PENELITIAN ASLI RAHIM SEHAT. KELUARGA HEBAT. YUK IVA TEST! Idaria R. Sidabukke1. Yunida Turisna Simanjuntak2. Julia Mahdalena Siahaan3. Pinkan Soraya4. Serly Pangaribuan5 1,2,3,4,5 Fakultas Pendidikan Vokasi. Universitas Sumatera Utara, 20123. Indonesia Info Artikel Riwayat Artikel: Diterima: 10 Juni 2025 Direvisi: 20 Juni 2025 Diterima: 05 Juli 2025 Diterbitkan: 09 Juli 2025 Kata kunci: Rahim sehat, keluarga hebat. IVA Test Penulis Idaria. Yunida. Julia. Pinkan. Serly Email: idariasidabukke20@gmail. Sari Mutiara Indonesia. Medan. Abstrak Keluarga Hebat berlandaskan pada ketahanan, adaptasi, dan kesejahteraan, selaras dengan BKKBN yang menekankan keluarga sejahtera, sehat, mandiri, harmonis, dan bertakwa melalui Delapan Fungsi Keluarga (Keagamaan. Sosial Budaya. Cinta Kasih. Perlindungan. Reproduksi. Sosialisasi & Pendidikan. Ekonomi. Pembinaan Lingkunga. WHO juga menegaskan peran keluarga sebagai unit dasar kesejahteraan individu, mencakup kesehatan ibu & anak, pengendalian penyakit, kesehatan jiwa, serta perilaku dan lingkungan sehat. Reproduksi Sehat didefinisikan sebagai kondisi sejahtera fisik, mental, dan sosial yang utuh terkait sistem dan proses Permenkes Nomor 2 Tahun 2025 mengatur upaya kesehatan reproduksi sepanjang siklus hidup, termasuk kesehatan seksual dan pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS). WHO menekankan pendekatan siklus hidup, meliputi kesehatan maternal. KB. IMS, kesehatan remaja, kanker organ reproduksi, infertilitas, dan kekerasan berbasis gender. Kanker serviks, kasus kanker tertinggi kedua di Indonesia dan penyebab kematian utama perempuan global, sangat berkaitan dengan Human Papilloma Virus (HPV), virus menular seksual utama. Data menunjukkan prevalensi IMS dan masalah reproduksi wanita yang tinggi. Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan melalui IVA Test (Inspeksi Visual Asam Aseta. , metode yang terjangkau dan direkomendasikan WHO, terutama di negara Meskipun efektif dan memungkinkan strategi 'screen-and-treat', kesadaran masyarakat akan pentingnya IVA Test masih rendah. Jurnal Abdimas Mutiara (JAM) e-ISSN: 2722-7758 Vol. No. 02 Juli, 2025 (P1-. Homepage: https://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM DOI: https://doi. org/10. 51544/jam. Copyright A 2025 by the Authors. Published by Program Studi: Sistem Informasi Fakultas Sain dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia. This is an open access article under the CC BY-SA Licence (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International Licens. Pendahuluan Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut data WHO, setiap tahun terdapat lebih dari 15. 000 kasus baru kanker serviks di Indonesia, dengan angka kematian yang cukup tinggi akibat keterlambatan diagnosis. Padahal, kanker serviks sangat mungkin dicegah dan dideteksi sejak dini melalui skrining rutin. Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Aseta. merupakan salah satu metode skrining yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI karena dinilai efektif, murah, mudah dilakukan, dan dapat diakses di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk Praktik Mandiri Bidan. Meski begitu, partisipasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan IVA masih tergolong rendah. Hambatan utamanya adalah minimnya pengetahuan tentang kanker serviks, rasa takut akan hasil pemeriksaan, stigma negatif, hingga kurangnya dukungan dari keluarga. Metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) adalah salah satu cara deteksi dini kanker serviks yang sederhana, murah, dan efektif. Sayangnya, masih banyak perempuan yang belum menyadari pentingnya pemeriksaan IVA. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi, ketakutan, rasa malu, dan stigma sosial. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Rahim Sehat. Keluarga Hebat: Yuk Iva Test!", tim pengabdi dari Praktik Mandiri Bidan Eka Harianti berinisiatif untuk melakukan edukasi dan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya wanita usia subur (WUS), guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pencegahan kanker Solusi Permasalahan Mitra Masalah yang terdapat adanya rasa malu dan takut untuk diperiksa, dan minimnya pendampingan dari keluarga, terutama suami dan beberapa peserta batal hadir karena kegiatan rumah tangga. Dari hal permasalahan yang dihadapi maka penulis melibatkan tokoh agama atau tokoh masyarakat dalam kegiatan berikutnya, serta memberikan pelatihan kader kesehatan sebagai duta edukasi, dan menyusun program pemeriksaan IVA berkala per 6 bulan. Metode Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai kanker serviks dan IVA test, memberikan layanan pemeriksaan IVA secara gratis, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker serviks dan membangun jejaring kolaboratif dengan masyarakat dan kader kesehatan local. Hasil dan Pembahasan Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan IVA Test dilaksanakan 15 Mei 2025 di Praktek Bidan Eka Harianti sekaligus memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai kanker serviks dilakukan diikuti berjumlah 65 orang. Dengan kategori adalah seluruh pasangan usia subur yang berada di wilayah kerja praktek bidan mandiri dengan jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan IVA: 52 orang dan peserta yang ditemukan dengan hasil IVA positif: 3 orang, dirujuk ke Puskesmas/Klinik lanjutan. Dari hasil kegiatan ini peserta mayoritas menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, dan banyak peserta baru pertama kali mengetahui dan mengikuti IVA test. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang komunikatif dan ramah, perempuan lebih termotivasi untuk memeriksakan Kurangnya pengetahuan menjadi kendala utama, sehingga edukasi dan konseling sangat diperlukan. Peran bidan dan kader sangat penting dalam menjangkau masyarakat secara langsung dan memberikan edukasi yang tepat sasaran. Gambar kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat di Praktik Mandiri Bidan Eka Harianti antara lain : Gambar 1 : Registrasi Peserta IVA Test Gambar 2: Penyuluhan Kanker Serviks Gambar 3 : Respon Peserta Setelah Pelaksanaan IVA Test Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Program AuRahim Sehat. Keluarga Hebat: Yuk IVA Test!Ay berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan IVA dan meningkatkan pemahaman tentang kanker serviks. Saran Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala dan menyeluruh, perlu dukungan lintas sektor . uskesmas, tokoh masyarakat. RT/RW), dan diperlukan penguatan sistem rujukan bagi peserta dengan hasil IVA positif. Ucapan Terimakasih Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat ini, antara lain: Ibu Bidan Eka Harianti, selaku tuan rumah dan mitra kegiatan yang telah menyediakan tempat serta fasilitas pelaksanaan pemeriksaan IVA. Dinas Kesehatan setempat yang memberikan izin dan dukungan moral terhadap program ini. Kader kesehatan dan tokoh masyarakat yang turut berperan aktif dalam mengajak Seluruh peserta IVA test yang telah berpartisipasi dengan antusias dan menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini kanker serviks. Tim pelaksana pengabdian masyarakat yang telah bekerja keras dalam merencanakan dan merealisasikan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesadaran dan kesehatan perempuan, serta menjadi inspirasi untuk kegiatan serupa di masa mendatang. Referensi