Vol. 6, No. 1, Juni 2025, pp 40-48 https://doi.org/10.36590/jagri.v6i1.1566 http://salnesia.id/index.php/jagri jagri@salnesia.id, e-ISSN: 2746-802X Penerbit: Sarana Ilmu Indonesia (salnesia) ARTIKEL PENGABDIAN Pelatihan Aplikasi Mendeley untuk Meningkatkan Kompetensi Penulisan Akademik Mahasiswa Mendeley Application Training to Improve Students’ Academic Writing Competence Zul Astri1*, Nurul Fachrunnisa1, Isnaeni Wahab1, Sitti Aisyah1, Nuraeni1, Misnawati2 1 2 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muslim Maros, Maros, Indonesia Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Cahaya Prima, Bone, Indonesia Abstract Academic writing is an essential competence for students in supporting their academic success and scientific development. One of the common challenges faced is the proper and systematic management of references. This community service activity was aimed at providing training on the use of the Mendeley application for students of Universitas Muslim Maros, particularly those from the Faculty of Teacher Training and Education, to enhance their skills in managing scientific references. The training was conducted online via the Zoom platform on May 12, 2025, at 10:00 WITA, with a total of 133 registered participants. The evaluation results showed that approximately 93,4% of participants reported acquiring new skills that are highly useful for writing their final projects and other scientific papers. This activity is expected to serve as a solution for strengthening students' academic literacy in the digital era. Keywords: digital literacy, mendeley, academic writing PUBLISHED BY: Sarana Ilmu Indonesia (salnesia) Address: Jl. Dr. Ratulangi No. 75A, Baju Bodoa, Maros Baru, Kab. Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Article history: Submitted 04 Juni 2025 Revised 21 Juni 2025 Accepted 22 Juni 2025 Email: info@salnesia.id, jagri@salnesia.id Phone: +62 85255155883 40 Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 6, No. 1, Juni 2025 Abstrak Penulisan akademik merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa dalam menunjang keberhasilan studi dan pengembangan keilmuan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah pengelolaan referensi yang tepat dan sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley kepada mahasiswa Universitas Muslim Maros khususnya mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan guna meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola referensi ilmiah. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 12 Mei 2025 pukul 10.00 WITA dengan jumlah pendaftar sebanyak 133 orang. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 93,4% peserta menyatakan bahwa mereka memperoleh keterampilan baru yang sangat berguna untuk menyusun tugas akhir dan karya ilmiah lainnya. Pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan literasi akademik digital mahasiswa FKIP Universitas Muslim Maros melalui penguasaan aplikasi manajemen referensi. Kata kunci: literasi digital, mendeley, penulisan akademik *Penulis Korespondensi: Zul Astri, email: zulastri17@umma.ac.id This is an open access article under the CC–BY license Highlight: • • Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 93,4% peserta memperoleh keterampilan baru dalam pengelolaan referensi ilmiah menggunakan Mendeley. Hal ini berdampak langsung pada kemampuan mereka menyusun tugas akhir dan karya ilmiah secara lebih sistematis dan profesional. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan budaya akademik digital yang tertib dan etis. Kegiatan ini menjadi model penguatan literasi akademik yang dapat direplikasi di berbagai program studi untuk mendorong kualitas penulisan ilmiah di perguruan tinggi. PENDAHULUAN Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tuntutan terhadap kemampuan literasi informasi dan keterampilan penulisan akademik semakin tinggi, terutama di kalangan mahasiswa perguruan tinggi (Hartanto et al., 2019; Tarigan et al., 2021; Ahyar dan Zumrotun, 2023; Parancika et al., 2024). Penulisan akademik tidak lagi hanya dinilai dari substansi isi, tetapi juga dari ketepatan struktur, kejelasan sumber, dan kepatuhan terhadap kaidah referensi ilmiah (Haris et al., 2023; Alawiyah et al., 2025). Mahasiswa diharapkan mampu menyusun karya ilmiah yang tidak hanya original, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan dari sisi akademik dan etika (Daulay dan Pasa, 2015; Rosmiati, 2017; Luthfiah et al., 2024). Masalah dalam pengelolaan referensi secara sistematis masih menjadi hambatan umum di kalangan mahasiswa Indonesia (Bustamin et al., 2024; Purwanti et al., 2025). Termasuk mahasiswa FKIP Universitas Muslim Maros yang menjadi mitra kegiatan ini. Observasi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka belum mengenal 41 Astri1 et al. Vol. 6, No. 1, Juni 2025 penggunaan aplikasi seperti Mendeley dan mengalami kesulitan dalam menyusun kutipan dan daftar pustaka secara tepat. Kesalahan umum seperti kutipan yang tidak konsisten, daftar pustaka yang tidak sesuai gaya, hingga plagiarisme yang tidak disadari masih kerap ditemukan dalam tugas-tugas akademik (Faradiena, 2018; Pratiwi dan Aisya, 2021; Alfarezi, 2024; Putri et al., 2025). Hal ini menunjukkan perlunya intervensi berbasis pelatihan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengelola referensi secara profesional. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah pemanfaatan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengorganisasi, serta menyisipkan kutipan dan daftar pustaka secara otomatis dalam dokumen ilmiah. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan integrasi yang baik dengan pengolah kata seperti Microsoft Word, Mendeley menjadi alat bantu yang efektif untuk mempermudah proses penulisan ilmiah bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan. Melalui pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan Mendeley, terdapat peluang strategis untuk meningkatkan literasi akademik dan keterampilan digital mahasiswa secara terarah. Pelatihan ini bukan hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan baru, tetapi juga menjadi wahana pemberdayaan akademik yang dapat meningkatkan kualitas hasil karya ilmiah mahasiswa secara menyeluruh. Di sisi lain, pelatihan semacam ini juga menunjukkan bahwa institusi pendidikan memiliki komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan teknologi, sebagaimana tercermin dari antusiasme dari 133 mahasiswa yang mendaftar, serta adanya dukungan institusional berupa fasilitasi Zoom, narasumber, dan sertifikasi partisipasi sebagai bentuk nyata komitmen akademik. Berdasarkan latar belakang tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muslim Maros menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Academic Writing: Pelatihan Mendeley” yang bertujuan untuk memberikan penguatan kapasitas mahasiswa dalam mengelola referensi ilmiah secara digital. Program ini ditujukan bagi mahasiswa Universitas Muslim Maros, khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP. Pelatihan ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dalam penggunaan aplikasi Mendeley, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tugas akhir dan tantangan akademik secara lebih sistematis. Melalui pelatihan ini, diharapkan terbentuk budaya akademik yang tertib, ilmiah, dan sesuai dengan kaidah penulisan akademik yang baik. METODE Pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Senin, 12 Mei 2025 pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Maros, khususnya yang sedang menyusun tugas akhir, skripsi, atau karya ilmiah lainnya. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam beberapa tahap, yakni pengenalan, demonstrasi penggunaan Mendeley, praktik langsung, serta sesi diskusi interaktif. Materi mencakup instalasi aplikasi, pembuatan akun, pengelolaan referensi, dan integrasi dengan Microsoft Word. Peserta mendaftar melalui tautan pendaftaran daring, yang juga mempermudah panitia dalam distribusi tautan Zoom dan sertifikat kehadiran. Selama pelatihan berlangsung, peserta diarahkan untuk mempraktikkan langsung langkah-langkah yang 42 Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 6, No. 1, Juni 2025 didemonstrasikan narasumber di perangkat masing-masing. Panitia juga membagikan materi pelatihan dalam bentuk PDF dan rekaman kegiatan agar dapat diakses ulang secara mandiri oleh peserta. Sebagai bagian dari evaluasi, panitia menyebarkan kuesioner daring kepada peserta setelah kegiatan selesai. Instrumen evaluasi terdiri atas pertanyaan tertutup menggunakan skala Likert 1 hingga 5, dengan rentang penilaian dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Skala ini digunakan untuk menilai sejauh mana peserta merasa bahwa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mereka, kejelasan penyampaian oleh narasumber, kemudahan dalam menggunakan aplikasi Mendeley, serta manfaat langsung dari pelatihan terhadap kemampuan mereka dalam menyusun karya ilmiah. Selain itu, pertanyaan terbuka disisipkan untuk menggali masukan kualitatif dari peserta, termasuk kesan, saran, dan kendala yang mereka alami selama kegiatan berlangsung. Data yang diperoleh dari kuesioner ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk menganalisis capaian pelatihan dan merumuskan rekomendasi untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang. Dengan adanya evaluasi ini, pelatihan tidak hanya dinilai dari sisi teknis penyelenggaraan, tetapi juga dari perspektif pengalaman dan kepuasan peserta secara menyeluruh. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley bagi mahasiswa FKIP Universitas Muslim Maros dirancang secara sistematis dan interaktif agar dapat memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk praktik langsung, berdiskusi, dan memperoleh panduan lanjutan. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan berlangsung dalam satu rangkaian kegiatan terstruktur mulai dari pengantar teoritis, demonstrasi teknis, praktik mandiri, hingga evaluasi. Setiap tahapan dirancang untuk saling melengkapi, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh secara langsung dalam konteks penulisan akademik. Berikut adalah uraian hasil pelatihan berdasarkan setiap langkah kegiatan yang telah dilaksanakan. Penyampaian materi teoritis Pelatihan diawali dengan penyampaian materi teoritis mengenai pentingnya manajemen referensi dalam penulisan akademik. Narasumber menjelaskan bahwa kemampuan menyusun kutipan dan daftar pustaka secara sistematis merupakan keterampilan krusial yang masih sering diabaikan oleh mahasiswa. Dalam sesi ini, dijelaskan pula beragam permasalahan yang sering muncul akibat penyusunan referensi manual, seperti inkonsistensi gaya kutipan, daftar pustaka yang tidak terstandar, serta risiko plagiarisme yang tidak disengaja. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi PowerPoint yang memperkenalkan konsep dasar manajemen referensi dan pengantar terhadap aplikasi Mendeley sebagai solusi praktis. Respons peserta terhadap sesi ini cukup tinggi; mereka aktif bertanya di kolom chat dan mencatat poin-poin penting dari penjelasan yang diberikan. Gambar 1 di bawah ini menunjukkan penjelasan mengenai manfaat penggunaan aplikasi Mendeley yang dipaparkan oleh narasumber selama sesi pelatihan. 43 Astri1 et al. Vol. 6, No. 1, Juni 2025 Gambar 1. Materi pelatihan yang menjelaskan manfaat penggunaan aplikasi Demonstrasi penggunaan aplikasi Mendeley Setelah pemaparan materi, pelatihan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan aplikasi Mendeley. Narasumber membimbing peserta untuk mengunduh dan menginstal aplikasi di perangkat masing-masing, kemudian membuat akun pengguna secara daring. Peserta diperlihatkan bagaimana menambahkan referensi dari berbagai sumber seperti file PDF, artikel jurnal daring, dan buku elektronik. Mereka juga diajarkan cara mengelompokkan referensi ke dalam folder sesuai topik penelitian, serta menambahkan catatan kecil untuk setiap referensi guna memudahkan pencarian di kemudian hari. Demonstrasi dilakukan secara bertahap dan jelas, sehingga peserta dapat mengikuti proses dengan mudah. Banyak peserta yang baru pertama kali mengenal Mendeley menyatakan bahwa sesi ini membuka wawasan mereka terhadap pentingnya manajemen referensi digital. Gambar 2 di bawah ini memperlihatkan salah satu materi pelatihan yang berisi tahapan penggunaan aplikasi Mendeley untuk membantu mahasiswa dalam manajemen referensi akademik. Gambar 2. Tampilan slide langkah-langkah penggunaan aplikasi Mendeley Integrasi Mendeley dengan Microsoft Word Salah satu bagian yang paling menarik bagi peserta adalah integrasi antara Mendeley dan Microsoft Word. Dalam sesi ini, narasumber memperlihatkan bagaimana cara memasang plugin Mendeley di Word serta menyisipkan kutipan secara otomatis ke dalam dokumen. Peserta juga ditunjukkan cara memilih gaya kutipan ilmiah sesuai kebutuhan, seperti APA, MLA, atau Chicago dan secara otomatis menghasilkan daftar 44 Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 6, No. 1, Juni 2025 pustaka di akhir dokumen. Kemampuan ini dinilai sangat membantu mahasiswa yang sebelumnya menyusun daftar pustaka secara manual, yang kerap menimbulkan kesalahan format dan memakan waktu. Praktik mandiri oleh peserta Setelah sesi demonstrasi, peserta diarahkan untuk melakukan praktik mandiri secara langsung. Dengan mengikuti pendekatan learning by doing, peserta diminta untuk menginstal Mendeley, menambahkan referensi, dan mencoba menyisipkan kutipan ke dalam dokumen Word yang telah disiapkan. Praktik ini dilakukan secara real time dengan panduan langsung dari narasumber. Praktik langsung ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan baru secara nyata. Sesi tanya jawab interaktif Setelah praktik selesai, pelatihan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan, baik melalui mikrofon maupun kolom chat Zoom. Pertanyaan yang muncul beragam, mulai dari teknis instalasi hingga cara membuat highlight pada artikel yang dimasukkan di aplikasi Mendeley. Narasumber menjawab pertanyaan dengan sabar dan jelas, bahkan terkadang memberi demonstrasi ulang untuk memperkuat pemahaman peserta. Sesi ini menambah kedekatan antara peserta dan narasumber, serta memperkaya pemahaman praktis dari materi yang telah disampaikan sebelumnya. Dokumentasi dan tindak lanjut Untuk memastikan keberlanjutan dampak pelatihan, panitia membagikan dokumentasi kegiatan berupa rekaman Zoom dan file PDF panduan penggunaan Mendeley. Semua materi ini disebarluaskan melalui grup WhatsApp yang dibentuk khusus untuk peserta. Grup ini tidak hanya menjadi wadah distribusi materi, tetapi juga berfungsi sebagai forum diskusi lanjutan apabila peserta menghadapi kendala setelah pelatihan. Peserta mengapresiasi ketersediaan materi yang dapat dipelajari ulang secara mandiri, terutama bagi mereka yang mungkin mengalami gangguan teknis saat sesi berlangsung. Gambar 3 di bawah ini menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan yang terlihat serius mendengarkan materi. Gambar 3. Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan 45 Astri1 et al. Vol. 6, No. 1, Juni 2025 Hasil evaluasi dan dampak pelatihan Evaluasi dilakukan melalui kuesioner online yang dibagikan di akhir sesi. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 93,4% peserta menyatakan bahwa mereka memperoleh keterampilan baru yang sangat berguna untuk menyusun tugas akhir dan karya ilmiah lainnya, jumlah ini didapatkan dari jumlah presentasi kategori setuju dan sangat setuju yang dikelompok ke dalam satu kategori yaitu ‘setuju’ karena keduanya mencerminkan sikap positif terhadap pernyataan. Mereka merasa lebih percaya diri dalam menulis karena terbantu oleh fitur otomatisasi kutipan dan daftar pustaka. Beberapa peserta juga menyampaikan testimoni positif bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Selain memberikan dampak teknis, pelatihan ini juga meningkatkan motivasi akademik peserta dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi digital dan kompetensi penulisan akademik mahasiswa FKIP Universitas Muslim Maros. Gambar 4 dibawah ini merupakan tampilan kuesioner online yang diberikan kepada peserta di akhir sesi kegiatan. Gambar 4. Form evaluasi kegiatan webinar Adapun Gambar 5 di bawah ini menunjukkan salah satu hasil dari instrumen evaluasi kegiatan webinar yang disusun menggunakan Google Form. Instrumen ini dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan peserta terhadap materi pelatihan yang telah diberikan. Pada bagian ini, peserta diminta menilai sejauh mana materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka, khususnya dalam membantu mereka memperoleh keterampilan baru untuk menyusun tugas akhir. Skala penilaian yang digunakan bersifat linier, mulai dari 1 (Sangat Tidak Setuju) hingga 5 (Sangat Setuju), sehingga memungkinkan analisis kuantitatif terhadap persepsi peserta. Evaluasi ini bertujuan untuk memberikan umpan balik untuk meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang. Gambar 5. Diagram salah satu hasil instrumen evaluasi kegiatan webinar 46 Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 6, No. 1, Juni 2025 Hasil evaluasi yang diperoleh melalui Google Form, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 5, menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan ini. Skor tertinggi diberikan pada pertanyaan tentang sejauh mana materi pelatihan membantu mereka memperoleh keterampilan baru dalam menyusun tugas akhir. Sebagian besar responden memberikan nilai 4 dan 5 pada skala penilaian, yang menunjukkan bahwa pelatihan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan akademik mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital seperti penggunaan aplikasi Mendeley dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi penulisan akademik mahasiswa. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Bustamin et al. (2024) yang menegaskan bahwa pelatihan berbasis aplikasi digital mampu meningkatkan efektivitas mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah secara sistematis. Selain itu, Haris et al. (2023) juga menekankan bahwa integrasi perangkat lunak manajemen referensi secara signifikan mengurangi tingkat kesalahan sitasi dan meningkatkan kualitas naskah akademik. Refleksi ini memperkuat bahwa pelatihan serupa memiliki urgensi untuk diimplementasikan secara berkala di perguruan tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam membentuk budaya akademik digital yang berkelanjutan. Dalam konteks pendidikan tinggi, kegiatan ini dapat dijadikan model bagi pelatihan serupa di fakultas atau program studi lain. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dalam penggunaan aplikasi referensi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya akademik yang profesional, disiplin, dan berbasis teknologi. Mahasiswa yang dibekali dengan keterampilan ini cenderung lebih siap dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas dan sesuai dengan standar akademik yang berlaku. Ke depan, pelatihan seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan secara berkala dan terstruktur. Dengan dukungan yang lebih luas dari institusi, pelatihan ini dapat dikembangkan menjadi bagian dari program penguatan literasi digital dan akademik mahasiswa. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, melainkan bagian integral dari upaya perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di era digital. KESIMPULAN Pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley yang dilaksanakan secara daring terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan penulisan akademik mahasiswa, sebagaimana tercermin dari hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa 93,4% peserta memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat dalam penyusunan tugas akhir. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen referensi yang sistematis dan penggunaan teknologi akademik. Oleh karena itu, berdasarkan hasil evaluasi positif ini, pelatihan serupa perlu dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang dapat memperkuat budaya akademik berbasis digital di lingkungan perguruan tinggi. DAFTAR PUSTAKA Ahyar, A.M., Zumrotun, E., 2023. Upaya Meningkatkan Budaya Literasi di Sekolah Dasar melalui Implementasi Program Kampus Mengajar. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 6(2), 291-301. Https://Doi.Org/10.54069/Attadrib.V6i2.586. 47 Astri1 et al. Vol. 6, No. 1, Juni 2025 Alawiyah, T., Juniarti, R.N., Syuhada, I., Arraziq, M.E., Mubarok, I., 2025. Optimalisasi Penggunaan Kalimat Efektif dalam Penulisan yang Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia. Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance 5(1), 132148. https://bureaucracy.gapenas-publisher.org/index.php/home/article/view/522 Alfarezi, A., 2024. Analisis Kesulitan Menulis Akademik pada Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Curup Angkatan 2021. [Skripsi]. Institut Agama Islam Negeri, Curup. Bustamin, S., Sinaga, W., Sufiani, A., 2024. Pendampingan Pelatihan Literasi Digital dalam Penyusunan Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa di STIKES Mayapada. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat 4(1), 60-70. Https://Doi.Org/10.54065/IPMAS.4.1.2024.488. Daulay, H.P., Pasa, N., 2015. Peranan Etika Akademik di Perguruan Tinggi dalam Membentuk Sikap Ilmiah. Jurnal Al-Irsyad 5(1), 59-65. Faradiena, F., 2018. Pengukuran dan Pemodelan Ketidakjujuran Akademik di Kalangan Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta. Haris, I., Kusumarini, E., Zagoto, S.F.L., Kusumawati, I., Arifudin, O., 2023. Pengenalan Teknis Penggunaan Software Turnitin dan Mendeley Desktop untuk Meningkatkan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa Baru. Journal of Human and Education 3(2), 172-178. https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/187. Hartanto, C.F.B., Rusdarti, R., Abdurrahman, A., 2019. Tantangan Pendidikan Vokasi di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Unggul. Prosiding Seminar Pascasarjana 2(1), 163-171. https://proceeding.unnes.ac.id/snpasca/article/view/267 Luthfiah, N., Salminawati, S., Dahlan, Z., 2024. Persepsi Mahasiswa tentang Penggunaan Artificial Intelligence Quillbot dalam Mengatasi Plagiarisme dan Kesadaran Etika Akademik Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan 7(1), 259-266. Https://Doi.Org/10.37329/Cetta.V7i1.3153. Parancika, R.B., Aris, M., Sylviana, S., 2024. Perspektif Regulasi Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Tantangan dan Peluang Dosen di Era 4.0 pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati 5(1), 201214. https://jipmukjt.com/index.php/JIPMuKjt. Pratiwi, M.A., Aisya, N., 2021. Fenomena Plagiarisme Akademik di Era Digital. Publishing Letters 1(2), 16-33. Https://Doi.Org/10.48078/PUBLETTERS.V1I2.23. Purwanti, A., Mahmudah, M., Maq, M.M., 2025. Pendampingan Mahasiswa dalam Mengoptimalkan Penyusunan Karya Ilmiah melalui Mendeley. Jurnal Pengabdian Masyarakat Amayo 4(1), 81-92. Https://Doi.Org/10.56606/Hikmayo.V4i1.280. Putri, D.A., Mujahidi, K., Feriyansyah, F., Wardiningsih, R., Khotmi, H., Dewi, R.Y., Umam, K., 2025. Pelatihan Pengaplikasian Mendeley dalam Penulisan Tugas Akhir untuk Mahasiswa. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat 5(1), 277-288. https://ejournal.baleliterasi.org/index.php/kreasi/article/view/1354 Rosmiati, A., 2017. Dasar-Dasar Penulisan Karya Ilmiah. ISI Press, Surakarta. Tarigan, W.P.L., Sipahutar, H., Harahap, F., 2021. The Effect of Interactive Digital Learning Module on Student’s Learning Activity and Autonomy. Jurnal Pendidikan Biologi 14(2), 196-208. Https://Doi.Org/10.20961/BioedukasiUns.V14i2.49366. 48