EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/p3m/index PENDAMPINGAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KANDUNGAN AL-QUR'AN MELALUI QASAM-QASAM AL-QUR'AN PADA SISWA DI SMAI SUNAN GUNUNG JATI Miftakul Arifin1. Fahma Maulida 2. Samsul Hadi MungawanA STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Tulungagung1,2,3 miftaarif94@gmail. com 1 , salsabilamaulida@gmail. com 2, samsul29057@gmail. Abstrak: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XII SMA I Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung terhadap kandungan Al Qur'an, khususnya melalui kajian Qasam-Qasam Al-Qur'an. Kegiatan ini dipandu oleh dua dosen yang bekerja sama dengan dua mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Pelaksanaannya berlangsung pada 28 Mei 2024, menggunakan metode pelatihan dengan media pembelajaran berupa pemahaman ayat yang mengandung Qasam. Dalam pelaksanaannya, siswa diminta untuk memilih kartu yang berisi ayat Al-Qur'an yang mengandung Qasam-Qasam Al-Qur'an, kemudian mempelajari Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan siswa terkait Qasam-Qasam Al-Qur'an, serta motivasi yang lebih tinggi untuk mempelajari Al-Qur'an dan berbagai disiplin ilmu terkait, seperti ulumul Qur'an. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi para pendidik di SMA I Sunan Gunung Jati untuk mengadopsi metode pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Kata Kunci: Pemahaman Al-QurAoan. Qasam-Qasam Al-QurAoan. Siswa. Abstract: This Community Service Program (PkM) aims to enhance the understanding of 12th-grade students at SMA I Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung regarding the content of the Qur'an, particularly through the study of the Oaths of the Qur'an. This activity is guided by two lecturers in collaboration with two students from the Quranic Studies and Tafsir Program. The implementation took place on May 28, 2024, using a training method with learning media in the form of understanding verses that contain Qasam. In its implementation, students were asked to select cards containing verses from the Qur'an that include Qasam-Qasam Al-Qur'an, and then study their content. The results of this activity show an increase in students' understanding of the Qasam-Qasam of the Qur'an, as well as a higher motivation to study the Qur'an and various related disciplines, such as ulumul Qur'an. In addition, this activity also serves as an inspiration for educators at SMA I Sunan Gunung Jati to adopt more creative, innovative, and enjoyable teaching methods. Keywords: Understanding of the Qur'an. Oaths of the Qur'an. Students. Pendahuluan Santri memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan Islam, terutama dalam membentuk karakter bangsa dan menghadapi tantangan global. Sebagai calon penerus bangsa, santri tidak hanya mempelajari agama secara mendalam tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai Islam. Dengan kesederhanaan dan etika yang tinggi, santri dapat menjadi teladan moral dan etika bagi pelajar lainnya, baik di lingkungan pesantren maupun di masyarakat. Riyanto Riyanto. Sevia Umi Wardini, and Fakhruddin Al Farisy. AuMOTIVASI DAN MANAJEMEN ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMKN EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Pemahaman terhadap Qasam-Qasam Al-QurAoan menjadi bagian penting dalam pembentukan wawasan keislaman santri. Konsep ini membantu santri memahami spesifikasi bacaan Al-QurAoan, sehingga mereka memiliki landasan yang kuat dalam menilai atau mengajarkan ilmu agama tanpa bersikap fanatik. Santri yang menguasai Qasam-Qasam Al-QurAoan dapat menerapkan nilai-nilai Islam dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Selain mendalami ajaran Islam, santri juga dituntut memiliki kepekaan terhadap perkembangan global. Mereka harus mampu memahami perubahan internasional dan dampaknya pada masyarakat, sehingga dapat berkontribusi pada berbagai sektor, seperti pendidikan, sosial, dan ekonomi. Dengan pemahaman Islam yang komprehensif, santri diharapkan menjadi sumber daya manusia berkualitas yang membawa perubahan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Pelatihan Pemahaman Qasam-Qasam Al-QurAoan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien. Asrama Putra Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung, menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi santri yang adaptif dan kompeten. Pembinaan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan zaman, sehingga santri mampu bersaing secara global. Melalui pelatihan tersebut, santri dapat mengembangkan karakter, wawasan, dan kemampuan mereka sebagai agen pembangunan bangsa. Dengan memadukan nilai-nilai keislaman dan kepekaan terhadap tantangan global, santri diharapkan menjadi pelopor perubahan yang berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang harmonis, toleran, dan Metode Pengabdian Kepada Masyarakat Pelatihan ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development, yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki oleh komunitas. Dalam konteks ini, komunitas yang dimaksud adalah para santri di Asrama Sunan Gunung Jati Ngunut. Tulungagung. Asrama ini telah memiliki berbagai program rutin, seperti shalat berjamaah, pengajian, dan muhasabah, yang terbukti efektif dalam membentuk karakter dan akhlak para santri. Didukung oleh bimbingan kyai, ustadz, serta pengasuh kamar yang berkompeten, para santri telah menunjukkan pemahaman yang baik tentang ajaran agama Islam. Fasilitas yang tersedia di asrama cukup memadai untuk mendukung proses belajar Namun, terdapat beberapa kekurangan, terutama dalam fasilitas pendukung, seperti kebutuhan akan perpustakaan yang lebih lengkap dan akses ke sumber belajar 2 TULUNGAGUNG,Ay EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1, no. : 1Ae7. Laia. Analisis Al-Qasam dalam Al-Qur'an Juz 28 dan 29. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. https://digilib. uin-suka. id/id/eprint/4349/ Manna' Khalil al-Qatthan. Zubdah al-Itqan fi 'Ulum al-Qur'an. Jeddah: Dar Al-Syuruq. Afandi. Agus. Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat. Diktis Kementerian Agama RI, 2022. Sugiyono. Metode penelitian pendidikan: Kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2010. MIFTAKUL ARIFIN. FAHMA MAULIDA. SAMSUL HADI MUNGAWAN EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x digital yang memadai. Hal ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di asrama. Berdasarkan pengamatan awal, para santri telah memiliki dasar ilmu agama yang Oleh karena itu, tim pengabdian memilih untuk fokus pada pembinaan Pemahaman Kandungan Qasam-Qasam Al-QurAoan. 7 Pembinaan ini bertujuan untuk memperluas wawasan keislaman para santri, sehingga mereka tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam, tetapi juga mampu menghadapi tantangan global dengan pendekatan yang adaptif dan komprehensif. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XII SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut terhadap kandungan AlQur'an melalui pendekatan Qasam-Qasam Al-Qur'an. Metode ini dipilih karena Qasam . dalam Al-Qur'an memiliki daya tarik tersendiri untuk mengajarkan pentingnya pesan-pesan Ilahi secara mendalam. Pendekatan ini juga relevan untuk memotivasi siswa dalam memahami konteks ayat-ayat Al-Qur'an dengan lebih kritis dan reflektif. Melalui kegiatan ini, diharapkan membantu siswa kelas XII SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut agar lebih memahami pesan-pesan Allah yang terkandung dalam Al-Qur'an. Kita akan menggunakan pendekatan qasam . karena cara ini dianggap efektif untuk memotivasi siswa dalam mempelajari Al-Qur'an secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menggunakan pendekatan bertahap. Dimulai dengan merumuskan materi tentang sumpah dalam Al-Qur'an, dilanjutkan dengan pembelajaran aktif melalui diskusi dan studi kasus. Untuk mengukur pemahaman siswa, kami menggunakan tes awal dan akhir, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman belajar mereka. 11 Tahapan dalam kegiatan inidijabarkan sebagai berikut: Penyusunan materi tentang Qasam-Qasam Al-Qur'an, termasuk klasifikasi, makna, dan pesan moralnya. Pelaksanaan bimbingan belajar yang melibatkan metode diskusi, studi kasus, dan penggalian makna ayat-ayat Al-Qur'an yang memuat Qasam. Penilaian pemahaman siswa melalui pretest dan posttest, serta diskusi reflektif mengenai pengalaman mereka selama pendampingan. Hermawan. Agus. AuPentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ay Jurnal Pendidikan 12, no. : 123-135. Al-Zarkashi. Al-Burhan fi 'Ulum al-Qur'an. Cairo: Dar Ihya' al-Kutub al-'Arabiyyah. Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosda Karya, vol. 103, 2007. Dimyati, dan Mudjiono. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2002. Jailani. , & Hasbiyallah. Kajian Amtsal dan Qasam dalam Al Qur'an. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 19. 2019, 16-26. https://ejournal. id/index. php/islamika/article/download/373/321 Hermawan. Agus. AuPentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ay Jurnal Pendidikan 12, no. : 123-135. MIFTAKUL ARIFIN. FAHMA MAULIDA. SAMSUL HADI MUNGAWAN EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kandungan Al-Qur'an. Berikut adalah ringkasan hasil dalam bentuk tabel: Table 1. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sebelum Setelah Peningkatan Aspek Penilaian Pendampingan Pendampingan (%) (Pretes. (Posttes. Pemahaman Qasam55% Qasam Al-Qur'an Ketertarikan terhadap Al-Qur'an Kemampuan Analisis Ayat Diskusi dan Interaksi Kelompok Refleksi Nilai-Nilai Moral Dari tabel di atas, terlihat bahwa semua aspek mengalami peningkatan signifikan setelah pelaksanaan pendampingan. Hal ini menunjukkan keberhasilan metode QasamQasam Al-Qur'an sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan inspiratif. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap kandungan AlQur'an, tetapi juga memberikan dampak positif pada kemampuan analisis, keterampilan diskusi, dan refleksi nilai-nilai moral. 12 Keberhasilan ini didukung oleh pendekatan interaktif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. 13 Terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pelaksanaan dan variasi kemampuan awal siswa. Oleh karena itu, keberlanjutan program ini memerlukan dukungan tambahan, baik dari segi waktu maupun materi, agar hasilnya semakin optimal. Pendampingan ini membuktikan bahwa pendekatan Qasam-Qasam Al-Qur'an merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman kandungan Al-Qur'an. Diharapkan kegiatan ini dapat diadopsi secara berkelanjutan, tidak hanya di SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut, tetapi juga di institusi pendidikan Islam lainnya untuk mendukung generasi muda yang lebih cinta Al-Qur'an dan mampu menginternalisasi nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Dimyati, dan Mudjiono. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2002. Muflihah. Qasam dalam Al-Qur'an: Suatu Tinjauan Uslub Nahwiyyah. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 9. , 2014. https://ejournal. uin-malang. id/index. php/humbud/article/view/2554 Nuraini. Qasam dalam Al-Qur'an: Unsur. Jenis dan Tujuan. Definisi, 1. 2022, 1-15. https://journal. id/index. php/definisi/article/view/21701 MIFTAKUL ARIFIN. FAHMA MAULIDA. SAMSUL HADI MUNGAWAN EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Gambar 1. Dokumentasi Pengabdian Kepada Masyarakat Berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh beberapa temuan yang penting:15 Tercapainya tujuan pembinaan dalam membentuk pemahaman yang komprehensif tentang Qasam-Qasam dalam Al-QurAoan dan kepekaan terhadap globalisasi berhasil tercapai. Santri menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap Qasam-Qasam Al-QurAoan dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Para santri menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, yang terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjadi. Secara keseluruhan, peserta memberikan feedback positif terhadap kinerja tim pengabdian, menunjukkan kepuasan terhadap materi dan cara penyampaian. Dengan hasil yang positif ini, program pembinaan Qasam-Qasam dalam Al-QurAoan di Asrama Sunan Gunung Jati Ngunut. Tulungagung diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk santri yang memiliki pemahaman Islam yang komprehensif dan siap menghadapi tantangan global. Kesimpulan Berdasarkan pelaksanaan dan hasil evaluasi kegiatan pengabdian pembinaan Pemahaman Kandungan Qasam-Qasam Al-QurAoan pada santri di Asrama Sunan Gunung Jati Ngunut. Tulungagung, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Pembinaan Pemahaman Kandungan Qasam-Qasam Al-QurAoan yang diberikan berhasil memberikan wawasan yang lebih luas dan mendalam tentang bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam konteks kebangsaan. Santri memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan seperti kemanusiaan, perdamaian, toleransi, dan keadilan dalam interaksi dengan dunia luar. Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Al-Tibyan fi Aqsam al-Qur'an. Cairo: Maktabah Alqohirah. MIFTAKUL ARIFIN. FAHMA MAULIDA. SAMSUL HADI MUNGAWAN EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 26-31 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Pendampingan ini membuktikan bahwa pendekatan Qasam-Qasam Al-Qur'an merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman kandungan Al-Qur'an. Diharapkan kegiatan ini dapat diadopsi secara berkelanjutan, tidak hanya di SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut, tetapi juga di institusi pendidikan Islam lainnya untuk mendukung generasi muda yang lebih cinta Al-Qur'an dan mampu menginternalisasi nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Santri mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang tantangan global dan pentingnya bersikap bijaksana dalam menghadapi perubahan global. Mereka diajarkan untuk menjadi agen perubahan yang positif, yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan tuntutan zaman. Daftar Pustaka: