STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALINGALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Oleh : Ida Ayu Dewi Yuli Asriani1 dan I Nyoman Suprapta2 Abstraksi Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan, seperti Air Tejun. Pantai. Danau sera Air Panas. Salah satu objek wisata yang dapat dikembangkan di Buleleng adalah objek wisata Air Terjun Aling-Aling yang ada di kawasan Desa Sambangan. Kecamatan Sukasada. Dalam pengelolaan dan perkembangan untuk objek wisata Air Terjun Aling-Aling di kawasan Desa sambangan tersebut yang memegang peranan penting adalah sumber daya manusia dari masyarakat setempat, karena keahlian dan ketrampilan di bidang pariwisata sangat dibutuhkan dalam pengelolaan pariwisata demi keberlanjutan dari objek wisata tersebut. Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas, maka penelitian ini merumuskan permasalahan penelitian yaitu . Bagaimanakah Strategi Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan. ? . Apakah hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng?. Bagaimanakah upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan maksud agar memperoleh gambaran secara mendalam mengenai strategi dalam pengembangan pariwisata. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, dan selanjutnya menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan pemanfaatan Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng telah berjalan sesuai dengan harapan dari segi: tujuannya adalah peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan fasilitas pariwisata, peningkatan pendapatan asli desa (PAD), mendorong peran serta masyarakat dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata, melestarikan lingkungan dan meningkatkan citra pariwisata baik didalam dan luar negeri. Kebijakan diambil melalui musyawarah oleh kelompok-kelompok Pengelola Obyek Wisata. Darwis. Bumdes dan Pemerintah Desa kemudian diresmikan melalui sebuah forum dimana ketua yang menjadi perwakilan dan mengesahkan sehingga kebijakan itu bisa dilaksanakan untuk masyarakat. Program pengembangan objek wisata air terjun aling aling yaitu Peningkatan Kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang fasilitas wisata serta koordinasi dan sinergitas dengan sektor pendukung pariwisata seperti Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi. Hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Alin-aling Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 114 Desa Sambangan adalah hambatan internalnya yaitu masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya dan kurangnya pemahaman tentang dunia pariwisata. Sedangkan kendala eksternalnya yaitu kondisi wilayah yang rawan terhadap longor dan banjir serta kurangnya promosi kepariwisataan yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan yaitu upaya internal yang dilakukan adalah melaksanakan muyawarah yang diikuti oleh Kelompok Pengelola Pariwisata. Bumdes. Darwis, dan Pemerintah Desa sedangkan upaya eksternalnya adalah bersinergi antara Pengelola Pariwisata dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana longsor dan banjir serta untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan pelatihan dan program-program promosi kepariwisataan. Kata Kunci: Dimensi Strategi. Pengembangan Pariwisata. Hambatan. Upaya. Program. Kebijakan Staf Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, email : dayudewi124@gmail. Staf Pengajar Universitas Panji Sakti email: nym. suprapta@unipas. 1 Pendahuluan Pariwisata merupakan industri yang kelangsungan hidupnya sangat peka terhadap kerusakan lingkungan oleh baik-buruknya lingkungan. Industri ini sangat peka terhadap kerusakan lingkungan, misalnya pencemaran oleh limbah domestik dan kerusakan pemandangan alam, serta sikap penduduk yang tidak ramah. Suatu daerah wisata mempunyai kemampuan tertentu untuk menerima wisatawan, yaitu disebut daya dukung lingkungan. Daya dukung lingkunan di bidang pariwisata dapat dinyatakan dalam jumlah wisatawan per satuan luas per satuan waktu Tetapi baik luas maupun waktu umumnya tidak dapat dirata-ratakan, karena (Darsoprajitno,2002:. Tujuan wisatawan di dunia yang ada di Indonesia salah satunya adalah Bali. Bali merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki keanekaragaman budaya dan keindahan alam. Keanekaragaman hayati ini diperkaya dengan adanya berbagai macam objek-objek wisata di masing-masing kabupaten. Salah satunya Kabupaten Buleleng yang menyajikan keindahan alam dan seni budayanya. Seni Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 115 budaya dikembangkan dengan mengadakan kegiatan-kegiatan seni seperti pegelaran ogoh-ogoh, pesta kesenian Buleleng, serta pegelaran seni kecamatan setiap bulan. Kegiatan-kegiatan ini mengundang para wisatawan untuk berkunjung menyaksikan pementasan seni masyarakat Buleleng. Keindahan seni budaya juga perlu didukung oleh keindahan alamnya. Hal ini perlu agar para wisatawan dapat menikmati keindahan seni budaya dan keindahan alam dalam satu tempat. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan, seperti Air Tejun Gitgit, pantai Lovina. Air Terjun Singsing. Danau Buyan. Danau Tamblingan. Air Terjun Aling-Aling Sambangan. Air Panas Banjar. Dengan demikian yang menjadi daerah tujuan wisata bagi para pengunjung adalah keunikan, kekhasan dari seni budaya dan alam yang disediakan oleh obyek wisata, hal ini senada dengan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa. Auhakekat pariwisata Indonesia bertumpu pada keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta hubungan antar manusiaAy (Ryani dan Sandiasa, 2017: . Demikian pentingnya seni budaya dan keberlangsungan alam lingkungan pariwisata, sehingga hasil tata kelola pariwisata harus dikembalikan lagi untuk memelihara dan melestarikan seni budaya dan lingkungan alam pendukung pariwisata, hal ini senada dengan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa. Aupariwisata lebih mengedepankan pada pelestarian budaya dan alam sekitar, dengan mendayagunakan sumber daya yang adaAy (Parwati dan Suprapta, 2017: . Desa Wisata Sambangan merupakan sebutan bagi Desa Sambangan. Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Desa Wisata Sambangan memiliki keunikan dan keindahan alamnya yang benar-benar masih alami dan asri. Desa tersebut merupakan salah satu Desa yang ada di Bali yang memiliki kekayaan alam yang beragam, lengkap sekaligus indah, seperti teras sawah yang indah, air terjun, goa sejuk, delta di tengah sungai, satwa jinak dan hutan hijau yang menyatu dalam satu wilayah. Dari pinggir jalan terdapat sawah dan perkebunan yang diselingi deretan pohon-pohon kelapa. Pemandangan di sela-sela perbukitan terdapat hamparan sawah yang memiliki pemandangan yang indah karena pemandangan yang masih alami dan asri . ttp/w. Desa Wista Sambanga. Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 116 Desa Sambangan kini sedang fokus dalam pengembangan objek wisata Air Terjun Aling-Aling, dengan daya dukung fisik dan sosialnya. Maka dari itu penelitian ini akan dilakukan di objek wisata Air Terjun Aling-Aling di kawasan Desa Sambangan Buleleng. Air Terjun Aling-Aling di kawasan Sambangan melengkapi objek wisata yang lain yang ada di kawasan Sambangan. Dari nama Air Terjun tersebut yang bernama Aling-Aling berarti tersembunyi, karena lokasi untuk menuju objek dari areal parkir menempuh perjalanan 200 meter dengan melewati hamparan sawah, hutan yang memiliki keindahan alam yang sangat asri melalui jalan Objek wisata ini memiliki potensi alam yang sangat besar untuk dijadikan sebagai objek wisata karena pemandangan Air Terjun Aling-Aling yang indah dan masih benar-benar natural, namun objek tersebut baru hanya dikembangakan oleh masyarakat setempat yang belum secara optimal oleh karena itu sangat perlu adanya pengelolaan lingkungan yang terencana dan sentuhan dari pemerintah untuk keberlanjutan pariwisata kedepannya. Dalam pengelolaan dan perkembangan untuk objek wisata Air TerjunAling-Aling di kawasan Desa sambangan tersebut yang memegang peranan penting adalah sumber daya manusia dari masyarakat setempat, karena keahlian dan ketrampilan di bidang pariwisata sangat dibutuhkan dalam pengelolaan pariwisata demi keberlanjutan dari objek wisata tersebut. Selain itu peranan lingkungan fisik juga ikut mendukung dalam perkembanganya. Salah satunya adalah meningkatkan promosi objek wisata untuk menarik wisatawan berkunjung dengan menyebarkan brosur travel agent kepada para tourist di objek wisata seperti Lovina atau mempromosikan dalam suatu festival seperti Bulfest (Buleleng Festiva. yang memiliki masa relatif banyak. Menjaga kebersihan lingkungan dengan menyediakan tempat sampah dibeberapa titik air terjun agar sampah tidak dibuang secara sembarangan, dan setelah itu sampah dikumpulkan dalam satu tempat dan diserahkan kepada petugas pengelola Memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan potensi wisata alam agar masyarakat tahu dan paham terhadap potensi wisata yang dimiliki 6 sehingga mampu berpartisipasi untuk pengembangan potensi wisata. Memasang Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 117 alarm untuk mengukur ketinggian air agar ketika musim penghujan dan debit air telah naik maka alarm akan berbunyi otomatis sehingga wisatawan bisa menghindar dari lokasi. (Ananda Citra, 2020: . Dalam perkembanganya kini. Pariwisata di Bali mengalami penurunan dimana hantaman pandemi COVID-19 saat ini lebih keras dibandingkan bom bali dan meletusnya Gunung Agung. Ketika erupsi Gunung Agung, tingkat hunian hotel di Bali selatan seperti Badung. Denpasar dan Gianyar masih mencapai 60%, sebab radius berbahaya hanya pada jarak 12 KM. Saat ini, sejak bulan April hampir 96% hotel di Bali kosong karena tidak ada kunjungan wisatawan. Sejauh ini sudah ada pemutusan hubungan kerja terhadap 800 orang dan 46,000 pekerja formal dirumahkan karena perusahaan yang sudah tidak memiliki kemampuan untuk membayar karyawannya. Belum lagi dampak terhadap pelaku sektor (Sukma Winarya, 2. Selain itu keberadaan wabah Pandemi Covid19 saat ini menyebabkan pariwisata menurun, dan berpengaruh pada Kondisi hotel-hotel di Bali yang mulai sepi. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas yang dikaji dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagi berikut : Bagaimanakah Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? Apakah hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? Bagaimanakah pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? Kajian Pustaka 1 Dimensi Strategi Menurut James Brian Quinn dalam Henry Mintzberg. Joseph Lampel. James Brian Quinn, dan Sumantra Ghoshal . dalam buku The Strategy Process . alam Asriandy. , analisis strategi militer diplomatik dan analogi analogi yang serupa dalam bidang lain menyediakan beberapa wawasan Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 118 penting ke dalam dimensi dasar, sifat dan desain strategi formal. Pertama, strategi efektif mengandung tiga unsur penting: Tujuan Tujuan merupakan hasil yang ingin dicapai oleh suatu organisasi/instansi. Tujuan merupakan salah satu dimensi yang dapat menciptakan sebuah strategi karena penetapan tujuan sangat berkaitan langsung dengan strategi yang akan digunakan oleh sebuah organisasi atau instansi dalam pencapaian tujuannya dimana ketika tujuan sudah ditetapkan maka kita dapat mengetahui strategi yang akan digunakan. Kebijakan Kebijakan merupakan rangkaian keputusan yang membimbing dan membatasi tindakan yang dilakukan. Kebijakan dibuat untuk menetapkan arah suatu tujuan yang ditetapkan sehingga pembuatan kebijakan lebih memudahkan untuk mengarahkan suatu organisasi atau instansi dalam menerapkan suatu strategi. Program Program merupakan urutan-urutan tindakan yang dilakukan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Program dimaksudkan untuk mengatur segala tindakan-tindakan yang akan dilakukan sehingga strategi yang akan diterapkan dapat terlaksana dengan maksimal. Strategi menentukan arah keseluruhan dan tindakan fokus organisasi, keselarasanprogram untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan pembangunan merupakan bagian integral dari strategi formulasi. Kedua, strategi efektif mengembangkan beberapa konsep, kunci dan dorongan yang memberi mereka kohesi, keseimbangan, dan fokus. Beberapa tekanan bersifat sementara: lain yang dilakukan melalui strategi tahap akhir. Sumber daya harus dialokasikan dalam pola-pola yang menyediakan sumber daya yang cukup untuk setiap dorongan untuk berhasil terlepas dari rasio biaya relatif/keuntungannya. Unit organisasi harus terkoordinasi dan tindakan-tindakan yang dikendalikan untuk mendukung pola dorong yang dimaksudkan atau strategi total. bersifat sementara: lain yang dilakukan melalui strategi tahap akhir. Sumber daya harus dialokasikan dalam pola-pola yang menyediakan sumber daya yang cukup untuk setiap dorongan untuk berhasil terlepas dari rasio biaya relatif/keuntungannya. Unit organisasi harus terkoordinasi dan tindakan-tindakan yang dikendalikan untuk mendukung pola dorong yang dimaksudkan atau strategi Ketiga, strategi berkaitan tidak hanya dengan tak terduga, tetapi juga dengan tidak dapat diketahui. Menurut Braybrooke dan Lindblom . alam Asriandy. Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 119 untuk strategi perusahaan, analis tidak bisa meramalkan cara yang tepat di mana semua kekuatan bisa berinteraksi satu sama lain. , terdistorsi oleh sifat atau emosi manusia, atau dimodifikasi oleh imajinasi dan tujuan aksi balasan lawan cerdas. Tindakan rasional atau bagaimana rangkaian acara yang tampaknya aneh dapat berkonspirasi untuk mencegah atau membantu keberhasilan. 2 Definisi Strategi Pengertian AustrategiAy bersumber dari kata Yunani Klasik, yakni strategosAy. , yang pada dasarnya diambil dari pilahan kata-kata Yunani untuk pasukanAy dan AumemimpinAy. Penggunaan kata kerja Yunani yang berhubungan dengan AustrategosAy ini dapat diartikan sebagai Auperencanaan dan pemusnahan musuh-musuh dengan menggunakan cara yang efektif berlandaskan sarana-sarana yang dimilikiAy (Bracker, dalam Heene dkk, 2. Salusu dan Young (Salusu, 2. menawarkan suatu definisi yang lebih sederhana, yaitu: Austrategi ialah suatu seni menggunakan kecakapan dan sumber daya suatu organisasi untuk mencapai sasarannya melalui hubungannya yang efektif dengan lingkungan dalam kondisi yang paling menguntungkanAy. Kenichi Ohmae . alam Kurniawan dan Hamdani, 2. seorang pakar pemasaran sekaligus konsultan manajemen tersohor dan penulis buku The End of Nation State mengatakan AuStrategi adalah Aukeunggulan bersaing guna mengubah kekuatan perusahaan menjadi sebanding atau melebihi kekuatan pesaing melalui cara yang paling efisienAy. Adapun Benjamin Tregoe dan John William Zimmerman . alam Kurniawan dan Hamdani, 2. mendefinisikan strategi sebagai Aukerangka yang membimbing dan mengendalikan pilihan-pilihan yang menetapkan arah serta karakteristik suatu organisasiAy. Gerry Jhonson dan Kevan Scholes . alam Asriandy. 2016: . , menyatakan bahwa : Austrategi sebagai arah dan cakupan jangka panjang organisasi untuk mendapatkan keuntungan melalui konfigurasi sumber daya lingkungan yang berubah untuk mencapai kebutuhan pasar dan memenuhi harapan berbagai pihakAy. Dari pembahasan di atas kiranya jelas bahwa pada dasarnya yang dimaksud dengan strategi bagi manajemen organisasi pada umumnya ialah Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 120 rencana berskala besar yang berorientasi jangkauan masa depan yang jauh serta ditetapkan sedemilkian rupa sehingga memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif dengan lingkungannya dalam kondisi persaingan yang kesemuanya 15 diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang bersangkutan Menurut Henry Mintzberg. Joseph Lampel. James Brian Quinn, dan Sumantra Ghoshal . dalam buku The Strategy Process . alam Asriandy. 2016: 14-. , menyajikan lima definisi strategi yaitu : Strategi Sebagai Rencana Strategi adalah rencana, semacam sadar dimaksudkan yang meliputi tindakan, pedoman . tau pedoman yang ditetapka. untuk menangani situasi. Dengan definisi ini, strategi memiliki dua karakteristik penting: mereka dibuat sebelum tindakan yang menerapkan, dan mereka dikembangkan secara sadar dan Sebagai rencana, strategi berkaitan dengan bagaimana pemimpin mencoba untuk menetapkan arah untuk organisasi, untuk mengatur mereka pada tindakan yang telah ditentukan. Dalam mempelajari strategi sebagai rencana, kita harus entah bagaimana masuk ke dalam pikiran strategi, untuk mencari tahu apa yang benar-benar dimaksudkan. Strategi Sebagai Taktik Sebagai taktik, strategi membawa kita ke dalam wilayah persaingan langsung, dimana ancaman dan feints dan berbagai manuver lain bekerja untuk mendapatkan keuntungan. Tempat ini proses pembentukan strategi dalam pengaturan yang paling dinamis, dengan gerakan memprovokasi dan Namun Ironisnya, strategi itu sendiri adalah sebuah konsep yang berakar tidak dalam perubahan tetapi dalam stabilitas dalam mengatur rencana dan pola didirikan. Strategi Sebagai Pola Tetapi jika strategi dapat dimaksudkan . pakah sebagai rencana umum atau khusus ploy. , tapi mereka juga dapat terwujud. Dengan kata lain, menentukan strategi sebagai rencana ini tidak cukup. kita juga perlu definisi yang meliputi perilaku yang dihasilkan. Dengan demikian, definisi ketiga diusulkan: strategi adalah pola-khususnya, pola dalam aliran tindakan. Menurut definisi ini. Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 121 strategi adalah konsistensi dalam perilaku, apakah atau tidak dimaksudkan. Quinn . mengatakan, pertimbangkan ini kutipan dari seorang eksekutif bisnis. "Secara bertahap pendekatan yang sukses menggabungkan ke dalam pola tindakan yang menjadi strategi kami. Kita tidak memiliki strategi Strategi Sebagai Posisi Definisi keempat adalah strategi sebagai posisi-secara khusus, cara untuk menemukan sebuah organisasi, di teori organisasi suka menyebutnya "lingkungan". Dengan definisi ini, strategi menjadi mediasi antara organisasi dan lingkungan dalam konteks internal dan eksternal. Definisi strategi sebagai posisi dapat kompatibel dengan baik . tau semu. dari yang sebelumnya, posisi dapat dicentang dan bercita-cita untuk memikirkan rencana . tau takti. atau dapat dicapai, mungkin bahkan melalui pola perilaku. Strategi Sebagai Perspektif Sementara definisi keempat strategi terlihat keluar, mencari untuk menemukan organisasi dalam lingkungan eksternal, dan turun ke posisi kelima terlihat di dalam organisasi, memang dalam kepala strategi kolektif, tetapi sampai dengan pandangan yang lebih luas. Di sini, strategi adalah perspektif, bukan hanya terdiri dari posisi pilihan, tetapi cara yang tertanam memahami dunia. Definisi kelima ini menunjukkan bahwa semua konsep strategi memiliki satu implikasi penting, yaitu bahwa semua strategi adalah abstraksi yang hanya ada di pikiran pihak yang berkepentingan. Hal ini penting untuk diingat bahwa tidak ada yang pernah melihat atau menyentuh strategi, setiap strategi adalah sebuah penemuan, khayalan dari imajinasi seseorang, apakah dirumuskan sebagai niat untuk mengatur perilaku itu berlangsung atau disimpulkan sebagai pola untuk menggambarkan perilaku yang telah terjadi. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu suatu bentuk penelitian berdasarkan informasi yang berupa kata - kata dari informan yang kemudian dianalisis menjadi sebuah informasi yang bermakna dan memiliki Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 122 arti. Sebagai penelitian deskriptif, penelitian ini berisikan deskripsi, gambaran dan atau lukisan secara sistematis, faktual, akurat mengenai fakta - fakta serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Penelitian mengambil lokasi di Objek wisata Air Terjun Aling Aling Di Desa Sambangan. Kecamatan Sukasada. Kabupaten Buleleng. Informan dalam penelitian ini terutama adalah Perbekel. Perangkat Desa. Pelaku Pariwisata. Pokdarwis. Masyarakat Desa Sambangan serta Wisatawan. Informan tersebut ditentukan secara purposive sampling dengan mempertimbangkan pengetahuan dan pemahaman masalah penelitian serta memiliki kemampuan dalam memberikan informasi yang Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah: Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng meliputi: . Tujuan, . Kebijakan dan . Program Hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng meliputi: Hambatan Internal dan Hambatan Eksternal. Upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng meliputi : Upaya Internal dan Upaya Eksternal. Hasil Penelitian Dan Pembahasan Strategi Pengembangan Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan. Kecamatan Sukasada telah berjalan sesuai dengan harapan dari segi : Tujuannya peningkatan fasilitas pariwisata, peningkatan pendapatan asli desa (PAD), mendorong peran serta masyarakat dalam pengembangan meningkatkan citra pariwisata baik didalam dan luar negeri Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 123 Kebijakan diambil melalui musyawarah oleh kelompok-kelompok Pengelola Obyek Wisata. Darwis. Bumdes dan Pemerintah Desa kemudian diresmikan melalui sebuah forum dimana ketua yang menjadi perwakilan dan mengesahkan sehingga kebijakan itu bisa dilaksanakan untuk masyarakat banyak kususnya untuk semua kelompok masyarakat yang terlibat di dalam pengelolaan air terjun aling-aling sehingga nantinya PAD yang diperoleh dapat menunjang pengembangan pariwisata. Program pengambangan objek wisata air terjun aling aling yaitu Peningkatan Kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang fasilitas wisata serta koordinasi dan sinergitas dengan sektor pendukung pariwisata seperti Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi. Hambatan Dalam Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling. Desa Sambangan. Kecamatan Sukasada. Dalam strategi pengembangan pariwisata sudah dapat dikatakan berjalan dengan baik, namun masih ditemui beberapa hambatan-hambatan internal dalam pengembangan pariwisata di Wisata Air Terjun AlingAling. Hambatan Internal Hambatan internalnya yaitu masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya dan kurangnya pemahaman tentang dunia pariwisata. Hambatan Eksternal Hambatan eksternalnya yaitu kondisi wilayah yang rawan terhadap longor dan banjir serta kurangnya promosi kepariwisataan yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Upaya Menghadapi Hambatan Dalam Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling. Desa Sambangan. Kec. Sukasada. Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 124 Berbagai hambatan muncul dalam strategi pengembangan objek wisata air terjun aling-ling, sehingga perlu dicari jalan keluarnya agar pelaksanaanya dapat 63 berjalan dengan baik. Adapun beberapa upaya internal yang dilakukan sebagai berikut : a. Upaya Internal Upaya internal yang dilakukan adalah melaksanakan muyawarah yang diikuti oleh Kelompok Pengelola Pariwisata. Bumdes. Darwis, dan Pemerintah Desa. Upaya Eksternal Upaya eksternalnya adalah melaksanakan sinergi antara Pengelola Pariwisata dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi. Penutup 1 Kesimpulan Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat ditarik simpulan sebagai berikut : Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng telah berjalan sesuai dengan harapan dari segi unsur meliputi : Tujuannya adalah peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan fasilitas pariwisata, peningkatan pendapatan asli desa (PAD), mendorong peran serta masyarakat dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata, melestarikan lingkungan dan meningkatkan citra pariwisata baik didalam dan luar negeri. Kebijakan diambil melalui musyawarah oleh kelompok-kelompok Pengelola Obyek Wisata. Darwis. Bumdes dan Pemerintah Desa kemudian diresmikan melalui sebuah forum dimana ketua yang menjadi perwakilan dan mengesahkan sehingga kebijakan itu bisa dilaksanakan untuk masyarakat banyak kususnya untuk semua kelompok masyarakat yang terlibat di dalam pengelolaan air terjun aling-aling sehingga nantinya PAD yang diperoleh dapat menunjang pengembangan pariwisata. Program pengambangan objek wisata air terjun aling aling yaitu Peningkatan Kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan. Peningkatan sarana dan Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 125 prasarana penunjang fasilitas wisata serta koordinasi dan sinergitas dengan sektor pendukung pariwisata seperti Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi. Hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling aling Desa Sambangan adalah hambatan internalnya yaitu masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya dan kurangnya pemahaman tentang dunia pariwisata. Sedangkan kendala eksternalnya yaitu kondisi wilayah yang rawan terhadap longor dan banjir serta kurangnya promosi kepariwisataan yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan yaitu upaya internal yang dilakukan adalah melaksanakan muyawarah yang diikuti oleh Kelompok Pengelola Pariwisata. Bumdes. Darwis, dan Pemerintah Desa sedangkan upaya eksternalnya adalah bersinergi antara Pengelola Pariwisata dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana longsor dan banjir serta untuk pelaksanaan kegiatan kegiatan pelatihan dan program-program promosi kepariwisataan 2 Saran Berdasarkan Kesimpulan yang diperoleh, maka disarankan hal-hal sebagai Pengelola Pariwisata agar terus memberikan pengetahuan dan wawasan serta memberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para anggota kelompok pengelola di dalam bidang pariwisata. Terus mendorong dan memotivasi masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dan meningkatkan kualitas lingkungan pariwisata melalui perwujudan sapta pesona. Terus secara ter-uptodate memperbaharui akses informasi potensi wisata dan kegiatan-kegiatan Kepariwisataan di Air Terjun AlingAling. Bagi masyarakat di Desa Sambangan diharapkan lebih meningkatkan partisipasinya dan juga pengamalan nilai-nilai Sapta Pesona sehingga Locus Majalah Ilmiah FISIP Vol 13 No. 2 Ae Agustus 2021 | 126 mendorong pembangunan dan pengembangan pariwisata Air Terjun AlingAling. Diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Provinsi memberikan dukungan terkait dengan pariwisata yang dikelola oleh Desa dalam upaya mengembangkan potensi dan peningkatan sarana fasilitas wisata untuk dapat menjadi daerah tujuan wisata yang memiliki sarana dan prasarana yang lengkap serta aman dari bencana. Daftar Pustaka