Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 APLIKASI AKUTANSI PERSEDIAAN OBAT PADA KLINIK KANTOR BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN LAMPUNG Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Jurusan Komputerisasi Akuntansi. AMIK Dian Cipta Cendikia Jurusan Manjemen Informatika. AMIK Dian Cipta Cendikia Jl. Cut Nyak Dien No. 65 Durian Payung (Palap. Bandar Lampung E-mail: juzinarsuhimarita11@gmail. , di2. susianto@dcc. ABSTRAKS Badan Pemeriksaan Keuangan adalah salah satu instansi milik pemerintah. Pengadaan obat juga merupakan hal yang penting pada ruang kesehatan kantor Badan Pengawasan Keuangan Bandar Lampung, ruang kesehatan merupakan salah satu fasilitas untuk karyawan yang ada di Kantor Badan Pengawasan Keuangan Bandar Lampung di bidang kesehatan. Oleh karena itu pengadaan obat juga merupakan hal yang penting, agar fasilitas tersebut bisa memberikan pelayanan yang maksimal. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Pada penelitian ini penulis membuat program aplikasi dengan menggunakan bahasa pemograman Java Development Kit 1. 0_45 dengan menggunakan DBMS Mysql dan Netbeans 8. 2, dimana perancangan sistem dilakukan dengan Usecase. Class Diagram dan Activity Diagram serta tekhnik pengumpulan data melalui Studi pustaka. Observasi dan Wawancara. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi akuntansi persediaan obat yang dapat mencetak Laporan Data Stok. Kartu Stok. Laporan Rekaptulasi Keluar Masuk Obat. Laporan Stok Minimum dan Laporan Summary Supplier. Dengan adanya aplikasi akuntansi persediaan obat ini maka data dan informasi yang dihasilkan dalam pembuatan laporan persediaan obat menjadi lebih cepat dan akurat. Kata Kunci: Akuntansi. Persediaan. Pengadaan Obat PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Pengadaan barang atau jasa didalam Instansi Pemerintahan merupakan suatu hal yang erat kaitannya dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN). Pemerintah Kota Bandar Lampung berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2013 tentang pedoman teknis pelaksanaan kegiatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang didalamnya mengacu pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengolahan keuangan daerah. Badan Pemeriksaan Keuangan adalah salah satu instansi milik pemerintah. Pengadaan obat juga merupakan hal yang penting pada ruang kesehatan kantor Badan Pengawasan Keuangan Bandar Lampung, ruang kesehatan merupakan salah satu fasilitas untuk karyawan yang ada di Kantor Badan Pengawasan Keuangan Bandar Lampung di bidang Oleh karena itu pengadaan obat juga merupakan hal yang penting, agar fasilitas tersebut bisa memberikan pelayanan yang maksimal Proses pengolahan data persediaan obat pada Ruang Kesehatan kantor Badan Pemeriksaan Keuangan Lampung masih menggunakan cara manual dengan mencatat dibuku persediaan obat. Resiko kesalahan penghitungan dan hilangnya data bisa saja Ruang Kesehatan Kantor BPK membutuhkan aplikasi yang bisa membantu mengolah data persediaan obat. Dan bisa membuat laporan tentang jumlah persediaan obat yang ada dengan cepat dan Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Dengan adanya aplikasi untuk mengolah data persediaan obat tersebut diharapkan bisa membuat proses penyusunan laporan persediaan obat menjadi lebih cepat dan mudah. Dan mengurangi resiko hilangnya data dan laporan-laporan. Selain itu, sistem ini bisa menghasilkan laporan yang akurat yang bisa digunakan sebagai hasil evaluasi pengguna dan bagi 2 Referensi 1 Pengertian Aplikasi Menurut Irawan. Deni. dalam bukunya AyPendidikan Tekhnologi Informasi dan KomunikasiAy menyatakan bahwa : Aplikasi atau bisa disebut juga dengan perangkat lunak aplikasi merupakan software jadi yang siap untuk digunakan. Selain pengertian di atas, ada banyak pengertian dari kata AoAplikasiAo yang dikemukakan oleh para ahli. Berikut ini beberapa definisi aplikasi menurut beberapa ahli yang cukup popular menurut Ali Zaki dan Smitdev Community. Aplikasi merupakan komponen yang bermanfaat sebagai media untuk menjalankan pengolahan data ataupun berbagai kegiatan lainnya seperti pembuatan ataupun pengolahan dokumen dan file. Menurut Asropudin . 3 : . menyatakan bahwa: Aplikasi adalah sofwer yang dibuat oleh suatu perusahaan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, misalnya Ms. World. Ms Excel. JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Dari pengertian diatas penulis menyimpulkan: Aplikasi adalah software atau alat terapan yang dibuat untuk mengerjakan tugas Ae tugas khusus. 2 Persediaan Menurut Martani Dewi, . persediaan merupakan Salah Satu Aset yang sangat penting bagi suatu entitas baik bagi perusahaan ritel, manufaktur, jasa maupun entitas lainnya. PSAK 14 . mendefinisikan persediaan sebagai asset yang . tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa . dalam proses produksi untuk penjualan tersebut . dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa. Menurut Syafitri Yuli dan Misgianti Eka Persediaan . adalah merupakan sistem manajemen dalam menentukan keseimbangan antara investasi penyimpanan persediaan barang dengan pelayanan pelanggan Persedian yang pada umumnya adalah salah satu jenis aktiva lancar yang jumlahnya cukup besar didalam suatu perusahaan. Dimana hal ini dapat dipahami dengan mudah karena persediaan ialah sebuah faktor yang penting dalam menentukan kelancaran operasi sebuah perusahaan. 3 Jenis Persediaan Beberapa jenis persediaan menurut menurut Martani Dewi, . adalah sebagai berikut: Persediaan Barang Jadi . inished goods inventor. merupakan barang yang siap dijual. Persediaan Barang dalam Penyelesaian . ork in process inventor. merupakan barang setengah Persediaan Bahan Baku . aw material inventor. merupakan bahan ataupun perlengkapan yang akan digunakan dalam proses produksi. 5 UML (Unified Modeling Languag. Adalah sebuah AubahasaAy yang telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi , merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang sebuah sistem (Sugiarti. 2013 : . Bahasa pemodelan berisi notasi, yaitu simbol Ae simbol yang digunakan di model dan aturan Ae aturan yang menuntun bagaimana 5 Use Case Diagram Use Case Diagram merupakan pemodelan untuk menggambarkan kelakuan . sistem yang akan dibuat (Sugiarti. 2013 : . Diagram use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih faktor dengan sistem yang akan dibuat. Dengan pengertian yang cepat use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut. Beberapa komponen kunci analisis use case adalah sebagai berikut: Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Actors. Entitas yang menggunakan atau yang digunakan sistem. Umumnya orang, namun bisa saja sistem eksternal Connections. Penghubung antara aktor ke use Relationships. Hubungan antara aktor dengan use 6 Activity Diagram Diagram aktivitas menggambarkan workflow . liran kerj. atau aktivitas dari sebuah sistem, atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan sistem. 7 Class Diagram Diagram menggambarkan struktur siste dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem (Sugiarti. 2013 : . Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi. Atribut merupakan variabel-variabel yang diiliki oleh suatu kelas Atribut mendeskripsikan properti dengan sebaris teks didalam kotak kelas tersebut. Operasi atau metode adalah fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas. Diagram kelas mendeskripsikan jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai hubungan statis yang terdapat diantara mereka. Diagram kelas juga menunjukan properti dan operasi sebuah kelas dan batasan-batasan yang terdapat dalam hubunganhubungan objek tersebut. 8 Java Menurut Rosa A. S dan M. Shalahuddin, 2014:103 menerangkan bahwa : Java dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem. Java menurut definisi dari Sun Microsystem adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Java 2 adalah generasi kedua dari java platform. 9 Pengertian Xampp Menurut Bertha. Sidik . , menyatakan bahwa : Xampp (X(Windows/Linu. Apache MySQL PHP dan Per. merupakan paket server web PHP dan database MySQL yang paling populer dikalangan pengembang web dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai databasenya. Melalui program ini, programmer web dapat menguji aplikasi web yang dikembangkan dan mempresentasikannya ke pihak lain secara langsung dari komputer, tanpa perlu terkoneksi ke internet. Xampp juga dilengkapi fitur manajemen database phpMyAdmin seperti pada server hosting sungguhan, sehingga pengembang web dapat mengembangkan aplikasi web berbasis database secara mudah. JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 10 MySQL dan PhpMyAdmin Menurut Nugroho. Bunafit . 4 : . menyatakan bahwa : MySQL adalah software atau program aplikasi database, yaitu software yang bisa kita pakai untuk menyimpan data berupa informasi teks dan juga Menurut Nugroho. Bunafit . 4 : . menyatakan bahwa : phpMyAdmin adalah aplikasi manajemen database server MySQL berbasis web. Menurut R. Sianipar . 5 : . menyatakan bahwa : phpMyAdmin adalah salah satu aplikasi PHP yang populer dan terbaik. Tujuannya adalah untuk menyediakan antarmuka bagi sebuah server MySQL. METODE PENELITIAN 1 Metode Pengembangan Sistem Metode Metode Extream Programming. Extreme Programming (XP) adalah sebuah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang mencoba meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dari sebuah proyek pengembangan perangkat lunak dengan mengkombinasikan berbagai ide sederhana. Extreme Programming (XP) merupakan salah satu metodologi dalam rekayasa perangkat lunak dan juga merupakan satu dari beberapa agile software methodologies yang pada coding sebagai aktivitas utama di semua tahap pada siklus pengembangan perangkat lunak . oftware Metodologi mengedepankan proses pengembangan yang lebih responsive terhadap kebutuhan customer (AyagileA. dibandingkan dengan metode-metode tradisional sambil membangun suatu software dengan kualitas yang lebih baik. Extreme Programming muncul menawarkan sebuah disiplin baru dalam pengembangan software secara agile. Nilai dasar yang terkandung di dalam Extreme Programming Komunikasi (Communicatio. Kesederhanaan (Simplicit. Umpan balik (Feedbac. Keberanian (Courag. dan menghormati (Respec. Requirement yang berubah dengan cepat menuntut lifecycles yang lebih pendek, dan tidak selaras dengan metoda pengembangan tradisional, yang pada umumnya memerlukan disain luas di awal dan mengakibatkan perubahan desain yang terjadi kemudian memerlukan biaya yang lebih tinggi atau kehilangan milestones. Berdasarkan hal ini kemudian dilahirkan konsep XP yang digagas oleh Kent Beck dan Ward Cunningham pada Maret 1996. Metode XP merupakan yang terpopuler dari beberapa metodologi pengembangan software yang dipakai untuk perangkat lunak Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Gambar 1. Tahapan Extreme Programming 2 Metode Pencatatan Persediaan Beberapa metode pencatatan persediaan menurut menurut Martani Dewi, . adalah sebagai Metode Indentifikasi Khusus artinya biaya-biaya tertentu yang diatribusikan ke unit persediaan Berdasarkan metode ini maka suatu entitas harus mengidentifikasikan barang yang dijual dengan tiap jenis dalam persediaan secara Metode Biaya Masuk Pertama Keluar Pertama yaitu mengasumsikan unit persediaan yang pertama dibeli akan dijual atau digunakan terlebih dahulu sehingga unit yang tertinggal dalam persediaan akhir adalah yang dibeli atau diproduksi kemudian. Metode Rata-Rata Tertimbang digunakan dengan menghitung biaya setiap unit berdasarkan biaya rata-rata tertimbang dari unit yang serupa pada awal periode dan biaya unit serupa yang dibeli atau diproduksi selama satu periode. Metode Perolehan HP Metode Laba Bruto dilakukan dengan mengestimasikan jumlah persediaan akhir berdasarkan nilai barang yang tersedia untuk dijual, penjualan, dan persentase laba bruto. Metode Ritel merupakan metode pengukuran nilai persediaan dengan menggunakan rasio biaya untuk menurunkan nilai persediaan akhir yang dinilai berdasarkan nilai ritelnya menjadi nilai biaya. 3 Analisa Kebutuhan Sistem Analisa kebutuhan ini dilakukan dengan pengumpulan data-data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi yang dilakukan pada Klinik Kantor BPK Bandar Lampung. Untuk mempermudah menganalisis sebuah sistem dibutuhkan dua jenis kebutuhan. Kebutuhan fungsional dan kebutuhan nonfungsional. Kebutuhan fungsional adalah. Kebutuhan yang berisi prosesproses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Sedangkan JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 kebutuhan yang menitikberatkan pada Properti prilaku yang dimiliki oleh sistem. 4 Kebutuhan Perangkat Keras Sistem informasi yang terkomputerisasi ini dapat dijalankan apabila telah dilakukan beberapa hal, yaitu proses instalasi sudah dilakkukan serta hardware yang mendukung dalam menjalankan program ini. Perangkat keras yang digunakan untuk menjalankan sistem pengolahan data persediaan obat ini adalah: Processor IntelA (Core TM ) i3-3110M CPU 2,40 Ghz RAM 2 GB Harddisk 100 GB Mouse 2 Rancangan Use Case Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Terdapat dua aktor yang menjalankan sistem yaitu Administrasi, peserta Pimpinan. LOGIN <> OBAT KELOLA OBAT - OBAT DATA USER USER DATA SUPPLIER SUPPLIER LAPORAN ADMIN 5 Perangkat Lunak yang Dibutuhkan Perangkat lunak yang digunakan pengembangan sistem ini adalah: Xamp Php My Admin Netbean 8. Java Develoment Kit 1. 0_45 3 Rancangan Diagram Activity Rancangan Activity Login dan Menu Utama ADMIN 6 Perangkat Pikir yang Dibutuhkan Perangkat pikir yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem ini adalah: Memiliki kemampuan dan terampil dengan penggunaan komputer Memiliki kemampuan dalam jaringan Memiliki kemampuan tentang sistem akuntansi persediaan obat 7 Perancangan Sistem 1 Class Diagram Class Diagram yang terdapat dalam Sistem yang akan dirancang dapat kita lihat pada gambar 2 berikut tbObat Tbdetail Tbdetai_beli -kode_obat. 15 -nama_obat. 50 -jenis_obat. 25 -harga. -stok. -minstok. -notrx. 15 -kode_obat. 15 -jumlah. -subtotal. Gambar 3. Use Case -nofaktur. 15 -kdobat. 50 -jenis_obat. 25 -qty. SISTEM Tampilan login Mengisi Form login, username dan password Data benar Halaman Admin Gambar 4 Activity Login Keterangan: Pada gambar activity diagram 4 dapat dilihat aktivitas Login User. Saat pengguna membuka login user maka pengguna harus memasukkan password lalu sistem akan memvalidasi password bila password benar maka pengguna akan memasuki halaman admin/halaman utama user. tbtrx Obat -nofaktur. 15 -tgl. -kode_user. 15 -total. -kode_supplier. 15 -notrx. 15 -tgl. -kduser. 15 -total. tbSupplier -kode_user. 15 -nama. 25 - namapengguna. 25 -Password. 10 -kode_supplier. 15 -nama_supplier. 25 -alamat. 50 -No_telp. 25 Gambar 2 Class Diagram Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Rancangan Activity Menu Utama Rancangan Activity Data Obat ADMIN ADMIN Sistem Sistem Halaman Utama Form Data Obat Halaman Utama Tambah FORM INPUT Simpan FORM OUTPUT Laporan Data Stok USER OBAT Laporan Kartu Stok DATA SUPPLIER Laporan Data Masuk Keluar Laporan Kartu Stok Pembelian Obat Laporan Stok Transaksi Obat Laporan Stok Terbanyak Gambar 5 Activity Menu Utama Keterangan: Pada gambar activity diagram 5 dapat kita lihat aktivitas Halaman Utama. Saat pengguna masuk ke halaman utama maka terdapat dua yaitu Form Input dan Form Output. Di dalam Form Input ada beberapa pilihan lagi yaitu Form Data User. Form Data Obat. Form Data Supplier. Form Pembelian dan Form Transaksi Obat. Sedangkan dalam Form Output Terdapat pilihan antara lain Laporan Data Stok. Laporan Kartu Stok. Laporan Data Masuk Keluar. Laporan Stok Minimum, dan Laporan Stok Terbanyak. Gambar 7 Activity Form Data Obat Keterangan: Pada gambar activity diagram 7 dapat kita lihat alur untuk Form Data Obat. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih Form Data Obat maka akan ditampilkan halaman Form Data Obat, pada halaman tersebut pengguna dapat melihat daftar Obat dan menambahkan obat. Rancangan Activity Data Supplier ADMIN Sistem Halaman Utama Form Data Supplier Tambah Simpan Rancangan Activity Data User ADMIN Sistem Halaman Utama Form Data User Tambah Simpan Edit Hapus Gambar 6 Activity Form Data User Keterangan: Pada gambar activity diagram 6 dapat kita lihat alur untuk Form Data User. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih Form Data User maka akan ditampilkan halaman Form Data User, pada halaman tersebut pengguna dapat melihat daftar user, menambahkan user, mengubah dan menghapus user. Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Gambar 8 Activity Form Data Supplier Keterangan: Pada gambar activity diagram 8 dapat kita lihat alur untuk Form Data Supplier. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih Form Data Supplier maka akan ditampilkan halaman Form Data Supplier, pada halaman tersebut pengguna dapat melihat daftar Supplier dan menambahkan Supplier. JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Rancangan Activity Pembelian Rancangan Activity Laporan ADMIN Sistem ADMIN Sistem Halaman Utama Halaman Utama Form Pembelian Laporan Mengisi Tanggal Awal dan Tanggal Akhir Tambah Simpan Cetak Gambar 9 Activity Form Pembelian Keterangan: Pada gambar activity diagram 3. , dapat kita lihat alur untuk Form Pembelian. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih Form Pembelian maka akan ditampilkan halaman Form Pembelian, pada halaman tersebut pengguna dapat melihat dan menambahkan Data Pembelian Rancangan Activity Transaksi Obat ADMIN Sistem 8 Rancangan Pengkodean Pengkodean pada User Pada Kode User menggunakan type varchar yang terdiri dari 4 . digit pertama menyatakan kode User dan 2 . digit terakhir merupakan nomor urut User. Contoh : US01 Keterangan : : Menyatakan kode User : Nomor urut User Halaman Utama Form Transaksi Obat Tambah Simpan Gambar 10 Activity Form Transaksi Obat Keterangan: Pada gambar activity diagram 3. , dapat kita lihat alur untuk Form Transaksi Obat. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih Form Transaksi Obat maka akan ditampilkan halaman Form Transaksi Obat, pada halaman tersebut pengguna dapat melihat dan menambahkan Transaksi Obat. Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Gambar 11 Activity Laporan Keterangan: Pada gambar activity diagram 11 dapat kita lihat alur untuk Laporan. Saat pengguna masuk ke halaman utama dan jika pengguna memilih salah satu laporan yang ada pada Form Output maka akan ditampilkan halaman cetak laporan, pada halaman tersebut pengguna harus memasukkan tanggal awal dan tanggal akhir barulah laporan dapat dicetak. Pengkodean pada Obat Pada Kode Obat menggunakan type varchar yang terdiri dari 4 . digit pertama menyatakan kode Obat dan 2 . digit terakhir merupakan nomor urut Obat. Contoh : OB01 Keterangan : : Menyatakan kode Obat : Nomor urut Obat Pengkodean pada Supplier Pada Kode Supplier menggunakan type varchar yang terdiri dari dari 4 . digit pertama menyatakan kode Supplier dan 2 . digit terakhir merupakan nomor urut Supplier. Contoh : SP01 Keterangan : : Menyatakan nomor Supplier : Nomor urut Supplier JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Pengkodean pada Pembelian Pada No Nota menggunakan type varchar yang terdiri dari 5 . digit pertama menyatakan Kode Nota dan 2 . digit terakhir merupakan nomor urut nota pembelian. Contoh : NPB01 Keterangan : NPB : Menyatakan Kode Pembelian 01 : Nomor urut Nota 3 Tampilan Form User Form User merupakan form yang berisikan tentang data User. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data User. Adapun data yang terdapat dalam Form User adalah Kode User. Nama User. Username. Password dan Hak Akses. Form User dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Form User PEMBAHASAN 1 Form Login Tampilan form ini, berfungsi untuk keamanan data di mana administrator diminta untuk memasukan Nama User, dan password yang telah ditentukan Adapun tampilan form masuk pengguna dapat dilihat pada gambar 12. Gambar 14. Tampilan Form User Gambar 12 Tampilan Form Login 2 Tampilan Form Utama Form Utama merupakan halaman utama yang terdiri dari Form Input dan Form Output. Di dalam Form Input ada beberapa pilihan lagi yaitu Form Data User. Form Data Obat. Form Data Supplier. Form Pembelian dan Form Transaksi Obat. Sedangkan dalam Form Output Terdapat pilihan antara lain Laporan Data Stok. Laporan Kartu Stok. Laporan Data Masuk Keluar. Laporan Stok Minimum, dan Laporan Stok Terbanyak. Form Menu Utama dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan form menu utama 4 Tampilan Form Obat Form Obat merupakan form yang berisikan tentang data obat. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data obat. Adapun data yang terdapat dalam Form Obat adalah Kode Obat, nama Obat. Jenis Obat. Harga. Stok, dan Minimal Stok. Form Obat dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Form Obat Gambar 15. Tampilan Form Obat Gambar 13. Tampilan Form Menu Utama Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 5 Tampilan Form Supplier Form Supplier merupakan form yang berisikan tentang data Supplier. Form ini digunakan ketika akan menambah dan menghapus data Supplier. Adapun data yang terdapat dalam Form Supplier adalah Kode Supplier, nama Supplier. Alamat. Kota dan Telepon. Form Supplier dapat dilihat pada gambar berikut ini: JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Tampilan Form Transaksi Obat Gambar 18. Tampilan Form Transaksi Obat Gambar 16. Tampilan Form Supplier 6 Tampilan Form Pembelian Form Pembelian merupakan form yang berisikan tentang data Pembelian. Form ini digunakan ketika akan menambah data Pembelian. Adapun data yang terdapat dalam Form Pembelian adalah Tanggal. No. Faktur. Kode Supplier. Nama Supplier. Kode Obat. Nama Obat. Harga dan Jumlah. Form Pembelian dapat dilihat pada gambar berikut ini: 8 Tampilan Cetak Laporan Data Stok Tampilan Cetak Laporan Data Stok dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 19. Tampilan Cetak Laporan Data Stok 9 Tampilan Cetak Laporan Kartu Stok Tampilan Cetak Laporan Kartu Stok dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 17. Tampilan Form Pembelian 7 Tampilan Form Transaksi Obat Form Transaksi Obat merupakan form yang berisikan tentang data Transaksi Obat. Form ini digunakan ketika akan menambah data Transaksi Obat. Adapun data yang terdapat dalam Form Transaksi Obat adalah Tanggal. No. Transaksi. Kode Obat. Nama Obat. Harga dan Jumlah. Form Transaksi Obat dapat dilihat pada gambar berikut ini: Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Gambar 20. Tampilan Cetak Laporan Kartu Stok JUSINTA | Vol. 2 No. 1 | Mei 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 12 Tampilan Cetak Laporan Summary Supplier Tampilan Cetak Laporan Summary Supplier dapat dilihat pada gambar berikut ini. Gambar 21. Tampilan Cetak Laporan Barang yang Sering Keluar 10 Tampilan Cetak Laporan Rekapitulasi Keluar Masuk Obat Tampilan Cetak Laporan Rekapitulasi Keluar Masuk Obat dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 22. Tampilan Cetak Laporan Rekapitulasi Keluar Masuk Obat 11 Tampilan Cetak Laporan Stok Minimal Tampilan Cetak Laporan Stok Minimal dapat dilihat pada gambar berikut ini Gambar 23. Tampilan Cetak Laporan Stok Minimal Juzinar Suhimarita1. Didi Susianto2 Gambar 24. Tampilan Form Cetak Summary Supplier KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan penulis di Klinik Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Lampung maka penulis mengambil keputusan yaitu : Dengan adanya Aplikasi Akutansi Persediaan Obat ini, maka informasi-informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan lebih cepat dan akurat karena bukan lagi memakai pengarsipan tetapi sudah menggunakan aplikasi komputer. Aplikasi Akutansi Persediaan Obat dapat menunjang efisiensi dan efektifitas kerja, karena dapat memperkecil peluang terjadinya kesalahan mempermudah dalam pembuatan laporan. Pengolahan data yang berbasis komputer dapat mempermudah pengaksesan data dan pencarian data sehingga dapat membantu mempercepat pengambilan keputusan untuk pimpinan. Dengan adanya Aplikasi Akutansi Persediaan Obat ini, dapat memperlancar proses administrasi penjualan setiap saat bila diperlukan. PUSTAKA