TELEKONTRAN, TELEKONTRAN,VOL. VOL. 11,NO. NO. 2,2,OKTOBER OKTOBER2023 DOI : 10. 34010/telekontran. p-ISSN : 2303 Ae 2901 e-ISSN : 2654 Ae 7384 Perkembangan Teknologi Pakan Ikan Otomatis dalam Perikanan Modern : Tinjauan Literatur Development of Automated Fish Feed Technology in Modern Fisheries: Literature Review Diana Eka Putri*. Reisha Oktaviani Putri. Tiara Yusti Dinanti. Diky Zakaria Universitas Pendidikan Indonesia. Jl. Dr. Setiabudi No. Isola. Kec. Sukasari. Kota Bandung. Jawa Barat Email*: dianaeka2003@upi. Abstrak - Kemajuan teknologi era Revolusi Industri 4. 0 saat ini semakin meningkat, termasuk dalam bidang budidaya ikan. Konsep dari budidaya ikan modern sendiri melibatkan pemberian pakan otomatis berdasarkan waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Hal ini memungkinkan pemilik budidaya ikan memberi pakan secara teratur dan konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan merangkum hasil studi alat pakan ikan otomatis berbasis IoT sebelumnya, menjawab pertanyaan penelitian, dan memberikan saran pengembangan yang dapat diimplementasikan pada alat pakan ikan otomatis. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan mengumpulkan data dari Google Scholar, menggunakan kata kunci (AuPakan Ikan OtomatisAy dan AuIoTA. Dari 402 artikel yang ditemukan, dipilih 20 artikel relevan untuk Hasil artikel ini menyajikan gambaran mengenai perkembangan pakan ikan otomatis. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, para peneliti telah berhasil membuat pakan ikan otomatis menggunakan mikrokontroller dengan akurasi waktu yang sesuai dengan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang perkembangan teknologi pakan ikan Implementasi hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi budidaya ikan, memberikan solusi inovatif terhadap kendala yang ada, dan memudahkan peternak ikan dalam mengelola usahanya. Dengan demikian, pengembangan alat pakan ikan otomatis berbasis IoT diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan sektor perikanan dalam menghadapi Revolusi Industri 4. Kata kunci : Pakan Ikan Otomatis. Internet of Things. Mikrokontroller Abstract - Technological advances in the era of the Industrial Revolution 4. 0 are currently increasing, including in the field of fish farming. The concept of modern fish farming itself involves automatic feeding based on a predetermined time. This allows fish farm owners to feed regularly and consistently. The purpose of this research is to analyze and summarize the results of previous studies of IoT-based automatic fish feed devices, answer research questions, and provide development suggestions that can be implemented in automatic fish feed devices. This research uses a systematic literature review method by collecting data from Google Scholar, using keywords ("Automatic Fish Feed" AND "IoT"). Of the 402 articles found, 20 relevant articles were selected for analysis. The results of this article present an overview of the development of automated fish feed. It can be concluded that overall, researchers have succeeded in making automatic fish feed using microcontrollers with time accuracy that is in accordance with the predetermined. This research contributes to the understanding of the development of automatic fish feed technology. The implementation of the research results is expected to increase the efficiency of fish farming, provide innovative solutions to existing obstacles, and facilitate fish farmers in managing their business. Thus, the development of IoT-based automatic fish feed tools is expected to make a positive contribution to the progress of the fisheries sector in facing the Industrial Revolution 4. Keywords : Automatic Fish Feed. Internet of Things. Microcontroller TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 PENDAHULUAN Kemajuan teknologi di Revolusi Industri 4. kini mengalami peningkatan signifikan, sehingga memudahkan manusia dalam menjalankan pekerjaannya, termasuk dalam aspek komunikasi, budidaya, industri, dan bidang lainnya. Salah satu kemajuan dari teknologi yang ada saat ini yaitu kemampuannya untuk mengoperasikan suatu perangkat secara otomatis. Otomatisasi membuat pekerjaan lebih mudah, membuat hasil yang diperoleh lebih efisien, hemat biaya, dan praktis . Otomatisasi membuat pekerjaan manusia lebih cepat dan lebih sederhana, serta dengan diterapkan pada seluruh berbagai bidang kegiatan, salah satunya dalam budidaya ikan. Pada era revolusi industri ini, pelaku usaha, terutama di bidang budidaya ikan, dihadapkan pada tantangan yang signifikan. Revolusi ini mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam meningkatkan keterampilan serta produk budidaya mereka . Dengan menerapkan teknologi informasi, pembudidaya ikan diharapkan lebih siap untuk bersaing di masa depan, terutama dengan Revolusi Industri 4. 0 yang sedang berkembang . Saat ini memelihara ikan tidak hanya dijadikan sebagai hobi semata namun bisa juga untuk kegiatan budidaya yang menghasilkan secara ekonomi . Banyak Masyarakat yang tertarik dengan budidaya ikan dikarenakan banyaknya pilihan media yang bisa digunakan untuk memelihara ikan seperti di kolam, akuarium, dan masih banyak lagi. Namun budidaya ikan perlu perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan secara Perlu penjadwalan serta pemantauan untuk pemberian pakan kepada ikan agar kesehatan dan kualitas ikan tetap terjaga . Jika peternak ikan tidak memiliki pemahaman serta waktu yang cukup untuk pemeliharaan ikan, dapat menyebakan ikan sakit, bahkan mati. Metode pemberian pakan ikan tradisional sering kali tidak efisien, sehingga menyebabkan tingkat pertumbuhan yang tidak optimal dan pemborosan sumber daya . Dalam peternakan ikan. Internet of Things sangat penting untuk memantau dan mengontrol pertumbuhan ikan secara real time dan efektif. Konsep "Internet of Things" adalah gagasan yang menghubungkan berbagai perangkat elektronik ke jaringan yang dikenal sebagai internet, yang memungkinkan mereka berinteraksi satu sama lain dan berbagi data secara otomatis. Dalam konteks perikanan. IoT membuka peluang besar untuk mengoptimalkan manajemen budidaya ikan . Konsep dari perikanan modern yaitu dapat memberikan pakan ikan secara otomatis dengan waktu yang sudah di tentukan . Teknologi dari pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things ini menggabungkan teknologi sensor, cloud computing, dan pemantauan pengendalian yang lebih canggih terhadap aspek-aspek kunci dalam budidaya ikan . Ini memungkinkan bagi pemilik budidaya ikan untuk memberikan makanan secara teratur dan konsisten kepada ikan. Sebelum kita memberikan solusi-solusi inovatif untuk pakan ikan otomatis dalam perikanan modern yang telah dijelaskan di atas, maka kami melihat hasil studi terdahulu yang telah memberi wawasan mengenai tantangan ini. Studi-studi sebelumnya telah menjelaskan mengenai hal-hal apa saja yang diperlukan untuk membuat alat pakan ikan otomatis, dan informasi lainnya yang dapat menjadi landasan yang berharga untuk pengembangan kedepannya. Dari studi-studi sebelumnya alat pakan otomatis ini hanya bisa sekedar memberi pakan di jam yang telah ditentukan sebelumnya, atau alat yang dapat memberi pakan berdasarkan suhu dan pH air . Berdasarkan beberapa saran yang dijelaskan pada studi-studi sebelumnya masih perlu pengembangan pada alat pakan ikan otomatis ini. Pengembangan yang bisa diimplementasikan untuk alat ini yaitu pengembangan pada sistem monitoring alat dengan menambahkan seperti fitur untuk mengecek kualitas air, informasi mengenai pakan ikan, serta dapat menentukan seberapa jauh lemparan pakannya . Diharapkan dengan adanya pengembangan ini dapat mengoptimalkan kinerja pada alat pakan ikan otomatis, dengan adanya fitur untuk mengecek kualitas air, informasi pakan ikan yang meliputi informasi gizi pakan, takaran pemberian paka. , menentukan seberapa jauh lemparan pakannya, sehingga tidak ada lagi ikan mati yang diakibatkan karena kualitas air yang buruk, berat pakan yang diberikan lebih sedikit dari jumlah ikan dan dengan adanya pendeteksi jarak lemparan pakan akan mengurangi angka kematian ikan . Sejauh ini belum ada peneliti yang melakukan literature review yang secara komprehensif membahas tentang Perkembangan Teknologi Pakan Ikan Otomatis dalam Perikanan Modern. Mengingat kurangnya literature review yang mendalam mengenai topik ini, kami telah Menyusun literature review yang mendalam TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 tentang topik ini. Kami menampilkan literature review yang sistematik dalam membahas perkembangan teknologi pakan ikan otomatis dalam perikanan modern dengan berfokus pada alat yang berbasis IoT. Berikut merupakan research question yang kami diskusikan mengenai topik ini, pertama mengenai jenis mikrokontroller apa yang Kedua, mengenai fitur apa saja yang ada pada pakan ikan otomatis. Ketiga, mengenai bagaimana akurasi waktu pada pemberian pakan ikan otomatis. Terakhir, mengenai kekurangan atau kendala apa saja pada alat pakan ikan otomatis. Pada literature review ini, kami akan mengkaji dan memahami lebih dalam lagi mengenai alat perkembangan pakan ikan otomatis dalam perikanan modern. Tujuan dari dibuatnya literature review ini ialah untuk menganalisis serta merangkum hasil studi alat Pakan ikan otomatis berbasis IoT sebelumnya, sehingga kami dapat mengidentifikasi, menjawab pertanyaan pertanyaan (RQ) yang sudah kami buat serta dapat membuat inovasi baru atas saran yang telah diberikan oleh penulis pada jurnal yang kami kaji. Selain itu, kami akan menjabarkan mengenai pengembangan yang akan diimplementasikan untuk alat pakan ikan otomatis. Dengan melakukan tinjauan menyeluruh terhadap literatur terdahulu, artikel ini diharapkan akan memberikan wawasan untuk pengembangan pakan ikan otomatis di masa yang akan Diharapkan bahwa pengembangan alat pakan ini akan membuat budidaya ikan menjadi lebih mudah. II. METODOLOGI Metode yang kami digunakan pada penelitian ini menggunakan metode systematic literature Pada tahap awal, data dikumpulkan dengan metode studi pustaka. Setelah itu, data diseleksi, dianalisis, dan disimpulkan untuk mencapai kesimpulan . Seleksi Artikel Dengan menggunakan database Google Scholar, artikel-artikel yang relevan dengan topik yang kami ambil dikumpulkan kemudian dipilih yang paling sesuai. Google Scholar dipilih karena dapat diakses dengan Google Scholar pun dipilih sebagai media publikasi karena artikel artikel yang ada di Google Scholar dihasilkan oleh para akademisi, baik dosen, mahasiswa, dan lainlain. Kata kunci yang digunakan yaitu (AuPakan Ikan OtomatisAy DAN AuIoTA. Penelitian ini dilakukan pada Minggu, 23 September 2023 dengan keterangan sebagai berikut Tabel I. Table I. Proses seleksi artikel pada database google scholar Proses Memasukan keyword AuPakan Ikan OtomatisAy DA AuIoTAy di Google Scholar berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci Artikel dengan kriteria 5 tahun terakhir . 9 Ae 2. Mengecualikan artikel dengan akses tertutup Mengecualikan skripsi/tugas Akhir Mengecualikan Buku Mengecualikan relevan dengan judul literatur Jumlah akhir yang digunakan Jumlah Artikel 20 artikel 20 artikel Berdasarkan Tabel I dapat disimpulkan bahwa, berdasarkan kata kunci yang digunakan terdapat 368 artikel dan setelah melewati proses seleksi dan pengkajian, kami mendapatkan 20 artikel dari total 368 artikel. Proses Tinjauan Artikel Setelah proses pemilahan artikel selesai, tahap selanjutnya penulis mengunduh sebanyak 20 artikel untuk diulas dan menjawab 4 RQ yang telah ditentukan, memberikan diskusi, serta memberikan i. HASIL DAN PEMBAHASAN Ringkasan Ulasan Artikel Adupun hasil ringkasan ulasan artikel dapat dilihat pada Tabel II, dimana terdapat hasil ringkasan 20 artikel yang diulas dan diidentifikasi guna menjawab pertanyaan berdasarkan RQ1. RQ2. RQ3 dan RQ4. Menjawab RQ Berdasarkan hasil dari review artikel. RQ1 tentang AuJenis mikrokontroller apa yang digunakan?Ay telah terjawab. Mayoritas artikel menyatakan bahwa jenis mikrokontroller yang digunakan itu antara lain Arduino Uno atau Nano. NodeMCU ESP8266, dan Wemos D1R1 atau Wemos D1 mini. Arduino Uno atau Nano biasa digunakan untuk membuat program serta dapat mengendalikan berbagai macam rangkaian elektronika, dan memudahkan dalam membuat prototyping project . TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 Tabel II. Hasil Ringkasan Ulasan Artikel No Referensi Riantama. Fatimah . Haq. Nurfiana RQ1 NodeMCU dan ESP32 yang memiliki modul kamera dan fitur nirkabel WiFi Bluetooth. RQ2 Alat pakan ikan otomatis memiliki fitur untuk mengecek kekeruhan air Selain itu, alat ini sudah terintegrasi dengan web yang dirancang untuk memantau alat Web menampilkan tingkat kekeruhan, suhu air, gambar kondisi akuarium, dan memberikan laporan setiap Arduino UNO Atmega 328 RQ3 RQ4 Tingkat akurasi tinggi seseuai dengan jadwal yang sebelumnya, menggunakan modul RTC. Alat pakan ikan otomatis ini memberikan pakan pada jadwal yang telah diatur, yaitu pukul 09. 00 dan 17. yang menunjukkan tingkat Menggunakan modul RTC. Salah satu kendala yang dihadapi adalah bahwa karena sistem LED indikator, tidak dapat menunjukkan fungsi sistem secara optimal. Salah satu kekurangan alat ini adalah takaran pakan yang Hasil penelitian tiga menunjukkan bahwa pakan yang diperlukan adalah 22,5 gram, tetapi dikeluarkan rata-rata 22,8 gram. Pada minggu kedua, pakan yang diperlukan adalah 67,5 gram, tetapi dikeluarkan rata-rata 67,9 gram. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi Susanthi . RQ1 ESP8266 NodeMCU RQ2 Alat pakan ikan otomatis ini terintegrasi dengan aplikasi Blynk menggunakan smartphone mereka untuk mengatur jadwal pemberian pakan dan menampilkan sisa tabung dan posisi tabung. Arduino Uno R3 Alat pakan ikan otomatis ini memiliki fitur untuk mengukur jarak yang tepat untuk pakan ikan. Amarudin. Saputra. Utami et al. Ardiansyah. Marwondo. Sarjono . Arduino Uno R3, Arduino ini dipilih kompatibilitasnya yang luas dengan berbagai sensor serta fleksibel untuk menulis kode Pada alat pakan ikan otomatis ini, terdapat fitur untuk mendeteksi tingkat panas atau dinginnya air. Alat pakan ikan otomatis ini terhubung dengan modul Wi-Fi ESP8266 yang terhubung dengan Thinkspeak keadaan kolam, serta menampilkan informasi suhu, dan kadar pH. RQ3 Tingkat akurasi dari alat pakan ikan otomatis ini dilakukan beberapa kali skenario berbeda, alat ini dapat bekerja sesuai dengan yang sudah ditentukan Tingkat akurasi waktu pemberian pakan otomatis ini cukup akurat, namun ada selisih perbedaan waktu yaitu 1 menit lebih lambat dibanding dengan jam . , dikarenakan saat menginstal membutuhkan waktu untuk menyelesaikan prosesnya. Tingkat akurasi waktu pemberian pakan otomatis ini cukup akurat, namu ada perbedaan 11 detik dengan waktu yang aslinya. Hal ini masih dapat ditoleransi karena tidak terlalu dengan waktu aslinya. RQ4 Kendala pada alat ini yaitu alat ini belum ada pengontrolan jarak jauh via sms. IoT, dll yang dapat lebih mudah pengontrolannya. Kekurangan dari alat ini yaitu pada sensor jarak ultrasonik, sebagai pembaca jarak pada penampungan pakan ikan memiliki tingkat error yang cukup renda, namun alat masih dapat berfungsi dengan baik. Kendala yang dialami yaitu pengaturan jadwal yang masih diatur dalam source code. Kekurangan dari alat ini yaitu terdapat beberapa kali perbaikan pada prototype, serta beberapa kali perbaikan kode program. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi Sawabudin. Andriyanto. Ristyawan . RQ1 NodeMCU ESP 8266. RQ2 Alat pakan ikan otomatis ini terintegrasi dengan aplikasi Blynk memungkinkan pengguna untuk mengatur jadwal pemberian pakan dan menampilkan kapasitas pakan. RQ3 Alat pemberian pakan ikan otomatis ini bekerja tepat waktu sesuai dengan jadwal yang diatur, yaitu pukul 07,30, pukul 13. 15, dan 00, sehingga waktu pemberian pakan memerlukan waktu tunggu 1 detik. Oleh karena itu, waktu pemberian pakan otomatis ini bisa dikatakan RQ4 Salah satu kendala dengan alat ini melontarkan pakan ikan dengan jarak yang jauh. Kekurangan lain dari alat ini adalah bahwa hasil takaran pakan tidak sama pada pagi, siang, dan malam. NodeMCU ESP8266. NodeMCU ESP8266 dipilih karena bersifat open-source, memiliki library yang cukup mudah, dan terhubung langsung ke internet. Pada alat pakan ikan otomatis ini, terdapat panel surya sebagai sumber daya listrik untuk menghidupkan sistem, serta terintegrasi dengan aplikasi Blynk pada smartphone melakukan pengaturan jadwal smartphone, dapat menampilkan pendeteksi suhu, serta sistem pendeteksi belerang . engujian pH Alat pemberian pakan ikan otomatis ini beroperasi tepat waktu sesuai dengan jadwal yang diatur, yaitu pada 00 WITA dan WITA, sehingga waktu pemberian sangat akurat. Kekurangannya adanya fitur kamera yang dapat digunakan untuk memantau kondisi Serta sistem yang mencegah pemborosan pakan dengan mengidentifikasi apakah ikan lapar. Yadnya. Putra. Purnama . TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi S. Megah Sari. Nur Insani et al. RQ1 NodeMCU yang sudah dipasangi modul WiFi ESP2866. Fernanda. Wellem . Arduino Nano. MCU ESP8266 Ibrahim. Syifa. Fujiharsono Arduino Nano Atmega328. Node MCU ESP8266. RQ2 Pada alat pakan ikan otomatis ini. Telegram. Aplikasi ini dapat memberikan informasi berupa jadwal pemberian pakan, sisa pakan, serta dapat memberikan perintah pakan pada menu beri RQ3 Alat pemberian pakan ikan otomatis ini berfungsi sesuai jadwal, yaitu pada 00, pukul 15. dan pukul 18. Akibatnya, waktu pemberian pakan ikan otomatis ini sangat RQ4 kendala dari sistem ini ada pada pengiriman notifikasi telegram yang dipengaruhi oleh kecepatan Kekurangan pada alat ini yaitu tampilan pada aplikasi Telegram masih terlihat sederhana. Serta sistemnya masih sulit diakses oleh pengguna biasa Node Pada alat pakan ikan otomatis ini. Android menggunakan platform Kodular. Aplikasi ini dapat mengatur jadwal pemberian pakan, menampilkan jadwal pemberian Tingkat akurasi waktu pemberian pakan ikan Pengujian alat ini dilakukan selama tujuh hari dan di dua jam yang berbeda, yaitu di pagi hari pukul 07. 00, dan sore pukul 15. Alat berfungsi tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah Waktu pemberian pakan ikan otomatis ini cukup Alat ini diuji selama tujuh hari dan dilakukan pada tiga jam yang berbeda setiap hari, yaitu pukul 00, pukul 13. 00, dan Pada pengujian keenam pada pukul 13. takaran pakar keluar adalah 6 gram, seharusnya 0 gram. Ini adalah kesalahan satu kali dalam seminggu. Kekurangan pada alat ini yaitu tidak memunculkan notifikasi apabila pakan pada wadah akan segera Salah satu kendala dengan alat ini adalah suhu yang tidak stabil. Sensor pH, yang memiliki error 5,29%, kurang akurat. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi 11 H. Nugroho. Ferdiansyah RQ1 Node MCU ESP8266. RQ2 Alat pakan otomatis ini memiliki fitur yang dapat memantau suhu air dan pH air, dan juga dapat membuat pakan ikan otomatis berbasis suhu dan jam. RQ3 Tingkat prototype ini tidak dilihat dari waktu, namun dilihat dari fungsional aplikasinya, dan aplikasinya berjalan WemosD1R1 Memberikan Pakan berdasaran waktu atau jadwal, memonitoring pemberian pakan ikan, memberi pemberitahuan Ketika pakan habis Tingkat akurasi waktu pemberian pakan ikan perbadingan, karena ada yang dilakukan secara Namun untuk pemberian pakan secara otomatis atau pemberian pakan ikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemberian pakan dibandingkan yang manual. Anindita. Mahendra. Hadiyanto . RQ4 Kendala pada pakan ikan otomatis ini yaitu terletak pada kecepatan aplikasi sesuai dengan RAM perangkat android yang digunakan. Kekurangan dari pakan ikan otomatis ini adalah bahwa aplikasi ini hanya dirancang untuk versi mobile, tidak mendukung sistem operasi Android di bawah Jelly Bean, dan antarmuka yang Kekurangannya terdapat pada waktu pemberian makan, dan takaran makanan. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi 13 A. Muhammad. Hayuan. Putra et al. RQ1 WemosD1R1 RQ2 Memberikan Pakan berdasaran waktu atau jadwal, memonitoring pemberian pakan ikan, memberi pemberitahuan Ketika pakan habis Suryadi. Mindit. Dede . WemosD1 Mini Memberikan Pakan berdasaran waktu atau jadwal dan manual melalui android, dan memonitoring pakan di tempat Prabowo. Kusnadi. Subagio . RQ3 Tingkat akurasi waktu pemberian pakan ikan perbadingan, karena ada yang dilakukan secara Namun untuk pemberian pakan secara otomatis atau pemberian pakan ikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemberian pakan dibandingkan yang manual. RQ4 Kekurangannya terdapat pada waktu pemberian makan, dan takaran makanan. Alat pemberian pakan ikan otomatis ini dapat bekerja tepat waktu sesuai dengan jadwal yang diatur, yaitu pukul 08:00, 10:00, 12:00, 14:00, dan 16:00 sehingga waktu pemberian akurat. Mikrokontroler yang Memberikan Pakan otomatis Menurut hasil pengujian, adalah berdasaran dan penjadwalan WemosD1 Mini memonitoring ketersediaan pakan pemberian makan ikan memberikanpemberitahuan sistem Ketika pakan sudah habis dengan Kelambatan buzzer dan ke smartphone pakan selama beberapa detik masih dapat diterima, dan tidak melebihi durasi satu menit. Kendala pada alat ini yaitu terdapat pada rentang jarak. Kekurangan pada alat ini yaitu alat akan bekerja apabila terhubung dengan sinyal internet. Kekurangan pada alat ini yaitu bisa ditambahkan sensor suhu dan pH, serta kurangnya pengembangan pada aplikasi mobile untuk memudahkan monitoring. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi 16 K. Yahya Nashrullah. Setyawan. Fajaryanto RQ1 Raspberry Pi Raspberry Pi 3 Fonna. Husaini. Indrawati . RQ2 RQ3 Dapat memberi pakan ikan secara terjadwal otomatis, memonitoring keadaan kolam dengan webcam, dan mengecek ketersediaan pakan dalam penampungan RQ4 Kelemahan dari perangkat ini adalah kebutuhan akan perangkat tambahan, seperti modem wavecom untuk menerima SMS dan RS232 untuk menghubungkan modem wavecom ke perangkat Arduino. Penggunaan kontrol SMS juga diperlukan, dan jika digunakan secara berkelanjutan, penggunaan SMS bisa menjadi kurang efisien karena biayanya yang cukup tinggi Memberikan pakan otomatis sesuai Hasil pengujian kekurangan seperti keterbatasan jadwal, mengirimkan foto setelah menunjukkan bahwa alat daya dan kapasitas, keterbatasan pemberian pakan, memberikan pemberi ikan dalam pemberitahuan ketika pakan hampir otomatis berbasis Raspberry keterbatasan Pi memiliki error rata-rata jaringan, dan kesulitan dalam 4 detik . Artinya, terdapat pengembangan selisih waktu sebesar 2. detik antara waktu yang telah ditentukan dengan waktu sebenarnya ketika alat memberikan pakan TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 No Referensi 18 S. Samsugi. Gunawan. Thyo et al. RQ1 Arduino Atmega328 RQ2 Uno Dapat mengatur memberi makan Fath. Ardiansyah NodeMCU ESP8266 Nurhadi. Arinal. Patricia, et al. Arduino Uno RQ3 waktu dan Hasil ikan secara menunjukkan bahwa alat ini memiliki perbedaan waktu sebesar dua detik antara waktu yang ditetapkan dan waktu sebenarnya ketika alat memberikan pakan RQ4 Kekurangan alat ini pada penelitian yang telah dilakukan penulis adalah tidak adanya tombol pengatur . yang dapat digunakan untuk mengatasi potensi kerusakan pada motor servo, sehingga pengguna dapat mengontrolnya secara manual jika diperlukan. Alat pakan ikan otomatis ini Hasil memiliki fitur untuk memonitoring menunjukkan bahwa alat ini sisa pakan. rata-rata sekitar 3,09 ms dari tiga puluh hasil pengujian. Namun, keterlambatan di bawah 150 ms, alat pemberi pakan ikan otomatis ini masih masuk ke dalam kategori sangat bagus menurut standar TIPHON. Alat pakan ikan otomatis ini Hasil terhubung ke aplikasi Telegram menunjukkan bahwa sistem yang disebut telegrambot dan pemberi memiliki fitur untuk memberikan otomatis pakan secara bersamaan. menggunakan Internet of Things dan terhubung dengan bot Telegram dapat beroperasi sesuai jadwal. Salah satu kekurangan alat pakan ikan otomatis adalah bahwa itu diuji dengan jumlah pakan 100 gram dan 200 gram, dengan 30 kali Namun, hasil pengujian untuk jumlah pakan 100 gram menunjukkan error rata-rata 3,1%, dan untuk jumlah pakan 200 gram menunjukkan error rata-rata 3,2 %. Kekurangan pada alat ini yaitu ESP8266 maka harus selalu internet/Wi-Fi, jika tidak terhubung maka alat pakan otomatis ini tidak dapat digunakan. TELEKONTRAN. VOL. NO. OKTOBER 2023 Selain itu juga Arduino dipilih karena kompatibilitasnya yang luas dengan berbagai macam sensor serta fleksibilitas untuk menulis program sendiri . Selain Arduino, mikrokontroller yang mayoritas digunakan untuk alat pakan ikan otomatis yaitu NodeMCU ESP8266, mikrokontroller ini digunakan karena bersifat open sources, memiliki library yang cukup lengkap, pemrogramannya lebih mudah serta dapat terhubung langsung dengan internet . Selain itu juga ada Wemos D1R1 atau Wemos mikrokontroller ini dapat berfungsi sama halnya dengan Arduino khususnya untuk project yang mengusung konsep IoT, namun bedanya wemos dapat running stand-alone atau sudah di fasilitasi Wi-Fi dengan ukuran yang kecil . RQ2 tentang AuFitur apa saja yang ada pada pakan ikan otomatis?Ay telah terjawab, bahwa pada alat pakan ikan otomatis mayoritas dilengkapi dengan fitur untuk memonitoring jadwal pemberian pakan dan sisa pakan melalui aplikasi seperti blynk pada smartphone atau menggunakan telegram . , . , . , . , . , . RQ3 tentang AuBagaimana akurasi waktu pada pemberian pakan ikan otomatis?Ay telah terjawab bahwa, tingkat akurasi pada pemberian pakan ikan otomatis ini mayoritas akurat karena dapat bekerja berdasarkan waktu yang telah ditentukan sebelumnya. akuratan dari sebuah alat pakan ikan otomatis ini diabantu dengan modul RTC. Modul RTC (Real Time Cloc. merupakan sebuah modul yang berfungsi sebagai penghitunh waktu yang dirancang dengan menggunakan komponen elektonik berupa chip yang mampu melakukan proses kerja umumnya seperti jam, seperti melakukan perhitungan detik, menit, maupun jam. Perhitungan tersebut dihitung secara akurat dan tersimpan secara real time . Walaupun sudah menggunakan modul RTC yang dinilai akurat untuk perhitungan waktu, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada beberapa dari hasil pengujian yang mengalami delay, akan tetapi delay yang terjadi pun masih berada dibatas normal . , . , . RQ4 tentang AuKekurangan atau kendala apa saja pada alat pakan ikan otomatis?Ay telah terjawab bahwa, dari penelitian sebelumnya tidak ada kekurangan atau kendala yang hingga membuat alat tidak bisa digunakan sama sekali. Misalnya, kendala pada alat ketidakakuratan dalam takaran pakan, pengendalian jarak jauh yang belum tersedia, ketidakakuratan dalam takaran pakan, dan keulitan dalam pengaturan jadwal . , . , . , . , . , . Selain itu kekurangan lainnya terdapat pada aplikasi seperti tampilan yang masih sederhana, tidak memunculkan notifikasi apabila pakan pada wadah akan segera habis, dan masih kurangnya pengembangan fitur yang ada pada aplikasi . , . , . , . IV. KESIMPULAN Artikel ini mengkaji berdasarkan artikel yang berada di database Google Scholar tentang Pakan Ikan Otomatis. Kata kunci pencarian yang digunakan (AuPakan Ikan OtomatisAy DAN AuIoTA. Pencarian dilakukan pada tanggal 23 September 2023 dan diperoleh 20 artikel. Setelah proses review dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi otomatisasi dan Intenet of Things (IoT) dalam budidaya ikan di zaman sekarang memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan efisiensi khususnya dalam efisiensi Pakan ikan otomatis menggunakan salah satu mikrokontroller seperti Arduino Uno atau Arduino Nano. NodeMCU ESP8266, dan Wemos D1R1 atau Wemos D1 mini. Umumnya fitur yang ada pada sistem pakan ikan otomatis adalah fitur untuk memonitoring jadwal pemberian pakan dan sisa pakan melalui aplikasi seperti blynk pada smartphone atau menggunakan telegram. Secara keseluruhan, para peneliti telah membuat pakan ikan otomatis dengan akurasi waktu yang sesuai dengan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Walaupun alat pakan ikan otomatis yang sudah dibuat oleh para peneliti bisa dikatakan berhasil, namun pada alat pakan ikan otomatis ini masih memiliki kekurangan, seperti akurasi waktu pada pemberian pakan, pengaturan jarak yang belum optimal, dan pemberian pakan berdasarkan suhu atau ph air. Pengembangan dari alat-alat ini perlu dilakukan agar dapat mengatasi kekurangan tersebut serta dapat menghasilkan sistem budidaya ikan otomatis yang lebih baik di masa depan. DAFTAR PUSTAKA