KAJIAN PENGARUH PACK CARBURIZING DENGAN SUMBER KARBON ARANG BAMBU TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA AISI 1040 Alessnadro Chiesa. Yovial Mahyoedin RD. Mahasiswa Prodi Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri. Universitas Bung Hatta Email : alessandrochiesa21@gmail. Dosen Prodi Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri. Univesitas Bung Hatta Email : jmahyoedin@gmail. ABSTAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1040 setelah dilakukan pack carburizing. Bagaimana pengaruh variasi temperatur pada proses pack crburizing terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1040. Untuk melihat pengaruh penambahan karbon melalui proses pack carburizing terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro dari baja AISI 1040. Dapat dilihat perubahan warna pada hasil foto struktur mikro tiap-tiap- suhu masing-masing. Dilihat karbon yang masuk lebih banyak terjadi pada suhu 1000AC, dibandingkan dengan suhu 800AC,900AC dan bahan mentah. Dapat dilihat pada grafik, dimana nilai kekerasan tertinggi terletak pada suhu 1000 AC dengan nilai 50,53 HRA, dan dapat dilihat nilai kekerasan terendah terletak pada ( bahan baku ) dengan nilai 30,2 HRA. Kekerasan tertingi terletak pada temperatur 1000AC. Suhu karburasi optimal untuk meningkatkan kekerasan baja AISI 1040 yaitu pada temperatur 1000AC dengan rata Ae rata 50,53 HRA yang mengalami kanaikan sebesar 67,32% dari raw material. Dari hasil uji struktur mikro pada spesimen yang telah dilakukan proses pack carburizing dapat dilihat karbon yang lebih banyak pada suhu 1000AC. Hal tersebut menandakan bahwa proses pack carburizing menyebabkan penambahan unsur karbon yang membuat kekerasannya meningkat pada bagian permungkaan spesimen. Kata Kunci : Pack Carburizing. Kekerasan. Struktur Mikro. PENDAHULUAN Perkembangan industri yang pesat, terutama di sektor permesinan, telah mendorong kemajuan teknologi dalam produksi bahan baku seperti baja. Baja biasa digunakan dalam konstruksi komponen mesin yang mengalami gesekan, seperti roda gigi, poros, dll, karena daya tahannya yang luar biasa. (Arifandi & Pohan, 2. Pack carburizing adalah ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari proses karburasi, yaitu media karburasi, suhu pemanasan, time pembuangan, dan Proses penambahan elemen karbon ke permukaan material, yang pada gilirannya akan material tersebut (Mahardika & Hidayat. Kondisi ini sangat diperlukan bagi komponen yang memerlukan ketahanan aus. Suhu untuk proses karburasi kurang lebih 900 Ae 950AC dalam media karburasi. Hal ini akan menghasilkan lapisan permukaan yang keras dan tahan aus dengan ketahanan/inti. Media karburasi dapat berbentuk fasa padat, cair, atau gas. (Arifandi & Pohan, 2. II. TINJAUAN PUSTAKA Baja AISI 1040 adalah jenis baja jenis karbon sedang mempunyai kandungan karbon sebesar 0,4% dan kepadatan sebesar 7870 kg/mA. Baja jenis AISI 1040 mempunyai sifat mekanik yang sangat baik, termasuk kemampuan las yang baik, kemampuan mesin yang baik, ketangguhan yang tinggi, kekuatan yang baik, dan kekerasan tinggi. METODOLOGI PENELITIAN Waktu pelaksaan dilakukan pada hari kerja, di Universitas Bung hatta Laboratorium Material Dan Metalurgi Fisik. Menurut (Sundari et al. , 2. Karburasi merupakan suatu proses perlakuan panas pada permukaan suatu benda kerja yang memanfaatkan karbon sebagai unsur Prinsip dari perlakuan panas jenis ini adalah menempatkan karbon di sekitar benda kerja ketika dipanaskan, sehingga karbon akan berdifusi ke permukaan benda kerja. Hasil yang didapat adalah benda kerja dengan permukaan yang terpengaruh ulet. Pengujian kekerasan menggunakan uji kekerasan rocwell dengan skala A menggunakan jenis indentor penekan adalah kerucut intan dengan sudut puncak 120A dan beban total 60 kg. Pengujian kekerasan dilakuan untuk menguji tingkat kekerasan suatu material atau bahan dengan memberikan beban minor dan beban mayor. Pengujian ini dilakukan untuk melengkapi informasi mengenai nilai kekerasan material dan referensi pendukung dalam spesifikasi Pengujian struktur mikro ini bertujuan untuk mendapatkan foto-foto struktur mikro . icro structure materia. Struktur mikro baja tergolong dari beberapa struktur kristal yang digabungkan. Biasanya, ada banyak Kristal terdiri pada logam . , tetapi ada juga Kristal terdiri hanya satu . Diagram Alir penelitian IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam penelitian ini pengambilan foto-foto pembesaran 100 kali pada saat proses pengambilan gambar. Pemotretan ini dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universtas Negeri Padang. Tanpa Perlakuan ( Raw Material ) Berikut ini merupakan hasil pengujian yang dilakukan pada spesimen baja 1040 dengan perlakuan panas dan tanpa perlakuan panas ( raw material ) dengan melakukan uji Temperatur 800AC Pengujian kekerasan menggunakan uji kekerasan rocwell dengan skala A menggunakan jenis indentor penekan adalah kerucut intan dengan sudut puncak 120A dan beban total 60 kg. Data uji kekerasan yang tercantum di atas adalah data yang langsung ditampilkan layar monitor pada alat uji kekerasan Rockwell. Temperatur 1000AC Dapat dilihat pada gambar diatas menunjukan bentuk spesimen sebelum Pack carburizing dan spesimen yang sudah dilakukan perlakuan panas. Dapat dilihat perubahan warna pada hasil foto struktur mikro tiap masing-masing temperatur. Dilihat karbon yang masuk lebih banyak 1000AC, 800AC,900AC dan raw material. Nilai Kekerasan HRA Raw Material 800 AC 900 AC 1000 AC Hubungan Variasi Temperatur Dengan Nilai Kekerasan HRA Nilai Kekerasan HRA Temperatur 900AC No Variasi temperatur AC RAW MATERIAL Variasi Temperatur (EE) Dari gambar garfik hubungan temperatur dengan nilai kekerasan HRA hasil dari rata Ae rata 3 variasi temperatur, 9 benda uji dengan perlakuan panas dan 1 tanpa perlakuan panas ( raw material ). Dapat terlihat pada grafik, dimana nilai kekerasan tertinggi terletak pada temperatur 1000 AC dengan nilai 50,53 HRA, dan dapat dilihat nilai kekerasan terendah terletak pada ( raw material ) dengan nilai 30,2 HRA. Kekerasan tertinngi terletak pada temperatur KESIMPULAN Dari penelitian yang dilakukan dapat ditarik beberapa kesimpulan: Suhu optimal temperatur carburizing untuk meningkatkan kekerasan baja AISI 1040 yaitu pada temperatur 1000AC dengan rata Ae rata 50,53 HRA yang mengalami kanaikan sebesar 67,32% dari raw material. Dapat disimpulkan makin tinggi temperatur pack carburizing maka spesimen akan semakin keras. Dari hasil uji struktur mikro pada spesimen yang telah dilakukan proses pack carburizing dapat dilihat karbon lebih banyak pada temperatur 1000AC. Hal tersebut menandakan bahwa proses pack carburizing menyebabkan penambahan unsur karbon yang membuat kekerasannya meningkat pada bagian permungkaan DAFTAR PUSTAKA