Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Muhammad Fauzan Pratama nC. Trisno Martono 2. Feri SetyowibowoA Program Studi Pendidikan Ekonomi. Universitas Sebelas Maret . Indonesia 123 nC Corresponding Author Email: pramuhammado41@student. Article History: Received: March 2025 Revision: June 2025 Accepted: June 2025 Published: August Keywords: Entrepreneurial Interest. Love of Money. Family Environment. And SelfEfficacy. Abstract: In an increasingly competitive era of globalization, interest in entrepreneurship has become an important factor in creating jobs and driving economic growth. This study aims to determine the influence of . love of money, . family environment, and . self-efficacy on interest in entrepreneurship. This study uses a quantitative method with a descriptive approach. The population for this study consists of 253 students from the Economics Education Program. Faculty of Teacher Training and Education, graduating classes of 2021 and 2022. The sampling technique employed proportional stratified random sampling. The sample size for this study was 155 students. Data collection was conducted using a questionnaire. The results of the study showed that . love of money had a significant positive effect on entrepreneurial interest with a significance value of 0. 005, . family environment with a significance value of 0. 000, . self-efficacy had a significant positive effect on entrepreneurial interest with a significance value of 0. Abstrak: Di era globalisasi yang semakin kompetitif, minat berwirausaha menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari . love of money . lingkungan keluarga . self efficacy terhadap minat Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan Kata kunci: 2021 dan 2022 yang berjumlah 253 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel Minat Berwirausaha, menggunakan proporsional stratified random sampling. Sampel yang didapat Love Money, pada penelitian ini sebanyak 155 mahasiswa. Teknik pengambilan data pada Lingkungan Keluarga, penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Self Efficacy. love of money berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,005, . lingkungan keluarga dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, . self efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,010. Sejarah Artikel: Diterima: Maret 2025 Direvisi: Juni 2025 Disetujui: Juni 2025 Diterbitkan: Agustus How to Cite: Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 10 . DOI : 10. 31932/jpe. This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 434 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE PENDAHULUAN Sumber daya yang terdapat dalam sebuah negara baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia merupakan aset dalam melakukan pembangunan. Namun, pada kenyataannya terdapat permasalahan pada pemanfaatan sumber daya tersebut sehingga kemakmuran dirasakan masih minimal (Hudaya et al. Problem mengenai ketenagakerjaan muncul dikarenakan lonjakan tenaga kerja tetapi tidak dibarengi dengan lapangan kerja yang ada (Hadyastiti et al. , 2. Sebuah solusi dalam menjawab persoalan tersebut dengan menciptakan lapangan Kewirausahaan juga menjadi parameter dikarenakan penyelesaian terhadap masalah pengangguran (Wang et al. , 2. Perlu diketahui bahwa data tracer study oleh CDC UNS . , menunjukkan mahasiswa lulusan Pendidikan Ekonomi UNS pada tahun 2023 yang berwirausaha menunjukkan bahwa minat mahasiswa pada berwirausaha masih rendah. Penanaman minat berwirausaha merupakan hal yang berguna untuk menciptakan keinginan dan merubah pola pikir dari mencari pekerjaan menjadi menciptakan lapangan pekerjaan (Arseto & Fitrianingsih dalam Wijayanti et , 2. Maka dari itu, perlu adanya tindakan untuk memunculkan jiwa kewirausahaan salah satunya yaitu dengan merubah pola pikir atau mindset kalangan muda terkhusus lulusan perguruan tinggi yang awalnya job seeker menjadi job creator (Privana & Kamalia, 2. Universitas Sebelas Maret merupakan lembaga pendidikan tinggi yang proaktif terkait kewirausahaan. Terbukti dengan Tindakan yang mendorong lulusannya agar mempunyai karakter wirausaha yaitu salah satu caranya berupa mewajibkan mata kuliah kewirausahaan disetiap fakultas yang termasuk juga FKIP (Hudaya et al. , 2. Selain menjadi guru, salah satu profil lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi UNS . Untuk menunjang profil tersebut, baik universitas, memberikan mata kuliah kewirausahaan (Wijayanti et al. , 2. Cara ini bertujuan harapannya supaya mahasiswa dapat mengasah jiwa kewirausahaan dalam dirinya sehingga memunculkan jiwa kewirausahaan yang tinggi. Minat kewirausahaan merupakan elemen penting untuk memahami alasan kewirausahaan (Rathidevi et al. , 2022, hlm 980-. Minat dalam Theory of Planned Behavior (TPB) dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu Attitude toward behavior . ikap terhadap perilak. Subjective norm behavior . orma subjekti. , dan Perceived behavioral control . ontrol perilaku Pada era kapitalis, kehadiran uang menjadi alat ukur atas segala sesuatu dalam kehidupan sehingga hal itu menjadi keinginan semua orang (Coleman dalam (Astungkara & Widayanti, 2. Hasil penelitian dari Morton & Podolny apabila suatu hal yang dilakukan oleh individu mendapatkan imbalan berupa materi . maka individu tersebut tentu menjalani dengan sangat giat (Astungkara & Widayanti, 2. Individu yang dihadapkan perihal memperoleh uang tentu rela mengorbankan segalanya yaitu baik berupa waktu, tenaga, resiko yang diterima, dan lain-lain. Sebab. This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 435 | Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET materi yang dimiliki dalam konteks ini yaitu uang, dipandang mampu mengatasi masalah kehidupan. Berwirausaha merupakan jalan alternatif untuk bisa mencapai posisi puncak yaitu kemapanan materi . (Astungkara & Widayanti, 2. Individu yang mempunyai rasa cinta tinggi terhadap uang, tentu memiliki motivasi kuat untuk bisa mencapai kemapanan materi . Berbagai cara pasti akan dilakukan demi meraih hal tersebut. Maka, cara yang bisa dilakukan yaitu melalui wirausaha. Terlebih individu dengan tingkat love of memaksimalkan kesempatan ini. Berdasarkan Astungkara Widayanti . menerangkan bahwa love of money pada diri seseorang dapat memberikan efek terhadap keinginan berwirausaha. Love of money adalah motivasi seseorang terhadap memperoleh uang dalam hidupnya (Tang dalam Astungkara & Widayanti, 2. Hal tersebut sesuai dengan penelitian terdahulu oleh Effrisanti & Wahono . dan Rohmadzany . yang menunjukkan bahwa love of money berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Hal tersebut dilandasi dengan kecintaannya terhadap uang sehingga motivasi yang terdapat pada diri seseorang dapat tergambar dari sebuah pencapaian yang efeknya bisa membangkitkan percaya diri dalam menjalankan tindakan atau usaha untuk menghasilkan uang semaksimal mungkin (Rohmadzany, 2. Selain Love of money, faktor yang dapat memengaruhi minat wirausaha adalah lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mendidik anak. Anak-anak menerima pendidikan awal dari orang tua mereka. Sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama keluarga, sehingga pendidikan yang paling signifikan bagi mereka berasal dari lingkungan keluarga. Peranan orang tua sebagai role model dapat dikategorikan sangatlah penting dan akan memberikan pandangan pada pemilihan pekerjaan pada Minat wirausaha tumbuh pada diri seseorang apabila lingkungan keluarga mendukung karena minat tumbuh dari (Rusydi Pamungkas, 2. Anak-anak menerima pendidikan awal dari orang tua mereka. Sebagian besar kehidupan anak berlangsung di dalam keluarga, yang menjadikan pendidikan yang paling berpengaruh bagi mereka berasal dari lingkungan keluarga. Hal ini sesuai dengan penelitian terdahulu oleh Adha et al. yang menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Namun, hal tersebut berbeda dengan hasil yang dilakukan oleh Rusydi & Pamungkas . lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Rendahnya jumlah wirausaha di Indonesia juga tergantung dari minat menyadari bahwa untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses, mereka harus mampu menghadapi segala resiko (Ningsih & Nurrahmah, 2. Tidak dapat di pungkiri juga bahwa peran self efficacy dapat berpengaruh pada minat untuk berwirausaha mahasiswa (Risakotta & This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 436 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE Sapulette, 2. Seseorang yang memiliki self efficacy yang tinggi akan cenderung memiliki minat yang tinggi dalam berwirausaha (Fahrani et al. , 2. Sedangkan seseorang yang memiliki self efficacy rendah memiliki keraguan atas kemampuan yang dimilikinya dan mudah menyerah (Aisy & Sumartik, 2. Oleh karena itu menurut Astri & Latifah dalam (Ubaidillah et al. , 2. self efficacy merupakan faktor penting dalam menentukan minat berwirausaha. Dengan demikian seseorang mempunyai self efficacy yang besar maka mempengaruhi minat berwirausaha yang tinggi pula, sebab mereka memiliki keyakinan dan kepercayaan diri dalam melakukan suatu usaha atau bisnis (Agustin & Trisnawati, 2. Peneliti menggunakan variabel love of money sebagai sebuah kebaruan dikarenakan variabel ini jarang digunakan untuk membangkitkan minat berwirausaha. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh love of money, lingkungan keluarga, dan self efficacy terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. METODE PENELITIAN Penelitian kali ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan memakai metode survei. Pengumpulan data memerlukan instrumen penelitian dengan menggunakan analisis data kuantitatif/statistik guna meneliti populasi atau sampel dengan uji hipotesis yang telah ditentukan (Sugiyono, 2. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret angkatan 2021 yang berjumlah 127 mahasiswa dan angkatan 2022 yang berjumlah 126 Jumlah sampel penelitian sebanyak 155 siswa yang diperoleh menggunakan teknik proportional random sampling dengan tingkat kesalahan sebesar Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi Persamaan regresi berganda dapat dinyatakan dengan rumus Y = a b1X1 b2X2 b3X3. Sebelum melakukan uji regresi, penting untuk melaksanakan uji prasyarat terlebih dahulu, yang mencakup Semua uji prasyarat dan analisis regresi dilakukan menggunakan aplikasi SPSS 26. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Tabel 1: Hasil Uji Normalitas Kolmogrov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 437 | Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data diolah,2024 Berdasarkan tabel 1 nilai Asymp. Sig . yaitu 0,200 yang berarti lebih besar dari 0,05 . ,200>0,. Hal tersebut menunjukkan bahwa uji normalitas terpenuhi yaitu data berdistribusi normal. Uji Linearitas Nilai signifikansi deviation for linearity dari variabel love of money (X. sebesar 0,104. lingkungan keluarga (X. sebesar 0,234. dan self efficacy (X. sebesar 0,902. Nilai signifikan dari variabel tersebut > 0,05 maka dapat diartikan terdapat hubungan linear antara variabel Uji Heterokedastisitas Tabel 2 : Hasil Uji Heterokedastisitas Unstandardized Coefficients Std. Error Model 1 (Costan. Love of money Lingkungan Keluarga Self efficacy Sumber: Data diolah, 2024 Standardized Coefficients Beta Sig Uji mengunakan uji Glejser dengan melihat nilai signifikansi > 0,05 maka dinyatakan tidak terjadi gejala heterokedastisitas. Berdasarkan Tabel 3 menunjukkan hasil uji heterokedastisitas sebagai berikut: . Nilai signifikansi love of money sebesar 0,409 yang berarti lebih dari 0,05 maka variabel love of money tidak terjadi gelaja . Nilai signifikansi lingkungan keluarga sebesar 0,328 yang berarti lebih dari 0,05 maka variabel lingkungan keluarga tidak terjadi gelaja . Nilai signifikansi self efficacy sebesar 0,623 yang berarti lebih dari 0,05 maka variabel self efficacy tidak terjadi gelaja heterokedastisitas Uji Multikolinearitas This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 438 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE Tabel 3: Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity statistics Tolerance VIF Keterangan 0,735 1,360 Tidak terdapat multikolinearitas Lingkungan Keluarga 0,615 1,625 Tidak terdapat multikolinearitas Self efficacy 1,747 Tidak terdapat multikolinearitas Love of money 0,572 Sumber: Data diolah,2024 Berdasarkan Tabel multikolinearitas sebagai berikut : . Nilai tolerance Love of money 0,735 > 0,10 dan itu nilai VIF Love of money 1,360 < 10, maka dapat disimpulkan tidak terdapat masalah multikolinearitas pada variabel love of money. Nilai tolerance Lingkungan Keluarga 0,615 > 0,10 dan , nilai VIF Lingkungan Keluarga 1,625 < 10, maka dapat disimpulkan tidak terdapat masalah multikolinearitas pada variabel Tabel 4: Hasil Uji Regresi Linear Berganda Model (Constan. Love of money Lingkungan Keluarga Self efficacy Sumber : Data diolah,2024 lingkungan keluarga. Nilai tolerance Self efficacy 0,572 > 0,10 dan nilai VIF Self efficacy 1,747 < 10, maka dapat disimpulkan tidak terdapat masalah multikolinearitas pada variabel self efficacy. Analisis Regresi Linear Berganda Regresi linear berganda bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari dua atau lebih variabel independen terhadap variabel Unstandardized Coefficients Std. Error Berdasarkan Tabel 4 nilai konstanta 1,727. nilai koefisien regresi variabel love of money 0,174. nilai koefisien regresi variabel lingkungan keluarga 0,429. nilai koefisien regresi variabel self efficacy 0,327. Berdasarkan hasil tersebut maka model regresi dapat disusun sebagai berikut Y = 1,727 0,174X1 0,429X2 0,327X3. Interpretasi dari persamaan Standardized Coefficients Beta Sig regresi tersebut sebagai berikut: . Nilai konstanta memiliki nilai positif sebesar 1,727. Nilai tersebut menunjukkan bahwa ketika variabel love of money, lingkungan keluarga, dan self efficacy bernilai 0 maka minat berwirausaha bernilai 1,727. Love of money memiliki nilai koefisien 0,174. nilai tersebut menunjukkan bahwa apabila variabel love of money mengalami kenaikan This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 439 | Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET sebesar 1 dan variabel lain dianggap tetap atau konstan maka minat berwirausaha akan mengalami peningkatan sebesar 0,174. Lingkungan keluarga memiliki nilai koefisien 0,429. nilai tersebut menunjukkan bahwa apabila variabel lingkungan keluarga mengalami kenaikan sebesar 1 dan variabel lain dianggap tetap atau konstan maka minat berwirausaha akan mengalami peningkatan sebesar 0,429. Self efficacy memiliki nilai koefisien 0,327. nilai tersebut menunjukkan bahwa apabila variabel Self efficacy mengalami kenaikan sebesar 1 dan variabel lain dianggap tetap atau konstan maka minat berwirausaha akan mengalami peningkatan sebesar 0,327. Uji Regresi secara Parsial (Uji . Uji t dilakukan guna menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial. Uji t dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel, apabila t hitung > t tabel dan nilai signifikansi < 0,05 maka diperoleh HCA ditolak dan HCA diterima atau terdapat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial. Berdasarkan Tabel kesimpulan yang dapat diperoleh dengan t tabel 1,975 sebagai berikut: Hasil uji t love of money Nilai t hitung variabel Love of money terhadap minat berwirausaha adalah 2,826 > 1,975 dan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, maka dari itu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel love of money terhadap minat berwirausaha secara parsial. Hasil uji t lingkungan keluarga Nilai t hitung variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha adalah 7,190 > 1,975 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H2 diterima, maka dari itu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha secara parsial. Hasil uji t self efficacy Nilai t hitung variabel self efficacy terhadap minat berwirausaha adalah 2,602 > 1,975 dan nilai signifikansi 0,010 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H3 diterima, maka dari itu terdapat pengaruh yang lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha secara parsial. Koefisien Determinasi (RA) Koefisien determinasi dilakukan guna mengetahui persentase pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan. Nilai koefisien determinasi dapat dilihat pada angka R Square. Nilai R square sebesar 0,537 atau 53,7% yang artinya 53,7% minat berwirausaha dipengaruhi oleh love of money, lingkungan keluarga dan self Sementara 46,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Pengaruh Love of money terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UNS Mengacu pada analisis data yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil yaitu This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 440 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE love of money secara positif dan signifikan berpengaruh pada minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNS angkatan 2021 dan 2022, sehingga hasil tersebut selaras dengan hipotesis yang dikemukakan. Membahas hasil persamaan regresi didapatkan nilai koefisien regresi love of money sebesar 0,174. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel love of money dan variabel lain diasumsikan tetap akan meningkatkan minat berwirausaha. Nilai tersebut merupakan angka positif yang berasal dari hubungan positif antara love of money dengan minat berwirausaha, sehingga hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi love of money maka semakin tinggi juga minat berwirausaha mahasiswa dan begitu juga sebaliknya. Pertama terkait indikator motivator pada variabel love of money berpengaruh terhadap minat berwirausaha dengan cara mencapai kekayaan finansial salah satunya dengan berwirausaha. Ketika mahasiswa memiliki kecintaan yang kuat terhadap uang, mereka cenderung lebih termotivasi untuk berinovasi, mengambil risiko, dan bekerja keras dalam usaha mereka. Motivasi finansial ini dapat meningkatkan ambisi dan keinginan untuk sukses, sehingga mahasiswa lebih berani memulai dan mengembangkan usaha. Secara keseluruhan, love of money sebagai motivator dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk mencari cara-cara kreatif dalam mencapai tujuan finansial mereka. Hasil dari uji t diperoleh nilai t hitung lebih besar dibandingkan nilai t tabel . ,826 > 1,. dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 lebih kecil dibandingkan 0,05 . ,005 < 0,. sehingga dapat diartikan love of money berpengaruh positif dan signifikan pada minat berwirausaha. Hasil penelitian ini selaras dengan hasil penelitian Astungkara & Widayanti, . Effrisanti & Wahono . dan Rohmadzany . yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan love of money terhadap minat berwirausaha. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh love of money terhadap minat berwirausaha menduduki urutan kedua setelah lingkungan keluarga. Hal tersebut membuktikan bahwa love of money berpengaruh lebih kuat daripada self efficacy tetapi lebih lemah daripada lingkungan keluarga. Variabel love of money memiliki indikator yaitu motivator, power of control, dan richness. Kemudian indikator power of control pada variabel love of money berpengaruh terhadap minat berwirausaha dikarenakan kewirausahaan sebagai sarana untuk mencapai otonomi dan penguasaan atas kehidupan yang didasari oleh finansial yang dimiliki. Sebab, finansial adalah sebuah wujud dari prestasi yang telah dicapai seseorang. Terakhir richness pada variabel love of money berpengaruh terhadap minat berwirausaha dengan dasar untuk mengejar kekayaan sebagai tujuan utama. Kecintaan terhadap kekayaan membuat mahasiswa lebih termotivasi mencari peluang usaha atau bisnis yang menghasilkan pendapatan Keinginan untuk mencapai status finansial yang lebih baik mendorong inovasi, pengambilan risiko, dan usaha Maka dari itu, indikator richness dapat meningkatkan minat berwirausaha, karena mahasiswa melihat kewirausahaan This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 441 | Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET sebagai jalan untuk mencapai tujuan yaitu finansial yang mapan sehingga sesuai dengan gaya hidup yang diinginkan. Pengaruh Lingkungan Keluarga Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UNS Mengacu pada analisis data yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil yaitu lingkungan keluarga secara positif dan signifikan berpengaruh pada minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNS angkatan 2021 dan 2022, sehingga hasil tersebut Membahas hasil persamaan regresi didapatkan nilai koefisien regresi lingkungan keluarga sebesar 0,429. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel lingkungan keluarga dan variabel lain diasumsikan tetap akan meningkatkan Nilai merupakan angka positif yang berasal dari hubungan positif antara lingkungan keluarga dengan minat berwirausaha, sehingga hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi dukungan dari lingkungan keluarga maka semakin tinggi juga minat berwirausaha mahasiswa dan begitu juga Hasil dari uji t diperoleh nilai t hitung lebih besar dibandingkan nilai t tabel . ,190 > 1,. dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dibandingkan 0,05 . ,000 < 0,. sehingga dapat diartikan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan pada minat berwirausaha. Hasil penelitian ini selaras dengan hasil penelitian Lestari & Sukirman . Agustin & Trisnawati . dan Hudaya et al. yang menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan lingkungan kelurga terhadap minat Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha menduduki peringkat pertama. Hal tersebut juga membuktikan bahwa pengaruh dari lingkungan keluarga memberikan dampak besar terhadap pemilihan pekerjaan. Variabel lingkungan keluarga memiliki indikator yaitu cara orang tua mendidik, hubungan antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, kepedulian orang tua, dan latar belakang Lingkungan keluarga berperan berwirausaha mahasiswa, yang dipengaruhi oleh cara orang tua mendidik, kepedulian orang tua, dan latar belakang kebudayaan. Hal ini juga mewakili tiga indikator yaitu cara orang tua mendidik, kepedulian orang tua, dan latar belakang budaya. Cara orang tua mendidik dapat membentuk pola pikir dan keterampilan mahasiswa, sementara kepedulian orang tua dalam mendukung dan mendorong eksplorasi ide-ide bisnis menciptakan rasa percaya diri yang diperlukan untuk berwirausaha. Selain itu, latar belakang kebudayaan memberikan nilai-nilai dan norma yang dapat mempengaruhi sikap mahasiswa terhadap kewirausahaan, baik sebagai peluang maupun tantangan. Selanjutnya, indikator hubungan antar anggota keluarga dan suasana rumah. Hubungan yang erat This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 442 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE dan saling mendukung antar anggota keluarga dapat memberikan dorongan emosional dan motivasi bagi mahasiswa untuk mengejar impian terutama dalam bidang kewirausahaan. Hasil yang timbul ketika anggota keluarga saling berbagi pengalaman, ide, dan dukungan terkait termotivasi untuk mengeksplorasi tentang Selain itu, komunikasi yang baik dalam keluarga memungkinkan mahasiswa untuk belajar dari pengalaman orang tua atau saudara yang mungkin memiliki latar memperkuat minat dan keterampilan mereka dalam berwirausaha. Di sisi lain, suasana rumah yang dinamis dan inspiratif, di mana ide-ide baru dihargai dan diskusi kreativitas dan keberanian mahasiswa untuk memunculkan minat dan mulai menjelajah dunia wirausaha. Terakhir, terkait dengan indikator keadaan ekonomi keluarga. Keluarga dengan kondisi ekonomi yang stabil cenderung memberikan akses lebih baik terhadap pendidikan, pelatihan, dan sumber Mahasiswa dari keluarga yang mampu secara finansial mungkin lebih terdorong untuk mengeksplorasi ideide bisnis karena mereka memiliki dukungan modal dan jaringan yang lebih Sebaliknya, mahasiswa dari keluarga dengan keadaan ekonomi yang kurang baik mungkin menghadapi tantangan yang lebih besar, tetapi juga bisa termotivasi untuk meningkatkan kondisi ekonomi mereka. Pengaruh Self efficacy terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UNS Mengacu pada analisis data yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil yaitu self efficacy secara positif dan signifikan berpengaruh pada minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNS angkatan 2021 dan 2022, sehingga hasil tersebut selaras dengan hipotesis yang dikemukakan. Membahas hasil persamaan regresi didapatkan nilai koefisien regresi self efficacy sebesar 0,327. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel self efficacy dan variabel lain diasumsikan tetap akan meningkatkan minat berwirausaha. Nilai tersebut merupakan angka positif yang berasal dari hubungan positif antara self efficacy dengan minat berwirausaha, sehingga hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi self efficacy maka semakin tinggi juga minat berwirausaha mahasiswa dan begitu juga sebaliknya. Hasil dari uji t diperoleh nilai t hitung lebih besar dibandingkan nilai t tabel . ,602 > 1,. dengan nilai signifikansi sebesar 0,010 lebih kecil dibandingkan 0,05 . ,010 < 0,. sehingga dapat diartikan self efficacy berpengaruh positif dan signifikan pada minat berwirausaha. Hasil penelitian ini selaras dengan hasil penelitian (Agustin & Trisnawati, 2. Effrisanti & Wahono . , dan Wijayanti et al. yang menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifiksn self efficacy terhadap minat Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh self efficacy terhadap minat berwirausaha menduduki urutan ketiga atau terakhir setelah love of money dan lingkungan keluarga. Variabel self efficacy memiliki indikator yaitu tingkat, kekuatan, dan generalisasi menjadi This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 443 | Muhammad Fauzan Pratama. Trisno Martono. Feri Setyowibowo. PENGARUH LOVE OF MONEY. LINGKUNGAN KELUARGA. DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Meskipun terkecil, hasil dari self memberikan angka positif dan signifikan. Pertama terkait dengan indikator tingkat/level bahwa tingkat self efficacy yang tinggi di kalangan mahasiswa berpengaruh positif terhadap keyakinan mereka akan kemampuan diri. Data analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa percaya akan keberhasilan dalam usaha yang mereka tetapkan dan menghadapi tugas yang sulit. Kepercayaan positif ini mendorong mereka untuk mengatur aktivitas menuju kesuksesan, dan individu dengan kepercayaan diri yang tinggi cenderung tidak meninggalkan tugas atau mundur saat menghadapi rintangan. Kemudian kekuatan/strength yaitu mahasiswa dengan tingkat selfefficacy yang kuat merasa lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan dan risiko dalam berbagai konteks terutama kewirausahaan, sehingga lebih termotivasi untuk memulai dan mengembangkan usaha. Kekuatan keyakinan ini mendorong mereka untuk bertindak dan mengambil inisiatif sehingga cenderung mengarah pada keberhasilan dan kesuksesan, serta lebih tahan terhadap kegagalan, begitu pula Terakhir umum/generality bahwa mahasiswa dengan tingkat self efficacy yang tinggi cenderung kemampuan mereka dapat digunakan dalam berbagai konteks termasuk konteks kewirausahaan, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan minat mereka untuk mengeksplorasi terkait kewirausahaan. Mereka merasa lebih siap untuk menghadapi segala tantangan yang berbeda dan beradaptasi dengan situasi baru dan begitu juga sebaliknya. PENUTUP Hasil yang diperoleh dari uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara love of money, lingkungan keluarga, dan self efficacy terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Maka dari itu, semakin tinggi love of money, lingkungan keluarga, dan self efficacy dalam diri mahasiswa semakin tinggi juga minat mahasiswa untuk Hasil penelitian ini dapat mahasiswa supaya bisa mewujudkan sikap love of money berupa motivasi dalam memperoleh pendapatan yang tinggi dengan berwirausaha. Selain itu, sebagai rujukan untuk mahasiswa supaya bisa mewujudkan dukungan dari lingkungan keluarga untuk berwirausaha. Selanjutnya, dapat dijadikan rujukan untuk mahasiswa berwirausaha sehingga memiliki keyakinan kuat yang berpengaruh terhadap proses Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat memperbanyak sampel dari berbagai daerah, perguruan tinggi, dan lain-lain. Kemudian bisa juga dengan memperbanyak variabel seperti kehadiran e-commerce, tren video konten, pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan, teman sebaya, peran program studi, ekspektasi pendapatan, dan lain-lain. This is an open-access article under the CC-BY-SA License Copyright A2025. The Author. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) | e-ISSN 2541-0938 p-ISSN 2657-1528 444 | Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JURKAMI Volume 10. Nomor 2, 2025 http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE DAFTAR PUSTAKA