JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 RANCANG BANGUN APLIKASI E-VOTE PEMILIHAN KETUA RT PADA PERUMAHAN DUTA ASRI PALEM 7 BERBASIS WEB Firdiansyah Firdaus Basri . Anggrin Novri Yenti . dan Rohmat Taufiq . Program Studi Teknnik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Jalan Perintis Kemerdekaan 1/33 Cikokol Kota Tangerang Co Responden Email: firdi. ian@gmail. com 1, anggrinnovriyen@gmail. com 2, rohmat. taufiq@umt. id 3* 1,2,3* Article history Received June 16, 2021 Revised July 06, 2021 Accepted July 20, 2021 Available online June 30, 2021 Keywords Design. Application, e-voting. Riwayat Diterima 16 Juni 2021 Revisi 06 Juli 2021 Disetujui 20 Juli 2021 Terbit 30 Juli 2021 Kata Kunci Perancangan. Aplikasi, e-voting. Pemilihan. Php Abstract This web-based E-Voting was created to facilitate the election of the RT Chair at Duta Asri Palem 7 Housing. The problem currently being faced is that in the ongoing elections, many residents cannot attend, there are still multiple elections and the vote count is still manual. The purpose of making this e-voting is to make it easier for residents to choose the Chair of the RT anywhere so that the expected vote results are more leverage. The research methods used in making this e-voting are field studies, literature studies and interviews. And the design method used by the researcher is the SDLC (System Development Life Cycl. method which is the whole process of building a system through several steps such as Planning. Analysis. Design and Implementation. The e-voting application is built with the PHP programming language, and utilizes the MySQL database as a database The expected result of making e-voting is that the problems that have occurred so far can be minimized and can streamline time and improve performance in carrying out the election of RT Chair in Housing Ambassador Asri Palm 7. Abstrak E-Voting berbasis web ini dibuat untuk mempermudah penyelenggaraan pemilihan Ketua RT di Perumahan Duta Asri Palem 7. Masalah yang dihadapi saat ini adalah dalam pemilihan yang berlangsung, banyak warga yang tidak dapat hadir, masih terdapat pemilihan ganda serta penghitungan suaranya masih manual. Tujuan dibuatnya e-voting ini adalah untuk mempermudah warga dalam memilih Ketua RT dimanapun sehingga hasil suara yang diharapkan lebih maksimal. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan e-voting ini adalah studi lapangan, studi pustaka dan Serta metode perancangan yang digunakan oleh peneliti adalah metode SDLC (System Development Life Cycl. yang merupakan keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah seperti Perencanaan. Analisis. Desain dan Implementasi. Aplikasi evoting dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, serta memanfaatkan database MySQL sebagai database server. Hasil yang diharapkan dari pembuatan e-voting ini adalah agar masalah yang selama ini terjadi bisa diminimalisasi dan bisa mengefisiensikan waktu serta meningkatkan kinerja dalam menjalankan pemilihan Ketua RT di Perumahan Duta Asri Palem 7. PENDAHULUAN Kebanyakan pemungutan suara atau voting di Indonesia, khususnya pada pemilihan umum . legislatif maupun pemilihan eksekutif, masih menggunakan metode pemungutan suara manual. Voting telah menjadi salah satu metode untuk mengambil keputusan yang tidak dapat terselesaikan baik dalam organisasi maupun masyarakat. Proses penghitungan suara yang berjalan lambat menunggu semua kartu suara terkumpul terlebih dahulu sehingga memperlambat penghitungan suara, untuk mengatasai permasalahan di atas salah satu solusi yang JIKA | 245 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 menyelenggarakan pemilihan secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah electronic voting atau e-voting. Seiring perkembangan teknologi yang canggih di zaman yang modern ini penulis ingin mengimplementasikan pemilihan umum yang berbasis website atau yang disebut dengan e-voting. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah uraikan di atas, hal ini mendorong peneliti untuk mengambil judul AuRancang Bangun Aplikasi E-vote Pemilihan Ketua RT Pada Perumahan Duta Asri Palem 7 Berbasis WebAy. Sebagai landasan teori pada penelitian ini ada beberapa referensi yang digunakan diantara Penggambaran rinci sistem yang akan berjalan yang terdiri dari kumpulan kegiatankegiatan secara berurutan merupakan langkah dari pengembangan sistem (Satzinger. Jakson dan Burd, 2. Menurut Maulani dkk . Rancang bangun adalah menciptakan dan membuat suatu aplikasi ataupun sistem yang belum ada pada suatu instansi atau objek tersebutAy. Berdasarkan pengertian diatas, peneliti menyimpulkan bahwa rancang bangun adalah gambaran dari sistem untuk menciptakan sistem baru atau memperbaharui sistem sebelumnya. Menurut Munawar dalam Syepry dkk menjelaskan pengembangan kenyataannya tidak benar-benar terwujud (Syepry dkk, 2. Kegiatan analisis dilakukan terlebih dahulu agar memberikan kemudahan sebelum proses perancangan sistem dilakukan (Pertiwi dan Taufiq, 2. Hasil dari analisis selanjutnya dilakukan perancangan berbasis web (Taufiq dkk, 2. Aplikasi menurut Jogiyanto . adalah penggunaan dalam suatu komputer, instuksi atau pernyataan yang disusun sedemikian rupa sehingga koputer dapat memproses input menjadi output. Sedangkan menurut KBBI aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan melaksanakan tugas khusus dari pengguna. Neyfa dan Tamara . E-voting adalah suatu sistem pemilihan dimana data dicatat, disimpan dan diproses dalam bentuk informasi digital. Dengan kata lain, e-voting merupakan pemungutan suara yang proses pelaksanaannya mulai dari pendaftaraan pemilih, pelaksanaan pemilihan, perhitungan suara dan pengiriman hasil suara P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 dilaksanakan secara elektonik (Rokhman. World Wide Web atau w atau juga dikenal dengan WEB adalah salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer yang terhubung ke internet. Adelheid. Andrea . METODE PENELITIAN Dalam pengembangan aplikasi ini penulis memilih untuk menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Siklus SDLC ini dijalankan secara berurutan, mulai dari tahap awal sampai akhir. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang . , terutama dalam langkah analisis dan desain untuk memastikan bahwa tahapan tersebut telah dikerjakan dengan benar dan sesuai dengan harapan. Jika tidak maka tahap tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke tahapan sebelumnya. Tetapi kadang ada beberapa langkah yang dapat dilakukan secara bersamaan, hal ini dilakukan untuk mempercepat mendapatkan hasil yang Gambar 1. Tahapan Siklus SDLC Dengan Model Process Waterfall. HASIL DAN PEMBAHASAN Sistem yang berjalan Analisis difokuskan pada sistem pemilihan ketua RT yang ada di Prumahan Duta Asri Palem 7. Bedasarkan metode analisis yang digunakan, maka berikut merupakan gambaran sistem yang sedang berjalan pada sistem Pemilihan Ketua RT. Proses Registrasi Warga Setiap warga yang datang untuk memilih harus di registrasi terlebih dahulu dibagian panitia untuk dicatat data-datanya dan dicek oleh panitia, lalu dibuatkan nomor antri untuk dibuatkan kartu surat suara untuk dicoblos oleh warga. JIKA | 246 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 Proses Pencoblosan surat suara Setelah registrasi oleh panitia, lalu panitia memanggil warga utuk mencoblos sesuai nomor antrian yang sudah diregistrasi. Lalu warga menuju kotak suara untuk mencoblos. Proses Perhitungan Suara Setelah warga mencoblos surat suara dan terkumpul panitia dan saksi melakukan perhitungan suara secara manual dengan menyebutkan satu persatu surat suara dan merekapnya di papan tulis. Analisis sistem Dalam proses perancangan sistem ini langkah awal yang dilakukan adalah analisis dan desasin yang digambarkan dengan UML. Untuk menganalisa sistem yang berjalan, pada penelitian kali ini digunakan program Unified (UML) menggambarkan prosedur dan proses yang berjalan saat ini, sebagai berikut: Use Case P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Activity diagram Penelitian ini terdapat lima activity diagram namun dalam paper ini yang digambarkan hanya 2 activity saja. Kedua activity tersebut yaitu activity data voting dan activity laporan yang dihasilkan. Gambar 4. Activity data voting Gambar 4 diatas menjelaskan kegiatan data untuk melakukan proses voting. Untuk melakukan voting dengan sistem diawali login terlebih dahulu yang dilanjutkan memilih menu data voting. Setelah itu akan ditampilkan data calon rt yang nantinya pemilih bisa memilih rt yang diinginkan. Jika sudah selesai maka menekan tombol simpan sebagai langkah akhir dari voting. Gambar 2. Use case diagram Dalam use case diagram yang dijelaskan dengan gambar 2 diatas terdiri dari 2 aktor atau user yaitu panitia dan warga sebagai pemilih. Panitia merupakan orang yang bertugas dan memiliki hak akses unuk melakukan pengolahan data kanidat RT, kelola data warga, kelola data voting, kelola hasil suara, laporan sedangkan warga orang yang bertugas dan memiliki hak akses untuk melakukan pengolahan data voting. Gambar 5. Activity laporan Activity diagram yang tertera pada gambar 5 diatas menggambarkan bagaimana seorang user menggunakan sistem aplikasi untuk mencari dan menampilkan laporan. JIKA | 247 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 Statechart diagram P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Sequence diagram Gambar 8. Sequence diagram data voting Gambar 6. Statechart data voting Gambar statechart diatas menjelaskan sistem untuk voting pemilihan ketua rt. Setelah menu utama ditampilkan selanjutnya proses pemilihan dilakukan. Setelah melakukan pemilihan langkah terakhirnya bagi pemilih menekan tombol simpan. Gambar 7. Statechart laporan Statechart diagram pada gambar 7 menjelaskan bagaiman sebuah laporan pemilihan rt di proes. Dalam laporan ini masing-masing user akan mendapatkan model laporan yang berbeda-beda tergantung dari kebutuhan laporan yang sudah disesuaikan. Sequence menjelaskan pagaiman seorang user yang bertugas sebagai panitia berhubungan dengan Langkah awal panitia login menuju menu utama dengan simbol Boundary. Dari simbol boundary menu utama selanjutnya masuk ke boundary voting dan langkah berikutnya sistem akan melanjutnya ke proses control sehingga langkah akhir pada simbol Di entitas inilah data atau inforasi akan Gambar 9. Sequence diagram laporan Sequence diagram laporan yang ditunjukkan dalam gambar 9 menjelaskan seorang user masuk pada menu laporan dan melihat laporan yang dipilih. Terdapat simbol boundary, control dan yang terakhir entitas. JIKA | 248 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 Desain sistem P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Perancangan sistem Gambar 12. Tampilan Login Gambar 10. Desain voting Gambar 10 desain voting yang tertera diatas memberikan penjelasan bagaimana nantinya user menggunakan aplikasi. Desain voting terdiri dari menu kandidat rt, warga, cara voting, laporan serta log out. Selanjutnya pemilih tinggal memilih gambar calon rt yang Dalam gambar 12 diatas merupakan tampilan login dari aplikasi yang sudah jadi. User name dan password yang diberikan kepada pengguna berbeda-beda tergantung tingkatan dari masing-masing pengguna. Begitu juga form yang ditampilkan juga berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan para Dashboard Gambar 13. Tampilan Dashboard Tampilan atau form dashboard di atas berisi menu tentang kandidat RT, data warga pemilih, proses voting yang dilakukan, laporan serta log out. Gambar 11. Desain laporan Kandidat RT Gamba 11 diatas menjelaskan bagaimana kira-kira laporan yang akan di hasilkan. Kurang lebihnya beberapa laporan yang menggabarkan total jumlah pemilih yang sudah memilih calon rt. Selain itu juga siapa saja nama pemilih yang sudah terdata. Gambar 14. Tampilan kandidat RT JIKA | 249 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 245- 251 Tampilan diatas menjelaskan bagaimana cara menambahakan kandidat yang akan Jumlah kandidat bisa ditambah dan dikurangi sesuai degan keadaan dilapangan. Dalam form tersebut terdapat juga foto dari masing-masing kandidat, nomor ktp, nama kandidat, email, nomor hp serta tanggal lahir. Voting Gambar 15. Tampilan Voting Cara menentukan pilihan dalam aplikasi ini disebut dengan istilah voting. Jadi pemilih dapat memilih calon rt dengan cara klik foto serta nama yang tertera di bawahnya. Setelah foto di klik maka secara otomatis pilihan akan mengacu pada foto tersebut dan akan tambah secara otomatis jumlah pemilih pada laporan. Laporan P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 data warga, pemilihan serta penghitungan. Menggunakan aplikasi visual studio untuk membua source code serta menjalankan Sistem votingini mengurangi konvensional sebelumnya, yakni keikut sertaan warga dalam pemilihan Ketua RT dengan mudah mengakses sistem ini melalui web yang dapat dibuka melalui PC. Serta pemilihan ganda yang dapat diminimalisasi dengan adanya verifikasi Nomor Induk Keluarga (NIK). Di dalam sistem informasi voting ini memiliki suatu penguncian akun ketika akun tersebut telah melakukan voting. Sehingga meminimalkan terjadinya Pada system perancangan ini masih memiliki banyak kekurangan. REFERENSI