Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 01 (Desember 2. 54 Ae 68 Jurnal Teologi (JUTEOLOG) e-ISSN 2775-4006 https://ejurnal. id/index. php/juteolog p-ISSN 2774-9355 https://doi. org/10. 52489/juteolog. Studi Analisis Kontekstual di Gereja Beth-El Tabernakel Kec. Siliragung Banyuwangi-Jawa Timur Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya. Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia. Budimarulisitompul1969@gmal. Recommended Citation Turabian 8th edition . ull not. Sitompul et. AuStudi Analisis Kontekstual di Gereja Beth-El Tabernakel Kec. Siliragung Banyuwangi-Jawa TimurAy Jurnal Teologi (JUTEOLOG) 4, no. 1 (December 19, 2. : 1, accessed December 19, 2023, https://doi. org/10. 52489/juteolog. American Psychological Association 7th edition (Sitompul et. all, 2023, p. Received: 17 Maret 2023 Accepted: 15 May 2023 Published: 19 Desember 2023 This Article is brought to you for free and open access by Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta. It has been accepted for inclusion in Christian Perspectives in Education by an authorized editor of Jurnal Teologi (JUTEOLOG). For more information, please contact Budimarulisitompul1969@gmal. Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya Abstrak Perhatian Tuhan terhadap umatNya senantiasa terpresentasikan dengan tak terbatas ruang dan waktu serta tidak memandang suku, agama, ras ataupun jenis kelamin. Hal itu tentu sesuai dengan sabda-Nya di dalam kitab Matius 5:45 bahwa Bapa itu baik tidak memandang derajat. Ia menyediakan matahari, hujan bagi orang jahat dan orang baik, bagi orang benar ataupun yang tidak benar. Tujuan penelitian adalah guna mengevaluasi fenomena karunia karunia Roh Kudus yang menjadi dasar pelayanan Gereja Beth-El Tabernakel di pedesaan era tahun 1970 dan banyak jiwajiwa dimenangkan bagi Kristus. Adapun metode yang dipakai adalah guna memadukan analisis teks-teks pelayanan karunia Roh Kudus dan studi fenomenologi dalam perintisan pelayanan. Dari pendekatan penginjilan secara kontekstual atau dengan bahasa lainnya yaitu dengan pendekatan etnologi, banyak jiwa-jiwa dimenangkan, diselamatkan untuk Tuhan, jiwa-jiwa yang sudah lama vakumpun banyak diantara mereka yang kembali kepada Tuhan dan bahkan membawa keluarga mereka untuk beribadah kepada Tuhan bersama. Kata-kata kunci: Karunia Roh. Pelayanan Perintisan Gereja. Pedesaan Abstract God's concern for His people is always represented without being limited by space and time and regardless of ethnicity, religion, race or gender. This is certainly in accordance with His words in the book of Matthew 5: 45. that the Father is good regardless of degree. He provides sun, rain for bad people and good people, for the righteous or the unrighteous. The purpose of this research is to evaluate the phenomenon of the gifts of the Holy Spirit which became the basis for the ministry of the Beth-El Tabernacle Church in rural areas in the 1970s and many souls were won for Christ. The method used is to combine the analysis of ministry texts for the gift of the Holy Spirit and phenomenological studies in ministry pioneering. From a contextual evangelism approach or in other languages, namely with an ethnological approach, many souls are won, saved for God, even souls who have been absent for a long time have returned to God and even brought their families to worship God together. Keywords Gifts of the Spirit. Church Planting Ministries, countryside Pendahuluan Menurut Paulus dalam surat suratnya, karunia-karunia rohani ini tidaklah menjadi hak khusus sebagian pihak atau sekelompok kecil manusia yang percaya Tuhan Yesus. Bahkan setiap orang percaya kepada Tuhan Yesus bisa memiliki satu atau lebih karunia rohani. Di dalam suratsurat rasul Paulus, 1 Korintus 12:1 dan Efesus 7:7, dijelaskan bahwa karunia-karunia rohani ini diberikan kepada tiap-tiap orang kudus untuk melengkapi anggota tubuh Kristus (Abineno, 2. Selain itu, di dalam surat Roma. Korintus dan Efesus. Paulus menanamkan pemahaman mengenai gereja sebagai tubuh Kristus. Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya Di dalam tubuh itu, setiap anggota memiliki satu tugas-tugas yang berlainan dengan anggota lainnya. Dalam menjalankan perintisan gereja di daerah pedesaan, pelayanan berdasarkan karunia-karunia Roh Kudus, serta menekankan mujizat, dan tanda-tanda ajaib sangat-sangat diperlukan (Sutoyo, 2011, h. Pengembangan gereja dalam perintisan di pedesaan harus dilakukan dengan bijak dan penuh tuntunan Roh Kudus. Terkait dengan karunia-karunia Roh yang sudah rasul Paulus ajarkan, peneliti menemukan bahwa karuniakarunia Roh Kudus ini cukup banyak dipraktikkan di kalangan gereja dalam menarik banyak Dengan penerapan pelayanan yang dilengkapi karunia-karunia Roh khususnya di daerah pedesaan sangat-sangat efesien dalam menerapkan ajaran Kristus. Mengingat secara etnologi masyarakat pedesaan sangat kental dengan tradisi nenek moyang. Menurut beberapa pendapat, tradisi atau budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki oleh sebuah kelompok orang dalam ruang lingkup tertentu, dan diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit dan terinci, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni dan lainnya (Lase, 2. Bahasa, yang merupakan bagian dari budaya, adalah bagian tak terpisahkan dari diri manusia itu sendiri sehingga banyak yang beranggapan budaya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, maka komunikasi tersebut harus menyesuaikan perbedaanperbedaannya, peristiwa itu membuktikan bahwa budaya dipelajari atau harus dipahami. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia (Achmad, 2017, h. Sri Wintala Achmad dalam bukunya yang berjudul . Filsafat Jawa menerangkan bahwa pada dasarnya, filsafat mengajarkan kearifan bagi manusia. Sehingga bagi manusia yang mempelajari filsafat dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian akan memiliki kearifan dalam berpikir dan melakukan tindakan (Achmad, 2017, h. Hal ini yang akhirnya mendasari hamba Tuhan Pdt. Timotius Sukat Winarko untuk memulai perintisan pada tahun 1975 (Atmaja, 2. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey lapangan secara kontekstual disertai dokumentasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan data Penggunaan metode ini untuk membangun fakta sesuai dengan data lapangan serta pendekatan kepada masyarakat guna menghasilkan data yang otentik dan real (Waskito. Sumber data tambahan bisa didapatkan dari kajian pustaka maupun study dilakukan juga dengan proses wawancara guna mendapatkan informasi yang akurat dari pelaku sejarah. Diharapkan dengan pendekatan etnologi yang dilakukan, dapat menghasilkan data yang nantinya bermanfaat dalam penelitian ini. Narasumber dalam penelitian ini merupakan saksisaksi dari jemaat mula-mula perintisan Gereja Beth-El Tabernakel jemaat di Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi, yang sampai saat penelitian ini ditulis masih dalam keadaan sehat dan dalam kondisi memiliki keluarga yang masih lengkap . uami ister. meskipun masing-masing keluarga waktu awal terima Tuhan Yesus memiliki latar belakang Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya budaya yang berbeda-beda. Peneliti secara langsung berinteraksi, berpartisipasi, melebur dan menjadi satu menuju suatu fenomena (Herdiansyah, 2009, h. Data adalah sumber teori. Karena teori didasarkan pada data, maka teori juga lahir dan berkembang di lapangan (Bungin, 2001, h. Hasil dan Pembahasan George Barna dalam bukunya AuMemasarkan GerejaAy menjelaskan bahwa dalam memasarkan gereja . harus dipersiapkan dengan terencana, bahkan harus dengan sistematis. Kata Aupemasaran gerejaAy yang memiliki pengertian secara komprehenship adalah gereja beserta doktrin, pengajaran, visi serta misi, managementnya, jemaat dan bahkan juga fisik gedungnya (Barna, 1993, h. Menjelaskan kembali bahwa rencana merupakan langkahlangkah dalam menyusun trategi dan taktik dalam mencapai tujuan serta sasaran dengan menyertakan asumsi waktu, biaya, tenaga yang dibutuhkan dalam menjalankan rencana, apalagi didorong dengan mmanfaatkan sumber daya yang tersedia Barna, 1993, h. Penjelasan-penjelasan yang ada di atas sangat masuk akal dan dapat diterima dalam menjalankan atau mengemban visi dan misi Amanat Agung Tuhan Yesus di dalam Injil Matius 28:19-20 untuk menjadikan segala bangsa murid Tuhan Yesus yang masih relevansi dengan perkembangan jaman sekarang. Kerena di daerah pedesaan yang sangat kental dengan tradisinya dari nenek moyang, tentu saja sangat sulit untuk menerima gereja secara utuh, karena menurut asumsi bahwa gereja atau kekristenan terkesan merupakan agama penjajah waktu itu, khususnya di daerah Kecamatan Siliragung yang masih kental dengan penjajahan. Dengan hadirnya utusan Tuhan yang bernama Timotius Sukat Winarko yang adalah cucu atau masih berdarah Belanda-Jawa yang notabenih Belanda adalah mantan penjajah, tentunya juga mengalami kendala dalam menyampaikan berita Injil. George Barna menjelaskan bahwa dalam memasarkan gereja secara keseluruhan harus memiliki rencana, taktik serta terarah dalam mencapai tujuan visi dan misi kerajaan Allah (Barnier, 2. Karunia Roh Tuhan Yesus Kristus memberikan karunia kepada GerejaNya bermacam-macam serta bervariasi, dan Aumasing-masing karunia berjalan sesuai dengan tugasnyaAy (Mrk. (Peterson, 2017. Begitu pula pengertian karunia dan kemampuan-kemampuan yang lainnya, seperti talenta, yang menggambarkan merupakan pemberian khusus dari Roh Kudus (Calvin. Di dalam pemahaman secara khusus. Tuhan Yesus Kristus mengaplikasikan karuniakarunia Roh Kudus sesuai janjiNya kepada gereja mula-mula pada waktu pentakosta. AuTatkala Ia naik ke tempat tinggi,Aykata Paulus. AuIa memberikan pemberian-pemberian kepada manusia (Straube, 2. Ay Dengan demikian. Aukepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian KristusAy (Ef. 4:8, . (Brownlee. Roh Kudus adalah janji Bapa yang mengimplementasikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakiNyaAy . Kor 12:. (Soedarmo, 2. pemberian-pemberian ini untuk memampukan gereja mula-mula dalam melaksanakan tugasnya membertakan Injil Kerajaan Sorga serta membangun karakter dengan prinsip Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya kebenaran yang hakiki yang digores dan ditandai dengan praktik hidup benar berdasarkan ajaran Alkitab, ungkap Dr. Lexie Adrin Kembuan dalam jurnalnya (Kembuan, 2. Relevansinya dengan kondisi perintisan Hari Pentakosta merupakan moment yang sangat penting bagi orangAa orang yahudi khususnya yang percaya kepada Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul . (Hadiwijono, 1. , dan hal yang bersejarah bagi orang kristen. Dalam kitab perjanjian baru terdapat narasi dari kitab Kisah Para Rasul mengenai hari Pentakosta dan menjelaskan hari turunnya Roh Kudus (Heaster, 2. , hari dimana Roh Kudus mengimplementasikan janji Bapa, dan sejak saat itu Alkitab mencatat Roh Kudus bekerja secara penuh di dalam dalam misi injil melalui GerejaNya hingga saat sekarang. Penyertaan Roh Kudus tidak membuat surut seorang anak muda bernama Timotius Sukat Winarko yang memulai perintisan gereja di Kecamatan Siliragung tahun 1975. Seperti janji-Nya di dalam kitab Matius 28:20 bahwa Tuhan akan menyertai gerejaNya sampai akhir jaman, demikian jelas bahwa Tuhan pasti menyertai tidak terbatas waktu. Dengan memberitakan injil dari pribadi ke pribadi, rumah ke murah, puji Tuhan. Pdt. Timotius oleh Roh Kudus dilengkapi dengan karunia nubuatan, kesembuhan, marifat dan lain-lain, karunia itupun tidak bisa sembarangan dipergunakan tanpa ada gerakkan dari Roh Kudus, dengan karunia-karunia yang Tuhan berikan, banyak jiwa dari bulan ke bulan, tahun ke tahun dimenangkan bagi Kristus. Secara kontekstual, masyarakat daerah setempat waktu tahun 1970Aan sangat kental dengan okultisme, hampir seluruh masyarakat memiliki hubungan okultisme dalam menjalankan tugas atau bekerja. Dengan karunia yang Tuhan berikan, pernah suatu saat ada kepala keluarga bernama Bapak Sudoto tinggal di dusun krajan rt 003 rw 003 Desa Siliragung mengalami gangguan kesehatan yang menurut tetangga merupakan penyakit buatan yang dikirim oleh orang yang tidak senang karena persaingan jabatan di Kementerian Kehutanan. Akhirnya Bapak Pdt. Timotius dengan keberanian menyampaikan kabar Injil Kerajaan Sorga kepada keluarga tersebut. Pdt. Timotius memperkenalkan satu sosok Pribadi Ilahi yang pernah ada di dunia yang sekarang berada di Sorga yaitu Isa Almasih yang bisa mengalahkan dukun manapun yang ada di dunia. Dengan kesaksian Pdt. Timotius, akhirnya Bapak Sudoto mau menerima Yesus dengan tujuan supaya penyakitnya ini sembuh dan kembali kepada Setelah didoakan beberapa hari disertai dengan peperangan rohani yang dahsyat pada jam 10 malam, akhirnya kuasa Roh Kudus melalui hambaNya mengalahkan kuasa perdukunan, dan Bapak Sudoto disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Dan pada tanggal 1 Oktober 1978 Bapak Sudoto menerima Tuhan Yesus dan dibaptis bersama isteri dan ketiga anaknya. Serta keluarga Bapak Doto menjadi jemaat mula dari perintisan Gereja Beth-El Tabernakel Kristus Ajaib di kKecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Therefore God so choses and determines a leader in detail according to His own perspective from generation to generation (Kembuan, 2. Jelas sekali bahwa karunia-karunia Roh Kudus sangat relevansi dalam perintisan gereja sampai kapanpun, tidak terbatas waktu dan membuahkan hasil yang luar biasa, banyak jiwa dimenangkan bagi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Terkhusus pada perintisan Gereja Beth-El Tabernakel di Kec. Siliragung Kab. Banyuwangi. Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya Paulus dalam surat-suratnya berusaha mengembangkan pemahaman mengenai gereja sebagai tubuh Kristus, sebagaimana dalam tubuh bahwa setiap anggota memiliki fungsi yang berbeda dengan anggota tubuh lainnya (Barna, 1. Pemahaman rasul Paulus ini seperti menjelaskan dengan detail bahwa Roh Kudus sebagai sumber dari karunia dan orang percaya atau gerejaNya sebagai oknum yang menerima dan mengaplikasikan karunia. Implementasi karunia Roh Kudus yang dilakukan oleh orang kudus harus sesuai dengan kehendak Roh Kudus (Manurung, 2019, h. , dan tidak boleh dipermainkan dengan kehendak hati. Salah satu karunia yang Tuhan berikan kepada hambaNya Pdt. Timotius dalam perintisan gereja adalah membedakan bermacam-macam roh . Korintus 12:. Banyak juga karunia-karunia lain yang Tuhan berikan dalam pelayanan perintisan pada masa itu, karunia tersebut diberikan terkadang sesuai dengan kebutuhan terhadap kepentingan keselamatan jiwa yang dikunjungi dari rumah ke rumah berdasarkan tuntunan Roh Kudus. Jika jiwa tersebut memiliki keterikatan akan benda-benda gaib seperti keris, lebon kepala kerbau di dalam rumah, sikep . dan lain-lain, maka Roh Kudus menuntun Pdt. Timotius untuk menyampaikan katakata pengetahuan mengenai dampak atau resiko jika berkomunikasi atau bersahabat dengan kuasa gelap, meskipun Pdt Timotius tidak menyadari bahwa jiwa yang sedang berbicara dengannya benar-benar mengalami keterikatan dengan kuasa gelap pada awal pembicaraan dengan jiwa yang dikunjunginya. Pada implemantasinya. Roh Kudus mengerjakan perbuatan yang ajaib tersebut di dalam diri orang percaya untuk kepentingan karya berita injil keselamatan sesuai dengan kehendakNya (Brownlee, 2. Pelayanan Perintisan Gereja secara Konteksual Prof. Miriam Budiardjo dalam karya ilmiahnya berjudul AuDasar-Dasar Ilmu PolitikAu berpendapat bahwa di antara ilmu-ilmu sosial, yang paling pokok, mendasar dan umum sifatnya adalah ilmu sosiologi. Ilmu sosiologi sudah sangat membantu para pakar politik dalam usahanya memahami, susunan, latar belakang dan pola kehidupan sosial dari berbagai golongan dan kelompok dalam masyarakat. Dengan mempelajari dan memahami teori-teori sosiologi, ilmuwan politik dapat mengetahui dengan rinci susunan dan stratifikasi sosial di masyarakat tersebut dalam kondisi memengaruhi ataupun dipengaruhi oleh keputusan kebijakan . olicy decision. , corak dan sifat keabsahan politik . olitical legitimac. , sumbersumber kewenangan politik . ources of political authorit. , pengendalian sosial . ocial contro. serta perubahan sosial . ocial chang. (Budiardjo, 2. Paulus adalah panutan gereja serta tokoh dalam Alkitab yang menjadi teladan, yang mampu serta berhasil dalam memberitakan Injil Keselamatan pada masyarakat majemuk pada saat itu. Bahkan Pauluspun berani serta rela mengorbankan hidupnya untuk kemajuan Injil (Filipi. Hal tersebut juga didukung dengan keberadaan masyarakat pada zamannya yang tidak memengaruhi atau membatasi Paulus dalam memberitakan Injil (Berkhof, 1. Bahkan melalui situasi yang rumit sekalipun dapat dijadikan sebagai sarana untuk memberitakan Injil. Dalam menyampaikan berita Injil. Paulus sering melakukan suatu metode atau prinsip tertentu supaya dirinya dapat diterima semua kalangan (Nugroho, 2. Bahkan strategi-strategi yang digunakan Paulus pada kota yang satu dengan kota yang lain sungguh sangat berbeda. Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya Langkah-langkah tersebut membuktikan bahwa Paulus dalam tuntunan Roh Kudus sanggup mempergunakan kondisi dan situasi yang ada sebagai sarana dalam pemberitaan Injil yang efektif dan strategis (Napel, 2. Prinsip kondisional yang Paulus lakukan merupakan suatu langkah yang benar supaya kabar injil keselamatan dengan cepat dapat dipahami dan diterima oleh semua golongan masyarakat. Lexie Adrin Kembuan menyatakan bahwa Allah berdaulat di atas ciptaanNya. Dalam karya jurnal ilmiah ini akan mengadakan penelitian tentang pelayanan penginjilan kontekstual yang Pdt. Timotius Sukat Winarko gunakan di Kecamatan Siliragung. Kabupaten Banyuwangi sesuai dengan surat Kisah Para Rasul 17:16-34, guna dijadikan percontohan (Pilot Projec. penginjilan kontekstual yang relevan pada masa sekarang ini. Memanfaatkan Sumber Daya Alam Sumber/Source: BPS Kab. Banyuwangi_Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi/ Agriculture and Foodstuff Services of Banyuwangi Regency Dalam statistik di atas menunjukkan bahwa Desa Siliragung dalam panen padi sawah per tahun 2021 adalah 267 ton padi, meskipun cenderung lebih sedikit dari desa-desa yang lainnya, hal itu memang tata letak desa Siliragung berada di tengah pusat pemerintahan Kecamatan Siliragung. Tetapi setidaknya bahwa desa Siliragung memiliki lahan persawahan yang terbilang luas meskipun kurang luas dibanding desa sekitar (Junaidi, 2. Dari sumber daya alam yang dimiliki inilah yang menjadi modal dalam menyampaikan pesan-pesan injil keselamatan. Pdt Timotius beserta isteri Tuhan pakai melalui pertanian menyampaikan kata-kata pengetahuan yang bermanfaat untuk membantu perkembangan pertanian wilayah sekitar, tidak kebetulan beliau juga memiliki 1/4 ha lahan Dari bercocok tanam padi hingga beregulasi ke tanaman buah-buahan jeruk Tuhan pakai sedemikian rupa, dengan ketekunannya beliau termasuk memiliki produk hasil pertanian yang terbaik pada setiap Poktan . elompok tan. , sehingga banyak petani-petani sekitar lahan belajar kepada Bapak Timotius. Dari hal inilah ada beberapa jiwa-jiwa Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya dimenangkan bagi Kerajaan Sorga. Beliau juga sering mengikuti bimbingan atau seminar seputar pertanian atau sering menghadiri rapat-rapat anggota pertanian sekitar lahan atau sekitar tempat tinggal, sehingga eksistensi gereja semakin kuat dan dikenal (End. Th, 2. Memanfaatkan Sumber Daya Manusia Pada era tahun 1970Aan, sumber mata pencaharian di Kecamatan Siliragung ada 3 . pokok yaitu : perkantoran, pertanian dan pertukangan. Tidak seperti era sekrang ini, peternakan sudah banyak, perbankan bahkan juga dibidang jasa. Dalam hal penginjilan di daerah desa Siliragung. Tuhan memakai sedemikian rupa hambanya dan dilengkapi terkait sumber daya manusianya. Guna memperkenalkan injil keselamatan. Bapak Pdt Timotius dilahirkan dari keluarga pejabat lingkungan desa, lahir dari keluarga yang mampu dimana orang tuany (Kairi. menjabat sebagai Kepala Dusun dengan masa jabatan 25 tahun, ini tentu waktu yang lama, kemudian beliau lulusan SPG Surabaya dan mengajar menjadi guru agama Kristen dan guru PMP (Pendidikan Moral Pancasil. di SMP Kosgoro desa Sumbermulyo . meter dari tempat tingga. , sehingga Bapak Timotius bisa masuk memberitakan injil sesuai talenta, 1 keluarga dimenangkan dari kalangan pendidik (Junaidi, 2. Pertukangan Talenta-talenta lainnya juga Tuhan Yesus berikan kepada hamba-Nya Bapak Timotius Sukat Winarko lewat talenta bertukang. Karena bertukang adalah tradisi leluhur dari masyarakat pedesaan dengan semboyannya yang terkenal yaitu AuGotong RoyongAy salah satu kegiatannya adalah pertukangan digambarkan dengan detai misalkan gotong royong membuat rumah baru, memindahkan rumah dari tempat semula ke tempat lain dan sebagainya. Dengan alat pertukangan manual di era tahun 1970, sudah terbilang lengkap. Bapak Pdt. Timotius memiliki Proyek yaitu membuat bangku atau kursi untuk gereja perintisan. Karena padatnya jam kerja serta pelayanan, maka beliau memanggil tukang yang beliau kenal dari desa tetangga Buluagung dan Pesanggaran. Dari proyek pertukangan tersebut, beliau menyampaikan kabar sukacita Kerajaan Sorga dan hasilnya 2 . jiwa dimenangkan bagi Bapa di Sorga Romawi (Sutoyo, 2. Perbengkelan Meskipun bukan mata pencaharian turun temurun dari nenek moyang atau lebih tepatnya hal tersebut merupakan keahlian yang dibawa oleh Belanda, khususnya di area Siliragung pada tahun 1920 sudah dilalui oleh jalur kereta api berbahan bakar arang. Sehingga perbengkelan sudah bisa diakui keberadaannya guna servis lokomotif di jaman itu. Dari perbengkelan juga Tuhan lengkapi kembali hambaNya Pdt. Timotius. Beliau disela kesibukkan yang lainnya suka otak-atik sepeda gayuh dan 2. motor gayuh(Sunda. Dengan meminjam peralatan yang sedikit kurang lengkap kepada tetangga lain RT, akhirnya dibantu oleh yang punya alat. Dari obrolan sepele tersebut injil Kerajaan sudah bisa disampaikan, dan 1. jiwa dimenangkan untuk Tuhan, jiwa tersebut bernama Bapak Liem yang pada akhirnya menikah dengan adik kandung dari Pdt. Timotius yaitu Ibu Sumiyati Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya (Sujanto, 2. Dari sumber daya manusianya bisa Tuhan pakai sedemikian rupa untuk KerajaanNya. Seperti Rasul Paulus diutus untuk orang bukan Yahudi tetapi untuk orangorang Yunani(Roma 11:13, 15:16. Galatia 1:. , karena memang Rasul Paulus adalah bangsa Yahudi yang memiliki kewarganegaraan Roma (Kisah Para Rasul 22:25,26,. , sehingga Tuhan pakai Paulus untuk memenangkan banyak jiwa dari kalangan Bangsa Yunani dan Romawi (Sutoyo, 2. Tabel Penginjilan Kontekstual di Desa Siliragung PROFESI NAMA ISTERI ANAK Pekerja Perhutani Sudoto Suparti Guru Buang Hana. Titik. Hari. Kukuh. Nahason Tukang Wagino Yuli Yeni Joko E Toni Ika W Tukang Guru Supani Parjan Purwati MENANTU CUCU Wiwik. Agus. Andik Abed. Tiyas Abet. Jovita Gresia Vila. Yohan Dukun Sukimin Laenah Sutiani Mesdi Ester Bengkel Musanto Sundari Yuni Yudi Indutri rumah Poying Sundari Yohanes Andik Dari table di atas merupakan daftar jiwa-jiwa yang dimenangkan oleh Tuhan Yesus melalui hambaNya pada tahun 1975Ae1980 dimana orang-orang yang diselamatkan saat itu yang menjadi jemaat mula-mula di Gereja Beth-El Tabernakel Siliragung-Banyuwangi (Sutoyo. Masyarakat secara etnologi Pengertian desa bisa dikatakan obyek tunggal dalam sosiologi perdesaan. Secara garis besar, keadaan suatu desa merupakan suatu cerminan kehidupan berkelompok yang Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya bersahaja, belum maju, terbelakang, belum maju secara tehnologi, namun dalam mendapatkan pengertian tentang desa tidak sesederhana yang dibayangkan (Budiardjo, 2. Pengertian desa lebih luas kadangkala dihubungkan dengan pertanian. Egon E Bergel . , mengidentifikasi bahwa desa adalah sebagai setiap pemukiman para petani, pertukangan atau yang kaitannya dengan hal-hal yang sifatnya tradisional(Budiardjo, 2. Suatu desa berlabel dengan keterikatan masyarakat terhadap suatu wilayah tertentu dan bukan hanya pada pertanian Pada tahun 1970Aan, sebenarnya tehnologi sudah masuk desa, listrik serta alatalat elektronik sudah menjadi barang penunjang kegiatan sehari-hari Cuma belum selengkap seperti era tahun 2023. Salah satu contoh : televisi masih yang box dan belum warna, tetapi alat-alat pertukangan masih masih manual, bor listrik, pasha listrik, penghalus permukaan kayu bangunan. belum juga ada. Tetapi justru dalam keadaan kondisi saat itu yang cenderung masih tertinggal atau tradisional, injil bisa masuk dari berbagai sudut mata pencaharian atapun keahlian. Dalam penyampaian kabar sukacita injil tetap harus bertatap muka, jadi injil lebih bisa fleksibel serta leluasa ketika diberitakan. Pemahaman masyarakat secara etnologi adalah salah satu teori ilmu antropologi budaya (Kusumasari. Materi utama dari antropologi yaitu mengenai asas kemanusiaan dalam kebudayaan berbagai suku bangsa. Ilmu etnologi diimplemantasikan dalam rangka pengembangan teoriteori komunikasi di dalam masyarakat, tidak menutup kemungkinan teori etnologi juga dipakai dalam ilmu antropologi sosial budaya (Budiardjo, 2. Sosial budaya pada masyarakat di Siliragung sangat majemuk, karenanya untuk memperkenalkan injil kerajaan tentu harus menghargai budaya masing-masing individu yang sudah mendarah daging dalam Memang tidak mudah, tetapi Roh Kudus pasti akan menuntun setiap gerejaNya (Warren, 2. Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara yang menghargai Kebinekaan, hal itu dikarenakan Indonesia dibendtuk berdasarkan kesepakatan sumpah anak bangsa yang dilatarbelakangi oleh budaya yang berbeda dan majemuk. Dari 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Siliragung menempati posisi 3 . teratas dengan agama Hindu terbanyak. Hal ini yang melatar belakangi budaya warisan nenek moyang sebagai daerah Hindu terbesar pada jaman kerajaan sebelum tahun 1773 sebelum pemerintahan Tumenggung Wiroguno 1 (Mas Ali. Banyak cara yang dilakukan dalam penginjilan dengan pendekatan-pendekatan secara kontekstual. Salah satu tradisi yang dilakukan peninggalan kerajaan Hindu adalah seringnya memperingati hari upacara adat kelahiran, kematian, kematian 3 hari, kematian 7 hari, 40 hari setelah kematian, 100 hari, 365 hari, 1000 hari dan seterusnya. Tradisi-tradisi tersebut turun temurun dilakukan dengan filosofi untuk menghormati jasa-jasa orang tercinta yang sudah meninggalkan kita. Banyak cara yang dilakukan hamba-Nya (Pdt Timotius Sukat Winark. dalam mengajarkan kebenaran Firman Tuhan dalam pengnjilan yang dilakukan. Melalui tradisi peringatan hari kematian banyak keluarga diselamatkan bagi Tuhan. Dan akhirnya mereka mengakui nama Tuhan sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi. Meskipun tradisinya upacara kumpul-kumpul dengan keluarga tetap dipakai sampai hari ini, tetapi esensi maksud dan tujuan di dalam peribadatannya sudah terarah kepada Tuhan yang benar dan yang dikenal seperti yang Rasul Paulus pernah lakukan pada orang-orang di Atena (Kisah Para Rasul 17:. Pdt. Timotius Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya Sukat Winarko Pada tahun 1948 silam, tepatnya tanggal 11 bulan april, seorang Timotius Sukat Winarko telah dilahirkan di daerah Sumberoto Malang Jawa Timur. Tetapi kemudian mengikuti kedua orang tuanya pindah di daerah Banyuwangi wilayah selatan di Siliragung. Menjalankan pendidikan dasarnya di daerah sekitar, kemudian melanjutkan pendidikannya di sekolah menengah di Surabaya hingga lanjut ke SPG (Stevanus, 2. Pada tahun 1971, beliau mengikuti bimbingan pelayanan Gereja Beth-El Tabernakel di Surabaya dalam bimbingan Pendeta Gersom Soetopo (Po Guan Si. (Situmorang, 2. Dalam sekolah pelayanan di GBT beliau bertemu dengan seorang pemudi bernama Sumariana yang adalah siswa dari sekolah pelayanan GBT yang secara rencana Tuhan juga pemudi kelahiran kota Surabaya. Tahun 1972. Timotius Sukat W mengajak pemudi bernama Sumariana tersebut untuk sepakat melangsungkan pernikahan dan berencana merintis sebuah pelayanan penggembalaan di daerah Banyuwangi. ulang kampun. (Stevanus, 2. Sepasang suami isteri kemudian mengambil inisiatif untuk kontrak rumah di sekitar kediaman orang tua dari Kemudian menjadikan tempat kontrakkan tersebut sebagai tempat ibadah. Awalnya Tuhan kirim jiwa 1 keluarga untuk dilayani dengan pendekatan kontekstual. Tuhan menangkan jiwa tersebut dari ikatan perdukunan yang juga marak di daerah tersebut perdukunannya, kita tahu bahwa banyuwangi dikenal di Indionesia dengan perdukunannya yatu ilmu santet. Kemudian tahun berikutnya Tuhan kirimkan jiwa-jiwa sedikit demi sedikit untuk digembalakan melalui pendekatan-pendekatan geografisnya juga sumber daya manusianya Stevanus, 2. Pada tahun 1980, pelayanan sepasang suami isteri ini berpindah di tanah pemberian orang tua. Dan dengan pelayanan penggembalaan yang serba sabar, penuh pengertian dan pengorbanan dan telaten dalam menghadapi jiwa-jiwa yang berbeda karakter. Tuhan semakin percayakan jiwa-jiwa untuk bertumbuh dalam pimpinan beliau. Sehingga pada tahun 1993 jumlah jiwa bertumbuh kuantitas menjadi 20 jiwa. Akhirnya pada hari kamis tanggal 6 Januari tahun 1994, beliau dipanggil pulang menghadap Bapa di Sorga (Nukman. Tentunya, hal yang paling diingat oleh beberapa jemaat adalah Pendeta Timotius Sukat adalah seorang gembala atau pemimpin yang visioner (Tambunan, 2. , tidak mudah menyerah dalam mempertahankan jemaat dari tekanan pemerintah. aat it. , rekan dalam pekerjaan sebagai guru di sekolah swasta dan tetangga yang tidak mengharapkan adanya gereja di daerah tersebut Stevanus, 2. Tetapi setelah sepeninggalan beliau, isterinya Lea Sumariana dilantik oleh Sinode GBT untuk melanjutkan pelayanan dari Pdt. Timotius Sukat Winarko (Situmorang, 2. Ada beberapa tempat pelayanan yang beliau rintis. GBT jemaat di Kecamatan Siliragung Banyuwangi, eksistensinya hingga saat ini, hasil perintisan yang berikutnya adalah jemaat Gereja Beth-El Tabernakel di Desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran yang saat ini digembalakan oleh Pdm. Elifas Sunarto berjumlah 40 jiwa. Perintisan gereja di kecamatan Genteng. km ke arah utara dari tempat penggebalaan kecamatan Siliragun. , pada tahun 1985 berjumlah 20 jiwa hingga tahun 1990, dan dikarenakan jarak pelayanan yang cukup jauh, beliau menitipkan jemaat hasil perintisan di gereja sekitar daerah Genteng. Jika diakumulatifkan sampai saat sekarang tahun 2023 dalam pelayanan beliau dari tahun 1970Aan ada sekitar 4 gereja pemekaran hasil pelayanan beliau dalam tuntunan Roh Kudus. Belum lagi dengan karunia yang Tuhan berikan beliau membantu Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya gereja-gereja lain dalam perintisan maupun pembimbingan gereja yang ditinggal gembalanya seperti GBT di desa Temurejo Kecamatan Bangorejo (Kecamatan tetangg. GBT di Daerah Cemetuk . km keutara dari Kecamatan Siliragun. Stevanus, 2. Kesimpulan Dalam perkembangan jaman sekarang di abad millennium, tentu dengan data-data di lapangan yang masih berkembang, tentu peran Roh Kudus dalam memanifestasikan karuniakaruniaNya masih sangat relevan. Perubahan peradaban apapun tidak mempengaruhi kuasakuasaNya untuk bekerja dalam bereksistensi. Contoh data saja, banyak gereja saat-saat ini juga masih bertumbuh, berkembang dengan luar biasa, dan hal tersebut dengan mudah kita jumpai di sekitar kita, di media sosial, cenel youtube dan sebagainya. Dalam penelitian saya sebelumnya AuSuksesi Kepemimpinan Ekologi dari Masa ke MasaAy bahwa Allah turut bekerja dalam proses regenerasi, jadi sampai dengan bergantinya kepemiminanpun Roh Kudus turut bekerja dalam menjaga eksistensiNya melalui gereja. Terbukti dengan berbagai kemajemukan yang ada di daerah Kecamatan Siliragung, karuniakarunia Roh Kudus tetap relevan di masa kini, baik itu melalui budaya, adat dan lain sebagainya. Salah satunya adalah dengan pendekatan budaya, dari Gereja kami GBT yang ada di Kecamatan Siliragung, dalam tata beribadah senantiasa menggunakan bahasa jawa, bik itu dalam hal puji-pujian maupun dalam hal berkhotbah dan tidak mengurangi semangat serta hadirat Tuhan turun dan bertahta dalam pertemuan ibadah. Berikut salah satu lirik lagu yang merupakan hasil karya cipta jemaat Tuhan yang ada dalam Gereja Beth-El Tabernakel di Desa Siliragung : Lagu Yesus baen 2x O seng ono aran maning Yo mung aran Yesus baen 2x No reng ngisor langit iki O seng ono biso nylametaken Yomung ono siji aran Siji aran Yesus baen Lagu-lagu berbahasa jawa tersebut sering dinyanyikan dalam pertemuan ibadah gereja. Secara kontekstual budaya, jemaat gereja yang adalah mayoritas bermasyarakat pribumi sangat menikmati, apalagi jika budaya alam berbahasa jawa masih digunakan dalam Tidak dipermasalahkan juga dari jemaat yang berlatar belakang budaya tionghua. Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 Desember 2023 Budi Maruli Sitompul. Lexie Adrin Kembuan. Adiel Stevanus. Rinawati Wijaya karena jemaat tionghuapun dalam kesehariannya juga menggunakan Bahasa jawa, justru kebanyakan sudah lupa bagaimana berkmunikasi dengan sesama budaya menggunakan bahasa mandarin. Dari bukti kecil ini, sebenarnya menunjukkan bahwa karunia-karunia Roh Kudus yang kontekstualisasi masih sangat-sangat relevan. Dan ada banyak jiwa-jiwa dimenangkan bagi kerajaan sorga. Gereja Beth-El Tabernakel Siliragung dari mulai dirintis oleh Pdt. Timotius pada tahun 1975 sampai hari ini sudah berganti 4 kepemimpinan, dari mulai Pdt. Timotius dilanjutkan ke isterinya Pdm. Lea Sumariana pada tahun 1994 hingga tahun 2016, dilanjutkan sementara oleh anak didiknya yaitu Bapak Pdptk. Suhardi tahun 2016 Dan dilanjutkan oleh anak dari Pdt. Timotius yaitu Pdp. Adiel Stevanus dari 2019 hingga sekarang 2023, dari titik sekarang Roh Kudus nyata turut bekerja melalui karunia-karuniaNya, providensi Ilahi telah dinyatakanNya dan ada saja jiwa-jiwa yang Tuhan pertemukan dengan gereja dan dimenangkan bagi kemuliaanNya. Daftar Pustaka