JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 STRATEGI PEMBENTUKAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP NIAT BERPERILAKU PADA HOTEL SYARIAH DI SEKITAR DESTINASI WISATA KALIMANTAN TIMUR Ahmad Sirri1. Faizal Reza2. Akhmad Al Aidhi3 Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia. sirriahmad93@gmail. com, rezafaizaluntagsmd@gmail. com, al. borneo@gmail. 1,2,3 Abstrak Masih banyak hotel di Kalimantan Timur yang belum memperhatikan tuntutan tamu muslim untuk menciptakan rasa aman dan nyaman yang dilandasi dengan nilai-nilai keislaman, maka dari itu perancangan hotel ini menggunakan prinsip-prinsip syariah tanpa mengurangi fungsi kegiatan. Hotel berbasis syariah sangat sulit ditemukan, terutama di daerah tujuan wisata. Di sisi lain, tingkat loyalitas dan kepatuhan masyarakat atau wisatawan dalam menggunakan jasa hotel syariah masih sangat minim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif saling menguatkan satu sama lain, sehingga mampu menghasilkan penelitian yang tidak sebatas pandangan peneliti, terstruktur dan terukur, namun dapat memberikan penelitian yang mendalam dan sesuai dengan kenyataan. Penelitian ini memiliki dampak teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi pada ketahanan organisasi dalam bisnis perhotelan syariah dengan membahas tujuan perilaku klien. Untuk bersaing di pasar saat ini, hotel harus menggunakan taktik Aujaringan dan kelembagaanAy. Akibatnya, hotel harus bergantung pada aliran pendapatan turis dan non-turis. Kata kunci: hotel syariah, loyalitas, niat perilaku Abstract There are still many hotels in East Kalimantan that have not paid attention to the demands of Muslim guests to create a sense of security and comfort that is based on Islamic values, thus the design of this hotel uses Sharia principles without decreasing the function of the activities. Sharia-based hotels are tough to find, especially in tourist destinations. On the other hand, the level of loyalty and compliance of the public or tourists in using Sharia hotel services was still very minimal. This study took a quantitative and qualitative approach. Quantitative and qualitative research approached strengthen each other, enabling them to produced research that was not limited to the researcher's view, structured and measurable, but could provide in-depth research and be in accordance with This work had both theoretical and practical ramifications. It theoretically contributed to organizational resilience in the Sharia hospitality business by addressing client behavioral goals. To compete in today's market, hotels had to use "network and institutional" tactics. As a result, hotels had to rely on both tourist and non-tourism revenue streams. Keywords: Sharia Hotel. Loyalty. Behavioral Intentions PENDAHULUAN sektor ini, yang melayani wisatawan Muslim Kementerian Pariwisata telah mencapai dari berbagai negara, terutama Arab Saudi, tonggak penting dalam industri pariwisata Mesir. Brunei Darussalam, dan negara-negara Indonesia dengan memperkenalkan pariwisata Inisiatif ini berasal dari pengakuan (Firdausi et al. , 2. Wisata halal haruslah pemerintah terhadap tren yang berkembang di berpegang teguh pada kaidah Islam, seperti Muslim 99 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 menyediakan layanan akomodasi hotel syariah. Prinsip hotel syariah adalah tersedianya fasilitas STUDI LITERATUR Kualitas layanan merupakan metrik yang digunakan untuk menentukan apakah pengguna makanan dan minuman halal yang tidak layanan merasa puas dengan layanan yang mengandung alkohol, fasilitas toilet umum Kinerja atribut kualitas layanan yang yang bersih, dan pelayanan personal yang dapat tinggi memiliki pengaruh yang lebih besar membedakan antara laki-laki dan perempuan terhadap kepuasan dan loyalitas dibandingkan (Asikin et al. , 2. dengan kinerja yang rendah. Akibatnya, kualitas Masih banyak hotel di Kalimantan Timur kepuasan dan loyalitas (Davras & Caber, 2019. pengunjung muslim untuk memberikan rasa Hussein et al. , 2018. Masiero et al. , 2. aman dan nyaman berdasarkan akidah Islam. Sehingga, hipotesis yang berhubungan kualitas sehingga perancangan hotel ini harusnya pelayanan pada hotel Syariah yang diajukan menerapkan prinsip syariah tanpa mengurangi pada penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: fungsi kegiatannya (Annajiyah Mansyuroh. H1. Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen. Dalam bisnis perhotelan, banyak literatur Secara umum, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa Kualitas Layanan. Nilai yang dirasakan. Citra, dan Kepuasan Pelanggan Loyalitas dan Niat Berperilaku (Kartika and Najib 2020. Suhartanto et al. secara mendalam faktor pendorong loyalitas konsumen secara umum. Menurut penelitian, layanan, nilai yang dirasakan, citra perusahaan, dan kebahagiaan pelanggan (Hamouda, 2019. Suhartanto Studi mempertanyakan apakah kepuasan pengunjung dan konsumen yang berdedikasi meningkatkan pendapatan perusahaan (Golovkova et al. Hegner-Kakar et al. , 2. positif terhadap Loyalitas. H3. Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap Perceived Value. H4. Perceived Value positif terhadap Kepuasan Konsumen. H5. Perceived Value positif terhadap Loyalitas. Penelitian sebelumnya telah menyelidiki H2. Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh H6. Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap Citra. H7. Perceived value memiliki pengaruh positif terhadap Citra. H8. Citra memiliki pengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen. H9. Citra memiliki pengaruh positif terhadap Loyalitas. Penelitian keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan bukti fisik berkontribusi terhadap persepsi nilai, 100 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 Syariah. Islam, pengalaman keagamaan, dan layanan Penerapan prinsip Syariah dalam layanan dan yang konsisten berdasarkan nilai-nilai Islam. (Battour et al. , 2022. Rahmah et al. , 2. memperkuat citra positif hotel Syariah. Pada Maka sebagai tambahan hipotesis yang diajukan hotel Syariah, layanan berkualitas tinggi yang dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: nilai-nilai Syariah meningkatkan nilai yang dipersepsikan oleh pelanggan, dan nilai ini akan membentuk citra H10. Kepuasan Konsumen memiliki efek signifikan terhadap Loyalitas. H11. Kepuasan Konsumen memiliki efek hotel sebagai akomodasi berkualitas sesuai harapan keagamaan. Intention. Dalam hotel Islam, loyalitas dikaitkan dengan kepuasan terhadap kepatuhan Behavioral H12. Loyalitas memiliki efek signifikan terhadap Behavioral Intention. Government Regulation Policy Loyalty Formation Strategy Towards Behavioral Intentions at Sharia Hotels Around East Kalimantan Tourist Destinations Sharia Hotel Gambar 1. Kerangka Konseptual METODOLOGI PENELITIAN Riset ini dilakukan dengan pendekatan masing-masing kuantitatif dan kualitatif. Riset kuantitatif dan dengan Importance Performance Map Analysis kualitatif merupakan sebuah pendekatan yang (IPMA). saling menguatkan, agar sanggup menghasilkan Populasi dalam penelitian ini adalah riset yang bukan sebatas pandangan peneliti, pengunjung hotel Syariah di Kalimantan Timur, tersusun dan terukur namun dapat memberikan berdasarkan data BPS provinsi Kalimantan riset yang mendalam dan sesuai dengan Timur terdapat 9. 743 pengunjung hotel kenyataan (Atmowardoyo, 2018. Sahin, 2. selama tahun 2023. Teknik sampling yang Teknik analisa yang dipakai pada riset ini digunakan peneliti adalah purposive sampling. yaitu Structural Equation Modeling-Partial Purposive sampling adalah teknik penarikan analysis Least Square. Temuan analisis SEM sampel yang digunakan dengan menentukan kriteria khusus terhadap sampel (Sugiyono, 101 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 Kriteria khusus dari sampel ini adalah pengunjung yang pernah menginap di hotel HASIL DAN PEMBAHASAN Syariah di sekitar destinasi wisata provinsi Pengujian Hipotesis Kalimantan Timur. Berdasarkan kriteria teknik Untuk mengetahui diterima atau tidaknya pernarikan sampel dihitung dengan rumus Isaac suatu hipotesis, maka harus dilakukan pengujian dan Michael dengan tingkat error 5%, maka, dengan menggunakan fungsi Bootstrapping besarnya sampel yang diperlukan sebagai pada Smart PLS 3. sumber data dalam penelitian ini adalah 384 Tabel 1 Hypothesis Testing Service Quality -> Satisfaction Original Sample 0,424 Sample Mean 0,420 Standard Deviation 0,058 Service Quality -> Loyalty 0,077 0,080 0,073 Service Quality -> Perceived Value 0,659 0,664 Perceived Value -> Satisfaction 0,134 0,142 Perceived Value -> Loyalty 0,088 Service Quality -> Image Perceived Value -> Image T - Statistics P - Values Conclusion 7,286 0,000 1,052 0,294 H1- Supported H2- Not Supported 0,037 17,745 0,000 H3- Supported 0,055 2,432 0,015 H4- Supported 0,0 96 0,073 1,210 0,227 H5- Not Supported 0,448 0,440 0,074 6,049 0,000 H6- Supported 0,361 0,370 0,065 5,575 0,000 H7- Supported Image -> Satisfaction 0,277 0,274 0,064 4,310 0,000 H8- Supported Image -> Loyalty 0,207 0,203 0,084 2,446 0,015 H9- Supported Satisfaction -> Loyalty 0,325 0,317 0,075 4,302 0,000 H10- Supported Satisfaction -> Behavioral Intention 0,524 0,523 0,051 10,290 0,000 H11- Supported Loyalty -> Behavioral Intention 0,204 0,204 0,066 3,089 0,002 H12- Supported Source: Data diolah Peneliti . Tabel 1 menunjukkan bahwa Kualitas (Zameer et al. , 2. Pelayanan mempunyai pengaruh positif dan Kepuasan Nilai yang dirasakan mempunyai dampak Konsumen, positif yang kuat terhadap kepuasan dan citra Perceived Value, dan Citra hotel, dengan nilai < . ilai-p <0,. , seperti yang dibuktikan oleh 0,05. Hal ini sesuai dengan citra, kebahagiaan (Sreejesh et al. , 2. Persepsi layanan yang pelanggan, dan nilai yang dirasakan merupakan positif dapat meningkatkan citra kesesuaian aspek penting, baik secara langsung maupun tidak langsung, karena mereka memediasi nilai peningkatan kepuasan pelanggan (Prameka et yang dirasakan dan variabel dependen, kualitas , 2. Nilai yang dirasakan dan kualitas layanan . nzkan et al. , 2. Kualitas layanan, citra bisnis, dan kepuasan pelanggan semuanya berkontribusi pada persepsi pelanggan terhadap industri perhotelan, dan kepuasan pelanggan nilai dalam industri jasa. Untuk meningkatkan memainkan peran penting sebagai mediator nilai yang dirasakan pelanggan, maka sangat (Prameka et al. , 2. Kemudian menurut penting untuk meningkatkan kualitas layanan, penelitian ini kepuasan juga berpengaruh menciptakan citra perusahaan yang baik, dan terhadap loyalitas dan niat berperilaku, hal ini memastikan kepuasan pelanggan yang tinggi sejalan dengan penelitian (Tark Aslan & 102 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 Mustafa Yagml, 2. dimana kepuasan Kemudian menurut (Lieropa & Ahmed El- pelanggan memiliki dampak positif yang Geneidya, 2016. Tanford, 2. Loyalitas signifikan terhadap niat berperilaku. Pelanggan yang lebih puas cenderung lebih loyal dan lebih mungkin merekomendasikan layanan kepada pembelian layanan tambahan. Namun, pada orang lain. Kepuasan penumpang berfungsi hasil penelitian ini, variabel kualitas layanan dan sebagai mediator dalam hubungan antara nilai yang dirasakan tidak memiliki pengaruh kualitas layanan dan niat berperilaku. Menurut (Khan et al. , 2. , reputasi loyalitas, dimana nilai p > 0,05. Artinya, hasil perusahaan sangat penting dalam meningkatkan penelitian menunjukkan bahwa dampak kualitas loyalitas pelanggan dan niat berperilaku. substansial, tergantung pada konteks dan Mempertahankan reputasi perusahaan yang baik variabel lain yang dipertimbangkan (Fusva et sangat penting untuk mencapai kepuasan , 2. pelanggan yang tinggi dan membangun loyalitas Importance Performance Matrix Analysis dan niat berperilaku positif. Hal ini sejalan (IPMA) dengan hasil penelitian yang menunjukkan Hasil IPMA untuk dimensi disajikan bahwa variabel citra berpengaruh signifikan dalam Tabel 2 dan Gambar 2 yang menampilkan terhadap variabel kepuasan dan loyalitas. diagram Cartesian IPMA. Tabel 2. Latent Variable Values Variable Importance Performances Image 0,225 79,331 Loyalty 0,189 77,906 Perceived Value 0,176 77,427 Satisfaction 0,605 77,781 Service Quality 0,506 76,758 IPMA Gambar 2. Latent Variable Values Source: Data Processed . 4 Kepuasan penting, yang mengarah pada pengembangan Konsumen . pada peringkat pertama, loyalitas pelanggan seiring dengan meluasnya diikuti oleh Kualitas Layanan . Citra . Loyalitas . , dan Perceived Value . Hasil analisis menunjukkan bahwa HASIL DAN PEMBAHASAN responden percaya kepuasan didorong oleh Tujuan utama dari penelitian ini adalah kualitas layanan dan bahwa kehadiran sangat untuk menilai variabel-variabel kritis yang harus 103 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 ditangani oleh bisnis perhotelan syariah di atau pelancong bisnis yang tiba-tiba dapat destinasi wisata di sekitar Kalimantan Timur. mempengaruhi pendapatan hotel-hotel di sekitar Analisis SEM dan IPMA mengevaluasi strategi Jujur saja, kita tidak siap dengan situasi ini. pembentukan loyalitas terkait dengan niat Maka dari itu, di sinilah kita menekan badan berperilaku di hotel Syariah. Hasil penelitian ini usaha untuk memfasilitasi dan mengembangkan menyoroti pentingnya pendekatan ketahanan hotel-hotel di seputar destinasi pariwisata. Kami berpesan kepada pengelola hotel, khususnya diterapkan oleh para peneliti sebelumnya syariah, agar tetap fleksibel dan proaktif dalam (Brown et al. , 2018. Ervina et al. , 2. Tujuan menyesuaikan strategi bisnis. Ay utama dari penelitian ini adalah untuk menilai Dalam hasil analisis IPMA, ketiga variabel-variabel kritis yang harus ditangani variabel tersebut diklasifikasikan ke dalam oleh bisnis perhotelan Syariah di destinasi kuadran I. berdasarkan Gambar 3. wisata di sekitar Kalimantan Timur. Analisis Citra SEM dan IPMA memicu strategi pembentukan Manajemen melakukan audit mendalam loyalitas terkait dengan niat berperilaku di hotel terhadap citra hotel Syariah di mata tamu dan calon tamu. Menggunakan survei dan pentingnya pendekatan ketahanan organisasi ulasan pelanggan untuk mengidentifikasi dalam pariwisata, yang telah diterapkan oleh area yang citra hotelnya kurang baik. para peneliti sebelumnya (Mukerjee, 2018. (Prasetiyo & Pertiwi, 2. Kemudian. Nguyen et al. , 2021. Uzir et al. , 2. bandingkan citra hotel Anda dengan hotel Hasil Manajemen perhotelan telah melakukan pesaing dan hotel syariah lainnya untuk Namun, pertumbuhan ekonomi dan masing-masing. Selain itu, perbarui materi pariwisata sebagian besar dipengaruhi oleh branding, termasuk logo, situs web, dan faktor-faktor yang berada di luar kendali materi promosi, agar mencerminkan nilai dan prinsip syariah secara jelas dan menarik pembatasan pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh (Sarinastiti Ibu Rita Atin Widiarti. Sos. MM. Sekretaris Fokuskan kampanye pemasaran anda pada Dinas Pemuda. Olahraga. Pariwisata, dan nilai-nilai Syariah dan keunggulan unik Ekonomi Kreatif Kota Bontang. Uljanatunnisa, keterangannya pada Selasa, 13 Agustus 2024. testimonial pelanggan yang puas untuk AuAkibat adanya perubahan kebijakan, terutama mendukung klaim hotel Syariah anda. pemindahan ibu kota negara Indonesia, kita Kemudian, tampilan interior dan eksterior menghadapi banyak fluktuasi permintaan yang hotel harus ditingkatkan untuk menciptakan kesan positif dan memastikan bahwa Peningkatan atau penurunan jumlah wisatawan fasilitas mencerminkan standar Syariah dan 104 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 memberikan kenyamanan dan kemewahan Gunakan data pelanggan untuk memberikan (Maulana et al. , 2. pengalaman yang lebih personal. Misalnya. Perceived Value Tinjau penawaran dan harga yang ada untuk dipersonalisasi atau tawarkan layanan yang memastikan bahwa nilai yang diberikan disesuaikan dengan preferensi mereka. kepada pelanggan sepadan dengan harga Pastikan bahwa setiap pengalaman tamu di yang dibayarkan, tetapi juga kumpulkan hotel selalu memenuhi atau melampaui umpan balik untuk memahami apakah tamu ekspektasi mereka. Kemudian, latih staf merasa mendapatkan nilai yang baik untuk untuk memberikan layanan yang ramah dan uang mereka (Hyrul et al. , 2. Namun, fasilitas hotel seperti mushola, restoran halal, dan layanan tambahan lainnya harus memenuhi standar tinggi dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi tamu (Hyrul et al. , 2. Manajemen harus memastikan tidak ada biaya tersembunyi dan semua biaya dikomunikasikan kepada Kemudian, tawarkan paket yang memberikan nilai tambah, seperti paket menginap dengan manfaat tambahan atau Gambar 3. Kuadran 1 Diagram Strategi diskon untuk pemesanan jangka panjang. Berdasarkan Gambar 4 dapat diketahui Loyalitas Kualitas Pelayanan Kumpulkan data tentang alasan pelanggan Kepuasan Konsumen hotel Syariah tergolong ke tidak kembali atau menjadi tidak loyal. dalam kuadran II. Hal ini menunjukkan bahwa Identifikasi kesenjangan dalam pengalaman tamu yang mungkin menyebabkan loyalitas pelayanan yang tinggi, namun tingkat kepuasan tamu masih perlu ditingkatkan agar dapat bersaing dengan hotel lainnya. Selain itu, (Sobari Syariah faktor-faktor Selanjutnya, rancang program loyalitas mempengaruhi kepuasan tamu pada hotel yang menarik dan manfaat unik untuk tamu Syariah. Dengan demikian, manajemen hotel yang sering datang, seperti diskon eksklusif. Syariah peningkatan kamar, atau akses ke layanan tertentu agar kepuasan tamu dapat meningkat. premium (Rusby & Arif, 2. Analisis yang mendalam terhadap preferensi aspek-aspek 105 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 dan harapan tamu juga dapat membantu ditawarkan dan strategi selanjutnya. Gambar 4. Kuadran 2 Diagram Strategi Kualitas Pelayanan Meningkatkan Widarwati et al. , 2. Berikutnya, tetapkan indikator kinerja utama (KPI) yang terkait pengetahuan staf melalui pelatihan rutin dengan daya tanggap dan penampilan fisik, untuk menanggapi permintaan dan masalah dan pantau secara berkala untuk memastikan pelanggan dengan lebih cepat dan efisien peningkatan berkelanjutan. Kepuasan Konsumen pelanggan dan keterampilan komunikasi Kumpulkan dan analisis umpan balik yang baik. Berinvestasi dalam peningkatan pelanggan untuk mengidentifikasi masalah memastikan semuanya selalu dalam kondisi kepuasan pelanggan dan rekomendasi, lalu baik dan sesuai standar, memastikan materi komunikasi dan promosi terlihat profesional dampaknya terhadap kepuasan pelanggan. dan menarik. (Salleh et al. , 2. Namun, (Alam et al. , 2019. Rahmah et al. , 2. pertama-tama, identifikasi dan perbaiki Selanjutnya, tingkatkan sistem penanganan kendala dalam proses yang menyebabkan keluhan anda untuk menyelesaikan masalah keterlambatan atau ketidakmampuan untuk pelanggan dengan cepat dan memuaskan merespons kebutuhan pelanggan dengan dengan menciptakan saluran komunikasi Kemudian, gunakan teknologi terkini, yang mudah diakses bagi pelanggan untuk memberikan umpan balik dan mendapatkan pelanggan, untuk meningkatkan kecepatan Terakhir, survei kepuasan secara dan efisiensi layanan (Adirestuty, 2019. berkala harus dilakukan untuk melacak skor 106 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 kepuasan dan perubahan NPS (USMAN et , 2. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap Berdasarkan penjelasan di atas, hotel Islam teori strategi peningkatan kinerja dan pemasaran dapat mengadopsi strategi jaringan dan jasa dengan memberikan wawasan berbasis kelembagaan karena strategi jaringan dan empiris tentang struktur loyalitas. kelembagaan sangat penting bagi hotel Islam Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Layanan Kepuasan Konsumen, terhadap prinsip-prinsip Islam. Dengan Perceived Value, dan Citra hotel, dengan nilai-p mengintegrasikan kedua strategi ini, hotel < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Kualitas Islam dapat mencapai keberlanjutan dan Layanan berdampak positif terhadap Kepuasan, pertumbuhan yang lebih baik dalam industri Perceived Value, dan Citra hotel, yang Kemudian, strategi jaringan juga berkontribusi terhadap persepsi kualitas layanan di kalangan pelanggan. Nilai yang dirasakan memperluas jangkauan pasar mereka dan juga menunjukkan efek positif pada Kualitas meningkatkan kolaborasi dengan pihak- Layanan dan Citra hotel, dengan nilai-p < 0,05. pihak terkait dalam industri pariwisata. Hal ini mendukung gagasan bahwa persepsi Dengan demikian, hotel Islam dapat menjadi layanan yang positif dapat meningkatkan pemimpin dalam menyediakan layanan yang hubungan pelanggan dan berkontribusi pada mematuhi prinsip-prinsip Islam. Selain itu, peningkatan kualitas layanan. Lebih lanjut, strategi jaringan dan kelembagaan juga dapat penelitian ini menemukan bahwa persepsi membantu hotel Islam untuk meningkatkan layanan yang positif dapat meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait Loyalitas pelanggan dan Niat Berperilaku. Citra seperti lembaga keuangan Islam, komunitas perusahaan memainkan peran penting dalam Muslim, meningkatkan kualitas layanan, yang pada mendukung prinsip-prinsip Islam. Dengan gilirannya memengaruhi loyalitas dan kesetiaan demikian, hotel Islam dapat memperluas Namun, penelitian ini menemukan jangkauan pasar mereka dan meningkatkan bahwa Kualitas Layanan dan nilai yang kepercayaan pelanggan. dirasakan (Perceived Valu. tidak memiliki Islam dampak signifikan terhadap Loyalitas, dengan KESIMPULAN nilai-p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Penelitian ini difokuskan pada strategi pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pembentukan loyalitas terhadap niat berperilaku tidak selalu signifikan, tergantung pada konteks pada hotel Syariah di sekitar destinasi wisata dan variabel lain yang dipertimbangkan. Kalimantan Timur. Bidang penelitian meliputi Penelitian ini menawarkan implikasi manajemen strategis, sumber daya manusia, teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian ini 107 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2025 ketahanan organisasi dalam industri perhotelan Syariah, khususnya terkait dengan niat perilaku Secara praktis, sektor perhotelan syariah harus memprioritaskan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dengan menawarkan program pelatihan yang bertujuan keterampilan karyawan. Selain itu, penelitian ini memberikan strategi bagi hotel syariah untuk menumbuhkan loyalitas dan memengaruhi perilaku pelanggan. Agar tetap kompetitif, hotel "jaringan kelembagaan", menyadari bahwa mereka tidak dapat hanya bergantung pada kegiatan terkait pariwisata tetapi juga harus terlibat dalam inisiatif non-pariwisata. UCAPAN TERIMA KASIH