PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 Menjadi Pelayan Tuhan yang Sesungguhnya Rustam, 2Syalam Hendky Hasugian, 3Rudy Butar Butar Sekolah Tinggi Teologi Berea Pontianak Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara ptk17@gmail. com, 2syalamhasugian@gmail. com, 3butarbutarrudy@gmail. Abstract: Serving God is a noble task from God entrusted to God's trustworthy servants . Corinthians 4:. Serving is a great mandate from God that must be carried out by everyone who has believed in the Lord Jesus Christ (Matthew 28:19-. This is in line with the Lord Jesus' purpose so that all people do not perish but have eternal life (John 3: . In this study, the library research method is used as an effort to describe how to become a true servant of God. Doing service is a beautiful job . Timothy 3:. , what is meant by beautiful is pleasing God. A good church is a church that wants to please God. In addition, the Church must teach the truth of God's Word according to God's command so as not to deviate to the left and to the right. Keywords: Servant of God, example, communication, motivation. Abstrak: Melayani Tuhan adalah suatu tugas mulia dari Allah yang dipercayakan kepada pelayan Tuhan yang dapat dipercayai (I Korintus 4:. Melayani adalah mandat Agung dari Allah yang harus dilakukan setiap orang yang sudah percaya Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:19-. Hal ini sejalan dengan maksud yang diinginkan oleh Tuhan Yesus supaya semua orang tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh. Dalam penelitian ini digunakan metode kepustakaan . ibrary researc. sebagai upaya menguraikan bagaimana menjadi pelayan Tuhan yang sejati. Melakukan pelayanan adalah suatu pekerjaan yang indah (I Timotius 3:. , yang dimaksud indah adalah menyenangkan hati Tuhan. Gereja yang baik adalah gereja yang ingin menyenangkan hati Tuhan. Selain itu. Gereja harus mengajarkan kebenaran Firman Tuhan yang sesuai perintah Allah agar tidak menyimpang ke kiri dan ke kanan. Kata kunci: Pelayan Tuhan. teladan, komunikasi, motivasi. Pendahuluan Kata AupelayanAy dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti. Auabdi, budak Ay(Muhaimin 2. Seorang pelayan Tuhan harus tunduk kepada tuannya, karena tugasnya adalah menghamba Aumenjadi hamba. Ay(Muhaimin 2. Seorang pelayan Tuhan menjadikan dirinya bergantung kepada tuannya secara mutlak. Seorang pelayan Tuhan adalah seorang yang merendahkan diri, tunduk, dan taat kepada tuannya. Segala apa yang diperintahkan tuannya harus dijalankan secara sungguh-sungguh supaya menghindari terjadinya kesalahan. Seorang pelayan Tuhan yang menjalankan tugasnya sungguh-sungguh akan menyenangkan tuannya. Ketika seorang pelayan Tuhan dapat berinteraksi secara benar maka akan terjadi sebuah komunikasi yang lancar. Komunikasi yang lancar memudahkan menjalankan pekerjaan tanpa ada unsur tekanan batin, tekanan hati, dan itu membuat tubuh menjadi sehat dan baik. PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 Dalam Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (A-L) dijelaskan arti Auhamba TuhanAy sebagai Kata Ibrani AA c ceoAevedA(Ivri. A budak, hamba, pelayanA. Artinya seseorang bekerja untuk keperluan orang lain, untuk melaksanakan kehendak orang lain (G. Smit. ,ADalam hidup keagamaan Israel kata itu dipakai untuk menunjukkan kerendahan diri seorang dihadapan Allahnya . mp Kel. 4:10,Mzm 119:17, 143:. (Douglas 1. Seorang pelayan Tuhan atau hamba Tuhan harus dapat bekerja menyenangkan tuannya supaya kehidupannya terbebas dari tekanan batin atau tekanan jiwa sehingga hidupnya menjadi sehat. Seorang pelayan Tuhan yang sehat bisa melaksanakan semua tugasnya. Jika sehat jasmani dan sehat rohani semua pekerjaan pelayanan dapat dijalankan dengan ringan tanpa beban. Seorang pelayan Tuhan dituntut untuk hidup benar di mata Tuhan, sikap dan kepribadian harus menjadi teladan. Maka Rasul Paulus dalam kitab pastoral atau penggembalaan mendidik Timotius supaya menjadi teladan dalam perkataan, teladan dalam tingkah laku, teladan dalam kasih, teladan dalam kesetiaan, dan teladan dalam kesucian (I Timotius 4:. Seorang pelayan Tuhan mempunyai tugas untuk menggembalakan umat Tuhan agar terdidik dalam saol-soal iman, terhindar dari ajaran sesat, menjauhi dongeng-dongeng dan mengikuti ajaran yang sehat dengan harapan menjadi gereja yang sehat di hadapan Tuhan (I Timotius 4:6-. , tentu untuk menjadi gereja yang sehat harus terdidik dalam soal-soal iman yang mengantarkan kedewasaan rohani yang tinggi. Setiap orang yang memiliki rohani yang tinggi sudah pasti mengerti arti melayani atau menggembalakan umat Tuhan. Untuk melayani gereja yang baik Rasul Paulus menuliskan tata cara yang baik, atau mengikuti syarat yang ditetapkan oleh Rasul Paulus agar gereja maju menjadi gereja yang sehat (Titus 1:. Rasul Paulus mendidik Timotius dan Titus agar menjadi pelayan yang handal. Untuk menjadi pelayan yang handal harus mengikuti petunjuk surat-surat Pastoral, yang ditulis rasul Paulus diperuntukkan kepada Timotius dan Titus supaya mampu menggembalakan . Hal tersebut dapat dilihat dalam kutipan di bawah ini: Rasul Paulus telah menulis dua surat kepada Timotius dan satu kepada TitusA. surat ini dikenal dengan sebutan Ausurat-surat PastoralAy. Istilah Latin AuPastorAy berarti gembala. Ketiga surat ini dinamakan Surat-surat Pastoral, karena berisi petunjk-petunjuk mengenai bagaimana jemaat Tuhan harus digembalakan. (R 1. Tugas melayani adalah pekerjaan semua orang percaya sedangkan tugas menggembala adalah tugas orang-orang khusus yang dipilih Allah untuk menggembalakan umat Tuhan. Dalam kitab Yohanes. Tuhan Yesus bertanya kepada Petrus sampai tiga kali dalam Yohanes 21:15-17. Dari ketiga pertanyaan Tuhan Yesus dengan maksud yang jelas yaitu tugas Tugas penggembalaan dipercayakan kepada orang-orang khusus. Tuhan Yesus ingin mengetahui seberapa besarnya kesetiaan Petrus kepada Tuhan. Menggembalakan adalah tugas yang berat dan tidak semua orang bisa dan sanggup melaksanakannya, karena itu Tuhan ingin tahu isi hati Petrus untuk ikut Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tentang syarat pelayan Tuhan sehingga setiap orang yang terpanggil menjadi pelayan Tuhan PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 dapat menjalankan tugas pelayanan penggembalaan dengan baik, mengajarkan Firman Tuhan secara benar, mengerti tugas dan tanggung jawabnya, menjadi teladan bagi orang lain di tengah-tengah lingkungan Gereja yang dilayani. II. Metode Penelitian Penelitian ini dikerjakan dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, dalam hal ini menggambarkan bagaimana menjadi seorang pelayan Tuhan yang sejati. Oleh karena itu, berbagai sumber pustaka/literatur, baik dari buku, maupun jurnal turut memperkuat penelitian ini dan dengan demikian tujuan penelitian ini dapat dipenuhi. Hasil dan Pembahasan Menjadi Teladan (I Timotius 4:. Keteladanan seorang gembala itu didasari karena pribadinya kuat, yakin, disiplin, dan mengasihi dengan setia. Hal ini terlihat dari sosok seorang hamba Tuhan yang memiliki kerohanian yang baik dan semangat juang yang tinggi. Selanjutnya David Hocking juga mengatakan yang sama tentang keteladanan yang harus dimiliki yaitu: Kekuatan rohani dan semangat . ihat Yosua 1:6,7,. renungan Firman Allah setiap hari . ihat Yosua 1:. ketaatan tanpa kompromi pada segala perintah Allah . al lihat Yosua 1:7,. Allah berfirman bahwa jika syarat-syarat ini ada dalam kehidupan Yosua, ia dapat mengharapkan kemakmuran dan keberhasilan. (Hocking Kekuatan rohani dan semangat merenungkan Firman Tuhan setiap hari menjadi kunci keberhasilan dalam menggembalakan umat Tuhan. Keteladanan merenungkan Firman Tuhan mengubah kepribadian yang baik sehingga menjadi teladan yang dapat dilihat oleh umat Tuhan. Seorang gembala yang baik adalah seorang gembala yang mau mendengar saran-saran dan masukkan dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang penggembalaan. Dalam berbicara tentang teladan. Leroy Eims mengatakan: Bukan hanya orang Kristen baru yang memerlukaN teladan untuk diikuti. Semua orang Kristen perlu teladan yang terus-menerus agar dapat hidup. Itulah tepatnya apa yang dilakukan Tuhan Yesus bagi kita. AuSebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-NyaAy ( I Petrus 2:. (Eims 1. Tuhan Yesus telah mengajarkan tentang teladan yang baik agar umat-Nya mengikuti jejak-Nya dalam kehidupan ini supaya menjadi berkat di lingkungan dimana saja berada. Keteladanan ditunjukkan dengan sikap yang ramah, sopan dalam pergaulan jemaat Tuhan. yang dapat menerima orang lain dalam waktu baik siang maupun malam adalah sikap yang baik, yang menyenangkan hati jemaat Tuhan. Keteladanan ini yang harus dipupuk dan dikembangkan sebagai wujud hidup dalam jemaat. Keteladanan yang dilakukan berhubungan dengan komitmen yang dimiliki oleh seorang guru yang menjalankan tugasnya dengan baik. Hal senada tersirat dari ungkapan di bawah ini: Aia seorang guru yang baik,Ay mereka meyakinkan saya. Autetapi rahasia yang sesungguhnya adalah keadaan dirinya dan bukan apa yang dikatakannya. Ay Mata PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 mereka berkilauan ketika mereka menunjukkan kepada saya berbagai bagaimana teladan pengabdian Bill kepada Kristus dan komitmennya kepada mereka sebagai individu- ia senantiasa dapat ditemui oleh mereka siang dan malam, bagaimana ia berdoa untuk mereka, sabar terhadap mereka, dan menerima mereka dalam (Eims 1. Keteladanan yang ditunjukkan untuk menerima sesama individu dilakukan dengan sikap yang menyenangkan bagi sesamanya adalah contoh yang baik, sebagai saksi Kristus. Kristus menghendaki suatu keteladan hidup umat-Nya di dunia ini dengan harapan umat-Nya banyak percaya kepada-Nya. Bahkan dalam kitab Yudas 1:23 mengatakan bahwa orang percaya harus menyelamatkan semua orang dengan jalan merampas kehidupannya yang sedang berjalan ke dalam api neraka. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah menunjukkan belas kasihan dan perhatian secara serius. Membawa orang-orang yang sedang menuju apai neraka adalah tugas berat bagi seorang gembala. Oleh sebab itu, keteladanan hidup menjadi cerminan utama agar lewat cerminan hidup yang baik yang diperoleh dari Kristus dapat mempengaruhi pola hidup orang yang jahat. Karena kejahatan dalam hati manusia juga harus dikalahkan dengan kebaikan yang dimilki oleh orang yang sudah percaya Tuhan Kristus. Dalam Roma 12:20-21 dikatakan bahwa orang percaya memiliki tugas untuk memberi makan seterumu/musuhmu jika lapar dan haus. Dan tidak dikalahkan kejahatan tetapi mengalahkannya dengan kebaikan. Memiliki Komunikasi yang Baik untuk Menjalankan Pelayanan Segala urusan dan pekerjaan terganggu bila komunikasi seorang gembala tidak baik. Oleh karena itu, komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan pelayanan. Komunikasi memudahkan segala pekerjaan menjadi lebih lancar dan ringan. Komunikasi adalah alat yang dipakai untuk membantu meringankan beban. Hal ini terlihat dari pernyataan di bawah ini: Komunikasi merupakan suatu proses kehidupan yang berkesinambungan. kehidupan itu sendiri tidak berfungsi apa-apa bila terpisah dari komunikasi. Setiap hari dan setiap jalan kita berkomunikasi, apakah baik atau buruk. Kepemimpinan yang tidak pada pentingnya komunikasi akan menghancurkan dirinya Ay(Hocking 1. Sukses tidaknya seseorang dalam menjalankan tugasnya terletak pada komunikasi yang dimiliki dalam kehidupan seorang pelayan Tuhan. Melayani umat Tuhan membutuhkan komunikasi yang baik supaya bisa mengetahui keadaan jemaat Tuhan sehingga kekurangan dan kelebihan bisa diatasi dengan baik dan kegiatan pelayanan bisa berjalan lancar tanpa Bahkan menurut penelitian (Theofilus and Tamburian 2. , gaya komunikasi gembala sidang berpengaruh dalam membangun kesetiaan atau loyalitas jemaat. Komunikasi seorang gembala yang harus dijalankan adalah komunikasi dalam doa. Berdoa artinya berkomunikasi dengan Allah agar semua pergumulan yang dihadapi bisa disampaikan lewat Berdoa berarti memohon kepada Allah agar turut campur tangan dalam setiap langkah supaya yang dinginkan dapat berjalan lancar. Tekun berdoa akan menggugah hati Allah untuk memberi belas kasihan apa yang dipergumulkan bisa tercapai atas berkat Tuhan. PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 Dengan komunikasi yang baik akan terlihat dengan jelas apakah pekerjaannya ringan atau berat dan Allah akan memampukan hamba-hamba-Nya yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kesetiaan pelayan Tuhan akan dihargai Allah juga. Selanjutnya. Watchman Nee juga mengatakan hal yang sama yaitu: AuKebenaran bersifat mutlak, dan kebenaran itu menuntut kesetiaan yang teguh dari semua orang dan dalam segala keadaan. Ay(Hocking 1. Memiliki Motivasi yang Penuh Semangat Setiap orang yang bekerja dengan giat pasti ada motivasi yang mendorongnya untuk hal Demikian juga seorang gembala bekerja begitu gigih dalam melayani Tuhan, memiliki motivasi tertentu. Motivasi inilah yang membuat seseorang dapat merubah lingkungan sekitarnya. Seseorang yang memiliki perilaku buruk atau baik juga karena ada motivasi yang memberi dorongan untuk melakukan hal tersebut. Motivasi seumpama bensin dan mobil yang saling memperlengkapi dan mengerakan mesin-mesin supaya dapat bergerak dan menuju sasaran yang diinginkannya. Demikian tugas seorang gembala yang memiliki motivasi yang sungguh-sungguh dalam pelayanan dapat menggerakkan hati jemaat untuk setia dalam persekutuan dengan Tuhan. Semua itu dilakukan untuk hormat bagi nama Tuhan dan menjadikan gereja semakin bertumbuh dan juga menjadi kesaksian yang hidup di tengahtengah masyarakat di sekitarnya, bukan malah sebaliknya sebagaimana yang dinyatakan oleh Calvin Sholla Rupa bahwa motivasi yang salah hanya membawa kepada kesesatan, menimbulkan pelayanan yang hanya untuk menyenangkan hati manusia, menghasilkan pelayanan yang menghujat kebenaran dan menimbulkan pengajaran dan perilaku yang (Rupa 2. Gereja diajarkan tentang hidup kudus, oleh sebab Allah itu kudus. AuTetapi hendaklah kamu kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu. Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudusAy (I Petrus 1:15-. Ketika jemaat hidup dalam kekudusan maka jemaat itu mudah dibangun rohaninya. Kekompakan dalam kesatuan dengan tubuh Kristus akan memberi motivasi jemaat yang lainnya untuk tidak hidup bermalas-malasan dalam mengikut Tuhan. Kekudusan hidup menjadi kekuatan, kesaksian dan semangat dengan menjadi berkat dimana saja berada sehingga nama Tuhan dipermuliakan. Strategi dalam Pelayanan yang Baik Strategi dalam pelayanan sangat dibutuhkan untuk menumbuh-kembangkan pelayanan supaya mengalami kemajuan baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk memperoleh pertumbuhan secara kuantitas diperlukan strategi yaitu membentuk kelompok-kelompok sel di Gereja yang dilayani. Kelompok kecil ini dididik untuk menjadi murid Kristus. Dari berbagai tempat bila kelompok kecil ini dikumpulkan maka jumlahnya akan bertambah banyak. Oleh sebab itu, strategi dari kelompok kecil ini menjadi penting dalam meningkatkan jumlah Hal senada juga diungkapkan oleh Steve Baker yaitu: Au Adi dalam kelompokkelompok kecillah orang Aeorang percaya dididik menjadi murid Kristus. Kualitas dari kelompok kecil melengkapi orang-orang Kristen dengan sifat-sifat Ilahi sehingga mereka dapat taat kepada Kristus. Ay(Steve 1. Mungkin ada sentimen negatif jika diperhatikan dari PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 jumlah peserta dalam kelompok kecil, akan tetapi kelompokAekelompok kecil tersebut jika digabungkan menjadi satu akan mendatangkan kekuatan yang dahsyat. Bukan hanya sekedar jumlah tetapi potensi yang ada akan bermunculan melalui kelompok-kelompok kecil yang membuat semangat dalam memuji Tuhan. Dalam pelayanan yang diinginkan adalah goal untuk memenangkan jiwa-jiwa baru untuk kemuliaan bagi nama Kristus. Tujuan akan menentukan strategi dan strategi akan menentukan struktur yang baik. Strategi dan struktur yang terbaik adalah membina, membimbing dan memperlengkapi kelompok-kelompok kecil untuk menjadi orang percaya secara dewasa dalam iman. Kedewasaan iman akan mengantarkan kemajuan dalam pelayanan yang ingin dicapai dalam sebuah pelayanan. Membangun persekutuan yang mantap, membangun kerohanian, membangun mental serta jiwa semua orang yang baru mengenal Yesus Kristus. Keberhasilan pelayanan dimulai dari strategi kelompok kecil yang dibentuk beberapa kelompok dengan menugaskan setiap kepala kelompok untuk memimpin 10 orang awam yang belum mengenal Kristus. Dididik dan dimantapkan kerohaniannya agar dewasa dalam Kristus. Kasih yang Membawa Perubahan Hidup Seorang gembala yang dipanggil Allah untuk melayani Tuhan harus mencontoh kehidupan dan pelayanan Tuhan Yesus yang begitu dahsyat dengan memberikan kasih-Nya kepada banyak orang. Oleh karena itu, seorang gembala harus memberikan seluruh hidupnya untuk menjalankan tugas yang diamanatkan oleh Allah yaitu melayani Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budi. Artinya seluruh kehidupan dipersembahkan untuk melayani Tuhan dan itu adalah bukti bahwa seorang gembala melayani Tuhan dengan Seiring hal itu. Bruce Milne mengatakan juga mengenai kasih yaitu. AuDalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,A sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kitaAy ( 1Yoh. Ay(Milne 1. Allah mengasihi orang percaya tidak tanggung-tanggung tetapi penuh pengorbanan bahkan rela merendahkan diri mau menjadi manusia kemudian menderita dan mati di Kayu Salib untuk menebus orang-orang yang percaya kepada-Nya. Demikian hendaknya seorang Gembala jemaat dalam melayani Tuhan juga harus mengikuti teladan dari Tuhan Yesus Kristus. Pengorbanan Tuhan Yesus adalah sebuah anugerah yang besar bagi orang percaya untuk menyelamatkan orang percaya dari dosa-dosa yang mengikat dan membawa ke api neraka. Oleh sebab itu. Bruce Milne memberi pernyataan sebagai berikut: Sebab itu, kasih Allah selalu erat hubungannya dengan anugerah, seperti Allah membungkuk untuk memeluk mereka yang tidak layak. Kasih-Nya adalah keputusanNya yang bebas dan tidak dipaksa untuk menyelamatkan orang berdosa dalam Yesus Kristus dan memperbaharui serta menguduskan mereka dalam Roh Kudus. Karena itu kasih Allah ini sungguh-sungguh merupakan mujizat. (Milne 1. Jika seorang gembala bisa melayani sampai maut menjemputnya itu juga sebuah pengorbanan yang besar. Melakukan pekerjaan pelayanan tidaklah semudah yang dilihat mata, karena di sisi lain ada banyak pergumulan yang dihadapi oleh seorang gembala jemaat. Namun demikian, dalam berbagai perguluman yang dihadapi dalam pelayanan, seorang PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 gembala harus dapat dengan sungguh-sungguh menunjukkan kasih dan pengorbanan sebagai hamba Tuhan kepada jemaat yang dilayaninya. Perubahan hidup manusia ditentukan oleh kasih Allah. Ketika seseorang percaya kepada Tuhan Yesus hidupnya diubah seratus persen untuk mengikut Tuhan secara sungguh-sungguh. Sebagai contoh Rasul Paulus sebelum percaya Tuhan Yesus selalu memberontak dan menganiaya jemaat Tuhan bahkan menyetujui membunuh Rasul Stefanus (Kisah Rasul 8:. Namun setelah peracya Tuhan Yesus hidupnya berubah seratus persen. Perubahan ini menunjukkan kasih Allah yang begitu besar, sehingga Saulus bertobat dan namanya berubah menjadi Paulus. Rasul Paulus mendedikasikan hidupnya kepada Tuhan supaya membalas kasih Tuhan yang begitu besar. Paulus rela melayani Tuhan sampai akhir hidupnya. Paulus bertobat tercatat dalam Kisah Para Rasul pasal 9:1-31. Paulus dengan segala kekuatan dan kemampuannya dipakai untuk melayani, menulis kitab-kitab yang sekarang berguna bagi orang percaya. Misalnya surat Roma, 1 dan 2 Korintus. Galatia. Efesus. Filipi. Kolose, 1 dan 2 Tesalonika, 1 dan 2 Timotius. Titus, dan Filemon bila dijumlahkan ada 13 Surat. Begitu luar biasanya Paulus memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Demikan juga dalam pelayanan sehari-hari oleh kaum awam, yang barangkali memiliki kerinduan dalam melayani Tuhan namun terkadang mendapat halangan dari orang tuan atau anggota keluarga Padahal apabila diselami lebih dalam, orang tersebut memiliki kemampuan atau karunia tertentu yang bisa dipakai dalam tugas pelayanan. Karunia-karunia yang tidak tersalurkan adalah karunia-karunia itu akan mati tidak berguna. Hal tersebut dapat terlihat dari kutipan ini: Allah menginginkan kami memakai karunia-karunia rohani kami. Saya tahu siapa diri saya di dalam Kristus, dan saya tahu bagaimana Allah telah memanggil saya Oe memberi karunia kepada saya Oe untuk melayaniA. Kristus telah mengaruniakan kita semua pria maupun wanita . Saya rindu untuk melayani dalam beberapa kapasitas pelayanan khusus. (George 2. Melayani adalah sebuah kehormatan dan bukan sebuah beban. Oleh sebab Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita sepatutnya orang percaya melayani sebagai perwujudan kasih kepada Allah yang menolong dan menyelamatkan orang percaya. Oleh sebab itu, melayani Tuhan yang Maha Kudus. Maha Mulia. Maha Adil. Maha Kuasa. Tentu Allah yang Maha kudus tidak bisa dilayani dengan sembarangan, asal-asalan dan tentu menetapkan syarat yang baik dalam melayani Tuhan. IV. Kesimpulan Menjadi pelayan Tuhan yang baik memang tidak mudah karena harus berjalan sesuai perintah Tuhan. Pelayan Tuhan yang melakukan pekerjaan pelayanannya dengan kesungguhan hati dan penuh dengan tanggungjawab, hal itu menyenangkan hati Tuhan. Hasil yang baik akan menyenangkan Tuhan dan menyenangkan jemaat Tuhan. Pelayanan yang dijalankan dengan benar hasilnya juga benar. Pelayan Tuhan hendaknya dapat menjadi teladan dalam kehidupannya, sehingga jemaat yang dilayaninya dapat melihat praktik beriman yang nyata untuk ditiru. Seorang pelayan Tuhan haruslah juga dapat berkomunikasi dengan PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA Gereja yang Sehat e-ISSN: 2798-8244 Vol. No. 1, 2021 baik, berkomunikasi dengan Tuhan dan dengan jemaat yang dilayani. Melayani umat Tuhan membutuhkan komunikasi yang baik sebagai upaya mengidentifikasi atau mengenali keadaan atau kebutuhan jemaat sehingga dapat dicarikan solusi untuk itu. Disamping itu, pelayan Tuhan hendaknya memiliki motivasi yang baik dalam mengemban tugas pelayanannya. Dalam melayani juga, pelayan Tuhan perlu memiliki strategi yang baik. Dan yang tidak kalah penting adalah pelayanan yang dikerjakan oleh pelayan Tuhan didasari oleh kasih yang sejati, sehingga kasih berdampak dalam kehidupan jemaat. Referensi