P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Pengaruh Masa Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Tim Field Coaxial Engineering PT. XYZ di Zona 1 Regional Central Jakarta Selatan Munir Azhari, 2Mutiara Ramadhanti E-mail : azhari@gmail. com, 2mutiara. ramadhanti00@gmail. ABSTRAK Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses pemanfaatan sumber daya manusia secara efektif dan efisien melalui kegiatan perencanaan, penggerakan, dan pengendalian semua nilai yang menjadi kekuatan manusia untuk mencapai tujuan. Masa kerja adalah tingkatan pengalaman karyawan dihitung dari lama bekerja pada bidang lingkup tertentu. Selain masa kerja, variabel yang diteliti yaitu produktivitas kerja. Produktivitas kerja adalah hubungan antara keluaran . arang-barang atau jas. dengan masukan . enaga kerja,bahan, uan. Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut: AuUntuk mengetahui apakah ada pengaruh masa kerja terhadap produktivitas kerja karyawan Tim Field Coaxial Engineering PT. XYZ di Zona 1 Regional Central Jakarta SelatanAy. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah kedua variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan dengan angka koefisien korelasi sebesar 0,857 dengan tingkat hubungan yang sangat kuat. Kedua variabel ini juga memiliki arah hubungan antara masa kerja dan produktivitas berjenis searah yang mana variabel produktivitas kerja akan mengalami kenaikan sebanyak 7,789 setiap kenaikan satu satuan variabel kualitas masa Persentase pengaruh variabel masa kerja memiliki nilai R square sebesar 0,735 atau 73,5%. Hal ini juga dapat disimpulkan sisa persentase sebesar 26,5% variabel produktivitas kerja disebabkan dari variabel selain variabel yang diteliti. Uji hipotesis yang merupakan pengujian terakhir mendapatkan hasil nilai thitung variabel pengaruh masa kerja terhadap produktivitas kerja sebesar 15,791 > t tabel sebesar 1,987. Nilai sig. yang didapat sebesar 0,000 < sig. a = 0,05. Berdasarkan hipotesis dan dasar pengambilan keputusan dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu masa kerja berpengaruh dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Kata kunci: Manajemen Produktivitas Kerja. Sumber Daya Manusia. Masa Kerja. Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 ABSTRACT Human resource management is a process of utilizing human resources effectively and efficiently through planning, mobilizing, and controlling all values that become human power to achieve goals. Work experience is the level of employee experience calculated from the length of time they have worked in a certain field. In addition to tenure, another variable studied is work productivity. Work productivity is the relationship between output . oods or service. and input . abor, materials, mone. The aim of the research in writing this thesis is as follows: "To find out whether there is an influence on the length of service on the work productivity of PT XYZ employees Field Coaxial Engineering Team in Zone 1 Regional Central South JakartaAy. The results obtained from this research are that these two variables have a positive influence with a correlation coefficient of 0. 857 within the stronger relationship. These two variables also have a unidirectional relationship between the length of service and work productivity, where the job satisfaction variable will increase by 7. 789 for every one-unit increase in the quality of work period variable. The percentage influence of the length of service variable has an R square value of 0. 735 or 73,5%. It also can be concluded that the remaining 26,5% of the work productivity variable is because of variables other than the variables studied. Hypothesis testing which is the last test gets the results of T value of the variable influence of tenure on work productivity of 1 tvalue 5. 791> ttable of 1. The sig. obtained is 0. 000 < sig. a = 0. Based on the hypothesis and the basis for decision making, it can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted , namely that work experience has a positive and significant effect on work productivity. Keywords: Human Resource Management. Work Experience. Work productivity PENDAHULUAN Pengelolaan, pengembangan SDM dilakukan dengan maksimal untuk menciptakan sumber daya manusia yang berpotensi tinggi agar mudah bersaing dalam meningkatkan produktivitas optimal. Untuk lebih mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari dunia luar, perusahaan harus terus bekerja keras untuk meningkatkan efisiensi karyawannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi Sumber Daya Manusia, diantaranya yaitu masa Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 kerja dan produktivitas kerja. Praktik Sumber Daya Manusia yang efektif mengenai masa kerja tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi tetapi juga meningkatkan Masa kerja adalah tingkatan pengalaman karyawan dihitung dari lama bekerja pada bidang lingkup tertentu. Jika seorang telah memiliki jangka waktu yang relatif panjang masa kerjanya, tidak akan mendapat kendala saat melakukan proses produksi dalam pekerjaan. Menurut Simamora dalam Saleh dan Utomo . P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. tepatnya di Zona 1 Regional Central yaitu produktivitas kerja tim menjadi rendah. Berikut gambar 1 Produktivitas Kerja Tim Field Coaxial. Berikut gambar 1 Produktivitas Kerja Tim Field Coaxial Engineering Regional Central Periode Juni 2023 - Agustus 2023 produktivitas kerja karyawan yaitu keuntungan banyak dari fasilitas yang disediakan dengan memperoleh output juga input terbaik. Fenomena yang terjadi yaitu ada beberapa tim kurang optimal dalam melakukan percepatan perbaikan terhadap gangguan layanan jaringan dikarenakan ada beberapa tim dengan masa kerja yang belum optimal sehingga produktivitas kerja tim menjadi rendah. Produktivitas kerja yang dimiliki oleh tim Field Coaxial Engineering dapat dikatakan baik jika dilihat dari bagaimana ia mampu mencapai hasil dan target yang sudah Namun sebaliknya, rasa tanggung jawab dan hasil yang dicapai oleh tim Field Coaxial Engineering tidak maksimal sesuai dengan yang diharapkan produktivitas kerja yang dimiliki oleh tim Field Coaxial Engineering. Divisi Out Site Plant (OSP) yaitu bagian Engineering merupakan salah satu divisi yang ada di Direktorat Teknologi dan Produk yang berada di BU 2 memiliki kontribusi yang sangat besar dan penting dalam mewujudkan tujuan perusahaan dalam peningkatan performa produk dan kualitas jaringan guna meningkatkan kepuasan pelanggan dan itu merupakan salah satu value dari perusahaan. Dengan meningkatnya kepuasan pelanggan maka dapat menjaga pelanggan akan tetap terus berlangganan dan menggunakan produk yang di berikan oleh perusahaan. Pada divisi Out Site Plant (OSP) terbagi dari 3 Zona pada BU 2 yaitu. Zona 1 meliputi area regional West Ae Central. Zona 2 meliputi area regional South Tangerang dan Zona 3 meliputi area regional BEKA (Bekasi - Kerawan. Ae North East (NE) Namun, dalam sebuah organisasi permasalahan, hal ini sejalan dengan permasalahan yang ada di PT XYZ Gambar 1. Produktivitas Kerja Tim Field Coaxial Engineering Regional Central Periode Juni 2023 - Agustus 2023 Sumber: Bagian Research Field Analyst PT. XYZ Berdasarkan gambar 1 menjelaskan bahwa Regional Central memiliki 27 tim Field Coaxial Engineering dengan ratarata Produktivitas Kerja yang dimiliki adalah sebesar 73%. Namun, terdapat 13 tim yang produktivitasnya berada di bawah 73%, tim tersebut kurang optimal dalam melakukan percepatan perbaikan terhadap gangguan layanan jaringan dikarenakan 13 team tersebut merupakan tim dengan leveling technician atau new Oleh karena itu, produktivitas kerja karyawan masih ada yang belum LANDASAN TEORI Manajemen Sumber Daya Manusia Pengertian manajemen sumber daya Dessler dialihbahasakan oleh Sutrisno . :2. menyatakan bahwa manajemen sumber daya manusia dapat didefinisikan sebagai suatu kebijakan dan praktik yang dibutuhkan seseorang yang menjalankan aspek AuorangAy atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. pengimbalan, dan penilaian. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 Masa Kerja Masa kerja adalah lamanya seorang karyawan menyumbangkan tenaganya menghasilkan penyerapan dari berbagai aktivitas manusia (Rudiansyah, 2. Semakin karyawan maka akan semakin membantu perusahaan untuk menghasilkan kinerja atau output yang lebih banyak. Menurut Septian Dalam Wibowo . yang hasil penelitiaannya menemukan bahwa faktor masa kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. seseorang maka umumnya orang tersebut akan memperoleh pengalaman kerja yang lebih banyak. Penerapan Semakin banyak penerapan pengetahuan, keterampilan dan sikap seseorang dalam melaksanakan tugasnya tentunya akan dapat Kerangka Berpikir Menurut Sugiyono . kerangka berpikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang Kerangka pemikiran dapat disajikan dalam bentuk bagan, deskripsi kualitatif, dan atau gabungan dari Uraian dari kerangka sebagai meningkatkan pengalaman kerja orang . Hasil Seseorang yang memiliki pengalaman kerja lebih banyak akan dapat memperoleh hasil pelaksanaan tugas yang lebih baik. Produktivitas Kerja Menurut Hasibuan . mengungkapkan bahwa secara lebih sederhana maksud dari produktivitas adalah perbandingan secara ilmu hitung antara jumlah yang dihasilkan dan jumlah setiap sumber yang dipergunakan selama produksi berlangsung. Menurut Hani Handoko . faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja yaitu: Kondisi fisik perusahaan . Derajat otomatisasi yang digunakan . Layout . Desain pekerjaan . Keterampilan . Pengupahan dan paket terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian ini dinyatakan dalam bentuk kalimat Berdasarkan permasalahan dan teori yang di kemukakan, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : Ho : Masa kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas Ha : Masa kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja Penelitian Terdahulu Dalam penelitian, maka tidak terlepas dari penelitian terdahulu yang relavan dengan tujuan sebagai bahan untuk memperkuat hasil, sebagai pedoman penelitian dan untuk membandingkan dengan penelitian yang di lakukan oleh peneliti terdahulu. Berikut tabel 1 Penelitian Terdahulu. Gambar 2. Kerangka Berpikit Sumber: Foster . dan Sutrisno . 0 Hipotesis Menurut Sugiyono :2. hipotesis merupakan jawaban sementara Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Tabel 1 Penelitian Terdahulu Nama Penelit Dan tahun penelitian Kartika . Judul Penelitian Pengaruh Masa Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Kabelindo Murni Tbk Variabel Penelitian Penelitian ini adalah Alat Analisis Hasil penelitian Alat yang di penelitian ini yaitu SPSS Pada PT. Kabelindo Murni Tbk mendapatkan hasil bahwa masa kerja berpengaruh terhadap produktivitas, dimana nilai probabilitas uji T memiliki hasil thitung 2,815 > ttabel 2,02 maka Ho ditolak sedangkan Hi diterima artinya masa kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja. Sumber: Kartika . Selvia . , dan Suwarno . Berdasarkan tabel 1 menjelaskan tentang penelitian terdahulu yang menjadi bahan untuk memperkuat hasil penelitian. METODOLOGI Desain Penelitian Desain penelitian adalah suatu pedoman atau prosedur serta teknik di dalam perencanaan penelitian yang dapat membangun strategi yang menghasilkan model penelitian bagi peneliti. Desain penelitian bagaikan alat penuntun bagi peneliti dalam melakukan proses penentuan instrument pengambilan data, penentuan sampel, koleksi data dan Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Field Coaxial Engineering PT XYZ yang masih aktif sebanyak 120 Sampel Jumlah populasi adalah seluruh karyawan PT XYZ sebanyak 120. Berdasarkan rumus Slovin, didapat jumlah minimal sampel yang akan diteliti 1 . ,0,. ) = 92 Maka, besar sampel pada penelitian ini sebanyak 92 karyawan yang akan dijadikan responden. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan asosiatif dengan metode observasi untuk melihat kejadian yang sebenarnya terjadi pada objek dan menggunakan kuesioner sebagai alat bantunya dengan skala Likert sebagai skala dan metode pengukurannya. Sumber Data Pengumpulan data primer pada penelitian ini, dengan menggunakan data pada obyek penelitian yaitu kuesioner. Operasional Variabel Menurut Sugiyono . :2. Operasional variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari obyek atau kegiatan yang memiliki variasi tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk Definisi variabel-variabel penelitian harus dirumuskan untuk mengumpulkan data. Berikut tabel 2 Variabel Independen dan Variabel Dependen. Berikut tabel 2 Operasional Variabel Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 Tabel 2 Operasional Variabel No. Variabel Masa Kerja (X) Definisi Operasional Indikator Variabel Bebas (X) Waktu yang telah dijalani oleh responden mulai bekerja dengan ketentuan Produktivitas Kerja (Y) Skala yangdigunakan Lamanya masa Tingkat keterampilan yang Penguasaan terhadap pekerjaan dan peralatan (Foster 2018 :. Variabel Terikat (Y) Produktivitas kerja adalah Kemampuan dengan Meningkatkan hasil antara yang dicapai input Semangat kerja . enaga kerja dan wakt. Pengembangan diri untuk mencapai target Mutu Efisiensi (Sustrisno 2020 : Skala Likert (Sugiyono, 2019:. Skala Likert (Sugiyono, 2019:. Sumber: Data Peneliti, 2024 Metode Pengumpulan Data Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini berjenis kuesioner tertutup, yang mana responden hanya memberikan tanda pada salah satu jawaban yang dianggap benar. Jawaban yang diberikan responden menggunakan alat ukur skala Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi responden dalam memberikan jawaban untuk pernyataan yang terdapat pada kuesioner yang diberikan. Berikut tabel 3 Skala Likert Tabel 3 Skala Likert HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Objek Penelitian Berikut adalah perincian mengenai Tabel 4 Distribusi Sampel Penelitian Keterangan Jumlah Kuesioner yang disebarkan Jumlah kuesioner yang Jumlah kuisioner yang tidak kembali Jawaban Kode Skor Sangat Setuju Respon rate = 102/120 x 100% Setuju Data yang diperoleh Netral Sumber: Olah Data 2024 Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju STS Sumber: Sugiyono, 2014 Berdasarkan tabel 3 Skala Likert. Skala likert yang digunakan memiliki skor 1 Ae 5 yang berisi jawaban dari sangat tidak setuju menjadi sangat setuju (Sugiyono. Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 Berdasarkan tabel 4 menunjukkan bahwa jumlah kuesioner penelitian yang disebarkan kepada responden sebanyak 120 kuesioner, namun tidak semua kuesioner tersebut dikembalikan. Jumlah kuesioner kembali adalah 102 kuesioner, sehingga tingkat pengembalian kuesioner mencapai 85%. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Deskripsi Data Data deskripsi yang akan disajikan yaitu deskripsi umur, deskripsi lama bekerja, dan deskripsi Pendidikan terakhir Berikut tabel 5 Deskripsi Umur Responden. Tabel 5 Deskripsi Umur Responden Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent 18 - 25 Tahun Vali 26 - 35 Tahun > 40 Tahun Total Sumber: Olah Data 2024 Berikut tabel 6 deskripsi lama bekerja Tabel 6 Deskripsi Lama Bekerja Responden Valid Cumulative Percent Percent Frequency Percent Valid < 1 Tahun Tahun Tahun Tahun > 10 tahun Total Sumber: Olah Data 2024 Berikut tabel 7 Deskripsi Lama Pendidikan. Tabel Selanjutnya yaitu tabel 7 Pendidikan terakhir Tabel 7 Deskripsi Lama Pendidikan Terakhir Responden Pendidikan_Terakhir Valid Cumulative Frequency Percent Percent Percent Valid SMP SMA/S Diploma Sarjana (S. Total Sumber: Olah Data 2024 Uji Validitas Data Uji menggunakan program SPSS versi 26. Uji validitas dilakukan dengan metode korelasi, menghubungkan pernyataan Ae pernyataan yang telah dibuat. Hasil korelasi yang didapat berupa Corrected Item-Total Correlatio. atau yang bisa disebut dengan rhitung. Kemudian dibandingkan dengan rtabel sebesar 0,2050 yang didapat dari df = n Ae 2 = 92 Ae 2 = 90. = 0,05 pada uji signifikansi dua Jika rhitung > rtabel, maka instrumen data yang digunakan valid begitupun sebaliknya. Berdasarkan hasil pernyataan bersifat valid. Uji Reliabilitas Reliabilitas merupakan instrument yang dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena sudah baik sehingga jika diuji beberapa kali diambil maka akan tetap sama. Berikut tabel 9 Uji Reliabilitas Tabel 8 Uji Reliabilitas Item Masa Kerja 0,920 Produktivitas 0,943 Kerja Sumber: Olah Data 2024 Keterangan RELIABEL RELIABEL Berdasarkan tabel di atas didapat hasil uji reliabilias yang menunjukkan angka r alpha untuk variabel masa kerja sebesar 0,920 dan nilai r alpha untuk produktivitas kerja sebesar 0,943. Dari kedua yang hasil dapat disimpulkan instrumen diterima dan dinyatakan reliabel dan dapat lanjut ke penelitian Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk menguji data variabel berdistribusi normal atau tidak. Teknik yang digunakan untuk uji normalitas pada penelitian ini adalah melalui histogram. P-Plot, dan uji normalitas One Sample Kolmogorov Ae Smirnov. Berikut gambar 3 Histogram Uji Normalitas Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 Uji Heterokedastisitas Variabel disebut homoskedastisitas jika penyebaran titik-titik observer di atas dan atau di bawah angka nol pada sumbu Y mengarah kepada suatu pola yang tidak Berikut Uji Heterokedastisitas. Gambar 3 Histogram Uji Normalitas (Sumber: Olahan Data, 2. Berdasarkan gambar 3 data variabel berdistribusi normal karena garis histogram yang tidak condong ke kanan dan ke kiri. Berikut gambar 4 P-Plot Uji Normalitas. Gambar 4. 1 Uji Heterokedastisitas (Sumber: Olahan Data, 2. Regresi Liner Sederhana Uji menjelaskan hubungan linier satu variabel independen dengan variabel dependent. Pada penelitian ini menjelaskan pengaruh lama bekerja dengan produktivitas kerja. Berikut tabel 10 uji regresi linier Gambar 4 P-Plot Uji Normalitas (Sumber: Olahan Data, 2024 Selanjutnya yaitu menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov agar lebih baik dalam memastikan data berdistribusi Berikut tabel 10 Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov Tabel 9 Uji Normalitas One Sample Kolmogorov Smirnov Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Unstandardiz ed Residual Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Exact Sig. -taile. Point Probability Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Tabel 10 Uji Regresi Linier Sederhana Unstand Coeffici ents (B) Coefficientsa Standar Std. Coeffici Error Beta Mode (Const Masa Kerja (X) Dependent Variable: Produktivitas Kerja (Y) Sig. Sumber: Olah Data 2024 Uji Koefisien Determinasi Uji koefisien determinasi pada regresi seringkali diartikan sebagai kemampuan variabel bebas dalam mempengaruhi varians dari variabel terikatnya. Berikut tabel 14 Koefisien Determinasi (Sumber: Olahan Data, 2. Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Tabel 4. 12 Uji Hipotesis (T-tes. Tabel 14 Koefisien Determinasi Model Summaryb Std. Error of the Estimate 0,735 0,732 3,049 Predictors: (Constan. Masa_Kerja_X Model R Square Analisis Koefisien Korelasi Analisis koefisien korelasi antara masa menggunakan SPSS dapat dilihat dari table 13 Korelasi. Tabel 11 Korelasi Masa Kerja Masa Kerja Produktivitas Kerja Pearson Correlation Sig. -taile. Produkti Pearson Correlation Sig. -taile. Kerja **. Correlation is significant at the 0. 01 level . Sumber: Olah Data 2024 Uji Koefisien Determinasi Uji koefisien determinasi pada regresi seringkali diartikan sebagai kemampuan variabel bebas dalam mempengaruhi varians dari variabel Berikut tabel 14 Koefisien Determinasi Tabel 14 Koefisien Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate 0,735 0,732 3,049 Predictors: (Constan. Masa_Kerja_X Sumber: Olah Data 2024 Uji Hipotesis Uji-t Hipotesis dapat dilihat dari ouput coefficient pada saat melakukan uji regresi dengan melihat nilai t dan sig. Uji-t hipotesis dapat disimpulkan dengan membandingkan nilai thitung dan ttabel. Unsta Coeffi (B) 7,789 Adjusted R Square Sumber: Olah Data 2024 Correlations Coefficientsa Std. Error Standa Coeffi Beta Model 1 (Const 2,341 3,327 Masa 15,79 0,835 0,053 0,857 Kerja (X) Dependent Variable: Produktivitas Kerja (Y) Sig. 0,001 0,000 Sumber: Olah Data 2024 Nilai thitung variabel pengaruh masa kerja terhadap produktivitas kerja sebesar 15,791 > ttabel sebesar 1,987. Nilai sig. yang didapat sebesar 0,000 < sig. a = 0,05. Berdasarkan disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu masa kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat diambil Kesimpulan Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji T mendapatkan hasil yaitu nilai thitung sebesar 15,791 yang memiliki nilai lebih besar dari ttabel yaitu sebesar 1,987. Nilai sig. yang didapat sebesar 0,000 < sig. a = 0,05. Berdasarkan disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu masa kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. DAFTAR PUSTAKA