JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 RANCANG BANGUN SMART TRASH CAN BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) UNTUK PETUGAS SAMPAH PERUMAHAN (Design Of Smart Trash Can Based On Iot (Internet Of Thing. For Housing Waste Officer. Muh. Ardian Saputra . I Gde Putu Wirarama Wedashwara Wirawan *. Ariyan Zubaidi Dept Informatics Engineering. Mataram University Jl. Majapahit 62. Mataram. Lombok NTB. INDONESIA Email: ardianputra2507@gmail. com, . irarama, zubaidi. @unram. *Penulis Korespondensi Abstract Waste is the result of waste / output from all human activities. Every day humans produce waste, both organic and inorganic waste which have various shapes and types. No wonder these problems are also found in many housing areas. One of the housing in Mataram City is Babakan Permai housing which is located in Babakan village. Sandubaya subdistrict. Mataram City. The handling of waste problems in Babakan Permai Housing is handled by scheduling garbage collection at each house. Garbage is taken every 2 times a week by residential garbage officers. This has a drawback, namely that the potential for accumulation of garbage in each house increases. The accumulation of garbage is very disturbing to residents in the surrounding environment both in terms of cleanliness and health. Thus, this problem can be overcome by making a Smart Trash Can tool that can make it easier for garbage workers in housing. This final project is a prototype of a smart trash can that can monitor trash bins. This can be done by applying the concept of IoT (Internet of Thing. which utilizes the internet. The protocol used in IoT is MQTT (Message Queuing Telemetry Transpor. which is lightweight message and is designed for devices with limited resources. With the IoT concept, monitoring of trash cans is carried out using several sensors such as the use of a weight sensor . oad cel. as a detection of waste weight, the HX711 module as a load cell weight value conversion and a magnetic switch sensor to determine the open / cover of the trash bin connected with a microcontroller. Keywords: Internet of Things. Load Cell. Sensor Magnetic Switch. Smart Trash Can. Perumahan . WeMos. Microcontroller. MQTT. *Penulis Korespondensi PENDAHULUAN Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh banyak kota di Indonesia. Semakin tinggi jumlah penduduk dan aktivitasnya, membuat volume sampah semakin meningkat. Ketika kapasitas bak tempat sampah tersebut sudah melebihi batas maksimun, tempat sampah harus segera diangkut oleh petugas sampah. Tempat sampah yang tidak segera diangkut dapat menyebabkan masalah seperti bau tidak sedap, lingkungan menjadi kotor, sampah menjadi menumpuk hal ini dapat mengganggu lingkungan menjadi tidak nyaman . Perumahan merupakan kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan yaitu kelengkapan dasar fisik lingkungan, misalnya penyediaan air minum, pembuangan sampah, tersedianya listrik, telepon, jalan, yang memungkinkan http://jtika. id/index. php/JTIKA/ lingkungan pemukiman berfungsi sebagaimana mestinya . Salah satu perumahan yang ada di Kota Mataram adalah perumahan Babakan Permai yang terletak di kelurahan Babakan, kecamatan Sandubaya. Kota Mataram. Perumahan Babakan Permai di bangun pada tahun 1995 dan memiliki luas tanah sebesar 13,775 m2. Perumahan ini sebagian besar di huni oleh pegawai yang bekerja di sektor formal seperti pegawai negeri sipil. TNI/Polri, pegawai bank dan pekerja profesi seperti dokter. Penanganan masalah sampah di Perumahan Babakan Permai ditangani dengan cara penjadwalan untuk pengambilan sampah pada masing-masing Sampah di ambil setiap 2 kali seminggu oleh petugas sampah perumahan. Hal ini memiliki kekurangan yaitu potensi penumpukan sampah pada tiap rumah meningkat. Penumpukan sampah sangat mengganggu warga di lingkungan sekitar baik dari segi kebersihan maupun kesehatan. JTIKA. Vol. No. September 2021 Permasalahan sampah seperti yang telah diuraikan dapat dihindari dengan cara memberi informasi kepada petugas sampah di perumahan agar petugas sampah dapat segera bertindak. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menggunakan teknologi internet yang memanfaatkan konsep IoT (Internet Of Thing. yang dimana IoT ini merupakan konsep untuk menghubungkan setiap objek fisik dengan internet sehingga dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi, dengan mengunakan konsep IoT dapat memungkinkan untuk memonitoring suatu tempat sampah dan mengefektifkan kapan sampah bisa diangkut berdasarkan berat maksimum dan penuh sampah menggunakan sensor berat dan sensor mc-38 . Berdasarkan hal hal yang telah dipaparkan, akan di bangun sebuah sistem smart trash can berbasis IoT untuk monitoring tempat sampah pada lingkungan perumahan agar petugas sampah dapat mengetahui informasi-informasi keadaan tempat sampah. Penerapan IoT dengan sensor sensor yang diperlukan serta penggunaan protokol MQTT dapat membuat sebuah sistem web yang berguna bagi petugas sampah. TINJAUAN PUSTAKA Berikut merupakan tinjauan pustaka dari penelitian yang terkait yang telah dilakukan sebelumnya, sebagai bahan acuan untuk melakukan penelitian ini. Pada penelitian terkait sebelumnya . dilakukan penelitian dengan membuat tempat sampah pintar yang digunakan untuk menimbang dan mengenali sampah sehingga dapat mempermudah penimbangan sampah dan identifikasi sampah yang berbasis komputer dan langsung tersimpan dalam Tempat sampah pintar ini menggunakan QR code, sensor berat . oad cel. , dan arduino uno yang dalam hal menimbang sampah dan identifikasi sampah. Rancangan kerja sistem tempat sampah pintar ini memanfaatkan webcam, sensor load cell dan arduino Arsitektur tempat sampah pintar berbasis komputer ini yaitu dengan menghubungkan alat - alat yang ada yaitu load sensor. IC amplifier INA 125P, arduino, komputer, webcam, dll. Arduino diprogram agar dapat mengontrol alat - alat dan sensor tersebut, arduino merupakan 'otak' yang mengatur data yang diterima dari dan load cell sensor. Selain itu arduino juga berfungsi menerima perintah dan mengirim data yang diinstruksikan oleh aplikasi. Serta webcam yang berfungsi mengambil data QR code. Pada hasil uji coba pengukuran berat dengan pembacaan load cell didapat http://jtika. id/index. php/JTIKA/ ISSN:2657-0327 rata-rata kesalahan 1,33%, maka aplikasi ini dapat bekerja dengan baik . Persamaan dari penelitian terkait dengan penelitian yang dilakukan adalah menggunakan sensor load cell sebagai peninmbang beban sampah. Sedangkan perbedaan penelitian terkait dengan penelitian yang dilakukan yaitu, penelitian yang dilakukan menggunakan modul HX711 yang dihubungkan ke sensor berat sebagai konversi nilai berat, sensor magnetic switch sebagai notifikasi status tutup/bukaan tempat sampah. WeMos D1 (R. sebagai mikrokontroler dan menerapkan konsep IoT dengan protokol MQTT. Pada penelitian terkait sebelumnya . dilakukan penelitian dengan teknologi yang digunakan dalam memelihara kebersihan, dalam hal ini adalah tempat sampah pintar. Tujuan dari pembuatan sebuah sistem otomatisasi pemberitahuan pada kotak sampah adalah untuk memberikan pemberitahuan apabila kotak sampah telah penuh sehingga mencegah terjadinya penumpukan sampah yang menjadi penyebab terjangkitnya bibit penyakit. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahap proses yaitu analisis masalah dan kebutuhan, perancangan dan implementasi, serta pengujian. Pada bagian ini diuraikan Analisis masalah dan kebutuhan, sedangkan perancangan dan implementasi serta pengujian diuraikan dalam sub judul tersendiri. Tempat sampah pintar ini memiliki sensor ultrasonik yang digunakan untuk mendeteksi suatu benda atau objek berbasis mikrokontroler WeMos D1 Mini yang dapat mendeteksi apakah kotak sampah telah penuh atau Kemudian menggunakan Blynk . blynk adalah platform untuk aplikasi OS Mobile . OS dan Androi. yang bertujuan untuk kendali modul WeMos D1 mini, dan Arduino Uno IDE. Software arduino ini digunakan untuk memprogram Arduino Uno agar dapat terkoneksi dengan sensor dan modul yang dibutuhkan dan mengunggah kode program ke dalam perangkat WeMos D1 Mini . Persamaan dari penelitian terkait dengan penelitian yang dilakukan adalah menerapkan konsep tempat sampah pintar. Untuk perbedaannya, pada penelitian yang akan digunakan menggunakan sensor berat . oad cel. dan Hx711 sebagai konversi nilai berat dan menerapkan konsep IoT dengan protokol MQTT serta dilakukan pencatatan data ke dalam database yang dapat dimonitor dengan sistem berbasis web. Pada penelitian terkait sebelumnya . dilakukan penelitian dengan membuat sebuah tempat sampah pintar yang mampu mengontrol dan mengirimkan data saat tempat sampah sudah mengalami kepenuhan, sehingga mempemudah JTIKA. Vol. No. September 2021 petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan sampah tanpa perlu menghabiskan waktu. Pertukaran data akan menggunakan sebuah protokol MQTT, sebuah protokol yang digunakan untuk implementasi Internet of Things, dan sebuah sensor pengukur jarak yaitu sensor ultrasonik HY-SRF05. Arduino Uno, dan modul wifi ESP8266. Hasil pengukuran sensor ultrasonik dapat dipengaruhi oleh media yang terdeteksi oleh sensor itu sendiri. Semakin jauh jarak objek yang dideteksi oleh sensor ultrasonik, maka akan semakin lama waktu yang diperlukan sensor ultrasonik untuk memantulkan gelombang kembali ke sensor. Pertukaran data menggunakan protokol MQTT pun dapat dilakukan walaupun nilai delay yang besar dan nilai throughput yang kecil tidak sesuai dengan standar TIPHON, walaupun nilai yang didapatkan delay dan throughput tidak sesuai standar, namun nilai packet loss tetap 0% yang artinya akurasi pengiriman data adalah 100%. Persamaan dari penelitian terkait dengan penelitian yang dilakukan adalah pada penggunaan protokol MQTT. Untuk perbedaannya, pada penelitian yang akan dilakukan menggunakan sensor berat . oad cel. , dan HX711 sebagai konversi nilai berat, sensor magnetic switch sebagai notifikasi status tutup/bukaan tempat sampah serta meggunakan WeMos D1 (R. sebagai mikrokontroler. Pada penelitian terkait sebelumnya . dilakukan penelitian dengan merancang tempat sampah otomatis menggunakan mikrokontroler AT Mega 328, sensor HC-SR04. LED dan LCD. Sensor HC-SR04 digunakan untuk mendeteksi keberadaan manusia dan mendeteksi kapasitas tempat sampah menggunakan gelombang ultrasonik. Buzzer di gunakan untuk pemberitahuan suara jika tempat sampah telah penuh dan LCD untuk menampilkan data. Hasil yang diperoleh dari pengujian sistem adalah tempat sampah berhasil dalam membuka dan menutup secara otomatis serta kapasitas tempat sampah dan menampilkan ke LED sesuai dengan fungsi sistem . Persamaan dari penelitian terkait dengan penelitian yang dilakukan adalah menerapkan konsep tempat sampah pintar. Untuk perbedaannya yaitu penelitian yang akan dilakukan menggunakan sensor berat . oad cel. dan Hx711 sebagai konversi nilai berat, sensor magnetic switch sebagai notifikasi status tutup/bukaan tempat sampah dan menerapkan konsep IOT dengan protokol MQTT dan dilakukan pencatatan data ke dalam database yang dapat dimonitor dengan sistem berbasis web serta menggunakan mirkrokontroler WeMos D1 (R. http://jtika. id/index. php/JTIKA/ ISSN:2657-0327 METODE PENELITIAN Analisis Kebutuhan Sistem Pada tahap analisis kebutuhan sistem akan dilakukan analisis terhadap kebutuhan dari sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan sistem. Dalam perancangan sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan, ada beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan, yaitu: Alat Penelitian Alat alat yang diperlukan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yakni perangkat keras dan perangkat lunak antara lain sebagai berikut : Perangkat Keras x Laptop/PC untuk aktivitas pembuatan code x 1 buah WeMos D1 (R. sebagai mikrokontroler. x 1 set kabel jumper. x 1 buah sensor berat sebagai deteksi berat x 1 buah modul HX711 untuk konversi nilai berat x 1 buah sensor magnetic switch sebagai deteksi tutup/bukaan tempat sampah. x 1 buah adapter untuk menghubungkan mikrokontroler dengan sumber daya. Perangkat Lunak x Sistem operasi Windows 10. x Arduino IDE sebagai code editor untuk x Visual Studio Code sebagai code editor untuk x XAMPP sebagai server dan tempat untuk menyimpan data. x Browser untuk mengakses halaman web. Bahan Penelitian Adapun bahan bahan yang diperlukan dalam penelitian ini sebagai berikut: Tempat sampah. Sampah. 2 Perancangan Perangkat Keras Pada tahap perancangan perangkat keras, akan dilakukan perancangan terhadap arsitektur sistem dan gambaran rangkaian dari sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. 1 Perancangan Arsitektur Sistem Gambaran dari arsitektur sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan yang akan dibangun dapat dilihat pada Gambar 1. JTIKA. Vol. No. September 2021 Sensor Magnetik ISSN:2657-0327 Mikrokontroler dan sensor-sensor yang terhubung (A) mengirim nilai sensor yang didapat menuju server broker (B). Sistem web menerima data dari server broker dikarenakan sistem ini terhubung sebagai client. Sensor Berat Modul HX711 2 Rangkaian Elektronika Sistem Mikrokontroler Gambar 1. Arsitektur sistem Gambar 1. merupakan gambaran arsitektur dari sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan yang akan dibuat pada penelitian ini. Berikut merupakan penjelasan arsitektur sistem pada Gambar 3. Perangkat hardware (A) Sensor berat digunakan untuk mendeteksi berat sampah dengan mengkonversi tekanan menjadi sebuah besaran sinyal listrik yang dihubungkan ke sebuah modul. Modul HX711 digunakan untuk konversi sinyal analog ke digital pada sensor berat . oad cel. yang terhubung ke mikrokontroler. Sensor magnetic switch bekerja berdasarkan prinsip elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi bukaan/tutupan tempat sampah yang terhubung ke mikrokontroler. Mikrokontroler digunakan sebagai tempat terhubungnya sensor yang memiliki beban library ESP8266WiFi untuk dapat terkoneksi dengan internet dan library PubSubClient yang digunakan untuk dapat terhubung dengan server broker sebagai client. Sever broker (B) merupakan server yang akan dituju oleh client dalam penyampaian data dimana pengiriman datanya menggunakan protocol MQTT. Server web (C) Laptop/PC (C) adalah perangkat yang dapat digunakan untuk mengakses sistem monitoring berbasis web Database (D) digunakan untuk menyimpan hasil pencatatan data. Smart trash can (E) ini merupakan perangkat yang akan diatur oleh sistem. Berikut merupakan penjelasan dari hubungan antar perangkat yang terdapat pada Gambar 3. http://jtika. id/index. php/JTIKA/ Gambar 2. Gambaran rangkaian sistem Gambar 3. 3 merupakan rangkaian elektronika dari sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan yang akan dibuat pada penelitian ini. Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing rangkaian yang terdapat pada Gambar Pada Gambar 3. 3 bagian A merupakan rangkaian sensor berat, modul HX711 dan sensor magnetic swicth yang dihubungkan dengan mikrokontroler yang akan diletakan di tempat sampah. Berikut merupakan penjelasan rangkaian yang terdapat pada Gambar 3. 3 bagian A. Sensor Berat yang digunakan memiliki 4 buah pin yang terhubung dengan modul HX711. Pin pertama . abel mera. dihubungkan dengan pin E pada HX711 yang merupakan aliran positif ( ). Pin kedua . abel puti. dihubungkan dengan pin A pada HX711 yang merupakan aliran positif ( ). Pin ketiga . abel hita. dihubungkan dengan pin E- pada HX711 yang merupakan aliran negatif (-). Pin terakhir . abel hija. dihubungkan dengan pin Apada HX711 yang merupakan aliran negative (-). Modul HX711 mempunyai 4 pin yaitu, pin GND . abel hita. , pin DOUT . abel bir. , pin SCK . abel ung. dan pin VCC . abel mera. Kemudian keempat pin dihubungkan menuju mikrokontroler. Sensor magnetic switch mempunyai 2 pin. Pin pertama . abel puti. di dihubungkan ke mikrokontroler (GND), kemudian pin kedua . abel hita. di hubungkan ke mikrokontroler (D. Perancangan Perangkat Lunak Pada tahap perancangan perangkat lunak, dilakukan perancangan web Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Selain JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 merancang web, pada tahap ini juga akan dilakukan perancangan arsitektur MQTT sistem. 1 Flowchart Alur Kerja Sistem 2 Sistem Monitoring Berbasis Web Rancangan Use Case Mulai Melihat Beranda Sampah tidak di Pengecekan tutup Sampah tidak di Melihat Data Penambahan Sampah Memilih Rumah Tutup Terbuka? Tidak Tidak Petugas Sampah Prumahan Pengecekan Berat Login Melihat frekuensi Sampah Penuh Tutup terbuka Lebih dari 2 Tidak Tidak Gambar 4. Use Case Diagram Pengecekan Berat Apakah mencapai berat Apakah mencapai berat Ambil Sampah Selesai Gambar 3. Flowchart Alur Kerja Sistem Pada Gambar 3. merupakan flowchart alur kerja sitem dari Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Dimulai dari pengecekan tutup tempat sampah, kemudian membaca nilai tutup tempat sampah jika terbuka maka dilakukan pengecekan menuju tutup terbuka lebih dari 2 jam, jika tidak maka dilakukan pengecekan berat menuju pengecekan nilai berat maksimum, kemudian dilakukan pengecekan tutup terbuka lebih dari 2 jam, aka di ak ka e geceka be a e geceka i ai be a jika idak sampah tidak diambil. Apabila salah satu dari nilai berat minimum dan maksimum telah mencapai batas maka akan mucul peringatan untuk pengambilan Dimana, untuk nilai berat minimum tempat sampah adalah 2 kilogram dan nilai maksimum adalah 5 kilogram. http://jtika. id/index. php/JTIKA/ Pada Gambar 3. 5 merupakan use case diagram dari sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Dalam sistem ini terdapat satu aktor, yaitu petugas sampah perumahan. Petugas sampah perumahan harus melakukan login terlebih dahulu sebelum dapat memilih rumah, melihat beranda, melihat data penambahan sampah, dan melihat data sampah penuh. 3 Rancangan Arsitektur MQTT Sistem Publish topik berat dan status tutup tempat Nilai berat sampah dan Status tutup tempah sampah Sensor Mikrokontroler Publish topik berat dan status tutup tempat MQTT broker (Serve. MQTT Client Write data ke Mysql Sistem Web (Clien. Menampilkan berat sampah dan status tutup tempah sampah Database Gambar 5. Use Case Diagram Pada Gambar 5. merupakan rancangan arsitektur MQTT sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Alur proses dimulai dari mikrokontroler membaca data nilai berat dan status tutup tempat sampah dari sensor. Kemudian mikrokontroler mem-publish topik berat dan status tutup tempat sampat sampah ke MQTT broker. MQTT broker akan mem-publish topik berat dan status tutup tempat sampah kepada MQTT client. Kemudian MQTT client akan mengakses ke database yang di tampilkan ke sistem web dan berperan sebagai client yang terhubung dengan MySQL dan MQTT broker. Sistem web ini dapat memantau kondisi tempat sampah secara realtime dan dapat mengakses dan mengelola data yang telah disimpan pada MySQL. JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 HASIL DAN PEMBAHASAN Realisasi Sistem Pada bab ini, akan membahas hasil dari e e i ia a g di ak ka ai Rea i a i Si e Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Rea i a i i e i i e ah dib a e ai dengan perancangan yang dijabarkan pada bab Kemudian, bab ini juga akan membahas mengenai hasil sistem yang telah dibuat berdasarkan rancangan yang ada, melakukan pengujian keseluruhan sistem dan mengevaluasi sistem yang 1 Realisasi Penyusunan Perangkat Keras Realisasi penyusunan perangkat keras dari Sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan mengacu pada rancangan perangkat keras yang terdapat pada bab sebelumnya. Realisasi perangkat keras yang telah dibuat dapat dilihat pada di bawah ini. Gambar 6. Realisasi WeMos D1 R1 dan Modul HX711 Gambar 8. Realisasi sensor magnetic switch 2 Realisasi Pembangunan Web Pembangunan web sistem smart trash can berbasis IoT ini direalisasikan sesuai dengan rancangan pada bab sebelumnya. Web ini dibangun menggunakan kerangka kerja CodeIgniter dengan bahasa pemrograman PHP. Untuk struktur folder pada CodeIgniter dapat dilihat pada Gambar 9. Gambar 9. Folder Struktur Pembangunan Web dengan CodeIgniter 3 Realisasi Antarmuka Sistem Dalam pembangunan web sistem Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan, terdapat satu aktor atau pengguna yang menjalankan sistem sesuai dengan rancangan use case yang terdapat pada bab sebelumnya. Berikut ini merupakan realisasi dari antarmuka sistem web Smart Trash Can Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan. Gambar 7. Realisasi Sensor Berat http://jtika. id/index. php/JTIKA/ JTIKA. Vol. No. September 2021 Gambar 10. Halaman Login Adapun pada Gambar 11. merupakan tampilan dari halaman Beranda, dimana pada halaman ini pengguna dapat melihat status bobot dari tempat sampah yang terhubung dan juga status dari tempat sampah apakah tertutup atau terbuka. Gambar 11. Halaman Beranda Adapun pada Gambar 12 merupakan tampilan dimana terlihat kondisi dan mendapatkan nilai bobot sampah yang terisi dan status dari tempat sampah sedang dalam kondisi terbuka. Gambar 12. Halaman Beranda Adapun pada Gambar 13. merupakan tampilan dimana kondisi bobot sampah sudah mencapai bobot maksimal yaitu sebanyak 100% dan status dari tempat sampah dalam kondisi tertutup, dimana tampilan diatas juga menunjukkan pemberitahuan berupa sebuah peringatan bahwa sampah sudah terisi penuh. ISSN:2657-0327 Gambar 13. Halaman Beranda Adapun pada Gambar 14. merupakan tampilan untuk halaman Data Penambahan Sampah, dimana pada halam ini pengguna dapat mengetahui nilai dari penambahan sampah yang masuk ke dalam sistem. Dimana pada halaman ini dipersentasikan dalam sebuah tabel yang memuat Data Sampah. Waktu, dan Tanggal. Gambar 14. Halaman data penambahan sampah Adapun pada Gambar 15. merupakan realisasi antarmuka halaman Data Sampah penuh, dimana pada halaman ini hanya menampilkan untuk data sampah yang penuh saja, pengguna dapat melihat data tersebut dalam bentuk tabel yang memuat Tanggal. Waktu. Berat Sampah . , dan Keterangannya. Gambar 15. Halaman data sampah penuh Pengujian dan Realisasi Sistem Proses pengujian sistem merupakan proses untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak sistem untuk mengetahui bagaimana sistem berjalan sesuai yang di harapkan. Kemdian untuk proses evaluasi sistem akan dilakukan apabila sistem belum http://jtika. id/index. php/JTIKA/ JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 berjalan sesuai dengan yang diharapkan peneliti. Pengujian Proses pengujian perangkat keras dan perangkat lunak percobaan dan menyesuaikan dengan percobaan sistem dilakukan dengan menguji fungsi dari masingtersebut . untuk mendapatkan hasil terbaik. masing fitur yang ada pada sistem web. Metode yang Tabel diatas merupakan hasil kalibrasi dengan digunakan dalam proses pengujian sistem ini adalah kesalahan terkecil dari beberapa percobaan. Dari menggunakan black box dan simulasi. sepuluh kali pengujian yang dilakukan, terjadi 2 kali 1 Hasil Pengujian Perangkat Keras Sistem Berikut ini merupakan rumus yang digunakan Proses pengujian sistem Smart Trash Can menghitung kesalahan dan total yang didapat : Berbasis IoT Untuk Petugas Sampah Perumahan ini dilakukan beberapa pengujian untuk masing-masing e h e a Kesalahan(%) = x 100% . sensornya sebagaimana dijelaskan sebagai berikut : Pengujian Sensor Berat a a e a aha Pengujian sensor berat dilakukan dengan Total = x Oc % kesalahan . melakukan beberapa percobaan memasukkan beberapa beban yang memiliki nilai yang berbedabeda dan menyesuaikan dengan percobaan tersebut Adapun penyelesaian secara rinci sebagai berikut : untuk mendapatkan hasil terbaik. x Kesalahan pada percobaan ke 2 (%) e h e a x 100% x 100% = 20 % x Kesalahan pada percobaan ke 3 (%) e h e a x 100% x 100% = 10 % x Total keseluruhan pengujian sensor Gambar 16. Pengujian sensor berat Berikut merupakan hasil dari pengujian sensor berat dengan beberapa kalibrasi agar mendapat hasil yang diinginkan yang dapat dilihat pada Tabel 1. TABEL I. HASIL PENGUJIAN SENSOR BERAT No. Beban . Hasil Baca Kesalahan (%) http://jtika. id/index. php/JTIKA/ e a aha x . % x Oc % kesalahan =6% Berdasarkan hasil perhitungan di atas didapatkan total kesalahan pengujian sebesar 6 %. Dan dapat disimpulkan bahwa load cell dapat bekerja dengan baik, walaupun terdapat selisih yang sangat kecil antara pengujian dan perhitungan. Pengujian Sensor Magnetic Switch Pengujian sensor magnetic switch merupakan pembangunan sistem Smart Trash Can Berbasis IoT untuk petugas kebersihan perumahan yang menempatkan sensor pada kedua sisi tutup sampah, untuk mendapatkan hasil nilai pada sistem berupa kondisi, apakah tempat sampah dalam keadaan tertutup atau dalam keadaan terbuka. JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 Form username dan password diisi dengan data yang benar Proses login berhasil dan akan masuk pada sistem yang akan Sesuai Valid Berdasarkan Tabel i dapat dilihat bahwa untuk semua pengujian proses login menghasilkan kesimpulan yang valid yaitu keseluruhan proses login sudah berjalan dengan semestinya. Gambar 17. Pengujian sensor magnetic switch Berikut merupakan hasil dari pengujian sensor magnetic switch dengan beberapa kondisi yang sesuai dengan nilai input-nya yang dapat dilihat pada Tabel 2. TABEL II. HASIL PENGUJIAN SENSOR MAGNETIC SWITCH Input Kondisi Tetutup Terbuka TABEL IV. PENGUJIAN PROSES LOGOUT Dari hasil pengujian yang di dapatkan dapat diketahui jika nilai input nya merupakan 0, maka kondisi tempat sampah akan tertutup, sedangkan jika nilai input-nya 1 maka kondisi tempat sampah akan 2 Hasil Pengujian Sistem Web Pada proses pengujian web Smart Trash Can ini dilakukan dengan metode pengujian black box. Pengujian ini dilakukan untuk melihat hasil dari fungsi atau fitur yang ada di dalam web. Berikut merupakan hasil pengujian fungsi dari sistem web yang telah Pengujian Fungsi Login Pengujian fitur login ini dilakukan untuk menguji apakah fungsi yang berjalan pada proses login sudah berjalan dengan baik dan benar. Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian proses login sistem dapat dilihat pada Tabel i. TABEL i. HASIL PENGUJIAN FUNGSI LOGIN Skenario Pengujian Hasil Yang Diharapkan Form username dan password diisi dengan data yang tidak Proses login tidak berhasil dan akan kembali halaman Hasil Pengujian Pengujian Logout. Pengujian fitur logout ini dilakukan untuk menguji apakah fungsi yang berjalan pada proses logout ini sudah berjalan dengan baik dan benar. Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian proses logout pada sistem dapat dilihat pada Tabel 4. Skenario Pengujian Hasil yang Hasil Pengujian Kesimpulan Mengklik logout pada Proses logout berhasil dan halaman login Sesuai Valid Berdasarkan Tabel IV Dapat dilihat bahwa untuk pengujian proses logout menghasilkan kesimpulan yang valid yaitu sudah berjalan dengan semestinya. Pengujian Monitoring Tempat Sampah Pengujian pada fitur monitoring Smart Trash Can ini dilakukan untuk menguji apakah fungsi pada proses monitoring ini sudah berjalan dengan baik dan benar. Pengujian ini dilakukan dengan cara menampilkan data bobot sampah dan status tutup sampah. Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian ini dapat dilihat pada Tabel V. TABEL V. PENGUJIAN MONITORING TEMPAT SAMPAH Kesimpulan Sesuai Valid http://jtika. id/index. php/JTIKA/ Skenario Pengujian Meletekan beban sampah pada Smart Tras Can Tidak beban pada Smart Trash Can Membuka tutup sampah Smart Trash Can Hasil Yang Diharapkan Menampilkan bobot sampah dalam bentuk Tidak bobot sampah dalam bentuk Menampilkan status tutup Terbuka Hasil Pengujian Sesuai Sesuai Sesuai Kesimpulan Valid Valid Valid JTIKA. Vol. No. September 2021 Menutup tutup sampah Smart Trash Can Menampilkan status tutup Tertutup ISSN:2657-0327 TABEL VII. PENGUJIAN TABEL PENAMBAHAN SAMPAH Sesuai Valid Berdasarkan Tabel 5. Dapat dilihat bahwa untuk semua pengujian pada proses monitoring sudah menampilkan data dalam bentuk angka dan grafik dari masing-masing sensor dengan sesuai. Sehingga proses pada pengujian ini sudah berjalan dengan semestinya. Pengujian Fungsi Peringatan / Notifikasi sampah Pengujian pada fitur Peringatan / Notifikasi sampah penuh dilakukan untuk menguji apakah fungsi Peringatan / Notifikasi sampah penuh sudah berjalan dengan baik dan benar. Pengujian ini dilakukan dengan cara menambah beban sampah 2kg dan 5kg. Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian ini dapat dilihat pada Tabel 6. TABEL VI. PENGUJIAN PERINGATAN PENUH Skenario Pengujian Hasil Yang Diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan Menambah beban 2kg dan tutup sampah dalam keadaan terbuka selama 2 jam Menampilkan penuh pada Sesuai Valid Menambah beban 2kg dan tutup sampah dalam keadaan tertutup Tidak penuh pada Sesuai Valid Menambah beban 5kg dan tutup sampah dalam keadaan tertutup Menampilkan penuh pada Sesuai Valid Menambah beban kurang dari 5kg dan tutup sampah dalam keadaan tertutup Tidak penuh pada Sesuai Skenario Pengujian Ada nilai Tidak ada nilai yang Hasil Yang Diharapkan Fungsi menampilkan data berupa tabel sesuai nilai yang Fungsi tidak menampilkan data dalam tabel Hasil Pengujian Kesimpulan Sesuai Valid Sesuai Valid Dapat dilihat bahwa untuk semua pengujian pada tabel penambahan sampah sudah menampilkan data dalam bentuk tabel data pembahan sampah. Sehingga proses pada pengujian ini sudah berjalan dengan Pengujian Fungsi Tabel Data Sampah Penuh Pengujian pada fitur tabel data sampah penuh dilakukan untuk menguji apakah fungsi tabel data sampah penuh ini sudah berjalan dengan baik dan Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian ini dapat dilihat pada Tabel 8. TABEL Vi. PENGUJIAN TABEL SAMPAH PENUH Valid Dari semua pengujian yang dilakukan pada skenario diatas pada fungsi notifikasi/peringatan sudah dapat menampilkan peringatan pada beranda dengan sesuai. Sehingga proses pada pengujian ini sudah berjalan dengan semestinya. Pengujian Fungsi Tabel Data Penambahan Sampah Pengujian pada fitur fungsi tabel data penambahan sampah dilakukan untuk menguji apakah fungsi pada proses penambahan data sudah berjalan dengan baik dan benar. Adapun untuk lebih jelasnya tentang pengujian ini dapat dilihat pada Tabel 7. http://jtika. id/index. php/JTIKA/ Skenario Pengujian Ada penuh yang Tidak ada penuh yang Hasil Yang Diharapkan Fungsi menampilkan data sampah penuh berupa tabel data sampah penuh Fungsi tidak menampilkan data penuh pada tabel Hasil Pengujian Kesimpulan Sesuai Valid Sesuai Valid Dapat dilihat bahwa untuk pengujian sudah dapat menampilakan data dalam bentuk tabel. Sehingga proses pada pengujian ini sudah berjalan dengan 3 Hasil Pengujian Fungsi Keseluruhan Sistem Untuk mendapatkan hasil pengujian, perlu adanya skenario pengujian pada perangkat sistem yang dibuat untuk mengetahui apakah sistem dapat berjalan dengan baik atau tidak. Pengujian pada sistem ini dilakukan sesuai dengan skenario yang terdapat pada Tabel 4. 9 yakni dengan menguji sistem menggunakan beban yang berbeda-beda. Untuk dapat melihat hasil pengujian fungsi keseluruhan sistem, dapat dilihat sebagai berikut : JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 TABEL IX. SKENARIO PENGUJIAN Skenario Pengujian Berat Sampah > 5kg? Berat Sampah > 2kg? Tutup Terbuka True True True False True True False False True False False False True True False Ambil Sampah/Tidak Ambil Ekspetasi Realita Ambil Ambil Sampah Sampah Ambil Ambil Sampah Sampah Tidak Tidak Ambil Ambil Tidak Tidak Ambil Ambil Ambil Ambil Sampah Sampah Berdasarkan skenario pengujian yang dilakukan pada Tabel 4. 9 didapatkan kesimpulan bahwa skenario yang dilakukan sudah berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dapat dibuktikan pada Tabel 4. 10 dan Tabel 4. yang merupakan hasil dari data yang telah di simpan pada database yang ada dalam sistem website. Berikut hasil data dari pengujian pada sistem : Sama halnya seperti waktu, pada kolom tanggal memuat data berupa tanggal, bulan dan tahun ketika data sampah di tambahkan, jadi setiap kali penambahan data sampah maka sistem akan menacatat tanggal data ditambahkan. TABEL XI. DATA SAMPAH PENUH TABEL X. DATA PENAMBAHAN SAMPAH Berat . Waktu Tanggal 21:45:03 21:45:38 21:48:31 21:48:36 21:51:27 21:51:43 21:51:54 22:16:57 22:17:23 22:17:27 22:17:47 22:17:52 00:21:05 00:21:10 00:21:15 00:22:13 00:22:18 00:22:48 00:22:56 00:22:57 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-03 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 2020-11-04 Pada Tabel 10. merupakan tabel yang menunjukan hasil penambahan sampah di dalam sistem smart trash can berbasis IoT untuk petugas sampah perumahan, untuk kolom yang pertama yaitu kolom id merupakan id untuk masing-masing penambahan data baru yang masuk, selanjutnya untuk kolom kedua merupakan kolom yang menunjukan berat dari jumlah setiap penambahan sampah yang masuk, jadi untuk setiap penambahan sampah sistem akan mencatat setiap nilai berat yang belum termasuk ke dalam kategori penuh dalam bentuk gram. Selanjutnya untuk kolom waktu, merupakan kolom yang mencatat waktu masuk nilai berat sampah ke dalam sistem, jadi untuk setiap penambahan sampah sistem akan mencatat waktunya. http://jtika. id/index. php/JTIKA/ Tanggal Waktu Berat. Keterangan 2020-11-04 00:51:04 2020-11-04 00:22:56 2020-11-04 00:51:04 2020-11-09 20:22:25 2020-11-09 20:43:25 2020-11-12 18:02:28 2020-11-09 19:36:47 2020-11-12 17:44:25 Bak sampah sedang tertutup 2020-11-12 18:08:22 Bak sampah sedang terbuka 2020-11-12 19:53:28 Bak sampah sedang terbuka Bak sampah sedang terbuka Bak sampah sedang tertutup Bak sampah sedang terbuka Bak sampah sedang tertutup Bak sampah sedang terbuka Bak sampah sedang terbuka Bak sampah sedang terbuka Pada Tabel 4. 11 merupakan tabel yang menujukan data untuk data penambahan sampah dalam kategori penuh, dalam sistem tabel ini hanya akan mencatat penambahan sampah jika sudah mencapai batas maksimal yang sudah ditentukan yaitu jika tempat sampah dalam keadaan terbuka sistem akan mencatat tempat sampah penuh jika data berat sampah mencapai minimal lebih dari 2 kg dan untuk tempat sampah dalam keadaan tertutup sistem akan mencatat tempat sampah penuh jika data berat sampah mencapai minimal lebih dari 5 kg. Sama hal nya dengan tabel sebelumnnya, pada tabel ini mencatat data seperti tanggal, waktu dan data nilai berat sampah penuh. 4 Hasil Pengujian dengan Metode Mean Opinion Score (MOS) Pengunjian metode MOS dilakukan dengan bantuan responden dari petugas sampah perumahan serta masyarakat di perumahan Babakan Permai dengan memberikan gambaran sistem dan kuesioner. Yang bertujuan umtuk mengetahui bagaimana kualitas sistem dari sisi pengguna dan masyarakat perumahan. Adapun kuesioner yang diberikan sebagai berikut : Apakah sistem Smart Trash Can berbasis IoT dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan? JTIKA. Vol. No. September 2021 ISSN:2657-0327 Apakah sistem monitoring pada sistem Smart Trash Can berbasis IoT dapat memberikan informasi mengenai bobot sampah dan status tutup sampah? Apakah fungsi tabel data penambahan sampah dan data sampah penuh dapat memudahkan pengguna mendapatkan informasi data sampah? Apakah sistem ini dapat membantu atau memudahkan manajemen pengangkutan sampah pada perumahan Babakan Permai? Apakah antarmuka dari sistem monitoring Smart Trash Can berbasis web ini mudah dipahami dan digunakan . ser friendl. ? Responden yang terlibat dalam penelitian yaitu 20 orang dengan jumlah laki-laki sebanyak 9 orang dan perempuan sebanyak 11 orang. Hasil pengujian parameter MOS yang diperoleh dapat dilihat pada Tabel 4. TABEL XII. HASIL PENGUJIAN MOS. No. Questions . STS Sum Mean Ke-1 Ke-2 Ke-3 Ke-4 Ke-5 Sub Total MOS (Mean Opinion Scor. Berikut ini merupakan rumus yang digunakan dalam menghitung skor rata-rata dari bobot nilai yang ycoyceycaycu ycyycn Dimana : mean pi = rata-rata skor setiap atribut pertanyaan = responden memilih setiap atribut jawaban = bobot setiap atribut pertanyaan = jumlah responden Untuk mendapatkan nilai MOS (Mean Opinion Scor. berdasarkan skor rata-rata yang didapat, dapat digunakan rumus berikut : ycAycCycI Oc http://jtika. id/index. php/JTIKA/ . Keterangan : MOS = total skor rata-rata seluruh atribut pertanyaan = jumlah atribut pertanyaan Pada pengujian MOS menunjukan hasil bahwa nilai MOS yang didapatkan yaitu sebesar 4. 50 dari skala 5 yang menunjukan bahwa sistem yang dibangun sudah cukup baik dan sudah dapat berjalan sesuai apa yang KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Rangkaian elektronika Smart Trash Can yang dibuat sudah bisa melakukan monitoring untuk tempat sampah yang menampilkan bobot sampah dan status tutup sampah. Sistem web yang dibangun telah dapat melakukan penambahan sampah dan data sampah penuh dari masing-masing sensor yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Komunikasi data menggunakan protokol MQTT telah berjalan dengan baik, dengan menggunakan b ke hi e ebagai b ke i e a g bersifat open source. Sistem yang dibangun diuji menggunakan 5 skenario pengujian untuk mengetahui sistem berjalan dengan baik atau tidak, dan didapatkan kesimpulan bahwa alat dan sistem bekerja dengan baik. Hasil pengujian MOS yang telah dilakukan dapat diperoleh nilai sebesar 4. 58 dari skala 5 yang menunjukan bahwa sistem yang dibangun sudah termasuk dalam kategori baik 2 Saran Jika dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penelitian ini dapat mempertimbangkan saran-saran sebagai Untuk pengembangan selanjutnya diharapkan menggunakan variasi tempat sampah yang berbeda atau lebih besar. Diharapkan kedepannya sistem dapat dibangun berbasis mobile agar notifikasi sampah bisa lebih cepat diakses oleh petugas sampah. Sistem ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi sistem yang dapat membedakan sampah organik dan non organik. JTIKA. Vol. No. September 2021 DAFTAR PUSTAKA