Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan ISSN: 2548-2203 Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 http://jurnal. id/index. php/sabilarrasyad THE ROLE OF PESANTREN MAAoHADAL ULUM DINIYYAH ISLAMIYYAH(MUDI) SAMALANGA IN THE DEVELOPMENT OF EDUCATION TO FACE THE CHALLENGES OF THE ERA OF GLOBALIZATION Muhammad Universitas Dharmawangsa Abstract: The purpose of this study is . to find out the learning methods and processes in MaAohadal Ulum Diniyyah islamiyyah Samalanga In facing the challenges of the times, . to identify Keywords: supporting and inhibiting factors for learning in Islamic boarding Peranan pesantren, pengembangan pendidikan, tantangan globalisasi. schools MaAohadal Ulum Diniyyah islamiyyah Samalanga. accordance with the problem and research objectives, this study uses a qualitative descriptive method. Data collection uses interview and ________________________ *Correspondence Address: observation methods. These three techniques provide the necessary muhammadmuahammad221@gmail. data and information and can support and complement each other. Observation was carried out directly during teaching activities at Islamic boarding schools. Interviews were conducted with various stakeholders such as students. Islamic boarding school administrators and teaching staff, as well as with related parties who are former graduates of Islamic schools MaAohadal Ulum Diniyyah islamiyyah Samalanga. Based on the results of the research that has been carried out, it shows that . the method applied in the pesantren is to study the classic book . for three years, after which it is allowed to enter formal undergraduate and postgraduate and informal courses, namely MaAohad Aly which also offers undergraduate and postgraduate. The obstacles faced are the lack of teaching facilities and infrastructure, the lack of donors to finance the management of Islamic boarding schools, and the relatively low level of education financing provided by students to Islamic boarding schools. favorable factors: Open dormitory management, dynamic and quality teaching resources, strategic location of the dormitory and highly suitable and competent teachers. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan membentuk kepribadian manusia, baik secara individu maupun bermasyarakat. Oleh karena itu, proses pendidikan yang tepat adalah pembebasan manusia dari tantangan pemenuhan kebutuhan hidup yang baik, baik jasmani maupun rohani. Tujuan pendidikan, khususnya pendidikan Islam, adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dalam segala aspek kehidupan manusia. Aspek-aspek tersebut meliputi: spiritual, intelektual, imajinatif, dan ilmiah. Artinya, beban lembaga pendidikan Islam akan semakin berat. Apalagi jika dikaitkan dengan tujuan pendidikan Islam yang bertujuan membahagiakan manusia di dunia dan akhirat. Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 Di awal abad ke-21, telah terjadi banyak perkembangan dan perubahan akibat pesatnya globalisasi dunia dalam segala aspek kehidupan manusia. Fenomena globalisasi telah menciptakan sifat individualistis dan gaya hidup yang semakin materialistis. Hal inilah yang menjadi kekhasan pesantren yang mampu menyelenggarakan sistem pendidikan yang mampu memenuhi kebutuhan jasmani . dan mental . Keberadaan pesantren sebagai respon terhadap perubahan zaman, tentunya bertujuan untuk terus menghadirkan model pendidikan yang mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang handal. Kekuatan otak . , hati . , dan tangan . menjadi modal utama untuk membentuk kepribadian santri yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Pesantren, lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, menjadikan pesantren sebagai sumber harapan. Menghadapi tantangan masyarakat yang semakin kompleks, pesantren harus berani tampil dan berkembang sebagai pusat keunggulan. Menurut Imam Al-Ghazali, fungsi pendidikan Islam adalah membentuk akhlak mulia dan akhlak mulia. Salah satu pesantren yang berperan penting dalam pendidikan di era globalisasi adalah Pondok Pesantren Ma'hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah (MUDI) di Samalanga. Kabupaten Bireuen. Aceh. Pesantren MUDI juga berperan sangat penting dalam mempersiapkan generasi menghadapi pendidikan di era globalisasi, di mana pesantren juga memiliki strategi. Strategi pendidikan berbasis Islam dengan fasilitas yang tidak kalah dengan sekolah negeri. Namun, di era globalisasi ini, pendidikan menghadapi banyak kendala dan tantangan untuk mencetak generasi terbaik karena banyaknya permasalahan di lapangan. Salah satunya adalah minimnya asrama bagi santri untuk tidur di ruang belajar dan ketidakmampuan orang tua atau wali santri dalam membiayai, sehingga menyulitkan pondok pesantren MUDI dalam meluncurkan strategi menghadapi pendidikan di era globalisasi. Alasan saya memilih judul penelitian ini adalah karena saya tertarik dan memiliki hasrat yang mendalam terhadap topik yang dibahas. Selama proses penelitian, saya menyadari masih banyak celah dan aspek yang belum diteliti. Saya yakin penelitian ini akan memberikan kontribusi yang berharga dalam memperluas pemahaman kita tentang topik ini. Selain itu, saya yakin hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan baru dan relevan bagi komunitas ilmiah dan praktisi yang terlibat di bidang ini. Dengan demikian, pemilihan judul penelitian ini didasarkan pada kombinasi minat pribadi, minat akademis, dan potensi dampak yang dapat Alasan saya memilih lokasi ini adalah karena saya telah melakukan investigasi awal sebelumnya yang membantu saya menentukan bahwa lokasi penelitian ini memiliki karakteristik dan permasalahan spesifik yang layak diteliti. Saya memiliki pemahaman yang mendalam tentang permasalahan dan karakteristik pondok yang menjadi dasar pengalaman praktis saya. Saya berharap hasil penelitian yang saya lakukan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang telah diidentifikasi sebelumnya. KAJIAN TEORETIS Pesantren Pengertian Pesantren Pesantren secara bahasa berasal dari kata AuSantriAy yang ditambahkan awalan pe- dan akhiran -an. agar mereka menjadi pelajar yang berarti "Shastri" yang berarti murid ataupun peserta didik yang lebih melekat dengan sekolah agama islam. Kata pesantren tidak lepas dari kata pondok, karena sudah menjadi tradisi bahwa santri akan mondok di salah satu lembaga pendidikan islam. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pondok dan pesantren merupakan dua kata yang identik yaitu saling melekat satu sama lain, yakni tempat tinggal sementara . oarding Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 hous. para santri atau murid belajar ilmu agama baik Al-Qur'an, hadits, fiqih dan ilmu lain yang mengarahkan mereka kepada kebaikan akhlak dan keselamatan dunia akhirat. Sedangkan Mastuh dalam Sitatul Nur Aisyah . mengatakan Aupesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional yang diajarkan ilmu agama islam, pemahaman tentang agama islam, menghayati indahnya agama islam dan mengamalkan ajaran Islam dengan penekanan pada pentingnya pendidikan Islam bagi setiap anak, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak didik, serta memberikan mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik untuk mengamalkan dan menjalankan ajaran agama Islam sebagai pola ukur dalam berkehidupan sehari-hari agar terarah kepada jalan yang benar. Pondok Pesantren Dalam pengembangan pendidikan dan pengajarannya pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dalam arti memiliki kaitan yang dengan kecerdasan pemikiran, ide yang cemerlang, konsep, dan pemikiran para ulama abad terdahulu semenjak masa nabi Muhammad saw dan sahabat. Faktor-faktor yang menunjang pertumbuhan magang Islam antara lain adalah semakin mendesaknya kebutuhan umat Islam akan lembaga pendidikan Islam, sekaligus sarana untuk memajukan dan mengembangkan ajaran Islam. Islam merupakan agama yang luas perkembangannya dan sangat banyak dianut oleh masyarakat khususnya Indonesia. Dalam hal ini perhatian dan rasa hormat serta tanda terima kasih dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk para ustadz dan ustadzah serta guru pengajar yang memegang peranan besar dalam tumbuh kembangnya peserta didik Islam dan kecerdasan anak bangsa . (Ismail 1996: . Metode pengajaran di pesantren. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam pada hakikatnya hanya mengajarkan agama Islam saja, sedangkan sumber mata pelajarannya adalah kitab-kitab berbahasa Arab seperti fiqih, nahwu, sharaf, balaghah, tauhid. Sufisme dan lainnya, (Karel A. Steenbrink:1974:. Sedangkan pada realitanya sekarang pesantren tidak hanya berfokus pada mempelajari kitabkitab bahasa arab ataupun kitab kuning, tetapi seiring berkembangnya zaman pondok pesantren berevolusi menjadi tempat yang cocok diajarkan semua ilmu dan keahlian. Bahkan Pesantren yang tersebar di indonesia sekarang ada yang menggabungkan dengan ilmu pengetahuan umum, hingga segala jenis olahraga. Peran dan fungsi sekolah Islam. Pondok Pesantren berfungsi sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan lembaga agama yang membawa warna ke daerah pedesaan. Lembaga ini tumbuh dan berkembang bersama warganya selama berabad-abad. Oleh karena itu, ia tidak hanya dapat diterima secara budaya, tetapi juga telah turut serta membentuk serta memberi corak gerak dan nilai-nilai kehidupan bagi suatu masyarakat yang senantiasa tumbuh dan berkembang. sosok kyai dan santri serta perlengkapan fisik yang memadai, sebuah pesantren senantiasa dilingkupi oleh peribadatan Aturan Budidaya hubungan antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya. Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 Dayah ma'hadal ulum diniyah islamiyah . Lembaga pendidikan islam ma'hadal ulum diniyah islamiyah mesjid raya . udi mesr. terletak di desa mideun jok, kecamatan samalanga, kabupaten bireuen, provinsi aceh. Dayah mudi sangat melekat dengan masjid raya samalanga, karena pendidikan dayah mudi pada awalnya berpusat di sekitar masjid. Sejarah menunjukkan bahwa batu fondasi pembangunan masjid ini diletakkan oleh sultan iskandar muda . 7-1636 . Masjid agung samalanga merupakan salah satu masjid tertua di aceh. Sebagaimana layaknya masjid raya baiturrahman di banda aceh. Masjid agung samalanga merupakan cikal bakal berdirinya lembaga pendidikan islam mudi. Masjid ini disebut masjid raya po teumeureuhom samalanga. Pendidikan Pendidikan adalah pengaruh, bantuan ilmu pengetahuan atau nasihat kebaikan yang diberikan oleh seorang guru yang bertanggung jawab kepada peserta didiknya. (Soedomo Hadi 2003: . Pendidikan merupakan suatu proses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan bagi seseorang atau masyarakat, agar menjadi manusia yang lebih beradab dan berakhlak . Pendidikan sekedar jalan untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi memiliki makna yang lebih lebih luas lagi, pendidikan juga merupakan cara seorang guru untuk menyalurkan nilainilai pengetahuan karakter. peserta didik yang harus mendapatkan pendidikan itu harus memiliki tiga hal yaitu kognitif yang tercermin dari seberapa besar pengetahuan yang dimiliki murid, yang kedua afektif, dimensi ini tercermin dari sikap, perilaku dan kepribadian siswa dan yang ketiga adalah keterampilan psikomotorik yang tercermin dari potensi siswa dalam menemukan cara pengembangan sikap dan perilakunya. Globalisasi Menurut prayoga Kata globalisasi berasal dari globe yang berarti dunia buatan. Belakangan, kata globe menjadi global yang berarti segala sesuatu yang universal atau saling Globalisasi adalah proses menyatukan warga dunia secara umumnya dan global dalam kelompok masyarakat tertentu (Prayoga Bestari, 2008: . Proses globalisasi akan menghapus jati diri, budaya lokal atau regional akan disingkirkan oleh kuatnya budaya yang lebih besar dan mendunia. METODE PENELITIAN Sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Ketiga teknik ini menyediakan data dan informasi yang diperlukan serta dapat saling mendukung dan melengkapi. Observasi dilakukan secara langsung pada saat kegiatan pengajaran di pondok pesantren. Wawancara dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan seperti santri, pengurus pondok pesantren dan tenaga pengajar, serta dengan pihak-pihak yang terkait mantan lulusan sekolah Islam MUDI. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam kehidupan sosial umat manusia, pendidikan bukan sekedar upaya menciptakan proses belajar mengajar yang bertujuan menjadikan manusia berkemampuan intelektual . erorientasi intelektua. tetapi juga mentransfer ilmu pengetahuan yang kuat. Pengaruh proses globalisasi ini telah memunculkan sifat individualistis dan gaya hidup yang semakin Inilah kekhasan intern Islam yang senantiasa mampu menghadirkan metode Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 pengajaran yang mampu untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan spiritual seseorang. Melihat situasi yang terjadi sekarang, sebagian besar kalangan masyarakat mulai menjadikan sistem pembelajaran di pondok pesantren sebagai solusi dari masalah yang dihadapi untuk menghasilkan produk pendidikan yang tidak hanya cerdik, dan kompeten, tetapi juga berakhlakul karimah dan dibekali kapasitas hebat. Hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan mengingat interior Islam memiliki ciri khas yang membantu tercapainya pembentukan manusia yang bermoral yang merupakan tujuan utamanya. Sistem pendidikan yang dilaksanakan Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyyah Samalanga untuk menjawab tantangan era globalisasi Capaian tujuan yang ingin diperoleh. Dewan pendidikan di pondok Islam Samalanga sedang mempertimbangkan untuk menentukan apa yang akan dilakukannya. Secara keseluruhan, program Pondok dilaksanakan dengan baik dan terencana. Pondok Pesantren Samalanga turut berperan dalam mencerahkan bangsa dan mengentaskan Sebab, terdapat hubungan yang sangat erat antara pendidikan dan kesejahteraan Dalam upaya mencetak santri profesional yang bertaqwa dan bertakwa. Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyyah Samalanga dibuka dengan dilaksanakannya program pondok Muadalah yang didukung dengan banyak pelatihan keterampilan praktis bagi santri. Sekolah berasrama juga menawarkan kursus formal sarjana dan pascasarjana, serta kursus informal yaitu Ma'had Aly yang berada di bawah Kementerian Agama menambah daya tariknya, tak kalah unggulnya. Ma'had Aly juga memiliki jenjang sarjana dan pascasarjana. Sementara itu, di Madrasah Diniyyah yang menjadi titik fokus penulis artikel ini, pembahasan yang diajari di madrasah lebih berorientasi pada pengembangan akhlak dan ilmu agama, sehingga lebih menekankan siswa agar bermoral dan mendapatkan kebahagiaan dan berguna untuk bangsa dan dirinya. Pendidikan keterampilan yang diajarkan di Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyyah Samalanga diperuntukkan sebagai penunjang pendidikan umum agar peserta didik mempunyai keterampilan yang diperlukan agar bisa hidup tanpa bergantung pada orang lain sekembalinya ke masyarakat. Penyelenggaraan pendidikan di Pondok Pesantren MUDI memadukan pendidikan umum dan agama agar santri memperoleh pendidikan umum yang sama dengan siswa di sekolah umum dan santri memperoleh nilai-nilai pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan agama yang diperoleh dari pondok pesantren, inilah yang menjadi penentu masa depan setelah kelulusan. Melalui Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyyah Samalanga, santri mampu membaur dengan khalayak ramai tidak merasa tersisih. Di era yang berkembang pesat sekarang, dengan semakin berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan serta bermacam kultur yang juga membawa pengaruh negatif, para santri dapat menyaringnya berdasarkan standar ilmu agama yang mereka terima di lembaga pendidikan islam. Sebagai sebuah institusi Pada tataran sosial. Pondok Pesantren Studi Islam Samalanga juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi masyarakat sekitar, sehingga diharapkan pihak pondok pesantren dapat memberikan kontribusi dan lebih peka dalam menyikapi permasalahan masyarakat, dengan menyelenggarakan program sosial masyarakat, yang terdiri dari kegiatan dakwah dan kegiatan sosial seperti kajian agama bagi wanita, bapak-bapak, dan Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 Program dakwah ini dirancang sebagai wujud kontribusi insan magang Islam kepada bangsa agar turut menumbuhkan nilai-nilai Islam dan memperbaiki mentalitas . anak bangsa dengan sentuhan spiritual. Program ekonomi Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyyah Samalanga bertujuan untuk menjadi sumber pendapatan bagi magang pelatihan kejuruan yang Sektor usaha yang menjadi sumber perekonomian Pondok antara lain unit konsumen, unit perdagangan, koperasi, dan usaha lainnya. Jika suatu institusi memiliki sistem pendidikan yang baik dan menerapkan pembelajaran profesional, kualitas hasilnya juga akan Yang utama, lembaga pendidikan yang mengutamakan mutu pengajarannya, mampu anak bangsa yang profesional, mencetak mahasiswa yang hebat, dan insan intelektual bertalenta. Hal ini juga tidak terlepas dari tujuan utama dari pembelajaran Islam, yaitu mencetak kader bangsa yang berakhlak baik dan jujur, dan pastinya agar mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, pondok pesantren Islam wajib mencetak peserta didik yang profesional dan hebat. Berikut kesimpulan dari sistem belajar di pesantren MUDI samalanga: a Pertama masuk hingga kelas 3 Bagi santri yang baru masuk ke pesantren tersebut disyaratkan harus menguasai bacaan al qur'an yang memadai, kemudian pemahaman nahwu dan saraf secara umum. Ketika mulai belajar di kelas satu akan diajarkan ilmu nahwu dan saraf untuk memudahkan mereka dalam memahami kitab kuning karena itu keunggulan di MUDI. Selanjutnya mereka akan diajari ilmu-ilmu yang lain seperti fiqih dengan kitab ghayah wat taqrib, dan al bajuri. Diiringi dengan ilmu hadits, tasawuf, tarikh tentang kisah keseharian nabi muhammad dan para sahabat, dan ilmu-ilmu yang lain. Sampai tiba kelas tiga dan mengkhatam kitab fathul muAoin mereka yang masuk pertama tamat smp dikeluarkan ijazah setara dengan SMA yang bisa mereka gunakan untuk melanjutkan kuliah umum di sana atau melanjutkan belajar agama yag lebih tinggi yaitu MaAohad Aly. a Kelas 4 hingga kelas 7 Bagi santri yang sudah kelas empat dan sudah setara dengan tamatan SMA mereka diperbolehkan masuk perkuliahan umum yang juga disediakan di sana yaitu UNIVERSITAS ISLAM AL AZIZIYYAH (UNISAI) yang menyediakan program s1 dan juga bisa melanjutkan s2 disana juga jika sudah selesai s1. Bagi santri yang tak berkeinginan untuk melanjutkan kuliah umum bisa masuk ke dalam program MaAohad Aly yang setingkat dengan s1 juga, hanya saja masih dalam koridor mendalami ilmu agama islam yang klasik. a Kelas 7 hingga seterusnya Begitu santri sudah kelas tujuh mereka diperbolehkan untuk menjadi guru pengajar walaupun hanya sebagai guru ganti bukan guru tetap, ini bertujuan agar mereka mengetahui cara mendidik anak-anak. Juga di jenjang ini mereka sudah dibebaskan dari peraturan umum santri yang lain, dalam artinya mereka sudah tamat satu jenjang. Faktor penghambat pengembangan sistem pendidikan di Pondok MaAohadal ulum diniyyah islamiyyah samalanga yaitu : a Kurang fasilitas Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 Di pesantren MUDI mesra memiliki santri putra dan putri sekitaran lima ribu jiwa, sedangkan tempatnya sangat sempit, keadaan ini menyebabkan banyak santri yang harus belajar di teras-teras kamar, di pojok-pojok masjid, dan di balai-balai yang berdempetan sehingga menyebabkan aktivitas belajar agak terganggu. Pondok yang sempit tapi santri yang banyak menyebabkan tidur mereka pun terganggu, bagaimana tidak kamar yang berukuran 4x4 harus diisi dengan 15 sampai 20 santri. a Biaya spp yang relatif rendah Banyaknya santri miskin yang mondok di pesantren tersebut menyebabkan beban biaya spp tak bisa ditingkatkan sehingga kurangnya pemasukan untuk pondok yang seharusnya bisa digunakan untuk pembuatan kamar ataupun tempat belajar. Pondok hanya mewajibkan biaya bulanan di tahun 2024 Cuma 650. 000 persantri, yang sudah mencakup uang makan, minum dan asrama di dalamnya. a kurangya aset kurangnya aset yang dimiliki oleh pesantren menyebabkan pondok tidak memiliki pemasukan sampingan. a Kurangnya perhatian pemerintah Pesantren sebagai satu lembaga pendidikan yang banyak diminati orang masyarakat sekarang menjadi kelurahan dari sebagian orang yang tidak berkecukupan secara finansial, seharusnya pemerintah lebih peka terhadap santri yang berada di pesantren agar mereka mendapatkan biaya belajar, demi kecerdasan anak bangsa seperti pendidikan umum. Dalam hal ini perhatian pemerintah sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan generasi Indonesia yang hebat dan unggul. Faktor-faktor yang mendorong perkembangan sistem pendidikan di MaAohadal Ulum Diniyyah Islamiyyah a Manajemen pondok yang baik Pondok pesantren MUDI telah berdiri lebih seratus tahun ini menjadikan ponpes tersebut memiliki manajemen yang baik, juga banyak dijadikan sebagai acuan pondokpondok yang lain. a Sumber belajar yang energik dan berkualitas Pelajaran yang diajarkan di pesantren tersebut terbilang sangat cocok dalam menghadapi tantangan globalisasi, kitab klasik yang dipelajari serta syarahan dari guruguru yang kompeten sangat membantu dalam perkembangan santri a Lokasi pondok pesantren Yang strategis Pondok MUDI terbilang strategis yaitu hanya berjarak 4 km dari jalan utama jalur Banda aceh- medan, yang memudahkan akses bagi santri dan wali murid untuk a Tenaga pengajar yang cukup Kelebihan yang sangat mencolok pada ponpes tersebut adalah banyaknya tenaga pengajar yang sangat menunjang kesuksesan santri, bahkan banyak guru-guru dari ponpes ini harus mengajar ditempat lain karena tidak tersedia kelas bagi mereka di MUDI, sehingga banyak guru-guru disana diminta untuk mengajar di ponpes lain. Sabilarrasyad: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023 Hal : 8-16 Oleh karena itu, kita dapat melihat bahwa hambatan terhadap pengembangan sistem pendidikan tidak dapat dipisahkan dari orang-orang yang berpartisipasi di dalamnya. Peran guru agama sangat diperlukan dalam hal ini, karena mereka mempunyai pengaruh yang besar terhadap berkembangnya sistem keagamaan yang ada. Institut Agama Islam Samalanga dapat mengembangkan sistem pendidikannya, tidak terlepas dari petuah-petuah para ustadz yang senantiasa memacu adrenalin para pengurusnya dalam interior Islam, agar tidak mengendurkan suasana belajar, dan dipastikan pelajaran yang diajarkan dapat bersaing dengan perkembangan Namun para guru agama tersebut tidak akan efektif dalam mengajari para santri jika tidak dibantu dengan dukungan pemerintah. Sebagaimana sering kita melihat guru agama, para ustadz dan kyai banyak disisihkan dalam dunia pendidikan, walaupun sebenarnya pemerintah harus memberikan apresiasi besar dan ribuan terima kasih kepada mereka, karena merekalah putra-putra bangsa ini memiliki moral dan etika yang baik. Juga pemerintah harus menyamakan antara santri dan siswa dari segi fasilitas belajar dan biaya pendidikan sebagaimana peserta didik pada umumnya. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat kita ambil beberapa kesimpulan diantaranya Sistem yang diterapkan di MaAohadal ulum diniyyah islamiyyah samalanga adalah sistem pembelajaran kitab klasik . selama tiga tahun. Setelah itu diberi pilihan untuk melanjutkan pengkajian kitab kuning atau bisa juga dibarengi dengan kursus formal sarjana dan pascasarjana, serta kursus informal yaitu MaAohad Aly. Kendala yang dihadapi adalah minimnya sarana dan prasarana pengajaran, minimnya perhatian pemerintah dalam mengatur dan membiayai pengelolaan pondok pesantren, dan rendahnya bayaran yang dibebankan kepada peserta didik. Faktor yang menguntungkan: Manajemen asrama yang terbuka, sumber daya pengajaran yang dinamis dan berkualitas, lokasi asrama yang strategis dan guru yang sangat sesuai. SARAN Berdasarkan pembahasan di atas, penulis menyarankan untuk melanjutkan untuk mengembangkan pesantren mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan akhlak mulia dan karakter mulia. Dan marilah kita lebih memperhatikan kebutuhan para peserta magang Islam di seluruh dunia, agar proses pembentukan akhlak dapat berjalan dengan lancar. Dan juga himbauan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan dana untuk santri baik berupa biaya materi ataupun lainnya. DAFTAR PUSTAKA