Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang PERENCANAAN TPS 3R DI PASAR TRADISIONAL SUKOREJO, KABUPATEN PASURUAN Zilvani Anita Pare Datu, . Evy Hendriarianti , . Hardianto 1,2,. Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan. Institut Teknologi Nasional Malang Abstrak. Pasar Sukorejo terlihat kumuh dan kebersihannya belum bisa dikatakan maksimal mengingat di pasar ini masih terdapat sampah-sampah yang berserakan dan adapun dibeberapa suduh-sudut los dan ruko tercecer sampah sehingga secara estetika dan kesehatan lingkungan menjadi kurang memadai. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan dan pemanfaatan yang ideal berupa Tempat Pembuangan Sampah Sementara berbasis 3R. Penelitian mengambil sampling timbulan sampah menggunakan metode Loud Count Analysis, komposisi dengan metode (ASTM D5231-92 . dan densitas sampah. Hasil perhitungan timbulan sampah menggunakan metode loadcount analysis sebesar 228,98 kg. Hasil komposisi sampah menggunakan metode (ASTM D5231-92 . terdapat 2 besar komposisi sampah yang dianalisis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Perencanaan TPS 3R Pasar Sukorejo dibutuhkan lahan seluas 316 m2. Perencanaan sistem pewadahan untuk menampung sampah organik sebesar 4216 liter dan sampah anorganik sebesar 3504 liter di berikan bak sampah dengan ukuran 1200 liter untuk sampah organik dan 660 liter untuk menampung sampah anorganik. Kata Kunci : Desain TPS 3R. Pengelolaan Sampah. Pewadahan sampah. Abstract. Sukorejo Market looks rundown and cleanliness can not be said to be maximal considering that in this market there are still garbage strewn and as for some corners of los and shophouses scattered garbage so that aesthetically and environmental health become inadequate. Therefore, ideal planning and utilization is needed in the form of Temporary Landfills based on 3R. The study took sampling of waste embossed using the Loud Count Analysis method, composition by method (ASTM D5231-92 . and waste density. The results of the calculation of waste embossion using the loadcount analysis method amounted 98 kg. The results of waste composition using the method (ASTM D5231-92 . there are 2 large compositions of waste analyzed, namely organic waste and inorganic waste. TPS 3R Sukorejo Market planning requires an area of 316 m2. Planning a waste system to accommodate organic waste of 4216 liters and inorganic waste of 3504 liters is given a garbage tub with a size of 1200 liters for organic waste and 660 liters to accommodate inorganic waste. Keywords: TPS 3R Design. Waste Management. Waste Loss. PENDAHULUAN Pasar Tradisional Sukorejo Pasuruan terletak di Jalan Pasar No. 5 Sukorejo yang dikelola oleh UPT Pengelolaan Pasar Pandaan dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagagan Kabupaten Pasuruan. Adapun Pasar Sukorejo merupakan salah satu objek potensial sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pasar yang didapatkan dari pelayanan pasar dengan objek toko, bedak, bongkar muat, hak penempatan berjualan (HPB) dan Pengelolaan MCK pasar. Pasar Daerah Sukorejo menempati lahan seluas 11. 290 m2 . Pasar ini memiliki jumlah toko sebenyak 296 unit, bedak 414 unit, los 149,dan kios 108 unit. Kondisi TPS di Pasar Tradisional Sukorejo hanya berupa lahan kosong dan sampah yang masuk ke TPS langsung diletakan diatas tanah tanpa adanya tempat khusus tersendiri. Pasar Sukorejo juga terlihat kumuh dan kebersihannya belum bisa dikatakan maksimal mengingat di pasar ini masih terdapat sampah-sampah yang berserakan dan adapun dibeberapa suduh-sudut Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang los atau ruko pedagang tercecer sampah sehingga secara estetika dan kesehatan lingkungan menjadi kurang memadai. Pengelolaan sampah Pasar Tradisional Sukorejo perlu ditingkatkan, dikarenakan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah sangatlah Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan dan pemanfaatan yang ideal berupa Tempat Pembuangan Sampah Sementara berbasis 3R untuk kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah yang baik berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 3 Tahun 2010. Teknis pewadahan yang ideal berdasarkan SNI 19-2454-2002. Untuk kapasitas dan jumlah wadah disesuaikan dengan timbulan sampah yang dihasilkan oleh sumber sampah dengan warnagelap, sampah anorganik dengan wadah warna terang, dan sampah bahan berbahaya beracun (B. dengan warna merah yang diberi lambang khusus atau semua ketentuan yang Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkannya desain sistem pengelolaan sampah di Pasar Sukorejo dengan metode TPS 3R, serta penyediaan sistem pewadahan sampah yang baik di Pasar Sukorejo. METODOLOGI Tempat dan Pelaksanan penelitian dilakukan di Pasar Tradisional Sukorejo, yang terletak di Jalan Pasar No. 5 Sukorejo. Kecamatan Sukorejo. Pasuruan. Jawa Timur. Waktu dilaksanakan penelitian ini mulai tanggal 4 Januari 2021 sampai dengan 11 Januari 2021. Pengukuran timbulan sampah dilakukan sesuai dengan load-count komposisi sampah yakni dengan menggunakan metode ASTM D5231-92 . , pengukuran karakteristik sampah menggunakan metode pengukuran densitas . erat jenis sampa. kg/m3. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Pasar Sukorejo Pasar Sukorejo berdiri pada tahun 1926 terletak di Jalan Jalan Pasar Sukorejo No. Kabupaten Pasuruan. Pasar Sukorejo memiliki lahan seluas 11. 290 m2. Pasar Sukorejo memiliki sekitar 108 pedagang dan buka setiap hari. Para pedagang mulai berjualan dari pukul 06. 00 pagi sampai pukul 13. 00 siang. Di pasar Sukorejo terdapat toko 149 unit, dan los 296 unit. Pasar Sukorejo adalah tempat bertemunya pihak penjual dan pihak pembeli untuk melaksanakan transaksi, dimana proses jual beli terbentuk melalui tawar menawar. Pasar tersebut dibangun dan dikelola oleh Pemerintah, dengan tempat usaha berupa toko, bedak, kios, los dan tenda serta halaman ikutannya yang dimiliki/ dikelola dengan Hak Pemakai Pasar. Pasar Daerah Sukorejo merupakan pasar kelas 1 yang terletak di Jalan Pasar Sukorejo. Kabupaten Pasuruan yang dikelola oleh UPT Pengelolaan Pasar Pandaan. Pasar Sukorejo dan dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan. Gambaran Umum Pengelolaan Sampah Pasar Sukorejo Pengelolaan sampah di pasar Sukorejo dilakukan dengan cara di kumpulkan, diangkut dan dibuang. Di Pasar Sukorejo terdapat tempat sampah komunal dan tempat pembuangan sampah sementara tapi tidak dapat menampung semua sampah yang ada. Pengelolaan sampah di kawasan Pasar Sukorejo saat ini dilakukan oleh pihak pengelola pasar yang dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup. Petugas yang bekerja akan menyapu lalu mengumpulkan dan mengangkut sampah menggunakan gerobak sebanyak 3 buah ke tempat pembuangan sampah sementara. Berdasarkan keadaan dilapangan di tempat pembuangan sampah sementara tidak terdapat container untuk menampung sampah, sehingga menyebabkan sampah berserakan sampai ke Proses pengangkutan sampah di TPS dilakukan 2 kali dalam satu minggu pada hari selasa dan sabtu oleh dinas lingkungan hidup dan sampah-sampah tersebut dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah. Timbulan Sampah Timbulan sampah dilaksanakan dengan metode sampling dan volume dihitung berdasarkan metode load-count analysis yaitu mengukur jumlah sampah yang ada pada sumber penghasil Hasil sampling timbulan sampah pada sumber penghasil sampah . iap los sampel 1 hingga sampel . selama 8 hari berturut-turut. Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang Tabel 5. 1 Timbulan Sampah Berdasarkan Sumber di Pasar Sukorejo Nama Sampel Berat Pedagang Sampah (K. 1 Los Sayur 43,542 2 Los 26,94 Daging 3 Los 21,97 Ayam 4 Los buah 16,28 5 Los Ikan 19,91 6 Pisang 25,53 7 Kios 24,70 8 Pedagang 14,08 Kue 9 Konveksi 19,97 10 Gilingan 16,08 Rempah Total 228,98 Berdasarkan tabel 5. 1 dapat diketahui timbulan sampah yang dihasilkan dari tiap los pasar Sukorejo dengan berat sampah total 228,98 Kg. Densitas Sampah Proses pelaksanaan sampling densitas sampah dilaksanakan 8 hari berturut Ae turut di TPS pasar Sukorejo. Dapat dilihat pada table berikut: Tabel 5. 2 Hasil Analisis Densitas Sampah Berat Hari ke Sampah . Densitas Ratarata Hasil perhitungan volume sampah yang dihasilkan oleh pasar Sukorejo dapat dilihat pada 3 yakni sebagai berikut: Tabel 5. 3 Volume Sampah Pasar Sukorejo Hari/ Tanggal 04/01/2021 05/01/2021 06/01/2021 07/01/2021 08/01/2021 09/01/2021 10/01/2021 11/01/2021 Panjang . TOTAL Lebar . Tinggi . Volume . A) RATA-RATA (Sumber: Hasil Perhitungan, 2. Tabel 5. 3 menjelaskan bahwa volume sampah gerobak yang masuk ke TPS pasar Sukorejo ratarata sebanyak 7,72 m3, dengan rentang antara 0,81 m3 Ae 1,14 m3. Komposisi Sampah Perhitungan komposisi sampah di pasar Sukorejo dilakukan untuk mengetahui komposisi apa saja yang ada di pasar tersebut. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode (ASTM D5231-92 . 2 besar komposisi sampah yang dianalisis: Sampah yang dapat dikomposkan merupakan sampah yang terdiri dari sampah sisa makanan dan sampah kebun. Sampah ini memiliki prosentase paling tinggi yakni sebesar 31 % untuk sampah sisa makanan, dan 32. % sampah sisa sayuran. Plastik : sampah plastik yang terdiri dari beberapa jenis plastik yakni HDPE. LDPE,PET. Plastik ini memiliki prosentase kedua terbesar yakni sebesar 7,72 0,96 Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang SISA MAKANAN SAMPAH KEBUN HPDE LDPE PET CAMPURAN OFFICE PAPER KORAN MAJALAH BUKU KERTAS CAMPURAN KARDUS PAPAN BAHAN KERTAS DIAPERS KABEL KAYU KAIN/TEKSTIL KACA KARET KALENG ALUMUNIUM KALENG BAJA LOGAM KULIT STEROFOAM/GABUS BATU/PASIR TULANG RAMBUT Potensi Reduksi Sampah Kesetimbangan Material Sukorejo Berat Recovery = Sampah Pasar Untuk mengetahui kesetimbangan material sampah menggunakan perhitungan recovery factor untuk mengetahui jumlah sampah yang tereduksi dari sampah yang masuk ke dalam TPS 3R dari penentuan persentase komposisi sampah yang telah didapatkan. Kemudian menentukan nilai recovery factor dari masing masing Rumus: % Recovery Berat sampah yang di reduksi x 100% ycayceycycayc ycycnycoycaycycoycaycu ycaycycayco Timbulan kg x ycIyceycaycuycyceycyc Faktor Berat Residu Recovery kg = Timbulan kg Ae Berat Berdasarkan kesetimbangan material sampah maka dapat menentukan potensi reduksi sampah sebesar 69,81 kg/hari. Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang Rencana Pengelolaan Sampah di Kawasan Pasar Sukorejo Menurut Sub Direktorat Persampahan. Kementrian Pekerjaan Umum . dalam rencana program pengelolaan sampah di daerah perkotaan adalah penanganan sampah di TPS 3R. TPST, dan TPA. Proporsi penangana sampah 3R adalah minimum 4 Ae 6 m3. Selanjutnya dalam perencanaan pengelolaan sampah di kawasan Pasar Sukorejo akan dihitung loading rate, luas Sampah yang masuk pada plant TPS 3R akan dipilah berdasarkan jenisnya. Dari perhitungan yang telah dilakukan maka lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan TPS 3R Pasar Sukorejo adalah sebagai berikut: Tabel 5. 6 Kebutuhan Luas TPS 3R Pasar Sukorejo Keterangan Luas 1 Area Penerima 61 m2 2 Gudang Sampah 20 m2 Kering 3 Unit Pencucian 12 m2 Sampah Plastik 4 Unit Pengeringan 12 m2 Sampah plastik 5 Unit Penggilingan 3,75 m2 Sampah Plastik 6 Lahan 12 m2 Penampungan Pengomposan 7 Lahan Pencacahan 8 Lahan 81 m2 Pengomposan 9 Lahan Pengayakan 12 m2 dan Pengemasan 10 Gudang 22,5 m2 Penyimpanan Kompos 11 Kamar mandi 12 Tempat cuci 2,4 m2 13 Kantor 15 m2 14 Gudang 15 Pos Jaga 16 Parkir 43,6 m2 Total 316 m2 Jadi untuk total kebutuhan lahan perencanaan TPS 3R Pasar Sukorejo adalah sebesar 316 m2 dengan ketersediaan lahan yang ada adalah sebesar 400 m2. Perencanaan Sistem Pewadahan Komposisi volume sampah organik adalah 54,62% dan sampah anorganik 45,39%. Untuk mengetahui timbulan sampah berdasarkan jenis sampah dan kapasitas pewadahan yang diperlukan, dapat ditunjukkan pada perhitungan berikut ini: C Volume Timbulan sampah : 7,72 liter Komposisi sampah : Organik : 54,62% C Anorganik : 45,39% Sehingga. C Volume sampah organik = Volume timbulan sampah x komposisi sampah organik = 7,72 x 54,62% = 4216 liter C Volume sampah anorganik = Volume timbulan sampah x komposisi sampah anorganik = 7,72 x 45,39% = 3504 liter Berdasarkan perhitungan diatas, perencanaan untuk sistem pewadahan yaitu diberikan bak sampah dengan ukuran 1200 liter untuk sampah organik sebanyak 4 unit dan 660 liter untuk sampah anorganik sebanyak 5 unit. Kebutuhan pewadahan sampah di pasar Sukorejo adalah sebanyak 9 unit bak sampah. Gambar: Rekomendasi bak sampah Jurnal Enviro Prodi Teknik Lingkungan Ae ITN Malang KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan: Setelah perencanaan TPS 3R Pasar Sukorejo dibutuhkan lahan seluas 316m2 . Sistem pewadahan yang direncanakan yaitu secara terpisah sampah organik dan anorganik, dengan kapasitas 1200-660 . Tingkat reduksi sampah Pasar Sukorejo adalah 69,81 kg/hari. SARAN Berikut beberapa saran yang dapat saya Perlu adanya pengolahan sampah di kawasan Pasar Sukorejo. Perlu adanya tempat penampungan sampah yang masuk di lokasi TPS pasar Sukorejo Kurangnya berserakan pada tiap los dan kios pasar Sukorejo. Perlu adanya kerjasama antar memperhatikan kebersihan pasar. DAFTAR PUSTAKA