Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-Husna Pilang Nurul Alifya1. Dian Wahyu Pratama2. Yunus Sulistyono3*. Muhammad Amir Anshori4 1,2,3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Indonesia Fakultas Komunikasi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Karanganyar. Indonesia INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Histori Artikel: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ AlHusna Pilang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an santri melalui penerapan metode Iqro'. Permasalahan yang dihadapi oleh TPQ adalah masih rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan menulis Al-Qur'an secara baik dan benar, serta keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas pendukung. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, wawancara dengan guru, santri, dan orang tua, pendokumentasian proses pembelajaran, implementasi metode Iqro', evaluasi berkala, serta pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode Iqro' efektif dalam meningkatkan kemampuan santri mengenali huruf hijaiyah, menyambung huruf, membaca Al-Qur'an dengan lancar, serta memahami kaidah tajwid dasar. Santri menunjukkan motivasi tinggi dalam belajar, dan orang tua memberikan respons positif terhadap perkembangan anak-anak mereka. Keberhasilan program juga didukung oleh peran guru yang intensif membimbing santri secara personal. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas yang belum memadai, dan belum optimalnya akses bahan ajar di luar kelas. Program ini juga mengungkapkan potensi besar dalam integrasi teknologi digital untuk memperkuat pembelajaran AlQur'an melalui media interaktif dan platform daring. Dengan demikian, metode Iqro' terbukti tidak hanya meningkatkan literasi baca tulis AlQur'an, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritualitas santri. Untuk mendukung keberlanjutan program, diperlukan peningkatan kapasitas guru, penyediaan sarana prasarana yang lebih baik, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses belajar mengajar di TPQ. Submit: 19 Mei 2025 Revisi: 23 Juni 2025 Diterima: 25 Juni 2025 Publikasi: 29 Juni 2025 Periode Terbit: Juni 2025 Kata Kunci: baca tulis Al-QurAoan, inovasi pembelajaran Al-QurAoan, literasi keagamaan, metode iqroAo Corresponding Author: Yunus Sulistyono Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Indonesia Email: ys122@ums. Pendahuluan Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman utama dalam menjalani kehidupan. Setiap Muslim dianjurkan tidak hanya untuk membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk aktualisasi keimanan (Rosnandi dkk. , 2. Oleh karena itu, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an merupakan keterampilan dasar yang seharusnya dikuasai oleh setiap Muslim sejak usia dini. Keterampilan ini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan identitas keislaman, sehingga penguasaan baca tulis Al-Qur'an memiliki relevansi besar dalam penguatan literasi keagamaan (Sania, 2. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an masih belum merata di kalangan umat Islam. Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Tidak semua individu memiliki kemampuan yang memadai dalam membaca dan menulis AlQur'an dengan baik dan benar (Jayanti dkk. Berbagai faktor turut mempengaruhi kondisi ini, seperti latar belakang pendidikan keterbatasan akses terhadap sumber belajar, serta metode pembelajaran yang digunakan di lembaga pendidikan (Fatmawati dkk. , 2. Selain itu, kurangnya tenaga pengajar yang kompeten dalam pengajaran Al-Qur'an dan keterbatasan fasilitas pendidikan juga menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kualitas pembelajaran baca tulis Al-Qur'an (Kartika, 2. Kesulitan dalam mengenali huruf hijaiyah, menghubungkan huruf menjadi kata, hingga membaca dengan pelafalan yang tepat sesuai kaidah tajwid menjadi persoalan yang kerap dihadapi peserta didik. Permasalahan ini diperparah dengan metode pembelajaran yang masih tradisional dan kurang inovatif, sehingga belum sepenuhnya efektif dalam membantu peserta didik mencapai kemampuan baca tulis Al-Qur'an yang baik. Dalam konteks inilah, inovasi metode pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, terutama di lingkungan pendidikan non-formal seperti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Salah satu metode yang telah terbukti efektif dan banyak diterapkan di berbagai lembaga pendidikan Islam adalah metode Iqro'. Metode ini dikembangkan sebagai solusi untuk mempercepat penguasaan bacaan Al-Qur'an dengan cara yang lebih praktis dan sistematis, tanpa harus melalui tahap mengeja yang umumnya dianggap kurang efisien (Wawan. Metode Iqro' disusun dalam enam jilid yang bertahap, yang dirancang untuk memfasilitasi peserta didik dalam mengenali menggabungkan huruf, hingga mampu membaca rangkaian ayat dengan lancar dan benar (Octasari, 2. Keunggulan metode ini juga terletak pada pendekatan fonetik yang lebih alami, sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami cara pengucapan setiap huruf hijaiyah (Muchammad, 2. Selain pendekatan yang bertahap, metode Iqro' memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif. Interaksi langsung antara guru dan peserta didik menjadi kunci dalam keberhasilan penerapan metode ini, karena memungkinkan guru memberikan bimbingan secara personal sesuai dengan perkembangan masing-masing anak (Abror. Metode ini juga fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai situasi, baik di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal. TPQ Al-Husna Pilang merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas baca tulis Al-Qur'an bagi anak-anak dan masyarakat Untuk mewujudkan tujuan tersebut. TPQ Al-Husna Pilang telah menerapkan metode Iqro' sebagai strategi utama dalam proses Melalui penerapan metode ini. TPQ Al-Husna Pilang berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya mampu membaca dan menulis Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini. Selain itu. TPQ ini juga melakukan upaya penguatan kapasitas tenaga pengajar melalui pelatihan dan pembinaan secara berkala, serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran (Purba, 2. Melihat pentingnya penguasaan baca tulis Al-Qur'an di kalangan anak-anak dan masyarakat, tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi berinisiatif melaksanakan program penguatan literasi baca tulis Al-Qur'an Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 di TPQ Al-Husna Pilang dengan penerapan metode Iqro'. Program ini dirancang untuk mendampingi dan memperkuat implementasi metode Iqro' yang telah diterapkan, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran sehari-hari. Selain itu, dalam program ini juga diberikan pelatihan bagi para guru ngaji untuk meningkatkan mengajarkan metode Iqro' secara lebih efektif. Program pengabdian ini juga bertujuan untuk memberikan solusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur'an di tingkat TPQ, khususnya di tengah tantangan zaman modern. Salah satu tantangan tersebut adalah adanya pengaruh digitalisasi dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan Al-Qur'an. Kemajuan teknologi informasi membuka peluang untuk mengintegrasikan media pembelajaran digital ke dalam metode Iqro', sehingga proses pembelajaran menjadi lebih variatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman (Fransiska. Oleh karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada penguatan metode konvensional, tetapi juga mendorong inovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung efektivitas pembelajaran. Melalui diharapkan terjadi peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di kalangan santri TPQ AlHusna Pilang. Selain itu, diharapkan pula adanya peningkatan kapasitas para pengajar dalam menerapkan metode Iqro', baik secara tradisional maupun dengan memanfaatkan teknologi digital. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan keagamaan yang dapat direplikasi di TPQ atau lembaga pendidikan Islam lainnya. Dengan demikian, penguatan metode Iqro' melalui program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. nyata dalam menciptakan generasi muda Muslim yang literat terhadap Al-Qur'an, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan era Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an secara berkelanjutan. Metode Pelaksanaan Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al-Husna Pilang dengan fokus pada penguatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an melalui penerapan metode Iqro'. Metode pelaksanaan program dirancang secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pihak terkait seperti pengelola TPQ, tenaga pengajar, santri, serta orang tua santri. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif yang menekankan pada pemahaman secara mendalam terhadap kondisi, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi oleh TPQ dalam proses pembelajaran baca tulis Al-Qur'an (Hasibuan, 2. Tahapan pertama dalam pelaksanaan program ini diawali dengan observasi awal di TPQ Al-Husna Pilang untuk mendapatkan gambaran umum mengenai proses pembelajaran yang sudah berjalan. Observasi ini dilakukan untuk melihat langsung bagaimana metode Iqro' telah diterapkan, kondisi fasilitas pendukung, serta metode pengajaran yang digunakan oleh para guru. Selain observasi, dilakukan juga wawancara secara mendalam dengan beberapa pihak terkait, seperti tenaga pengajar, pengelola TPQ, santri, dan orang tua santri. Wawancara ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan kebutuhan yang dirasakan dalam proses pembelajaran baca tulis Al-Qur'an (Husna dkk. , 2. Selanjutnya, tim pengabdian melakukan pengumpulan data dokumentasi yang meliputi foto, video, dan catatan selama proses Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 pembelajaran berlangsung. Dokumentasi ini penting sebagai bahan evaluasi dan refleksi dalam pengembangan program. Data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis untuk menyusun perancangan model penguatan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan TPQ. Pada tahap ini, dilakukan penyusunan strategi pembelajaran dengan menyesuaikan kurikulum yang telah ada, memperkaya dengan metode pengajaran yang lebih interaktif, serta menyediakan media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik (Khoiriyah, 2. Tahapan berikutnya adalah implementasi program penguatan metode Iqro' yang dilakukan secara langsung dalam proses pembelajaran di TPQ Al-Husna Pilang. Kegiatan pembelajaran dirancang secara bertahap, dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pengucapan huruf secara tepat, penggabungan huruf menjadi kata, hingga kemampuan membaca ayat-ayat AlQur'an dengan memperhatikan kaidah tajwid dasar (Abror, 2. Dalam implementasi ini, diterapkan pendekatan pembelajaran personal, dimana guru memberikan perhatian khusus kepada setiap santri sesuai dengan kemampuan dan perkembangan mereka masing-masing. Pendekatan ini diyakini dapat membantu santri belajar dengan lebih efektif karena mereka mendapatkan pendampingan yang intensif. Untuk memastikan efektivitas dari program pengabdian ini, dilakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan kemampuan Evaluasi dilakukan melalui tes membaca dan menulis Al-Qur'an yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing santri. Hasil evaluasi ini menjadi indikator keberhasilan program sekaligus menjadi umpan balik bagi guru dalam memperbaiki metode pengajaran yang digunakan (Fuadi et al. , 2. Selain itu, dilakukan juga monitoring secara berkala dengan mencatat progres santri, mengidentifikasi hambatan yang muncul selama proses pembelajaran, serta memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi kendala tersebut (Amin. Sebagai bagian dari keberlanjutan program, tim pengabdian juga menyelenggarakan pelatihan bagi para tenaga pengajar di TPQ Al-Husna Pilang. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik para guru dalam mengimplementasikan metode Iqro' secara lebih efektif, serta mendorong mereka untuk memanfaatkan media pembelajaran yang Pelatihan ini juga membekali guru dengan strategi untuk mengadaptasi metode Iqro' dalam konteks pembelajaran yang lebih modern, termasuk potensi pemanfaatan teknologi digital sebagai media pendukung pembelajaran (Nasir et al. , 2. Melalui rangkaian tahapan tersebut, diharapkan program pengabdian ini dapat meningkatkan kualitas baca tulis Al-Qur'an di TPQ Al-Husna Pilang. Selain itu, diharapkan pula terbangun kapasitas guru yang lebih mumpuni dalam mengajarkan Al-Qur'an kepada santri dengan metode yang sistematis, menyenangkan, dan efektif. Hasil Pelaksanaan dan Pembahasan Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pilang, khususnya di TPQ Al-Husna Pilang, berfokus pada peningkatan kemampuan baca tulis AlQur'an bagi anak-anak santri melalui penerapan metode IqroAo. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan baca tulis Al-Qur'an sebagai dasar literasi keislaman dan kebutuhan masyarakat akan metode pembelajaran yang sistematis dan efektif dalam pengajaran AlQur'an. Metode Iqro' dipilih karena pendekatan Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 bertahap dan praktik langsungnya telah terbukti mampu memudahkan peserta didik dalam memahami huruf hijaiyah dan melafalkan ayatayat suci dengan benar. Antusiasme dan Partisipasi Santri dalam Pembelajaran Selama pelaksanaan program, terlihat antusiasme tinggi dari para santri dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Para santri menunjukkan motivasi belajar yang meningkat menggunakan metode Iqro'. Mereka terlihat aktif, responsif, dan semangat untuk terus belajar setiap harinya. Penerapan metode ini memfasilitasi proses belajar yang menyenangkan dan terstruktur, yang sangat cocok untuk karakteristik peserta didik usia anak-anak (Ramadan et al. , 2. Pada Gambar 1, terlihat kegiatan belajar santri TPQ Al-Husna Pilang yang terdiri dari peserta didik pemula, yang baru mulai belajar membaca huruf hijaiyah maupun memperbaiki bacaan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana belajar yang kondusif, hangat, dan penuh interaksi. Para santri senang berinteraksi dengan teman-temannya dan merasa nyaman dalam proses pembelajaran karena pendekatan yang digunakan tidak terlalu kaku. Metode Iqro' yang mengedepankan keterlibatan aktif antara guru dan santri menjadikan proses belajar lebih Peningkatan Kemampuan Membaca AlQur'an Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan santri. Berdasarkan hasil observasi, catatan guru, dan evaluasi berkala, santri mengalami kemajuan dalam beberapa aspek penting, yaitu: pengenalan huruf hijaiyah, kemampuan menyambungkan huruf menjadi suku kata atau kalimat, dan membaca ayat-ayat pendek dengan pelafalan yang tepat. Progres ini terlihat lebih cepat dibandingkan dengan sebelum penerapan metode Iqro'. Struktur metode Iqro' yang dibagi dalam enam jilid membuat peserta didik dapat belajar secara bertahap sesuai dengan kemampuannya masingmasing (Sunanto, 2. Metode Iqro' tidak hanya memperhatikan aspek teknis membaca, tetapi juga mengajarkan santri untuk memahami adab dalam membaca Al-Qur'an, seperti membaca dengan khusyuk dan tidak terburu-buru. Hal ini membantu santri membangun hubungan emosional yang lebih kuat dengan kitab suci. Para guru juga melaporkan bahwa anak-anak lebih mudah dipantau perkembangan belajarnya karena metode Iqro' memberikan indikator yang jelas dalam setiap jilidnya. Respons Positif dari Santri dan Orang Tua Salah satu capaian penting dari program ini adalah munculnya respons positif, baik dari para santri maupun dari orang tua mereka. Mayoritas santri merasa lebih nyaman dan termotivasi belajar dengan menggunakan metode Iqro', karena metode ini dianggap tidak membingungkan dan mudah dipahami. Tidak ada sistem mengeja yang rumit. setiap huruf dikenalkan dan dilatih secara langsung dengan Gambar 1. Penerapan Metode IqroAo Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 bacaan praktis. Hal ini membuat santri lebih percaya diri saat belajar (Sunanto, 2. Orang tua santri juga menunjukkan tanggapan yang sangat baik terhadap program Beberapa orang tua menyampaikan bahwa mereka melihat perkembangan anak-anak mereka dalam membaca Al-Qur'an dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, mereka juga mulai lebih aktif mendampingi anak-anak saat belajar di rumah. Keterlibatan keluarga dalam proses pembelajaran menjadi nilai tambah dalam penguatan budaya literasi Al-Qur'an di tingkat rumah tangga. pengajar yang kompeten, minimnya sarana dan prasarana pendukung seperti buku Iqro', papan tulis, serta ruang belajar yang memadai. Selain itu, variasi kemampuan antar santri yang cukup beragam membuat proses pembelajaran harus berjalan dengan fleksibilitas tinggi (Sunanto. Ijirana et al. , 2. Tantangan lainnya adalah kurangnya bahan ajar tambahan yang bisa diakses santri di luar kelas. Beberapa santri tidak memiliki buku Iqro' di rumah, sehingga proses pembelajaran hanya terbatas saat di TPQ. Hal ini tentunya menghambat kelanjutan belajar secara mandiri di rumah. Peran Guru sebagai Faktor Kunci Keberhasilan Keberhasilan pelaksanaan metode Iqro' di TPQ Al-Husna Pilang tidak lepas dari peran strategis para tenaga pengajar. Para guru yang sudah memahami teknik dan alur metode Iqro' dapat membimbing santri secara lebih efektif. Mereka tidak hanya bertugas mengoreksi bacaan santri, tetapi juga memberikan motivasi dan Guru yang terlatih juga mampu menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan individu santri. Misalnya, santri yang masih kesulitan dalam mengenali huruf tertentu diberi penguatan melalui pengulangan yang intensif namun tidak membosankan. Hal ini menunjukkan pentingnya pembinaan dan pelatihan bagi guru sebagai bagian dari program Tantangan dalam Pelaksanaan Meskipun secara umum program ini berhasil meningkatkan kualitas baca tulis AlQur'an, tetap terdapat beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan Tantangan utama yang dihadapi di lapangan meliputi keterbatasan jumlah tenaga Potensi Integrasi Teknologi sebagai Solusi Seiring dengan perkembangan teknologi digital, terdapat peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Pengembangan media ajar berbasis teknologi seperti aplikasi Iqro' interaktif, video tutorial pembacaan ayat-ayat, hingga platform daring untuk latihan mandiri dapat menjadi solusi untuk menjembatani keterbatasan akses belajar di rumah (Adhantoro et al. , 2. Integrasi teknologi dalam pembelajaran Al-Qur'an juga memungkinkan guru untuk memberikan tugas atau evaluasi melalui aplikasi yang mudah digunakan oleh santri maupun orang tua (Adhantoro et al. , 2. Ini sekaligus menjadikan pembelajaran lebih fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan Islam dan pihak-pihak pengembangan teknologi pendidikan, integrasi digital ini dapat dikembangkan sebagai program lanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat. Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 Penguatan Spiritualitas dan Pendalaman Makna Selain pembelajaran juga diarahkan pada penguatan aspek spiritualitas dan pemahaman makna AlQur'an. Dalam Gambar 2, terlihat pelaksanaan kegiatan santri yang tidak hanya difokuskan pada pelafalan huruf dan ayat, tetapi juga nilai-nilai kandungan Al-Qur'an. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pribadi santri yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman dasar terhadap isi dan pesan moral dari ayat-ayat yang dipelajari. Gambar 2. Kegiatan Pendalaman Bacaan dan Pemahaman Makna Al-Qur'an Program ini turut mengajak santri untuk Al-Qur'an kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, menghormati orang tua, dan menjaga adab dalam Ini sejalan dengan tujuan utama pendidikan Islam, yaitu membentuk insan yang berilmu, berakhlak, dan bertakwa. Dengan pendekatan yang utuh antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual diharapkan pembelajaran baca tulis Al-Qur'an dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pelaksanaan program pengabdian ini menunjukkan bahwa metode Iqro' efektif dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di TPQ Al-Husna Pilang. Program ini berhasil meningkatkan motivasi e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. santri, meningkatkan kemampuan teknis membaca, serta mempererat hubungan antara guru, santri, dan orang tua. Namun demikian, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan dampak program, diperlukan upaya peningkatan kapasitas tenaga pengajar, perbaikan fasilitas, serta integrasi teknologi dalam proses Kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi pendidikan keagamaan yang lebih adaptif dan berdaya guna. Kesimpulan Program pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan kemampuan baca tulis AlQur'an dengan metode Iqro' di TPQ Al-Husna Pilang memberikan hasil yang positif dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan Penerapan metode Iqro' terbukti efektif membantu santri dalam mengenali huruf hijaiyah, menyambungkan huruf menjadi kata, serta membaca Al-Qur'an dengan lebih lancar dan sesuai kaidah tajwid dasar. Pendekatan bertahap dalam enam jilid Iqro' memudahkan proses belajar secara sistematis dan terstruktur. Selain peningkatan kemampuan teknis, program ini juga mendorong tumbuhnya motivasi belajar dan kecintaan santri terhadap Al-Qur'an. Respons positif dari santri dan orang tua menjadi indikator keberhasilan, dimana sebagian besar orang tua mengakui adanya perkembangan signifikan dalam kemampuan baca tulis AlQur'an anak-anak mereka. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran guru sebagai pendidik yang membimbing dengan pendekatan personal dan Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian, seperti keterbatasan jumlah tenaga pengajar, kurangnya fasilitas belajar yang memadai, dan keterbatasan Peningkatan Kualitas Baca Tulis Al-QurAoan dengan Metode IqroAo untuk TPQ Al-HusnaA. e-ISSN 2716-0327 doi: 10. 23917/bkkndik. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Juni 2025 bahan ajar pendukung yang dapat diakses di luar jam pembelajaran. Selain itu, program ini mengungkapkan adanya potensi besar dalam integrasi teknologi digital untuk menunjang pembelajaran AlQur'an. Pemanfaatan aplikasi interaktif, video pembelajaran, dan platform daring dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan pembelajaran konvensional serta memperluas akses belajar bagi santri di luar kelas. Dengan demikian, program penguatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an melalui metode Iqro' di TPQ Al-Husna Pilang tidak hanya berhasil meningkatkan kompetensi dasar membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan kecintaan terhadap AlQur'an dalam kehidupan sehari-hari. Untuk keberlanjutan program, diperlukan upaya peningkatan kapasitas tenaga pengajar melalui pelatihan, penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai, serta pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi agar proses pembelajaran Al-Qur'an tetap relevan dan adaptif di era digital. Program Literasi Teknologi untuk Meningkatkan Kesadaran Digital Siswa di ICC Al Anshar Bahau. Malaysia. Buletin KKN Pendidikan, 289-204. Abror. Metode Pembelajaran AlQurAoan (Kumpulan Metode-Metode Belajar Huruf Al-QurAoa. Amin. Nuha Betin. Pembelajaran Asmaul Husna Melalui Metode Hanifida Gerak Tangan Dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Di Ra An Najah Gandrungmangu. Kartika. Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Kemampuan Membaca AlQurAoan di TPA Baitul Musyahadah Banda Aceh (Doctoral dissertation. UIN ARRANIRY). Fatmawati. Slamet. Hastuti. Suherman. Rahmaniati. , & Khusnani. Pengenalan Hafalan Al-QurAoan dengan Metode Zahrawain Meningkatkan Ketangguhan Literasi Anak. Buletin KKN Pendidikan, 5. , 137Ae146. https://doi. org/10. 23917/bkkndik. Fransiska. Program Dan Pelaksanaan Pendidikan Al-QurAoan Di Taman Pendidikan Al-QurAoan (Tp. Saung Tahfidz Asy-SyafiAoi Kota Bengkulu. (Doctoral IAIN BENGKULU). Fuadi. Anif. Muliasari. Rahmawati, . Lestari. , & Hastuti. Pemberdayaan Potensi Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Community Based Learning bagi Masyarakat Usia Produktif. Buletin KKN Pendidikan, 54-62. Daftar Pustaka