PENGARUH KUALITAS PRODUK. HARGA DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU DI TOKO DAoTRUUF CIMPARUH KOTA PARIAMAN Erniwati 1. Ahmad Adnin 2 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SUMATERA BARAT Email : erniwati527@gmail. Email : ahmaddanin1@gmail. ABSTRACT The objective of the research were to describes : . the influence of product quality on buying decision . the influence of price on buying decision . the influence of location on buying decision . the influence of product quality, price and location on buying decision in DAoTruuf Store of Cimparuh Pariaman City. Data in the survey using questionnaire and analysis used SPSS Version 16. The sample esed was 100 people and technique using Purposive Sampling. Based on the result of the study can be concluded : . product quality take effect positive and significant . price take effect negative and significant . location take effect negative and significant . product quality, price and location take simultaneous effect on buying decision, where is the R value 0,794 and R Square 0,361 or equivalent 63,1% and the rest 36,9% explained by other variables not examined in this study. Keywords : Product Quality. Price. Location. Buying Decision ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : . Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian. Pengaruh Harga Terhadap Keputusan Pembelian. Pengaruh Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas Produk. Harga Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu di Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman. Data dalam penelitian ini menggunakan penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS Versi 16. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang dan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Berdasarkan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : . Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan . Harga berpengaruh Negatif dan signifikan. Lokasi berpengaruh Negatif dan Signifikan. Kualitas Produk. Harga dan Lokasi berpengaruh secara simultan terhadap Keputusan Pembelian, dimana nilai R 0,794 dan R Square 0,631 atau pengaruhnya sebesar 63,1% dan sisanya 36,9% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kualitas Produk. Harga. Lokasi. Keputusan Pembelian. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perubahan situasi pasar yang cepat dan tak terkendali mengharuskan industri baik industri besar, industri menengah dan industri kecil melakukan tinjauan kembali strategi kompetisinya. Hal ini perlu dilakukan industri agar tuntutan pasar dapat terpenuhi secara fleksibel dan inovatif. Berhasil tidaknya industri didalam pasar global sangat ditentukan oleh kemampuan industri dalam menangani situasi kompetitif seiring dengan kebijakan-kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah dan Indonesia dalam ekonomi global, industri mau tidak mau harus menyesuaikan dengan kondisi pasar yang ada. Konsumen menuntut suatu produk yang sesuai dengan selera, kebutuhan, dan daya beli mereka (Kotler, 2. Perusahaan dalam menampilkan produk terbaik dan dapat memenuhi selera konsumen yang selalu berkembang dan berubah-ubah. Pangsa pasar ini muncul akibat kepuasan dan kepercayaan yang tercipta karena penggunaan produk, salah satunya adalah produk sepatu. Sepatu klasifikasi barang yang tahan lama dimana dalampemilihannya, setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk memenuhinya. Meski hanya terletak dibagian paling bawah, sepatu tidak hanya menjadi pelindung atau alas kaki semata, tetapi telah berubah fungsi sebagai salah satu fashion yang menunjang penampilan. Dalam menunjung penampilan, konsumen cenderung mempertimbangkan desain sepatu itu mulai dari model terbaru, warna, bahan, harga dan merek. Desain yang baik adalah desain yang mampu memenuhi kebutuhan dan aspirasi METODE PENELITIAN Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di toko sepatu DAoTruuf. Cimparuh Kota Pariaman, terhadap konsumen yang memakai produk sepatu Toko DAoTruuf Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis Penelitian menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya dengan pengolahan data berupa angka. Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan hubungan antara variabel bebas yaitu kualitas produk, harga dan lokasi terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian. Populasi dan Sampel Populasi Populasi adalah totalitas dari semua objek atau individu yang memiliki karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang akan diteliti (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Pariaman yang sudah membeli pembelian Toko DAoTruuf. Hal itu diharapkan agar hasil yang didapatkan dalam penelitian ini bisa lebih efektif serta sesuai dengan apa yang peneliti Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menjadi konsumen atau orang yang memakai produk toko DAoTruuf. Jenis dan SumberData Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari darta primer dan data sekunder, yaitu: Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukannya (Arikunto, 2. Dalam penelitian ini data primer bersumber melalui wawancara maupun dari penyebaran kuesioner secara langsung kepada orang yang membeli produk Toko DAoTruuf, dimana hasil data tersebut dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumbersumber yang telah ada. (Arikunto. Dalam penelitian ini, data sekunder bersumber dari jurnal dan artikel yang diambil dari internet. Definisi Operasional Definisi operasional variabel penelitian adalah batasan atau spesifikasi dari variabel-variabel penelitian yang secara konkret berhubungan dengan realitas yang akan diukur dan merupakan manifestasi dari hal-hal yang akan diamati peneliti berdasarkan sifat yang didefinisikan dan diamati sehingga terbuka untuk diuji kembali oleh orang atau peneliti lain. Skala Pengukuran Variabel Variabel dalam penelitian ini adalah variabel produk, harga, distribsi, promosi dan minat masyarakat yang diukur dengan menggunakan skala Likert. Alasan menggunakan metode pengukuran skala Likert, karena . , sehingga hasilnya digolongkan dalam skala data, yaitu ordinal interval. Selanjutnya metode yang paling efektif untuk ordinal interval adalah skala Likert. Sekaran . menyatakan bahwa skala Likert didesain untuk menelaah seberapa kuat subjek setuju atau tidak setuju dengan pernyataan pada skala 5 titik. Skala Likert menggunakan lima tingkatan jawaban dengan susunan sebagai berikut : Jawaban sangat setuju diberi score 5 Jawaban setuju diberi score 4 Jawaban netral diberi score 3 Jawaban tidak setuju diberi score 2 Jawaban sangat tidak setuju diberi Pada penelitian ini, responden diharuskan memilih salah satu dari kelima alternatif jawaban yang tersedia. Nilai yang diperoleh akan dijumlahkan dan jumlah tersebut menjadi nilai total. Nilai total inilah yang akan ditafsirkan sebagai posisi responden dalam skala Likert. Teknik Pengumpulan Data Metode pengumpulan data penelitian ini adalah : Interview Yaitu suatu metode yang secara langsung mengadakan wawancara kepada koresponden dengan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan data Quesioner Yaitu teknik pengambilan data pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk menjawab. Teknik Analisa Data Statistik Deskriptif Analisa Deskriptif statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi (Sugiono, 2. Dalam penelitian ini SPSS menganalisis uji deskriptif, yaitu responden (TCR). Total capaian responden merupakan suatu ukuran untuk menghitung masing-masing kategori jawaban dari deskriptif variabel, maka dapat dihitung dengan menggunakan rumus: TCR = ycIycI x 100% ycI Profil Responden Keterangan : TCR = Tingkat Capaian Responden = Rata-rata skor jawaban . = Nilai skor jawaban. Untuk pernyataan yang diajukan, sebagai pengklasifikasian rata-rata jawaban responden sebagai berikut: 90-100% Sangat Baik 80-90% = Baik 65-80% Cukup Baik 55-65% Kurang 0-55% = Tidak Baik HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Responden pada penelitian ini adalah pembeli sepatu di Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman. Dari 96 orang responden yang menggunakan produk di Toko DAoTRUUF, dapat diperoleh data responden dengan menggunakan angket yang disebarkan dengan pernyataan yang berisikan tentang Umur. Jenis Kelamin dan Pendidikan. Profil responden tersebut dijabarkan sebagai berikut ini : Profil Responden Berdasarkan Umur Tabel 4. Umur Frequency Valid Percent Valid Percent Cumulative Percent <25 Tahun 25-30 Tahun 31-35 Tahun >35 Tahun Total Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan dari Tabel 4. 1 di atas Orang responden atau sekitar 11. 5% dari menunjukkan bahwa responden yang seluruh responden, dan yang berusia >35 berumur <25 Tahun sebanyak 42 Orang Tahun sebanyak 6 Orang responden atau atau sekitar 43. 8% dari seluruh responden, 2% dari seluruh responden yang kemudian yang berusia 25-30 Tahun digunakan untuk penelitian ini. Hal ini sebanyak 37 Orang responden atau sekitar menunjukkan bahwa mayoritas pembeli 5% dari seuruh responden, sedangkan sepatu di Toko DAoTRUUF pada peneliti ini yang berusia 21Ae35 Tahun sebanyak 11 adalah berumur <25 Tahun Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 4. Jenis Kelamin Frequency Valid Percent Valid Percent Cumulative Percent Perempuan Laki-laki Total Sumber : Data Primer diolah SPSS 1 Berdasarkan dari Tabel 4. 2 di atas 3% dari seluruh total responden menujukkan bahwa sebagian besar yang digunakan untuk peneitian ini. Hal ini responden dalam penelitian ini memiliki menunjukkan bahwa mayoritas mayoritas jenis kelamin Perempuan 40 Orang pembeli sepatu di Toko DAoTRUUF pada responden atau sekitar 41. 7% dari seluruh peneliti ini adalah berjenis kelamin Lakiresponden, sedangkan yang berjenis kelamin Laki-laki 56 Orang responden atau Profil Responden Berdasarkan Pendidikan Tabel 4. Pendidikan Frequency Valid Percent Valid Percent Cumulative Percent SMP SMA Mahasiswa Sarjana (S. Total Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan dari Tabel 4. 3 di atas (Kuncoro,2003. Sekaran, 2. Untuk mengetauhi menunjukkan bahwa responden yang pernyataan-pernyataan valid atau tidak, berpendidikan SD sebanyak 6 Orang maka digunakan bivariate correlation yaitu responden atau sekitar 6. 2% dari seluruh mengkorelasikan masing-masing item responden, yang berpendidikan SMP pernyataan total item pernyataan . orrected sebanyak 13 Orang atau sekitar 13. 5% dari item total correlation > 0,. (Ghozali, responden,sedangkan Apabila item pertanyaan berkorelasi berpendidikan SMA sebanyak 16 Orang signifikan dengan total item . orrected item responden atau sekitar 16. 7% dari seluruh total correlatio. pernyataan tersebut responden, dan yang berpendidikan dinyatakan valid atau sebaliknya. Mahasiswa sebanyak 26 Orang atau sekitar 5% dari seluruh responden yang Menurut Sekaran . reliability digunakan untuk penelitian ini dan yang is the consistency and stability of the berpendidikan Sarjana (S. sebanyak 25 measuring instrument. Pengertian tersebut Orang atau sekitar 26. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pembeli merupakan konsistensi dan stabilitas dari sepatu di Toko DAoTRUUF pada peneliti ini pengukuran instrument. Dengan demikian, adalah berpendidikan Mahasiswa. reabilitas mencakup 2 hal yang utama yaitu stabilitas ukuran dan konsistensi internal Uji Validitas dan Reliabilitas Untuk mengetahui reliabilitas Suatu skla pengukuran disebut valid variabel penelitian digunakan CronbachAos bila ia melakukan apa yang seharusnya Alpha minimal 0,60. dilakukan dan mengukur apa yang Tabel 4. Uji Validitas Kualitas Produk (X. Indikator X1. X1. Pernyataan Produk sepatu Toko DAoTruuf memiliki bahan yang nyaman digunakan Toko DAoTruuf memiliki desain yang Corrected Item Total Correlation Keterangan 0,464 Valid 0,374 Valid X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. Toko DAoTruuf cocok untuk dipakai oleh semua kalangan Setiap jenis produk Toko DAoTruuf sudah terbukti keandalannya Toko DAoTruuf tahan dipakai lama Toko DAoTruuf memiliki tampilan yang menarik dan mengikuti perkembangan Toko DAoTruuf lebih berbeda dalam desain dibandingkan produk sepatu lain Toko DAoTruuf memiliki kualitas yang lebih baik dari toko lain Toko DAoTruuf hanya memiliki 1 outlet resmi sehingga dijamin keasliannya Hasil pesanan dari industri ini sesuai dengan keinginan apabila ada komplen konsumen mudah untuk menerima jaminan kembali produk 0,486 Valid 0,334 Valid 0,314 0,431 Valid Valid 0,710 Valid 0,456 Valid 0,462 Valid 0,357 Valid Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Tabel 4. Uji Validitas Harga (X. Indikator Pernyataan X2. Harga produk Toko DAoTruuf tidak terlalu Dibandingkan toko lain harga di Toko DAoTruuf lebih murah Toko DAoTruuf memberikan potongan harga bagi setiap konsumen Saya tertarik berbelanja di sini karena potongan harganya lumayan besar Walaupun Toko DAoTruuf tidak memiliki waktu pembayaran yang bisa ditunda, saya tidak merasa keberatan belanja di sini Syarat pembayaran produk di Toko DAoTruuf tidak sulit dan tidak ada aturanaturan yang memberatkan Harga produk yang ditawarkan sesuai dengan kualitas produknya Setiap produk yang dipajang diberi banderol harga yang jelas Harga yang ditetapkan pada setiap produk sesuai dan tidak mahal Pada beberapa item produk mematok harga yang lebih mahal, namun sesuai dengan bahan dan bentuk atau model sepatu X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Corrected Item Total Correlation 0,632 Keterangan Valid 0,666 Valid 0,771 Valid 0,676 Valid 0,669 Valid 0,525 Valid 0,357 Valid 0,317 Valid 0,588 Valid 0,746 Valid Tabel 4. Uji Validitas Lokasi (X. Indikator Corrected Item Total Correlation 0,411 Pernyataan Keterangan X3. Lokasi Toko DAoTruuf mudah dijangkau X3. Angkutan umum lancar ke lokasi 0,758 Valid X3. 0,556 Valid 0,621 Valid X3. Tempat usaha mudah dilihat dari lokasi yang agak jauh Lalu lintas kendaraan ke lokasi tidak macet atau lancar Tempat parkir kendaraan tersedia 0,430 Valid X3. Lokasi parkir aman 0,731 Valid X3. Tempat usaha . masih bisa untuk Lokasi berada di pusat keramaian 0,699 Valid 0,305 Valid Usaha sejenis mudah ditemukan di sekitar Toko DAoTruuf Toko DAoTruuf berada area yang diizinkan oleh pemerintah 0,765 Valid 0,648 Valid X3. X3. X3. X3. Valid Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Tabel 4. Uji Validitas Keputusan Pembelian (Y) Indikator Pernyataan Saya membeli Toko DAoTruuf karena toko ini menjual produk yang berkualitas Apabila membeli sepatu saya biasanya selalu ke Toko DAoTruuf Kalau teman atau saudara yang ingin membeli sepatu saya menyarankan ke Toko DAoTruuf Saya bisanya menjelaskan pada orang lain bahwa produk sepatu di Toko DAoTruuf lebih bagus dibandingkan toko lain Jika ingin membeli sepatu lagi saya membeli di Toko DAoTruuf Apabila ada produk baru Toko DAoTruuf saya akan membeli kembali produk tersebut Saya selalu tertarik mencoba produkproduk baru yang dijual Toko DAoTruuf Saya belanja di Toko DAoTruuf karena saya membutuhkan sepatu yang bagus dan tahan Kualitas sepatu Toko DAoTruuf tidak diragukan lagi Corrected Item Total Correlation 0,359 Keterangan Valid 0,318 Valid 0,414 Valid 0,480 Valid 0,551 Valid 0,579 Valid 0,466 Valid 0,571 Valid 0,404 Valid Y10 Saya yakin kalau produk yang dijual Toko DAoTruuf adalah produk yang sudah terjamin 0,326 Valid Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha . Keterangan Kualitas Produk (X. 0,772 Reliabel Harga (X. 0,863 Reliabel Lokasi (X. 0, 871 Reliabel Keputusan Pembelian (Y) 0, 775 Reliabel Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan hasil uji Validitas dan Reliabilitas terlihat bahwa hasil Corrected Item Total Correlation dari masing-masing item variabel lebih besar dari 0,30. Sehingga hasil di atas menunjjukan bahwa semua variabel dikatakan valid. Selanjutnya CronbachAos Alpha > 0,60 jadi dapat dikatakan Reliabel. Oleh karena itu kuesioner yang disebarkan dapat dikatakan layak untuk penelitian ini. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Berikut adalah distribusi jawaban masing-masing variabel penelitian dapat dilihat sebagai Tabel 4. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Variabel Kualitas Produk(X. STS X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. Rata Ae rata Ratarata 3,99 4,01 4,00 3,88 4,05 4,05 4,00 3,96 3,88 4,01 TCR Kategori 79,8% 80,2% 77,6% 79,2% 77,6% 80,2% Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Baik Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik 3,983 79,66% Cukup Baik Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan pada Tabel 4. 9 di atas maka skor tertinggi 81%. Skor terendah adalah dapat terlihat bahwa skor tingakat capean item pernyataan X1. 9 dan yang tertinggi responden untuk variabel Kualitas Produk butiran pernyataan dari X1. adalah mulai dari terendah 77,6% sampai Tabel 4. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Harga (X. No STS X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. 15 15,6 12 12,5 16 16,7 20 20,8 17 17,7 24 25,0 18 18,8 11 11,5 18 18,8 10 10,4 Rata Ae rata Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan pada Tabel 4. 10 maka dapat terlihat bahwa skor tingkat capian responden untuk variabel Harga adalah mulai dari terendah 76,8% sampai skor Ratarata 4,05 4,11 4,08 3,86 3,92 3,88 4,15 3,84 3,89 3,92 3,97 TCR Kategori 82,2% 81,6% 77,2% 78,4% 77,6% 76,8% 77,8% 78,4% 79,4% Baik Baik Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik tertinggi 83%. Skor terendah adalah item pernyataan X2. 8 dan yang tertinggi butiran pernyataan dari X2. Tabel 4. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Lokasi (X. STS X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. 13 13,5 26 27,1 19 19,8 21 21,9 15 15,6 16 16,7 20 20,8 15 15,6 23 24,0 24 25,0 Rata Ae rata Ratarata 4,05 4,00 3,96 3,88 4,01 4,03 4,02 3,99 3,96 4,00 3,99 TCR Kategori 79,2% 77,6% 80,2% 80,6% 80,4% 79,8% 79,2% 87,52% Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Baik Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan pada Tabel 4. 11 maka dapat terlihat bahwa skor rata-rata untuk variabel Lokasi adalah mulai dari terendah 77,6% sampai skor tertinggi 81%. Skor terendah adalah item pernyataan X3. 4 dan yang tertinggi butiran pernyataan dari X3. Tabel 4. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Keputusan pembelian (Y) STS Ratarata 3,77 4,12 TCR Kategori 75,4% 82,4% Baik Cukup Baik Y3 Y10 31 32,3 34 35,4 20 20,8 14 14,6 13 13,5 22 22,9 19 19,8 18 18,8 Rata Ae rata Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan pada Tabel 4. 12 maka dapat terlihat bahwa skor rata-rata untuk variabel Keputusan Pembelian adalah mulai dari terendah 75,4% sampai skor tertinggi 82,4%. Skor terendah adalah item pernyataan Y1 dan yang tertinggi butiran pernyataan dari Y2. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Sebelum ditentukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan penguji data atau uji kenormalan data. Jika data berdistribusi normal, maka uji hipotesis menggunakan statistik parametris, sedang jika data tidak berdistribusi normal, maka uji hipotesis menggunakan statistik nonparametris. Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Ada dua cara untuk menditeksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak, yaitu dengan analisis grafik dan uji statistik. Uji normalitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji statistik sederhana. Uji statistik sederhana menurut Sugiono ( 2. dapat dilakukan dengan melihat nilai kurtosis dan skewness dari residual. Hasil Uji Normalitas 3,84 3,71 3,97 3,99 4,01 4,00 3,88 3,96 3,925 76,8% 74,2% 79,4% 79,8% 80,2% 77,6% 79,2% 78,5% Cukup Baik Cukup Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Gambar 4. Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Gambar 4. 1 di atas diketahui bahwa data yang di ujikan nirmal karena grafik mengikuti alur histrogam yaitu alur naik turun histrogram dan penyebarannya berada di alur histogram. Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas digunakan untuk mengetahui ada tidaknya kolerasi antara variabel indipendent, jika terjadi kolerasi maka terdapat problem multikolinieritas. Untuk multikolonieritas antar variabel, dapat dilihat dari Variabel Inflation ( VIF ) dari masing-masing variabel bebas terdapat variabel terikat. Jika nilai VIF kurang dari sepuluh dapat dinyatakan tidak terjadi Tabel 4. Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF (Constan. Kualitas Produk Harga Lokasi Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Tabel 4. 13 dapat dilihat bahwa terdapat multikol0nieritas dal model regresi yang digunakan untuk menguji hipotesis. Kualitas Produk, mempunyai nilai Tolerance 0,249 dan mempunyai nilai VIF 4,021, sedangkan Harga mempunyai nilai Tolerance 0,814 dan mempunyai nilai VIF 1,229 dan Variabel Lokasi Tolerance 0,276 dan mempunyai nilai VIF 3, 624. Dengan demikian jika nilai Tolerance lebih besar 0,10 dan nilai VIF kuran dari 10 maka dapat disimpulkan model persamaan regresi tidak dapat problem multikolineritas. Uji Heteroskedestisitas Heteroskedatisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regrensi terjadi terjadi ketidak samaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regrensi yang baik adalah homokedasitas, yaitu keadaan ketika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut dengan homoskedasitas dan jika berbeda disebut heteroskedasitas (Ghozali, 2. Deteksi ada atau tidaknya heteroskedasitas dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada gambar scatterplot antara SRESID dan ZPRED dan dengan menggunakan grafik scatterplot. Apabila okta . dalam grafik membentuk pola menyebar lalu menyempit atau sebaliknya di sekitar diagonal funnel shape maka bisa dikatakan terjadi Jika titik menyebar dengan titik membentuk pola tertentu dibawah dan di atas angka 0 pada sumber Y maka dikatkan terjadi homoskedasitas. Hasil Uji Heteroskedasitas Gambar 4. Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Gambar 4. 2 di atas bahwa titik menyebar secara acak baik diatas maupun dibawah angka pada sumbu Y, dan juga terlihat titik-titik tersebut tidak membentuk suatu pola tertentu. Dengan demikian disimpulkan bahwa penelitian ini bebas dari masalah heteroskedasitas. Uji Linieritas Uji liniearitas digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas dan terikat dalam penelitian ini memiliki hubungan yang linear. Untuk menentukan apakah fungsi persamaan regrensi yang digunakan berbentuk liner, maka dapat dilihat uji lineritas yang menggunakan grafik P-P Plot (Ghozali, 2. Berdasarkan diperlihatkan dibawah ini, terlihat titik Ae titik menuju searah dengan garis liner, sehingga dapat disimpulkan bahwa model regrensi adalah linier Hasil Uji Linieritas Gambar 4. Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Gambar 4. 3 Normal probability P-Plot, bahwa diketahui bahwa risidual membentuk suatu pola garis lurus, sehingga dapat disimpulkan bahwa residual berdistribusi normal. Uji Regresi Berganda Setelah melakukan asumsi klsik lau menganalisis dengan metode regresi linier berganda dengan alasan variabel bebas terdiri dri beberapa variabel. Berdasarkan hubungan dua variabel yang dinyatakan dengan persamaan linier digunakan intuk membuat prediksi tentang besarnya nilai Y berdasarkan nilai X. Setelah dilakukan pengujin dengan menggunakan program komputet SPSS versi 16 maka hasil dari data di atas yang diperoleh dimasukkan kedalam persamaan sebagai berikut : Tabel 4. Hsil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Standardized Coefficients Std. Error (Constan. Kualitas Produk Harga Lokasi Beta Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Tabel 4. 14 pengujian metode regresi linear berganda untuk menguji seberapa jauh pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat maka disusun sebuah persamaan sebagai berikut : Y = a b1 X1 b2 X2 b3 X3 e Y = 11. 809 X1 1,267 X2 (-0,. X3 (-0,. Persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : Nilai konstanta didapat sebesar 809 Poin nilai ini menujukkan bahwa besarnya nilai Keputusan Pembelian saat nilai Kualitas Produk. Harga dan Lokasi sama dengan 0 atau konstantanya adalah 809 Poin. Nilai koefisien Kualitas Produk adalah 1,267 dan bernilai Positif, ini menunjukkan bahwa Kualitas Produk mempunyai hubungan yang Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu maka variabel Keputusan Pembelian akan naik sebesar 1,267. Nilai konstanta Harga sebesar 0,107 dan bernilai negatif, ini Harga mempunyai hubungan yang Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu Keputusan Pembelian akan turun sebesar 0,107. Nilai konstanta Lokasi sebesar 0,471 dan bernilai negatif, ini Lokasi Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu Keputusan Pembelian akan turun sebesar 0,471. Pengujian Hipotesis Pengujian Secara Persial (Uji . Pengujian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai t hitung dengan t Apabila t hitung > t tabel dengan signifikan dibawah 0,05 . %), maka secara parsial atau individual variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat, begitu juga sebaliknya. Menurut Sugiono, . , uji itu dilakukan untuk mengetahui beberpa besar pengaruh suatu variabel independen terhadap variabel dependen dengan menguji koefisien variabel independen. Berikut hasil pengujian Uji t dengan menggunakan program SPSS versi 16 sebagai berikut : Tabel 4. Hasil Uji Secara Persial (Uji . Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan Kualitas Produk Harga Lokasi Model Standardize Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Terdapat nilai signifikan variabel Kualitas Produk (X. sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai probilitas 0,05 Ho ditolak Ha diterima. Variabel Kualitas Produk (X. mempunyai nilai t hitung 10,125 disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk (X. memiliki Keputusan Pembelian (Y). Nilai t menunjukkan bahwa nilai variabel Keputusan Pembelian (X. mempunyai hubungan dengan Keputusan Pembelian (Y). Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Terdapat nilai signifikan variabel Harga (X. sebesar 0,047 lebih kecil dari nilai probilitas 0,05 Ho ditolak Ha Variabel Harga (X. mempunyai nilai t hitung -2,081 disimpulkan bahwa variabel Harga (X. memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y). Nilai t menunjukkan bahwa nilai variabel Harga (X. mempunyai hubungan dengan Keputusan Pembelian (Y). Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X. memiliki pengaruh yang Keputusan Pembelian (Y). Terdapat nilai signifikan variabel Lokasi (X. sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai probilitas 0,05 Ho ditolak Ha Variabel Lokasi (X. mempunyai nilai t hitung -4,913 disimpulkan bahwa variabel Lokasi (X. memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y). Nilai t menunjukkan bahwa nilai variabel Lokasi (X. mempunyai hubungan dengan Keputusan Pembelian (Y). Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Lokasi (X. memiliki pengaruh yang Keputusan Pembelian (Y). membandingkan F hitung dengan F table, jika F hitung > dari F table, maka model Uji f dikenal dengan uji serentak signifikn bisa dilihat dalam kolom pada atau uji model yaitu uji untuk melihat baagaimanakah pengaruh semua variabel Anova. Dan sebaliknya F hitung < F table, bebas secara bersama terhadap variabel maka model tidak signifikan hal ini juga Uji f dapat dilakukan dengan ditandai dengan nilai signifikan 0,05. Tabel 4. Hasil Uji Simultan (Uji F) Uji Simultan (Uji F) ANOVAb Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Predictors: (Constan. Lokasi. Harga. Kualitas Produk Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Tabel 4. 16 diatas dari Analisis Koefisien Determinasi (R. hasil Uji F simultan, dapat diketahui secara Menurut Ghozali ( 2015 ) koefisien bersama-sama . variabel bebas determinasi adalah sebuah model yang memiliki pengaruh signifikan terhadap digunakan untuk menilai kemampuan dari variabel terikat. Hal ini dibuktikan dengan variabel independen yang diukur dengan F hitung 52. 404 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka model regresi Koefisien dapat digunakan memprediksi Keputusan digunakan untuk melihat besarnya Pembelian dapat dikatan variabel Kualitas persentase (%) pengaruh variabel Produk (X. Harga (X. dan Lokasi (X. Kualitas Produk (XCA ). Harga (XCC ) benar-benar dan Lokasi (X. terhadap Keputusan Keputusan Pembelian (Y). Berdasarkan Pembelian (Y). hasil hipotesis maka variabel Kualitas Produk. Harga dan Lokasi berpengaruh secara simultan. Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Lokasi. Harga. Kualitas Produk Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data Primer diolah SPSS 16 Berdasarkan Tabel 4. 17 diatas nilai Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman R Square sebesar 0,631 hal ini berarti Dimana 63,1% . maka dari tabel di atas dapat singnifikannya 0,000 < 0,05 dengan disimpulkan bahwa variabel Kualitas nilai R 0,794 dan R Square 0,631 Produk. Harga dan Lokasi dapat atau pengaruhnya sebesar 63,1% menjelaskan Keputusan pembelian sebesar dan sisanya 36,9% di jelaskan oleh 63,1% . sedangkan sisanya sebesar 36,9% variabel-variabel yang tidak diteliti di jelakan oleh variabel-variabel lain yang dalam peneliti. tidak diteliti dalam penelitian ini. Pembahasan KESIMPULAN Dari hasil penelitian dapat Kesimpulan disimpulkan hal-hal sebagai berikut : Dari hasil pengujian yang telah Hasil pengujian dapat disimpulkan dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai Kualitas Produk positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk Keputusan pembelian Sepatu di positif dan signifikan terhadap Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Keputusan Pembalian Sepatu di Pariaman. Dimana Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota signifikannya 0,000 > 0,05 hal ini Pariaman. Hal ini dibuktikan sesui dengan penelitian Anugrah dengan nilai t hitung kualitas Janwar Tunis . produk bernilai positif sebesar Hasil pengujian dapat disimpulkan 10,125. Hasil uji statistik uji t Harga berpengaruh Negatif dan variabel kualitas produk diperoleh signifikan terhadap Keputusan nilai signifikan sebesar 0,000 yang Pembelian Sepatu di Toko berada di bawah 0,05, sehingga DAoTRUUF Cimparuh Kota dapat disimpulkan bahwa hipotesis Pariaman. Dimana pertama yang menyatakan bahwa signifikannya 0,047< 0,05. Hal ini kualitas produk berpengaruh positif sesuai dengan penelitian Iful Anwar terhadap keputusan pembelian . Hasil pengujian dapat disimpulkan Harga berpengaruh Negatif dan Lokasi berpengaruh Negatif dan signifikan terhadap Keputusan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Sepatu di Toko Pembelian Sepatu di Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman. Hal ini dibuktikan Pariaman. Dimana dengan nilai t hitung harga bernilai signifikannya 0,000< 0,05. Hal ini negatif sebesar -2,018. Hasil uji sesuai dengan penelitian Iful Anwar statistik uji t variabel harga . diperoleh nilai signifikan sebesar 0,047 yang berada dibawah 0,05. Hasil sehingga dapat disimpulkan bahwa disimpulkan Kualitas Produk, hipotesis kedua yang menyatakan Harga Dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Sepatu di bahwa harga berpengaruh negatif terhadap kualitas produk ditolak. Lokasi berpengaruh Negatif dan Signifikan terhadap keputusan Sepatu Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lokasi bernilai negatif sebesar -4,913. Hasil uji statistik uji t variabel lokasi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 yang berada dibawah 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis ketiga yang menyatakan lokasi berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian ditolak. Kualitas Produk. Harga dan Lokasi secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Sepatu di Toko DAoTRUUF Cimparuh Kota Pariaman secara simultan. Dimana nilai R 0,794 dan R Square 0,631 atau pengaruhnya sebesar 63,1% dan sisanya 36,9%. Saran Saran Untuk Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian, maka saran-saran yang dapat disampaikan oleh peneliti sebagai berikut : Dari hasil jawaban responden, disarankan pada Toko DAoTRUUF agar membeli pada outlet yang dijamin keasliannya agar pembeli tidak kecewa atas keaslian barang yang dibeli. Dari hasil jawaban responden, disarankan kepada pemilik Toko DAoTRUUF bandroalan harga pada setiap barang yang di pajang agar pembeli dapat melihat dengan jelas harga dari setiap barang yang dijual. Dari hasil jawaban responden, disarankan kepada pemilik Toko DAoTRUUF agar mengalokasikan tempat yang nyaman bagi pembeli agar terhidar dari kemacetan. Saran Untuk Peneliti Selanjutnya Saran bagi peneliti selanjutnya yang dengan penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan juga menambahkan variabel kekurangan dalam penelitian ini. Saran bagi peneliti selanjutnya agar penelitian agar agar mendapat hasil yang lebih baik dan akurat. Saran bagi peneliti selanjutnya agar menambahkan jumlah sampel yang diteliti dan populasi penelitian tidak hanya dikhususkan pada Toko DAoTRUUF, tetapi juga dapat diperluas pada Toko lain yang ada di Kota Pariaman dan sekitarnya. DAFTAR PUSTAKA