PEMA | P. ISSN 2797-0833 | E. ISSN 2776-9305 Vol. No. 3 Tahun 2024 | Hal. https: //jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/pema Peningkatan Kinerja Guru MAS Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem Abdul Fattah1. Dhea Arsita2. Indah Lestari3. Laila Qodri4. Syah Mahathir5. Syarifah Tussuriani6 1,2,3,4,5,6 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Indonesia abdulfattahnasution@uinsu. *Correspondent Author: * Abdul Fattah DOI: 10. 56832/pema. ABSTRAK Pendekatan sistem dalam peningkatan kinerja guru dan prestasi siswa berfokus pada pengembangan strategi komprehensif yang melibatkan berbagai komponen dalam sistem pendidikan, seperti manajemen sekolah, proses pembelajaran, kompetensi guru, dan dukungan keluarga serta masyarakat. Dalam pendekatan ini, setiap elemen saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan penerapan pendekatan sistemik, sekolah dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kinerja guru dan prestasi siswa serta merancang intervensi yang efektif. Misalnya, pelatihan dan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran, serta penggunaan teknologi informasi dalam Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih produktif dan mendukung tercapainya prestasi akademik yang lebih tinggi. Kata Kunci: Pendekatan sistem, kinerja guru, prestasi siswa, pengembangan profesional, manajemen sekolah, keterlibatan orang tua ABSTRACT Approach systemic in improving teacher performance and student achievement focuses on developing comprehensive strategies that involve various components in the education system, such as school management, learning processes, teacher competence, and family and community support. In this approach, each element interacts with each other to achieve a common goal, namely improving the quality of education. By implementing a systemic approach, schools can identify factors that hinder teacher performance and student achievement and design effective interventions. For example, continuous teacher training and professional development, increasing parental involvement in the learning process, and the use of information technology in learning. The results show that this approach is able to create a more productive learning environment and supports the achievement of higher academic achievements. Keywords: Systemic approach, teacher performance, student achievement, professional development, school management, parent involvement PENDAHULUAN Kinerja gambaran tentang sikap, keterampilan, nilai, dan pengetahuan guru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, yang perbuatan, dan prestasi kerjanya. Kinerja guru adalah suatu kondisi yang menunjukkan kemampuan seorang guru dalam menjalankan tugasnya di sekolah serta menggambarkan adanya suatu perbuatan yang ditampilkan guru selama Kinerja guru merupakan faktor atau kunci utama yang harus di miliki agar dapat mencapai tujuan pendidikan secara komprehensif, sebab itulah yang menjadi menyelenggarakan penilaian kinerja Mengatakan bahwa kinerja guru berkaitan dengan aktitivas menyeluruh guru dalam tanggung jawabnya sebagai seseorang yang mengemban amanah dan tanggung jawab dalam mengajar, mendidik, membina, dan mengembangan para peserta didik ke arah kesuksesan yang dituju. Kinerja guru dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Adakalanya faktor tersebut bisa berasal dari diri sendiri PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem berupa masih rendahnya motivasi kerja, pengetahuan, dan wawasan. Dapat pula berasal dari diri berupa rekan kerja, pimpinan, dan lingkungan di sekitar tempat kerja. Biasanya guru dapat terpengaruh oleh semangat kerja rekan kerjanya, lingkungan kerja yang nyaman juga akan sangat berpengaruh terhadap semangat kerja guru, lingkungan kerja yang kotor dan tidak menarik juga akan berpengaruh terhadap semangat kerja. Kemimpinan kepala sekolah juga sangat berpengaruh terhadap kinerja guru, karena kepala sekolah merupakan orang yang mengatur, mempengaruhi, dan memberikan motivasi terhadap kinerja Oleh karenanya kinerja guru yang baik tidak terlepas dari peran strategis kepala sekolah selaku pemimpin tertinggi di sekolah, kepala sekolah harus dapat menuntun guru, memberikan motivasi, mengenal lebih dekat, menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. METODE Lokasi penelitian merupakan tempat dimana peneliti melakukan penelitian dalam mengangkap fenomena atau peristiwa yang seharusnya terjadi dari objek yang diteliti dalam rangka mendapatkan data yang akurat. Lokasi penelitian dilakukan di MAS Al- JamiAoatul Washliyah 22 Tembung Tempat ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena tempat ini berlokasi di Jl. Besar Tembung No. 78 Tembung. Kec. Percut Sei Tuan. Kab. Deli serdang. Sumatera Utara 20371. Kota Medan. Waktu penelitian, penelitian tentang Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Al- JamiAoatul Washliyah 22 Tembung ini dilaksanakan oleh peneliti dalam waktu satu hari tepatnya pada hari November 2024, penelitian dilakukan pada jam 09. 45 WIB. Teknik yang peneliti gunakan untuk mengumpulkan data tersebut adalah dengan observasi dan wawancara. Observasi: pengamatan subjek kajian secara langsung turun kelapangan, untuk mengkaji subjek kajian dengan menalaah perilaku dan interaksi subjek kajian secara spontan dan Teknik wawancara: yang dilakukan peneliti untuk memperoleh data di lapangan yang berkaitan tentang Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MAS. Al-JamiAoatul Washliyah 22 Tembung. Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai salah satu wakil kepala sekolah di MAS. AlJamiAoatul Washliyah 22 Tembung. Studi dokumentasi: ialah catatan mengenai peristiwa yang sudah terjadi, berupa artikel, karya, dokumen dan lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Penerapan Pendekatan Sistem dalam Manajemen Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Penerapan pendekatan sistem manajemen kinerja sekolah amat sangat penting dan dibutuhkan dalam suatu sekolah atau organisasi baik dalam sektor public maupun non public dalam upaya untuk pencapaian tujuan pendidikan. Karena kinerja dari suatu sekolah tidak akan lepas dari peran individu dalam melaksanakan tugas pekerjaannya sebagai manajemen yang baik. Persoalan tentang manajemen kinerja pada sekolah sering sekali menjadi isu yang sangat hangat di angkat khususnya di Indonesia, hal ini disebabkan masih rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan pada sekolah sehingga sistem Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem manajemen kurang optimal untuk dilaksanakan oleh beberapa sekolah baik itu dari segi tingkatan, kualitas sumber daya manusianya dan bahkan dari segi kurikulum yang masih belum bisa menimbulkan problematika yang tidak baik dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Hasil wawancara peneliti terkait penerapan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah AlWashliyah 22 Tembung dengan wakil kepala sekolah yaitu Bapak Ngadirin. SE. mengatakan bahwa: AuSaya sebagai wakil kepala sekolah melihat bahwa penerapkan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah sangat penting untuk meningkatkan kinerja guru disekolah ini. Saya memastikan bahwa semua komponen sekolah saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, sehingga meningkatkan efektivitas guru dalam proses belajar mengajar. Kami juga sesekali mengadakan pelatihan untuk guru-guru sesuai dengan kebutuhan guru dalam mengajar. Ay Hasil wawancara peneliti terkait penerapan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah AlWashliyah 22 Tembung dengan WKM yaitu mengatakan bahwa: AuKami disini sebagai guru, terutama saya ikut berperan dalam penerapkan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru disekolah ini. Saya pribadi dalam hal ini yang saya lakukan adalah memahami dan menerapkan visi serta misi sekolah ini. Selain itu saya juga ikut berkontribusi mendukung sistem secara keseluruhan. Kami saling berkolaborasi dengan baik antar sesama guru. Ay Berdasarkan dari hasil wawancara dengan wakil kepala sekolah dan guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah AlWashliyah 22 Tembung sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya, hanya saja butuh waktu dan proses pengawasan serta perbaikan yang dilakukan secara terus Pendekatan manajemen sekolah mengacu pada pengelolaan sekolah sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari berbagai komponen yang saling terhubung dan saling memengaruhi. Tujuan pendekatan ini adalah untuk menciptakan sinergi antar-komponen di dalam sekolah, sehingga kinerja guru, sebagai komponen Pendekatan ini memandang setiap aspek manajemen, dari visi dan misi hingga evaluasi dan pengembangan profesional, sebagai elemen yang perlu saling mendukung. Berikut penerapan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru: Penyusunan Visi dan Misi yang Jelas Visi dan misi sekolah memberikan arah yang jelas bagi guru mengenai tujuan utama sekolah. Guru yang memahami visi sekolah akan lebih mudah mengarahkan Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem aktivitas pengajaran mereka ke tujuan yang selaras dengan misi pendidikan Visi dan misi yang kuat membantu guru memahami peran mereka dalam mencapai tujuan institusi, sehingga kinerja guru dapat lebih terarah dan Struktur Organisasi yang Efisien Dalam pendekatan sistem, struktur organisasi sekolah didesain untuk mendukung kerja sama yang efektif antarguru dan staf. Guru diberikan peran yang jelas, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya tanpa kebingungan terkait tugas dan tanggung jawab. Struktur organisasi yang baik di sekolah membantu mengurangi tumpang tindih pekerjaan dan memastikan komunikasi berjalan lancar, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan kinerja guru. Pengembangan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pendekatan sistem mendorong adanya pelatihan dan pengembangan profesional yang terstruktur bagi para Pelatihan ini bertujuan untuk pengetahuan guru agar mampu mengajar Pengembangan berkelanjutan melalui pelatihan adalah elemen kunci dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pembelajaran. Evaluasi Kinerja yang Objektif dan Terukur Evaluasi kinerja dalam pendekatan sistem tidak hanya berfungsi untuk menilai kinerja guru, tetapi juga sebagai alat untuk memberikan umpan balik yang Evaluasi yang transparan membantu guru mengetahui area yang perlu ditingkatkan. Sistem evaluasi yang baik akan memberi guru gambaran Lingkungan Kerja yang Kolaboratif Penerapan pendekatan sistem juga menekankan pentingnya lingkungan kerja yang mendukung kolaborasi. Kolaborasi antar-guru memungkinkan mereka untuk saling bertukar ide, metode, dan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam Kolaborasi di tempat kerja berkelanjutan dan memperkuat motivasi serta keterikatan guru pada sekolah. Pemanfaatan Teknologi dalam Proses Pembelajaran dan Manajemen Teknologi dapat memudahkan tugas-tugas guru dalam pengajaran dan manajemen kelas. Dalam pendekatan mempermudah akses terhadap materi ajar, alat evaluasi siswa, serta komunikasi dengan orang tua dan kolega. Rosenberg . menyebutkan bahwa teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga memungkinkan sekolah untuk memantau kinerja guru secara lebih Berdasarkan hasil wawancara dan analisis tentang penerapan pendekatan sistem dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung, maka penulis menyimpulkan sebagai berikut: Bahwa Penerapan Pendekatan Sistem dalam Manajemen Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung sudah Wakil kepala sekolah dan guru Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem pendekatan system dalam manajemen sekolah dimadrasah tersebut. Wakil kepala sekolah juga mengawasi kinerja guru dalam penerapan sistem dalam manajemen sekolah serta memfasilitasi guru dalam mengajar, selalu mengawasi apa yang perlu diperbaiki dalam setiap penerapan pendekatan sistem agar dapat memajukan pendidikan khususnya di Madrasah Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Bab 1 pasal 1 tentang guru dan dosen, disebutkan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Menurut Byars dan Rue . alam Hary Susant. AuPerformance refers to degree of accomplishment of the tasks that make up an individualAos job. It reflects how well an individual is fulfilling the requirements of a jobAy. Pendapat Byars dan Rue diartikan bahwa kinerja atau performance mengacu pada derajat melengkapi pekerjaan seseorang. Hal ini mencerminkan seberapa baik seseorang dalam melaksanakan tuntutan suatu Kinerja seorang guru dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi aspek-aspek yang berasal dari dalam diri guru, seperti kemampuan, keterampilan, kepribadian, motivasi untuk menjadi guru, pengalaman lapangan, dan latar belakang Faktor-faktor ini menentukan seberapa baik seorang guru dapat melaksanakan tugasnya dalam mendidik dan membimbing siswa. Di sisi lain, faktor eksternal mencakup elemen-elemen yang datang dari luar diri guru, seperti gaji, ketersediaan sarana dan prasarana, lingkungan kerja fisik, serta gaya kepemimpinan di sekolah. Hasil wawancara peneliti terkait faktor-faktor dalam pendekatan sistem yang mempengaruhi kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung dengan salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis. Pd mengatakan bahwa: AuMenurut saya ada dua faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru yaa. ada faktor internal dan ada juga faktor eksternal, nah. faktor internal itu ada kemampuan mengajar dan motivasi dan keprofesionalitas guru tersebut. Karena guru yang terampil dan termotivasi cenderung mengajar dengan efektif dan pemahaman siswa agar menjadi lebih Sedangkan faktor eksternal meliputi gaji, fasilitas, dan lingkungan kerja. Karena gaji yang layak dapat meningkatkan kepuasan dan motivasi seorang guru, sedangkan fasilitas yang memadai mendukung pengajaran inovatif dapat membuat lingkungan kerja yang nyamanAy. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis S. Pd di Madrasah Aliyah AlWashliyah Tembung disimpulkan bahwasannya: Faktor internal dan eksternal samasama mempengaruhi kinerja guru. Faktor Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem keterampilan, dan motivasi, menentukan seberapa baik guru bisa mengajar. Guru yang terampil dan termotivasi mampu mengelola kelas, menyampaikan materi dengan jelas, serta mengembangkan metode pembelajaran yang menarik, sehingga siswa lebih mudah memahami Di sisi lain, faktor eksternal seperti gaji, fasilitas, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan, juga penting. Gaji yang memadai meningkatkan kepuasan dan semangat kerja guru, sementara fasilitas yang lengkap membantu mereka mengajar dengan lebih efektif. Lingkungan kerja yang nyaman dan kepemimpinan yang mendukung mendorong kolaborasi dan inovasi. Dengan dukungan faktor internal dan eksternal ini, guru dapat mengajar dengan lebih percaya diri dan memberikan kontribusi maksimal bagi sekolah dan siswa. Kepribadian dan dedikasi seorang guru menjadi salah satu aspek penting Kepribadian yang positif akan mendukung interaksi yang baik antara guru dan siswa, sehingga guru dapat berperan sebagai pendidik yang baik dan pembina yang Dedikasi tinggi juga akan meningkatkan kesadaran guru terhadap pekerjaannya, mendorong komitmen yang lebih besar, dan menunjukkan kinerja yang memuaskan. Di samping itu, kemampuan mengajar yang sesuai dengan standar tugas yang diemban sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Guru yang memiliki kemampuan mengajar meningkatkan prestasi siswa, sementara guru yang kurang menguasai kemampuan mengajar bisa menurunkan motivasi belajar siswa dan kinerja guru itu sendiri. Hasil wawancara peneliti terkait faktor-faktor dalam pendekatan sistem yang mempengaruhi kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung dengan salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis. Pd mengatakan bahwa: AuDedikasi dan kepribadian yang menentukan kinerja guru. Karna guru kesadaran penuh terhadap tugasnya dan menunjukkan komitmen yang kuat untuk mencapai hasil terbaik dalam proses Kepribadian yang baik, seperti sifat terciptanya hubungan yang baik dengan para siswa, yang mana hal itu dapat meningkatkan suasana belajar yang kondusifAy. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis S. Pd di Madrasah Aliyah AlWashliyah Tembung disimpulkan bahwasannya: Dedikasi dan kepribadian yang positif merupakan faktor esensial yang mendukung kinerja optimal seorang guru. Guru yang memiliki dedikasi tinggi akan menjalankan tugasnya, menginvestasikan waktu dan tenaga untuk memastikan bahwa setiap siswa dapat belajar dengan Kepribadian menciptakan lingkungan belajar yang penuh empati dan komunikasi yang baik, yang memotivasi siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran. Dengan dedikasi dan kepribadian yang baik, guru dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif. Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem yang pada akhirnya meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Komunikasi yang terjalin dengan Dukungan dari komponen sekolah lainnya akan meningkatkan rasa percaya diri guru dalam melaksanakan ide-ide baru, sehingga kinerja guru pun Selain itu, hubungan yang positif antara sekolah dan masyarakat juga berperan penting dalam mendukung kinerja guru. Hubungan yang baik akan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sekolah, sehingga guru lebih termotivasi untuk tampil dengan kinerja yang lebih baik. Disiplin yang tinggi dalam menjalankan tugas juga merupakan faktor Guru yang disiplin akan mengikuti aturan dan langkah strategis dalam proses belajar mengajar, yang pada mereka dan meningkatkan kinerjanya ke arah yang lebih baik. Hasil wawancara peneliti terkait faktor-faktor dalam pendekatan sistem yang mempengaruhi kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung dengan salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis. Pd mengatakan bahwa: AuKomunikasi lingkungan sekolah sangat penting untuk mendukung kreativitas dan inovasi guru. Karena dengan adanya komunikasi yang efektif, guru merasa didengar dan didukung dalam menyampaikan ide-ide Dukungan dari rekan kerja, pimpinan, serta partisipasi masyarakat meningkatkan rasa percaya diri seorang guruAy. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada salah satu guru yaitu Ibu Ermita Lubis S. Pd di Madrasah Aliyah AlWashliyah Tembung disimpulkan bahwasannya: Komunikasi yang efektif di lingkungan sekolah mendorong guru untuk lebih percaya diri dalam berinovasi dan mengembangkan ide-ide kreatif, yang pada akhirnya meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan. Hubungan baik antara sekolah dan masyarakat juga turut menjalankan tugasnya. Evaluasi Kompetensi Guru Mengajar Dalam Pendekatan Sistem Evaluasi didefinisikan yang berarti menilai kesenjangan antara standar yang ditetapkan dengan program yang terlaksana di lapangan untuk mengetahui kelemahan dari suatu program tersebut dan dilakukan perbaikan program. Arti dari beberapa istilah yang telah dijelaskan di atas tentang evaluasi, maka dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas dari sesuatu berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan Hasil wawancara peneliti terkait evaluasi kompetensi guru mengajar dalam pendekatan sistem di Madrasah Aliyah AlWashliyah 22 Tembung dengan wakil kepala madrasah yaitu Bapak Ngadirin. SE. mengatakan bahwa: AuPendekatan sistem dalam evaluasi kompetensi guru di sekolah kami melibatkan pemahaman bahwa proses pengajaran tidak dapat dilihat sebagai Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem sebuah kegiatan yang terpisah, tetapi sebagai bagian dari keseluruhan sistem pendidikan yang lebih luas. Kami melihat guru, siswa, kurikulum, serta lingkungan belajar sebagai satu kesatuan yang saling Dalam evaluasi, kami komponen-komponen ini, sehingga dapat mengetahui seberapa efektif guru dalam mengelola proses belajar mengajar, dan juga bagaimana faktor eksternal seperti fasilitas atau dukungan administratif mempengaruhi kompetensi mengajar Ay Hasil wawancara peneliti terkait evaluasi kompetensi guru mengajar dalam pendekatan sistem di Madrasah Aliyah AlWashliyah 22 Tembung dengan Wkm yaitu bapak Ngadirin mengatakan bahwa: AuDalam mengevaluasi beberapa aspek penting. Pertama, kompetensi pedagogik guru, yang meliputi kemampuan dalam Kedua, kompetensi kepribadian guru, yang mencakup aspek sikap, motivasi, dan kemampuan untuk membangun hubungan positif dengan siswa. Ketiga, kompetensi profesional yang mencakup pemahaman guru terhadap materi ajar, serta kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dan inovasi dalam proses Selain itu, kami juga melihat kompetensi sosial, yang berkaitan berkolaborasi dengan rekan sejawat, orang tua, dan masyarakat. Semua aspek ini dievaluasi dengan cara yang lebih holistik, di mana kami tidak hanya melihat hasil belajar siswa, tetapi juga bagaimana proses pembelajaran berlangsung dan faktor-faktor pendukung yang ada di sekitar guru. Ay Berdasarkan dari hasil wawancara dengan kepala madrasah dan wakil kepala madrasah di Madrasah Aliyah AlWashliyah Tembung, disimpulkan bahwa evaluasi kompetensi guru mengajar dalam pendekatan sistem di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung sudah berjalan sesuai dengan yang prosedur sudah ditetapkan, hanya pengawasan serta perbaikan yang dilakukan secara terus menerus untuk lebih baik lagi kedepannya. Pada tingkat yang lebih luas, evaluasi kinerja guru juga membantu menghadapi tantangan dan perubahan dalam dunia pendidikan, membantu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan standar pendidikan yang berkualitas. Dengan memahami dan memberdayakan guru melalui evaluasi kinerja, sistem pendidikan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang luas terhadap perkembangan generasi penerus. Evaluasi kinerja guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengakselerasi dan memastikan kualitas Proses ini tidak hanya memberikan gambaran tentang kinerja individu, tetapi juga menciptakan landasan untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem Pendidikan. Melalui evaluasi, kekuatan dan kelemahan guru dapat diidentifikasi secara jelas, memberikan dasar untuk pengembangan profesional yang tertarget. Peningkatan kualitas pengajaran guru secara langsung berkorelasi dengan prestasi siswa, terelakkan antara evaluasi guru dan hasil Abdul Fattah, et. | Peningkatan Kinerja Guru Mas Alwashliyah 22 Tembung Melalui Pendekatan Sistem Selain itu, evaluasi kinerja guru membangun akuntabilitas dan tanggung jawab dalam praktik mengajar mereka, mendukung pengelolaan sekolah yang efektif, dan memberikan data yang berharga untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih baik. KESIMPULAN Pendekatan manajemen sekolah terbukti mampu meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Al-Washliyah 22 Tembung. Penerapan ini melibatkan berbagai komponen seperti visi dan misi yang jelas, struktur organisasi yang efisien, pelatihan kompetensi guru, evaluasi yang objektif, serta lingkungan kerja yang Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja guru dibagi menjadi internal, seperti kemampuan, motivasi, dan dedikasi, serta eksternal, seperti gaji, fasilitas, dan lingkungan kerja. Evaluasi yang dilakukan secara holistik melibatkan profesionalisme, dan sosial, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kinerja guru. Meskipun sistem ini sudah berjalan sesuai perbaikan berkelanjutan untuk hasil yang lebih optimal. Dayanti. Alung Mutia. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Ekonomi SMA Negeri Di Kabupaten Sleman Tahun Ajaran 2016/2017Ay 11, 1 . : 92Ae105. Lubis. Ermita. pada hari senin 11 novemver 2024,pada jam 09. 00 WIB, tentang dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di MAS Al-Washliyah 22 Tembung. Ngadirin, pada hari senin 11 novemver 2024,pada jam 09. 30 WIB, tentang penerapan pendekatan sistem dalam meningkatkan kinerja guru di MAS Washliyah 22 Tembung. Noviyandi. , & Ihsan. Implementasi MBS meningkatkan mutu pendidikan. Cv. Alifatama Laduny. Lampung. Susanto. Hary. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan. Ay Jurnal Pendidikan Vokasi 2, no. 197Ae212. https://doi. org/10. 21831/jpv. UU No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 1. Au 14-2005 Guru Dan Dosen. Pdf. Ay Produk Hukum, n. https://jdih. Zahroh. Evaluasi Kinerja Guru dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Yayasan Al kenaniyah: Jakarta Timur. Universitas Negeri Jakarta. DAFTAR PUSTAKA