Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 LITERASI ZAKAT DAN INTENSI MEMBAYAR ZAKAT HARTA: UPAYA MENDUKUNG PROGRAM SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Gista Rismayani1*. Agung Praptapa2. Eliada Herwiyanti3. Puji Lestari4 Universitas Jenderal Soedirman1,2,3,4 Email: gista. rismayani@mhs. ABSTRACT The purpose of this research is to identify the effect of zakat literacy . asic knowledge of zakat and advanced knowledge of zaka. on the intention of MSMEs . to pay zakat in Java. This research used a quantitative method by survey design. The sample is 87 MSMEs . The data analysis used multiple analysis regression by SPSS 26. the results were basic knowledge and advanced knowledge of zakat had a significant effect on intention to pay zakat, and zakat literacy had a significant effect on intention to pay zakat. The contribution of this research is practical as a measure to assess the extent of zakat literacy in MSME actors. The theoretical contribution can enrich the relationship between zakat literacy proxied with basic and advanced knowledge and the intention to pay zakat through the theory of planned behavior in MSME . in Java. This research is limited to the number of samples and the wide and even distribution of samples. Keywords: Intention to pay zakat. Zakat Literacy. Zakat ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh literasi zakat yang ditinjau dari pengetahuan dasar zakat dan pengetahuan lanjutan zakat terhadap intensi pelaku UMKM dalam membayar zakat harta di wilayah pulau jawa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel yang dapat diolah yaitu sebanyak 87 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dasar zakat dan pengetahuan lanjutan zakat secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap intensi membayar zakat harta. Literasi zakat berpengaruh signifikan terhadap intensi membayar zakat harta. Kontribusi penelitian ini secara praktis sebagai ukuran untuk menilai sejauh mana literasi zakat pada pelaku UMKM. Adapun kontribusi secara teoritis dapat memperkaya hubungan antara literasi zakat yang diproksikan dengan pengetahuan dasar dan lanjutan dengan intensi membayar zakat melalui theory of planned behavior pada pelaku UMKM di pulau jawa. Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel dan sebaran sampel yang luas dan merata. Kata kunci: Intensi Membayar Zakat. Literasi Zakat. Zakat PENDAHULUAN Fenomena Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia hingga tahun 2019 memberikan partisipasi dalam mendorong PDB sebesar Rp. 768,- atau setara dengan Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 60,51% dari total PDB UMKM dan usaha besar. Selain itu. UMKM menyokong penyerapan tenaga kerja mencapai 119. 843 orang atau setara dengan 96,82% dari total UMKM dan usaha Kementerian Koperasi dan UKM melaporkan jumlah UMKM hingga pada tahun 2019 497 unit atau setara dengan 99,99% dari total UMKM dan usaha besar yang terdaftar di Indonesia. (Kementerian KUKM Republik Indonesia, 2. Meskipun Pertumbuhan UMKM memberikan dampak yang positif terhadap aspek pertumbuhan ekonomi dan penerapan tenaga kerja, nyatanya hal itu belum mampu untuk mendukung pemerataan harta untuk meminimisasi kemiskinan di Indonesia. Menurut data yang dilaporkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Potensi zakat di Indonesia sebesar Rp 327 Triliun, namun realisasi pengumpulan ZIS hingga tahun 2022 ini tercatat sebesar Rp 22 Triliun atau 6. 37% dari nilai potensi (Zaenal et al. Padahal. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung program Sustaianable Development Goals (SDG. dengan UMKM sebagai penggerak perekonomian untuk mengurangi kemiskinan dan kelaparan yang diwujudkan melalui zakat (Putri et al. , 2. Kepatuhan membayar zakat harta pada UKM tidak hanya mempengaruhi aspek finansial tapi juga mencerminkan komitmen dalam mengelola bisnis dengan prinsip berkah, maslahat, dan adil. Beberapa studi tentang intensi dan kepatuhan zakat telah dilakukan oleh (Hasan & Farisi, 2. (Bulutoding et al. , 2. (Mokhtara, 2. (Othman & Fisol, 2. (Sadallah et al. , 2. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Baznas dengan menggunakan indeks literasi zakat, masyarakat muslim di Indonesia memiliki literasi zakat yang masih tergolong menengah. Skor pemahaman dasar zakat dalam kategori tinggi namun skor pemahaman lanjutan dalam kategori rendah (Zaenal et al. , 2. Padahal, literasi zakat yang tinggi berpotensi untuk meningkatkan intensi seseorang dalam membayar zakat (Kasri & Sosianti, 2. Temuan dalam penelitian Ghaouri et al. mengemukakan 97,8% penganut zakat paham bahwa zakat adalah hukum yang wajib, namun 21% penganut zakat tidak mampu melihat perbedaan antara zakat fitri dan zakat maal sehingga menimbulkan kebingungan untuk jumlah pembayaran, serta ketidaksepahaman mengenai 8 asnaf . golongan penerima zaka. Urgensi penelitian ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam kerangka tujuan SDGs 1, 2, dan 10. Sehingga, kontribusi penelitian ini secara praktis sebagai ukuran untuk menilai sejauh mana literasi zakat pada pelaku UMKM. Adapun kontribusi secara teoritis dapat memperkaya hubungan antara literasi zakat dengan intensi membayar zakat melalui theory of planned behavior pada pelaku UMKM di Indonesia. Kebaharuan dalam peneltiian adalah variabel literasi zakat di pecah kedalam dua indikator dan menggunakan pengukuran yang mengacu pada Baznas. KAJIAN TEORI Theory of Planned Behavior (TPB) Theory of Planned Behavior (TPB) atau dikenal juga dengan teori perilaku terencana merupakan teori yang menjelaskan tentang perilaku manusia yang menghubungkan antara beliefs dan attitudes. Teori ini dikenalkan oleh Fishbein & Ajzen . kemudian dikembangkan kembali oleh Ajzen . dan menyatakan bahwa individu akan mengevaluasi sikap dan perilaku berdasarkan apa yang mereka yakini. Individu mengidientifikasi kemungkinan yang subyektif karena perilaku akan menghasilkan sebuah kepastian atau hal yang pasti (Fishbein & Ajzen, 1. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 TPB menjelaskan bahwa terdapat tiga faktor yang memengaruhi niat seseorang dalam berperilaku diantaranya adalah sikap atas perilaku, norma subjektif tentang perilaku, dan mengontrol perilaku yang dirasakan (Ajzen, 2. Implikasi TPB dengan penelitian ini adalah ketika seorang muslimpreneur mengganggap pentingnya membayar zakat harta, maka hal itu akan mempengaruhi sikap untuk meningkatkan literasi zakat, norma dan kontrol perilaku untuk mendapati dirinya dalam mengorganisir pengelolaan keuangannya sesuai syariat. Sehingga, pelaku UKM didorong untuk dapat mengoptimalkan kontribusinya dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDG. melalui peningkatan literasi zakat dan perilaku membayar zakat yang dibentuk dari niat. Hubungan Literasi Zakat dengan Intensi Membayar Zakat Literasi didefinisikan sebagai pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan individu dalam mengidentifikasi suatu hal yang dapat mengubah perilaku dan keputusan individu terhadap sesuatu hal tersebut (Antara et al. , 2. Tingkat literasi seorang individu berkaitan dengan perubahan perilaku dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat (Pulungan, 2. Berdasarkan pengertian literasi yang telah dijelaskan tersebut, maka literasi zakat dapat didefinisikan sebagai kemampuan individu dalam memiliki pengetahuan, perhitungan, pemahaman, dan mengakses informasi tentang zakat. Baznas mengidentifikasi literasi zakat ke dalam dua tingkatan. Pertama, pengetahuan dasar tentang zakat. Kedua, pengetahuan lanjutan tentang zakat (BAZNAS Center Studies, 2. Pengetahuan dasar dikategorikan ke dalam beberapa faktor seperti pengetahuan zakat secara umum, pengetahuan kewajiban membayar zakat, pengetahuan tentang 8 asnaf, pengetahuan perhitungan zakat, dan pengetahuan objek zakat. Sementara itu, pengetahuan lanjutan dikategorikan ke dalam pengetahuan tentang institusi zakat, pengetahuan regulasi zakat di Indonesia, pengetahuan dampak zakat, pengetahuan program-program penyaluran zakat, dan pengetahuan tentang digital payment zakat. Hubungan literasi zakat dan intensi membayar zakat seseorang dapat dijelaskan dengan theory of planned behavior. Salah satu faktor dari TPB menjelaska bahwa niat seseorang akan memicu Penelitian ini menjelaskan bagaimana seorang individu yang memiliki literasi zakat yang baik akan mendorong niat dan perilaku seseorang untuk membayar zakat harta. Menurut Ajzen . , intensi atau niat adalah kemauan dari diri seseorang untuk melakukan sesuatu. Qardawi . mengemukakan bahwa dalam Islam, setiap ibadah yang tidak disertai dengan niat tidak akan mendapatkan pahala. Dengan demikian, individu yang memiliki niat untuk menunaikan zakat akan mendapatkah pahala dari Allah TaAoala sebaliknya mereka yang tidak memiliki niat untuk untuk menunaikan zakat bahwan tidak membayar zakat padahal telah memenuhi syarat, maka menjadi dosa karena zakat merupakan salah satu rukun islam yang hukumnya wajib (Saad & Haniffa, 2. Theory of planned behaviour dapat digunakan untuk membantu memahami niat dan perilaku seseorang (Rizaldi Yusfiarto et al. , 2. Mengacu pada TPB, seseorang dapat menganalisis dan memahami lebih baik tentang alasan bagaimana niat akan memengaruhi Intensi membayar zakat dapat terdorong dari bagaimana pehaman individu untuk memahami keyakinan tentang zakat. Namun, intensi tidak akan muncul apabila tidak didukung dengan literasi tentang zakat yang dimiliki individunya. Pemahaman individu tentang literasi zakat Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 memberikan respon positif terhadap niat membayar zakat (Ghaouri et al. , 2. Syaksena & Ekawaty . mengungkapkan bahwa tingkat literasi zakat memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan muzaki untuk membayar zakat. Penelitiannya menemukan bahwa faktor yang memotivasi dalam hal ini adalah pengetahuan tentang zakat oleh sebab itu, literasi yang tinggi membuat muzakki sadar akan kewajibannya sebagai Muslim untuk melaksanakan perintah Allah, salah satunya adalah membayar zakat jika aset yang dimiliki telah mencapai haul dan nisab. Dengan demikian, semakin tinggi literasi zakat seseorang, semakin tinggi niat untuk membayar zakat. Hal ini didukung oleh penelitian Syauqi et al. Arifin et al. menemukan bahwa literasi zakat berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kesadaran dan motivasi untuk membayar zakat. Bukti-bukti empiris yang menjadi temuan terdahulu mendasari dibentuknya hipotesis sebagai berikut: H1 : Pengetahuan dasar tentang zakat berpengaruh positif terhadap intensi membayar zakat harta H2 : Pengetahuan lanjutan tentang dasar berpengaruh positif terhadap intensi membayar zakat Pengetahuan Dasar Zakat (X. Intensi Membayar Zakat Harta (Y) Pengetahuan Lanjutan Zakat (X. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Populasi yang dijadikan subjek adalah pelaku UMKM beragama Islam (Muslimpreneu. yang tersebar di wilayah pulau jawa. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah yang memenuhi kriteria pelaku UMKM dan beragama Islam. Penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam peneltiia ini mengadopsi yang dikemukaka oleh Hair et al. yaitu jumlah sampel yang dapat digunakan adalah 15 kali sampai 20 kali dari jumlah variabel yang digunakan. Ketentuan jumlah sampel dengan menggunakan persamaan Hair et al. Penelitian ini menggunakan tiga variabel sehingga minimal sampel yang digunakan adalah 45 sampai 60. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 87 pelaku UMKM (Muslimpreneu. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan penggunaan instrumen kuesioner yang disebar kepada 90 pelaku UMKM sedangkan sebanyak 87 kuesioner dapat diolah. Teknik analisis data melalui tahapan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Sementara itu, alat analisis yang digunakan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Definisi Operasional Variabel Variabel Intensi Membayar Zakat Indikator Kecenderungan untuk membayar zakat Keputusan untuk membayar zakat (Yeni & Mukhibad, 2. (Yusfiarto et al. , 2. Literasi zakat adalah kemampuan 1. Pengetahuan Dasar : Pengetahuan zakat secara umum: Pengetahuan tentang kewajiban membayar zakat mengakses informasi tentang zakat. Pengetahuan tentang 8 asnaf (BAZNAS Center Studies, 2. Pengetahuan tentang penghitungan zakat . Pengetahuan tentang objek zakat Pengetahuan lanjutan tentang zakat: Pengetahuan tentang institusi zakat . Pengetahuan tentang dampak zakat . Pengetahuan tentang program-program penyaluran . Pengetahuan tentang digital payment zakat (BAZNAS Center Studies, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Berdasarkan skala usaha, domisili tempat usaha, dan jenis usaha Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Skala Usaha Penjualan dalam 1 No. Skala Usaha Jumlah Persentase < 10 juta Ae 300 juta Mikro 74 unit > 300 juta Ae 2,5 Milyar Kecil 11 unit >2,5 milyar Ae 50 milyar Menengah 2 unit 87 unit Total Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Domisili Tempat Usaha No. Domisili Tempat Usaha Jawa Barat Jumlah 67 unit Persentase 77,01% Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Jawa Tengah 13 unit 14,94% Banten 2 unit 2,30% Tangerang 2 unit 2,30% DKI Jakarta 3 unit 3,45% Jumlah 87 unit Analisis Statistik Deskriptif Tabel 3. Analisis Statistik Deskriptif Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pengetahuan Dasar Pengetahuan Lanjutan Intensi Membayar Zakat 87 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Pengetahuan dasar para responden memiliki nilai minimum 50. 00 dan maksimum 100. Rata-rata pengetahuan dasar berada di angka 85. 0115 dengan simpangan baku 10. Ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan dasar yang cukup tinggi dengan variasi nilai yang moderat di sekitar rata-rata. Pengetahuan lanjutan para responden berkisar antara 00 hingga 90. Rata-rata pengetahuan lanjutan adalah 71. 6667 dengan simpangan baku Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan lanjutan berada di tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan pengetahuan dasar, dengan variasi yang sedikit lebih besar di antara Intensi membayar zakat di antara para responden memiliki nilai minimum 39. 00 dan Rata-rata intensi membayar zakat adalah 55. 0575 dengan simpangan baku Ini menunjukkan bahwa intensi untuk membayar zakat cenderung berada di tingkat menengah dengan variasi yang relatif rendah dibandingkan dengan dua variabel sebelumnya. Uji Validitas Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel Pengetahuan Dasar Indikator r hitung r tabel Keterangan X1. 0,3011 0,1755 Valid X1. 0,4104 0,1755 Valid X1. 0,4603 0,1755 Valid X1. 0,2405 0,1755 Valid X1. 0,4542 0,1755 Valid Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 X1. 0,5697 0,1755 Valid X1. 0,5487 0,1755 Valid X1. 0,5836 0,1755 Valid X1. 0,4767 0,1755 Valid X1. 0,6097 0,1755 Valid X1. 0,5821 0,1755 Valid X1. 0,6098 0,1755 Valid X1. 0,6941 0,1755 Valid X1. 0,6122 0,1755 Valid X1. 0,4914 0,1755 Valid X1. 0,5570 0,1755 Valid X1. 0,5316 0,1755 Valid X1. 0,6932 0,1755 Valid X1. 0,4669 0,1755 Valid Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Semua indikator pada Tabel 4 memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari nilai r tabel . ,1. Oleh karena itu, semua indikator pada variabel pengetahuan dasar memenuhi syarat validitas dan layak untuk digunakan dalam analisis lebih lanjut. Tabel 5. Hasil Uji Validitas Variabel Pengetahuan Lanjutan Indikator r hitung r tabel Keterangan X2. 0,6299 0,1755 Valid X2. 0,6656 0,1755 Valid X2. 0,7099 0,1755 Valid X2. 0,6339 0,1755 Valid X2. 0,7331 0,1755 Valid X2. 0,4394 0,1755 Valid X2. 0,5745 0,1755 Valid X2. 0,5678 0,1755 Valid X2. 0,7277 0,1755 Valid X2. 0,5212 0,1755 Valid Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 X2. 0,5778 0,1755 Valid X2. 0,6574 0,1755 Valid X2. 0,7440 0,1755 Valid X2. 0,7538 0,1755 Valid X2. 0,7712 0,1755 Valid X2. 0,5512 0,1755 Valid X2. 0,5823 0,1755 Valid X2. 0,6515 0,1755 Valid Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Semua indikator pada Tabel 5 memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari nilai r tabel . ,1. Oleh karena itu, semua indikator pada variabel pengetahuan lanjutan memenuhi syarat validitas dan layak untuk digunakan dalam analisis lebih lanjut. Tabel 6. Hasil Uji Validitas Variabel Intensi Membayar Zakat Harta Indikator r hitung r tabel Keterangan Y1. 0,6608 0,1755 Valid Y1. 0,6962 0,1755 Valid Y1. 0,7297 0,1755 Valid Y1. 0,5111 0,1755 Valid Y1. 0,6026 0,1755 Valid Y1. 0,7491 0,1755 Valid Y1. 0,6771 0,1755 Valid Y1. 0,7985 0,1755 Valid Y1. 0,5836 0,1755 Valid Y1. 0,6292 0,1755 Valid Y1. 0,8159 0,1755 Valid Y1. 0,7453 0,1755 Valid Y1. 0,4677 0,1755 Valid Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Semua indikator pada Tabel 4 memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari nilai r tabel . ,1. Oleh karena itu, semua indikator pada variabel intensi membayar zakat harta memenuhi syarat validitas dan layak untuk digunakan dalam analisis lebih lanjut. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Uji Reliabilitas Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha N of Items Pengetahuan Dasar tentang Zakat 0,895 Pengetahuan tentang Zakat Lanjutan 0,912 Intensi Membayar Zakat Harta 0,879 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,895 > 0,6 menunjukkan bahwa item-item yang mengukur pengetahuan dasar tentang zakat memiliki konsistensi internal yang sangat baik. Sehingga variabel ini dianggap sangat reliabel. Nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,912 > 0,6 menunjukkan bahwa item-item yang mengukur pengetahuan lanjutan tentang zakat memiliki konsistensi internal yang sangat tinggi. Sehingga variabel ini dianggap sangat reliabel. Nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,879 > 0,6 menunjukkan bahwa item-item yang mengukur intensi membayar zakat harta memiliki konsistensi internal yang sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan variabel ini dianggap sangat Uji Normalitas Tabel 8. Hasil Uji Normalitas Standardized Residual Monte Carlo Sig. -taile. 0,356 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Pada tabel 8 hasil uji normalitas menggunakan pendekatan Monte Carlo menghasilkan nilai sig. sebesar 0,356 > 0,05. Artinya data menolak tidak berdistribusi normal. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa varians data pada penelitian ini berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Tabel 9. Hasil Uji Heterokedastisitas Variabel Nilai Sig. Pengetahuan dasar tentang zakat 0,089 Pengetahuan lanjutan tentang zakat 0,494 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Pada tabel 9 hasil uji heteroskedastisitas menggunakan uji park menghasilkan nilai sig. pengetahuan dasar tentang zakat sebesar 0,089 > 0,05 dan nilai sig. variabel pengetahuan lanjutan tentang zakat sebesar 0,494 > 0,05. Artinya data menolak terjadinya perbedaan variabel dari residual satu ke yang lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data homogen dan tidak terjadi Uji Multikolinearitas Tabel 10. Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Pengetahuan dasar tentang 0,732 1,366 Pengetahuan tentang zakat 1,366 lanjutan 0,732 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Variabel pengetahuan dasar tentang zakat dan pengetahuan lanjutan tentang zakat memiliki nilai tolerance sebesar 0,732 > 0,1. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar variabilitas dari kedua variabel ini tidak dapat dijelaskan oleh variabel independen lainnya dalam model, yang berarti tidak ada masalah multikolinearitas yang signifikan. Selain itu, kedua variabel memiliki nilai VIF sebesar 1,366 < 10 menunjukkan bahwa tidak ada masalah multikolinearitas yang antara variabelvariabel tersebut. Analisis Regresi Berganda Tabel 11. Hasil Uji Regresi Berganda Variabel Sig. (Constan. Pengetahuan dasar tentang zakat Pengetahuan Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Hasil analisis pada tabel 11 menunjukkan persamaan regresi sebagai berikut: IMZH = a b! PDTZ b" ycEyaycNycs e IMZH = 5,832 0,292(PDTZ) 0,341(PLTZ) e Keterangan: PDTZ: Pengetahuan dasar tentang zakat Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 PLTZ : Pengetahuan lanjutan tentang zakat IMZH: Intensi Membayar Zakat Harta yca! , yca" : Koefisien variabel PDTZ dan PLTZ a: Konstanta e: error Koefisien Determinasi Tabel 12. Hasil Pengujuan Koefisien Determinasi Model R Square Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Tabel 12 menunjukan nilai R Square sebesar 0,632 atau 63,2%. Dengan kata lain, variabel intensi membayar zakat dapat dijelaskan dengan variabel pengetahuan dasar dan lanjutan tentang zakat sebesar 63,2% sedangkan 36,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Uji Hipotesis (Uji . Tabel 14. Hasil Uji t Hipotesis Sig. Nilai Koefisien Arah Hasil Pengetahuan dasar tentang zakat Ie intensi membayar zakat harta 0,292 Positif Didukung Pengetahuan lanjutan tentang zakat Ie intensi membayar zakat harta 0,341 Positif Didukung Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Hasil pengujian hipotesis pada Tabel 14 menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dasar tentang zakat memiliki nilai sig. 0,000 O 0,05 dengan arah koefisien positif. Artinya, pengetahuan dasar tentang zakat berpengaruh positif terhadap intensi membayar zakat pada pelaku UMKM . Begitu pula variabel pengetahuan lanjutan tentang zakat menunjukkan nilai sig. 0,000 O 0,05 dengan arah koefisien positif sehingga dapat disimpulkan variabel pengetahuan lanjutan tentang zakat berpengaruh positif terhadap intensi membayar zakat pada pelaku UMKM . Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Pengaruh Pengetahuan Dasar tentang Zakat terhadap Intensi Membayar Zakat Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dasar tentang zakat memiliki pengaruh positif terhadap intensi atau minat pelaku UMKM . dalam membayar zakat harta. Artinya, semakin tinggi pengetahuan dasar pelaku UMKM tentang zakat, semakin tinggi minat untuk membayar zakat dan mendukung program SDGs. Salah satu pilar tujuan dalam program SDGs adalah mengurangi kemiskinan. Tingkat kelaparan nol, serta mengurangi ketimpangan. Salah satu wujud yang bisa dilakukan adalah melalui zakat. Berdasarkan survei, sebesar 53,3% muslimpreneur sangat mendukung zakat berperan dalam mengurangi kesenjangan sosial. Mayoritas muslimpreneur pun menganggap bahwa zakat dapat meningkatkan perekonomian dan mengurangi angka kemiskinan apabila disalurkan secara efektif. Hal ini mendukung temuan yang mengungkapkan bahwa pemahaman dasar tentang zakat tergolong tinggi (Zaenal et al. , 2. Pengaruh Pengetahuan Lanjutan tentang Zakat terhadap Intensi Membayar Zakat Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan lanjutan tentang zakat memiliki pengaruh positif terhadap intensi atau minat membayar zakat harta pada pelaku UMKM . di pulau jawa. Artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan lanjutan tentang zakat, minat atau intensi dalam membayar zakat akan semakin tinggi. Hasil survei menunjukan bahwa Tingkat pengetahuan lanjutan tentang zakat pada pelaku UMKM . dalam kategori baik. Namun, pengetahuan tentang digital payment zakat yang di ketahui oleh pelaku UMKM . masih tergolong cukup. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hanya 24,7% muslimpreneur memiliki pengetahuan sangat baik tentang digital payment zakat. Selain itu, hanya 21,5% dari muslimpreneur mengetahui cara melakukan pembayaran zakat melalui aplikasi atau situs web. Adapun intensi membayar zakat dari muslimpreneur melalui digital payment tergolong dalam kategori cukup baik. PENUTUP Secara empiris, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dasar dan lanjutan tentang zakat memiliki pengaruh positif signifikan terhadap intensi atau niat membayar zakat harta di kalangan pelaku UMKM di Indonesia. Tingginya literasi zakat terbukti meningkatkan kecenderungan dan Keputusan untuk membayar zakat harta. Data menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM (Muslimpreneu. mendukung peran zakat dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan perekonomian. Namun, pengetahuan tentang pembayaran zakat menunjukkan hanya 25% dari muslimpreneur yang memiliki pengetahuan sangat baik sehungga masih perlu untuk ditingkatkan. Secara teoritis, penelitian ini membuktikan teori planned behavior (TPB) bahwa niat atau perilaku seseorang ditentukan oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku. Hasil penelitian ini memperkaya literatur tentang hubungan antara literasi zakat dan intensi atau niat dalam membayar zakat dan menunjukkan bahwa peningkatan literasi zakat dapat berkontrobusi pada pencapaian Sustainability Development Goals (SDG. terkhusus dalam mengurangi kemiskinan, kelaparan dan ketimpangan. Implikasi dan saran dari hasil penelitian ini adalah betapa pentingnya literasi zakat bagi pelaku UMKM (Muslimpeneu. untuk memperbuat niat dan perilaku membayar zakat harta. Sehingga perlu Upaya atau dorongan yang dilakukan oleh Lembaga zakat di Indonesia untuk Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 memberikan Pendidikan dan sosialisasi yang intensif mengenai zakat baik melalui Lembaga secara langsung maupun pembayaran digital untuk dapat membantuk dalam memaksimalkan potensi Penelitian ini memiliki keterbatasan waktu sehingga pemenuhan sampel responden belum menjangkau secara luas dan merata. Sehingga untuk penelitian lanjutan direkomendasikan untuk bekerja sama dengan pusat kajian strategis BAZNAS. LAZISMU, serta Kementerian agama untuk membantu dalam sebaran kuesioner agar dapat menjangkau lebih luas dan merata. Selain itu, pemilihan sampel kecil dibutuhkan untuk dilakukan pendekatan secara exploratori agar hasil penelitian ini dapat terinterpretasikan dengan lebih baik. DAFTAR RUJUKAN Ajzen. The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50. , 179Ae211. https://doi. org/10. 1016/0749-5978. Ajzen. The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2. , 314Ae324. https://doi. org/10. 1002/hbe2. Al Jaffri Saad. , & Haniffa. Determinants of zakah (Islamic ta. compliance behavior. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 5. , 182Ae193. https://doi. org/10. 1108/JIABR-10-2012-0068 Antara. Musa. , & Hassan. Bridging Islamic Financial Literacy and Halal Literacy: The Way Forward in Halal Ecosystem. Procedia Economics and Finance, 37(Decembe. , 196Ae202. https://doi. org/10. 1016/s2212-5671. 30113-7 Arifin. Mubarok. , & Fuadi. The Effect of Zakat Literacy. Religiosity, and Income on the Decision to Pay Agricultural Zakat. International Journal of Zakat, 7. , 115Ae https://doi. org/10. 37706/ijaz. Bulutoding. Alwi. , & Dwiayuparmitasari. Akhlaq of Zakat Behavior among Determinant Factors of Intention in Malaysia: A Perspective of Prophet Muhammad Tradition. In Journal of Advanced Research in A. Fishbein. , & Ajzen. Belief. Attitude. Intention and Behavior: An Introduction to Theory and Research. Contemporary Sociology, 6. , 244. https://doi. org/10. 2307/2065853 Ghaouri. Kassim. Othman. , & . Behavioural Intention of Zakat Participants Towards the Zakat Fund in Morocco. A International Journal A. https://journal. org/index. php/ijif/article/view/484 Hasan. El, & Farisi. Al. Determinant Factors of Intention to Pay Zakat. Infaq and Shadaqah in Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid. A Journal of Sharia Business A. https://w. id/index. php/ijsbm/article/view/85 Kasri. , & Sosianti. Determinants of the Intention To Pay Zakat Online: the Case of Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9. , 275Ae294. https://doi. org/10. 21098/jimf. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Mokhtara. The factors associated with Zakat compliance behaviour among employees. International Journal Economics Management, 687Ae696. https://api. com/content/abstract/scopus_id/85073480933 Othman. , & Fisol. Islamic religiosity, attitude and moral obligation on intention of income zakat compliance: Evidence from Public Educators in Kedah. International Journal Academic Research A. https://w. edu/download/82907856/Islamic_Religiosity. Pulungan. LITERASI KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MASYARAKAT KOTA MEDAN. Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 17. , 56Ae61. https://jurnal. id/index. php/ekawan/article/view/1180/pdf_76 Putri. Sudiarti. , & Harahap. Analisis Pemberdayaan UMKM Melalui Filantropi Zakat Dalam Mewujudkan SDGs (Sustainable Development Goal. Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi. Keuangan Bisnis Syariah, 5. , 3058Ae3069. https://doi. org/10. 47467/alkharaj. Sadallah. Abdul-Jabbar. , & Aziz. Promoting zakat compliance among business owners in Algeria: the mediation effect of compliance intention. Journal of Islamic Marketing. https://doi. org/10. 1108/JIMA-11-2021-0366 Syaksena. , & Ekawaty. Effect of zakat . literacy level on muzakkiAos decision to pay zakat in registered zakat institutions. Journal of Islamic Economics, 3. , 15Ae https://doi. org/10. 21580/jiemb. Syauqi. Anshori. , & Mawardi. Motivation to Paying Zakat: The Role of Religiosity. Zakat Literacy, and Government Regulations. Al-Uqud : Journal of Islamic Economics, 6. , 276Ae294. https://doi. org/10. 26740/aluqud. Yeni. , & Mukhibad. MuzakkiAos Intention in Paying Zakat. AFEBI Islamic Finance and Economic Review, 5. , 60. https://doi. org/10. 47312/aifer. Yusfiarto. Setiawan. , & Nugraha. Literacy and intention to pay zakat. International Journal Zakat. http://w. com/index. php/journal/article/view/221 Yusfiarto. Rizaldi. Setiawan. , & Setia Nugraha. Literacy and Intention to Pay Zakat: A Theory Planned Behavior View Evidence from Indonesian Muzakki. International Journal of Zakat, 5. , 15Ae27. Zaenal. Saoqi. Ikhwan. Harmaini. Adhiningsih. Sakinah. Fatihaturrahmah. Sosianti. , & Rinanda. Kontribusi Zakat. Infak, dan Sedekah terhadap Ekonomi Makro di Indonesia (P. BAZNAS. BAZNAS. BAZNAS, & D. dan P. BAZNAS . )). Pusat Kajian Strategis Ae Badan Amil Zakat Nasional (Puskas BAZNAS). Buku (Boo. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol. 6 No. Halaman : 111 Ae 125 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:05/11/2024 Diterima:19/11/2024 Diterbitkan:20/11/2024 Hair. Black. Babin. , & Anderson. Multivariate Data Analysis . th Prentice Hall. BAZNAS Center Studies. Zakat Literacy Index. Theory & Concept. Sumber Internet (Internet Sourc. Kementerian KUKM Republik Indonesia. Data Perkembangan Usaha Mikro. Kecil. Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Republik Indonesia Tahun 2018 - 2019. Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia, 1, 2. https://kemenkopukm. id/https://kemenkopukm. id/dataumkm/?lywOczCL6zsNoLLuu4NTg206ohN0LhCyJxcxiN39IP37tqBqgYhttps:// id/uploads/laporan/1650868533_SANDINGAN_DATA_UMKM_20182019 =.