JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni 2021, pp 139- 144 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 IMPLEMENTASI DATATABLES SERVER-SIDE UNTUK MEMPERCEPAT LOAD HALAMAN PADA APLIKASI E-COMMERCE Ardian Dwi Praba. Maryanah Safitri. Faridi. Program Studi Sistem Informasi. Universitas Nusa Mandiri. Jln. Jatiwaringin Raya No. 02 Jakarta Timur Program Studi Teknik Informatika. Universitas Nusa Mandiri. Jln. Jatiwaringin Raya No. 02 Jakarta Timur Program Studi Teknik Informatika. Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jl. Perintis Kemerdekaan I Babakan No. 33 Cikokol. Tangerang. Indonesia Co Responden Email : 1*ardian. ddw@nusamandiri. id, 2maryanah. msf@nusamandiri. faridi@umt. Article history Received April 14, 2021 Revised June 12, 2021 Accepted June 20, 2021 Available online June 20, 2021 Keywords Bigdata. Riwayat Diterima 14 April 2021 Revisi 12 Juni 2021 Disetujui 20 Juni 2021 Terbit 20 Juni 2021 Kata Kunci Bigdata. Abstract Large amounts of data are a new challenge in Industry 4. 0 at this time, where the data must be accessed and processed quickly by computers. Large data causes the data presentation process to be very long because all data must be processed in one go. So that we need a special technique so that the presentation of information runs quickly even though the data that must be subject to the number is very large. In general, the website requsets the server, if the server data system exists, the data will be sent by the server to the client according to the number of existing data processes. The more data sent by the server, the longer it will take the client to display existing data. In this research, we will try to use server-side processing datatables where all processes will be carried out on the server side and data is sent periodically to the client according to the input request or keyword. The conclusion of this research is that the data speed using server side processing techniques is 79% better than client side processing. Abstrak Data dalam jumlah besar merupakan tantangan baru pada industri 4. 0 saat ini, dimana data tersebut harus bisa ditampilkan dan diolah secara cepat oleh Data yang besar menyebabkan proses penyajian data menjadi sangat lama karena semua data harus ditampilkan dalam sekali proses. Sehingga diperlukan sebuah teknik khusus agar penyajian informasi bisa berjalan dengan cepat walaupun data yang harus ditampilkan jumlanya sangat banyak. Secara Umum website melakukan proses request kepada server, jika pada sisi server data tersebut ada, maka data akan dikirimkan oleh server kepada client sesuai dengan jumlah data yang ada. Semakin banyak data yang dikirim oleh server maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan client dalam menampilkan data yang ada. Penelitian ini menggunakan datatables server-side processing, dimana semua proses dilakukan pada sisi server dan data dikirimkan secara berkala kepada client sesuai dengan permintaan atau kata kunci yang dimasukan. Hasil dari penelitian ini yaitu kecepatan pemrosesan data dengan menggunakan teknik server-side processing 79% lebih baik dibandingkan dengan client-side PENDAHULUAN Saat penggunaan slogan AupaperlessAy menjadikan permasalah baru bagi dunia digital. Data digital semakin bertumpuk, dari hari ke hari database berjumlah ratusan, ribuan bahkan Para ahli, pakar maupun organisasi mencari alternatif dan pendekatan terbaik untuk mengelola data besar . Tren penyajian JIKA | 139 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni 2021, pp 139- 144 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 data yang paling banyak digunakan para Datatable menggunakan tipe koneksi halfduplex yaitu dua arah namum tidak bisa bersamaan (Husen, 2. Datatable merupakan library jquery javascript yang bertujuan untuk manipulasi data yang panjang menjadi data pendek, selain itu mempunyai fitur seperti pencarian, halaman, sorting dan tampilan data yang rapi, interaktif dan responsive (Alhaq, 2. Namun seiring dengan waktu, datatable menuai kontroversi bagi web developer. Penggunaan datatable menyebabkan kinerja suatu web menjadi lambat, hal ini dikarenakan datatable meload semua record yang ada pada suatu table dalam database. Ketika data masih sedikit tidak ada permasalahan, kinerja penyajian data berjalan normal. Namun ketika data menjadi kendala dan mengurangi kinerja sehingga performa web menjadi sangat lama dalam menampilkan data (D. Gope, 2. Untuk tersebut, maka dilakukan percobaan penerapan teknik server-side menitikberatkan semua proses pada sisi server akan membuat proses load data pada sisi client menjadi ringan dan cepat. Karena dengan teknik ini data besar tidak akan di load semua secara langsung, melainkan dibatasi oleh server berdasarkan dengan request yang dilakukan oleh client. Dengan demikian berapapun jumlah record yang akan disajikan tidak akan menjadi kendala Maka pada penelitian ini dilakukan percobaan untuk menguji kinerja penggunaan server-side penyajian big data sehingga kinerja web lebih optimal. yang bisa dimunculkan pada datatable (Alhaq & Sujarwo, 2. KAJIAN LITERATUR JavaScript merupakan bahasa script yang dipakai untuk menciptakan halaman web yang dapat berinteraksi dengan pengguna dan dan dapat merespon event yang terjadi pada JavaScript merupakan perekat yang menyatukan halaman-halaman web (Sianipar. Saat ini hampir semua aplikasi berbasis mendukung proses bisnis yang ada pada sebuah aplikasi web. Saat ini ada banyak library javascript yang tersedia diinternet dan tersedia secara gratis untuk pengembangan sebuah aplikasi berbasis web. Diantara library yang banyak digunakan adalah Ajax yang diperkenalkan oleh Jesse James Garret dari Datatable Datatable merupakan plugin Jquery yang bersifat opensource. Datatable mengkonversi tampilan table html menjadi format dengan tampilan datatable dengan antarmuka yang Plugin Datatable menyediakan fitur penting yang mendukung penyajian data. Gitur tersebut meliputu pencarian data dengan menggunakan keyword, paginasi, filter jumlah baris data yang ditampilkan per halaman dan juga sorting serta masih banyak beberapa fitur Big Data Big Data bukan hanya istilah yang mengacu pada volume data, tetapi juga mengacu pada kecepatan data, dan variasi yang jarang terstruktur, melainkan tidak Volumenya berada dalam kisaran banyak Terabyte ke Petabyte. Volume menyajikan tantangan paling cepat bagi TI konvensional struktur, panggilan untuk penyimpanan yang dapat diskalakan, dan Kecepatan data mengacu pada tingkat peningkatan di mana data mengalir ke organisasi dan kecepatan umpan balik, mengambil data dari masukan hingga keputusan (Ghandour, 2. PHP PHP adalah pemrograman interpreter yaitu proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode PHP (PHP: Hypertext Preprocesso. pemrograman yang perintahnya dilaksanakan server dan kemudian hasilnya ditampilkan pada komputer client. PHP juga merupakan HTML embedded, yaitu sintaks PHP yang dituliskan bersamaan dengan sintaks HTML. Jadi PHP dan HTML adalah sinergi dua bahasa pemrograman yang saling menguatkan. Walaupun sebagian orang berpendapat HTML (Haviluddin, 2. JavaScript JIKA | 140 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni 2021, pp 139- 144 Adaptive Path pada tahun 2005. mengembangkan web yang berbeda dengan metode tradisional (Suryaningrat, 2. Mysql Pada perkembangannya. MYSQL disebut juga SQL yang merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL merupakan Bahasa terstruktur yang khusus digunakan untuk mengolah database. SQL pertama kali didefinisikan oleh American National Standards Institute (ANSI) pada tahun 1986. MYSQL adalah sebiah system manajemen database yang setbersifat open source. MYSQL merupakan sistem manajemen database yang bersifat relational. Artinya, data yang dikelola dalam database yang akan diletakkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data akan jauh lebih cepat (Novendri, 2. Mysql adalah salah satu database yang sangat terkenal dan banyak digunakan oleh para pengembang karena kecepatan dan fitur yang lengkap serta gratis. Literatur Review Penelitian yang pertama (Sulastri. Rahmatulloh, & Hidayat, 2. menunjukan hasil pengujian tools menggunakan JMeter terhadap client-side processing dan server-side processing didapat presentase 98,6% lebih cepat server-side processing dibandingkan client-side processing. Sementara pada penggunaan memory server-side processing lebih kecil 99,6% dibandingkan dengan clientside processing. Penelitian yang kedua (Rianto, menggunakan pemrosesan sisi server, paging, pencarian, pemesanan dilakukan dari server di mana mesin SQL atau sejenisnya dapat mengambil tindakan pada data yang besar dan Sehingga permintaan ajax yang dibuat dengan permintaan data yang diperlukan, maka menggunakan data server-side akan lebih ringan dalam permintaan dan pemrosesan data. Pada penelitian yang ketiga (Alhaq & Sujarwo. Dengan menggunakan teknik server-side processing pada datatable, dapat mengurangi load time pada sebuah halaman. Hal tersebut karena beban yang ditanggung oleh client-side tidak terlalu besar dan tidak perlu waktu lama untuk P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 menunggu respon server saat pertama kali memuat halaman. Serverside Processing Pemrosesan sisi server berperan ketika memiliki jumlah data yang sangat besar, dimana data tersebut ingin di tampilkan pada sebuah tabel. Pada tahap ini proses pengiriman data ke klien menggunakan javascript untuk mendapatkan hasil yang bagus pada hasil Pada model pemrosesan sisi server, semua permintaan, pencarian, dan lain-lain yang berasal dari data akan diserahkan ke pengelolaan database yang ada. Setiap halaman data akan membuat permintaan ajax ke server. Meskipun setiap permintaan ajax akan membutuhkan waktu sepersekian detik untuk menyelesaikannya (Rianto, 2. METODE PENELITIAN Langkah-langkah pengujian Pada pengujian ini penulis menggunakan pengujian sebanyak 3 kali pengujain dengan jumlah record yang berbeda seperti pada table x di bawah ini Tabel 1. Jumlah dataset dan metode yang Dataset Pengujian 1 Pengujian 2 Pengujian 3 Clientside Serverside Rancangan Pengujian Rancangan kinerja pengujian client-side server-side menampilkan data dalam jumlah banyak dengan tiga kali pengujian dengan jumlah record yang berbeda pada masig-masing Pengukuran dilakukan dengan menghitung waktu yang dibutuhkan oleh aplikasi dalam menampilkan data. Pada awal pengujian data akan ditampilkan dengan mengguakan teknik client-side dan akan diukur waktu loading data sampai selesai, selanjutnya pengujian akan dilakukan dengan menggunakan teknik serverside dan akan diukur waktu loading data sampai selesai. Dari hasil pengukuran diatas maka akan terlihat teknik mana yang akan JIKA | 141 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni 2021, pp 139- 144 menghasilkan waktu yang lebih cepat dalam menampilkan data dalam aplikasi. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Hasil Pengujian http://127. 1/uji. Dalam penelitian ini penulis melakukan perbandiangan dari kedua metode yaitu clienside dan server-side. Pengukuran dilakukan dengan menghitung jumlah waktu yang dibutuhkan oleh masing-masing metode dengan jumlah data yang berbeda. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan data maka akan semakin bagus. Pengukuran dilakukan dengan menambahkan baris kode dari pemrograman PHP dimasingmasing halaman pengujian. Baris kode yang digunakan untuk menghitung kecepatan sebuah halaman dalam menampilkan data antara client-side dan server-side sebagai HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap implementasi sistem . ystem meletakkan sistem supaya siap untuk Tahap ini termasuk juga kegiatan menulis kode program jika tidak digunakan paket perangkat lunak aplikasi Implementai juga merupakan penerapan dari elemen-elemen yang telah didesain dalam bentuk pemograman untuk menghasilkan tujuan yang dibuat berdasarkan