PENGARUH PERAN SOFT SKILL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MEPPO-GEN Abdul Ghofur1. Moh Taufan Nugroho2. Nadia Rista3 Program Studi Manajemen. Universitas Panca Sakti Jln. Raya Hankam No. Kota Bekasi. Prov. Jawa Barat E-mail : ghofur0414@gmail. com (Korespondin. Abstract: Employee performance is often shaped by more than just technical ability. todayAos fast-paced work environment, non-technical competencies or soft skills significantly influence productivity, collaboration, and individual accountability. This study explores the relationship between soft skills and employee performance at PT. Meppo-Gen using a quantitative survey involving all 62 employees. The research instruments were proven valid and reliable. The data were normally distributed and met the assumptions of linearity. Simple linear regression analysis produced an RA value of 0. 788, indicating that soft skills account for 8% of the variation in employee performance. A positive regression coefficient confirms that stronger soft skills are linked to higher performance outcomes. Key contributors include communication, leadership, teamwork, time management, and problem-solving, all of which support performance in terms of quality, quantity, timeliness, and responsibility. These findings emphasize that soft skills form the foundation of a productive and resilient workforce capable of adapting to changing organizational demands Keywords: soft skills, employee performance, teamwork, communication, leadership Perusahaan modern memerlukan karyawan yang memiliki kombinasi hard skill dan soft skill untuk menghadapi tantangan lingkungan kerja yang semakin kompleks dan dinamis. Soft skill, yang mencakup kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen waktu, dan pemecahan masalah, menjadi faktor kritis dalam menentukan keberhasilan individu dan organisasi (Nengsi & Sartika, 2. Penelitian terdahulu menunjukkan kecerdasan emosional memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Lestari et al. , 2. Mulyasari . juga mempertegas bahwa kecerdasan emosional yang lebih baik berkorelasi dengan peningkatan kinerja pegawai. Dalam konteks transformasi industri dan digitalisasi, soft skill menjadi semakin penting untuk mempertahankan daya saing perusahaan. PT. Meppo-Gen, sebagai Independent Power Producer (IPP) yang mengoperasikan pembangkit listrik berkapasitas 110 MW, mempertahankan kinerja sumber daya manusia di era digital. Observasi awal menunjukkan adanya permasalahan terkait komunikasi yang kurang efektif, kurangnya inisiatif dan kepemimpinan, kerja sama tim yang belum optimal, manajemen waktu yang buruk, serta program pelatihan soft skill yang belum merata dan kurang efektif. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran soft skill terhadap kinerja karyawan pada PT. Meppo-Gen, dengan hipotesis bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara peran soft skill terhadap kinerja karyawan. METODE Penelitian pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antara variabel soft skill sebagai variabel independen dan Pendekatan ini dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin mengukur tingkat pengaruh dan signifikansi hubungan antar variabel secara statistik. Analisis data menggunakan statistik karakteristik responden dan distribusi data, serta analisis regresi linear sederhana untuk Pengaruh Peran Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Meppo-Gen (Abdul Ghofur. Moh Taufan Nugroho. Nadia Rist. menguji hipotesis penelitian. Sebelum melakukan analisis regresi, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov untuk memastikan data terdistribusi normal, uji linearitas untuk memverifikasi hubungan linear antar variabel, uji t untuk mengetahui signifikansi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, dan uji koefisien determinasi (RA) untuk mengukur proporsi variasi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen. Seluruh analisis data dilakukan menggunakan software SPSS versi terbaru dengan tingkat signifikansi 0,05 ( = 5%). HASIL Tabel 1. Deskriptid Responden berdasarkan Sumber : Data Olahan 2025 Tabel 4. Hasil uji validitas variable soft Sumber : Data Olahan 2025 Tabel 5. Hasil Uji Validitas Variabel Y Kinerja Karyawan Tabel 6 Instrumen Uji Reliabilitas Kuesioner Tabel 2. Deskriptid Responden berdasarkan jenis kelamin Sumber : Data Olahan 2025 Tabel 3. Deskriptid Responden berdasarkan lama bekerja Sumber : Data Olahan 2025 Hasil uji validitas menunjukkan semua item pernyataan valid dengan nilai r hitung > 0,304 dan signifikansi < 0,05. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha untuk variabel soft skill sebesar 0,903 dan kinerja karyawan sebesar 0,900, menunjukkan reliabilitas yang sangat Uji Asumsi Klasik Tabel 7 Uji Normalitas Smirnov Kolmogorov Sumber : Data Olahan 2025 Mayoritas responden berada pada rentang usia 20-25 tahun . ,6%), dengan komposisi jenis kelamin perempuan 54,8% dan laki-laki 45,2%. Berdasarkan lama bekerja, mayoritas responden memiliki pengalaman kerja 1-2 tahun . ,3%). Uji Validitas dan Reliabilitas Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Peran Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Meppo-Gen (Abdul Ghofur. Moh Taufan Nugroho. Nadia Rist. Tabel 8 Uji Linearitas Sumber : Data Olahan 2025 Uji Kolmogorov-Smirnov menghasilkan nilai signifikansi 0,200 (>0,. , menunjukkan data Uji menghasilkan nilai signifikansi Deviation from Linearity sebesar 0,932 (>0,. , menunjukkan hubungan linear antara kedua Analisis Regresi Linear Sederhana Hasil analisis regresi linear sederhana Model Summary: Tabel 4. 11 Model Summary Sumber : Data Olahan 2025 Nilai R sebesar 0,887 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara soft skill dan kinerja karyawan. Nilai RA sebesar 0,788 menunjukkan bahwa 78,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh soft skill. ANOVA: Tabel 4. 12 ANOVA Sumber : Data Olahan 2025 Nilai F sebesar 148,280 dengan signifikansi 0,000 (<0,. menunjukkan model regresi signifikan secara keseluruhan. Coefficients: Tabel 4. 13 Coefficients Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Nilai t-hitung sebesar 12,177 dengan signifikansi 0,000 (<0,. menunjukkan soft skill berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien regresi sebesar 0,751 menunjukkan setiap peningkatan satu satuan soft skill akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,751 satuan. PEMBAHASAN Hasil bahwa soft skill memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Meppo-Gen, dengan nilai koefisien (R) 0,887 mengindikasikan hubungan yang sangat Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Arodhiskara Mustangin . , dan Rizky & Sumirat . yang menyimpulkan bahwa soft skill memiliki korelasi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan Koefisien (RA) 0,788 menunjukkan bahwa 78,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel soft skill, sedangkan sisanya 21,2% dipengaruhi oleh faktor lain seperti hard skill, motivasi, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja organisasi. Pengaruh soft skill yang signifikan terhadap kinerja karyawan dapat dijelaskan melalui mekanisme peningkatan efektivitas komunikasi dan kolaborasi dalam tim kerja. Kemampuan komunikasi yang baik memungkinkan karyawan menyampaikan ide dengan jelas, menerima instruksi miskomunikasi yang dapat memperlambat penyelesaian tugas dan menimbulkan kesalahan kerja (Palupi, 2. Dalam konteks industri pembangkit listrik seperti PT. Meppo-Gen, komunikasi yang efektif menjadi krusial mengingat kompleksitas operasional dan kebutuhan koordinasi antar divisi yang tinggi. Karyawan dengan kemampuan komunikasi yang baik cenderung lebih mudah berkolaborasi dengan rekan kerja dari berbagai latar belakang teknis, sehingga meningkatkan efisiensi penyelesaian proyek ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Peran Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Meppo-Gen (Abdul Ghofur. Moh Taufan Nugroho. Nadia Rist. dan pemeliharaan peralatan. Aspek kepemimpinan dan inisiatif dalam soft skill juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja melalui kemampuan karyawan dalam mengambil tindakan proaktif dan memotivasi tim. Karyawan yang memiliki kemampuan kegiatan kerja, dan mengambil inisiatif dalam menyelesaikan masalah tanpa menunggu instruksi dari atasan (Surahman. Hal ini sangat relevan dengan karakteristik responden yang mayoritas berada pada usia produktif . -25 tahu. dengan pengalaman kerja 1-2 tahun, dimana pengembangan kemampuan kepemimpinan dan inisiatif menjadi faktor kunci dalam progression karir dan kontribusi terhadap Kerja sama tim sebagai komponen soft skill terbukti meningkatkan sinergi antar individu dan memperkuat pencapaian tujuan Dalam industri pembangkit listrik yang membutuhkan koordinasi ketat antara tim operasi, maintenance, dan support, kemampuan bekerja dalam tim menjadi determinan penting keberhasilan operasional. Temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa karyawan dengan kemampuan kerja sama yang baik lebih mampu mengelola konflik, menghargai perbedaan pendapat, dan berkontribusi positif terhadap dinamika tim (Sundari et al. , 2. Kemampuan ini secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas kerja dan ketepatan waktu penyelesaian tugas. Manajemen waktu dan kemampuan problem solving sebagai indikator soft skill juga menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja. Karyawan yang mampu mengelola waktu dengan efektif cenderung lebih produktif, memiliki tingkat stress yang lebih rendah, dan dapat menyelesaikan tugas sesuai deadline yang ditetapkan (Anasty et , 2. Kemampuan problem solving mengidentifikasi masalah secara dini, menganalisis penyebab, dan menemukan solusi inovatif yang dapat meningkatkan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. efisiensi operasional perusahaan. Temuan ini sesuai dengan kerangka teoritis yang dikemukakan oleh Robbins . dan Cimatti . menjelaskan bahwa soft skill merupakan determinan utama dalam pencapaian kinerja unggul dalam organisasi modern. Goleman . dalam konsep kecerdasan emosional juga menekankan bahwa sekitar 90% perbedaan antara karyawan berkinerja tinggi dan rata-rata disebabkan oleh kemampuan mengelola emosi, berempati, dan membangun hubungan interpersonal yang baik. Hal ini didukung pula oleh laporan World Economic Forum . interpersonal dan non-teknis sebagai kompetensi inti abad 21, terutama dalam menghadapi transformasi digital dan otomasi industri. Dalam konteks spesifik PT. MeppoGen sebagai Independent Power Producer, hasil penelitian ini memiliki implikasi strategis yang penting. Industri pembangkit listrik yang mengalami transformasi digitalisasi membutuhkan karyawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, kolaborasi, dan inovasi yang kuat. Pengembangan soft skill menjadi investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan melalui peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan perubahan teknologi. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan soft skill tidak lagi dapat dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai faktor strategis yang wajib diintegrasikan dalam kebijakan manajemen sumber daya Perusahaan perlu secara aktif merancang dan melaksanakan program pelatihan soft skill yang berkelanjutan, terukur, dan relevan dengan kebutuhan Program pengembangan soft skill harus dirancang secara holistik, mencakup pelatihan komunikasi efektif. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Peran Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Meppo-Gen (Abdul Ghofur. Moh Taufan Nugroho. Nadia Rist. building, manajemen waktu, dan problem karakteristik industri dan budaya organisasi PT. Meppo-Gen. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Meppo-Gen. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 78,8%, yang berarti sebagian besar variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kemampuan soft skill. Indikator soft skill seperti komunikasi efektif, kepemimpinan dan inisiatif, kerja sama tim, manajemen waktu, dan problem solving terbukti mendukung peningkatan aspek kinerja, meliputi kuantitas, kualitas, ketepatan waktu, dan tanggung jawab. Semakin baik kemampuan soft skill yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi pula kinerja yang dapat dicapai. Penelitian ini memberikan kontribusi manajemen sumber daya manusia dan kontribusi praktis bagi manajemen PT. Meppo-Gen dalam merancang program SDM komprehensif dan efektif. DAFTAR RUJUKAN Anasty. Wo lo r. , & M arso fiyati. M . Pe ngaruh Te kno lo gi. M anaje m e n Waktu. Pe m be rian Inse ntif Dan Sarana Prasarana Kanto r Te rhadap Pro duktivitas Ke rja Karyawan Di Wilayah Jakarta Tim ur. E psilo n: Jo urnal o f M anage m e nt (E Jo M ), 1. , 116Ae Arodhiskara. Nuryadin. , & Karmila, . Pengaruh Hard Skill Dan Soft Skill Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Dinas Pertanian Kelautan Dan Perikanan Kota Parepare. DECISION: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 5. , 388Ae399. Cimatti. Definition, development, assessment of soft skills and their Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. organizations and enterprises. International Journal for Quality Research, 10. , 97. Lestari. Arini. , & Sartika. Pengaruh kompetensi komunikasi terhadap kinerja karyawan dengan budaya organisasi sebagai variabel Jurnal Manajemen, 8. , 156Ae167. Mangkunegara. Manajemen Sumber Daya Manusia. Remaja Rosdakarya. Mulyasari. Pengaruh kecerdasan terhadap kinerja pegawai. Journal of Management Review, 2. , 190Ae197. Mustangin. Pengaruh Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bank Central Asia Tbk. KCP Pulogadung. Jurnal Diversitas, 2. , 102Ae112. Nengsi. , & Sartika. Pelatihan Soft Skill Komunikasi untuk Meningkatkan Peluang Kerja Mahasiswa sebagai Calon Tenaga Kerja Baru. Ibrah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1. , 65Ae76. Palupi. A Analisis Pe ngaruh Ko m unikasi Te rhadap Kine rja Karyawan. Al-Kharaj: Jurnal E ko no m i. Ke uangan & Bisnis Syariah, 5. , 3058Ae3061. Rizky. , & Sumirat. Pengaruh Pelatihan Soft Skill Dan Hard Skill Terhadap Kinerja Karyawan Dihotel Bayu Hill Aceh Tengah. Global Intellectual Community of Indonesia Journal, 1. , 66Ae70. Robbins. Organizational Behavior. Pearson Education Limited. Sugiyono. Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Developmen. th ed. Alfabeta. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Peran Soft Skill Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Meppo-Gen (Abdul Ghofur. Moh Taufan Nugroho. Nadia Rist. Sundari. Silalahi. M . , & Siahaan, . Ko m unikasi Inte rpe rso nal dalam M e m bangun Harm o ni dan Pro duktivitas di Te m pat Ke rja. Jurnal Cakrawala Akade m ika, 1. , 419Ae438. Surahm an, . Hubungan Ke ce rdasan E m o sio nal de ngan Turno ve r Inte ntio n. Bism an (Bisnis Dan M anaje m e . : The Jo urnal o f Busine ss and M anage m e nt, 6. , 468Ae479. World Economic Forum. The Future of Jobs Report 2020. World Economic Forum. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356