Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 Implementasi Program Cakap Digital dalam Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Implementation of the Cakap Digital Program to Improve Community Digital Literacy Doni Eko Hendro Pramono1. Intan Oktaria*2. Rosyana Fitria Purnomo3 1,2,3Program Studi Sistem Informasi. Universitas Mitra Indonesia *Correspondence: intanoktaria@umitra. Abstrak Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut masyarakat untuk memiliki literasi dan kecakapan digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman, etis, dan bertanggung jawab. Namun, masih terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, seperti rendahnya kesadaran terhadap etika bermedia sosial, keamanan data pribadi, serta risiko dalam transaksi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui implementasi Program Cakap Digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi literasi digital dengan pendekatan partisipatif, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup etika bermedia sosial, keamanan akun dan data pribadi, transaksi online yang aman, serta pengenalan perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya penggunaan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Peserta menjadi lebih memahami risiko dan tantangan di ruang digital serta mampu menerapkan prinsip literasi digital dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa Program Cakap Digital efektif dalam mendukung peningkatan literasi dan kecakapan digital masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia yang cakap Kata kunci: Literasi digital. Cakap Digital. pengabdian kepada masyarakat. teknologi digital Abstract The rapid development of digital technology requires society to possess adequate digital literacy and skills in order to use technology safely, ethically, and responsibly. However, various challenges are still faced by the community, including low awareness of social media ethics, personal data security, and risks in digital transactions. This community service activity aims to improve community digital literacy through the implementation of the Cakap Digital Program. The method of implementation was carried out through digital literacy socialization and educational activities using a participatory approach, including material delivery, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The materials presented covered social media ethics, account and personal data security, safe online transactions, and an introduction to the development of artificial intelligence technology. The results of the activity indicate an improvement in participantsAo understanding and awareness of the importance of using digital technology wisely and responsibly. Participants A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 became more aware of digital risks and challenges and were able to apply digital literacy principles in their daily activities. This community service activity demonstrates that the Cakap Digital Program is effective in supporting the improvement of community digital literacy and digital competence. Keywords: Digital literacy. Cakap Digital. community service. digital competence. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang komunikasi, pendidikan, ekonomi, dan layanan publik. Transformasi digital tersebut mendorong masyarakat untuk semakin intensif menggunakan perangkat digital dan internet dalam aktivitas sehari-hari. Namun, di sisi lain, kondisi ini juga memunculkan berbagai tantangan baru yang menuntut masyarakat untuk memiliki literasi dan kecakapan digital yang memadai agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, aman, dan bertanggung jawab. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat dan aplikasi digital, tetapi juga mencakup pemahaman etika, keamanan, serta kemampuan berpikir kritis dalam berinteraksi di ruang digital . , . Pada kenyataannya, tingkat literasi digital masyarakat masih menghadapi berbagai Rendahnya kesadaran terhadap etika bermedia sosial sering kali memicu penyebaran informasi yang tidak akurat, ujaran kebencian, serta konflik di ruang digital. Selain itu, lemahnya pemahaman mengenai keamanan digital menyebabkan masyarakat rentan terhadap kebocoran data pribadi, penipuan daring, dan berbagai bentuk kejahatan siber. Tantangan-tantangan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital tanpa diimbangi literasi digital yang baik justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun masyarakat secara luas . , . Masyarakat sebagai pengguna aktif teknologi digital merupakan subjek penting dalam upaya peningkatan literasi digital. Penggunaan media sosial, layanan digital, dan transaksi daring yang semakin meluas menuntut adanya peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu bersikap bijak dan bertanggung jawab di ruang Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui kegiatan edukatif yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat edukatif dan partisipatif. Program Cakap Digital merupakan inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi literasi digital yang Program ini menekankan pada penguatan aspek etika bermedia sosial, keamanan digital, pemanfaatan teknologi secara produktif, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital terkini. Berbagai kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa program edukasi literasi digital mampu meningkatkan A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab . , . Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui implementasi Program Cakap Digital. Kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi dan sosialisasi literasi digital yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk masyarakat yang cakap digital, memiliki kesadaran etika dan keamanan digital, serta mampu menghadapi tantangan transformasi digital secara positif dan berkelanjutan. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan literasi digital melalui Program Cakap Digital. Metode pelaksanaan disusun secara sistematis untuk memastikan kegiatan berjalan efektif serta tujuan pengabdian kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal. Sasaran dan Lokasi Kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menyasar masyarakat umum sebagai pengguna aktif teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran kegiatan mencakup individu yang telah menggunakan perangkat digital dan internet, namun masih memerlukan peningkatan pemahaman terkait literasi digital, etika bermedia sosial, keamanan digital, serta adaptasi terhadap perkembangan Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting, sehingga memungkinkan keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang dan wilayah tanpa batasan geografis. Lokasi kegiatan disesuaikan dengan kondisi mitra pengabdian dan kebutuhan peserta. Bentuk dan Metode Kegiatan Bentuk kegiatan pengabdian yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan pelatihan literasi digital berbasis Program Cakap Digital. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara edukatif dan partisipatif agar materi mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan peserta. Penyampaian materi dilakukan melalui pemaparan langsung, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab untuk menggali permasalahan yang dihadapi peserta dalam penggunaan teknologi digital seharihari. Pendekatan edukatif dan partisipatif dipilih karena dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital, khususnya dalam konteks kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran serta mengaitkan materi dengan pengalaman nyata yang mereka hadapi dalam penggunaan teknologi digital . , . 3 Materi Pengabdian Materi pengabdian disusun berdasarkan kebutuhan literasi digital masyarakat dan mengacu pada kerangka Program Cakap Digital. Materi yang disampaikan meliputi A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 pengantar literasi dan kecakapan digital, pengenalan perangkat dan aplikasi digital dasar, etika dan keamanan dalam bermedia sosial, perlindungan data pribadi dan keamanan akun, prosedur transaksi online yang aman, serta pengenalan teknologi kecerdasan buatan dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Materi disampaikan secara kontekstual dengan contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas sehari-hari peserta. 4 Tahapan Kegiatan Pengabdian Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui beberapa tahap sebagai berikut: Tahap Persiapan, meliputi penyusunan materi literasi digital berdasarkan Program Cakap Digital serta koordinasi dengan mitra dan peserta kegiatan. Tahap Pelaksanaan, yaitu penyampaian materi sosialisasi literasi digital secara daring melalui Zoom Meeting, disertai dengan pemaparan materi dan interaksi antara pemateri dan peserta. Tahap Evaluasi, dilakukan untuk mengetahui respons dan tingkat pemahaman peserta terhadap materi literasi digital yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung. Alur tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat disajikan dalam bentuk flowchart pada Gambar 1. Tahap Persiapan Koordinasi dengan mitra dan peserta Penyusunan materi literasi digital Program Cakap Digital A Tahap Pelaksanan Sosialisasi dan pelatihan literasi digital secara daring melalui Zoom Meeting Diskusi dan interaksi pemateri dengan peserta A A Tahap Evaluasi Observasi dan umpan balik peserta Evaluasi tingkat pemahaman peserta A Gambar 1. Flowchart Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 5 Teknik Pengumpulan dan Evaluasi Data Teknik pengumpulan data dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara deskriptif melalui observasi selama pelaksanaan kegiatan, partisipasi aktif peserta, serta umpan balik yang diperoleh melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Data yang diperoleh digunakan untuk mengevaluasi ketercapaian tujuan kegiatan serta menilai efektivitas penyampaian materi literasi digital kepada peserta. Pendekatan evaluasi deskriptif melalui observasi dan umpan balik partisipan banyak digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat karena mampu menggambarkan tingkat ketercapaian tujuan kegiatan secara kontekstual dan partisipatif . , . HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui implementasi Program Cakap Digital dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi literasi digital kepada peserta, kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi serta banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting untuk menjangkau peserta secara lebih luas. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi literasi digital, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta. Dokumentasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi digital secara daring ditunjukkan pada Gambar 2, yang menggambarkan proses penyampaian materi dan interaksi selama kegiatan berlangsung. A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 Gambar 2. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi digital melalui Zoom Meeting Materi yang disampaikan dalam kegiatan pengabdian difokuskan pada penguatan literasi dan kecakapan digital masyarakat melalui Program Cakap Digital. Salah satu materi utama yang disampaikan mencakup pilar-pilar Cakap Digital sebagai landasan dalam membangun perilaku bermedia digital yang cakap, aman, dan Cuplikan materi literasi digital yang disampaikan kepada peserta ditunjukkan pada Gambar 3. Gambar 3. Materi pilar Cakap Digital yang disampaikan kepada peserta Materi disampaikan secara komunikatif dan kontekstual dengan menyesuaikan latar belakang serta kebutuhan peserta sebagai pengguna aktif teknologi digital. Penyajian contoh-contoh kasus yang sering dijumpai, seperti etika bermedia sosial, keamanan akun digital, serta risiko transaksi daring, membantu peserta memahami materi secara lebih praktis. Pendekatan ini sejalan dengan temuan beberapa kegiatan pengabdian yang menunjukkan bahwa penyampaian materi A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 berbasis konteks keseharian peserta mampu meningkatkan efektivitas edukasi literasi digital . , . Hasil Kegiatan Pengabdian Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya literasi dan kecakapan digital. Setelah mengikuti kegiatan, peserta menjadi lebih memahami prinsip penggunaan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab, khususnya terkait etika bermedia sosial, perlindungan data pribadi, dan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber. Peningkatan pemahaman ini sejalan dengan hasil kegiatan pengabdian lain yang menegaskan bahwa edukasi literasi digital berperan penting dalam membentuk perilaku digital masyarakat yang lebih bijak . , . Selain itu, peserta memperoleh pemahaman awal mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut mendorong peserta untuk lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital secara produktif, namun tetap kritis terhadap risiko yang mungkin muncul. Hal ini memperkuat pandangan bahwa literasi digital tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan sikap kritis dan etis dalam ruang digital . , . 3 Pembahasan Pelaksanaan Program Cakap Digital dalam kegiatan pengabdian ini menunjukkan relevansi yang kuat dengan kebutuhan masyarakat di era transformasi digital. Fokus materi pada aspek etika bermedia sosial, keamanan digital, serta pemanfaatan teknologi secara produktif sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat sebagai pengguna aktif teknologi digital. Hasil kegiatan ini menguatkan temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa program literasi digital berbasis pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi digital yang bertanggung jawab . , . Pendekatan edukatif dan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan pengabdian memungkinkan peserta untuk tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Diskusi dan interaksi selama kegiatan mendorong peserta untuk merefleksikan pengalaman pribadi mereka dalam menggunakan teknologi digital. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman literasi digital, sebagaimana dilaporkan dalam berbagai kegiatan pengabdian sejenis . , . Secara keseluruhan, hasil dan pembahasan kegiatan ini menunjukkan bahwa Program Cakap Digital memiliki potensi besar sebagai model edukasi literasi digital yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Dengan dukungan pendekatan yang tepat dan materi yang relevan, kegiatan pengabdian literasi digital dapat A 2025 The Author. Published by UNITY ACADEMY . This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Volume. Nomor. Desember 2025: 265-273 https://jurnal. unity-academy. id/index. php/japamas e-ISSN 2963-6906 p-ISSN 2963-7392 berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cakap digital, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Cakap Digital memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi dan kecakapan digital Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan teknologi digital secara aman, etis, dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan, meliputi etika bermedia sosial, keamanan akun dan data pribadi, transaksi online yang aman, serta pengenalan kecerdasan buatan, terbukti relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran serta sikap bijak peserta dalam memanfaatkan teknologi digital. Peserta tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan teknologi, tetapi juga mulai menyadari pentingnya etika dan tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa literasi digital merupakan kebutuhan yang berkelanjutan dan perlu terus dikembangkan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas jangkauannya agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kecakapan digital yang memadai, sehingga mampu memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA