Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PELATIHAN PEMBUATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARANBAGI GURU SEJARAH DI SMA NEGERI 1 DAN SMA NEGERI 3 LANGSA Husni Hasan1*. Aulia Rahman2. Madhan Anis 3 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Samudra Kampus Meurandeh. Kota Langsa. Aceh auliarahman1985@yahoo. dhanis_1987@yahoo. Abstrak Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang memilikiperanan penting dalam penanaman nilai-nilai luhur kepada siswa. Jika proses pembelajaran dilakukan dengan cara-cara yang konvensional, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap proses penanaman nilai-nilai tersebut. Selain itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa pengaruh dalam perkembangan proses pembelajaran Gurusejarah dituntut untuk kreatif, termasuk menyusun media pembelajaran Hal ini tidak lepas dari kondisi siswa yang merupakan generasi digital dimana mereka akan merasa tidak pusa jika pembelajaran hanya dilakukan dengan Oleh karenanya guru harus mampu mengikuti perkembangan karakteristik siswa ini dengan mengembangkan berbagai media pembelajaran interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk melatih guru-guru di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Langsa membuat dan mengelola web blog sebagai media pembelajaran dan untuk menerapkan media pembelajaran berbasis blog pada pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Langsa dalam kegiatan pelatihan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui tahapan berikut: Pengenalan konsep blog, membuat account email, melakukan registrasi pendaftaran di blogger, melakukan isian konten di blog, mengisi detail profil, mengelola postingan atau isian dalam blog, mengelola page, mengelola tags dan categories, dan mengelola media dalam blog. Hasil dari kegiatan pelatihan ini, guru sangat tertarik dengan kegiatan ini yang dibuktikan dengan keseriusan para peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Para peserta juga sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka menyimak dan mengikuti dengan serius langkahlangkah penyusunan media pembelajaran berbasis Blog. Pada akhir sesi pelatihan, para guru sudah mampu menyusun produk media pembelajaran sejarah interaktif berbasis blog. Kata kunci: Blog. Media Pembelajaran, dan Sejarah. isi ajaran atau didikan yang ada dalam Komponen pembelajaran yang berperan pembelajaran adalah media pembelajaran, yang merupakan wahana dan penyampaian informasi atau pesan pembelajaran pada Media berasal dari bahasa Latin, yang merupakan bentuk jamak dari kata medium, yang berarti sesuatu yang terletak ditengah . ntara dua pihak atau kutu. atau suatu Media juga dapat diartikan sebagai perantara atau penghubung antara dua pihak, yaitu antara sumber pesan dengan penerima pesan atau informasi. Oleh karena itu, media pembelajaran berarti sesuatu PENDAHULUAN Dunia pendidikan pada dasawarsa pertama abad ke-21 secara nyata telah Perkembangan teknologi telah membuka kemungkinan yang luas untuk dapat dimanfaatkan karena pesatnya teknologi sudah menjadi bagian dari Masyarakat. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran atau media tertentu kepada penerima pesan. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang mengantarkan pesan pembelajaran antara pemberi pesan kepada penerima pesan (Sri Anitah, 2011:. Adanya media pada proses belajar mengajar diharapkan dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran pada siswa yang berdampak pada meningkatnya prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru hendaknya menghadirkan media dalam setiap proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran dan siswa semakin aktif dalam proses belajar mengajar (Daryanto, 2010:. Sering salah tafsir bahwa penggunaan media semata-mata menjadikan pekerjaan guru menjadi lebih efisien sehingga guru media-media Padahal sebenarnya, media pembelajaran lebih banyak berguna membantu guru mengajar (Hamalik, 2011:. Secara umum media pembelajaran mempunyai kegunaan-kegunaan seperti . memperjelas penyajian materi pelajaran agar tidak terlalu bersifat verbalistis . alam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belak. , . mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera, . mengatasi sikap pasif pada siswa, serta . membantu guru mengembangkan bahan pembelajaran dan menambah kesenangan dan minat siswa dalam proses pembelajaran. Seiring dengan berjalannya waktu, media pembelajaran juga mengalami perkembangan, karena untuk menutup kelemahan-kelemahan pada media pembelajaran yang telah ada (Sanjaya, 2011:. Khusus pembelajaran sejarah memiliki potensi berfikir kritis. mengembangkan rasa ingin mengembangkan kemampuan berfikir kepahlawanan dan semangat kebangsaan. mengembangkan kemampuan mencari, mengkomunikasikan informasi (Hamid Hasan, 2. Masalahnya adalah jika pembelajaran sejarah dilakukan secara konvensional tanpa melakukan modernisasi media, maka tujuan tersebut tidak akan tercapai secara maksimal. Yang menjadi mitra dalam program IbM adalah SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Langsa. Sekolah tersebut beralamat di Jalan Jendral A. Yani PB. Seulemak dan Jalan Cut Nyak Dhien No. Gampong Jawa. Berdasarkan realita di lapangan, pada observasi tanggal 14 -19 Januari 2017, yang mana kedua sekolah tersebut merupakan SMA unggulan di Kota Langsa, ternyata masih belum memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pendukung Sementara sarana pendukung seperti jaringan internet sebenarnya sudah Hingga pembelajaran yang sering digunakan adalah media cetak dan didukung dengan alat bantu sederhana yang masih tetap digunakan seperti white board dan spidol sehingga pembelajaran sejarah sangat abstrak karena hanya dapat dipahami melalui media cetak, papan tulis dan penjelasan verbal dari guru. Salah satu teknologi informasi yang mampu menjembatani kesenjangan materi pembelajaran sejarah tersebut adalah Blog merupakan singkatan dari web blog adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan . ang dimuat sebagai postin. pada sebuah halaman web Yang kecepatan dan tidak terbatasnya pada ruang dan waktu untuk mengakses informs. Kegiatan belajar dapat dengan mudh dilakukan oleh peserta didik kapan saja dan dimana saja. Selama computer saling terhubung dengan jaringan internet akan memberikan kemudahan bgi siapa saja untuk mendapatkan informasi (Rusman dkk, 2012:. Blog merupakan salah satu media yang dapat mengembangkan kemampuan dan gagasan seseorang melalui Dengan demikian. Blog dapat menyalurkan daya kreatifitas guru dan murid terkait dengan pembelajaran sejarah. Saat ini terdapat beberapa pilihan layanan blog yang dapat digunakan untuk membuat situs seperti: Blogger w. dari perusahaan google. Wordpress Multiply com dan sebagainya (Lantip, 2011:201-. Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam dunia pendidikan, khususnya sekolah, kehadiran media blog pastinya memberikan warna baru pada proses belajar mengajar di sekolah. Penggunaan media blog dalam proses belajar mengajar akan terasa lebih menarik, karena guru dan siswa sama-sama terbantu di dalam proses belajar Bagi guru media blog dapat menyampaikan materi dan juga mampu meningkatkan kreativitas guru di dalam menggunakan media tersebut, karena guru dapat mengekspresikan semua yang ada dalam pemikirannya ke dalam media Sedangkan bagi siswa media blog memudahkan untuk menerima materi yang diajarkan dan juga meng-update atau mendownload data pembelajaran yang ada dalam blog guru yang bersangkutan dengan mata pelajaran tersebut, sehingga siswa bisa lebih mudah mencari bahan pelajaran yang wawasan dan juga pembelajaran di rumah (Mulyanto, 2008:. Sebagai pembawa pesan, media tidak hanya digunakan oleh guru tetapi lebih penting lagi dapat pula digunakan oleh Oleh karena itu, sebagai penyaji dan penyalur pesan dalam hal-hal tertentu media dapat mewakili guru menyampaikan informasi lebih jelas dan menarik. Fungsi tersebut dapat dilaksanankan dengan baik walau tanpa kehadiran guru secara fisik (Arief, 2010: . Sebuah blog milik seorang guru sejarah alam-at http://history1978. com/ menjadi contoh yangmenarik terkait pemanfaatan media blog sebagai sarana pembelajaran Secara umum media pembelajaran disediakan atau diadakan oleh guru melalui dua cara, yaitu membuat sendiri . edia by desig. atau tinggal memanfaatkan media pembelajaran yang sudah tersedia . edia by utilizatio. melalui cara membeli maupun meminjam atau menyewa (Sumiati, 2009: . Dengan menggunakan blog para guru dapat memberikan bahan pengajaran, memberikan alternatif cara mengakses sumber-sumber informasi lain secara tanpa batas dan menawarkan sumber pengayaan bahan dari beragam informasi yang sedang berkembang secara cepat setiap harinya. Blog juga sekaligus berfungsi sebagai media interaksi dan berdiskusi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, guru dengan guru lain, siswa satu dengan siswa lain dan seterusnya. Berdasarkan uraian tersebut, penulis Pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis blog bagi siswa dan guru sejarah SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Langsa. METODE PELAKSANAAN Potensi dan masalah Pada tahap ini, ditemukan potensi yang tidak dapat diberdayagunakan sehingga dapat menimbulkan masalah, namun masalah juga dapat dijadikan potensi, kalau guru dapat mendayagunakannya. Misalnya, bagaimana guru memanfaatkan teknologi, khususnya blog , untuk membantu dalam proses pembelajaran. Mengumpulkan Informasi / Data Mengumpulkan informasi/ data untuk mencari penyebab terjadinya masalah. Halhal apa saja yang dapat menyebabkan masalah itu timbul dan bagaimana cara mengatasi masalah yang timbul tersebut. Desain Produk / Pelaksanaan Pelatihan Pembuatan Blog Produk yang dihasilkan dalam produk penelitian research and development bermacam-macam. Desain produk harus diwujudkan dalam gambar atau bagan, pegangan untuk menilai dan membuatnya serta memudahkan pihak lain untuk Desain sistem ini masih bersifat hipotetik karena efektivitasya belum terbukti, dan akan dapat diketahui setelah melalui pengujian-pengujian. Validasi Desain Validasi desain merupakan proses kegiatan untuk menilai apakah rancangan produk, dalam hal ini sistem kerja baru secara rasional akan lebih efektif dari yang lama atau tidak. Dikatakan secara rasional, karena validasi disini masih bersifat penilaian berdasarkan pemikiran rasional, belum fakta lapangan. Validasi produk dapat dilakukan dengan cara menghadirkan beberapa pakar atau tenaga ahli yang sudah berpengalaman untuk menilai produk baru Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dirancang tersebut. Setiap pakar diminta untuk menilai desain tersebut, sehingga selanjutnya dapat diketahui kelemahan dan kekuatannya. dinyatakan efektif dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Perbaikan Desain Setelah desain produk, divalidasi melalui diskusi dengan pakar dan para ahli lainnya maka akan dapat diketahui kelemahannya. Kelemahan tersebut selanjutnya dicoba untuk dikurangi dengan cara memperbaiki Yang bertugas memperbaiki desain adalah peneliti yang mau menghasilkan produk tersebut. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat AuPelatihan Pembuatan Blog Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Sejarah Di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 LangsaAy yang subyeknya guru-guru Sejarah di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Langsa sampai pada bulan Agustus 2017 yang telah dilaksanakan 70% program yaitu: membuat konsep blog, membuat akun email, pendaftaran blog di blogger, mengisi konten blog, mengisi detail profil, mengelola post, mengelola page, mengelola tags dan categories serta mengelola media. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji coba Produk Desain produk yang telah dibuat tidak bisa langsung diuji coba dahulu, tetapi harus dibuat terlebih dahulu, menghasilkan produk, dan produk tersebut yang Pengujian dengan ekperimen yaitu membandingkan efektivitas dan efesiensi sistem kerja lama dengan yang baru. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan realita di lapangan, pada observasi tanggal 14 -19 Januari 2017, yang mana sekolah tersebut merupakan SMA unggulan di Kota Langsa, ternyata masih belum memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pendukung pembelajaran. Sementara sarana pendukung seperti jaringan internet sebenarnya sudah tersedia. Hingga saat ini, media pembelajaran yang sering digunakan adalah media cetak dan didukung dengan alat bantu sederhana yang masih tetap digunakan seperti white board dan spidol sehingga pembelajaran sejarah sangat abstrak karena hanya dapat dipahami melalui media cetak, papan tulis dan penjelasan verbal dari guru. Salah satu teknologi informasi yang mampu menjembatani kesenjangan materi pembelajaran sejarah tersebut adalah Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan . ang dimuat sebagai postin. pada sebuah halaman web Blog merupakan salah satu media yang dapat mengembangkan kemampuan Dengan demikian. Blog dapat menyalurkan daya kreatifitas guru dan murid terkait dengan pembelajaran sejarah. Dengan menggunakan blog para guru dapat memberikan bahan pengajaran, memberikan alternatif cara mengakses sumber-sumber informasi lain secara tanpa batas dan menawarkan sumber pengayaan bahan dari beragam informasi yang sedang Revisi Produk Pengujian produk pada sampel yang terbatas tersebut menunjukkan bahwa kinerja sistem kerja baru ternyata yang lebih baik dari sistem lama Perbedaan sangat signifikan, sehingga sistem kerja baru tersebut dapat diberlakukan. Uji Coba Pemakaian Setelah pengujian terhadap produk berhasil, dan mungkin ada revisi yang tidak terlalu penting, maka selanjutnya produk yang berupa sistem kerja baru tersebut diterapkan dalam kondisi nyata untuk lingkup yang Dalam operasinya sistem kerja baru tersebut, tetap harus dinilai kekurangan atau hambatan yang muncul guna untuk perbaikan lebih lanjut. Revisi Produk Revisi produk ini dilakukan, apabila dalam kekurangan dan kelebihan. Dalam uji pemakaian, sebaiknya pembuat produk selalu mengevaluasi bagaimana kinerja produk dalam hal ini adalah sistem kerja. Pembuatan Produk Pembuatan produk masal ini dilakukan apabila produk yang telah diujicoba Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat berkembang secara cepat setiap harinya. Blog juga sekaligus berfungsi sebagai media interaksi dan berdiskusi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, guru dengan guru lain, siswa satu dengan siswa lain dan seterusnya. Sehingga, melalui kegiatan pelatihan ini para guru diharapkan memiliki wawasan dan keterampilan yang diperoleh pada saat penyelenggaraan program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Samudra. selain itu, para peserta mampu memahami dan membuat web blog media pembelajaran sejarah dengan menggunakan blogger. dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dari awal acara hingga selesai. hal tersebut sangat bermanfaat bagi para guru dalam menyampaiakan materi pembelajaran yang akan disampaikan kepada para siswa. Berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, terekam beberapa manfaat praktis yang dilakukan oleh para guru peserta pelatihan: mereka mulai berkreasi membuat postingan-postingan artikel dengan situs-situs id, anri. id, dan situssitus yang lainnya. mereka mulai berani menulis opini-opini mereka yang kemudian di posting ke web blog. mereka mulai memanfaatkan media social seperti whats up, facebook, untuk menyebarluaskan blog mereka. Hal ini membuat web blog yang mereka buat dibaca oleh orang banyak. Tahapan Evaluasi Kegiatan Alur kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah, pertama persiapan. Pada tahap ini terdapat beberapa kegiatan, yaitu penyiapan bahan-bahan administrasi sesuai dengan kebutuhan sosialisasi, melakukan koordinasi dengan kepala sekolah SMA 3 dan SMA 1 Langsa, dan melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah terkait dengan pentingnya pelaksanaan acara pelatihan yang akan kami lakukan. Tahap Pada tahap ini kami melakukan pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis web blog bagi guru-guru sejarah di Kota Langsa. Dalam pelatihan tersebut kami selaku pembuat acara sekaligus pengisi acara memberikan sedikit materi tentang pentingnya web blog bagi guru sejarah dan kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan blog bahan ajar sejarah oleh para guru sekaligus diskusi-diskusi terarah. Tahap Dalam tahap evaluasi ini adalah peserta pelatihan diberikan instruksi dari pemateri untuk menyelesaikan soal pembuatan postingan baru di blog berupa postingan video dan postingan tulisan baik langsung maupun melalui media google indikator keberhasilannya adalah para peserta pelatihan mampu menyelesaiakn perintah yang diberikan oleh pemateri dengan baik. Setelah dilakukannya pelatihan oleh tim pelaksana Universitas Samudra, para guru SMA peserta pelatihan pembuatan media memahami pentingnya penggunaan media web blog sebagai sarana penunjang pembelajaran sejarah di tingkat SMA. KESIMPULAN Kesimpulan yang didapatkan setelah pelaksanaan kegiatan AuPelatihan Pembuatan Media Pembelajaran berbasis Web Blog bagi Guru Sejarah di SMA 1 dan SMA 3 Kota LangsaAy adalah sebagai berikut: 1. tingkat partisipasi yang tinggi dan berkualitas menjadikan pelaksanaan kegitan memberikan pengaruh yang baik bagi guru SMA di Kota Langsa berkaitan dengan pemutakhiran media pembelajaran sejarah menggunakan daring, 2. Pelaksanaan progam pengabdian masyarakat mampu pembelajaran yang dapat diakses oleh siswa mamupun masyarakat uas. demikian secara tidak langsung akan membuat citra sekolah dan guru menjadi semakin baik dalam proses pembelajaran. Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat . Hamalik Oemar. Perencanaan REFERENSI