Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 49 Ae 55 PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) STUDI PADA KOPERASI TUNAS ARTHA MANDIRI CABANG GARUT Oleh : Dede Supian Program Studi Keuangan & Perbankan Ae STIE Yasa Anggana Garut Email : dede0965@gmail. Padlan Lukman Nulhakim Program Studi Manajemen Ae STIE Yasa Anggana Garut Email : dede0965@gmail. Article Info Article History : Received 16 Des - 2022 Accepted 25 Des - 2022 Available Online 30 Des Ae 2022 Abstract This research was conducted to determine the problems in the financial performance of companies using profitability ratios. And aims to determine the effect of income on return on assets. Where this research took place at the Tunas Artha Mandiri cooperative. Garut Branch. The method used is quantitative descriptive research. The source of the data obtained is secondary from the 2017-2021 income statement and balance sheet for the company. By measuring using a measuring tool analysis of the correlation coefficient and test of determination. In data analysis using correlation coefficient test and determination. Where the results of the study were obtained for the correlation test with a result of 0. 789 which of the results indicated that income had a strong influence on return on Meanwhile, from the test of the coefficient of determination with the result of 0. 63 or 63% which of these results is that income has a partial effect on the return on assets of 63% and the rest is from other factors. Thus that income affects the return on assets. Keyword : Income. Return On Assets Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 3, tujuan koperasi adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD Prinsip-prinsip koperasi adalah ketentuanketentuan pokok yang berlaku dalam koperasi dan dijadikan sebagai pedoman kerja koperasi dengan arti yang lebih jauh prinsip tersebut merupakan Aorules of the gameAo dalam kehidupan Adapun prinsip koperasi dalam UU No 25 tahun 1992 dan yang berlaku di Indonesia antara lain yaitu keanggotaan yang bersifat sukarela dan terbuka, pengelolaan dilakukan secara demokrasi, pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil, pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal, kemandirian, pendidikan perkoperasian dan kerja sama antar koperasi. Dalam melakukan usahanya koperasi simpan pinjam ini bisa melakukan dalam menghimpun sebuah dana. Dimana dana tersebut bisa dalam bentuk kekayaan/asset, hutang dan yang Jika sumber dana yang didapat dari PENDAHULUAN Di era globalisasi ini banyak perusahaan yang semakin berkembang pesat, hal ini dapat dilihat dari persaingan ekonomi dan bisnis, baik ditingkat nasional maupun internasional yang terus meningkat tajam. Perusahaan yang tidak bisa mengikuti dan mengimbangi arus globalisasi yang ada maka perusahaan tersebut akan tertinggal dan terus menurun sehingga dapat mengalami Juga termasuk pada perusahaan yang bergerak disektor koperasi. Koperasi sebagai lembaga dimana orangorang yang memiliki kepentingan,berkumpul dan bergabung untuk meningkatkan kesejahteraan. Dalam pelaksanaannya koperasi dilandasi oleh nilai-nilai dan prinsip yang merincikan sebagai lembaga ekonomi yang sarat dengan sebuah nilai dalam berbisnis. Nilai yang terkandung dalam koperasi biasanya seperti mendorong diri sendiri, percaya pada diri sendiri, dan kebersamaan yang bisa mendatangkan efek sinergis. Dimana efek sinergis ini akan menjadi satu kekuatan yang sangat ampuh bagi koperasi untuk mampu bersaing dengan pelaku ekonomi yang lain. kekayaan/asset yaitu berasal dari simpanan wajib anggota dan sukarela, cadangan umum serta SHU ditahun berjalan. Sedangkan sumber dana yang berbentuk hutang berasal dari tabungan kemudian simpanan berjangka diterima koperasi. Sumber dana merupakan hal penting dalam bagi kehidupan koperasi simpan pinjam dalam memenuhi kebutuhan dana para anggota. Bagi anggota koperasi yang memenuhi kebutuhan dana diharapkan untuk menyimpan dananya atau menjadikan asset di koperasi. Permasalahan yang diangkat adalah mengenai kinerja keuangan yang salah satunya dapat diukur oleh rasio keuangan profitabilitas. Rasio profitabilitas adalah rasio yang dapat mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan memperoleh laba baik dalam hubungannya dengan penjualan, aset maupun laba bagi modal sendiri. Permasalahan profitabilitas ini ingin ditelusuri di objek Koperasi Tunas Artha Mandiri Cabang Garut. Koperasi ini sendiri mengukurnya menggunakan rasio aktivitas, namun peneliti akan mengukur menggunakan rasio aktivitas lewat cara return on asset. Untuk mengukur kinerja keungan yang ada di koperasi ini yang mana untuk mensejahterakan anggota dan juga menghasilkan keuntungan yang mana keuntungan itu tentunya berupa finansial atau Dalam kegiatan usaha yang dijalankan oleh perusahaan memiliki beberapa tujuan yang keuntungan yang optimal atas usaha yang Oleh karena itu setiap perusahaan menginginkan agar modal yang di investasikan dalam usahanya cepat kembali, disamping itu, pemilik perusahaan maupun investor yag mengharapkan adanya hasil atas modal yang telah di investasikan sehingga mampu memberikan tingkat profitabilitas yang baik untuk perusahan dan kemakmuran bagi pemilik dan seluruh Berdasarkan hasil penelitian awal diperoleh dari studi dokumentasi berupa data laporan keuangan pada tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 yang menunjukan perkembangan laba dan total aset Koperasi Tunas Arta Mandiri yaitu adanya total pendapatan dilihat dari laporan laba rugi pada tahun 2017 dan tahun 2021 dan perkembangan total aset pada tahun 2017 dan tahun 2021, yang dilihat pada tabel berikut : Tabel 1 Laporan Laba Rugi Pada Koperasi Tunas Artha Mandiri Tahun 2017 Ae 2021 Laporan laba rugi Tahun Total Pendapatan Total Biaya Asset Laba/SHU Return On Asset 0,62 0,68 0,93 0,25 1,48 Sumber : data keuangan laporan laba rugi dan neraca Koperasi Tunas artha mandiri Dari tabel diatas menjelaskan mengenai laporan laba rugi pada Koperasi Tunas Artha Mandiri mulai dari total pendapatan,total biaya, asset,laba dan juga return on asset. Dimana pada setiap tahunnya mengalami kenaikan dan penurunan atau dalam kata lain mengalami fluktuatif, dimana pada tahun 2017-2019 baik pendapatan maupun biaya itu mengalami kenaikan, untuk asset dan laba juga mengalami kenaikan pada tahun 2017-2019. Sedangkan pada tahun 2020 dari laporan tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan yang menyebabkan pada laba menjadi menurun. Dan pada tahun 2021 mengalami kenaikan yang sangat besar dengan hasil yang sangat besar sampai diangka 100%. Perkembangan Pendapatan dan ROA 2017 2018 2019 2020-68. Perk Pendapatan Perk ROA Grafik 1 Perkembangan Pendapatan dan ROA tahun 2017-2021 pada Koperasi Tunas Artha Mandiri Seperti diketahui, laba dan aset merupakan dasar perhitungan untuk menghitung jumlah Return On Assets (ROA), rasio yang tinggi menunjukan efesiensi dan efektivitas pengelolaan aset, yang berarti semakin baik. Jika dilihat pada tabel di atas posisi perkembangan rata-rata total aset dan laba sebelum pajak pada tahun 2017 -2021 dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, yang dapat kita perkembangan ROA pada tahun 2018 adalah sebesar 6,50, untuk tahun 2019 naik menjadi 25,20 dan 2020 mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu -68,50, sedangkan pada tahun 2021 kembali meningkat dengan jumlah 122,40. Untuk mengetahui ROA kita perlu menghitung laba yang dibagi oleh rata-rata total aktiva dan dikalikan 100%. Dari tabel di atas, dengan adanya laba setelah pajak dan rata-rata total aset yang mengalami fluktuasi tidak menutup kemungkinan besarnya ROA pun belum mengalami perkembangan yang signifikan hal tersebut dapat memicu kurangnya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan profit dimana hal tersebut berdampak pada kemampuan perusahaan dalam menaikan tingkat profitabilitasnya yang mana akan berdampak pada penurunan keuntungan dan penurunan posisi dari bank tersebut. Menurut Kasmir . , menjelaskan bahwa yang mempengaruhi Return on Assets (ROA) dipengaruhi oleh margin laba bersih dan perputaran total aktiva karena apabila ROA rendah itu disebabkan oleh rendahnya margin laba yang diakibatkan oleh rendahnya margin laba bersih yang diakibatkan oleh rendahnya perputaran total Adapun teori yang menunjukan adanya pengaruh pendapatan terhadap Retrun on Assets (ROA) menurut Kieso, dkk yang diterjemahkan oleh Salim . menyatakan bahwa Aukomponen-komponen pembentuk Retrun on Assets (ROA) adalah sebagai berikut: Pendapatan, adalah arus masuk aktiva atau peningkatan lainnya dalam aktiva entitas atau pelunasan kewajibannya selama suatu periode yang ditimbulkan dari operasi utama perusahaan. Beban, adalah arus keluar atau penurunan lainnya dalam aktiva sebuah entitas atau penambahan kewajibannya selama satu periode, yang ditimbulkan dari operasi utama perusahaan. Keuntungan, adalah kenaikan ekuitas . ktiva bersi. perusahaan dari transaksi sampingan atau waktu tertentu. Kerugian, adalah penurunan ekuitas . ktiva bersi. perusahaan dari transaksi sampingan atau waktu tertentu. dikenal dengan sebutan yang berbeda, seperti penjualan, penghasilan jasa, bunga, dividen, royalty dan sewa. (Ikatan Akutan Indonesia 2015:23. Sedangkan menurut Diana dan Setiawati . pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal entitas selama suatu periode jika arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendapatan adalah semua pemasukan yang memberikan hasil dari sebuah pelaksaanaan kegiatan yang menghasilkan uang dan memberikan masukan lebih dari modal. Return On Assets (ROA) Munawir . 4: . Aumengemukakan bahwa ROI atau ROA adalah salah satu bentuk rasio profitabilitas yang dimaksudkan untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasinya perusahaan keuntunganAy. Dapat disimpulkan bahwa Return On Assets (ROA) merupakan rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Menurut Kieso, dkk yang diterjemahkan oleh Salim . menyatakan bahwa Aukomponen-komponen pembentuk Retrun on Assets (ROA) adalah sebagai berikut: Pendapatan, adalah arus masuk aktiva atau peningkatan lainnya dalam aktiva entitas atau pelunasan kewajibannya selama suatu periode yang ditimbulkan dari operasi utama perusahaan. Beban, adalah arus keluar atau penurunan lainnya dalam aktiva sebuah entitas atau penambahan kewajibannya selama satu periode, yang ditimbulkan dari operasi utama perusahaan. Keuntungan, adalah kenaikan ekuitas . ktiva bersi. perusahaan dari transaksi sampingan atau waktu tertentu. Kerugian, adalah penurunan ekuitas . ktiva bersi. perusahaan dari transaksi sampingan atau waktu tertentu. METODE PENELITIAN Dalam menggunakan metode deskriptif asosiatif. Metode deskriptif merupakan uraian sistematis tentang teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan variabel yang diteliti. Sedangkan metode asosiatif bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, dengan bentuk hubungan KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS KAJIAN PUSTAKA Pendapatan Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari pelaksanaan aktivitas entitas yang normal dan kausal yaitu hubungan yang menunjukan sebab Dalam pelaksanaan penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara sebagai berikut : Kuesioner atau angket. Observasi Wawancara atau interview Studi pustaka Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis Analisis Kuantitatif : yaitu suatu analisis data dengan menggunakan rumus statistika berupa analisis koefisien korelasi dan koefisien Dalam penelitian ini perkembangan pendapatan pada Koperasi TAM mengalami fluktuatif. Berdasarkan hasil perhitungan dalam penelitian bahwa perekembangan pendapatan periode tahun 2017-2021 Perk Pendapatan Perk Pendapatan HASIL DAN PEMBAHASAN Pendapatan Pada Koperasi Tunas Artha Mandiri Pendapatan merupakan unsur yang penghasilan terhadap hasil usaha yang sering kali digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan yang disajikan pada laporan keuangan yang disebut laporan laba rugi. Maka dengan pendapatan perusahaan dapat meningkatkan sumber aktivanya dan meningkatkan laba perusahaan menyebabkan kenaikan ekuitas. Baik itu dari pendapatan operasional maupun pendapatan non Menurut Diana dan Setiawati . mengatakan bahwa pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal entitas selama suatu periode jika arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal. Pendapatan non operasional adalah pendapatan yang diterima oleh perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan usaha pokok yangdilakukan perusahaan dalam pelaksanaan Pendapatan merupakan unsur yang penghasilan bersih yang sering kali digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan yang disajikan pada laporan keuangan yang disebut laporan laba Dalam perusahaan harus bisa memaksimalkan pinjaman / kredit kepada nasabahnya, dimana pinjaman itu bisa memberikan pendapatan lebih kepada perusahaan jika kreditnya berjalan lancar. Karena jika pendapatan naik akan mempengaruhi kepada laba yang akan ikut naik dan juga naiknya return on asset, namun sebaliknya jika kredit macet atau tertunda maka akan menyebabkan pendapatan, laba dan return on asset yang terganggu atau menurun. Grafik 2 Perkembangan Total Pendapatan Koperasi Tunas Artha Mandiri Berdasarkan grafik diatas diketahui bahwa perkembangan pendapatan yang naik turun atau mengalami fluktuatif pada Koperasi Tunas Artha Mandiri. Pada tahun 2018 perkembangan pendapatan yang ada diangka 11,2% kenaikan ini disebabkan karena naiknya pendapatan margin murabaha dan pendapatan administrasi serta pendapatan lainnya namun ada penurunan dari pendapatan non operasional. Dan pada tahun 2019 perkembangan pendapatan ada diangka 10,3% dimana pendapatan margin murabaha mengalami peningkatan namun pada pendapatan administrasi mengalami penurunan, sedangkan dari pendapatan non operasional mengalami peningkatan. Kemudian pada tahun 2020 perkembangan pendapatan mengalami penurunan yang sangat drastis dengan jumlah perkembangan menjadi 6,5%. Penurunan ini disebabkan oleh sebuah pendemi covid 19 yang mana semua aktivitas menjadi terganggu termasuk kegiatan perekomian. Pada tahun 2020 ini pendapatan murabaha mengalami penurunan yang diikuti oleh pendapatan administrasi juga yang menurun. Sedangkan pada tahun 2021 perkemangan pendapatan yang ada di Koperasi Tunas Artha Mandiri ini menjadi lebih pesat dengan perkembangan pendapatan diangka 20,1% dimana pada kondisi ini semua sector mulai bangkit kembali sehingga menambah pada pendapatan margin murabaha dan juga pendapatan administrasi ditambah dengan pendapatan lainya dan pendapatan non operasional yang ada di Koperasi Tunas Artha Mandiri. Dan sumber pendapatan pada Koperasi ini ada dari pendapatan operasional antara lain pendapatan margin murabahah sedangkan dari pendapatan non operasionalnya biasanya dari pendapatan sewa proferti dan bunga Pada tahun 2019 mengalami perkembangan ROA menjadi naik lagi yang lebih besar sebesar 25,2% yang menjadikan nilai ROA nya adalah 0,93. Namun pada tahun 2020 perkembangan ROA menjadi menurun karena adanya wabah penyakit dengan penurunan yang sangat drastic yaitu 68,5% yang menjadikan nilai ROA pada tahun 2020 menjadi 0,25. Sedangkan pada tahun 2021 perkembangan ROA menjadi naik kembali dengan presentase diangka 122,4% yang menjadikan nilai ROA naik drastis diangka 1,48. Return On Asset (ROA) Koperasi Tunas Artha Mandiri Dalam rasio profitabilitas terdapat salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari akiva yang digunakan, rasio tersebut adalah Return On Assets (ROA) atau tingkat pengembalian aset yang merupakan rasio profitabilitas untuk menilai persentase keuntungan atau laba yang diperoleh perusahaan terkait sumber daya atau total asset sehingga efesiensi suatu perusahaan dalam mengelola asetnya bisa terlihat dari persentase rasio ini. Selain itu Return On Assets (ROA) juga merupakan suatu ukuran tentang efektivitas Profitabilitas yang tinggi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan. Semakin besar Return On Assets ROA suatu perusahaan, maka semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai perusahaan tersebut dan semakin baik pula posisi perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan yang menggunakan software Excel dan SPSS ini bahwa perkembangan return on asset pada koperasi Tunas Artha Mandiri tahun 2017-2021 seperti grafik dibawah ini : KESIMPULAN Didasarkan pada tujuan penelitian yang ada pada bab 1 Maka hasil dari penelitian yang dilakukan mengenai pengaruh pendapatan terhadap return on asset pada Koperasi Tunas Artha Mandiri, peneliti mengambil kesimpulan bahwa sebagai berikut: Perkembangan pendapatan pada tahun 20172021 pada Koperasi Tunas Artha Mandiri mengalami fluktuasi atau naik turunnya tingkat perkembangan pendapatannya pada setiap tahun. Bahwa kenaikan yang terjadi dari faktor pendapatan operasional dan pendapatan non operasional, kenaikan pendapatan yang terjadi dari pendapatan margin murabaha dan juga pendapatan Tingkat pendapatan tertinggi ada pada tahun 2021 dimana pendapatan yang diperoleh adalah sebesar 11. atau 20,1% itu merupakan pendapatan tertinggi pada Koperasi Tunas Artha Mandiri. Jika dari pendapatan terendah ada pada tahun 2017 dengan pendapatan sebesar penurunan paling drastic ada pada tahun 2020 dimana mengalami penurunan sebesar -6,5 dimana penurunan itu disebabkan dari pandemic covid 19. Adapun perkembangan dari return on asset pada Koperasi Tunas Artha Mandiri dari tahun 2017-2021 juga mengalami keadaan fluktuatif dimana pada setiap tahunnya mengalami kenaikan dan juga penurunan yang terjadi. Peningkatan yang terjadi pada setiap tahunnya mengalami kenaikan disebabkan dari jumlah pendapatan yang terus meningkat secara drastic diikuti kenaikan asset yang tidak terlalu besar. Namun peningkatan tersebut terhenti karena adanya pendemi yang mana pada tahun 2020 mengalami penurunan yang Dimana penurunan ROA ini diakibatkan dari pendapatan yang menurun namun asset yang masih besar atau tidak Perk ROA 2017 2018 2019 2020 2021 Perk ROA Grafik 3 Perkembangan Return On Asset Koperasi Tunas Artha Mandiri Pada grafik diatas seperti diketahui merupakan grafik perkembangan return on asset pada Koperasi Tunas Artha Mandiri tahun 20172021. Diketahui pada tahun 2017 nilai ROA nya adalah sebesar 0,62, pada tahun 2018 nilai ROA mengalami kenaikan sebesar 6,5% dan menjadikan nilai ROA menjadi 0,68. sebandingnya antara laba dan juga asset. Nilai return on asset tertinggi ada pada tahun 2021 dengan nilai ROA sebesar 1,48 %, dan nilai ROA terkecil ada pada tahun 2020 dengan nilai return on asset sebesar 0,25%. Namun kendati tersebut nilai return on asset pada Koperasi Tunas Artha Mandiri ini masih jauh dari kata layak, karena kelayakan atau bagusnya sebuah perusahaan jika dinilai dari standar ROA adalah mencapai nilai 5%. Pendapatan berpengaruh positif terhadap return on asset pada Koperasi Tunas Artha Mandiri. Hal ini dibuktikan dari perhitungan uji koefisen korelasi dengan nilai 0,789 dan untuk tingkat keeratan hubungan antara pendapatan dengan Retrun on Assets (ROA) memiliki hubungan yang AukuatAy. Kemudian dari hasil uji determinasi besarnya pengaruh pendapatan terhadap Retrun on Assets (ROA) adalah sebesar 62,3% dan sisanya sebesar 37,7% dipengaruhi oleh faktorfaktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti beban, keuntungan. Drs. Malayu S. P Hasibuan. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : penerbit PT Bumi Aksara Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif Dan R & D. Penertbit Alfabet : Bandung Karyoto. Dasar Ae Dasar Manajemen: Teori. Definisi dan Konsep. Yogyakarta: Andi. Hanafi. Mamduh. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: BPFE. Munawir. Analisa Laporan Keuangan. Edisi Empat. Yogyakarta: Liberty. Robbins. Stephen P. & Coutler. Mary. Pengantar Manajemen. Jakarta: Erlangga. Sartono. Agus. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE. Sujarweni. Wiratna. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Wijayanto. Dian. Pengantar manajemen . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers. Kasmir. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Edisi Revisi. Cetakan Keempat Belas. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Misra. Pengantar Manajemen Dan Bisnis. Yogyakarta: K-Media. Naim. Pengantar Manajemen. Pasuruan: Qiara Media. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Undang-Undang UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Januarta. Erwin . Pengaruh Pendapatan Terhadap ROA BRI SyariahJurnal Pemikiran dan pengembangan ekonomi Volume 4 Nomor 1 Agustus 2018 Rahmadani. Widya . Pengaruh pendapatan bagi hasil deposito mudharabah terhadap ROA JurnalIslamic Banking Volume 5 Nomor 1 tahun 2019 Wahyuningsih. Indah . Pengaruh pendapatan pembiayaan terhadap ROA Jurnal ekonomi bisnis dan islam Vol 2 Nomor 2 2017 ISSN : 2528-0317 Laela. Indriyani . Analisis pengaruh profitabilitas Tahun 2016 REFERENSI