CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://journal. com/index. php/caradde Volume 8 | Nomor 1 | Agustus . 5 e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961 DOI: https://doi. org/10. 31960/caradde. Pelatihan Pencatatan Keuangan dengan Accurate Lite untuk UMKM Sabian Kuliner Kabupaten Bogor Ida Nurhayati1. Sandhika Cipta Bidhari2. Nining Latianingsih3. Iis Mariam4. Iwan Sonjaya5. Arizal Putra Pratama6 Kata Kunci: UMKM, Pencatatan Keuangan Digital. Accounting Cloud. Accurate Lite. Pengabdian Masyarakat. Keywords : SMEAos Digital Financial Report. Accounting Cloud. Accurate Lite. Community services. Corespondensi Author Hukum. Jurusan Akuntansi. Politeknik Negeri Jakarta. Jl. Prof. DR. Siwabessy. Kampus Universitas Indonesia. Depok. Indonesia, 16425 Email:ida. nurhayati@akuntansi. Article History Received: 08-12-2024. Reviewed: 19-02-2025. Accepted: 16-06-2025. Available Online: 15-08-2025. Published: 28-08-2025. Abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola UMKM di desa Bojong Rangkas. Kabupaten Bogor, khususnya UMKM "Sabian Kuliner", dalam melakukan pencatatan keuangan berbasis digital. Solusi yang ditawarkan adalah penggunaan aplikasi accounting cloud Accurate Lite. Metode pengabdian yang digunakan adalah PAR (PAR (Participatory Action Researc. yang melibatkan kontribusi mitra dari awal kegiatan. Metode pelaksanaan adalah kombinasi antara Pelatihan . emberikan pencatatan keuangan digita. dan Pendampingan . elakukan bimbingan agar UMKM tersebut dapat menerapkan pencatatan keuangan tersebut secara nyata dan berkelanjuta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan terkait pemahaman dan penerapan pencatatan keuangan pada bisnis Sabian Kuliner, yang mengindikasikan keberhasilan program dalam membantu UMKM tersebut meningkatkan kapabilitas pengelolaan This community service activity aims to improve the knowledge and skills of MSME managers in Bojong Rangkas Village. Bogor Regency, particularly the AuSabian KulinerAy MSME, in conducting digital-based financial recording. The solution offered is the use of the Accurate Lite cloud accounting application. The community service method used is PAR (Participatory Action Researc. , which involves the contribution of partners from the start of the activity. The implementation method is a combination of Training . roviding knowledge and skills in digital financial recordin. and Mentoring . roviding guidance so that MSMEs can apply these financial records in a practical and sustainable manne. The results of this activity show significant progress in the understanding and implementation of financial recording in Sabian Kuliner's business, indicating the program's success in helping the MSME improve its financial management Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1. Agustus 2025 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. @2025 by Author produk/jasa kompetitif dan profitabel, memutuskan kapan menambah persediaan, apakah perlu investasi alat baru, atau area mana yang bisa dilakukan Keputusan yang ditopang data finansial yang akurat umumnya akan membuahkan hasil yang lebih baik. Dengan menganalisis data dari laporan keuangan UMKM Informasi ini sangat berguna untuk menyusun anggaran yang realistis untuk periode berikutnya, merencanakan alokasi dana untuk pengembangan usaha, dan menetapkan target finansial yang terukur. Dalam hal ini laporan keuangan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengambil pinjaman dari bank (Iswoyo et al. , 2. Pencatatan sederhana bagi UMKM sangat penting bagi keberlanjutan usaha (Sari et al. , 2. karena pencatatan keuangan adalah aspek dalam pengembangan UMKM. Selain itu pencatatan keuangan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas UMKM (Trimustikapuri et al. Memiliki laporan keuangan yang meningkatkan kepercayaan dari berbagai pihak yang berhubungan dengan UMKM, seperti pemasok, pelanggan besar, atau calon mitra kerja. Ini menunjukkan bahwa usaha dikelola secara serius dan profesional. Transparansi dan akuntabilitas UMKM dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra usaha terhadap UMKM tersebut. Pencatatan keuangan yang baik dapat memberikan informasi yang akurat dan komprehensif tentang kondisi keuangan suatu perusahaan (Hastiwi et al. , 2. Informasi ini dapat digunakan oleh pemilik usaha untuk membuat keputusan yang tepat untuk menurunkan tingkat risiko (Thabit & Alnasrawi, 2. Jawa Barat merupakan provinsi yang sangat potensial untuk UMKM di Indonesia. UMKM di Jawa Barat lebih dari sekadar PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil dan Menengah atau sering disingkat dengan UMKM menggabungkan kegiatan ekonomi dan bisnis dalam bidang teknologi, manajemen serta UMKM berkontribusi dalam Indonesia (Rusgowanto, 2023. Bidhari et al. Sektor ini merupakan pendorong utama terciptanya lapangan kerja (Luthfiyah et al. , 2025. Kiswandi et al. , 2. memberikan sumbangan besar pada PDB negara, serta berperan dalam pemerataan kesejahteraan ekonomi (Septiani et al. , 2. UMKM merupakan salah satu pilihan jenis usaha yang dapat digunakan oleh pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi di UMKM dapat menyerap tenaga kerja (Rainanto, 2019. Rimenda et al. , 2. sehingga mengatasi masalah pengangguran yang saat ini jumlahnya cukup tinggi di Indonesia (Wibawa dan Anggitaria, 2020. Lubis et al. , 2. Lebih dari sekadar menjalankan bisnis. UMKM adalah kekuatan utama yang menciptakan banyak pekerjaan pengangguran di Indonesia. Karena alasan inilah, memperkuat dan memajukan UMKM merupakan elemen krusial dalam rencana pembangunan ekonomi nasional yang merangkul semua dan berkeadilan. Dalam aktivitas bisnis, laporan keuangan merupakan hal yang tidak kalah pentingnya (Maulana et al. , 2020. Putri & Thoriq, 2. dalam mencapai target penjualan dan memperoleh keuntungan (Andini et al. , 2. Untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat dan bersifat strategis, informasi dari laporan keuangan menjadi sangat penting. Kualitas laporan keuangan bermakna apabila laporan tersebut menyediakan informasi yang bermanfaat bagi analis dalam mengevaluasi kinerja dan prospek masa depan perusahaan. Laporanlaporan tersebut berisi informasi yang relevan, lengkap, netral, dan tidak mengandung kesalahan (Budai et al. , 2. Sebagai Nurhayati, et al. Pelatihan Pencatatan Keuangan dengan Accurate. penunjang ekonomi lokal. mereka adalah fondasi utama yang menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi provinsi tersebut (Gumelar et al. , 2023. Nurlaila et al. , 2. Didukung oleh berbagai sektor. Jawa Barat diharapkan bisa mencatat pertumbuhan jumlah UMKM yang signifikan. Hal ini krusial tidak hanya untuk memperluas pertumbuhan ekonomi regional secara Tahun 2023 tercatat data UMKM Kabupaten Bogor yang didapatkan dari BPS Jawa Barat sebanyak 35. Jumlah ini menurun dari tren dua tahun sebelumnya dimana tahun 2021 tercatat 013 dan tahun 2022 tercatat 43. Belum ada data spesifik yang menyebutkan penyebab penurunan ini. Namun diduga bahwa keadaan ekonomi yang belum pulih sepenuhnya pasca pandemi Covid-19 dalam kurun waktu tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan usaha UMKM (Rahmadania & Tihar, 2. Kendati demikian, sedikit demi sedikit UMKM di Bawa Barat mulai bangkit. Hal ini didukung peran pemerintah daerah sebagai katalisator yang memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat keberhasilan UMKM di Kabupaten Bogor (Putra dan Indriana, 2. Pada dasarnya dalam aktivitas pencatatan laporan keuangan. UMKM tidak memerlukan pencatatan detail layaknya jenis usaha berskala besar. Namun pencatatan dan pembukuan yang dilakukan setiap bulan dapat menunjang arus masuk dan keluar dari setiap transaksi tercatat di laporan keuangan (Sari et al. , 2. Berdasarkan data tersebut. UMKM dapat mencari solusi jika terjadi suatu permasalahan di dalam usahanya. Salah satu hal yang menjadi alasan suatu UMKM tidak melakukan pencatatan adalah karena proses ini dianggap sebagai sesuatu yang sulit dan tidak penting. UMKM beranggapan bahwa tanpa laporan keuangan kegiatan memperoleh laba (Lestari & Maulina, 2. Faktor lain adalah berkaitan dengan keterbatasan sumber daya manusia pada UMKM menyebabkan ketidakmampuan dalam melakukan analisis transaksi keuangan yang menjadi dasar dalam menyusun laporan Ketidakmampuan menyebabkan banyak UMKM tidak dapat menghitung jumlah omset yang mereka dapatkan selama satu bulan, sehingga pada akhirnya mereka tidak mampu menganalisis kinerja usahanya (Septiani et al. , 2024. Pristi et al. , 2. UMKM seringkali memiliki perspektif berbeda terkait pemanfaatan teknologi pada laporan keuangannya (Astutie & Fanani. Padahal pemanfaatan teknologi ini dapat meningkatkan akurasi informasi, menurunkan asimetri informasi dan biaya Selain itu juga teknologi bisa mempercepat perputaran kinerja UMKM (Sanga & Aziakpono, 2. Menurut Ranatarisza et al. , . terdapat peluang bagi para pendidik untuk mengadakan pelatihan tentang manajemen keuangan terutama penggunaan software keuangan bagi pelaku UMKM karena hal tersebut dapat meningkatkan literasi keuangan. Maka dari itu hadirnya teknologi berupa software akuntansi diharapkan dapat mempermudah kegiatan akuntansi dalam hal pencatatan, penyusunan laporan keuangan. Salah satu software akuntansi yang dikenal adala Accurate Lite, salah satu aplikasi akuntansi yang dapat memudahkan dalam pembuatan laporan keuangan yang akurat serta efektif. (Suaidah et al. , 2. Aplikasi ini membantu UMKM dalam melakukan pencatatan setiap transaksi yang berkaitan dengan bisnisnya. Penggunaan aplikasi ini cukup mudah, namun karena UMKM tidak terbiasa dengan istilah akuntansi, maka perlu diberikan arahan tentang dasar-dasar akuntansi (Yunia, et al. Sabian Kuliner yang kami pilih sebagai mitra, merupakan salah satu UMKM yang ada di Kabupaten Bogor. Jawa Barat. Sabian berdiri pada waktu pandemi covid-19 Produk yang dihasilkan ada berbagai macam, contohnya makanan ringan . berbahan dasar ikan patin seperti keripik, basreng ikan patin, sempol, dimsum. Selain itu juga ada produk lain seperti kue kering . Sabian Kuliner juga mengelola catering dengan menu andalan ayam bakar. Kendati memiliki bisnis yang cukup signifikan tetapi pencatatan keuangan masih dilakukan secara tradisional. Bahkan pencatatan belum dilakukan secara rutin dan sistematis layaknya suatu catatan keuangan Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1. Agustus 2025 dalam suatu usaha/bisnis. Sabian Kuliner kami pilih karena target pasarnya merata hampir di semua kalangan. Sabian juga berkomitmen untuk terus melakukan inovasi pada produknya. Berdasarkan hasil diskusi Bersama didalatkan bahwa permasalahan yang terjadi pada Sabian Kuliner salah satunya kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi akuntansi. Hal ini mendasari diadakannya kegiatan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam Sabian Kuliner di Desa Bojong Rangkas. Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Tujuan yang dicapai dalam kegiatan ini adalah: . mengedukasi pengetahuan tentang pencatatan laporan keuangan melalui cloud accounting system menggunakan aplikasi Accurate. agar dapat menghasilkan suatu informasi keuangan yang diperlukan. dapat mengontrol kegiatan melalui pendampingan dan menjaga aset usaha yang sedang maksud bahwa setiap tindakan diupayakan kebutuhan mitra (Septiani et al. , 2024. Pristi et al. , 2. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah PAR (Participatory Action Researc. PAR merupakan pendekatan yang menekankan padaketerlibatan aktif komunitas dalam seluruh proses program, mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. (Zunaidi. Pengabdian masyarakat (PkM) dengan pendekatan partisipatif kolaboratif menempatkan mitra sebagai elemen sentral dalam seluruh Berbeda pendekatan konvensional yang bersifat topdown, pendekatan ini menekankan pada kebersamaan, kesetaraan, dan kepemilikan bersama atas proses dan hasil PkM. Keterlibatan mitra di sini bukanlah sekadar objek penerima manfaat, melainkan subjek melaksanakan, mengevaluasi, dan menikmati hasil dari kegiatan pengabdian (Ali et al. Rusli et al. , 2. Berdasarkan metode tersebut, kami melibatkan mitra (Sabian Kuline. dalam menentukan rangkaian kegiatan. Harapannya kami tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membangun kemandirian, meningkatkan kapasitas lokal, serta menciptakan solusi yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Kolaborasi yang efektif antar mitra menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan PkM yang berdampak luas dan positif bagi pembangunan sosial. Kegiatan dilaksanakan sebagai solusi atas permasalahan mitra, digambarkan pada METODE Kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian rangkaian kegiatan pada program Inovokasi Tahun 2024. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dengan durasi waktu Lalu pendampingan oleh tim pencatatan laporan Mitra yang ditargetkan dalam kegiatan ini termasuk dalam kategori mitra produktif secara ekonomi/sosial, namun pengetahuan dan pendampingan. Jumlah peserta 15 orang yang merupakan perwakilan dari UMKM Sabian Kuliner. Pendekatan yang dilakukan bersifat Aubuttom upAy, dengan Gambar 1: Metode Pelaksanaan kemajuan Tahap Persiapan Pada tahap ini tim pengabdi melakukan survey ke tempat mitra AuSabian KulinerAy yang terletak kurang lebih 90 menit Identifikasi permasalahan ada beberapa hal, namun yang paling utama pada bagian keuangan, khususnya pencatatan yang belum dilakukan secara sistematis, masih konvensional dan tidak rutin dilakukan. Oleh karenanya pencatatan keuangan secara digital dengan menggunakan sistem cloud accounting, yaitu sistem yang memungkinkan penggunaannya melakukan transaksi keuangan secara online dengan menggunakan aplikasi akuntansi. Tahap Pendampingan Tahap konsistensi peserta agar secara rutin melakukan pencatatan. Jika ada kendala maupun kesulitan tim pendampingan telah disiapkan untuk membantu. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pelaksana ini, berawal adanya informasi dari mitra pengelola desa wisata di Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Masalah keuangan menjadi prioritas selain masalah legalitas, pemasaran digital, kemasan. Fokus tim terlebih dahulu kepada keuangan, khususnya pencatatan secara digital. Hal ini agar dapat membantu pengelolaan ke arah yang lebih baik, sehingga perputaran keuangan dapat terkontrol secara sistem. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2024 di daerah Bogor, hal ini dimaksudkan agar peserta bisa menjangkau dengan mudah, mengingat tempat tinggal para peserta pelatihan ada di wilayah Bogor. Narasumber pada kegiatan ini adalah Bapak Ridwan Zulphi Agha. Ak selaku Dosen di Jurusan Akuntansi. Politeknik Negeri Jakarta. Koordinator mitra Au Sabian KulinerAy Ibu Anita yang mengkoordinir para pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan ringan yang berbasis ikan patin. Produk unggulan yang mereka hasilkan adalah keripik, basreng, siomay, dan brownies yang berbahan dasar ikan patin. Selain itu juga ada produk lain seperti juga ayam bakar dan kue kering yang merupakan hasil produk rumahan. Tahap Pelaksanaan Pada tahap awal adalah pemberian materi serta diskusi yang disampaikan oleh narasumber yaitu Ridwan Agha Zulfi Agha. Ak. Peserta diberikan motivasi, gambaran umum tentang pencatatan keuangan, agar memiliki kemauan dan motivasi untuk mau melakukan pencatatan dalam kegiatan bisnisnya. Tahap kedua yaitu diskusi. Peserta diberikan materi berupa gambaran umum dasar-dasar dilanjutkan dengan tanya jawab seputar mengapa perlu dilakukan pencatatan keuangan dalam UMKM. Tahap ketiga, praktik pencatatan riil, peserta diberikan materi gambaran umum tentang akuntansi sesuai dengan jenis usaha dan transaksi yang dilakukan Accurate. Pendampingan pelaksanaan pencatatan, dibantu oleh mahasiswa dari Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta untuk meng-input data transaksi dan penerapan sistem agar terbiasa dan selalu melakukan pencatatan secara rutin. Tahap Evaluasi Kegiatan telah dilaksanakan, untuk mengukur keberhasilan kegiatan dilakukan evaluasi internal tim maupun dengan mitra Salah satu hal yang dilakukan adalah melakukan post test pada peserta kegiatan. Hasil evaluasi disajikan dalam laporan Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1. Agustus 2025 Kemajuan yang dicapai secara visual dapat menjadi motivator bagi individu dan tim. Gambar 2: Dokumentasi kegiatan Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini menggunakan powerpoint sebagai Penyampaian melalui ceramah dan diskusi dan dibantu oleh 2 . orang mahasiswi Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta yaitu Junan dan Devi. Tabel 1 : Target Capaian Kegiatan No. Keterangan Pemahaman Pemahaman tentang cloud Pemahaman tentang bukti Pembuatan Praktik accurate lite Baseline 50% peserta tentang cloud 50% peserta tentang bukti Gambar 3: Pemaparan Materi oleh Narasumber Keunggulan dari kegiatan pengabdian ini adalah sebagai sarana memberikan wawasan dan bertukar gagasan serta pikiran mengenai akuntansi/pencatatan keuangan antara pemilik UMKM dengan tim pengabdi (Putri & Thoriq, 2. Pelatihan juga mengajarkan cara mentransfer informasi dari jurnal ke buku besar untuk mengkategorikan transaksi ke dalam akun-akun yang relevan seperti akun persediaan, akun kas, dan akun utang (Sugiarto & Budiantara, 2. Berikut gambaran data kegiatan pada gambar 4. Pencapaian manfaat cloud tentang bukti Gambar 4: Jenis usaha peserta kegiatan Jenis usaha 95,5% makanan dalam hal ini makanan ringan . berupa basreng ikan patin, keripik kulit ikan patin, roti kering, accurate lite Tabel di atas menunjukkan tentang perencanaan dan evaluasi kegiatan, yang memuat indikator pengukuran target capaian serta hasilnya. Tabel ini membantu semua pihak memahami dengan jelas apa yang perlu dicapai, menghilangkan ambiguitas, dan mengarahkan fokus pada tujuan yang sama. Gambar 5: Lama usaha para peserta kegiatan Nurhayati, et al. Pelatihan Pencatatan Keuangan dengan Accurate. Lama usaha yang mereka lakukan sebagian besar relative baru . tahun sebesar 36,4%. Sedangkan yang paling lama di atas 10 tahun sebesar 18,2%, hal ini memberikan gambaran bahwa para peserta pelatihan relative masih baru menekuni Berdasarkan hasil evaluasi peserta, yang mana diukur menggunakan instrument berupa kuesioner (Nugraha. Apriani. Fitriani. Mulya, & Ani, 2. yang dibagikan sebelum dan sesudah pelatihan, didapatkan hasil pada gambar 6: Gambar 6: Accounting Manfaat Menggunakan ketersediaan aplikasi saja tidak cukup. Agar benar-benar bermanfaat, pelaku UMKM perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai tentang cara menggunakannya. Inilah poin Aplikasi secanggih apapun tidak akan memberikan dampak positif jika penggunanya tidak tahu cara memasukkan data dengan benar, membaca laporan yang dihasilkan, atau memanfaatkan fitur-fitur yang ada secara optimal. Peningkatan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi keuangan bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan investasi krusial bagi pelaku UMKM. Hal ini memberdayakan mereka untuk mengelola keuangan secara profesional, meningkatkan efisiensi operasional, dan pada akhirnya, membuka peluang yang lebih besar untuk tumbuh dan mencapai keberlanjutan usaha di era ekonomi digital. Oleh karena itu, program pelatihan dan pendampingan terkait literasi keuangan digital dan penggunaan aplikasi keuangan sangat penting untuk terus digalakkan bagi komunitas UMKM. Dampak terhadap kinerja UMKM belum kami teliti sampai situ karena kami berfokus terhadap peningkatan kemampuan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi digital berdasarkan kegiatan yang kami Harapan kami Sabian Kuliner dan anggotanya mulai update dengan digitalisasi Hubungan pemberian pelatihan dengan peningkatan pengetahuan sejalan dengan (Nilasari et al. , 2021. Ahdi & Rochman, 2. Cloud Gambar di atas menunjukkan adanya pemahaman sebesar 86,4% dari awalnya yang tidak melakukan pencatatan yang baik. Dengan demikian bahwa dalam melakukan bisnis perlu melakukan pencatatan keuangan dengan rutin yang ditunjang dengan Cloud accounting system dengan menggunakan aplikasi Accurate sangat membantu para pelaku bisnis UMKM. Pembahasan UMKM sering kali menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan. Banyak yang masih mencatat transaksi secara pribadi dengan usaha, atau bahkan tidak melakukan pencatatan sama sekali. Hal ini UMKM mengetahui kondisi keuangan usaha mereka secara akurat . erapa laba/rugi sebenarnya, ke mana uang mengali. , sehingga sulit membuat keputusan bisnis yang tepat. Di era digital saat ini, banyak aplikasi keuangan dan akuntansi sederhana yang dirancang khusus untuk membantu UMKM. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur untuk mengelola stok, hingga membuat laporan keuangan sederhana secara otomatis. Namun. SIMPULAN DAN SARAN Pelatihan pemahaman mendalam tentang pentingnya pencatatan keuangan yang akurat dan efisien Dengan menggunakan platform Accurate, peserta dapat mengakses data keuangan secara realtime, meningkatkan kolaborasi tim, dan mengurangi risiko kesalahan manual. Selain itu, fitur otomatisasi yang ditawarkan membantu dalam mempercepat proses akuntansi dan laporan keuangan. Peserta juga diajarkan cara mengelola transaksi, membuat laporan keuangan, serta analisis kinerja bisnis melalui alat yang Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1. Agustus 2025 Dengan penerapan teknik dan praktik yang telah dipelajari, diharapkan peserta dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan, yang nantinya akan mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Keuangan Berbasis Accurate Online pada UMKM CV Putra Wijaya. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2. , 28Ae Arif Zunaidi. Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat (Pendekatan Praktis Memberdayakan Komunita. Yayasan Putra Adi Dharma Redaksi. UCAPAN TERIMA KASIH