Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Pelestarian Lingkungan Hidup melalui Ecoprint pada Siswa Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia Kun Mardiwati Rahayu1*. Ira Nurhayati Djarot1. Syariful2 Biologi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Al Azhar Indonesia Bimbingan Penyuluhan Islam. Fakultas Psikologi dan Pendidikan. Universitas Al Azhar Indonesia. Jl. Sisingamangaraja. Kebayoran Baru. Jakarta Selatan. Kode Pos 12110 Email Penulis Korespodensi: kun_rahayu@uai. Abstrak Masalah lingkungan hidup merupakan masalah global yang semakin kompleks dan serius, karenanya perlu segera dicarikan solusi alternatif guna menyelamatkan kehidupan manusia di bumi ini. Salah satu solusi yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat yaitu melalui pendidikan. Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum dari dua negara (Indonesia dan Arab Mesi. dan berada diwilayah hijau DKI Jakarta. Kurikulum yang diterapkan akan lebih baik bila terdapat pendidikan berwawasan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam kokurikuler sehingga dihasilkan generasi yang memiliki wawasasan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan. Beberapa masalah yang dijumpai di Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia antara lain: . Belum terintegrasinya kurikulum pendidikan yang digunakan dengan pendidikan lingkungan hidup, . Kurangnya pengetahuan siswa dalam memanfaatkan sumber daya alam dilingkungan sekolah . eperti pemanfaatan dedaunan dan bung. menjadi produk kreatif, . belum ada siswa yang dapat mengaplikasikan ecoprinting dalam berbagai Solusi yang ditawarkan adalah mengadakan penyuluhan/edukasi mengenai pelestarian lingkungan hidup dalam kegiatan kokurikuler, penyuluhan pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan dan pelatihan ecoprint untuk menghasilkan produk produk yang kreatif dan Sasaran kegiatan ini adalah para siswa Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dengan dua metode yaitu penyuluhan mengenai pelestarian lingkungan dan pelatihan ecoprint. Hasil yang didapat adalah seluruh siswa memahami dan mampu menerapkan kegiata pelestarian lingkungan hidup dan mampu menerapkan keterampilan ecoprint dalam beragam Kata Kunci: Ecoprint. Pendidikan. Lingkungan PENDAHULUAN serta dikelilingi oleh lembaga pendidikan lain seperti Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN). Universitas Indonesia (UI). Universitas Pancasila (UP) Politeknik Negeri Jakarta. Politeknik Media. Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) dan beberapa kampus lain serta lembaga pendidikan formal maupun Selain itu sekolah ini berada pada daerah pejangga hijau ibukota sebagai daerah resapan air. Kurikulum pendidikan yang diterapkan mengadopsi 2 kurikulum, yaitu kurikulum Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia yang beralamat di Jl. Kahfi II No 6A Kelurahan Srengseng Sawah. Jakarta Selatan merupakan lembaga pendidikan negeri setara menengah atas yang didirikan atas kerjasama Kementrian Agama Republik Indonesia dengan Al Azhar Kairo Republik Arab Mesir. Lingkungan akademik sangat terasa karena sekolah ini terdiri dari tingkat dasar, menengah pertama dan menengah atas Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 nasional dan kurikulum Al Azhar Asy Syarif Mesir. Dengan menerapkan 2 kurikulum menjadikan madrasah ini sebagai lembaga pendidikan terbaik di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya. (MAN 4 AL-AZHAR ASYSYARIF INDONESIA) Masalah lingkungan hidup merupakan masalah global yang semakin disadari sebagai Permasalahan lingkungan yang muncul tersebut disebabkan oleh berbagai faktor antara lain: . pemanfaatan SDA yang eksploitatif tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan. pengetahuan yang terbatas dari stakeholder yang terlibat dalam pembangunan. kesadaran dan ketaatan berbagai pihak dalam pengelolaan lingkungan. (Mahmud, 2. Pendidikan berwawasan lingkungan perlu diintegrasikan dalam kurikulum sekolah. Selain menambah wawasan juga menumbuhkan Ecoprint merupakan salah satu memanfaatkan limbah daun dan bunga yang ramah lingkungan dan dapat dijadikan bekal kewirausahaan siswa. Beberapa masalah yang dijumpai di Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia antara lain: Belum pendidikan yang digunakan dengan pendidikan lingkungan hidup . Kurangnya pengetahuan siswa dalam dilingkungan sekolah . eperti pemanfaatan dedaunan dan bung. menjadi produk . Para siswa belum ada yang dapat diaplikasikan dalam berbagai produk. Untuk permasalahan yang dihadapi di Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia mengenai pendidikan berwawasan lingkungan dan keterampilan ecoprint, maka solusi yang ditawarkan adalah: Penyuluhan/edukasi pelestarian lingkungan hidup. Penyuluhan pemanfaatan sumber daya alam ramah Pelatihan menghasilkan produk produk yang kreatif dan METODE Pelaksanaan masyarakat ini melaui metode: Penyuluhan pelestarian lingkungan dan pemberian kuisioner kepada para peserta . Pelatihan ecoprint seni membatik dengan menggunakan dedaunan dan bunga disekitar Kegiatan dilakukan secara tatap muka yang diikuti oleh 40 peserta. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan pada tanggal September-Oktober Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia. Alat dan Bahan: Alat yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain: kompor, palu, panci kukusan, wadah, plastik, tali rafia dan pipa, sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah dedaunan, bunga, totebag berbahan blacu, larutan tro, tawas dan pewarna tunjung. Langkah Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap: Persiapan, dengan melakukan perijinan tempat kegiatan ke mitra dan pembelian alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan . Pelaksanaan, berupa sosialisasi kegiatan dan pelaksanaan berupa penyuluhan dan pelatihan ecoprint. Monitoring dan evaluasi. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Gambar 1. Skema pelaksanaan HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil penyuluhan didapat bahwa pengetahuan siswa terhadap pelestarian lingkungan hidup berdasarkan perspektif Islam terkait kandungan QS Al Baqarah ayat 30 masih 60%, pemahaman kandungan QS Ar Ruum ayat 41 didapat 50% sedangkan pengetahuan mengenai macam macam kerusakan didarat serta solusi pencegahannya didapat 90% dan mengetahui kerusakan dilaut serta solusi pencegahannya didapat hasil 80%. Hasil kuisioner disajikan dalam tabel 2 Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 40 peserta siswa madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia, dengan rincian 45% laki-laki dan 55% perempuan (Tabel . Kegiatan dilakukan dua tahap. Tahap pertama berisi penyuluhan mengenai pelestarian lingkungan hidup dalam perspektif Islam dan tahap kedua diisi oleh pelatihan ecoprint. Tabel 1. Sebaran peserta Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Persentase Tabel 2. Hasil pemahaman peserta berdasarkan pelestarian lingkungan hidup Pertanyaan Menjawab mengerti/paham Pre test Post test Kandungan Al 20% Baqarah :30 Kandung QS Ar Ruum: 41 20% Mengetahui kerusakan 50% alam didarat dan solusi Mengetahui kerusakan 50% alam dilaut dan solusi Penyuluhan Pelestarian Lingkungan Hidup Salah satu mencegah kerusakan dan menjaga lingkungan hidup adalah dengan terintegrasinya dalam kurikulum sekolah pemahaman dan Dalam pengabdian masyarakat ini internalisasi konsep pelestarian lingkungan disampaikan dalam bentuk penyuluhan dengan pemberian materi dan diskusi interaktif. Materi yang disampaikan kepada peserta adalah: Makna kandungan QS Al Baqarah: 30 . Makna kandungan QS Ar Ruum: 41 . Macam-macam kerusakan didarat dan solusi dalam pencegahannya. Macam-macam kerusakan dilaut dan solusi dalam pencegahannya Dalam Islam, manusia dan alam tidak dapat Manusia sebagai khalifah dimuka bumi wajib menjaga alam untuk kesejahteraan seluruh makhluk hidup dengan jalan kebaikan dan kreativitas. Dengan menjaga tempat hidup makhluk hidup, penggunaan sumber daya yang tidak berlebihan mensyukuri anugerah yang Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Gambar 2. Penyuluhan lingkungan hidup sinensi. , paku pakuan, bunga kertas (Elegans ziini. dan Jati (Tectona grandi. Tote bag yang disediakan berbahan blacu yang siap di Tahapan yang dilakukan dalam membuat ecoprint sebagai berikut: Tahap scouring . , dilakukan dengan tujuan membersihkan bahan tote bag dari kotoran, debu yang menempel dan bahan Teknik scouring dilakukan dengan membuat larutan TRO yaitu 1 sendok teh TRO dilarutkan dalam 4-liter air, rendam tote bag selama 30 menit. Bilas, keringkan dengan diangin-anginkan. Tahap mordanting-fixation, merupakan menggunakan bahan alami kimia tertentu sehingga pola cetak ecoprint serta warna bisa terikat kuat pada kain. Larutan dibuat dengan cara 4-liter air hangat ditambah 6 sendok makan baking soda ditambah 2 sendok makan Sodium acetate . tambahkan 10 sendok makan tawas kemudian aduk hingga tercampur. Rendam tote bag dalam larutan tersebut selama 4 jam. Bilas, keringkan. Setelah kering fiksasi dengan larutan mordant ditambah 4-liter air ditambah 3 sendok makan kapur tohor dan 1 sendok makan tunjung. Keringkan dengan diangin anginkan. Tote bag siap dibatik dengan metode ecoprint. Pada pelatihan ini peserta diajarkan 2 teknik ecoprint, yaitu teknik pounding . dan teknik steaming . Manusia hubungan relasi yang sangat erat karena Allah Swt menciptakan alam ini termasuk di dalamnya manusia dan lingkungan dalam keseimbangan dan keserasian. Keseimbangan dan keserasian ini harus dijaga agar tidak mengalami kerusakan dan kebinasaan karena jika salah satu komponen mengalami gangguan maka akan berpengaruh terhadap komponen dan kehidupan yang lain. (Harahap, 2. , konsep dasar ini perlu terintegrasikan dalam pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah pertama dan menengah atas. Terintegrasinya nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pendidikan dapat diaplikasikan dalam kokurikuler dalam setiap tingkatan pendidikan. Dalam pengabdian masyarakat ini terlihat bahwa siswa setingkat menengah atas masih ada yang belum paham terhadap kerusakan yang terjadi didarat, dilaut dan bagaimana cara pencegahannya. Karenanya peran pendidikan memiliki nilai strategis dalam mensosialisasikan dan mentransformasikan nilai-nilai keagamaan dan kesadaran dalam mengelola lingkungan hidup. Dalam konteks inilah maka lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam mencetak aktivis lingkungan hidup yang berkomitmen terhadap bumi berdasarkan nilai-nilai Islam. Kegiatan kokurikuler yang diadakan secara berkelanjutan serta bekerjasama dengan intitusi lain akan mencetak siswa siswa yang memiliki integritas terhadap pengamalan nilai nilai Islam yang peduli terhadap lingkungan. Gambar3. Peserta melakukan ecoprint dengan teknik pounding Teknik pounding . adalah teknik yang memukul dengan palu pada daun atau bunga yang telah diletakkan diatas kain, sedangkan Teknik steaming . merupakan teknik yang dilakukan dengan cara dikukus. Pada teknik steaming diperlukan alat yang cukup banyak seperti alat pengukus/kukusan, pipa dan (Nurliana, 2. Pelatihan Ecoprinting Dalam pelatihan ini tanaman yang digunakan adalah tanaman Kenikir (Cosmos Pepaya (Cnidoscols acanitifoliu. Kembang sepatu (Hibiscus rosa Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Pemberian materi dan praktik langsung menjadikan peserta memahami tentang ecoprint dan peserta dapat mengaplikasikan ecoprint dalam tote bag. Gambar 4. Foto Bersama dengan peserta pelatihan Untuk pelatihan ecoprint peserta diminta untuk menjawab pertanyaan diawal . re tes. dan diakhir kegiatan . ost tes. Dengan pertanyaan sebagai berikut: Pengertian ecoprint. Ciri daun yang dapat digunakan untuk ecoprint. Jenis kain yang dapat dijadikan ecoprint. Kelebihan dari ecoprint. Teknik-teknik dalam ecoprint Dari hasil post test terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari seluruh Gambar 6. Peserta mengisi kuisioner Teknik menghasilkan produk fashion yang ramah Bahan utama warna dan bentuk diambil dari bagian tanaman seperti daun, bunga dan batang. Kegiatan pelatihan ecoprint ini merupakan salah satu contoh dalam pemanfaatan potensi alam secara benar dan mendukung kreatifitas para siswa serta dapat memunculkan jiwa entrepreneurship. Peserta mendapatkan masing tote bag sebagai bahan/media ecoprint. Ecoprint sendiri dapat diaplikasikan ke berbagai media seperti tas, mug, kaos, sepatu, celana, jilbab, scraft, tirai, serbet dan lain-lain. Tabel 3. Hasil pemahaman peserta berdasarkan Pertanyaan Menjawab mengerti/paham Pre test Post test Pengertian ecoprint Ciri daun yang dapat 0 Jenis kain yang dapat 0 digunakan ecoprint Kelebihan dari ecoprint Teknik-teknik SIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan training mengenai Pelestarian lingkungan hidup melalui ecoprint pada siswa madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia dapat disimpulkan bahwa peserta mendapatkan pengetahuan tentang pendidikan pelestarian lingkungan hidup dan mampu membuat produk dengan teknik ecoprint. Saran masyarakat selanjutnya adalah menyusun kurikulum kokurikuler tentang pendidikan pelestarian lingkungan hidup dan penggunaan pewarna alami lain yang lebih beragam serta media yang lebih bervariasi Pada tabel 3 didapat hasil bahwa pemahaman peserta mengenai pengertian ecoprint setelah penyuluhan menjadi 95%, mengetahui ciri-ciri daun yang dapat digunakan dalam ecoprint 97. 5%, mengetahui jenis kain yang dapat digunakan ecoprint 85%, dapat menyebutkan kelebihan-kelebihan dari ecoprint 95% serta mengetahui Teknik-teknik dalam ecoprint 100%. UCAPAN TERIMA KASIH Tim pengabdian masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Azhar Gambar 5. Hasil ecoprint karya peserta Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Indonesia (LPPM UAI) dan Sivitas Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian Sekolah Dasar Pekan Baru. Jurnal Primary Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2. MAN AL-AZHAR ASY-SYARIF INDONESIA. Kurikulum. Retrieved February http://man4alazharasysyarif. Nurliana. Pelatihan Ecoprint Teknik Pounding bagi Guru-guru PAUD Haqiqi di Kota Bengkulu. Dharma Raflessia Jurnal Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 19. DAFTAR PUSTAKA