek glossy, solid, dan timbul, mempertegas bentuk objek sekaligus menambah karakter visual karya. Ketepatan pemilihan media kain juga memperkuat keberhasilan teknik tersebut karena mendukung ketajaman bentuk dan kestabilan warna. Secara prinsip kriya tekstil, karya ini berhasil memenuhi unity melalui pengulangan bentuk kelopak, complexity melalui perpaduan teknik positifAe negatif yang presisi, serta intensity melalui kontras dan ketebalan warna yang Karya menunjukkan bahwa eksplorasi sederhana dapat membuahkan hasil signifikan jika didukung oleh pemahaman estetika dan teknik yang tepat. Selain itu, penerapan motif figuratif yang mudah dikenali memperluas potensi nilai jual produk sebagai karya kreatif berbasis seni terapan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karya tote bag bunga matahari tidak hanya berfungsi sebagai aksesori fesyen, tetapi juga sebagai media ekspresi artistik yang memiliki prospek pengembangan dalam industri kreatif. Teknik plakat Ornamen: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya Vol. No. Desember 2025 memberikan peluang eksplorasi visual yang luas dan mudah diaplikasikan oleh masyarakat usia muda, sehingga berpotensi menjadi medium pembelajaran seni rupa terapan sekaligus peluang ekonomi pada produk handmade berbasis textile painting. Daftar Pustaka