Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Kwala Serapuh: Pendekatan Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Maya Macia Sari. Eli Delvi Yanti*. Rizco Rama Doni Fakultas Sosial Sains. Manajemen. Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. Kota Medan. Indonesia Email: 1mayamacia@dosen. id, 2,*delviyanti@pancabudi. id, 3rizcoramadonni@gmail. (* : coressponding autho. AbstrakOePemberdayaan ekonomi lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 01 Agustus 2023 di Desa Kwala Serapuh, . Kabupaten Langkat. Provinsi Sumatra Utara. Pengabdian ini dilakukan oleh tim pengabdian dari Universitas Pembangunan Panca Budi Medan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa pada Program Studi Manajemen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kwala Serapuh melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Potensi ekonomi lokal yang dikembangkan adalah potensi pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: . Tahap persiapan, . Tahap pelaksanaan dan . Tahap evaluasi. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi lokal dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan baru untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain itu, masyarakat juga memiliki akses terhadap dukungan dari pihak swasta dan pemerintah. Kata Kunci: Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Potensi Ekonomi Lokal. Desa. Pengabdian Masyarakat AbstractOeLocal economic empowerment is one of the efforts to improve the economy of rural communities. Community service activities have been carried out on August 1, 2023 in Kwala Sefragile Village. Langkat. North Sumatra Province. This service was carried out by a service team from Universitas Pembangunan Panca Budi Medan consisting of lecturers and students in the Management Study Program. The purpose of this service is to improve the economy of the people of Kwala Sefragile Village through the development of local economic potential. The potential of the local economy developed is the potential of agriculture, plantations, and tourism. This service activity is divided into three stages, namely: . Preparatory stage, . Implementation stage and . Evaluation stage. Based on the results of this service, it can be concluded that an approach based on local economic empowerment can have a positive impact on the economy of rural communities. The community has new skills and knowledge to develop local economic potential. In addition, the community also has access to support from the private sector and the government. Keywords: Local Economic Empowerment. Local Economic Potential. Village. Community Service PENDAHULUAN Pemerintah baik ditingkat pusat dan lokal bersinergi untuk memajukan desa sebagai unjung tombak pelayanan dan pembangunan. Sejak tahun 2015. Pemerintah meluncurkan program satu desa satu miliar dengan jumlah anggaran sebesar 20,76 triliun rupiah. Tujuan dari kebijakan tersebut untuk mempercepat pembangunan desa. Bahkan di tahun 2018 akan dikucurkan dana sebesar 60 triliun ditambah skema pembangunan desa dengan program padat karya. Dengan besarnya anggaran yang dikucurkan kepada setiap desa, maka diperlukan kemampuan sumber daya manusia yang ada di desa untuk mengelola sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat dipergunakan untuk pembangunan desa. Salah satu strategi pembangunan desa adalah dengan melakukan pemberdayaan masyarakat desa dengan cara mengembangkan potensi desa yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa tersebut. Pengembangan merupakan suatu proses yang bersifat menyeluruh yakni proses aktif antara fasilitator dengan masyarakat yang diberdayakan melalui peningkatan pengetahuan, ketrampilan, pemberian berbagai kemudahan, serta pemberian peluang untuk mencapai akses sumber daya yang unggul dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Bhinadi, 2. Sedangkan menurut (Putra et al. , 2. pengembangan merupakan upaya yang dilakukan untuk penyempurnaan suatu tatanan yang bertujuan supaya tatanan dapat berkembang secara mandiri. Potensi desa tersebut dapat berupa potensi wisata dan potensi ekonomi lainnya. Oleh karena itu diperlukan srategi pemberdayaan yang tepat sasaran guna mengembangkan potensi ekonomi lokal di setiap desa. Perekonomian masyarakat adalah sekumpulan kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, normanorma, adat istiadat yang dialami dalam lingkungannya (Noor, 1. Menurut Zakaria dalam (Wahjudin, 2. menyatakan bahwa desa adalah sekumpulan manusia yang hidup bersama atau suatu wilayah, yang memiliki suatu organisasi pemerintahan dengan serangkaian peraturan-peraturan yang ditetapkan sendiri, serta berada di bawah pimpinan desa yang dipilih dan ditetapkan sendiri. Berdasarkan (Undang-Undang Nomor 72, 2. tentang Desa. Pasal 6 menyebutkan bahwa Pemerintah Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintah oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat-istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 108 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Pemberdayaan secara etimologi berasal dari kata dasar AudayaAy yang berarti kekuatan dan kemampuan (Sulistiyani, 2. Berdasarkan pengertian tersebut maka pemberdayaan adalah proses memberi dan menerima kekuatan dan kemampuan untuk mengerjakan sesuatu dengan suatu tujuan. Menurut (Onny S. Prijono & A. Pranarka, 2. pemberdayaan mengandung dua arti. Arti yang pertama adalah to give power or authority, pengertian kedua to give ability to or enable. Makna yang pertama pemberdayaan adalah pemberian kekuasaan atau kewenangan. Pemberdayaan masyarakat menurut (Sumaryadi, 2. tujuan pemberdayaan masyarakat pada dasarnya adalah membantu pengembangan manusiawi yang otentik dan integral dari masyarakat yang lemah, miskin, marjinal dan kaum kecil dan memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat tersebut secara sosio ekonomis sehingga mereka dapat lebih mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka, namun sanggup berperan serta dalam pengembangan masyarakat. Pemberdayaan dapat berjalan oleh karena adanya kekuasaan yang diberikansehingga secara melekat orang atau kelompok yang menerima kekuasaan memiliki kewenangan untuk berbuat sesuatu. Makna yang kedua pemberdayaan adalah pemberian kemampuan atau kesanggupan untuk melakukan sesuatu. Dalam proses pemberdayaan ada proses pemberian kemampuan atau kesanggupan bagi seseorang atau suatu kelompok yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu. Dari berbagai pengertian pemberdayaan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan adalah proses pemberian kekuasaan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan yang ditetapkan dan kewenangan yang dimiliki. Dalam kaitannya dengan pemberdayaan terhadap masyarakat desa, maka pemberdayaan masyarakat desa adalah proses memberikan kemampuan dan kesanggupan oleh pemerintah kepada masyarakat desa untuk melakukan kegiatan pembangunan dengan menggunakan potensi desa secara partisipatif. Sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya, bahwa desa akan menjadi prioritas pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan dan Desa Kwala Serapuh merupakan salah satu desa di Kabupaten Langkat. Provinsi Sumatera Utara. Desa ini memiliki luas wilayah sekitar 100 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 1. 000 jiwa. Secara umum, perekonomian masyarakat Desa Kwala Serapuh masih tergolong rendah. Mayoritas penduduk desa bekerja sebagai petani dan nelayan. Pendapatan rata-rata penduduk desa juga masih rendah, sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Desa Kwala Serapuh memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, antara . potensi pertanian, . potensi perikanan dan potensi wisata. Berdasarkan analisis situasi di atas, dapat diidentifikasi beberapa permasalahan mitra, sebagai berikut: . Ketersediaan modal, sebagian besar penduduk desa memiliki keterbatasan modal untuk mengembangkan . Keterampilan, sebagian besar penduduk desa memiliki keterampilan yang terbatas dalam bidang . Pasar, desa Kwala Serapuh merupakan desa yang terpencil, sehingga akses pasar untuk produkproduk desa masih terbatas. Infrastruktur yang kurang memadai, desa Kwala Serapuh masih memiliki infrastruktur yang kurang memadai, seperti jalan, jembatan, dan sarana pemasaran. Kebijakan pemerintah yang belum mendukung, pemerintah desa dan pemerintah daerah masih belum memberikan dukungan yang memadai untuk pengembangan ekonomi desa. METODE PELAKSANAAN 1 Metode Pendekatan yang ditawarkan Pendekatan ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat desa secara aktif dalam seluruh proses kegiatan pengabdian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Berikut adalah beberapa metode pendekatan partisipatif yang dapat digunakan dalam kegiatan pengabdian ini: Sosialisasi dan pendampingan Bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat desa tentang pentingnya pengembangan ekonomi lokal. Pelatihan dan pendampingan kewirausahaan Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat desa dalam bidang Pengembangan produk Bertujuan untuk membantu masyarakat desa mengembangkan produk-produk yang memiliki daya saing di pasar. Pengembangan pemasaran Bertujuan untuk membantu masyarakat desa memasarkan produk-produknya ke pasar yang lebih luas. Pembangunan infrastruktur Bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa yang mendukung pengembangan ekonomi desa. Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 109 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Peningkatan peran pemerintah desa dan pemerintah daerah Bertujuan untuk meningkatkan dukungan pemerintah desa dan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi desa. Metode pendekatan partisipatif dipilih karena memiliki beberapa kelebihan, antara lain: Meningkatkan partisipasi masyarakat Memungkinkan masyarakat desa untuk terlibat secara aktif dalam seluruh proses kegiatan pengabdian, sehingga mereka memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil kegiatan pengabdian. Meningkatkan keberlanjutan Membantu masyarakat desa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya secara mandiri, sehingga kegiatan pengabdian dapat berkelanjutan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menerapkan pendekatan partisipatif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu: Membangun hubungan dengan masyarakat desa Membangun hubungan yang baik dengan masyarakat desa, sehingga masyarakat desa merasa percaya dan terbuka terhadap pengabdian masyarakat. Sosialisasi dan pendampingan Melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat desa untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pentingnya pengembangan ekonomi lokal. Pembentukan kelompok kerja Bekerja sama dengan masyarakat desa untuk membentuk kelompok kerja yang akan mengelola kegiatan Implementasi kegiatan Menerapkan metode-metode pendekatan partisipatif yang sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat desa. Evaluasi Melakukan evaluasi secara berkala untuk menilai keberhasilan kegiatan pengabdian. Alur kerja metode pendekatan partisipatif dapat dijelaskan pada beberapa tahap, yaitu: Tahap persiapan. Tahap ini bertujuan untuk mempersiapkan semua hal yang diperlukan untuk pelaksanaan metode partisipatif. Tahap ini meliputi: Identifikasi pemangku kepentingan Pemahaman kebutuhan dan harapan pemangku kepentingan Pengembangan rencana kerja Tahap Implementasi. Tahap ini merupakan tahap inti dari metode partisipatif. Tahap ini meliputi: Penyediaan informasi dan konsultasi Pembentukan kelompok kerja Proses diskusi dan pengambilan keputusan Tahap Evaluasi. Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa keputusan yang telah diambil dapat dilaksanakan dengan baik. Tahap ini meliputi: Pengembangan rencana tindak lanjut Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Tahapan-tahapan tersebut dapat dilihat pada Gambar 1. Persiapan Implementasi Evaluasi Gambar 1. Alur Kerja Metode Partisipatif Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 110 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. 2 Prosedur Kerja Pelaksanaan Pengabdian Tahap 1: Persiapan Pada tahap ini, pengabdian masyarakat harus melakukan beberapa hal berikut: Penyusunan proposal pengabdian masyarakat Proposal ini berisi tentang latar belakang, tujuan, sasaran, metode, dan anggaran kegiatan pengabdian Proposal ini harus disetujui oleh lembaga pengabdian masyarakat sebelum kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan. Analisis situasi Analisis situasi bertujuan untuk mengetahui permasalahan dan potensi ekonomi desa. Analisis situasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara, observasi, dan survei. Hasil analisis situasi ini akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun program kegiatan pengabdian masyarakat. Pembangunan hubungan dengan masyarakat desa Pengabdian masyarakat harus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat desa. Hal ini penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Tahap 2: Implementasi Pada tahap ini, pengabdian masyarakat harus melaksanakan program kegiatan pengabdian masyarakat yang telah Program kegiatan pengabdian masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat masyarakat Beberapa program kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan untuk Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Kwala Serapuh: Sosialisasi dan pendampingan Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat desa dalam bidang Pelatihan ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, seperti pelatihan tatap muka, pelatihan online, dan pendampingan langsung. Pengembangan produk Bertujuan untuk membantu masyarakat desa mengembangkan produk-produk yang memiliki daya saing di pasar. Pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat desa untuk melakukan riset pasar, mengembangkan desain produk, dan meningkatkan kualitas produk. Pengembangan pemasaran Bertujuan untuk membantu masyarakat desa memasarkan produk-produknya ke pasar yang lebih luas. Pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat desa untuk mengembangkan strategi pemasaran, membangun jaringan pemasaran, dan memasarkan produk secara online. Pengembangan infrastruktur Bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa yang mendukung pengembangan ekonomi desa. Pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat desa untuk membangun infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan sarana pemasaran. Peningkatan peran pemerintah desa dan pemerintah daerah Bertujuan untuk meningkatkan dukungan pemerintah desa dan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi desa. Pengabdian masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung pengembangan ekonomi lokal. Tahap 3: Evaluasi Pada tahap ini, pengabdian masyarakat harus melakukan evaluasi secara berkala untuk menilai keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat. Evaluasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara, observasi, dan survei. Evaluasi ini penting untuk mengetahui dampak kegiatan pengabdian masyarakat terhadap masyarakat Evaluasi juga dapat digunakan untuk memperbaiki program kegiatan pengabdian masyarakat di masa Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 111 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. 3 Uraian Pertisipasi Mitra Berikut adalah uraian partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut: Pemerintah Desa Kwala Serapuh Pemerintah Desa Kwala Serapuh berperan penting dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat. Pemerintah desa menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, seperti ruang pertemuan, peralatan, dan bahan-bahan. Selain itu, pemerintah desa juga membantu dalam koordinasi dengan masyarakat desa dan memberikan informasi tentang potensi ekonomi desa. Masyarakat Desa Kwala Serapuh Masyarakat Desa Kwala Serapuh juga berperan penting dalam mendukung kegiatan pengabdian Masyarakat desa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti mengikuti pelatihan dan pendampingan kewirausahaan, serta membantu dalam pemasaran produkproduk lokal. Tim Dosen PKM melalukan sosialisasi kepada peserta yang merupakan masyarakat pelaku usaha dan seluruh perangkat Desa yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kegiatan sosialisasi dapat dilihat pada Gambar berikut: Gambar 2. Tim Dosen melakukan sosialisasi kepada seluruh peserta kegiatan 4 Uraian Evaluasi Pelaksanaan Program Pengabdian Kegiatan Pengabdian Masyarakat tentang Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Kwala Serapuh: Pendekatan Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Rencana Kegiatan Aspek yang Dinilai Proses Ketercapaian Dukungan Mitra Dampak Indikator Kegiatan terlaksana sesuai Terdapat pengetahuan masyarakat Mitra berperan aktif dalam Terjadi perekonomian masyarakat Hasil Evaluasi Sedang Catatan Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Masyarakat keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kewirausahaan, seperti cara memasarkan produk, cara membuat produk yang berkualitas, dan cara mengelola keuangan. Pemerintah desa, masyarakat desa. LSM, dan perusahaan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Terjadi peningkatan perekonomian masyarakat desa, tetapi masih perlu ditingkatkan lagi. Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 112 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 01 Agustus 2023 di Desa Kwala Serapuh. Kabupaten Langkat. Provinsi Sumatra Utara. Pengabdian ini dilakukan oleh tim pengabdian dari Universitas Pembangunan Panca Budi Medan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari Program Studi Manajemen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kwala Serapuh melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Potensi ekonomi lokal yang dikembangkan adalah potensi pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu: Tahap persiapan Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan studi literatur dan survei lapangan untuk mengetahui potensi ekonomi lokal Desa Kwala Serapuh. Tahap pelaksanaan Tahap pelaksanaan dilakukan dengan melakukan beberapa kegiatan, antara lain: Pelatihan aneka usaha dari potensi desa Pelatihan pengelolaan wisata alam Pendampingan pengembangan usaha pertanian dan perkebunan Tahap evaluasi Tahap evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan pengabdian. Berikut adalah hasil dari kegiatan pengabdian ini: Pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari bahan limbah Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri dari para pelaku usaha, pemuda-pemuda dan perangkat Desa Kwala Serapuh. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dari potensi desa. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat dapat membuat inovasi produk menjadi lebih baik dan menarik. Hasil tersebut dapat dijual untuk menambah penghasilan masyarakat. Pelatihan pengelolaan wisata alam Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat dan pemuda-pemuda Desa Kwala Serapuh. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola wisata alam. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat dapat mengelola wisata alam dengan lebih baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemasaran. Pendampingan pengembangan usaha pertanian dan perkebunan Pendampingan ini dilakukan kepada 10 kelompok tani dan kelompok tani hutan Desa Kwala Serapuh. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian dan perkebunan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Kwala Serapuh. Masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan baru untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain itu, masyarakat juga memiliki akses terhadap dukungan dari pihak swasta dan pemerintah. Berikut ketua tim PKM melakukan sesi diskusi dengan Kepala Desa Kwala Serapuh Bapak Hasanuddin. Beliau sangat aktif berkomunikasi terkait perkembangan desa sehingga membantu tim dalam melaksanakan kegiatan sampai selesai. Gambar 3. Diskusi kondisi masyarakat bersama Kepala Desa Kwala Serapun. Langkat Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 113 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. 2 Pembahasan Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi lokal dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Pemberdayaan ekonomi lokal adalah upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Potensi ekonomi lokal adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya yang terdapat di desa. Dalam kegiatan pengabdian ini, pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi lokal diterapkan melalui tiga kegiatan, yaitu: Pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari bahan limbah Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat produk dari potensi desa. Hasil produk tersebut merupakan salah satu potensi ekonomi lokal Desa Kwala Serapuh dan dapat dijual untuk menambah penghasilan masyarakat. Pelatihan pengelolaan wisata alam Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola wisata alam. Wisata alam merupakan salah satu potensi ekonomi lokal Desa Kwala Serapuh. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat dapat mengelola wisata alam dengan lebih baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemasaran. Pendampingan pengembangan usaha pertanian dan perkebunan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian dan perkebunan Pertanian dan perkebunan merupakan potensi ekonomi lokal Desa Kwala Serapuh. Hasil dari pendampingan ini adalah kelompok tani dan kelompok tani hutan Desa Kwala Serapuh dapat meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Kwala Serapuh. Masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan baru untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain itu, masyarakat juga memiliki akses terhadap dukungan dari pihak swasta dan pemerintah. Berikut adalah beberapa pembahasan dari hasil pengabdian masyarakat tersebut: Peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Salah satu hasil penting dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan keterampilan dan pengetahuan Masyarakat Desa Kwala Serapuh memiliki keterampilan dan pengetahuan baru untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti membuat kerajinan tangan dari bahan limbah, mengelola wisata alam, dan mengembangkan usaha pertanian dan perkebunan. Peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat tersebut merupakan modal penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Dengan keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki, masyarakat dapat menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas sehingga dapat bersaing di pasar. Peningkatan akses terhadap dukungan Kegiatan pengabdian ini juga telah meningkatkan akses masyarakat terhadap dukungan dari pihak swasta dan pemerintah. Masyarakat Desa Kwala Serapuh dapat memperoleh bantuan dana, teknologi, dan pemasaran dari pihak swasta dan pemerintah untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Peningkatan akses terhadap dukungan tersebut akan memudahkan masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Dengan dukungan dari pihak swasta dan pemerintah, masyarakat dapat meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat. Rekomendasi untuk pengembangan potensi ekonomi Desa Kwala Serapuh Berdasarkan hasil pengabdian ini, berikut adalah beberapa rekomendasi untuk pengembangan potensi ekonomi Desa Kwala Serapuh: Peningkatan kualitas SDM Kualitas SDM masyarakat Desa Kwala Serapuh perlu ditingkatkan melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sehingga mereka dapat lebih produktif dan inovatif. Peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana Infrastruktur dan sarana prasarana di Desa Kwala Serapuh perlu ditingkatkan untuk mendukung pengembangan potensi desa. Infrastruktur dan sarana prasarana yang memadai akan memudahkan masyarakat desa untuk melakukan kegiatan ekonomi dan sosial. Copyright A 2023 Maya Macia Sari. Page 114 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 4. No 2. November 2023. Page 108-116 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Pengembangan kemitraan Kemitraan dengan pihak swasta dan pemerintah perlu dikembangkan untuk mendapatkan dukungan dalam pengembangan potensi desa. Kemitraan tersebut dapat berupa bantuan dana, teknologi, dan 3 Kesesuaian Program dengan Capaian Pembelajaran Program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan potensi ekonomi lokal sesuai dengan capaian pembelajaran financial technology, yaitu: Mampu memahami ekosistem perbankan dan keuangan serta peran konsumen dalam membentuk industri keuangan 5. Program ini sesuai dengan capaian pembelajaran ini karena bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Dalam hal ini, program ini dapat membantu masyarakat desa untuk memahami potensi ekonomi lokal mereka dan memanfaatkannya untuk meningkatkan pendapatan. Mampu mengimplementasikan teknologi yang sudah dipaparkan dalam industry keuangan saat ini dalam menjalankan fungsi manajemen . emasaran, keuangan. SDM dan operasiona. secara terstruktur dan logis. Program ini sesuai dengan capaian pembelajaran ini karena menggunakan teknologi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Teknologi yang digunakan dalam program ini, seperti pelatihan online dan aplikasi manajemen keuangan, dapat membantu masyarakat desa untuk belajar dan bekerja secara lebih efisien. Mampu memahami perkembangan landscape dan memprediksi arah pengembangan financial technology berdasarkan teori dasar manajemen keuangan dan investasi yang ada sehingga dapat membuat kajian yang terstruktur dari dampak Fintech bagi masyarakat secara tepat. Program ini sesuai dengan capaian pembelajaran ini karena bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Dalam hal ini, program ini dapat membantu masyarakat desa untuk memahami perkembangan teknologi keuangan dan memanfaatkannya untuk meningkatkan pendapatan. Setelah selesai melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, diakhiri dengan dokumentasi seluruh peserta dan tim dosen. Gambar 4. Foto bersama dengan perangkat Desa dan masyarakat pelaku usaha KESIMPULAN Program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan potensi ekonomi lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Program ini memiliki kesesuaian yang baik dengan capaian pembelajaran financial technology. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi lokal dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. DAFTAR PUSTAKA