Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. PENGARUH MASASE KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK DEWASA YANG MENGALAMI HIPERTENSI Armen Patria. Richta Puspita Haryani Universitas Mitra Indonesia. Bandar Lampung E-mail: armenpatria@umitra. ABSTRAK Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah yang disebabkan oleh satu atau beberapa faktor resiko yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam mempertahankan tekanan darah secara Faktor risiko hipertensi antara lain adalah: faktor genetik, umur, jenis kelamin, etnis, stress, obesitas/kegemukan, asupan garam, asupan kolesterol tinggi, kopi dan kebisan merokok selain usia dan faktor genetik. Tidak dapat dipungkiri bahwa hingga saat ini,obat tradisional dan terapi komplementer masih menjadi pilihan masyarakat dalam mengobati diri sendiri. Salah satu terapi komplementer yang dilakukan yaitu Masase kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Kabupaten Tangamus. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimen dengan rancangan one group Pre Post Test yaitu rancangan yang dilaksanakan pada satu Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi derajat 1 yang berobat pada bulan Mei di Puskesmas Gisting dan berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Gisting. Adapun jumlah populasi yaitu 30 orang pasien hipertensi derajat 1. Hasil penelitian dapatkan P Value Hasil uji statistic didapatkan p Value 0. 000 untuk tekanan sistolik dan p Value 0. 001 untuk tekanan diastolik, yang berarti pada nilai 05 dapat disimpulkan terdapat pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting. Disarankan untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian dengan membandingkan terapi masase kaki dengan terapi alternative lain agar didapatkan hasil terapi yang lebih signifikan dapat menurunkan tekanan darah. Kata Kunci : Hipertensi. Masase Kaki. Tekanan Darah ABSTRACT Hypertension is a condition in which an increase in blood pressure is more than 140/90 mmHg and is continuous at several blood pressure checks due to one or more risk factors that are not working properly in maintaining normal blood pressure. Hypertension risk factors include: genetic factors, age, gender, ethnicity, stress, obesity / obesity, salt intake, high cholesterol intake, coffee and smoking as well as age and genetic factors. It can not be denied that until now, traditional medicine and complementary therapy are still the people's choice in self-medication. One of the complementary therapies that is done is foot The purpose of this study is to know Influence of Foot Massage Against Blood Pressure Reduction In Adults Who Have Hypertension at Working Area of Puskesmas Gisting 2018. Metodology in this study used a Quasy experimental design with one group Pre Post Test design is implemented in one Population in this research is patient of degree 1 hypertension that treatment in May at Puskesmas Gisting and domiciled in working area of Gisting Health Center. The number of population is 30 people with hypertension degree 1. The results obtained P Value Statistical test results obtained p Value 0. 000 for systolic pressure and p Value 0. 001 for diastolic pressure, which means at the value of 0. 05 can be concluded there is influence foot massage to decrease blood pressure in the adult group who experienced hypertension in the work area of Gisting puskesmas . It is recommended for further research to do research by comparing foot massage therapy with other alternative therapy in order to get a more significant therapy results can lower blood pressure. Keyword : Hypertension. Foot Massage. Blood Pressure Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. PENDAHULUAN perempuan 44,34%. Sedangkan menurut Data Hipertensi adalah suatu keadaan dimana Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, terjadi peningkatan tekanan darah lebih dari hipertensi termasuk dalam 5 besar penyakit 140/90 mmHg dan terus menerus pada Pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah yang disebabkan oleh satu atau beberapa mengalami peningkatan pada tahun 2016 factor resiko yang tidak berjalan sebagaimana dengan jumlah penderita sebanyak 13. orang (Provil Dinas Kesehatan Provinsi dalam mempertahankan tekanan darah secara normal (Wijya & Putri, 2. Lampung, 2. WHO mencatat bahwa dua per tiga dari Sedangkan dari hasil pra-survey yang peneliti penduduk dunia yang menderita hipertensi lakukan diketahui bahwa terjadi peningkatan diantaranya berada di Negara berkembang kasus hipertensi. Pada tahun 2016 hipertensi yang berpenghasilan rendah dan sedang menepati urutan ke 6 penyakit yang diderita sedangkan pada tahun 2017 mengalami Prevalensi kejadian hipertensi tertinggi di asia peningkatan menjadi penyakit terbanyak ke 4 adalah negara Myanmar yaitu sebesar 37. 7 %, yang dialami di puskesmas gisting. Dari hasil India 36. Srilanka 34. 7%, dan Thailand wawancara yang peneliti lakukan di tempat 3% (WHO 2015. Dalam Infodatin 2. penelitian diketahui bahwa perawat atau Sedangkan prevalensi hipertensi di Indonesia petugas kesehatan di tempat penelitian tidak yang didapat melalui pengukuran tekanan memberikan edukasi terkait dengan terapi darah pada umur Ou18 tahun sebesar 25,8 %, tertinggi di Bangka Belitung . ,9%), diikuti menurunkan tekanan darah pada pasien Kalimantan Selatan . ,8%). Kalimantan hipertensi di tempat penelitian negara-negara Timur . ,6%) dan Jawa Barat . ,4%) (Riskesdas,2. Penyakit hipertensi merupakan salah satu Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi faktor resiko utama terjadinya gangguan Lampung Tahun 2016, jumlah yang terdata Selain mengakibatkan gagal jantung, hipertensi 30,17% dengan jumlah laki-laki hipertensi dapat berakibat terjadinya gagal 29,05% 19,35%,di ginjal maupun penyakit serebrovaskular. Pada bandingkan dengan Tahun 2015 lebih tinggi kebanyakan kasus, hipertensi terdeteksi saat angka hipertensi dengan persentase 53,77% pemeriksaan fisik karena alasan penyakit tertentu, sehingga sering disebut sebagai laki-laki 76,92% Ausilent killerAy. Banyak faktor yang dapat Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. menyebabkan terjadinya hipertensi. Faktor seseorang mempersepsikan sentuhan sebagai risiko hipertensi antara lain adalah: faktor stimulus rileks maka akan muncul respon genetik, umur, jenis kelamin, etnis, stress, relaksasi (Dalimartha, 2. obesitas/ kegemukan, asupan garam, asupan kolesterol tinggi, kopi dan kebisan merokok Hasil penelitian yang dilakukan oleh Fitriani selain usia dan faktor genetik (Wijaya & Putri . dengan judul Pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada Di beberapa negara, obat tradisional dan puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa dalam pelayanan kesehatan formal terutama didapatkan hasil dalam pelayanan kesehatan strata pertama. responden merupakan hipertensi primer yaitu Tidak dapat dipungkiri bahwa hingga saat sebanyak 20 responden . %) dan terdapa ini,obat tradisional dan terapi komplementer masih menjadi pilihan masyarakat dalam penurunan tekanan darah pada penderita mengobati diri sendiri, namun rendahnya hipertensi dimana hasil uji p 0. ekanan pengetahuan tentang terapi komplementer darah sisto. dan p=0. ekanan darah diasto. yang artinya ada hubungan yang Selain itu, diperoleh bahwa masase mengerti dan tidak mencoba terapi lain selain kaki yang baik sebanyak 20 responden obat-obatan, . %) mengatakan puas dan tidak ada yang melakukan sebuah penelitian yang bertujuan mengatakan tidak puas selama diberikan member terapi komplementer dengan judul intervensi masase kaki. didapatkan bahwa semua pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah (Padila, 2. Tingginya angka kejadian hipertensi dan juga Masase atau pijat adalah penggunaan tekanan serta minimnya edukasi yang dimiliki oleh masyarakat tentang terapi Dengan melemaskan jaringan lunak tubuh, menurunkan tekanan darah maka peneliti lebih banyak darah dan oksigen dapat tertarik untuk melakukan sebuah penelitian mencapai daerah yang terkena dampak dan mengurangi nyeri. Masase merupakan teknik terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi Apabila memanipulasi otot dan jaringan lunak lainnya. Aupengaruh Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun menggunakan nilai sebesar 0. 05 yang 2018Ay memiliki tingkat kemaknaan 95 %. METODOLOGI HASIL Tabel 1. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Distribusi umur Responden yang mengalami hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gisting eksperimen dengan rancangan one group Pre Post Test yaitu rancangan yang dilaksanakan pada satu kelompok (Hidayat 2. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi derajat 1 yang berobat pada bulan Mei di Puskesmas Gisting dan berdomisili di jumlah populasi yaitu 30 orang pasien ini sebanyak 30 responden. Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian berlangsung (Hidayat, 2. Frekuensi Persentase Berdasarkan tabel 2. diketahui bahwa lebih banyak responden yang berjenis kelamin lakilaki yaitu sebanyak 16 . Analisa data digunakan untuk mengolah data Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total pasien yang berobat atau muncul pada saat Total Accidental Sampling yaitu dengan menunggu Persentase Tabel 2. Distribusi Jenis KelaminResponden yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun 2018 hipertensi derajat 1. Sampel dalam penelitian Frekuensi Berdasarkan tabel 1. diketahui bahwa lebih banyak responden yang berusia antara 31-50 tahun yaitu sebanyak 12 . 0%). wilayah kerja Puskesmas Gisting. Adapun Umur 18-30 Tahun 31- 50 Tahun >50 Tahun program software computer dimana akan Tabel 3 Distribusi Pendidikan Responden yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun 2018Jenis Kelamin Frekuensi Persentase dilakukan 2 macam analisa data, yaitu analisa univariat dan analisa bivariat. Analisa ini digunakan untuk menggambarkan SD-SMP SLTA Perguruan Tinggi Total rata-rata tekanan darah sebelum diberikan intervensi dan rata-rata tekanan darah setelah diberikan intervensi. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji T (Dependent samples T-Tes. Pada penelitian ini Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 Berdasarkan tabel 3. diketahui bahwa responden yang memiliki pendidikan SD-SLTP DAN SLTA jumlahnya sama yaitu 13 . 3%). Tabel 5. Tekanan darah pada responden sesudah diberikan terapi masase kaki pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun 2018 Analisa Univariat Tabel 4. Tekanan darah pada responden sebelum diberikan terapi masase kaki pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun 2018 Sistolik Sebelum Mean Minimum Maximum P-ISSN : No. E-ISSN : No. Sistolik Sesudah Diastolik Sesudah Berdasarkan tabel 4. diketahui bahwa . % % CI : 133. rata-rata diastolic responden setelah diberikan . % % CI : 144. intervensi yaitu 83. , tekanan darah terendah 140 tekanan darah terendah 120 Sedangkan responden sebelum diberikan intervensi responden sesudah diberikan intervensi rata-rata Minimum Maximum Berdasarkan tabel 5. diketahui bahwa rata-rata Diastolik Sebelum Mean . % % CI : , tekanan darah diastolic terendah adalah 70 dan tertinggi 90. Sedangkan diketahui tekanan darah diastolik sebelum diberikan intervensi 33 . %% CI : 84. tekanan darah terendah adalah 70 dan tertinggi adalah 100. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. Analisa Bivariat Tabel 6. Pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gisting Tahun 2018 tekanan rata-rata tekanan darah sistolik 33 dan diastolik 83. Pada hasil analisis didapatkan p Value 0. 000 untuk tekanan sistolik dan p Value 0. untuk tekanan diastolik, yang berarti Tekanan Value terdapat pengaruh masase kaki terhadap kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di wilayah kerja puskesmas Tekanan Tekanan Tekanan pada nilai 0. 05 dapat disimpulkan Mean Gisting Tahun 2018. Terdapat perubahan rata-rata tekanan berupa masase kaki yaitu rata-rata 33, tekanan darah terendah 120 dan tekanan darah tertinggi 150. Sedangkan rata-rata responden setelah diberikan intervensi 00, dan tekanan darah diastolik terendah adalah 70 dan tertinggi 90. Berdasarkan tabel 6. diketahui bahwa Data terdapat perbedaan rata-rata tekanan terdapat penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sebelum diberikan sebelum diberikan intervensi rata-rata tekanan darah sistolik responden adalah responden yaitu sistolik 146. 17, tekanan 17 dan diastolik 87. 33, sedangkan darah terendah 140 dan tekanan darah rata-rata tekanan darah pada responden Tertinggi 155. rata-rata Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. Tekanan darah diastolik sebelum diberikan memperlancar aliran darah dan menurunkan intervensi yaitu 87. 33 dan tekanan darah pada pasien hipertensi. tekanan darah diastolik terendah adalah 70 dan tertinggi yang signifikan sebelum dan Pijat kaki menimbulkan relaksasi yang dalam sesudah diberikan masase kaki. sehingga meringankan kelelahan jasmani dan rohani dikarenakan sistem saraf simpatis PEMBAHASAN mengalami penurunan aktivitas yang akhirnya Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat mengakibatkan turunnya tekanan darah. perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik dan sebelum dan sesudah diberikan intervensi, sebelum diberikan intervensi rata- memperlancar aliran energy dalam tubuh rata tekanan darah sistolik responden adalah 17 dan diastolik 87. 33, sedangkan rata- komplikasinya dapat diminimalisir, ketika rata tekanan darah pada responden setelah semua jalur energi terbuka dan aliran energi diberikan intervensi yaitu tekanan rata-rata tidak lagi terhalang oleh ketegangan otot dan tekanan darah sistolik 136. 33 dan diastolik hambatan lain maka risiko hipertensi dapat Pada hasil analisis didapatkan p Value 000 untuk tekanan sistolik dan p Value 001 untuk tekanan diastolik, yang berarti pada nilai 0. 05 dapat disimpulkan terdapat pengaruh masase kaki terhadap penurunan kegiatan jantung memompa, dan mengurangi tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengerutnya dinding-dinding pembuluh nadi halus sehingga tekanan pada dinding-dinding puskesmas Gisting Tahun 2018. Penatalaksanaan pembuluh darah berkurang dan aliran darah menjadi lancar sehingga tekanan darah akan Menurut Wijaya & Putri . , prinsip pijat menurun (Dalimartha, 2. memperlancar aliran energi dalam tubuh Pijat kaki yang dilakukan dengan cara memijat bagian di kaki, dapat memberikan darah dapat dihindari dan dapat menurunkan darah pada penderita hipertensi. Ketika semua memperlancar aliran darah dan cairan tubuh jalur energi terbuka dan tidak ada penghalang pada bagian-bagian tubuh yang berhubungan dengan titik syaraf kaki yang dipijat sehingga Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. dapat menurunkan tekanan darah (Dalimartha. Pijat pada kaki dapat menyebabkan terjadinya rileks pada responden dan juga mengurangi stress, dimana salah satu faktor Hasil yang sama juga didapatkan oleh yang meningkatkan tekanan darah adalah penelitian yang dilakukan oleh Herliawati dan Selain itu dengan memberikan pijatan Ramadhani . dengan judul pengaruh maka aliran darah vena menuju jantung akan masase kaki dengan minyak esensial lavender terhadap penurunan tekanan darah penderita tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian, teori terkait dan hasil penelitian terdahulu kelurahan timbangan Kecamatan Indralaya maka peneliti menyimpulkan bahwa terdapat Utara Kabupaten Ogan Ilir. Berdasarkan hasil pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang primer usia 45-59 tahun tekanan darah yang signifikan antara sebelum dan sesudah masase kaki dengan minyak puskesmas Gisting Tahun 2018. esensial lavender . istolik: t=35,699 p=0,000. diastolik: t=14,882, p=0,. KESIMPULAN Hasil penelitian yang sama juga di dapaatkan Berdasarkan hasil penelitian yang telah oleh Ananto . dengan judul pengaruh peneliti lakukan di puskesmas Gisting maka massage teknik effleurage terhadap tekanan didapatkan kesimpulan sebagai hasil dari darah pada penderita hipertensi di desa penelitian sebagai berikut : Kalirejo Kabupaten Purworejo. Hasil Diketahui tekanan darah pada responden sebelum diberikan terapi masase kaki pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi rata-rata tekanan darah sistolik Desa Kalirejo 17 diastolik 87. 33 mmHg Kabupaten Purworejo dapat menurunkan Diketahui tekanan darah pada responden tekanan darah sistolik dari 156,60 mmHg setelah diberikan terapi masase kaki pada menjadi 141,33 mmHg, dan tekanan darah kelompok dewasa yang mengalami rata- diastolik dari 87,60 mmHg menjadi 81,20 mmHg dengan nilai p value = 0. < 0,. Ada pengaruh masase kaki terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok dewasa yang mengalami hipertensi di